Struktur Tumbuhan dan Pengenalan Mikroskop

dokumen-dokumen yang mirip
PRAKTIKUM FISIOLOGI DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN 1 STRUKTUR TUMBUHAN & PENGENALAN MIKROSKOP

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang

LAPORAN PRAKTIKUM PEMBUATAN PREPARAT DAN PENGAMATAN STRUKTUR TUMBUHAN. DisusunOleh: Tribuana Maharani Muria XI MIPA 3 / 23 SMA NEGERI 2 WONOSARI

PENGANGKUTAN AIR MELALUI XILEM PADA TANAMAN Allamanda cathartica

PEMBUATAN PREPARAT WHOLE MOUNT EPIDERMIS BAWAH/ATAS DAUN

LAPORAN PRAKTIKUM ANATOMI DAN FISIOLOGI TUMBUHAN. Jaringan pada Daun Monokotil dan Dikotil

KONTRAK KULIAH BIOLOGI UMUM. staff.unila.ac.id/priyambodo

LAPORAN PRAKTIKUM SEL TUMBUHAN

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA )

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI TANAMAN: FOTOSINTESIS. Nama : Sonia Tambunan NIM : Kelompok : Senin, Asisten : Abdulah Mujahid

Sel sebagai unit dasar kehidupan

MODUL MATA PELAJARAN IPA

Laporan Hasil Pengamatan Sel Bawang Merah dan Daun Rhodiscolor

PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR. Rizka Apriani Putri, M.Sc Jurdik Biologi, FMIPA UNY 2015

ORGANISASI KEHIDUPAN. Sel

A. Bagian-bagian dalam sel tersusun atas sebagai berikut:

Sel. Gbr. Penampang Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal 8.1. Autotrof. Parasit. Saprofit

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal Dibawah ini adalah bahan bahan yang diperlukan dalam proses fotosintesis, kecuali...

Tujuan. Alat dan Bahan. Cara Kerja. Mengamati struktur sel-sel epidermis pada bawang merah. 1. Mikroskop. 2. Kaca preparat. 3. Kaca penutup. 4.

Cincin focusing okuler

Panduan Praktikum. Botani. Tahun Akademik 2015/2016. Oleh : Nurcahyo Widyodaru Saputro, S.Si., M.Sc

LAPORAN PRAKTIKUM ANATOMI TUMBUHAN STRUKTUR TUMBUHAN PADA TINGKAT SEL

Keanekaragaman Organisme Kehidupan

Deskripsi Anatomi Tanaman Katuk dan Patah Tulang

ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENDAHULUAN. secara kimia (warna sintetis) dan warna yang dihasilkan oleh makhluk hidup yang biasa.

FOTOSINTESIS. Pengertian Fotosintesis

LAPORAN PRAKTIKUM ANATOMI DAN FISIOLOGI TUMBUHAN. Stomata

STEREOM ( KOLENKIM DAN SKLERENKIM)

BAB I PENDAHULUAN. ada didalam sel, pembelahan dan penduplikasian merupakan konsep terpenting

bio.unsoed.ac.id MATERI DAN METODE PENELITIAN

PEMBUATAN PREPARAT STOMATA METODE LEAF CLEARING DAN PREPAPAT STOMATA SEGAR. Laporan Praktikum Mikroteknik. OLEH : : M. Rizqun akbar : J1C112031

ACARA 2 METABOLISME. Kadar Simpanan Amilum dalam Daun Monokotil dan Dikotil

Fotografi Cahaya Terhadap Pigmen Warna Tanaman

RITA NINGSIH, S.SI, M.SI

JARINGAN PADA TUMBUHAN (JARINGAN MERISTEM, JARINGAN PARENKIM, JARINGAN KOLENKIM, JARINGAN SKLERENKIM)

berperan dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar (Arbian, 2006 :1). Di dalam kegiatan praktikum sarana dan prasarana penunjang menjadi

MODUL X FOTOSINTESIS

BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM ANATOMI DAN FISIOLOGI TUMBUHAN

