UNIVERSITAS PADJADJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
Berikut ini beberapa manfaat dan dampak positif perkembangan ilmu biologi :

ILMU ALAMIAH DASAR. Isti Yunita, M. Sc FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2015

III. PERKEMBANGAN DAN PENEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM. DANNER SAGALA, S.P., M.Si.

BIOLOGI UMUM MA303 3 SKS TUJUAN MATA KULIAH

Pendahuluan Alam Pikiran Manusia. Ilmu Alamiah Dasar

PROPOSISI ILMU PENGETAHUAN MENGANDUNG KEBENARAN UMUM BERDASARKAN FAKTA YANG TELAH DIAMATI 1. AZAS ILMIAH ILMU SOSIAL

Maind map rangkuamn ke 2

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB III KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM. Dra. Ely Rudyatmi, M.

JENJANG SMA X (SEPULUH) BIOLOGI BIOLOGI ILMU TENTANG MAKHLUK HIDUP KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN

SOSIOLOGI POLITIK. oleh : Yesi Marince, M.Si. 4 October 2012 yesimarince-materi-01 1

ILMU ALAMIAH DASAR. Materi 2/13/2017. Tujuan. Kegiatan

BIOLOGI DAN PERKEMBANGANNYA

LAMPIRAN KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL

ILMU ALAMIAH DASAR (IAD) NANIK DWI NURHAYATI, S. SI, M.SI Telp = (271) ; Blog =nanikdn.staff.uns.ac.

BIOLOGI BAB I HAKEKAT BIOLOGI SEBAGAI ILMU

FILSAFAT ILMU DAN PENDAHULUAN. Dr. H. SyahrialSyarbaini, MA. Modul ke: 01Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

memahami hakikat Biologi sebagai ilmu.

TEORI IPA : Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) AWALAN PENGERTIAN IPA

ILMU ALAMIAH DASAR. Dosen Pengampu: DR. TIEN AMINATUN, S.Si., M.Si.

Tinjauan Ilmu Penyuluhan dalam Perspektif Filsafat Ilmu

Pengantar Sosiologi. Yesi Marince.S.IP., M.Si

PENGETAHUAN FILOSOFIS

PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR S-1 UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA SUKOHARJO HAKIKAT IPA. By Nurratri Kurnia Sari, M. Pd

Metode, Sikap, Proses, dan Implikasi Ilmiah. Sulistyani, M.Si.

BAB 1 PENDAHULUAN. Pengertian Biologi Laut

Basic Natural Sciences

Profile. : Undang Lukman H : Karawang : Jangli Krajan Barat No.15 Website: Lukmanguru.wordpress.

PENGANTAR ILMU TAKSONOMI

KULIAH I BIOLOGI. Tim Biologi

DIKTAT PENDIDIKAN SAINS. Asri Widowati, M.Pd

BAB I PENDAHULUAN. sebagai cabang biologi yang mengkhususkan diri pada setiap

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB I HAKEKAT BIOLOGI SEBAGAI ILMU

SAINS DALAM BIDANG PERTANIAN KELOMPOK 7 DESY DINA ALFINA ( ) HANIN SHAFIRA ( ) LISA MARYATI ( )

ILMU ALAMIAH DASAR. Oleh. Albert Barus

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ILMU SOSIAL

ILMU ALAMIAH DASAR 3 DINI ROHMAWATI IPA dan PERKEMBANGAN DAYA ABSTRAKSI MANUSIA

Pengantar Metodologi Penelitian. 1. Pengetahuan, Filsafat, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA, KONSEP dan LANDASAN TEORI. Tinjauan adalah pandangan atau pendapat sesudah melakukan

METODE, PROSES, SIKAP DAN IMPLIKASI ILMIAH. Topik ke-3

METODE RISET (TMK602)

BAB V METODE-METODE KEILMUAN

BUKU AJAR DASAR-DASAR EKOLOGI

STANDAR NASIONAL PENELITIAN

Oleh : Lia Aulia Fachrial, M.Si

BAB I Pengantar PLSBT. Dosen : Elly M. Setiadi

TES DIAGNOSTIK SUPER INTENSIF SBMPTN 2016 SOSIOLOGI SEJARAH GEOGRAFI EKONOMI

Ekologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan timbal balik antara makluk hidup dan lingkungannya. Kata ekologi pertama diusulkan

ILMU ALAMIAH DASAR. Pendekatan Ilmiah Dini Rohmawati

Bumi memiliki lebih dari spesies tanaman hidup.

