Keselamatan Kerja di Laboratorium Perhatikan PetunjuKeselamatan kerja Berkaitan dengan keamanan, kenyamanan kerja, dan kepentingan kesehatan, Keselamatan kerja sangat penting di perhatikan dalam bekerja di laboratorium karena bila tidak diperhatikan bisa berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain. Laboratorium; Tempat mahasiswa, dosen, peneliti dsb, melakukan percobaan (praktikum) Percobaan dengan menggunakan berbagai bahan kimia, peralatan gelas, instrumen, alat listrik dan sebagainya. Kesemuanya dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan bila dilakukan dengan cara yang tidak tepat Kecelakaan dapat pula terjadi karena kelalaian/kecerobohan kerja yang bisa berakibat terjadinya cedera (diri sendiri dan ke orang lain di sekitarnya).
JENIS KECELAKAAN YANG BERBAHAYA DI LABORATORIUM Keracunan Adanya penyerapan za kimia beracun (toxic) yang bisa melalui kulit maupun secara oral melalui mulut yang dapat bersifat akut dan kronis. Akut ; Keracunan fenol dan karbon diokasida akibatnya (pingsan, diare, atau kematian) Kronis; Menghirup udara mengandung benzen, kloroform, CCL4, sedikit demi sedikit secar terus menerus dalam waktu lama akibat (sakit hati/lever, kerusakan darah dan jaringan tubuh. Iritasi Bersentuhan dengan zat-zat kimia baik berupa gas, padat maupun cair dapat berupa luka, peradangan pada kulit, iritasi saluran pernafasan, iritasi mata dan lain-lain
Luka Kulit Berupa luka gores atau luka robek Akibat alat-alat gelas biasanya terjadi pada tangan/jari dan mata Luka Bakar dan Kebakaran Akibat terjadinya kebakaran, yang bisa disebabkan oleh pelarut-pelarut organik yang mudah terbakar atau adanya peledakan zat kimia oksidatif (peroksida dan perklorat) yang mudah meledak.
SUMBER BAHAYA Sumber Bahaya Di Laboratorium Dikelompokkan Dalam 3; Berasal dari bahan kimia Berasal dari Teknik Percobaan Berasal dari Sarana laboratorium (instalasi air, gas, dan listrik)
Bahaya terbesar dari bahan kimia 1. Bahaya dari Bahan Kimia Kenali Beberapa bahan kimia yang berbahaya; Beberapa Golongan Bahan Kimia Berbahaya Bahan kimia beracun (toxic) Bahan kimia Korosif (corrosive) Bahan kimia mudah terbakar ( flammable) Bahan kimia mudah meledak (Eksplosive) Bahan kimia oksidator (Okxidazing) Bahan kimia reaktif terhadap air (Water reactive) Bahan kimia reaktif terhadap asam (acid reactive) Bahan kimia gas bertekanan tinggi (Compressed gases) Bahan kimia radioaktif (radioactive subtance)
Arsentriklorida, Merkurikhlorida, aniline, nitrobenzene, Fenol, Sianida dll Terisap, tertelan, pernafasan, dan kontak dengan kulit. Bahan racun yang sangat kuat. Belerang dioksida, klor, brom, dan asam-asam anorganik dll. Menyebabkan iritasi pada kulit, dan korosif pada beberapa logam dan kayu. Hindari kontak dengan kulit dan mata.. Aluminium, alkil, fosfor Belerang, terbakar langsung dg udara; Alkana; Metana, propana, butana gas mudah terbakar bila kena dengan udara dan kontak dengan api. Aseton, Benzena, alkohol Zat mudah terbakar bila kontak dengan api Ammonium nitrat, nitroselulosa, dsb. Kondisi tertentu dengan adanya benturan, gesekan, loncatan api, listrik, dan panas serta reaksi dengan zat organik. Perklorat, permanganat, nitrat, hidrogen Peroksida, Kalsiumperklorat Dengan panas dan bahan mudah terbakar serta reduktor dan reaksi dengan zat organik Logam alkali seperti Natrium, Kalium dan Kalsium, dan asam sulfat, Kondisi tertentu bereaksi dengan air menghasilkkan ledakan dan api.
