KEBUDAYAAN??? KE BUDAYA AN BUDAYA

dokumen-dokumen yang mirip
KONSEP-KONSEP POKOK DALAM ANTROPOLIGI: KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN DALAM ILMU ANTROPOLOGI

Perubahan Sosial Mutia Rahmi Pratiwi Pengantar Sosiologi UDINUS Semarang

a. Hakekat peradaban manusia Koentjaraningrat berpendapat bahwa kata peradaban diistilahkan dengan civilization, yang biasanya dipakai untuk menyebut

BAB V PENUTUP. 5.1 Kesimpulan

KEBUDAYAAN. 1. Pengertian

BAB I PENDAHULUAN. Kebudayaan yang berkembang di daerah-daerah di seluruh Indonesia

Perubahan Sosial dan Kebudayaan OLEH: LIA AULIA FACHRIAL, M.SI

54. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunadaksa (SMPLB D) A. Latar Belakang Ilmu Pengetahuan Sosial

55. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunalaras (SMPLB E) A. Latar Belakang Ilmu Pengetahuan Sosial

52. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunanetra (SMPLB A) A. Latar Belakang Ilmu Pengetahuan Sosial

53. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunarungu (SMPLB B) A. Latar Belakang Ilmu Pengetahuan Sosial

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PENELITIAN YANG RELEVAN. Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, ialah

Kecakapan Antar Personal. Mia Fitriawati, S. Kom, M.Kom

BAB I PENDAHULUAN. kebiasaan, dan dari kebiasaan itu yang nantinya akan menjadi kebudayaan.

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Komunikasi dan Proses Perubahan Sosial

BAB IV SISTEM SOSIAL 4.1 Pengantar 4.2 Sistem Sosial

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. golongan yang berhubungan tetap dan mempunyai kepentingan yang sama.

BAB I PENDAHULUAN. kelompok, kemudian dikembangkan menjadi suatu kebiasaan aktifitas turun-temurun.

BAB I PENDAHULUAN. Kesenian merupakan segala hasil kreasi manusia yang mempunyai sifat

GEOGRAFI BUDAYA Materi : 7

BAB I PENDAHULUAN. Modernisasi merupakan fenomena budaya yang tidak dapat terhindarkan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ini merupakan sifat dasar masyarakat. Perubahan masyarakat tiada hentinya, jika

2015 PEWARISAN NILAI-NILAI BUDAYA SUNDA PADA UPACARA ADAT NYANGKU DI KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS

MATA KULIAH ETIKA BISNIS

KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT Y E S I M A R I N C E, S. I P

KEBUDAYAAN & MASYARAKAT

I. PENDAHULUAN. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang heterogen atau majemuk, terdiri dari

perubahan sosial fitri dwi lestari

Oleh: Nanang Ganda Prawira, M.Sn

Menurut E. B. Tylor, budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat

Inisiasi 3 INDIVIDU DAN MASYARAKAT: KEDUDUKAN DAN PERAN INDIVIDU SEBAGAI PRIBADI DAN SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT

BAB I PENDAHULUAN. besar di dalam suatu ekosistem. Hutan mampu menghasilkan oksigen yang dapat

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, REKOMENDASI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. kekuasaan atau adat yang berlaku untuk semua orang dengan tujuan untuk

D I T R N N N O J P E K A N S A S R N M E S I R I T E V I O O Y N A L P A D E KEBUDAYAAN??? KE BUDAYA AN BUDAYA

KONSEP KEBUDAYAAN. Kuliah 2 - Geografi Kebudayaan

II. TINJAUAN PUSTAKA. Kreativitas menurut para ahli psikologi penjelasannya masih berbeda-beda

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KISI-KISI MATA PELAJARAN GEOGRAFI. Standar Kompetensi Guru (SKG) a b C D E 1. PEDAGOGIK Menyelenggarakan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Keanekaragaman suku bangsa dengan budayanya di seluruh Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. diam, melainkan suatu proses yang tidak berhenti. Karena di dalam masyarakat

