SATUAN ACARA PERKULIAHAN

dokumen-dokumen yang mirip
Entrepreneurship and Inovation Management

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

KEWIRAUSAHAAN. Ahsin Zaedi, S.Kom Direktur GMP Nusantara Berkarya Owner Griya Sehat Sejahtera Owner Sekolah Panahan

MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN

GAMBARAN UMUM KEWIRAUSAHAAN. PERTEMUAN KEDUA UNIVERSITAS IGM BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si.

Disusun Oleh : Nama : Novika Ginanto (23) Kelas : II TEL 6 SMK TELKOM SANDHY PUTRA JAKARTA

A. JUDUL PENGABDIAN: PELATIHAN PERENCANAAN USAHA BAGI REMAJA USIA PRODUKTIF DI DUSUN SLANGGEN, TIMBULHARJO, SEWON, BANTUL, YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. berkreasi serta melakukan inovasi secara optimal yaitu mewujudkan gagasangagasan

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

Modul ke: KEWIRAUSAHAAN PENDAHULUAN DAN GAMBARAN UMUM. 01Fakultas FASILKOM. Matsani, S.E, M.M. Program Studi SISTEM INFORMASI

I. PENDAHULUAN. TUJUAN Memahami konsep kewirausahaan Memahami kunci sukses kewirausahaan

: Mizha zhulqurnain NIM : Jurusan : S1.SI.M

BAB I PENDAHULUAN. seperti petani, karyawan, mahasiswa, pegawai pemerintah, guru, dan lain sebagainya. Hal

KEWIRAUSAHAAN PENDAHULUAN:

KEWIRAUSAHAAN I. Konsepsi Dasar Kewirausahawan. M. Rizal Situru, SH, MBL. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi Manajemen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai

BAB I PENDAHULUAN. adalah kualitas guru dan siswa yang mesing-masing memberi peran serta

1. Tujuan Instruksional Umum (TIU) 2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

SOAL ULANGAN UMUM TAHUN PELAJARAN 2005 / 2006

REKONTRUKSI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMBANGUN WATAK WIRAUSAHA MAHASISWA

Kewirausahaan I. Berisi tentang Konsepsi Dasar Kewirausahaan. Dosen : Sukarno B N, S.Kom, M.Kom. Modul ke: Fakultas Fakultas Ilmu Komputer

KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN. PERTEMUAN KETIGA UNIVERSITAS IGM BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. memanfaatkan setiap peluang untuk sukses. Kewirausahaan adalah padanan kata dari entrepreneurship dalam bahasa

Oleh : Sri Admawati K BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3

Entrepreneurship and Inovation Management

BAB 1 PENDAHULUAN. seiring dengan berjalannya waktu. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik

KARAKTERISTIK WIRAUSAHA

PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Kemandirian menurut Vamer dan Beamer (Ranto,2007:22) adalah

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN (EA) KODE / SKS : KK / 3 SKS

Menumbuhkan Jiwa Wirausaha melalui Pendidikan

BAB I PENDAHULUAN. sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan

2) Sebagai pejuang bangsa dalam bidang ekonomi, meningkatkan ketahanan nasional, mengurangi ketergantungan pada bangsa asing.

BAB II URAIAN TEORITIS. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ranto (2007), dengan judul

Entrepreneurship and Inovation Management

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan bakat serta kepribadian mereka. Pendidikan membuat manusia

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN DAN PROSES KEWIRAUSAHAAN Kelompok 1: Kelas D

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. usaha berarti melakukan kegiatan usaha (bisnis). hasil yang dapat dibanggakan (Sadono Sukirno, 2004:367).