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 124 TAHUN 2014 TENTANG

KONSEP DASAR DAN HAKIKAT PENELITIAN

LAPORAN PRAKTIKUM PENDIDIKAN IPA PENGERTIAN DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN IPA DI TINGKAT SMP. Disusun Oleh : Sani Wirayati Kelas A

ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA. Sulistyani, M.Si.

Ilmu sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia sosial. yang mempelajari tentang manusia sebagai makhluk sosial.

DCH2G3 TEKNIK PRESENTASI DAN PELAPORAN

OLEH ENCEP SUPRIATNA

Filsafat Umum. Kontrak Perkuliahan Pengantar ke Alam Filsafat 1. Arie Suciyana S., S.Si., M.Si. Modul ke: Fakultas Psikologi. Program Studi Psikologi

BAB I PENDAHULUAN A. Pengertian Filsafat dan Filsafat Ketuhanan

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 49 BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA

BAB 9 PENGAMATAN GEJALA BIOTIK DAN ABIOTIK. Peta Konsep. setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan dapat melaksanakan

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 592/UN1.P/SK/HUKOR/2017 TENTANG

FILSAFAT PENGANTAR TERMINOLOGI

12. Mata Pelajaran Biologi Untuk Paket C Program IPA

Pertemuan ke-3-4 ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA

EPISTEMOLOGI: CARA MENDAPATKAN PENGETAHUAN YANG BENAR

DAMPAK NEGATIF DAN POSITIF PADA BIOLOGI

legenda. Mitos dapat diterima karena keterbatasan penginderaan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus dipenuhi. Sehubungan dengan dengan kemajua

BAB I HAKEKAT IPA. Ilmu yang mempelajari alam dengan segala isinya, termasuk gejala-gejala alam ang ada. fisika biologi

EPISTOMOLOGI, ONTOLOGI, AKSIOLOGI, PENGETAHUAN SAINS

53. Mata Pelajaran Biologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) A. Latar Belakang B. Tujuan

KONSEP DASAR ILMU GIZI

PENGANTAR ILMU PERTANIAN (IPB 107), SKS =2(2-0) Pengantar Ilmu Pertanian 1

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 437/P/SK/HT/2010

KONSEP DASAR ILMU ALAMIAH DASAR Bagian I. Oleh: Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd.

ILMU ALAMIAH DASAR. Sulistyani, M.Si.

PENGERTIAN FILSAFAT (1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Fatia Indrianti,2014

JENIS PENGETAHUAN DAN UKURAN KEBENARAN

Etika dan profesi humas

Hubungan Ilmu Pengetahuan dengan Penelitian Disusun oleh: Ida Yustina, Prof. Dr.

SAINS DAN PERTANIAN. TIK : Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan Sains dan Pertanian.

I. PERKEMBANGAN MIKROBIOLOGI

KE ARAH PEMIKIRAN FILSAFAT

Oleh: Disampaikan pada kegiatan

Bab 3 Filsafat Ilmu. Agung Suharyanto,M.Si. Psikologi - UMA

TENTANG PENATAAN DAN PENETAPAN KEMBALI IZIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DI UNIVERSITAS GADJAH MADA REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA,

PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT

9/6/2016. Pengetahuan menjadi Sains METODE ILMIAH. Kuliah 2: Sains Pertanian dan Lingkungan. Dari Jampi-jampi menjadi Ramuan Obat

FISIKA HAKIKAT FISIKA

Review pertemuan II. Perkembangan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam. Ilmu Kealaman Dasar (IAD)

dan Lingkungan Setelah mengikuti kuliah ini, dan Pertanian serta Lingkungan. 18/02/2013 Kuliah II, Pengantar Ilmu Pertanian 1

