Oleh: Retno Wulantari (1417021101) Rizka Oktavia (1417021103)
PRODUKSI SUARA Mamalia laut telah berevolusi untuk menggunakan suara dan pendengaran sebagai alat utama mereka untuk berkomunikasi dan merasakan dunia mereka. Fokus utamanya adalah pada karakteristik suara yang dibuat secara internal oleh mamalia laut.
I DASAR-DASAR PRODUKSI SUARA Gelombang suara adalah percepatan propagasi (bergerak maju) dari area tekanan tinggi dan rendah ini. Gelombang terbentuk oleh struktur yang bergetar, seperti loudspeaker radio atau laring. Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk siklus yang lengkap antara tekanan tertinggi ke titik terendah, dan kembali ke titik tertinggi, disebut sebagai periode gelombang dan diukur dalam hitungan detik. Semakin lama periode, jumlah yang lebih sedikit dari siklus akan terjadi dalam jumlah waktu yang tetap, dan semakin rendah frekuensi suara.
II MEKANISME PRODUKSI SUARA A. Manusia Energi untuk vokalisasi berasal dari penghembusan. Kekuatan paru-paru udara melalui laring. Tali suara di laring buka dan tutup saat udara bergegas melewatinya, memecahkan hirupan naik ke serangkaian hembusan udara, atau suara yang tidak berdiferensiasi. Udara bergetar kemudian melewati saluran vokal tenggorokan, lidah, mulut, dan bibir. Semua struktur ini bergerak saat berbicara mengubah bentuk sistem suara. B. Lumba Lumba Odontocetes memiliki struktur di bagian atas kepala mereka yang disebut dorsal bursae yang memiliki struktur yang menonjol ke dalam nasal passage yang disebut bibir phonic. Udara tampak terdorong melewati bibir fonik ini, dan akibatnya mereka menampar dan mengirim jaringan tetangga ke dalam getaran. Setelah melewati bibir fonik, udara mengeluarkan kantung vestibular, tepat di bawah lubang sumpit. Udara dapat didorong kembali ke saluran hidung bagian bawah atau mungkin bisa dilepas ke air.
C. Paus Baleen Tidak ada Kesamaan dalam mysticetes ke struktur bibir bursae / phonic dorsal yang ditemukan di odontocetes. Mysticetes memiliki laring, tapi tidak memiliki pita suara yang ditemukan pada manusia. Kemungkinan laring memang memiliki fungsi produksi suara, namun tetap tidak dapat ditentukan. Sinus kranial juga diduga berperan dalam produksi vokal, namun detilnya tetap tidak pasti. D. Sirenians dan Karnivora (Pinniped, Polar Bear, dan Sea/Marine Otters) Mamalia laut Noncetacean muncul untuk membuat suara mirip dengan kerabat terestrial mereka, umumnya dengan getaran di tenggorokan. Singa laut (Otariidae) gertakan bawah air, dan manate (Trichechus spp.) Dan dugong (Dugong dugon) memiliki repertoar kaya suara.
III Karakteristik Suara Oleh Grup Dan Spesies Terpilih A. Pinnipeds
B. Karnivora Berang-Berang Laut (Enhydra lutris) Berang-berang laut menghasilkan suara udara yang telah digambarkan sebagai merengek, peluit, menggeram, suara mendengkur, tawa, dan geramannya. Mereka mungkin menghasilkan jeritan keras saat stres.udara vokalisasi berfungsi untuk memelihara ikatan ibu-anak
c. Cetacea 2. Toothed wales Sperm Whales (Physeter macrocephalus) Sperm Whales adalah mamalia bergigi terbesar di bumi dan memiliki kepala tidak proporsional besar. Paus sperma menghasilkan berbagai bunyi dalam berbagai konteks. Bunyi dapat terjadi secara tunggal pada berbagai interval, dalam pola singkat bunyi yang berbeda disebut coda, atau dalam urutan panjang bunyi erat spasi dikenal sebagai berderit.
D. Sirenians Duyung (Dugong dugon) Duyung muncul untuk menyuarakan lebih sering daripada manatee biasanya tenang, dengan satu studi vokalisasi rekaman di lebih dari setengah dari upaya rekaman. Duyung muncul untuk memproduksi tiga jenis utama dari suara: chirpsqueaks, Barks, dan trills. Chirp-berderit adalah pendek sinyal frekuensi-modulated yang memperpanjang ke atas untuk 18 khz. Barks adalah sinyal broadband keras yang berkisar antara 500 Hz dan 2,2 khz. Trills Adalah serangkaian catatan individu, yang berlangsung antara 100 dan 2200 msec. Catatan biasanya dimulai pada sekitar 3.1 khz dan naik ke 3,9 khz
IV KESIMPULAN Mamalia laut memiliki permadani perilaku yang sangat kaya suara. Hampir Semua mamalia laut menjadi cerewet bawah air, namun. deskripsi dasar disini hanya mengisyaratkan kekayaan ini dalam lingkungan di mana pemandangan dan bau tidak menular seefisien suara. Suara digunakan untuk komunikasi dan untuk merebut informasi dari lingkungan. Sementara toothed whales diperkirakan memiliki echolocation canggih, ada kemungkinan bahwa banyak suara memberikan informasi tentang kedalaman air, obstruksi depan, atau bahkan individu sejenis diam hanya dengan perubahan refleksi suara di lingkungan yang berbeda.