TINJAUAN PUSTAKA. Istilah entrepreneur sudah dikenal orang dalam sejarah ilmu ekonomi sebagai

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Tantangan pendidikan kejuruan adalah untuk menyiapkan tenaga kerja

BAB I PENDAHULUAN. Namun di sisi lain dengan jumlah penduduk yang besar, pemerintah

Ciri dan Watak Wirausaha

2014 FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN YANG MEMENGARUHI PEMBENTUKAN JIWA WIRAUSAHA SISWA SMK

BAB I PENDAHULUAN. tempat kerja yang tersedia saat ini, sehingga banyak orang yang tidak

SILABI MATA KULIAH. Nama Mata Kuliah : Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : MDU213 : Teori 1 SKS, Praktek 1 SKS

Emotional Intelligence (EI) Compiled by : Idayustina

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Robert K Merton menulis beberapa pernyataan penting tentang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Riyanti, 2003:21), kata entrepreneur berasal dari kata kerja entreprende. Kata

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. sepanjang hayatnya, baik sebagai individu, kelompok sosial, maupun sebagai

KOMPETENSI KEPEMIMPINAN WIRAUSAHAWAN. (Studi kasus pada lulusan Akademi Pimpinan Perusahaan, Jakarta tahun 2013)

UJIAN AKHIR SEMESTER MK.KEWIRAUSAHAAN

BAB II URAIAN TEORITIS. penelitian dengan judul Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Istilah prokrastinasi berasal dari bahasa Latin procrastination dengan awalan

BAB I PENDAHULUAN. Pengangguran masih menjadi masalah serius di Indonesia karena sampai

Membangun Jiwa Wirausaha

BAB II LANDASAN TEORI Pengertian Enterpreneurship atau Kewirausahaan. nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (startup phase) atau

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. Kata kewirausahaan diambil dari kata wirausaha. Sebagian orang ada

BAB I PENDAHULUAN. serta ketrampilan yang diperlukan oleh setiap orang. Dirumuskan dalam

Nama Kelompok : Intan Nur Kumalasari Selvia Dewi Novita Jannatul Maghfiroh Laura Evalina Novita Ari Santi Christi Emanuella

BAB I PENDAHULUAN. bisnis baru yang bermunculan dengan berbagai inovasi dan variasi terbarunya

I. PENDAHULUAN. Bagian pertama ini membahas beberapa hal mengenai latar belakang masalah,

BAB I PENDAHULUAN WIB.

BAB I PENDAHULUAN. merata yang mengakibatkan tingginya angka pengangguran. Untuk mengurangi

BAB I PENDAHULUAN. Hilda Nur Fadilah,2013 MANFAAT HASIL BELAJAR BUSANA PENGANTIN SEBAGAI KESIAPAN MEMBUKA USAHA BUSANA PENGANTIN

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN ENTREPRENEURSHIP PADA MAHASISWA UMS

ANALISIS KETERKAITAN ANTARA NILAI NILAI RELIGI DALAM PENGHAYATAN IMAN DENGAN CIRI-CIRI ENTREPRENEURSHIP PADA ENTREPRENEUR DI WILAYAH JAKARTA SELATAN

I. PENDAHULUAN. timbul pada diri manusia. Menurut UU RI No. 20 Tahun 2003 Bab 1 Pasal 1

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan menengah kejuruan merupakan pendidikan vokasi yang

KETUA PANITIA: TOTO SUPRIYANTO, S.T., M.T

KODE / SKS : KK / 3 SKS

BAB I PENDAHULUAN. masa depan dengan segala potensi yang ada. Oleh karena itu hendaknya dikelola baik

5/4/2011 KEWIRAUSAHAAN TEKNOLOGI INFORMASI TUJUAN UMUM REFERENSI

INSTRUMEN PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. ada sekitar 730 ribu sarjana menganggur, yang terdiri dari 409 ribu lulusan S1

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Pada bab V akan dikemukakan mengenai kesimpulan dari seluruh kegiatan

BAB I PENDAHULUAN. pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. memasuki lapangan pekerjaan baik melalui jenjang karier, menjadi tenaga kerja di

BAB I PENDAHULUAN. lapangan pekerjaan sehingga mengakibatkan sebagian orang tidak memiliki

BAB I PENDAHULUAN. mengikuti dan meningkatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan tegnologi. menciptakan SDM yang berkualitas adalah melalui pendidikan.

