TUTORIAL SURPAC (BATUBARA)

dokumen-dokumen yang mirip
Surpac (pembuatan database dan kontur)

PERINGATAN. Ebook ini boleh dibagikan secara gratis kepada siapa saja tanpa merubah sedikitpun materi dalam ebook.

BAB VI. PIT DESIGN. Membuat Pit Desaign single bench

PANDUAN KHUSUS DIKTAT SURVEY PT. MADHANI TALATAH NUSANTARA ABH COAL PROJECT KALSEL. Cara Membuat Peta Dari Surpac ke Autocad

PERINGATAN. Ebook ini boleh dibagikan secara gratis kepada siapa saja tanpa merubah sedikitpun materi dalam ebook.

LAPORAN PRAKTIKUM 2 SURVEI PERTAMBANGAN

LAPORAN PRAKTIKUM III SURVEI TAMBANG. mine progress map

6 Membuat Model Stratigrafi

Output graphics seperti kontur, post, section, base grid dan sebagainya dapat dibuat melalui Minescape dan hasilnya disimpan dalam design file.

Oleh : Triono 1 dan Mitra Wardhana 2 SARI. Kata Kunci : Cadangan Batubara Metode Cross Section dan Blok Model

Semua form fungsi pemeriksaan model akan selalu memerlukan dua hal, yaitu:

1 Grid File. Komponen-komponen grid

3 MEMBUAT DATA SPASIAL

Membuat Long dan Cross Section

LAPORAN PRAKTIKUM SURVEY RUTE RABU, 5 MARET 2014

MEMBUAT PETA KETINGGIAN WILAYAH DENGAN ARC GIS

I. Digitasi (Digitizing) Daftar Isi. 1) Aktifkan extension JPEG (JFIF) Image Support : FILE EXTENSIONS

SCREEN DIGITIZING. A. Digitasi Point (Titik)

Output Grafis. Fungsi menu Contour dari model dibagi kedalam beberapa pilihan tergantung pada metoda pemasukkan datanya.

Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe

Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut:

LAPORAN PRAKTIKUM II SURVEY PERTAMBANGAN. Import Data Koordinat. Dosen Pengampu : Muhammad Iqbal, ST, M.Eng

Membuat File Database & Tabel

CARA MENGHITUNG CUT AND FILL ANTARA 2 KONTUR DENGAN PROGRAM LAND DESKTOP DEVELOPMENT

MEMULAI MINESCAPE. A. Membuat Project Minescape Click icon bar exceed, kemudian click icon bar minescape.

PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS QUERY OLEH : Lili Somantri, S.Pd, M.Si

PERINGATAN. Ebook ini boleh dibagikan secara gratis kepada siapa saja tanpa merubah sedikitpun materi dalam ebook.

Menggunakan Microsoft Access (perhatikan untuk red text)

PERINGATAN. Ebook ini boleh dibagikan secara gratis kepada siapa saja tanpa merubah sedikitpun materi dalam ebook.

MODUL TUTORIAL CARA MEMBUAT KONTUR DENGAN SOFTWARE MINCOM MINESCAPE

PERINGATAN. Ebook ini boleh dibagikan secara gratis kepada siapa saja tanpa merubah sedikitpun materi dalam ebook.

CARA MENGHITUNG CUT AND FILL ANTARA 2 KONTUR DENGAN PROGRAM LAND DESKTOP DEVELOPMENT (by Haryo Triharso Seno Phone: )

Klik menu pulldown View GeoProcessing Wizard... kemudian setelah itu akan muncul kotak dialog GeoProcessing berikut dengan fungsi-fungsinya.

M O D U L PENYUSUNAN PETA STATUS KERUSAKAN TANAH

5 BEKERJA DENGAN FEATURES

Triangulasi adalah suatu metode yang menghubungkan sekumpulan triangle secara grafis untuk menggambarkan suatu surfaces dan/atau volume.

BAB 4 DIGITASI. Akan muncul jendela Create New Shapefile

BAB 8 QUERY DATA. , untuk mengidentifikasi dan mendapatkan informasi mengenai feature, untuk melakukan query feature pada ArcMap melalui atributnya

Instruksi Kerja Laboratorium Pedologi dan Sistem Informasi Sumberdaya Lahan INSTRUKSI KERJA. PROGRAM ArcGIS 9.3

Modul Pelatihan Membuat Peta Potensi Longsor dan Rawan Banjir Bandang

Membuat File Database & Tabel

Agar pelatihan efektif, buku petunjuk ini dibuat dengan asumsi sebagai berikut:

Paket Aplikasi : Microsoft Office Power Point

CARA MEMBUAT KONTUR DAN MENGHITUNG VOLUME

Pengantar Saat ini terdapat beberapa aplikasi pemetaan yang digunakan di dunia baik yang berbayar maupun yang sifatnya gratis. Beberapa nama besar apl

II Set as work directory Refresh

Data survey drill hole dapat diinput bersamaan dengan data lithology. Seperti dijelaskan dalam Bab 1 Pendahuluan, bagian Persiapan Pemodelan.

a. Menyiapkan database

TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA

OpenOffice Writer Aplikasi perkantoran OpenOffice.org Writer

5 Patahan. Gambar 5-1: Jenis patahan

TABEL. Tabel Halaman 25

MODUL XIII FORM dan REPORTS

By SUGITO Call :

Sebuah contoh akan membantu menjelaskan konsep sebenarnya mengenai sebuah surface.

LAPORAN PRAKTIKUM 1 SURVEI PERTAMBANGAN

Bab 16 Mengekspor Data, Mengambil Data dari Luar dan Menggunakan Password

Mengenal dan Mulai Bekerja dengan Access 2007

MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007

Microsoft PowerPoint 2003

Gambar 1. Jendela Ms. Access Pilihan: New : menu untuk membuat file basis data baru. Recent : menu untuk membuka file basis data yang sudah ada.

KONSTRUKSI RANGKA BATANG

Petunjuk Pemakaian Land Development Halaman 1

Ahmad Zidni, S.T. SMK Gondang 2011

3. DIGITASI ON SCREEN. 1. Pastikan data raster yang akan didigitasi telah melalui proses Geo Referencing

melakukan filtering data pada cube berupa tampilan sort ascending.

8. LAYOUT. Fixed zoom out / in, Zoom whole pages, 100%

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Data tabel digunakan secara luas dalam Minescape untuk beberapa tujuan. Misalnya :

BAB I DATABASE ACCESS. Pada tahap awal kita akan membuat sebuah database yang terdiri dari 3 tabel yaitu

BAB VIII. Ringkasan Modul:

MODUL 4 MENGHUBUNGKAN DATABASE DENGAN PETA

Contoh Cara Membuat Query

Spesifikasi: Ukuran: 11x18 cm Tebal: 144 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Juni 2005 Sinopsis singkat:

Database dengan Microsoft Access 2003 Membuat Query

E-Trik Visual C++ 6.0

Pengenalan SPSS 15.0

LATIHAN 3 : QUERY DATABASE

Membuat Grafik Sondir Menggunakan Ms ExCeL 2007

BAB-II OPERASI TABEL

Bab 5 - Labelling. 5.1 Memuat Data. 5.2 Menambahkan Label Pada Peta Anda

Registrasi Image dengan ARC VIEW

PROSEDUR MENJALANKAN MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007

CARA MEMBUAT BLOG MENGGUNAKAN WORDPRESS SECARA ONLINE

adalah jenis-jenis tombol-tombol (buttons) yang dipakai di dalam system ini : Gambar 4.63 : Tombol ruler

Petunjuk penggunaan software ZKTeco Attendance Management

Cara Membuat Mail Merge di Word 2010

Thomas Maman Sudirman The Highlander

I. Praktek: Transformation Untuk Membaca 1 File Excel

MICROSOFT POWERPOINT. Pendahuluan

LAPORAN PRAKTIKUM I. Model Terrain Digital (MTD) Membuat Kontur dan Layouting Peta. Menggunakan Software Surfer

MODUL PRAKTIKUM CNC II MASTERCAM LATHE MILLING

Microsoft Power Point 2003

Langkah-langkah membuat kontur Batimetri menggunakan Geosoft

LAMPIRAN TAHAPAN MELAKUKAN ANALISA TLE ROUND BAR TYPE DENGAN PLAT TYPE PADA GAMBIT DAN FLUENT

Header-Footer, Preview dan Cetak Dokumen

I. KEGIATAN BELAJAR 1

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Minescape Reserving and Scheduling Manual

Website PP Statistik

Transkripsi:

TUTORIAL SURPAC (BATUBARA) Untuk mendapatkan data yang sesuai dengan tutorial ini, dapat menghubungi saya di : imam1st@rocketmail.com Materi Pembahasan : a) Pembuatan Kontur b) Geologi Database c) Block Model Membuat kontur Topografi 1. Pertama-tama kita pilih folder tempat penyimpanan data yg akan diolah, pada bagian sebelah kiri program. Kemudian klik kanan pilih set as work directory. 2. Pilih File Import Data from one file, maka akan keluar menu Import from text file. Pada text file name dipilih data topo.csv yg kita punya, kemudian pada Location isi dengan nama yg kita inginkan, serta pada Delimited di check list Apply.

