BIOLOGI DASAR Bab 1 PENDAHULUAN TIM DOSEN BIOLOGI DASAR JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PADJADJARAN 1
Definisi biologi Biologi (bios hidup + logos ilmu): ilmu yang mempelajari organisma hidup (Life sciences, Biosciences, Ilmu hayati) Biologi Dasar: ilmu yang mempelajari fenomena dasar organisma hidup (Basic biology, Fundamental biology) (Basic sciences) 2
Ruang lingkup Cabang Biologi Mikrobiologi, Botani, Zoologi, Anatomi, Histologi, Sitologi, Fisiologi, Genetika, Evolusi, Taksonomi, Ekologi, Biologi Molekular Biologi Perkembangan Biologi Fungsi Biologi Lingkungan Aplikasi Biologi Farmasi, Kimia, Geologi, Fisika, Matematika, Statistika, Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Kelautan, Kedirgantaraan 3
Dampak Positif Perkembangan Ilmu Biologi 1. Membantu dalam menemukan dan mengembangkan bahan kebutuhan pokok manusia, seperti bahan makanan, pakaian, peralatan dan perumahan serta energi. 2. 2. Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit, baik pada manusia hewan, maupun tumbuhan 3. Penemuan bibit unggul, baik hewan ternak maupun tanaman pertanian yang membantu menyelesaikan masalah pangan. 4
4. Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. 5. Mengkaji dan melestarikan seluk beluk lingkungan lebih dalam dengan tujuan untuk kelestarian kehidupan. 6. Pengolahan limbah rumah tangga dan industri yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan organisme pengolah limbah yang telah ditemukan peneliti. 5
Dampak Negatif Perkembangan Ilmu Biologi Digunakan untuk senjata biologis. Bakteri dan virus yang mematikan dapat digunakan sebagai senjata biologis untuk memusnahkan manusia. Memunculkan organisme strain jahat. Dengan adanya rekayasa genetika, sifat sifat makhluk hidup dapat diubah dengan mudah, termasuk menyisipkan gen jahat yang dapat digunakan untuk membunuh atau meneror manusia. 6
Mengganggu keseimbangan lingkungan. Organisme baru hasil rekayasa manusia dikhawatirkan akan dapat memenangkan kompetisi dan menyingkirkan organisme yang telah ada di alam sehingga dapat menimbulkan ketidakseimbangan alam. Pelanggaran hukum dan nilai nilai masyarakat. Misalnya ada seorang ibu yang hamil dengan teknik bayi tabung yang spermanya berasal dari bank sperma (tidak dari suaminya). Hal ini tentu akan nengaburkan status anak dan menimbulkan permasalahan di lain waktu. 7
PERKEMBANGAN PENALARAN MANUSIA SAMPAI TERWUJUDNYA METODE ILMIAH PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA -PENGETAHUAN BERMULA DARI RASA INGIN TAHU Salah satu kelebihan manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk Tuhan lainnya adalah keingintahuannya yang sangat dalam terhadap segala sesuatu di alam semesta ini. Segala sesuatu yang diketahui oleh manusia itu disebut pengetahuan (knowledge) 8
Perbedaan rasa ingin tahu hewan dan manusia MANUSIA HEWAN TUMBUHAN Memiliki : -Insting -Kemampuan berpikir Rasa ingin tahu yang berkembang (curiousity) muncul pertanyaanpertanyaan memerlukan jawaban pengetahuan pengetahuan baru, dst. Memiliki : -Insting Untuk mencari makan, mempertahankan diri rasa ingin tahu tidak berkembang (idle curiousity) - 9
