SEJARAH DAN PERKEMBANGAN AKUNTANSI SYARIAH Materi Minggu Kedua Teori Akuntansi Syariah S1-FE-UB 2009/2010 Aji Dedi Mulawarman
Double Entry Concept-1 Menurut Storrar dan Scorgie (1988) kejadian penting sejarah akuntansi Barat adalah perkembangan awal Double Entry Concept Kejadian tersebut dipengaruhi oleh 2 hal utama: Internal, yaitu perkembangan akuntansi Eksternal, yaitu konsekuensi ekonomi atas perkembangan akuntansi
Double Entry Concept-2 Pengaruh Double Entry Concept bagi Barat seperti Werner Sombart dan Max Weber banyak dihubungkan dengan perkembangan dan kepentingan ekonomi kapitalisme barat. Pandangan di atas dibantah Yamey (1964) yang menjelaskan double entry lebih ditekankan pada alat yang digunakan untuk perdagangan.
Pengaruh Islam-1 Storrar dan Scorgie (1988) Double Entry Concept menjelaskan bahwa penelusuran awal Double Entry Concept dipengaruhi : Kontribusi peradaban Hindu (konsep 0) dan Islam terhadap Eropa (angka 0, matematika dan perdagangan) Peran Leonardo dari Pisa yg memperkenalkan angka arabhindu di Italia ratusan tahun sebelum akuntansi dikenalkan oleh Luca Pacioli dalam Suma de Arithmatica, Geometria, Proportioni et proportionalita thn 1494.
Pengaruh Islam-2 Littleton dan Yamey (1978) menduga bahwa tempat kelahiran Double Entry Concept dari Spanyol: Teknik tata buku berpasangan ini berasal dari Spanyol, dengan alasan bahwa kebudayaan dan teknologi Muslim abad pertengahan lebih unggul dan canggih dibanding dengan Eropa Barat, dan Spanyol (waktu itu) adalah saluran utama dimana kebudayaan dan teknologi Muslim ini dibawa ke Eropa
Pengaruh Islam-3 Pendapat ini mungkin benar mengingat Spanyol merupakan salah satu pusat peradaban Islam. Bahkan sejak jaman Khulafa Ar Rasyidin, Dinasti Bani Umayyah (661-750), Dinasi Bani Abbasiyyah (750-1258), kekuasaan Islam meluas ke Bizantium, Mesir, Palestina, Suriah, Irak (Mesopotamia), Afrika Utara, Spanyol, Asia Timur dan Cina.
Teknologi dan Kebudayaan Islam-1 Bahkan Kairo, Alexandria, Damsyik, Baghdad dan Siraz merupakan kota-kota pusat perdagangan dunia.melalui perdagangan inilah teknologi dan kebudayaan Muslim tersebar di Eropa Barat melalui Amalfi, Venice, Pisa dan Genoa di Italia (Storrar dan Scorgie 1988). Pedagang-pedagang Italia dan Eropa lainnya memperoleh pendidikan pertamanya dalam penggunaan metode bisnis yang canggih dari rekan bisnis mereka dari sekitar Laut Tengah yang kebanyakan Muslim (Lieber 1967, 230)
Teknologi dan Kebudayaan Islam-2 Di samping kontak dagang, juga terjadi kontak akademis. Menurut William Montgomery Watt (1972) superioritas Muslim pada waktu itu terletak pada sains dan teknologi, terutama Aljabar, kedokteran, astronomi, produksi barang-barang mewah dan teknik perdagangan yang tinggi. Salah satu tempat kegiatan akademis termaju di dunia saat itu adalah di Baghdad, jaman Khalifah Al Ma mun (813-833) yang didirikan akademi tempat belajar dan penerjemahan teks-teks Yunani, Sansekerta dan lainnya ke bahasa Arab. Salah satunya adalah angka 0 yang dibawa oleh orang India dan untuk pertama kalinya angka Arab Hindu diperkenakan sekitar tahun 800 (Lewis 1950)
Matematika dan Akuntansi Islam-1 Pengembangan akuntansi didokumentasikan sejumlah akademisi Muslim dari tahun 150 H (768 M). Istilah al-ameli, mubasher atau kateb al mal merupakan istilah umum yang digunakan akuntan/bagian pembukuan dan juru tulis keuangan. Istilah-istilah ini secara luas di tiap bagian berbeda dari negara Islam. Istilah Al-Kateb menjadi dominan dan digunakan bagi tiap orang yang ditugaskan untuk menulis dan mencatat informasi baik kuangan maupun nonkeuangan (Zaid, 200b, p. 330). Istilah tersebut sama dengan untuk menghitung (to account) dan sebagaimana pada tahun 365 H (976 M) Al-Khawarizmy (1984) menggunakan istilah muhasabah untuk fungsi akuntasi dan orang yang bertanggung jawab dalam hal ini disebut muhaseb (akuntan)