2015 BATIK BERMOTIF ANGKLUNG PADA TIRAI PINTU (DOOR CURTAIN PORTIERE)

Human Relations. Kebudayaan dan Human Relations. Amin Shabana. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Hubungan Masyarakat

BAB II DESKRIPSI TEORETIS DAN FOKUS PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Gaya Hidup Hedonis. Gaya hidup adalah pola tingkah laku sehari-hari segolongan manusia

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu Tujuan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

2015 KAJIAN NILAI-NILAI BUDAYA UPACARA ADAT NYANGKU DALAM KEHIDUPAN DI ERA MODERNISASI

BAB I PENDAHULUAN. sebagai fakta sosial, manusia sebagai makhluk kultural (Ratna, 2005:14). Dalam

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat adalah orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan. Dengan demikian

Nilai & Norma DORIS FEBRIYANTI M,SI

PENYELENGGARAAN PENGELOLAAN PENGETAHUAN TRADISIONAL & EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL. Dra. Dewi Indrawati MA 1

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN-SARAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Pengetahun, wawasan, dan pengalaman menjadikan manusia bijak

BAB I PENDAHULUAN. dikenal masyarakat luas sampai saat ini adalah prosa rakyat. Cerita prosa rakyat

INTERAKSI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional, guru seni harus memiliki kemampuan menulis ilmiah (academic writing)

BAB II KAJIAN TEORI. "Adat" berasal dari bahasa Arab,عادات bentuk jamak dari عاد ة (adah), yang

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat di mana penulisnya hadir, tetapi ia juga ikut terlibat dalam pergolakanpergolakan


MATERI 1 HAKEKAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

BAB I PENDAHULUAN. masing-masing, agar berlangsung tertib, efektif dan efisien. Norma-norma itu

MATERI 6 BENTUK DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. pijakan dalam menenukan suatu tindakkan seperti prilaku masyarakat seharihari.

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan bangsa dan mengembangkan sumber daya manusia. Oleh karena

Suatu proses dimana satu pihak menganggap pihak lain secara negatif, merugikan dan perlu dihindari. Pandangan mengenai konflik:

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PENINGKATAN MUTU PROSES DAN EVALUASI PEMBELAJARAN. ( As ari Djohar )

BAB I PENDAHULUAN. di Indonesia disatupadukan dari kebudayaan nasional dan kebudayaan. daerah. Kebudayaan nasional Indonesia merupakan puncak puncak

BAB I PENDAHULUAN. peran orang tua sebagai generasi penerus kehidupan. Mereka adalah calon

August Comte Selo Soemardjan Soelaeman Soemardi

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 1990 Sosiologi - Antropologi

Pendidikan pada hakekatnya merupakan proses pembudayaan dan pemberdayaan

MATERI KULIAH ETIKA BISNIS. Pokok Bahasan: Budaya Perusahaan dan Etika

I.PENDAHULUAN. kebiasaan-kebiasaan tersebut adalah berupa folklor yang hidup dalam masyarakat.

I. PENDAHULUAN. suatu wadah yang disebut sebagai lenbaga pendidikan. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP dan MTs

BAB V KAJIAN TEORI. Pengembangan Batik adalah arsitektur neo vernakular. Ide dalam. penggunaan tema arsitektur neo vernakular diawali dari adanya

ILMU, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM ARSITEKTUR. PENGANTAR ARSITEKTUR Minggu ke - 3

51. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

BAB I PENDAHULUAN. Arti budaya

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Generasi Santun. Buku 1A. Timothy Athanasios

BAB I PENDAHULUAN. nilai-nilai. Budaya dan nilai-nilai yang dipandang baik dan dijunjung tinggi oleh

BAB I PENDAHULUAN. berkembang di tengah-tengah masyarakat. Kehidupan sastra daerah itu dapat. Mitchell (dalam Nurgiyantoro, 2005 : 163) yakni,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. sosial (termasuk religi), ekonomi dan ekologi sehingga hubungan hutan dan