PEMBELAHAN MITOSIS PADA TUDUNG AKAR BAWANG MERAH (Allium Cepa)

Format Pembuatan Bendel Laporan Akhir Praktikum Proses Manufaktur ATA 2017/2018

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH BOTANI FARMASI

Definisi Biokimia, Sel dan fungsi organel. Muhammad Fakhri, S.Pi, MP, M.Sc Tim Pengajar Biokimia Budidaya Perairan FPIK UB

ANALISIS STRUKTUR STOMATA PADA DAUN BEBERAPA TUMBUHAN HIDROFIT SEBAGAI MATERI BAHAN AJAR MATA KULIAH ANATOMI TUMBUHAN

Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana 1 Program Studi Pendidikan B iologi. Disusun Oleh: RAHAYU KURNIA DEWI

LAJU FOTOSINTESIS PADA BERBAGAI PANJANG GELOMBANG CAHAYA. Tujuan : Mempelajari peranan jenis cahaya dalam proses fotosintesis.

JARINGAN PARENKIM DAN PENYOKONGNYA ABSTRAK

SEL Iriawati SITH - ITB

BIOLOGI UMUM (MIP612112)

PERBEDAAN SEL HEWAN & TUMBUHAN BAGIAN SEL & ORGANEL SEL TRANSPORT MELALUI MEMBRAN

DIFUSI MOLEKUL DAN TEKANAN OSMOTIK CAIRAN SEL

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU

OSMOSIS & PENYERAPAN ZAT PADA TUMBUHAN 1 Oleh : Drs. Suyitno Al. MS. 2

HIRARKI ORGANISASI MATERI BENDA HIDUP

PRAKTIKUM VI I. ALAT DAN BAHAN II. CARA KERJA

Bab. Peta Konsep. Gambar 6.1 Tumbuhan di taman. Jaringan meristem. Jaringan pada tumbuhan. Jaringan dewasa. terdiri dari. menyusun.

LEMBARAN SOAL. Sat. Pendidikan

A. Respirasi Selular/Aerobik

KOMPONEN KIMIA MEMBRAN SEL DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMEABILITAS AZKI AFIDATI PUTRI ANFA ( ) KELOMPOK 3B (A)

MODUL IV REPRODUKSI SEL

UAD, Yogyakarta. Risanti Dhaniaputri Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan ( Abstrak

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI PLASMOLISIS

LAPORAN PRAKTIKUM MATA KULIAH FISIOLOGI TUMBUHAN FOTOSINTESIS

LAPORAN PRAKTIKUM PLASMOLISIS

PEDOMAN PRAKTIKUM. Nama : NIM : Kelompok : Kelas : Asisten :

Bab 3 Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan serta Pemanfaatannya dalam Teknologi

LAPORAN TUTORIAL REKAYASA SISTEM KERJA DAN ERGONOMI KECEPATAN REAKSI

NUTRISI DAN ENERGI TUMBUHAN. Oleh: Drs. Taufik Rahman, MPd.

3. KISI-KISI INSTRUMEN SOAL JARINGAN TUMBUHAN. Jenis sekolah. Kurikulum : 2013

mustofa Tujuan Pembelajaran :

Siti Nur Faedah Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan PMIPA FKIP Universitas Riau, Pekanbaru 28293

PEMBUATAN PREPARAT MELINTANG DENGAN METODE PARAFIN

PETUNJUK PRAKTIKUM BIOLOGI SEL

PENYIAPAN SPECIMEN AWETAN OBJEK BIOLOGI 1

LAPORAN PRAKTIKUM PENGAMATAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN

Anatomi Tumbuhan. Indah Solihah

Gambar : Struktur Tubuh Tumbuhan Dikotil

BADAN GOLGI BIOSINTETIS DAN FUNGSINYA DALAM METABOLISME ROSITA SIPAYUNG. Fakultas Pertanian Jurusan Budidaya Pertanian Universitas Sumatera Utara