KEWIRAUSAHAAN, ETIKA. Karakteristik Wirausaha. Dr. Achmad Jamil M.Si. Modul ke: 02Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Magister Akuntansi

BAB I PENDAHULUAN. segala bidang khususnya di dunia usaha sangat begitu ketat dan diikuti dengan

BAB I PENDAHULUAN. Tuntutan masa depan pembangunan bangsa mengharapkan penduduk yang

Karakteristik dan Nilai-nilai Kewirausahaan MAKALAH

Paradigma umum adalah paradigma yang dimiliki oleh seorang pegawai atau pekerja. Bekerja Penghasilan Rencana Masa Depan

ANALISIS PERBANDINGAN KARAKTERISTIK YANG PENTING BAGI WIRAUSAHAWAN INDUSTRI KREATIF BIDANG KULINER DAN NON KULINER DI WILAYAH DKI JAKARTA

DESKRIPSI MATA KULIAH

BAB I PENDAHULUAN. dipisahkan dari kehidupan seseorang baik dalam keluarga, masyarakat dan

BAB I PENDAHULUAN. semua orang terlahir dengan bakat berwirausaha, namun sifat-sifat kewirausahaan

Motif Technopreneur Sukses by: AGB

BAB I PENDAHULUAN. sampai SMA saja, tetapi banyak juga sarjana. Perusahaan semakin selektif menerima

BAB II URAIAN TEORITIS. Teori adalah kumpulan dari konsep, definisi, dan proposisi-proposisi yang sistematis

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembangunan Nasional merupakan pencerminan kehendak untuk

Transkripsi:

: Pengertian dan Konsepsi Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan pengertian wiraswasta, wirausaha, serta peristilahan yang terkait dengan wirausaha (giatan mahasiswa) 1 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian wiraswasta dan wirausaha dengan tepat. 2. Mahasiswa dapat menguraikan makna istilah dan konsepsi wiraswasta dan wirausaha dengan benar. 3. Mahasiswa dapat menggambarkan istilah yang terkait dengan wiraswasta atau wirausaha dengan tepat. 1. a. Pengertian Wiraswasta. - Pengertian wiraswasta secara harpiah. - Pengertian wiraswasta menurut para ahli. b. Pengertian Wirausaha. - Pengertian wirausaha secara harpiah. - Pengertian wirausaha menurut para ahli. 2. a. Makna dan konsepsi istilah wiraswasta. b. Makna dan konsepsi istilah wirausaha. 3. Gambaran istilah yang terkait dengan wiraswasta atau wirausaha. a. entrepreneur. b. unternehmer. c. ondernemer. d. projector. - Mencari rumusan - OHP & LCD yang lain tentang wiraswasta atau wirausaha. - Kuis lisan di Bab 1 & Bab 2. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 1. - Nur Syam, 1981, Kewiraswastaan, Bab 1. - Masykur Wiratmo, 1996, Pengantar Kewiraswastaan Kerangka Dasar Memasuki Dunia Bisnis, Bab 1. 1

: Permbangan Wirausaha dan Konsepsi Wirausaha/Kewirausahaan : Para mahasiswa dapat menggambarkan permbangan wirausaha dan konsepsi wirausaha (giatan mahasiswa) 2 1. Mahasiswa dapat menggambarkan permbangan la serta permbangan 1. a. Lahirnya atau awal muwirausaha di negara asing wiraswasta (entrepreneur) di negara asing dan di Indonesia. serta tokoh-tokohnya. b. Lahirnya atau awal mula serta permbangan 2. Mahasiswa dapat menjelaskan wirausahaan dipandang dari ilmu psikologi, ekonomi, sosiologi, dan komunikasi. wiraswasta (entrepreneur) di Indonesia serta tokoh-tokohnya. 2. a. Kewirausahaan dipandang dari ilmu psikologi. b. Kewirausahaan dipandang dari ilmu ekonomi. c. Kewirausahaan dipandang dari ilmu sosiologi. d. Kewirausahaan dipandang dari ilmu komunikasi. - Membaca buku - OHP & LCD dan membuat ringkasan buku. - Kuis lisan di Bab 2, Bab 4 & Bab 6. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 3. - Nur Syam, 1981, Kewiraswastaan, Bab 1. - Soesarsono Wijandi, 1988, Pengantar Kewiraswastaan, Bab 1. 2