Ditilik dari sumber perolehannya, pengetahuan itu dapat dibedakan dalam beberapa macam : - Pengetahuan indera (pengetahuan biasa), apabila diperoleh melalui indera manusia. - Pengetahuan ilmiah (ilmu pengetahuan), jika diperoleh mengikuti metode dan sistem tertentu serta bersifat universal. - Pengetahuan filsafat, apabila pengetahuan itu diperoleh melalui perenungan yang sedalam - dalamnya (kontemplasi) sampai pada hakikatnya. - Pengetahuan agama, jika pengetahuan itu bersumber dari keyakinan terhadap suatu agama. 10
- Pengetahuan manusia, terlepas dari mana sumber perolehannya, sesungguhnya merupakan jawaban terhadap pertanyaanpertanyaan manusia. - Melalui indera, eksperimen, perenungan dan agama, manusia berusaha mendekati kebenaran atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. - Pengetahuan diperlukan untuk memenuhi : - Kebutuhan fisik : Bercocok tanam, membuat senjata - Kebutuhan non fisik : Kepuasan alam pikiran 11
- Kebanyakan pengetahuan diperoleh dari dari pengalaman inderawi manusia (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa) -Rasa ingin tahu manusia ternyata tidak dapat terjawab atas dasar pengamatan maupun pengalamannya, sehingga untuk memuaskan alam pikirannya kemudian mereka-reka sendiri jawabannya Contoh antara lain : - Apakah pelangi itu? - Mengapa gunung meletus? - Mengapa terjadi gerhana? -Pengetahuan-pengetahuan baru yang bermunculan dan merupakan gabungan dari pengamatan, pengalaman dan kepercayaan itu merupakan mitos - Mitos timbul karena keterbatasan alat indera manusia 12
Mitos timbul dan dapat diterima masyarakat Saat itu karena : - Keterbatasan alat indera - Keterbatasan penalaran manusia - Dapat memenuhi hasrat keingintahuannya - Pola berpikir demikian mencapai puncaknya saat zaman kejayaan Babylonia (700-600 SM). 13
Pada zaman Yunani muncul perubahan pola berpikir karena ketidak puasan terhadap mitos - Filosofi / Filsafat (yun. Philein = cinta atau philos= mencintai; sophia atau sofein= kebenaran, kebaikan atau kebijaksanaan). Dilihat dari arti praktisnya, filsafat adalah alam berpikir atau alam pikiran. Filsafat ilmu (phylosophy of science) secara khusus mempersoalkan ilmu dan keilmuan. Hal yang dibicarakan adalah pengetahuan dan susunannya (sistem) 14
Ahli-ahli filsafat /filosof yang juga ahli dalam pengetahuan alam dan matematika, antara lain : Thales, Demokritos, Phytagoras, Socrates, Plato, Aristoteles. Abad ke 15 merupakan awal abad Ilmu Pengetahuan Modern. Pada saat itu orang dapat menjadi ahli dalam beberapa bidang ilmu pengetahuan. (Contoh : Copernicus dan Galileo adalah astronom, ahli dalam pengobatan dan matematika). 15
1.2. Beda Pengetahuan dengan Ilmu Pengetahuan Pengetahuan -Kebanyakan pengetahuan diperoleh dari dari pengalaman inderawi manusia (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa) -Pengetahuan kebanyakan diperoleh dengan cara : -Prasangka -Intuisi -Trial and error Ilmu Pengetahuan -Ilmu Pengetahuan (Science) adalah pengetahuan yang memiliki obyek, metode dan sistematika tertentu, bersifat konsisten dan universal - Salah satu syarat ilmu pengetahuan ialah bahwa materi pengetahuan itu harus diperoleh melalui metoda ilmiah 16
- Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat, dengan pemahaman yang semakin dalam, sehingga orang tidak mungkin lagi ahli dalam banyak hal. - Oleh karena itu Ilmu Pengetahuan dibagi - bagi menjadi berbagai disiplin ilmu. Pada saat ini ilmu pengetahuan dibagi menjadi : - Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Geologi, Geografi, Ilmu Kesehatan) - Ilmu Pengetahuan Sosial (Psikologi, Bahasa, Ilmu Sejarah, Antropologi, Etnologi, Arkeologi, Ilmu Ekonomi, Sosiologi) Humaniora. - Diantara kedua bidang tersebut ada pembagian lain : ilmu teoritis dan praktis, ilmu murni dan terapan. 17