3. Kemudian akan muncul menu Fields, sesuaikan data x,y,z yg kita miliki pada data.csv. Biasanya nilai yg lebih besar merupakan Y dan paling kecil adalah Z. Setelah itu isi pada Field No. Y,X,Z coordinate sesuai dengan data csv tersebut Apply.

Maka akan muncul file tipe str. Pada menu disebelah kiri progam. Keluarkan data str. Tersebut dengan cara mengklik 2x pada file tersebut, sehingga muncul seperti ini pada layar kerja. 4. Pilih menu Edit segment renumber, kemudian klik 1x pada string di layar kerja. Setelah itu muncul dialog box Renumber a segment, maka masukan angka 30003 pada kolom to string Apply Kemudian string data pada layer kerja akan berubah seperti gambar dibawah.

5. Kemudian pilih menu Surfaces Create dtm from layer apply. Kemudian save, masukan nama seperti yg kita igninkan pada filename Apply

Kemudian refresh dan keluarkan kembali file topografi yg sudah di dtm kan tadi.

6. Pilih menu Surfaces Contouring begin contouring, dan kemudian Apply 7. Pilih menu Surfaces Contouring Contour DTM file, maka akan muncul dialog box Extract contour from a DTM. Pada Location 1 diisi file topografi dtm yg tadi dan pada location 2 dapat diisi sesuai yg kita inginkan. Saran saya karena ini ingin membuat kontur lebih baik dibuat namanya Kontur Apply.

8. Refresh - kemudian keluarkan file kontur dalam format str. Ke layar kerja.

9. Pilih menu Edit string Renumber Range. Maka akan muncul dialog box String renumber range. Masukan nilai 1,30003, 5 pada kolom String Range From dan nilai 1 pada kolom String Range to - Apply. (maksudnya dari string 1 sampai 30003, per kelipatan 5, diganti dengan string 1). 10. Pilih menu Edit string Renumber Range. Maka akan muncul dialog box String renumber range. Masukan nilai 2,30003 pada kolom String Range From dan nilai 2 pada kolom String Range to - Apply. (maksudnya dari string 2 sampai 30003, diganti dengan string 2). Maka hasilnya akan seperti ini. 11. Kemudian di save file konturnya.

12. Pilih Surfaces - DTM file function Create dtm from string file. Pada Location dipilih file kontur topografi tadi Apply Maka akan muncul data dtm topografi yg lebih baik dari sebelumnya.

Geology Database 1. Pilih Menu Database database Open/New. Maka akan muncul dialog box Select database, Masukan nama database sesuai keinginan kita Apply. 2. Apply terus sampai muncul dialog box Choose optional tables for new database, Kemudian isi pada kolom Table name geology. Time dependent tidak perlu di checklist Apply.

3. Kemudian pada dialog box Define all fields for all tables, plih geology dan masukan pada kolom Field, Rock_type dan Seam. Sesuai dengan data geology yg ada di file csv geology Apply.

4. Pilih menu database database Import data Apply.

Apply terus sampai muncul dialog box Select database tables to includes in format, Pada Kolom Include yg di checklist collar, survey dan geology saja yg lain tidak perlu apply. Kemudian sesuaikan masing-masing data collar, survey dan geology yg kita punya, harus tepat urutan colomnya, contoh :

Kalau sudah sesuai semua silahkan di Apply.

5. Kemudian Pada dialog box Load database tables from text files, pada Kolom Text file name, masukan data collar, survey dan geology format csv. Yg kita punya Apply. Jika muncul notepad dengan keterangan seperti dibawah berarti datanya sudah selesai di import. 6. Kemudian pilih menu database yg kita punya pada bagian bawah program

Klik dan pilih Drillhole display styles, kemudian pada dialog box Edit database display styles. Dipilih folder geology dan cari folder rock_type. Kemudian klik kanan pada folder rock_type pilih get field codes, kemudian bongkar folder rock_type samapi muncul seperti gambar dibawah.

Kemudian pada menu graphics colour dan plotting colour masing-masing litologi dibuat warnanya. Setelah ketiga litologi diberi warna yg spesifik Apply. 7. Pilih kembali menu database yg kita punya tadi, namun sekarang pilih Display Drillholes, Maka akan muncul dialog box Draw holes. Pilih Trace styles, sesuaikan dengan gambar dibawah

Kemudian pilih collar styles, sesuaikan dengan gambar. Kemudian Pilih Geology patterns, sesuaikan dengan gambar.