Matematika dan Akuntansi Islam-2 Pengaruh angka 0 kemudian memberi jalan bagi matematika dengan tokoh besarnya di abad 9 yaitu Al Khawarizmi, peletak matematika modern yang dikenal saat ini dan secara tidak langsung dalam kontribusi akuntansi modern. Al Khawarizmi dengan konsep-konsep aljabarnya dapat memecahkan masalah-masalah praktis seperti pembagian waris, masalah hukum (lawsuit) dan transaksi dagang seharihari. Ilmu inilah yang kemudian dipelajari Leonardo da Pisa dan disebarkan ke Eropa: The significance of Leonardo of Pisa lies in the fact that he, as both scholar and merchant, was the first to aplly the new Muslim algebra to the commercial practices of western Europe (Storrar & Scorgie 1988)
Matematika dan Akuntansi Islam-3 Puncaknya seperti dijelaskan Lieber (1968): The greatest contribution of the Muslim world to medieval economic life was the development of commercial methods based on writing and recording (Lieber 1968, 231-232) In 10th century Iraq book-keeping had become widespread and generally accepted.
Matematika dan Akuntansi Islam-4 Bahkan kebutuhan akan penggunaan tata buku ini merupakan prasyarat hukum bila terjadi perselisihan (dispute) antara dua belah pihak atau lebih. Bila ada perselisihan misalnya, maka mereka secara hukum harus menunjukkan catatan atas perkiraan semua penjualan, pembelian, laba rugi, dan hutang-hutang yang belum lunas di muka pengadilan.
Puncak dan Deklinasi Peradaban Islam-1 Di sinilah puncak peradaban Islam yang sebenarnya. Terjadi pertemuan dan integrasi yang sangat ideal yaitu ilmu yang rasional Ilmiyah dan Irasional. Perkembangan peradaban mulai menurun setelah terjadi penyerbuan ke Andalusia (Kristen Spanyol) dan Baghdad (Mongol) serta perang Salib (Paus). Peradaban Islam secara institusional sebenarnya masih kokoh dan merupakan puncak peradaban sampai Abad XV.
Puncak dan Deklinasi Peradaban Islam-2 Peradaban ini mulai mengalami penurunan sejak abad XV sampai dengan abad XIX. Hal ini terjadi akibat beralihnya kekuasaan dan keilmuan ke Barat. Peradaban Islam dalam arti Kekhalifahan berakhir ketika tahun 1922 Kekhalifahan Usmani di bawah Khalifah Abdul Madjid V yang tidak punya kuasa sebenarnya dan kekuasaan dikendalikan oleh kaum nasionalis. Pembubaran dimotori Mustafa Kamal di Turki dan tidak ada lagi kekhalifahan di dunia Islam. Pada tahun 1924 ini diumumkan Negara Sekular Turki dan negara Islam secara resmi dibubarkan.
Puncak dan Deklinasi Peradaban Islam-3
Kondisi Obyektif Lahirnya Akuntansi Syariah Modern: Norma Agama (Al Baqarah: 282) Kontribusi Umat Islam (Angka Arab-Hindu; Diwan; Islamic Commerce) Sistem Ekonomi Kapitalis (Max Weber) Perkembangan Pemikiran (Islamisasi Ilmu)
AKUNTANSI SYARIAH State of the Arts Pragmatist Shariate Accounting Entity Theory Revisited AAOIFI IAI (PSAK 59, PSAK 101-106) Idealist Shariate Accounting Shariate Enterprise Theory Islamic Financial Statements
AKUNTANSI SYARIAH Antara Idealis-Pragmatis AKUNTANSI SYARI AH DISKURSUS DIAMETRAL PRAGMATIS IDEALIS Adopsi Enterprise Theory Tazkiyah ENTITY THEORY SHARI ATE ENTERPRISE THEORY
Billahittaufiq wal hidayah Taqabbalallahu minna wa minkum Minal Aidin wal Faizin Wassalam