Modul ke: Modul ke: 04 Perekonomian Indonesia Sejarah Perekonomian Indonesia Krisis Moneter Fakultas: Fakultas Eknomi dan Bisnis Ekonomi dan Program Studi Bisnis Program Studi: Akuntansi www.mercubuana.ac.id Dosen: Edi Tamtomo
Tujuan Pembelajaran mampu menjelaskan kondisi fundamental ekonomi pada awal krisis moneter tahun 1997-1998 mampu menjelaskan jenis-jenis krisis ekonomi mampu menjelaskan faktor-faktor penyebab krisis ekonomi mampu menjelaskan kebijakan untuk mengatasi krisis ekonomi 2
Pokok Materi Kondisi fundamental ekonomi sebelum krisis Jenis-jenis krisis ekonomi Faktor-faktor penyebab krisis ekonomi Kebijakan dan tindakan mengatasi krisis ekonomi 3
Ingat!!! 4
Kondisi Fundamental Ekonomi Sebelum Krisis Awal 90-an pertumbuhan ekonomi cukup tinggi Indonesia diperkirakan akan menjadi kekuatan baru ekonomi di Asia Namun prediksi tersebut meleset total setelah Indonesia diterpa krisis ekonomi dimana pertumbuhan menembus minus 13% Pertumbuhan ekonomi menunjukkan produktivitas perekonomian yang baik tetapi belum menunjukkan kuat tidaknya perekonomian
Kondisi Fundamental Ekonomi Sebelum Krisis (Grafik Pertumbuhan Ekonomi) 15 10 5 0-5 -10-15 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 pertumbuhan ekonomi
Kondisi Fundamental Ekonomi Sebelum Krisis(Inflasi) Inflasi masih wajar (di bawah 10%) Terjadi overheating ekonomi karena inflasi mendekati 9 % Saat krisis moneter melonjak menjadi 78%
Kondisi Fundamental Ekonomi Sebelum Krisis (Data Inflasi) Tahun Inflasi tahunan 1990 9,53 1991 9,52 1992 4,94 1993 9,77 1994 9,24 1995 8,64 1996 6,47 1997 11,05 1998 77,63
Kondisi Fundamental Ekonomi Sebelum Krisis(Hutang Luar Negeri Swasta) Hutang luar negeri swasta meningkat cukup tajam dan sebagian berjangka pendek Hal ini sebagai akibat kebijakan deregulasi untuk mengatasi masalah resesi ekonomi dunia Namun hutang tersebut tidak diawasi dengan ketat sehingga menjadi salah satu pemicu terjadinya krisis moneter
Kondisi Fundamental Ekonomi Sebelum Krisis (Data Hutang Luar Negeri Swasta) 1992 1993 1994 1995 1996 1997 (perteng ahan) Total Hutang Swasta Hutang Jangka Pendek Persentase Hutang Jangka pendek thd Total Hutang 28,4 30,5 34,2 44,5 55,5 58,7 17,18 18,82 21,13 27,54 34,24 34,63 60,5 61,7 61,8 61,9 61,7 59,0
JenisKrisisEkonomi Krisis Produksi Krisis Perbankan Krisis Nilai Tukar Krisis Perdagangan Krisis Modal
Krisis Produksi Kelebihan permintaan/harga Output pertanian Input bagi sektorsektor lain Kesempatan kerja/ pendapatan Produksi bagi sektor-sektor lain Inflasi Kemiskinan
Krisis Perbankan Rumah tangga Sektor perbankan Kredit usaha /R Tabungan Kredit konsumsi /R Kesempatan kerja/ pendapatan Produksi di sektor-sektor ekonomi Konsumsi Kemiskinan
Krisis Nilai Tukar Impor Depresiasi nilai tukar mata uang nasional Ekspor Impor Impor konstan Produksi Produksi Biaya produksi Kesempatan kerja/ pendapatan Kesempatan kerja/ pendapatan Inflasi Kemiskinan?
Krisis Perdagangan Permintaan terhadap output dari sektorsektor lain Pendapatan petani & buruh tani Harga/permintaan ekspor Penghasilan ekspor dari perusahaan eksportir Kesempatan kerja/ Pendapatan Kemiskinan Kesempatan kerja di perusahaan eksportir
Krisis Modal Modal lari/modal di dalam negeri Depresiasi nilai tukar nasional* Investasi domestik Inflasi Produk domestik Kesempatan kerja/ pendapatan Kemiskinan
Gambaran Singkat Krisis tahun 1998 Bermula dari krisis moneter di Thailand (mata uang baht terhadap dollar) Merembet ke nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dollar Pemerintah tidak bisa mengatasi sehingga mulai terjadi krisis kepercayaan investor, modal mulai ditarik Indonesia Krisis modal menyebabkan krisis ekonomi Mundurnya Presiden Soeharto menyebabkan krisis makin parah dan berubah menjadi krisis multidimensional
Faktor Penyebab Krisis tahun 1998 Internal: Hutang Swasta luar negeri yang cukup besar dan sebagian besar berjangka pendek Lemahnya Sistem Perbankan Kurangnya Transparansi, Lemahnya Penegakan dan Kepastian Hukum Kondisi Politik yang tidak stabil
Faktor Penyebab Krisis tahun 1998 Eksternal: Globalisasi Ekonomi Fluktuasi mata uang Tindakan Para Spekulan
Tindakan Menangani Krisis tahun 1998 Melakukan likuidasi terhadap 16 bank bermasalah Menerima bantuan dari IMF dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Terimakasih Semoga Bermanfaat 21