Kemudian Pilih Labels, sesuaikan dengan gambar. Kemudian pilih Depth markers, pada display depth markers di-checklist Apply Apply. Maka akan muncul data bor dengan 3 litologi yg berbeda pada layar kerja.

8. Kemudian pilih Database Extract Zone thickness and Depth, Maka akan muncul Dialog box Zone thickness and Depth. (Ini adalah cara untuk membuat lapisan batubara yg kita punya). Pada Location dibuat roof (Karena kita akan membuat bagian roof terlebih dahulu dari batubara), pada report file name dibuat roof juga dan pada required co ordinate position di pilih Top Apply.

9. Akan muncul dialog box Define the geology zones, pada kolom Table pilih geology, field pilih rock_type dan Specification buat sesuai dengan nama di data geology csv. - Apply 9. Kemudian pilih kembali Database Extract Zone thickness and Depth, Maka akan muncul Dialog box Zone thickness and Depth. Pada Location dibuat floor (Karena kita akan membuat bagian floor dari batubara), pada report file name dibuat floor juga dan pada

required co ordinate position di pilih bottom Apply. Kemudian sesuaikan dengan gambar dibawah Apply.

10. Maka pada bagian sebealh kiri program cari file str dari Roof dan Floor tadi. Kemudian klik 2x sampai muncul pada layar kerja. Maka akan terlihat bahwa lapisan batubaranya sudah tercover oleh file roof dan floor tadi. 11. Refersh kemudian keluarkan file str dari roof, kita akan membuat kontur dan dtmnya.

12. Pilih Surfaces - Contouring Begin Contouring Apply. 13. Pilih Surfaces - Contouring Contouring area define extent, maka akan muncul dialog box Enter data/mesh option. Klik 1x pada Calculate grid mesh size, sampai muncul angka pada kolom Y dan X grid step size Apply Apply.

14. Pilih Surfaces - Contouring Estimate grid values By triangulation, akan muncul Dialog box Select string file source pada location dipilih file roof tadi Apply - Apply.

15. Pilih Surfaces - Contouring Contour grid apply, pada smooth contour di-checklist Apply.

Kemudian di-checklist Create index contours Apply.

16. Pilih Surfaces - Contouring End contouring Apply, kemudian save file kontur dari roof tadi. 17. Pilih Surfaces Create dtm from layer apply, kemudian save file dtm roof tersebut.

18. Lakukan hal yg sama pada file str floor dari pembuatan kontur sampai dibuat file dtmnya.

19. Kemudian keluarkan kedua file dtm roof dan floor tadi. Buat kedua file tersebut dalam 2 warna yg berbeda dengan memilih menu Colour surface or solid by a field, kemudian pilih set number of bands dan pilih warnanya. Lakukan masing-masing pada roof dan floor dengan cara yg sama. Sampai muncul seperti gambar dibawah.

20. Pilih Surfaces Clip or intersect DTMs Create solid by intersecting 2 dtms, akan muncul dialog box Dtm/dtm intersect results storage. Pada kolom pertama dibuat namanya sesuai yg kita inginkan Apply.

Kemudian klik 1x pada dtm roof dan 1x pada dtm floor yg ada di layar kerja, sampai mereka tergabung menjadi satu, seperti gambar dibawah dan di save. Kemudian coba di tampilkan file dtm topografi dan lapisan batubara yg kita punya dan di kombinasikan dengan data bor pada database, maka akan muncul seperti gambar dibawah.

Membuat Block Model 1. Pilih menu Block Model - Block Model New/Open, maka akan muncul Dialog box Select Model. Pada Model Name buat nama terserah seperti yg kita inginkan Apply. 2. Maka akan muncul dialog box Creating new block model definition, Checklist pada Get extent from string file?

Kemudian pada location dipilih file kontur topografi - Open

Kemudian pada User block size masukan y = 10, x = 10, z = 1. Angka tersebut adalah dimensi block yg akan kita gunakan, besarnya dapat berubah tergantung kebutuhan Apply.

Maka akan muncul Block model pada bagian bawah program kerja kita.

3. Pilih menu block model block model export Block centroid & dimensions to string file. Kemudian akan muncul Create attribute report from block model, Pada Location dibuat nama sesuai yg kita inginkan Apply. Kemudian munculkan file centroid.str tadi

4. Pilih menu Surfaces DTM file function drape string over a DTM, maka akan muncul dialog box Overlay strings on a DTM. Pada Location 1 isi dtm topografi, Location 2 dan 3 diisi dengan file centroid.str Apply. Kemudian akan muncul Define required operation, pada Str field 1 dibuat jadi D1 Apply. 5. Pilih menu Surfaces DTM file function drape string over a DTM, maka akan muncul dialog box Overlay strings on a DTM. Pada Location 1 isi dtm roof, Location 2 dan 3 diisi dengan file centroid.str Apply.