: Karakteristik Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan karakteristik wirausaha (giatan mahasiswa) 3 1. Mahasiswa dapat menjelaskan sikap mental dan moral yang tinggi. 2. Mahasiswa dapat memberikan contoh berinovasi dalam berwirausaha. 1. Sikap mental dan moral yang tinggi sebagai ciri wirausaha : - berani mengambil risiko. - tanpa jaminan. - tenang dalam menghadapi masalah. - tidak mengenal putus asa. - dapat megendalikan diri. - motivasi tinggi. 2. a. jeli melihat peluang. b. mengerjakan sesuatu yang tidak dilakukan orang lain. c. terampil membuat putusan. d. waktu dan tenaga sebagai modal utama. e. mengkombinasikan. - Kuis lisan di - OHP & LCD an. akhir perkuliah- Bab 6. - Wasty Soemanto, 1989, Sekuncup Ide Operasional Pendidikan Wirausaha, Bab 2. - Peter F. Drucr, 1994, Inovasi dan Kewiraswastaan Praktek dan Dasar-Dasar (Innovation and Entrepreneurship Practice and Principles), Bab 3. - Nur Syam, 1981, Kewiraswastaan, Bab 2. 3

: Jiwa dan Semangat Wirausaha : Para mahasiswa dapat memiliki jiwa dan semangat wirausaha (giatan mahasiswa) 4 1. Mahasiswa dapat menggambarkan seseorang yang memiliki jiwa dan semangat wirausaha. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan kiat-kiat wirausaha. 3. Mahasiswa dapat menunjukkan sifat dan sikap wirausaha. 1. Ciri-ciri yang memiliki jiwa dan semangat wirausaha : a. Dari hasil penelitian yang diungkapkan para ahli di negara asing dan di Indonesia. b. Kiat sukses, waspadaan mental, dan siap menjemput sempatan. 2. Kiat-kiat wirausaha : a. Keimanan, taqwaan, izin, petunjuk, dan ridha Allah. b. Kekuatan daya pikir, yakinan, tekunan, imanan, inginan dan semangat. 3. Sifat dan sikap wirausaha a. Mempunyai sifat pemimpinan. - Kuis lisan di - OHP & LCD Bab 9. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 7. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 4. - Nur Syam, 1981, Kewiraswastaan, Bab 3. 4

(giatan mahasiswa) b. Dapat memusatkan perhatian pada satu titik sasaran. c. Berani mengambil resiko. d. Menyenangi pengalaman baru. 5

: Watak dan Pribadi Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan watak dan pribadi wirausaha (giatan mahasiswa) 5 1. Mahasiswa dapat menggambarkan watak pribadi wirausaha. 2. Mahasiswa dapat menunjukkan imanan dan taqwaan. 3. Mengidentifikasi sikap orang yang berwatak dan berpribadi wirausaha 1. Watak pribadi wirausaha a. Memelihara imanan dan taqwaan. b. Yakin diri, mandiri, memiliki komitmen. c. Berpandangan depan. d. Energik dan inisiatif. e. Kepribadian menyenangkan. f. Memiliki komitmen. 2. Keimanan dan taqwaan a. Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. b. Membebaskan diri dari pikiran negatif. c. Tidak meninggalkan hati nurani. 3. Identifikasi sikap orang yang berwatak dan berpribadi wirausaha - Kuis lisan di - Wawancara perusahaan, lembaga, seseorang yang sukses. - OHP & LCD Bab 8 & Bab 9. - Nur Syam, 1981, Kewiraswastaan, Bab 4. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 4. 6