ANATOMI FISIOLOGI TUMBUHAN

STRUKTUR & FUNGSI SEL

BIOLOGI SEL OLEH : CRISTIN NATALIA. P ILMU KELAUTAN B UNIVERSITAS DIPONEGORO. cristinnatalia.hol.es

luar yang mempengaruhi laju fotosintesis dan peranannya masing-masing 2. Mahasiswa mengetahui dan dapat menjelaskan faktorfaktor

KERAPATAN STOMATA DAN KADAR KLOROFIL TUMBUHAN CLAUSENA EXCAVATA BERDASARKAN PERBEDAAN INTENSITAS CAHAYA

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN DAUN SAWI (Brassica juncea L.) Morfogenesis Tumbuhan - Yudrik Lathif Universitas Negeri Malang 2016

K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Biologi

biologi agribisnis

LAPORAN PRAKTIKUM SEL TUMBUHAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Ketentuan Laporan Praktikum Planktonologi

TINJAUAN PUSTAKA Botani Ubijalar

PENGAMATAN JARINGAN TANAMAN

BAB I PENDAHULUAN. dalam tubuh makhluk hidup yang disebut dengan metabolisme

BatangUmum Emergen. Nilai-nilai

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.1

ORGANELA SEL EUKARIOTIK (MITOKONDRIA, PLASTIDA, VAKUOLA, SITOSKELETON)

LAPORAN PRAKTIKUM BOTANI ANATOMI AKAR BATANG DAN DAUN

LAPORAN PRAKTIKUM PEMBUATAN PREPARAT WHOLE MOUNT PROTOZOA

FORMAT PENULISAN LAPORAN PRAKTIKUM TERINTEGRASI III

SILABUS MATA KULIAH ANATOMI TUMBHAN Program Studi Pendidikan Biologi FKIP

Transkripsi:

Ukuran Ganesha 3x2 cm TNR, 11, Center Ukuran lambang SITH 2x4 cm Praktikum Fisiologi dan Perkembangan Tumbuhan BA-2101 Struktur Tumbuhan dan Pengenalan Mikroskop TNR, 14, Bold, Center Muhammad Abdul Khodir 11410010 TNR, 12, Center, Bold Jl. Winaya Mukti No.1, Desa Cikeruh, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Indonesia TNR, 11, Center Tulisan Pendahuluan, Metodologi,,s ampai dapus TNR, 11, kapital, BOLD remove before dan after spacing ABSTRAK Tanaman adalah salah satu makhluk hidup yang terdiri dari organ, jaringan, dan sel. Namun struktur sel, jaringan dasar, dan plastida yang ada pada tumbuhan berbeda-beda, tergantung pada genusnya. Di dalam sel terdapat organel-organel seperti inti sel dan plastida. Percobaan kali ini akan menentukan bagian-bagian sel pada epidermis bawang bombay (Allium cepa Linneaus), organel plastida berupa kromoplas pada daging Capsicum annum dan umbi akar Daucus carota, serta amiloplas pada Persea americana serta menentukan organel-organel pada penampang daun Graptophyllum pictum. Metode yang dilakukan dengan pembuatan preparat dengan berbagai teknik sayatan dan pengamatan dibawah mikroskop. Hasil akhir didapatkan bahwa terdapat dinding sel, sitoplasma dan nukleus pada sel epidermis bawang bombay, terdapat kromoplas pada Capsicum annuum dan umbi akar Daucus carota dan amiloplas pada Persea americana dan terdapat organel berupa dinding sel, stomata dan vakuola Graptophyllum pictum. Kata Kunci: tumbuhan, sel, jaringan, plastida. PENDAHULUAN Dalam melakukan sebuah pengamatan, khususnya mengamati fenomena yang berukuran kecil, manusia menciptakan suatu teknologi yang mampu mengamplifikasi citra dari benda yang ingin diamati dengan penggunaan mikroskop. Mikroskop adalah suatu alat yang digunakan untuk dapat menciptakan suatu gambar diperbesar dari sebuah benda (atau spesimen) yang diproyeksikan ke retina mata maupun ke perangkat pencitraan lainnya (Murphy, 2001). Pada percobaan kali ini, akan dijelaskan secara detail tentang sejarah penggunaan mikroskop, bagian-bagian dari mikroskop pada umumnya serta Abstrak maksimal 200 kata Kata kunci 2-5 kata Font Bab = TNR 11, Bold Font isi = TNR, 11 jenis-jenis mikroskop dalam perkembangannya. Mengamati dibawah mikroskop tentunya tidak semua bagian utuh dari benda yang diamati. Maka dari itu akan diambil sedikit bagian yang mampu merepresentasikan benda tersebut dan diperlukan suatu teknik dalam pembuatan preparat objek. Beberapa hal yang diamati oleh para peneliti dari semenjak ditemukannya mikroskop ini adalah struktur dari sel yang merupakan unit dasar pembentuk kehidupan seluruh makhluk hidup. Setiap sel didalamnya terdiri atas organel, yaitu kompartemen khusus yang berada didalam sel yang bertanggung jawab Spasi 1 Margin : Top Bottom & Right : 3 cm Left: 4 cm