1.3. Metoda Ilmiah Salah satu syarat ilmu pengetahuan ialah bahwa materi pengetahuan itu harus diperoleh melalui metoda ilmiah. Pengetahuan yang ilmiah bercirikan antara lain : objektif, konsisten, sistematik, dan universal 18
Langkah-langkah Metoda Ilmiah 1. Perumusan Masalah Merupakan pertanyaan apa, mengapa, ataupun bagaimana tentang obyek yang diteliti. Masalah itu harus jelas batas-batasnya serta dikenal faktorfaktor yang mempengaruhinya. 2. Penyusunan Hipotesis Hipotesis: suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan-kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang telah ditetapkan. 19
Hipotesis Hipotesis merupakan dugaan yang harus didukung oleh pengetahuan yang ada. Hipotesis juga dapat dipandang sebagai jawaban sementara dari permasalahan yang harus diuji kebenarannya dalam suatu observasi atau eksperimen. 20
3. Eksperimen Pengujian Hipotesis Pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapat menunjukkan apakah terdapat atau tidak fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut. Fakta ini dapat diperoleh melalui observasi (pengamatan langsung dengan mata atau alat) atau dapat juga melalui eksperimen (uji coba), kemudian fakta-fakta itu dikumpulkan. 21
Langkah-langkah tersebut diatas harus ditempuh melalui urutan yang teratur, dimana langkah yang satu merupakan landasan bagi langkah berikutnya. Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan yang disusun secara sistematis, berlaku umum dan kebenarannya telah teruji secara empiris. 22
didasarkan atas penilaian melalui analisis dari fakta-fakta (data), untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan itu diterima atau ditolak. hipotesis dapat diterima bila data yang dikumpulkan itu mendukung pernyataan hipotesis, bila data tidak mendukung, maka hipotesis itu ditolak. hipotesis yang diterima merupakan suatu pengetahuan yang kebenarannya telah diuji secara ilmiah dan merupakan bagian dari ilmu pengetahuan. 23
METODA DALAM BIOLOGI
Sifat ilmiah Mencintai kebenaran yang obyektif, bersikap adil. Menyadari kebenaran ilmu itu tidak mutlak/absolut. Tidak percaya pada tahayul, astrologi maupun untung-untungan, karena segala sesuatu di alam semesta ini terjadi melalui proses yang teratur. Ilmu pengetahuan membimbing kita untuk selalu ingin tahu lebih banyak. 25
Tugas dan tanggung jawab ilmuwan 1. Penggunaan ilmu harus bermanfaat untuk tujuan yang lebih jauh dan lebih luhur. Jadi, penggunaan ilmu tidak sekedar untuk memenuhi kebutuhan sesaat atau jangka pendek. 2. Ilmu pengetahuan, selain mengikuti maksud dan tujuan umumnya, hendaknya diterapkan menurut maksud khas dan prosedur teknis cabang atau subcabang tiap-tiap ilmu. 3. Kebenaran ilmiah tidak dapat dipalsukan, tetapi perlu bijaksana disampaikan sesuai dengan kebutuhan /nilai pentingnya, dan suasana nilai budaya/agama/moralitas, serta lingkungannya. 26
4. Kebenaran ilmiah tidak digunakan untuk mencari keuntungan dengan merugikan pihak lain atau dengan maksud menguntungkan sebagian pihak. 5.Keterbukaan ilmiah seyogianya dilaksanakan dengan memperhatikan pentingnya kerahasiaan jika dirasakan perlu. 6. Penggunaan ilmu pengetahuan tertentu harus disertai kesiapan bertanggung jawab terhadap akibat dan konsekuensinya. 27
Terima Kasih 28