BAB III METODE PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian A.. Ruang Lingkup Keilmuan Ruang lingkup keilmuan dari penelitian ini adalah Obstetri Ginekologi. A.2. Ruang Lingkup Wilayah dan Waktu Penelitian ini dilakukan di Bagian Kebidanan dan Penyakit Kandungan serta Bagian Rekam Medik RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2 selama 3 bulan mulai Oktober Desember 2. B. Jenis Penelitian Berdasarkan permasalahan yang ada dan tujuan yang hendak dicapai, maka penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitic dengan menggunakan pendekatan retrospective yaitu mengikuti perjalanan penyakit kearah belakang untuk menganalisa adanya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. 27 C. Populasi dan Sampel Penelitian C.. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat inap di Bagian Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2 yang pernah melakukan USG trans-abdominal dan atau transvaginal. C.2. Sampel Besar sampel dalam penelitian ini dihitung dengan rumus sebagai berikut: 27 2
2,57.,7.,7, 6,649.,7.,883, 68 Keterangan : : besar sampel : nilai sebaran normal baku, besarnya tergantung tingkat kepercayaan (TK), TK 95% =,96 : proporsi kejadian mioma uteri,,7% =,7 : : besar penyimpangan =, Berdasarkan perhitungan, besar sampel minimal dalam penelitian ini adalah 68 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel acak sederhana dengan menggunakan tabel random number. 27 Pemilihan sampel berdasarkan kriteria sebagai berikut: a. Kriteria Inklusi Pasien dengan rekam medik lengkap untuk diteliti yaitu terdapat data mengenai: umur, paritas, umur menarche dan status haid. b. Kriteria Eksklusi Pasien yang rekam mediknya tidak tersedia di Bagian Rekam Medik (di bawa pulang, pindah Rumah sakit atau sedang digunakan untuk kepentingan pasien maupun pihak rumah sakit). 22
D. Variabel Penelitian D.. Variabel Bebas Variabel bebas (variabel independen), meliputi: Faktor risiko : umur, paritas, umur menarche dan status haid. D.2. Variabel Terikat Variabel terikat (variabel dependen) : kejadian mioma uteri E. Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dikumpulkan dari catatan di rekam medik instalasi rawat inap Bagian Kebidanan dan Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2 dan dengan mencatat variabel yang diperlukan yang kemudian dikelompokkan menurut pengelompokan data. Data yang diperlukan meliputi: umur, paritas, umur menarche, status haid dan kejadian mioma uteri F. Definisi Operasional. Kejadian mioma uteri adalah suatu keadaan terdapat tumor jinak otot polos pada uterus yang tercatat pada rekam medik di Bagian Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2..) Non mioma uteri 2.) Mioma uteri 2. Umur adalah lama hidup pasien yang di hitung dari lahir sampai ulang tahun yang terakhir tercatat pada rekam medik di Bagian Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2. Skala ukur: ordinal.) Risiko rendah (<4 tahun) 2.) Risiko tinggi ( 4 tahun) 23
3. Paritas adalah frekuensi proses persalinan yang telah dialami pasien rawat inap yang tercatat pada rekam medik di Bagian Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2. 3.) Belum pernah melahirkan 2.) Pernah melahirkan 4. Umur menarche adalah umur pasien saat mendapatkan haid untuk pertama kalinya yang tercatat pada rekam medik di Bagian Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2..) Menarche dini (< tahun) 2.) Menarche normal ( tahun) 5. Status haid adalah keadaan yang menggambarkan masa reproduksi pasien rawat inap yang tercatat pada rekam medik di Bagian Penyakit Kandungan RSUD Tugurejo Semarang periode 2-2..) Menopause 2.) Masih haid G. Pengolahan dan Analisis Data G.. Pengolahan Data Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan bantuan komputer. Langkah-langkah pengolahan data meliputi : 27. Editing Merupakan kegiatan untuk mengetahui kelengkapan data pada lembar observasi yang akan diolah. 24
2. Coding Merupakan kegiatan untuk mengklasifikasikan data berdasarkan kategorinya masing-masing. Pemberian kode dilakukan setelah data diedit untuk mempermudah pengolahan data, yaitu: Tabel 3. Coding Variabel Kategori kode Kejadian mioma uteri Non mioma uteri Mioma uteri Umur Risiko rendah (<4 tahun) Risiko tinggi ( 4 tahun) Paritas Belum pernah melahirkan Pernah melahirkan Umur menarche Menarche dini Menarche normal Status haid Menopause Masih haid 3. Processing Merupakan kegiatan memproses data yang dilakukan dengan cara mengentry (memasukkan data) ke dalam program komputer. 4. Cleaning Merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang sudah dientry apakah ada kesalahan atau tidak. G.2. Analisis Data. Analisis Univariat Analisis univariat adalah analisis data yang dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh gambaran nilai minimal, maksimal, rata-rata, simpangan baku dan distribusi frekuensi atau besarnya proporsi berdasarkan variabel yang diteliti. 27 25
2. Analisis Bivariat Analisis bivariat adalah analisis data yang dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Teknik analisis yang digunakan adalah uji statistik Chi Square/ Fisher s Exact Test. Dengan tingkat kepercayaan 95% (α,5), jika p,5 maka terdapat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. 27 H. Cara Kerja Penelitian. Seleksi dilakukan pada populasi dan sampel dengan kriteria inklusi. 2. Mencatat data sesuai variabel yang diperlukan dari data sekunder. 3. Mengolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan. 4. Menarik kesimpulan dari data-data tersebut. I. Alur Penelitian POPULASI Kriteria Inklusi Kriteria Ekslusi SAMPEL Mencatat Data Uji Statistik Kesimpulan Gambar 3. Alur Penelitian 26