untuk memfasilitasi fungsi metabolik yang spesifik (Campbell et al., 2010) melintang, membujur ataupun paradermal setipis mungkin. Beberapa organel sel, khususnya Cara kerja dari pengamatan sel tumbuhan, yang akan diamati kali ini salah satunya adalah vakuola, yaitu organel terbesar pada sel tumbuhan yang akan dibahas fungsi dan strukturnya. Selain vakuola, juga akan diamati organel plastida, yaitu organel khusus yang hanya terdapat didalam sel tumbuhan. Plastida jaringan utuh dibagi atas tiga jenis bahan. Bahan pertama yang digunakan adalah Valisenaria. Diambil bagian daun dengan sayatan melintang dan hasil sayatan ditaruh diatas kaca objek yang sudah diberikan reagen berupa akuades. Ditutup dengan kaca pentup kemudian preparat pada perkembangannya dibagi lagi atas diamati dibawah mikroskop dengan tiga jenis, yaitu kloroplas, kromoplas dan leukoplas. Tujuan dari percobaan kali ini adalah menentukan bagian-bagian sel pada epidermis bawang bombay (Allium sampai perbesaran 400x. Bahan kedua adalah bawang. Diambil bagian bawang dengan sayatan paradermal kemudian ditaruh diatas kaca objek yang sudah diberikan reagen akuades. Ditutup dengan cepa Linneaus) dengan menggunakan kaca penutup dan preparat diamati mikroskop, menentukan organel plastida dibawah mikroskop sampai perbesaran berupa kromoplas pada daging Capsicum 400x. Bahan ketiga adalah daun annum dan umbi akar Daucus carota, tembakau. Diambil bagian daun serta amiloplas pada Persea americana tembakau dengan sayatan melintang dengan menggunakan mikroskop, serta ataupun paradermal kemudian diletakkan menentukan organel-organel pada diatas kaca objek yang sudah diberikan penampang daun Graptophyllum pictum reagen akuades. Ditutup dengan kaca dengan menggunakan mikroskop. Enter 1x tiap penutup pergantian dan preparat diamati dibawah bab, remove mikroskop before dan hingga perbesaran 400x. METODOLOGI after spacing Alat-alat yang digunakan dalam HASIL DAN PEMBAHASAN praktikum ini adalah botol reagen berisi air/pewarna, jarum jara, kaca objek, kaca Sel epidermis bawang bombay (Allium cepa Leinneaus) diamati dibawah penutup, kertas saring/tissue, kuas, mikroskop. Hasil pengamatan tidak matriks penyokong empulur dalam memperlihatkan secara jelas organelorganel praktikum ini menggunakan wortel, yang ada dan hanya terlihat mikroskop, petri dish, pinset, silet yang masih baru dan tajam. dinding selnya saja. Hal ini terjadi diperkirakan karena perbesaran yang Bahan-bahan yang digunakan digunakan tidak sampai dengan 1000x dalam praktikum ini adalah Allium dan hanya sampai 400x. Selain itu, tidak sativum, batang Apium graveolens, bunga adanya pewarnaan (staining) juga Strelitzia reginae, buah Persea membuat organel yang terlihat tidak jelas. americana, daging buah Capsicum Menurut gambar dari literatur, dengan annuum, daun Nicotiana tabacum, daun Sanseviera sp., daun Vallisneria sp., kerokan batok Cocos nucifera, Reagen: pewarnaan maka akan didapatkan struktur organel berupa inti sel (Taiz & Zieger, 2010) I 2 KI, Sudan III, H 2 O, dan umbi Solanum Kloroplas merupakan plastida tuberosum L. yang berwarna hijau akibat adanya Cara kerja dari pembuatan pigmen hijau klorofil didalamnya, sayatan tanpa matriks penyokong adalah pertama diambil bahan yang akan disayat. sedangkan kromoplas merupakan plastida berwarna selain hijau yang berfungsi Kemudian bahan diiris baik secara memberi warna pada tumbuhan. Selain

