PROPOSAL MEDIA PARTNER FINTECH AND STARTUP GOES TO CAMPUS

dokumen-dokumen yang mirip
Meningkatkan Finansial Inklusi Melalui Digitalisasi Perbankan

KEYNOTE SPEECH KEPALA EKSEKUTIF PENGAWAS IKNB OTORITAS JASA KEUANGAN

LAPORAN KETUA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN INDONESIA FINTECH FESTIVAL & CONFERENCE


I. PENDAHULUAN. Salah satu bentuk teknologi informasi yang berkembang pesat sejak

BAB I PENDAHULUAN. Sistem Lembaga Perbankan dan Sistem Lembaga Keuangan Non-Bank. keuangan yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dapat

PENGABDIAN MASYARAKAT

LAMPIRAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 61 /POJK.04/2016 TENTANG PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DI PASAR MODAL PADA MANAJER INVESTASI

Penerapan Empat Pilar Standar Akuntansi dan Dampaknya Pada Pengajaran

Term of References Kompetisi Inklusi Keuangan (KOINKU) Perluasan Akses Keuangan Melalui Pembiayaan Mikro

A. Latar Belakang Seminar Nasional Ilmu Komputer (SNIK) 2015 B. Bentuk Kegiatan C. Tujuan

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan tersebut terjadi di semua bidang, baik sosial, budaya, ekonomi, maupun

tentang Ruang Uji Coba Terbatas (Regulatory Sandbox) Teknologi Finansial

PROPOSAL KEGIATAN. Workshop. Build Indonesia s E-commerce Future. 18 Maret 2017 HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA

PENGUATAN BISNIS START UP DI INDONESIA

PROPOSAL UNPAD ECONOMIC AND BUSINESS FORUM (UEFO) I

BAB I PENDAHULUAN. saat ini adalah internet. Internet (interconnection networking) sendiri

OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.07/2017

Proposal. ssuksesdalammenghadapip resentasiseminarnasionali. Seminar Nasional

PERTEMUKAN INVESTOR DAN STARTUP, WUJUDKAN INDONESIA DIGITAL PARADISE

PERATURAN ANGGOTA DEWAN GUBERNUR NOMOR 19/14/PADG/2017 TENTANG RUANG UJI COBA TERBATAS (REGULATORY SANDBOX) TEKNOLOGI FINANSIAL

PROPOSAL STUDI BANDING DIVISI NETWORKING

KEWIRAUSAHAAN MELALUI INTEGRASI E-COMMERCE DAN MEDIA SOSIAL

2015, No.74 2 d. bahwa informasi yang diungkapkan kepada masyarakat perlu memperhatikan faktor keseragaman dan kompetisi antar Bank; e. bahwa berdasar

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 19/12/PBI/2017 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN TEKNOLOGI FINANSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 19/12/PBI/2017 TENTANG PENYELENGGARAAN TEKNOLOGI FINANSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA JURUSAN FARMASI

BAB I PENDAHULUAN. dampak positif bagi pertumbuhan e-commerce. Menurut Asosiasi. Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII, 2013), jumlah pengguna

Sambutan Ketua Umum IBI Seminar e-money sebagai Sarana untuk Mengembangkan Literasi Keuangan 8 Mei 2014, Hotel Four Seasons, Jakarta

PROPOSAL PENAWARAN SPONSORSHIP

PROPOSAL Training Nasabah I

PROPOSAL. FEB TALENT CHALLENGE Grand Final 2015

BAB I PENDAHULUAN. hidup seperti kondisi kesehatan, musibah, dan juga laju inflasi yang tinggi.

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

FALCON INNOVATION OF SMART CAMPUS COMPETITION

MASYARAKAT MARITIM DI INDONESIA; KENDALA, PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia sebagai Negara berkembang dapat diidentifikasikan dari tingkat pertumbuhan ekonominya.