: Kualitas Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan kualitas wirausaha (giatan mahasiswa) 6 1. Mahasiswa dapat merencanakan usaha dan karir sebagai wirausahawan. 2. Mahasiswa dapat merumuskan alternatif pemecahan masalah. 3. Mahasiswa dapat menjelaskan sikap sebagai akar berhasilan. 1. Merencanakan usaha dan karir sebagai wirausahawan. a. Daya penglihatan (vision). b. Fleksibel. c. Ketepatan putusan. d. Realistis. 2. Rumusan alternatif pemecahan masalah. a. Identifikasi masalah. b. Analisis masalah. c. Pemecahan realistis. d. Berpikir kreatif, kritis, dan konstruktif. 3. Sikap sebagai akar berhasilan usaha. - Kuis lisan di - Membuat ringkasan buku. - OHP & LCD Bab 11. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 7. - Peter F. Drucr, 1994, Inovasi dan Kewiraswastaan Praktek dan Dasar-Dasar (Innovation and Entrepreneurship Practice and Principles), Bab 4. - D.J.Schwartz, 1978, Berfikir dan Berjiwa Besar (The Magic of Thinking Big), Bab 3. 7

: Kelebihan Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan lebihan wirausaha (giatan mahasiswa) Tugas dan evaluasi 7 1. Mahasiswa dapat menjelaskan lebihan pada orang yang memiliki jiwa wirausaha. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan orang yang mampu menggunakan cerdasan intelegensi (Intelligence Questient) dan cerdasan emosi (Emotional Intelligence). 3. Mahasiswa dapat menggambarkan orang yang beriman yang memperhatikan hukum alam, peraturan, dan hukum yang berlaku sebagai pedoman berwirausaha. 1. Kelebihan orang yang memiliki jiwa wirausaha : a. Mengetahui kondisi diri dan bertindak dewasa. b. Menyikap lemahan jadi lebihan. c. Bermental maju. 2. Kecerdasan intelegensi dan cerdasan emosi. a. Kecerdasan intelegensi. b. Kecerdasan emosi. 3. Gambaran orang yang beriman yang memperhatikan hukum alam, peraturan, dan hukum yang berlaku. a. Memperhatikan hukum alam. b. Memperhatikan peraturan. c. Memperhatikan hukum yang berlaku - Kuis lisan di - Mengkaji literatur tambahan. - OHP & LCD Bab 12. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 3. - Daniel Goleman, 1997, Emotional Intelligence (Kecerdasan Emosional), Bab 1, Bab 2, & Bab 3. 8

: Tipe Pengejar Sukses Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan tipe pengejar sukses wirausaha (giatan mahasiswa) 8 1. Mahasiswa dapat menjelaskan watak orang lembah dan watak orang puncak. 2. Mahasiswa dapat menganalisis orang lembah sukar mencapai sukses dan orang puncak mudah mencapai sukses. 3. Mahasiswa dapat menjelaskan langkah-langkah mengubah orang lembah menjadi orang puncak. 1. Watak orang lembah dan watak orang puncak. a. Watak orang lembah. b. Watak orang puncak. 2. Orang lembah sulit mencapai sukses dan orang puncak mudah mencapai sukses. a. Alasan sulitan mencapai sukses pada orang lembah. b. Alasan mudahan mencapai sukses pada orang lembah. 3. Langkah-langkah mengubah orang lembah menjadi orang puncak. a. Tidak ada persyaratan dalam melakukan sesuatu. - Membaca buku referensi. - Kuis lisan di - OHP & LCD Bab 14. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 2. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 6. - D.J.Schwartz, 1978, Berfikir dan Berjiwa Besar (The Magic of Thinking Big), Bab 5. 9

(giatan mahasiswa) b. Menghayati sukses di masa lampau. c. Luangkan waktu membaca tulisan yang inspiratif. d. Jujur terhadap diri sendiri. e. Sasaran tetapkan secara jelas. f. Tidak ada khawatiran. g. Mengatasi terbatasan. 10

: Tangga Kesibukan Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan tangga sibukan wirausaha (giatan mahasiswa) 9 1. Mahasiswa dapat menjelaskan maksud dan tujuan tahapan wirausaha. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan setiap tahapan tangga sibukan wirausaha. 3. Mahasiswa dapat membedakan tiap tahapan tangga sibukan wirausaha. 1. Maksud dan tujuan tahapan wirausaha. 2. Tahapan tangga sibukan wirausaha. a. Kerja pada orang lain. b. Kerja pada orang lain dan perjaan tambahan. c. Berusaha sendiri. d. Berusaha sendiri dan rjasama. e. Usaha sendiri, rjasama, dan memajukan lingkungan. 3. Perbedaan dari tiap tahapan tangga sibukan wirausaha. a. Lingkup rja. b. Hasil yang dicapai. c. Permodalan. d. Orang/lembaga untuk rjasama perkuliah- akhir an. - Membuat laporan Bab dari buku tentang entrepreneurship. - Kuis lisan di - OHP & LCD Bab 13. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 2. - Wasty Soemanto, 1989, Sekuncup Operasional Pendidikan Wiraswasta, Bab 10. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 7. 11