FILSAFAT ILMU. Irnin Agustina D.A.,M.Pd

KONSERVASI BIODIVERSITAS DAN LINGKUNGAN HIDUP : DIMANDATKAN KEPADA SIAPA? 1) OLEH: SAMBAS BASUNI 2)

ILMU, METODE ILMIAH DAN PENELITIAN ILMIAH KULIAH MATERI

Transkripsi:

BIOLOGI DASAR Bab 1 PENDAHULUAN TIM DOSEN BIOLOGI DASAR JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PADJADJARAN 1

Definisi biologi Biologi (bios hidup + logos ilmu): ilmu yang mempelajari organisma hidup (Life sciences, Biosciences, Ilmu hayati) Biologi Dasar: ilmu yang mempelajari fenomena dasar organisma hidup (Basic biology, Fundamental biology) (Basic sciences) 2

Ruang lingkup Cabang Biologi Mikrobiologi, Botani, Zoologi, Anatomi, Histologi, Sitologi, Fisiologi, Genetika, Evolusi, Taksonomi, Ekologi, Biologi Molekular Biologi Perkembangan Biologi Fungsi Biologi Lingkungan Aplikasi Biologi Farmasi, Kimia, Geologi, Fisika, Matematika, Statistika, Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Kelautan, Kedirgantaraan 3

Dampak Positif Perkembangan Ilmu Biologi 1. Membantu dalam menemukan dan mengembangkan bahan kebutuhan pokok manusia, seperti bahan makanan, pakaian, peralatan dan perumahan serta energi. 2. 2. Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit, baik pada manusia hewan, maupun tumbuhan 3. Penemuan bibit unggul, baik hewan ternak maupun tanaman pertanian yang membantu menyelesaikan masalah pangan. 4

4. Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. 5. Mengkaji dan melestarikan seluk beluk lingkungan lebih dalam dengan tujuan untuk kelestarian kehidupan. 6. Pengolahan limbah rumah tangga dan industri yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan organisme pengolah limbah yang telah ditemukan peneliti. 5

Dampak Negatif Perkembangan Ilmu Biologi Digunakan untuk senjata biologis. Bakteri dan virus yang mematikan dapat digunakan sebagai senjata biologis untuk memusnahkan manusia. Memunculkan organisme strain jahat. Dengan adanya rekayasa genetika, sifat sifat makhluk hidup dapat diubah dengan mudah, termasuk menyisipkan gen jahat yang dapat digunakan untuk membunuh atau meneror manusia. 6

Mengganggu keseimbangan lingkungan. Organisme baru hasil rekayasa manusia dikhawatirkan akan dapat memenangkan kompetisi dan menyingkirkan organisme yang telah ada di alam sehingga dapat menimbulkan ketidakseimbangan alam. Pelanggaran hukum dan nilai nilai masyarakat. Misalnya ada seorang ibu yang hamil dengan teknik bayi tabung yang spermanya berasal dari bank sperma (tidak dari suaminya). Hal ini tentu akan nengaburkan status anak dan menimbulkan permasalahan di lain waktu. 7

PERKEMBANGAN PENALARAN MANUSIA SAMPAI TERWUJUDNYA METODE ILMIAH PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA -PENGETAHUAN BERMULA DARI RASA INGIN TAHU Salah satu kelebihan manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk Tuhan lainnya adalah keingintahuannya yang sangat dalam terhadap segala sesuatu di alam semesta ini. Segala sesuatu yang diketahui oleh manusia itu disebut pengetahuan (knowledge) 8

Perbedaan rasa ingin tahu hewan dan manusia MANUSIA HEWAN TUMBUHAN Memiliki : -Insting -Kemampuan berpikir Rasa ingin tahu yang berkembang (curiousity) muncul pertanyaanpertanyaan memerlukan jawaban pengetahuan pengetahuan baru, dst. Memiliki : -Insting Untuk mencari makan, mempertahankan diri rasa ingin tahu tidak berkembang (idle curiousity) - 9