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA ANGGOTA DEWAN GUBERNUR BANK INDONESIA,

PROPOSAL FEB MENCARI BAKAT

PROPOSAL DIALOG BERSAMA DEKANAT I

Scrap-A-Thon Bandung 2015

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA R.I

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 24 /POJK.03/2015 TENTANG PRODUK DAN AKTIVITAS BANK SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

No. : 159/DPP-Perbarindo/VII/2017 Jakarta, 19 Juli 2017 Lamp : 1 berkas. Perihal : Undangan Seminar dan Penganugerahan BPR Award 2017

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 22 /POJK.01/2015 TENTANG PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI SEKTOR JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Student Journalism 2015

Pointers Sambutan Ketua Dewan Komisioner OJK Peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan (SPKK) Jakarta, 18 Mei 2017

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan nasional, dimana tujuan dari pembangunan nasional itu sendiri

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan yang begitu pesat hal ini ditandai dengan munculnya industri baru

BAB I PENDAHULUAN. Bank merupakan lembaga perantara keuangan (financial intermediaries)

DRAFT PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.02/2018 TENTANG PENYELENGGARAAN INOVASI KEUANGAN DIGITAL DI SEKTOR JASA KEUANGAN ATAS

KEDUDUKAN BADAN PENGAWAS PASAR MODAL SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2011

Perlindungan Konsumen dari Penipuan Investasi :

PROPOSAL. Seminar Internet Marketing 2014 Building Entrepreneurship Through Internet Marketing KEMENTERIAN RELASI DAN ALUMNI PERUSAHAAN

BAB 4 KEAMANAN DAN PENDANAAN

PETA PERSAINGAN JASA KEUANGAN VS FINTECH DI ERA DIGITAL. Finansial Inclusion & Financial Technology. Widya T Harjono

KONFERENSI NASIONAL & LOMBA KREATIVITAS PENDIDIKAN EKONOMI dan KEUANGAN Jakarta, Juni 2013

PELATIHAN PENGEMBANGAN USAHA PENCIPTAAN MEREK YANG BAIK DALAM RANGKA MENINGKATKAN CITRA PRODUK PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN TANGERANG

PROPOSAL UIG ENGLISH SCHOLARSHIP (UTS: INSEARCH GRAMEDIA Scholarship)

Format Proposal Pengadaan Pameran Seni Rupa PAMERAN SENI RUPA. Disusun oleh Nama :. NIS :. Kelas:. Kompetensi Keahlian :.

SAMBUTAN KETUA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN Pada Gerakan Nasional Cinta (GeNTa) Pasar Modal Istora Senayan, Jakarta, 12 Npvember 2014

PROPOSAL SPONSORSHIP N T N U

PROPOSAL KEGIATAN PRAKTEK PERBANKAN SYARIAH PRODI EKONOMI SYARI AH STAIN KEDIRI TAHUN 2018

BAB I PENDAHULUAN. Industri barang konsumsi atau consumer goods di Indonesia semakin tumbuh

Pidato Sambutan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada Seminar IFSB bertema Meningkatkan Keuangan Inklusif melalui Keuangan Islami

Bab I. Pendahuluan. Teknologi merupakan salah satu aspek yang sangat mempengaruhi kehidupan

BAB I PENDAHULUAN. orang mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat mengakses dan

P R O P O S A L LINUX GOES TO SCHOOL FOR BETTER EDUCATION B A N D U N G

Proposal Sponsorship

IMPLIKASI CLOUD COMPUTING (KOMPUTER AWAN) TERHADAP PERLINDUNGAN PRIVASI ATAS DATA PRIBADI PELANGGAN DAN KONSEP PENGATURANNYA DI INDONESIA

Tata Cara Pengaduan Permasalahan Transaksi Keuangan

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 57 /POJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PADA BANK UMUM YANG MELAKUKAN LAYANAN NASABAH PRIMA

Nama Kegiatan Utama : DINACOM

BAB I PENDAHULUAN. Perbankan syariah telah berkembang begitu pesat di Indonesia dengan

PERLINDUNGAN dan PEMBERDAYAAN NASABAH BANK DALAM ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA 1