BAB 1 TINJUAN UMUM ETIKA. Henry Anggoro Djohan

PERTEMUAN 5 Pengertian Kebudayaan MK ANTROPOLOGI BUDAYA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia adalah negara yang kaya kebudayaan. Kebudayaan tersebut

BAB I PENDAHULUAN. cerita rakyat buatan Indonesia, masyarakat juga dibanjiri oleh cerita-cerita dari

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Payung Geulis Nova Juwita, 2014 Analisis Estetik Payung Geulis Tasikmalaya

BAB I PENDAHULUAN. Sastra daerah merupakan bagian dari suatu kebudayaan yang tumbuh dan

Transkripsi:

KEBUDAYAAN??? KE BUDAYA AN BUDAYA 1

adaptasi tantangan manusia Alam : (REAKSI) KEBUDAYAAN Geografis, Geologis, Iklim, Flora, Fauna (AKSI) 2

KEBUDAYAAN MANUSIA KEBUTUHAN HRS DIPENUHI (PEMENUHAN KEBUTUHAN MANUSIA UNTUK HIDUP SEJAHTERA) ALAM SUMBER DAYA/ENERGI (SUMBERDAYA/ENERGI DARI LINGKUNGAN) 3

KEBUDAYAAN PRANATA 2 SOSIAL PENGETAHUAN KEBUDAYAAN X1 X2 X3 X4 X5 X6 INDIVIDU MASYARAKAT 4

PRANATA SOSIAL SISTEM ANTAR HUBUNGAN PERANAN2 DAN NORMA2 YANG TERWUJUD SEBAGAI TRADISI UNTUK USAHA2 PEMENUHAN KEBUTUHAN2 SOSIAL UTAMA TERTENTU YANG DIRASAKAN PERLUNYA OLEH PARA WARGA MASYARAKAT YANG BERSANGKUTAN 5

KEBUDAYAAN PENGETAHUAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGHADAPI LINGKUNGAN DAN MENDORANG TERWUJUDNYA TINDAKAN SESUAI DENGAN LINGKUNGAN YANG DIHADAPI DAN MOTIF 2 YANG DIPUNYAI OLEH PELAKU PERANGKAT MODEL2 PENGETAHUAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP/BLUEPRINT/DISAIN UNTUK KEHIDUPAN 6

KEBUTUHAN MANUSIA (universal) Kebuthan utama (primer) muncul disebabkan aspek biologis/organisme tubuh manusia Kebutuhan sosial (sekunder) akibat dari usaha untuk dapat memenuhi kebutuhan primer dan melibatkan orang lain Kebutuhan integratif muncul dari hakekat manusia sebagai mahluk pemikir dan bermoral 7

Unsur-unsur kebudayaan Bahasa dan komunikasi Ilmu pengetahuan Teknologi Ekonomi Organisasi sosial Agama Kesenian 8

Sifat kebudayaan Tidak diwariskan secara genetika ------ melalui proses belajar Diperoleh melalui pendidikan, baik secara formal maupun tidak formal Milik masyarakat, bukan milik individu Bersifat tradisional 9

PERUBAHAN KEBUDAYAAN 10

Kebudayaan = sistem Berintegrasi Struktural Kejiwaan 11

Struktural : terintegrasi melalui fungsi 2 nya dari unsur-unsurnya, yaitu adanya peranan dari setiap unsur kebudayaan yang dimainkan nya dalam dalam kaitannya denngan unsur 2 lain dari kebudayaan tersebut, yang berlaku secara menyeluruh Kejiwaan : integrasi kebudayaan terjadi melalui konfigurasi tertentu dari kebudayaan tersebut. Konfigurasi kebudayaan dapat dikatakan sebagai nyawa/jiwa dari kebudyaan tersebut. Memberi arah dan menghasilkan kesatuan yang integratif ( contoh : nilai, pandangan hidup etos atau tujuan, cita-cita dsb) 12