Lakukan percobaa n sesuai petunjuk 2. Bahaya dari Kesalahan Teknik Percobaan jangan melakukan percobaan diluar petunjuk percobaan, gunakan alat secara tepat sesuai fungsi dan penggunannya Banyaknya alat dan bahan yang tidak digunakan di atas sekitar tempat percobaan. Kesalahan dan kelalaian melakukan percobaan seperti; Mengarahkan tabung reaksi yang dipanaskan berisi zat ke arah teman Kesalahan mencampur bahan Menggunakan pelubang gabus tanpa ada alas sehingga mengenai tangan Memasukkan alat tabung kaca dalam sumbat gabus tanpa menggunakan kain lap
Perhatika n Instalis Air, Listrik dan gas. 3. Bahaya Dari Sarana laboratorium Jangan Lupa periksa saluran instalasi listrik, air, dan gas. Matikan setelah melakukan percobaan dan meninggalkan laboratorium Air Sebagai pencuci peralatan gelas Pendingin, Penangas, pemadam api, Kelalaian bisa menyebabkan banjir, dan asapuap dilaboratorium bila mengenai pemanas Gas Sebagai bahan bakar, harus dijaga jangan sampai ada kebocoran, dan bila ada api bisa berakibat terjadi kebakaran besar dan ledakan Listrik Penerangan, sebagai sumber tenaga, bahaya adanya sengatan, kabel terbuka, konslet, arus hubungan pendek, loncatan api, Listrik harus diperiksa Secara khusus dan berkala dan
MENCEGAH DAN PENANGANAN BAHAYA KECELAKAAN DI LAB. Bahan Kimia Beracun Percobaan yang menghasilkan gas beracun dilakukan dalam lemari asam Sebelum percobaan dilakukan sirkulasi udara harus diperhatikan Memakai alat pelindung pernafasan Tidak Makan dan minum dalam laboratorium sementara ada percobaan Bahan Kimia Korosif Menghindarkan kontak dengan tubuh, dengan memakai pelindung/proteksi seperti Sarung tangan, kacamata pelindung, pelindung muka, Menyimpan dengan baik zat-zat tersebut dengan baik pada tempatyang aman.
Bahan Kimia mudah meledak Ada pengendali suhu, percobaan eksotermis tinggi ada pengontrol suhu (pendingin). Mereaksikan reaksi eksotermis dengan jumlah zat yang tepat Mencegah penambahan zat katalis yang menyebabkan reaksi sangat cepat. Menggunakan pelindung wajah
Bahan Kimia Mudah Terbakar Mencegah pertemuan antara sumber api dengan zat yang mudah terbakar Memahami teori segitiga api yaitu, ada bahan mudah terbakar, ada panas dan energi yang cukup, dan oksigen yang cukup Mengetahui tempat dan alat pemadam kebakaran. Bahan Kimia oksidator Uji KI keberadaan adanya oksidator Memisahlan antara zat oksidator dengan zat reduktor Menyimpan zat Oksidator pada botol coklat Tidak menyimpan sisa zat pelarut diluar meja praktikum Memakai baju pelindung dan pelindung wajah jika menggunakan zat oksidator dalam percobaan
Bahan Kimia reaktif terhadap air Bahan atau zat dijauhkan dari air Disimpan pada tempat kering Disimpan pada tempat yang terlindung dari air Bahan Kimia gas betekanan tinggi Menghindari adanya kebocoran, kena panas, benturan wadah tempat gas tersebut. Bahan Kimia Radioaktif Melindungi diri dari radiasi dengan penahan timbal, menjauhkan diri dari sumber radiasi
2. Dari Teknik Percobaan Melakukan percobaan sesuai petunjuk dan penuntun praktikum Berusaha tidak melakukan kelalaian dan kecerobohan Selalu memperhatikan petunjuk penggunaan alat dan peralatan dan prosedur kerja. Memperhatikan percobaan yang dilakukan tentang bahaya yang bisa ditimbulkan dari kesalahan yang munkin bisa terjadi. Menhubungi asisten atau yang lebih tau tentang percobaan yang dilakukan bila ada keraguan dan ada prosedur yang tidak dipahami.
3. Dari Sarana Laboratorium Jangan Lupa periksa saluran instalasi listrik, air, dan gas. Sebelum dan sesudah melakukan percobaan dan meninggalkan laboratorium dalam keadaan semua istalasi aliran listrik, air, dan gas dalam keadaan off.
PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA Perlengkapan Praktikum Sarana Keselamtan Kerja Lab. Tata Ruang dan Kelengkapan ruang Laboratorium
Contoh beberapa peristiwa Kecelakaan dan kemungkinan peristiwa yang bisa terjadi di laboratorium: Kejadian beberapa puluh tahun lalu di ITB kebakaran gedung Lab akibat ledakan bahan kimia Kejadian tahun lalu ketika PT Intrako terbakar karena ledakan bahan kimia Seorang mahasiswa bekerja dengan Brom yang larutannya menyentuh kulit lengannya akibatnya terjadi luka bakar yang sampai sekarang masih berbekas seorang mahasiswa tingkatan pertama bekerja menggunakan pembakar Bunsen, karena kecerobohan sehingga tersenngol dan menyebabkan kebakaran diatas meja praktikum dan merusak meja praktikum. Kecerobohan yang menyebabkan tumpahnya asam-asam kuat seperti asam sulfat ke lantai dan merusak meja praktikum. Kurang disiplin, lupa menutup kran air sehingga menyebabkan kebanjiran. Dan Banyak lagi Kemungkinan Yang lain
Setidaknya para pengguna menyadari bahwa bekerja di laboratorium mengadung resiko keselamatan kerja. Sehingga, ada usaha untuk mengenali dan menghindari sumber penyebab yang mengancam keselamatan kerja dilaboratorium