BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Buah kurma merupakan buah yang sangat sering kita jumpai pada saat bulan ramadhan. Kurma, (Arab:,تمر Tamr dalam bahasa latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Tempat asal buah kurma sendiri tidak diketahui karena sudah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m. Daunnya memiliki panjang 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda, daun mudanya berukuran dengan panjang 30 cm dan lebar 2cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 m (Wrigley, 1995). Buah kurma memiliki banyak sekali varian atau jenis dipasaran. Secara umum buah kurma terbagi atas 3 jenis saja, 1. Kurma basah 2. Kurma kering 3. Kurma setengah basah Dari 3 jenis tersebut, tersebar di dunia tidak kurang dari 1400 jenis buah kurma, di Arab Saudi saja ada sekitar 400 jenis, belum lagi di Mesir, Iraq, Iran, Tunisia, Pakistan, California dan tempat lainnya (Shafi-Qi, 2011). Di indonesia sendiri terdapat sekitar 16 jenis kurma yang masuk ke pasar Indonesia. Setiap jenis kurma memiliki rasa yang berbeda dan dengan harga yang bervariasi, sebagai contoh kurma Palm Frutt salah satu kurma yang paling sering dijumpai di pasar dijual dengan harga Rp 15.000,00/kotak, adapun kurma Nabi (Ajwah) salah satu jenis kurma yang paling sering dicari saat bulan ramadhan di pasar harganya bisa mencapai Rp 500.000,00/kg. 1
2 Cara mengklasifikasi jenis buah kurma yang dilakukan selama ini masih menggunakan cara manual. Cara manual ini dilakukan dengan cara melihat secara langsung buah kurma tersebut dan kemudian mengelompokkannya pada tempattempat terpisah berdasarkan jenisnya. Kelemahan dari pengklasifikasian secara manual ini yaitu sangat bergantung pada subjektifitas seseorang, oleh sebab itu pada kondisi tertentu bisa terjadi ketidak konsistenan pengklasifikasiannya, baik itu disengaja atau tidak. Pada tugas akhir ini akan diakukan penelitian pada klasifikasi jenis buah kurma berdasarkan warna. Dalam hal ini penggunaan teknik pengolahan citra digital dapat digunakan untuk membantu pengklasifikasian jenis buah kurma. Objek yang diamati yaitu buah kurma yang berbeda jenis dan harganya berdasarkan warna. Informasi citra digital didapatkan dengan menggunakan kamera handphone yang kemudian menjadi masukan untuk menentukan klasifikasi jenis buah kurma dengan menggunakan JST yaitu sebuah metode yang meniru cara kerja otak manusia dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Keuntungan dari penggunaan JST adalah dapat membangun fungsi non-linier dan hanya memerlukan data masukan dan keluaran tanpa mengetahui jelas proses dalam JST (Hidayatullah, 2013). 1.2 Rumusan Masalah Setiap jenis kurma memiliki rasa dan warna yang berbeda dan dengan harga yang bervariasi. Cara pengklasifikasian jenis buah kurma yang dilakukan selama ini masih menggunakan cara manual, cara manual ini dilakukan dengan cara melihat secara langsung buah kurma tersebut dan kemudian mengelompokkannya pada tempat-tempat yang terpisah berdasarkan jenisnya. Kelemahan dari pengklasifikasian secara manual ini yaitu sangat bergantung pada subjektifitas setiap orang, oleh sebab itu pada kondisi tertentu bisa terjadi ketidak konsistenan pengklasifikasiannya, baik itu disengaja atau tidak. Berkaitan dengan permasalahan tersebut maka diperlukan adanya cara pengklasifikasian jenis buah kurma dengan menggunakan pengolahan citra digital.