BAB I PENDAHULUAN. pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pendapatan yang merata. Namun, dalam

PENJELASAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 77 /POJK.01/2016 TENTANG LAYANAN PINJAM MEMINJAM UANG BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Kreativitas Mesin Brawijaya Mechanical Innovation Design Contest Himpunan Mahasiswa Mesin Brawijaya

BAB I PENDAHULUAN. GAMBAR 1.1 LOGO PT. BANK CIMB NIAGA TBK. Sumber :

PROPOSAL DIALOG BERSAMA DEKANAT II

BAB I PENDAHULUAN. perekonomian, karena berfungsi sebagai intermediary institusion yaitu

Transkripsi:

PROPOSAL MEDIA PARTNER FINTECH AND STARTUP GOES TO CAMPUS 20 NOVEMBER 2017 LEMBAGA KAJIAN KEILMUAN (LK2)

FINTECH AND STARTUP GOES TO CAMPUS I. LATAR BELAKANG Seiring dengan berkembangnya jaman, tuntutan kebutuhan masyarakat semakin meningkat, dapat dikatakan bahwa tuntutan kebutuhan masyarakat di antaranya adalah kecepatan, kemudahan, dan akses yang terbuka luas terutama dibidang bisnis jasa keuangan. Financial Technology atau yang kerap disebut FinTech adalah salah satu bentuk penerapan teknologi informasi di bidang keuangan. Definisi FinTech menurut Oxford Living Dictionaries adalah computer programs and other technology used to support or enable banking and financial services. 1 Mengutip Andrea Minto, Moritz Voelkerling, dan Melanie Wulff, FinTech dapat didefinisikan sebagai: the application of a specific technology in the financial sector in the form of the resulting innovation. It is used as shorthand for technology-enabled financial innovations, which suitably describes the interaction between technology and innovation in the financial sector. 2 Kehadiran FinTech dewasa ini diharapkan dapat membantu layanan finansial atau perbankan menjadi lebih praktis, aman, dan efisien. Belakangan ini, layanan finansial tersebut meliputi proses pembayaran, proses peminjaman uang, transfer, 1 fintech, https://en.oxforddictionaries.com/definition/fintech, diakses 14 Oktober 2017 2 Andrea Minto, Moritz Voelkerling, dan Melanie Wulff, Separating Apples from Oranges: Identifying Threats to Financial Stability Originating from FinTech, Capital Markets Law Journal 12 (1 Oktober 2017), hlm. 435. 1

ataupun jual-beli saham. Hal ini sangat menarik para investor dari seluruh dunia, berdasarkan laporan yang dikeluarkan Accenture, investasi dalam FinTech bertambah secara dramatis dari US$930 juta pada tahun 2008 hingga US$12 milyar pada awal tahun 2015. 3 Di Indonesia, animo terhadap FinTech sangat terasa nyata, salah satunya ialah ketika raksasa e-commerce seperti Alibaba melakukan investasi US$ 1,1 milyar untuk Tokopedia. 4 Laporan dari Temasek insight dan Google bahkan memprediksi bahwa e-commerce di Asia Tenggara akan bertumbuh hingga mencapai jumlah US$200 milyar pada tahun 2025. Selanjutnya, dengan investasi yang begitu besar, tentunya para pelaku usaha akan tertarik untuk mengembangkan usaha startup sendiri, yang pada prinsipnya hanya akan mengakibatkan berkembangnya industri e-commerce secara eksponensial. Tentunya, dengan perkembangan yang pesat tersebut, muncul berbagai masalah dan tantangan yang harus dihadapi dalam FinTech, beberapa di antaranya ialah dalam bidang perlindungan konsumen, pencucian uang, pendanaan terorisme, keamanan nasional, dan stabilitas sistem keuangan. 5 Urgensi pengaturan FinTech memerlukan perhatian pemerintah, karena keberadaannya tidak hanya dapat menggerakkan sendi ekonomi, tetapi juga keamanan negara. Melalui berbagai kreativitas dan inovasi FinTech dikembangkan oleh para pebisnis untuk menjawab kebutuhan pasar dan akses pasar di bidang finansial. Terkait dengan pengaturan FinTech ada dua pendekatan yang ditawarkan oleh Julia Black, yaitu rule-based dan principle-based. Rulebased adalah pendekatan dengan menggunakan norma hukum yang tegas dan 3 Berndard Marr, The Complete Beginner s Guide to FinTech in 2017, https://www.forbes.com/sites/bernardmarr/2017/02/10/a-complete-beginners-guide-to-fintech-in- 2017/#4ed583413340, diakses pada 14 Oktober 2017. 4 Jon Russell, Alibaba leads $1.1B investment in Indonesia-based e-commerce firm Tokopedia, https://techcrunch.com/2017/08/17/alibaba-tokopedia/, diakses pada 14 Oktober 2017. 5 Muliaman D. Hadad, Financial Technology di Indonesia, (makalah disampaikan pada Kuliah Umum tentang FinTech di IBS Jakarta pada tanggal 2 Juni 2017), hlm. 11. 2