plastida berwarna, ada juga plastida tidak berwarna yang disebut sebagai leukoplas. Leukoplas bertanggung jawab sebagai penyimpan cadangan zat dalam bentuk lipid dengan istilah elaioplast, dalam bentuk protein dengan istilah proteinoplast dan dalam bentuk pati dengan istilah amyloplast (Taiz & Zeiger, 2010). Pengamatan dengan mikroskop menunujukkan organel plastida yang berupa kromoplas pada daging buah Capsicum annum hanya terlihat berwarna kemerahan sedangkan pada umbi akar Dautus carota terlihat walaupun sangat kecil dan tidak terekam dengan baik citranya di kamera. Hal ini diperkirakan terjadi karena pembuatan preparat yang masih kurang sempurna, baik dalam pembuatan sayatannya masih kurang tipis, ada kotoran yang mengganggu saat pengamatan, perbesaran yang kurang maksimal dari mikroskop yang digunakan ataupun teknik fotografi yang kurang baik. Menurut gambar yang diperoleh dari literatur, seharusnya terlihat titik-titik berwarna jingga didalam sel yang diamati yang mana itu merupakan pigmen karotenoid yang membuat warna menjadi merah (Mendez & Mosquera, 2000). Adapun berdasarkan hasil percobaan tidak diamati struktur amyoplast pada Persea americana, namun menurut hasil pengamatan yang didapatkan dari sumber lain, terlihat bahwa ada struktur bulat yang menggumpal cukup tebal. Menurut gambar dari literatur, terlihat struktur tebal berwarna keunguan. Perbedaan terjadi karena pada sumber yang didapat menggunakan pewarnaan sehingga struktur amyloplast lebih terlihat dengan jelas. Struktur tebal terjadi karena amyloplast merupakan organel yang menyimpang zat berupa pati (Natesan et al., 2005). Hasil pengamatan organel daun Graptophyllum pictum memperlihatkan preparat untuk sayatan yang melintang. Sesuai dengan gambar yang didapatkan, sangat tidak jelas citra yang dihasilkan dan juga tidak berwarna. Hal ini terjadi karena pembuatan sayatan yang kurang baik dan lebih ke faktor mengambil gambar yang ada di mikroskop. Adapun untuk sayatan paradermal, didapatkan hasil yang menunjukkan adanya vakuola didalam sel yang berwarna keunguan. Terlihat bahwa pada sayatan melintang ada stomata pada sel bila dibandingkan dengan hasil yang didapatkan dari literatur. Stomata pada daun berfungsi sebagai pori-pori yang mengatur keluar dan masuknya air dan material terlarut lainnya (Cuttler et al., 2007). Selain itu juga terlihat adanya warna hijau pada gambar yang menunjukkan adanya plastida berupa kloroplas. Kloroplas berfungsi dalam mentransformasikan energi dari cahaya matahari menjadi glukosa dalam fotosintesis (Cuttler et al., 2007). KESIMPULAN Sel epidermis bawang bombay dengan pengamatan melalui mikroskop terdiri atas organel-organel berupa dinding sel, sitoplasma dan nukleus. Organel akan lebih terlihat dengan bantuan pewarnaan (staining) dan perbesaran mikroskop yang lebih besar (100x). Organel plastida dengan pengamatan menggunakan mikroskop yang berupa kromoplas, mengandung karoten berwarna kemerahan dan terdapat didalam setiap sel baik pada Capsicum annum dan umbi akar Daucus carota, sedangkan amiloplas pada Persea americana terlihat berwarna keunguan. Penampang daun Graptophyllum pictum dengan pengamatan menggunakan mikroskop terdiri atas sel-sel dan organel yang terlihat adalah dinding sel, bagian stomata dan vakuola bila sayatan menggunakan metode paradermal.