3 1.3 Tujuan dan Manfaat Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari hubungan antara jenis buah kurma dengan unsur warna citra RGB (Red Green Blue) menggunakan metode pengolahan citra digital yang kemudian merancang dan mengimplementasikan teknik pengolahan citra digital untuk digunakan dalam pengklasifikasian jenis buah kurma. Manfaat dari penelitian ini adalah diperoleh software yang dapat mengklasifikasi jenis buah kurma dengan teknik pengolahan citra digital dan dengan metode jaringan saraf tiruan. 1.4 Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut. 1. Pengambilan citra dilakukan seragam untuk seluruh citra dengan kamera handphone Lenovo K900 dengan lensa 13 megapixel dan resolusi sebesar 4128 x 3096 pixels yang diletakkan sedemikian rupa pada bagian atas kotak pengambilan gambar. 2. Pengambilan citra buah kurma diambil 1 kali sisi sampingnya dengan asumsi bahwa satu sisi buah kurma telah mampu mewakili keseluruhan permukaan buah kurma yang diambil citranya. 3. Sample buah kurma yang digunakan terdidri dari 10 jenis buah kurma yang mudah didapatkan di Yogyakarta dan sudah mewakili kurma yang sering diperjual-belikan di indonesia. 4. Sampel buah kurma yang digunakan setiap jenisnya terdapat 10 kurma untuk training dan 10 kurma untuk pengujian. 10 kurma untuk training dan pengujian ini masing-masing terdidri dari 5 kurma yang dibeli dari sumber pembelian yang berbeda. 5. Semua kurma yang digunakan pada penelitian ini dibeli dari dua toko yang berbeda.
4 6. Pengklasifikasian yang dimaksud adalah pengklasifikasian jenis kurma berdasarkan warna buah kurma atas nilai RGB (Red Green Blue) sedangkan analisis klasifikasi citra objek menggunakan metode Jaringan Saraf Tiruan. 7. Pengolahan citra digital dan jaringan saraf tiruan diimplementasikan menggunakan program Visual Studio dan Matlab. 1.5 Metodologi Penelitian Metode penelitian tugas akhir yang digunakan adalah sebagai berikut. 1. Identifikasi Masalah Dilakukan untuk mendapatkan acuan dalam menentukan tema. 2. Kajian dan Pembelajaran Mengkaji penelitian terdahulu yang berkaitan dengan sistem yang akan dibuat sekaligus menganalisis kekurangan dan kelebihan sistem yang telah ada tersebut. Melakukan kajian mengenai sistem yang akan dibuat dengan mempelajari artikel, jurnal, buku, dan karya tulis yang berkaitan dengan sistem. Selain itu juga melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing untuk mendapatkan masukan. 3. Perancangan Sistem Membuat rancangan sistem meliputi kotak pengambilan citra, software yang digunakan, alur program, dan klasifikasi dengan JST (Jaringan Saraf Tiruan) sampai pembuatan GUI (Graphical User Interface). 4. Implementasi Rancangan yang telah dibuat diimplementasikan menggunakan Visual Studio dan Matlab 5. Pengujian Melakukan pengujian untuk melihat kinerja dari sistem apakah sudah sesuai dengan tujan atau belum dan melakukan analisis jika terdapat kekurangan.
5 1.6 Sistematika Penulisan Laporan penelitian ini terdiri dari tujuh bab, dimana isi dari setiap bab adalah - BAB I: PENDAHULUAN Bab ini berisi penguraian tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi penelitian, serta sistematika penulisan laporan penelitian. - BAB II: TINJAUAN PUSTAKA Bab ini berisi penjelasan mengenai penelitian yang sesuai dengan bidang yang telah diterapkan sebelumnya. - BAB III: LANDASAN TEORI Bab ini berisi tentang penjelasan dan dasar teori yang meliputi : dasar teori tentang buah kurma, Visual Studio, Matlab, jaringan saraf tiruan, dan pengolahan citra digital - BAB IV: ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini berisi tentang prosedur atau cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu. - BAB V: IMPLEMENTASI Bab ini berisi implementasi dari rancangan pada perangkat lunak. Implementasi sistem meliputi penggunaan software Visual Studio dalam pengolahan citra digital dan Matlab dalam jaringan saraf tiruan. - BAB VI: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi pengujian terhadap sistem yang telah dibuat, beserta pembahasan secara terperinci. - BAB VII: KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan atas penelitian yang telah dilakukan, serta memberikan saran untuk pengembangan sistem lebih lanjut.