Faktor faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan Jumlah dan komposisi penduduk Perubahan lingkungan : bencana alam dan perubahan kuantitas dan kwalitas sumber daya/energi dalan lingkungan Penemuan baru dalam teknologi dan ekonomi (inovasi) Adanya invasi/penyerangan/penjajahan Kontak hubungan dengan masyarakat lain (defusi) 13

Kebudayaan mempunyai sifat tradisional :???? Pedoman Patokan Disain Menyeluruh bagi warganya (kehidupan) Berubah setiap saat KACAU KARENA PEDOMAN KEHIDUPAN TIDAK TETAP Pedoman berubah setiap saat 14

Perubahan :suatu unsur berubah unsur yang lain juga berubah Terjadi PEREVISIAN (Pembuatan yang baru agar sesuai dengan perubahan yang terjadi atas seperangkat model-model pengetahuan yang ada) 15

Alam / lingkungan cenderung berubah (kwantitas, kwalitas, macam) KEBUDAYAAN mengikuti perubahan yang terjadi dalam unsur-unsur lingkungannya (alam, fisik, sosial, budaya) 16

KEBUDAYAAN TETAP (pedoman menyeluruh) Lingkungan berubah (cepat/lambat) KEBUDAYAAN menyesuaikan Cenderung berubah secara dinamis Cenderung berubah lebih cepat kalau integrasinya tidak menyeluruh 17

Kebudayaan yang cepat berubah karena : Integrasi strukturalnya dan integrasi kejiwaannya kurang menyeluruh Kurang jelas konfigurasinya atau tema tema kebudayaanya Semua kebudayaan akan mengalami perubahan, baik berupa perubahan kecil ataupun perubahan besar dan mendasar 18

Dasar perubahan kebudayaan berupa : Suatu modifikasi yang terjadi dalam perangkat2 ide dan disetujui secara sosial oleh para warga masyarakat yang bersangkutan Dapat terjadi pada: 1. Isi 2. Struktur 3. Konfigurasi cara-cara hidup 4. Bentuk 5. Fungsi 6. Nilai 7. Pranata (intitusi) 19

Dasar perubahan kebudayaan : Perubahan kebudayaan dapat terjadi melalui subsitusi (penggantian unsur lama oleh unsur yang baru, yang secara fungsional dapat diterima oleh unsur-unsur lainnya). Dapat juga karena kehilangan sebuah unsur atau seperangkat unsur tanpa ada gantinya. Atau terjadi melalui inkrepentasi atau penambahan unsur-unsur baru dalam kebuadayaan tanpa mengganti sesuatu unsur yang sudah ada dalam kebudayaan tersebut. 20

Proses perubahan kebudayaaan Tahap inovasi : para inovator membuat ciptaanciptaan baru dan kemudian mengkomunikasikannya pada para warga masyarakat. Tahap pengintegrasian inovasi : mengintegrasikan keadaan yang baru melalui sebuah koreksi dengan caramemodifikasi pola 2 tradisional, atau pola 2 yang baru diterima atau ke dua 2 nya. Tahap terminal : keadaan yang menyenangkan karena keseluruhan perubahan dapat diterima oleh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. merasa tenang aman sejahtera, yakin pada diri sendiri, mempunyai harga diri dsb. 21

TRADISI??? 22

TRADISI TRADISIONAL TRADITIUM DICIPTAKAN MELALUI : TINGKAH LAKU MANUSIA PEMIKIRAN IMAJINASI YANG DIWARISKAN DARI MASA KEMASA 23

PROSES TERJADINYA TRADISI MANUSIA (KELOMPOK/KOMUNITAS) TANTANGAN RESPON TERHADAP ALAM/LINGKUNGAN ADA SELEKSI TERHADAP CARA 2 YANG PALING EFISIEN DAN EFEKTIF DIPILIH CARA YANG PALING OPTIMAL YANG DIPILIH SECARA EMPIRIS DIPAKAI TERUS MENERUS SECARA TURUN EMURUN 24

