CLASSROOM ACTION RESEARCH JAMILAH

dokumen-dokumen yang mirip
Penelitian penting bagi upaya perbaikan pembelajaran dan pengembangan ilmu. Guru bertanggung jawab dalam mengembangkan keterampilan pembelajaran.

MAKALAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS 1

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian tindakan kelas

METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN SD (GD 522)

PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Oleh: SUNARYO SOENARTO

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK/CAR)

PTK DAN STRATEGI PENYUSUNAN PROPOSALNYA *) Oleh: Ali Muhson **)

Oleh: Ali Muhson, M.Pd.

BAB III METODE PENELITIAN. atau Classroom Action Research (CAR). Pendekatan PTK dipilih karena

BAB III METODE PENELITIAN. Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan pertimbangan karena

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Kabupaten Purwakarta. Adapun subjek penelitian ini adalah anak Kelompok B

LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

PENELITIAN TINDAKAN KELAS SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

CLASSROOM ACTION RESEARCH

BAB III METODE PENELITIAN

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

DASAR- DASAR PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Oleh: Nurhidayati, M. Hum. FBS UNY

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

MEMAHAMI DAN MELAKSANAKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASROOM ACTION RESEARCH) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

BAB III METODE PENELITIAN

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PEDOMAN STRUKTUR DAN SUBSTANSI SISTEMATIKA USULAN DAN LAPORAN PTK PRODI PGSD JURUSAN PEDAGOGIK FIP UPI

B. Disain Penelitian Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Taggart (dalam Wiriaatmadja: 2008)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) atau

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. research) yang merupakan pendekatan kolabolatif untuk menyelidiki,

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. kolaboratif realistis terhadap permasalahan-permasalahan dari penerapan suatu

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN GURU DENGAN MELAKSANAKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH) Yoyo Mulyana. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (Classroom Action Research)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab metode penelitian ini akan diuraikan mengenai pendekatan dan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian tindakan kelas

BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas,

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian ini, maka rancangan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian yang bersifat reflektif, dilakukan

PENELITIAN TINDAKAN KELAS *) Oleh: Ali Muhson **)

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... Error! Bookmark not defined. LEMBAR PERSETUJUAN... Error! Bookmark not defined.

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

Mohammad Asrori, Penelitian Tindakan Kelas, ( Bandung: CV Wacana Prima, 2007), hlm 4.

PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS *) Oleh: Ali Muhson **)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian yang akan dilakukan ini menggunakan metode Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

Mukhamad Murdiono, M. Pd. Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta

BAB III METODE PENELITIAN

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

BAB III METODE PENELITIAN. tindakan kelas atau yang sering disebut dengan classroom action research, yaitu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Suharsismi ( 2005 ) menyatakan bahwa :Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu

PENELITIAN TINDAKAN KELAS. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (Classroom Action Research)

LILIASARI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA SEKOLAH PASCASARJANA UPI

Bandiyah Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. perbaikan terhadap sistim, cara kerja, proses, isi, dan kompetensi atau situasi

BAB III METODE PENELITIAN

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (Pengertian, Prinsip, dan Karakteristik PTK) Oleh: Dwi Rahdiyanta *)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. dalam sebuah kelas secara bersama (Didik dan Wahyu, 2011: 3).

PENELITIAN TINDAKAN KELAS Oleh : Prof. Dr. Suwarsih Madya. Bagian II

BAB III METODE PENELITIAN. dengan interprestasi terhadap data yang ditemukan dilapangan yang menekankan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. kelas. Penelitian tindakan kelas merupakan penelitian yang bersifat reflektif

BAB III METODE PENELITIAN. dan kuantitatif. Hal ini dikarenakan dalam penelitian, peneliti membuat deskripsi

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas atau yang lebih dikenal dengan classroom action

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL. HALAMAN PENGESAHAN.. HALAMAN PERNYATAAN. HALAMAN MOTTO.. HALAMAN PERSEMBAHAN.. KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...

BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis

BAB III METODE PENELITIAN. Juwana Kabupaten Pati. Di desa Langgenharjo sebenarnya terdapat dua

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dengan menggunakan aturan metodologi tertentu untuk mendapatkan data

Transkripsi:

CLASSROOM ACTION RESEARCH JAMILAH

Some definitions Penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian reflektif kolektif yang dilakukan oleh pesertapesertanya dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan pratik pendidikan dan praktik sosial mereka, serta pemahaman mereka terhadap praktik mereka dan situasi tempat praktik tersebut dilakukan (Carr, Kemmis, McTaggart,1986)

Menurut Burns, 1994 Penelitian tindakan merupakan penerapan penemuan fakta pada pemecahan masalah dalam situai sosial dengan pandangan untuk meningkatkan kualitas tindakan yang dilakukan didalamnya, yang melibatkan kolaborasi dan kerjasama para peneliti, praktisi dan orang awam

Wallace, 1998 Penelitian tindakan dilakukan dengan mengumpulkan data secara sistematis tentang praktik keseharian dan menganalisisnya untuk dapat membuat keputusan-keputusan tentang praktik yang seharusnya dilakukan dimasa mendatang

Ciri-ciri umum penelitian Tindakan Situasional, kontekstual, berskala kecil, praktis, terlokalisasi dan secara langsung relevan dengan situasi nyata dalam dunia kerja. Ia berkenaan dengan diagnosis suatu masalah dalam konteks tertentu dan usaha untuk memecahkan masalah dalam konteks tersebut. Subyeknya bisa siswa di kelas, peserta penataran, anggota staf kantor tertentu, dsb.

Bersifat empiris: mengandalkan observasi nyata dan data perilaku. Fleksibel dan adaptif Partisipatory Self-evaluatif Kurang ketat secara ilmiah karena validitas internal dan eksternal tidak begitu kuat

Tujuan AR Peningkatan praktik Peningkatan pemahaman praktik oleh praktisinya Peningkatan situasi tempat pelaksanaan praktik Untuk mengubah perilaku penelitinya, perilaku orang lain, kerangka kerja organisasi, untuk mengembangkan keterampilan/ pendekatan baru untuk memecahkan masalah yang ada

Fungsi AR Sebagai alat untuk mengatasi masalah yang didiagnosis Sebagai alat pelatihan dalam jabatan, membekali guru dengan keterampilan dan metode baru dan mendorong kesadaran diri. Alat untuk Inovasi pembelajaran Alat untuk meningkatkan komunikasi antara peneliti dan praktisi

Azas-azas AR Asas kritik reflektif Asas kritik dialektis Asas sumber daya kolaboratif Asas resiko Asas struktur majemuk Asas teori, praktik dan transformasi

Kriteria dalam penelitian tindakan Validitas Reliabilitas

Macam-macam validitas dalam AR Validitas demokratik Validitas hasil (outcome) Validitas proses Validitas katalitik Validitas dialogig

Jenis AR Diagnostik Partisipan Empiris Eksperimental

Prosedur AR 1. Identifikasi Masalah 2. Penyususnan Rencana 3. Action- observation 4. Refleksi untuk evaluasi (hasil proses evaluasi ini diteruskan untuk merancang siklus berikutnya) Penyusunan laporan Desiminasi hasil penelitian

Teknik-teknik pemantauan dalam AR Catatan anekdot Catatan lapangan Deskripsi perilaku ekologis Analisis dokumen Catatan harian, Log Kartu cuplikan butir Portofolio Angket Wawancara Metode sosiometrik Jadwal dan data tilik (check list) Rekaman (tape, film) foto, slide Penampilan subyek dalam penelitian

Etika dalam pelaksanaan AR Kelengkapan dokumen Negosiasi akses Menjaga kerahasiaan

Langkah-langkah AR Identifikasi dan perumusan masalah Analisis masalah, cari penyebabnya Perumusan hipotesis tindakan: Permasalahan tersebut mau diatasi dengan tindakan apa. Pembuatan rencana tindakan: menyiapkan perangkat, menyiapkan materi ajar, media pengajaran, aktivitas belajar, RPP dsb. Pelaksanaan tindakan, sambil melakukan pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara dan teknik pengumpulan data lain Pengolahan dan penafsiran data Pelaporan hasil