jelas. Sedangkan principle-based adalah pendekatan yang tidak menjelaskan norma secara resmi. Principle-based banyak dijadikan pilihan karena sifat dari peraturannya sangat fleksibel. Walaupun dianggap kurang dalam hal kepastian hukum, pendekatan principle-based dapat menanggulangi gaps maupun blind spots yang sering sekali dihadapkan pada penggunaan pendekatan rule-based. 6 Di Indonesia sudah terdapat segelintir pengaturan mengenai FinTech, salah satunya adalah Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran yang dibuat untuk mendukung pelaksanaan FinTech dan e-commerce di Indonesia. Peraturan BI ini mengatur beberapa hal mengenai akomodasi inovasi FinTech dan e-commerce, keamanan dan kenyamanan konsumen serta menjaga pemerataan para pelaku industri FinTech di Indonesia. Beberapa pengaturan lainnya meliputi Peraturan OJK No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Langsung Berbasis Teknologi Informasi (LMPUBTI) dan Peraturan Nomor 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pegadaian. Perkembangan pesat FinTech tentunya membawa aspek positif dalam pertumbuhan perdagangan dan ekonomi di Indonesia. Namun, jika FinTech tidak ditanggapi secara serius oleh pemerintah maka lembaga tersebut tidak dapat dinikmati secara optimal. Tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah adalah besar dalam menanggulangi perkembangan pesat FinTech dan berbagai macam potensi masalah yang dibawa besertanya. Merealisasi urgensi tersebut, maka Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (yang selanjutnya disebut LK2 FHUI), Makes & Parners, dan Djokosoetono Research Center (yang selanjutnya disebut DRC) melalui acara FinTech and Startup Goes 6 Julia Black, et. al., Making a success of Principles-based regulation, Law and Financial Markets Review (Mei 2007), hlm. 91. 3

to Campus bertujuan untuk membahas permasalahan-permasalahan terkait dengan hukum maupun praktik yang timbul dalam industri FinTech dan startup. II. NAMA DAN TEMA KEGIATAN Nama: FinTech and Startup Goes to Campus Tema: Financial Technology III. LANDASAN KEGIATAN Landasan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah Kerja Sama dari Lembaga Kajian Keilmuan (LK2) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) periode 2017, Makes & Partners, dan Djokosoetono Research Center (DRC). IV. TUJUAN KEGIATAN Tujuan Umum Menyediakan sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenai isu Financial Technology. Tujuan Khusus 1. Sebagai wadah untuk memperluas cakrawala pemikiran peserta workshop; 2. Menumbuhkan serta mengembangkan minat juris maupun calon juris terhadap bidang hukum tema yang akan diangkat; 3. Mengembangkan pengetahuan juris maupun calon juris dalam bidang hukum; 4. Meningkatkan kemampuan praktis juris maupun calon juris dalam bidang hukum tema yang akan diangkat; 4