Ditilik dari sumber perolehannya, pengetahuan itu dapat dibedakan dalam beberapa macam : - Pengetahuan indera (pengetahuan biasa), apabila diperoleh melalui indera manusia. - Pengetahuan ilmiah (ilmu pengetahuan), jika diperoleh mengikuti metode dan sistem tertentu serta bersifat universal. - Pengetahuan filsafat, apabila pengetahuan itu diperoleh melalui perenungan yang sedalam - dalamnya (kontemplasi) sampai pada hakikatnya. - Pengetahuan agama, jika pengetahuan itu bersumber dari keyakinan terhadap suatu agama. 10

- Pengetahuan manusia, terlepas dari mana sumber perolehannya, sesungguhnya merupakan jawaban terhadap pertanyaanpertanyaan manusia. - Melalui indera, eksperimen, perenungan dan agama, manusia berusaha mendekati kebenaran atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. - Pengetahuan diperlukan untuk memenuhi : - Kebutuhan fisik : Bercocok tanam, membuat senjata - Kebutuhan non fisik : Kepuasan alam pikiran 11

- Kebanyakan pengetahuan diperoleh dari dari pengalaman inderawi manusia (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa) -Rasa ingin tahu manusia ternyata tidak dapat terjawab atas dasar pengamatan maupun pengalamannya, sehingga untuk memuaskan alam pikirannya kemudian mereka-reka sendiri jawabannya Contoh antara lain : - Apakah pelangi itu? - Mengapa gunung meletus? - Mengapa terjadi gerhana? -Pengetahuan-pengetahuan baru yang bermunculan dan merupakan gabungan dari pengamatan, pengalaman dan kepercayaan itu merupakan mitos - Mitos timbul karena keterbatasan alat indera manusia 12

Mitos timbul dan dapat diterima masyarakat Saat itu karena : - Keterbatasan alat indera - Keterbatasan penalaran manusia - Dapat memenuhi hasrat keingintahuannya - Pola berpikir demikian mencapai puncaknya saat zaman kejayaan Babylonia (700-600 SM). 13

Pada zaman Yunani muncul perubahan pola berpikir karena ketidak puasan terhadap mitos - Filosofi / Filsafat (yun. Philein = cinta atau philos= mencintai; sophia atau sofein= kebenaran, kebaikan atau kebijaksanaan). Dilihat dari arti praktisnya, filsafat adalah alam berpikir atau alam pikiran. Filsafat ilmu (phylosophy of science) secara khusus mempersoalkan ilmu dan keilmuan. Hal yang dibicarakan adalah pengetahuan dan susunannya (sistem) 14

Ahli-ahli filsafat /filosof yang juga ahli dalam pengetahuan alam dan matematika, antara lain : Thales, Demokritos, Phytagoras, Socrates, Plato, Aristoteles. Abad ke 15 merupakan awal abad Ilmu Pengetahuan Modern. Pada saat itu orang dapat menjadi ahli dalam beberapa bidang ilmu pengetahuan. (Contoh : Copernicus dan Galileo adalah astronom, ahli dalam pengobatan dan matematika). 15

1.2. Beda Pengetahuan dengan Ilmu Pengetahuan Pengetahuan -Kebanyakan pengetahuan diperoleh dari dari pengalaman inderawi manusia (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa) -Pengetahuan kebanyakan diperoleh dengan cara : -Prasangka -Intuisi -Trial and error Ilmu Pengetahuan -Ilmu Pengetahuan (Science) adalah pengetahuan yang memiliki obyek, metode dan sistematika tertentu, bersifat konsisten dan universal - Salah satu syarat ilmu pengetahuan ialah bahwa materi pengetahuan itu harus diperoleh melalui metoda ilmiah 16

- Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat, dengan pemahaman yang semakin dalam, sehingga orang tidak mungkin lagi ahli dalam banyak hal. - Oleh karena itu Ilmu Pengetahuan dibagi - bagi menjadi berbagai disiplin ilmu. Pada saat ini ilmu pengetahuan dibagi menjadi : - Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Geologi, Geografi, Ilmu Kesehatan) - Ilmu Pengetahuan Sosial (Psikologi, Bahasa, Ilmu Sejarah, Antropologi, Etnologi, Arkeologi, Ilmu Ekonomi, Sosiologi) Humaniora. - Diantara kedua bidang tersebut ada pembagian lain : ilmu teoritis dan praktis, ilmu murni dan terapan. 17

1.3. Metoda Ilmiah Salah satu syarat ilmu pengetahuan ialah bahwa materi pengetahuan itu harus diperoleh melalui metoda ilmiah. Pengetahuan yang ilmiah bercirikan antara lain : objektif, konsisten, sistematik, dan universal 18

Langkah-langkah Metoda Ilmiah 1. Perumusan Masalah Merupakan pertanyaan apa, mengapa, ataupun bagaimana tentang obyek yang diteliti. Masalah itu harus jelas batas-batasnya serta dikenal faktorfaktor yang mempengaruhinya. 2. Penyusunan Hipotesis Hipotesis: suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan-kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang telah ditetapkan. 19

Hipotesis Hipotesis merupakan dugaan yang harus didukung oleh pengetahuan yang ada. Hipotesis juga dapat dipandang sebagai jawaban sementara dari permasalahan yang harus diuji kebenarannya dalam suatu observasi atau eksperimen. 20

3. Eksperimen Pengujian Hipotesis Pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapat menunjukkan apakah terdapat atau tidak fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut. Fakta ini dapat diperoleh melalui observasi (pengamatan langsung dengan mata atau alat) atau dapat juga melalui eksperimen (uji coba), kemudian fakta-fakta itu dikumpulkan. 21

Langkah-langkah tersebut diatas harus ditempuh melalui urutan yang teratur, dimana langkah yang satu merupakan landasan bagi langkah berikutnya. Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan yang disusun secara sistematis, berlaku umum dan kebenarannya telah teruji secara empiris. 22

didasarkan atas penilaian melalui analisis dari fakta-fakta (data), untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan itu diterima atau ditolak. hipotesis dapat diterima bila data yang dikumpulkan itu mendukung pernyataan hipotesis, bila data tidak mendukung, maka hipotesis itu ditolak. hipotesis yang diterima merupakan suatu pengetahuan yang kebenarannya telah diuji secara ilmiah dan merupakan bagian dari ilmu pengetahuan. 23

METODA DALAM BIOLOGI

Sifat ilmiah Mencintai kebenaran yang obyektif, bersikap adil. Menyadari kebenaran ilmu itu tidak mutlak/absolut. Tidak percaya pada tahayul, astrologi maupun untung-untungan, karena segala sesuatu di alam semesta ini terjadi melalui proses yang teratur. Ilmu pengetahuan membimbing kita untuk selalu ingin tahu lebih banyak. 25

Tugas dan tanggung jawab ilmuwan 1. Penggunaan ilmu harus bermanfaat untuk tujuan yang lebih jauh dan lebih luhur. Jadi, penggunaan ilmu tidak sekedar untuk memenuhi kebutuhan sesaat atau jangka pendek. 2. Ilmu pengetahuan, selain mengikuti maksud dan tujuan umumnya, hendaknya diterapkan menurut maksud khas dan prosedur teknis cabang atau subcabang tiap-tiap ilmu. 3. Kebenaran ilmiah tidak dapat dipalsukan, tetapi perlu bijaksana disampaikan sesuai dengan kebutuhan /nilai pentingnya, dan suasana nilai budaya/agama/moralitas, serta lingkungannya. 26

4. Kebenaran ilmiah tidak digunakan untuk mencari keuntungan dengan merugikan pihak lain atau dengan maksud menguntungkan sebagian pihak. 5.Keterbukaan ilmiah seyogianya dilaksanakan dengan memperhatikan pentingnya kerahasiaan jika dirasakan perlu. 6. Penggunaan ilmu pengetahuan tertentu harus disertai kesiapan bertanggung jawab terhadap akibat dan konsekuensinya. 27

Terima Kasih 28