: Hasrat Berprestasi Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan hasrat berprestasi wirausaha (giatan mahasiswa) 10 1. Mahasiswa dapat menjelaskan virus mental need for achievement (N Ach). 2. Mahasiswa dapat menjelaskan sifat-sifat dan pengaruh N. Ach. 3. Mahasiswa dapat menjelaskan peranan N. Ach dalam pengembangan diri dan masyarakat. 1. Virus mental N. Ach. a. Pengertian N. Ach (hasrat berprestasi). b. N. Ach sebagai sikap pribadi. 2. Sifat-sifat dan pengaruh N. Ach. a. Sifat-sifat N. Ach. b. Pengaruh N. Ach pada hidupan manusia. 3. Peranan N. Ach dalam pengembangan diri dan masyarakat. a. Peranan N. Ach dalam pengembangan diri seseorang. b. Peranan N. Ach dalam pengembangan masyarakat. - Membaca buku referensi. - Kuis lisan di - OHP & LCD Bab 17. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 8. - David McClelland, 1987, Memacu Masyarakat Berprestasi Mempercepat Laju Pertumbuhan Ekonomi Melalui Peningkatan Motif Berprestasi (The Achieving Society), Bab 8. 12

: Etos Kerja Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan etos rja wirausaha (giatan mahasiswa) 11 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pentingnya etos rja dalam berwirausaha. 2. Mahasiswa dapat menggambarkan inginaninginan dalam hidupan manusia. 1. Pentingnya etos rja dalam berwirausaha. a. Berja adalah belajar. b. Makna bersamaan. c. Berja sebagai fungsi sosial. d. Berja sering merupakan sebagai sumber status. e. Berja bersifat pribadi. 2. Keinginan-inginan atau butuhan dalam hidupan manusia. a. Teori butuhan menurut Nur Syam. b. Teori butuhan menurut Abraham H. Maslow. c. Teori butuhan menurut Sarwoto. d. Teori butuhan. - Membaca buku referensi. - Kuis lisan di - OHP & LCD Bab 16. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 16. - Abdul Karim, 1987, Motivasi, Bab 1 & Bab 2. - Sarwoto, 1979, Dasardasar Organisasi dan Management, Bab 5. - D.J.Schwartz, 1978, Berfikir dan Berjiwa Besar (The Magic of Thinking Big), Bab 4. 13

(giatan mahasiswa) 3. Mahasiswa dapat merumuskan ciri-ciri orang yang sukses dalam mengejar majuan. 4. Mahasiswa dapat menjelaskan variabel yang mempengaruhi motivasi. 3. Ciri-ciri orang yang sukses dalam mengejar majuan. a. Siap menghadapi untuk mengalami sukses. b. Berada dalam lingkungan yang tepat. c. Berusaha mendengar nasihat yang baik. d. Persahabatan diperluas. e. Berja dengan pikiran terfokus. f. Bersih hati, dan berdo a. g. Memanfaatkan waktu. 4. Variabel yang mempengaruhi motivasi. a. Variabel yang melekat pada diri individu. b. Variabel yang timbul dari ciri perjaan. c. Variabel yang terdapat dalam lingkup perjaan. 14