5. Sebagai wadah untuk menghidupkan kembali budaya diskusi di kalangan masyarakat dan para pemegang kepentingan secara umum; dan 6. Mendapatkan kajian komprehensif dari narasumber-narasumber yang kompeten di bidangnya. V. WAKTU DAN TEMPAT Kegiatan ini akan dilaksanakan pada: hari : Senin tanggal : 20 November 2017 pukul : 08.00-16.00 tempat : Ruang Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia VI. PESERTA Peserta kegiatan ini adalah Mahasiswa. VII. BENTUK KEGIATAN Kegiatan FinTech and Startup Goes to Campus akan berbentuk talk show, di mana panel akan dibagi menjadi dua. Panel pertama terdiri dari praktisi hukum yang akan membahas isu FinTech dan startup dari sisi regulasi dan hukum. Selanjutnya, panel kedua terdiri dari praktisi dalam pasar e-commerce. Kedua panel tersebut akan berdiskusi dan mengajak peserta untuk ikut mengerti mengenai isu-isu hukum maupun dalam praktek bisnis FinTech yang dijalankan dalam kegiatan bisnis startup dalam e-commerce. 5

VIII. KONTRAPRESTASI Kontraprestasi Logo di Publikasi Online Logo di Spanduk, flyer, dan Standing Banner Media Partner Pengumuman acara di media komunikasi tiga kali dalam satu minggu Untuk lebih jelasnya dapat menghubungi: Melyani Auryn Soetjipto (08124758188) Thesia (087878493165) Harvin Kusuma (08116566500) IX. SUSUNAN KEPANITIAAN (lampiran-1) X. SUSUNAN ACARA (lampiran-2) XI. PENUTUP Besar harapan kami, agar kegiatan Fintech and Startup Goes to Campus yang bekerja sama dengan Makes & Partners dan Djokosoetono Research Center ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak serta bagi peserta kegiatan ini pula. Atas perhatian dan kerja samanya, kami mengucapkan terima kasih. 6

LEMBAR PENGESAHAN Hormat kami, Panitia FinTech and Startup Goes to Campus Lembaga Kajian Keilmuan (LK2) Fakultas Hukum Universitas Indonesia Direktur Eksekutif LK2 FHUI Ketua Pelaksana Patricia Cindy Andriani NPM. 1506676494 Melyani Auryn Soetjipto NPM. 1606832611 Mengetahui, Ketua Unit Kemahasiswaan dan Kompetisi Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia Ari Wahyudi Hertanto, S.H., M.H. NIP. 0506050056 7

Lampiran-1 SUSUNAN KEPANITIAAN FINTECH AND STARTUP GOES TO CAMPUS Pelindung Penasehat Penanggung Jawab Steering Committee : Topo Santoso, S.H., M.H., Ph.D. Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia : Ari Wahyudi Hertanto, S.H., M.H. Ketua Unit Kemahasiswaan dan Kompetisi Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia : Patricia Cindy Andriani Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LK2 FHUI) Periode 2017 : Ansari Jowen Salim Kepala Biro Wirausaha Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LK2 FHUI) Periode 2017 Vini Rismayanti Putri Wakil Kepala Biro Wirausaha Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LK2 FHUI) Periode 2017 Organizing Committee Ketua Panitia Wakil Ketua : Melyani Auryn Soetjipto : Thesia 8

Koordinator Acara Koordinator Humas Koordinator Publikasi Koordinator Desain Koordinator Perlengkapan Koordinator Konsumsi Koordinator Registrasi : Ersyam Natsir : Safina : Harvin Kusuma : Nicholas Mario Gunawan : Ghazahra Vesti Rana : Andira : Sisca Pratiwi 9

Lampiran-2 SUSUNAN ACARA FINTECH AND STARTUP GOES TO CAMPUS Senin, 20 November 2017 08.00 08.30 : Registrasi 08.30 08.35 : Pembukaan oleh MC 08.35 11.30 : Sesi I 11.30 13.00 : ISHOMA 13.00 15.30 : Sesi II 15.30 16.00 : Pemberian Plakat kepada Pembicara dan Penutupan 10