DAFTAR PUSTAKA Blankenship R.E. 1992. "Origin and early evolution of photosynthesis". Photosyn. Res. 33 (2): 91 111. Campbell, N.A, J.B. Reece, M.L. Cain, S. A. Wasserman, P.V. Minorsky & R.B. Jackson. 2011. Biology. 9 th ed. San Franscisco : Pearson Education, Inc. Cooper, G.M. & R. E. Hausman. 2013. The Cell: A Molecular Approach. 6 th ed. Massachusetts : Sinauer Associates, Inc. Cuttler, D.F., T. Botha & D.W.Stevenson. 2007. Plant Anatomy An Applied Approach. Oxford : Blackwell Publishing. Egea I, Barsan C, Bian W, et al. 2010. "Chromoplast differentiation: current status and perspectives". Plant Cell Physiol. 51 (10): 1601 1611. Me ndez D.H. and Isabel M.M. 2000. Xanthophyll Esterification Accompanying Carotenoid Overaccumulation in Chromoplast of Capsicum annuum Ripening Fruits Is a Constitutive Process and Useful for Ripeness Index. J. Agric. Food Chem. 48, 1617 1622 Murphy, D.B. 2001. Fundamentals of Light Microscopy and Electronic Imaging. New York : John Wiley & Sons, Inc. Natesan, S. K. A.; Sullivan, JA; Gray, JC.2005. "Stromules: A characteristic cell-specific feature of plastid morphology". Journal of Experimental Botany 56 (413): 787 797. Peterson R.L., C.A. Peterson, & L.H. Melville. 2008. Teaching in Plant Anatomy. Ottawa : NRC.CARC Taiz, L. & E. Zieger. 2010. Plant Physiology. 5 th ed. Massachusetts : Sinauer Associates, Inc.

TNR, 11, CENTER, kapital KHUSUS Ket. Gbr TNR, 10, Center, Posisi di bawah gambar No. 1. LAMPIRAN Tabel 1. Perbandingan Gambar Hasil Pengamatan dengan Gambar Literatur KHUSUS Ket. Tabel TNR, 10, CENTER, posisi di atas Gambar Gambar Literatur tabel Keterangan Gambar 1. Preparat Daun Vallisneria (Dokumentasi Kelompok 11, 2015) Preparat: Daun Vallisneria sp. Perbesaran: 400X Reagen: Air Tanggal Pengamatan: 5 September 2015 Sumber : Dokumentasi Kelompok 11 Gambar 2. Preparat Daun Vallisneria (Nama Fotografer/Lembaga, Tahun) Preparat: Daun Vallisneria sp. Perbesaran: 400X Sumber : cantumkan link-nya Vallisneria memiliki rotasi sitoplasma didalam sel utuh-nya dan kloroplasnya mengalir bersama aliran sitoplasmanya, sedangkan pada gambar literatur terlihat bintik-bintik hijau. Perbedaan disebabkan karena perbesaran yang digunakan berbeda antara hasil pengamatan dan gambar literatur Ikuti format pemberian keterangan gambar di atas Gunakan anak panah untuk menunjuk bagian gambar Font dalam tabel : TNR, 11, JUSTIFY

LAMPIRAN 2. Bagian-bagian Mikroskop Gambar 1. Bagian-Bagian Mikroskop. (Nama Fotografer/Lembaga, Tahun) KHUSUS Keterangan Gbr, TNR, 10, Center