: Pendidikan dan Latihan Wirausaha : Para mahasiswa dapat menyusun program latihan wirausaha (giatan mahasiswa) 12 1. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi pendidikan wirausahaan. 2. Mahasiswa dapat merumuskan sumber-sumber pendidikan dalam wirausahaan. 3. Mahasiswa dapat membuat program diklat wirausahaan. 1. Fungsi pendidikan wirausahaan : a. Mengembangkan bakat. b. Mempersiapkan diri menghadapi tantangan. c. Menciptakan lapangan rja. d. Penggalian diri. e. Menumbuhkan jiwa wirausaha. 2. Sumber pendidikan dalam wirausahaan : a. Belajar sendiri. b. Melalui merantau. c. Tukar pikiran. d. Sekolah formal maupun non formal. 3. Penyusunan program diklat wirausahaan. a. Perumusan tujuan. b. Penentuan pokok materi. - Kuis lisan di - Menyusun program diklat wirausahaan. - OHP & LCD Bab 22. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 1 & Bab 4. - Peter F. Drucr, 1994, Inovasi dan Kewiraswastaan Praktek dan Dasar-Dasar (Innovation and Entrepreneurship Practice and Principles), Bab 5-6. 15

(giatan mahasiswa) c. Pendekatan diklat wirausahan. d. Media diklat e. Evaluasi diklat. 16

: Faktor-Faktor yang Merugikan Wirausaha : Para mahasiswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang merugikan wirausaha (giatan mahasiswa) 13 1. Mahasiswa dapat menjelaskan akibat orang yang hidup pasif dan malas, serta gambaran orang yang berjiwa lemah. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan cara untuk menghilangkan rasa rendah diri. 3. Mahasiswa dapat menggambarkan faktor personalitas yang merugikan wirausaha. 1. a. Akibat orang yang hidup pasif dan malas. b. Gambaran orang yang berjiwa lemah. 2. Cara menghilangkan rasa rendah diri. a. Kesadaran untuk maju. b. Ketekunan dan uletan. c. Hadapi masalah dengan percaya diri. d. Berani menghadapi nyataan. e. Kesediaan belajar. f. Bersikap wajar, berpribadi. 3. Faktor personalitas yang merugikan wirausaha. a. Ingin cepat dapat untung. dari dosen. - Kuis lisan di - OHP & LCD Bab 20. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 1 dan bab 4. - Nur Syam, 1981, Kewiraswastaan, hlm. 29-133. - D.J.Schwartz, 1978, Berfikir dan Berjiwa Besar (The Magic of Thinking Big), Bab 6. 17

(giatan mahasiswa) b. Kurang bertanggung c. Terikat pada familian/orang dekat. d. Kurang terlatih dalam tatalaksanaan dan pengaturan usaha. e. Tingkat pendidikan dan terampilan yang rendah. 18

: Ikrar Wirausaha : Para mahasiswa dapat memiliki mampuan menghayati ikrar wirausaha (giatan mahasiswa) 14 1. Mahasiswa dapat menjelaskan aspek ikrar wirausaha. 2. Mahasiswa dapat memberi contoh operasional aspek ikrar wirausaha 1. Aspek ikrar wirausaha. a. Wirausaha sebagai tugas selama hidup. b. Kepercayaan pada diri sendiri. c. Kebiasaan mental maju. d. Membersihkan diri dari berpikir negatif. e. Menempa pikiran maju. f. Membebaskan pikiran dari hambatan buatan sendiri. g. Percaya pada penggerak diri. h. Kebiasaan berprakarsa. i. Pelihara jiwa, kiat, dan semangat maju. j. Pelihara imanan dan taqwaan. 2. Operasional aspek ikrar wirausaha tentang : dari dosen. - Kuis lisan di - Membuat contoh operasional aspek ikrar wirausaha. - OHP & LCD Bab 15. - Astim Riyanto, 2000, Kapita Selekta Kewirausahaan, Bab 2. - Thaufick Rashid, (Ed.), 1981, Bunga Rampai Wiraswasta : Orientasi, Konsepsi dan Ikrar, Bab 6. 19

(giatan mahasiswa) a. Wirausaha sebagai tugas selama hidup. b. Kepercayaan pada diri sendiri. c. Kebiasaan mental maju. d. Membersihkan diri dari berpikir negatif. e. Menempa pikiran maju. f. Membebaskan pikiran dari hambatan buatan sendiri. g. Percaya pada penggerak diri. h. Kebiasaan berprakarsa. i. Pelihara jiwa, kiat, dan semangat maju. j. Pelihara imanan dan taqwaan. 20