Kemudian akan muncul Define required operation, pada Str field 1 dibuat jadi D2 Apply. 6. Pilih menu Surfaces DTM file function drape string over a DTM, maka akan muncul dialog box Overlay strings on a DTM. Pada Location 1 isi dtm Floor, Location 2 dan 3 diisi dengan file centroid.str Apply.

Kemudian akan muncul Define required operation, pada Str field 1 dibuat jadi D3 Apply. 7. Refresh kemudian keluarkan kembali file centroid.str tadi, pilih menu Inquire Point propertis dan klik pada file centroid pada layar kerja. Maka akan muncul 3 angka berbeda pada Desc =...,...,... bagian bawah program, itu menandakan dtm topografi, roof dan floor sudah berhasil didrape menjadi 1 pada file centroid.

Kemudian klik Block model pada bagian bawah porgram dan pilih save, kemudian klik sekali lagi pilih Display kemudian akan muncul Draw block model Apply. 8. Pilih menu block model Attributes New, maka akan muncul dialog box Add attributes. Dan buat seperti pada gambar Apply.

9. Pilih menu block model Attributes view attributes for one block, klik sekali pada salah satu block pada layar kerja maka akan muncul dialog box Block atrributes. Pada gambar dibawah menunjukan bahwa nilai topo belum ada. Maka selanjutnya agar nilainya ada pilih Block model Estimation nearest neighbour, maka akan muncul dialog box Data source specification. Pada location pilih file centroid.str dan pada kolom Attribute to fill masukan topo Apply.

Kemudian muncul dialog box Nearest neighbour search parameters, pada Maximum search radius masukan 1 dan maximum vertical search distance masukan 1 Apply.

10. Kemudian kita akan memasukan nilai roof dan floor pada block model. Pilih menu block model attributes new, sesuaikan dengan gambar Apply. 11. Kemudian pilih block model estimation Nearest neighbour, sesuaikan dengan gambar Apply.

Kemudian muncul dialog box Nearest neighbour search parameters, pada Maximum search radius masukan 1 dan maximum vertical search distance masukan 1 Apply.

12. Pilih menu Block model Attributes View attributes for one block, maka akan muncul nilai masing-masing topo, roof dan floor seperti pada gambar.

13. Pilih menu Block model Attributes New, buat sesuai dengan yg digambar. Pada kolom Attribute name isi : Ob_thick, type : real, decimal : 2, Background Value : -1 Coal_thick, type : real, decimal : 2, Background Value : -1 Ob_Volume, type : real, decimal : 2, Background Value : -1 Coal_Volume, type : real, decimal : 2, Background Value : -1 Coal_Tonage, type : real, decimal : 2, Background Value : -1 SR, type : real, decimal : 2, Background Value : -1

14. Pilih Block model Attributes Reorder Attributes, Pada dialog box Order Attributes atur sehingga urutannya seperti pada gambar Apply. 15. Pilih menu Block Model Attributes Maths, kemudian isi sesuai seperti dibawah. Ob_thick = topo-roof Coal_thick = roof-floor Ob_volume = ob_thick*10*10 Coal_volume = Coal_thick*10*10 Coal_Tonage = Coal_volume*1.3 SR = Ob_volume/Coal_Tonage Apply.

Kemudian pilih Block model Attributes view attributes for one block, maka semua nilai akan muncul seperti pada gambar.

16. Sekarang kita akan membuat batas block model, Pilih menu file New layer. Buat nama sesuai yg kita inginkan Apply. 17. Keluarkan file Floor dtm ke layar kerja. 18. Pilih menu Surfaces DTM file function save surface boundary, pada dialog box Create boundary string of a DTM Location 1 dimasukkan file floor dtm dan location 2 dibuat nama seperti yg kita inginkan Apply Reset.

19. Tampilkan Block model dan keluakan file boundary yg barusan kita buat.

20. Pilih menu Block model Constraints New constraint file, akan muncul dialog box Enter constraint. Pada Constraint type dipilih STRING, pada String file masukkan file boundary tadi.

21. Klik Add sampai baris pada Constraint values terisi, lalu paad Save constraint to dibuat nama sesuai yg kita inginkan Apply. 22. Klik 2x pada file batas block model tadi, kemudian tampilkan pada layar kerja.

23. Pilih menu block model pada bagian bawah program, pilih colour by attribute. Akan muncul Block Colour, pada Attribute to colour by pilih SR dan pada Range for colour selection buat 1,12,1 Refresh Apply.

Pilih menu Legend pada sebelah kiri program