KEBIASAAN (POLA TINGKAH LAKU) TRADISI (KEBIASAAN MASYARAKAT TURUN TEMURUN) BUDAYA ASLI (PEDOMAN MASYARAKAT) 25

KONSEP TRADISI MENURUT SHILS (1981) SEBAGAI BOUNDED OBJECT SESUATU YANG DILAKUKAN SECARA TERUS MENERUS OLEH SUATU MASYARAKAT DARI GENERASI KE GENERASI, YANG DIWARISKAN ADALAH POLA2/CITRA DARI TINGKAH LAKU MISALNYA : KEPERCAYAAN, ATURAN ANJURAN LARANGAN DSB. 26

KONSEP TRADISI MENURUT HANDLER & LINEKIN (1982) SEBAGAI MEANINGFULL PROCESSES PROSES DARI APA YANG BERUBAH DAN APA YANG TETAP PADA SUATU MASYARAKAT DENGAN SUATU INTERPRETASI. MENGACU PADA PROSES YANG BERMAKNA 27

TRADISI : SEBAGAI PEWARISAN BUDAYA SECARA TURUN TEMURUN DARI GENERASI KE GENERASI DARI MASA LALU KE MASA SEKARANG. BAIK BERUPA OBYEK FISIK MAUPUN KONSTRUKSI BUDAYA, MELALUI WAHANA LISAN TULISAN MAUPUN TINDAKAN. 28

TRADISI PALSU ATAU ASLI????? BERHENTI ATAU BERUBAH????? KEBUDAYAAN KEHIDUPAN 29

TRADISIONAL BERUBAH BERJALAN LAMBAT PERUBAHAN TERJADI PADA HAL-HAL YANG BERSIFAT : - LAHIR / LUAR DALAM KEBUDAYAAN DISEBUT OVERT CULTURE - DALAM / INTI KEBUDAYAAN DISEEBUT COVERT CULTURE (R. Linton) 30

MODERN??? 31

R O E S PERUBAHAN MODERN REVOLUSI (industri) CARA BERPIKIR BARU mo de rni sas i TRADISI CARA BERPIKIR LAMA 32

KONSEP MODERN MENURUT HABERMAS (1987) MODERNISME MERUPAKAN SUATU PROYEK YANG BELUM (TIDAK PERNAH) SELESAI AKAN MENJADIKAN SUATU KEADAAN KE KRTIDAKADAAN KETERATURAN YANG BARU PROSES YANG TIDAK PERNAH SELESAI PADA PERKEMBANGANNYA KEMUDIAN DISEBUT POST MODERN 33

CIRI CIRI MODERN KETERLEPASAN ATAU KETIDAK TERGANTUNGAN DARI RASA ETIS DAN RASIO YANG SUDAH MENJADI KAIDAH/POLA YANG SEDANG BERLAKU 34

CIRI MANUSIA MODERN (MENURUT ALEX INKELES, 1986) PERUBAHAN SPIRIT ATAU SEMANGAT DENGAN CARA BERPOKIR, MERASA DAN BERTINDAK YANG BARU (MERUPAKAN CIRI DARI DALAM MANUSIA) KEPENDUDUKAN, PENDIDIKAN,POLITIKISASI, KOMUNIKASI MASA, INDUSTRIALISASI (MERUPAKAN CIRI DARI LUAR MANUSIA) 35

MODERNITAS BERUBAH, BERJALAN CEPAT ADA INOVASI-INOVASI BARU TIDAK PERNAH SELESAI MODERN SEKARANG AKAN MENJADI SEBUAH TRADISI UNTUK WAKTU YANG AKAN DATANG, MELALUI SUATU SELEKSI DARI MASYARAKAT ITU SENDIRI. 36