PERTEMUAN 4 PENGUKURAN

dokumen-dokumen yang mirip
SKALA PSIKOLOGI. Wahyu Widhiarso

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN. metode statistika (Azwar, 2010). Variabel penelit ian yang digunakan dalam

BAB III METODE PENELITIAN. yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana

KUANTIFIKASI & OBJEKTIVITAS DALAM PEMERIKSAAN PSIKOLOGI

PROFISIENSI PRESTASI TERSTANDAR TIDAK TERSTANDAR

KONSEP DASAR TES PSIKOLOGI DAN KLASIFIKASINYA. Pertemuan kedua...

Pengertian Pengukuran

BAB III METODE PENELITIAN. A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.

Instrumen Psikologis

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Peneliti akan melakukan penelitian ini di SMA Negeri 2 Kejuruan Muda,

BAB 3 METODE PENELITIAN. analisisnya pada data data numerikal (angka angka) tentang perilaku. yang diolah dengan metode statistika (Azwar, 2010).

KONSEP DASAR TES. Oleh Farida Agus Setiawati, M.Si.

BAB III METODE PENELITIAN. terhadap data serta penampilan dari hasilnya.

Pengukuran adalah suatu prosedur pemberian angka (kuantifikasi) terhadap atribut atau variabel sepanjang kontinum. Page 2

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Jenis Penelitian. 2003). Menurut jenis penelitiannya, penelitian ini termasuk ke dalam jenis

BAB III METODE PENELITIAN. numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika (Azwar, 1996). Dalam

BAB III METODE PENELITIAN. secara objektif (Notoatmodjo, 2005). mahasiswa semester akhir Fakultas Psikologi dan Kesehatan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Variabel penelitian Dan Definisi Operasional

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah :

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada siswa-siswi SMP Negeri 5 Stabat. Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang

BAB III METODE PENELITIAN. berdasarkan angka-angka yang diperoleh dari hasil analitik statistik

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan data berupa angka-angka yang kemudian dianalisa.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel-variabel Penelitian. B. Definisi Operasional Variabel Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Salatiga Tahun Ajaran 2013/2014 adalah penelitian inferensial. Analisis

BAB III METODE PENELITIAN. interpretasi data dan kesimpulan berdasarkan angka-angka yang

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian yang terdapat dalam suatu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang banyak

FAKULTAS PSIKOLOGI Universitas Muhammadiyah Surakarta PENYUSUNAN SKALA PSIKOLOGI Rencana Mutu Pembelajaran

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian merupakan cara atau tehnik dalam mengadakan

BAB III METODE PENELITIAN. menekankan analisisnya dalam bentuk data numerikal (Sumarsono, Kedua variabel tersebut seabagai berikut :

BAB III METODE PENELITIAN. A. Metode Penelitian yang Digunakan

BAB III METODE PENELITIAN. merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif komparatif, yakni jenis

BAB III METODE PENELITIAN. merupakan variabel terikat (Y). Menurut Kerlinger (1973) Consuelo dkk

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional, yakni penelitian

Prinsip Pengukuran, Skala, Validitas dan Reliabilitas

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. menganalisis data dengan menggunakan angka-angka, rumus atau model

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan

TEORI PENGUKURAN. Wahyu Widhiarso [ Fakultas Psikologi UGM ] LOGO

BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan di bahas enam hal yang meliputi, identifikasi variabel

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. korelasioanal berganda ( Multiple Corelation) yang menunjukkan arah dan

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan

BAB III METODE PENELITIAN. dikemukakan sebelumnya, maka variabel-variabel yang akan digunakan. B. Definisi Operasional pada Wanita Pasca Melahirkan

PSIKOMETRI. Pengantar Psikometri MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh 01

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian agar peneliti memperoleh data yang tepat dan sesuai dengan

BAB III METODE PENELITIAN. sejak awal hingga akhir penelitian. Pendekatan kuantitatif yaitu penlitian tentang

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. mengetahui ada tidaknya hubungan Kontrol diri (variabel bebas) dan Perilaku

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. ada tidaknya hubungan antara dua atau beberapa variabel. Alat ukur yang

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. menghubungkan antara variabel X dan variabel Y. Penelitian dengan. B. Variabel Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan rancangan penelitian yang dianggap relevan

BAB III METODE PENELITIAN. diolah dengan metode statistika (Azwar, 2010). Variabel penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. Kemudian mendeskripsikan secara sistematis sifat-sifat atau gejala-gejala dari

Teknik Pengumpulan Data. Prepared By : Dr. Mustakim, MM.

BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kuantitatif dengan. B. Identifikasi Variabel Penelitian

IV 1c SILABUS INDEX IV. LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. 2. Variabel Terikat (Dependent Variabel Y) : Kinerja. maka dikemukakan definisi operasional sebagai berikut :

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel gaya

BAB III METODE PENELITIAN. hubungan antara dua atau beberapa variabel (Arikunto, 2005: 247). Penelitian dengan

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. melalui berbagai penelitian terdahulu tentang kepuasan kerja dan work life

BAB III METODE PENELITIAN. 1. Variabel Tergantung : Minat Belajar. 2. Variabel Bebas : Persepsi Siswa terhadap Kompetensi Guru

Transkripsi:

PERTEMUAN 4 PENGUKURAN

PENGUKURAN PSIKOLOGI Pengantar Pengertian Karakteristik Tingkat pengukuran Jenis pengukuran

Pengantar Perkembangan ilmu pengetahuan baik dari segi keilmuan dan metode pengukuran semakin pesat. Metode kuantitatif menjadi salah satu metode yang banyak digunakan dalam ilmu sosial (psikologi) Pengukuran merupakan bagian dari metode kuantitatif

STANDARISASI Penentuan cara-cara baku dalam pengukuran yang harus diikuti sebagai prosedur

UKURAN BAKU Keuntungan: - Objektivitas - Kuantifikasi - Ekonomi - Generalisasi ilmiah

KARAKTERISTIK PENGUKURAN Perbandingan Atribut dgn alat Ukur Hasil pengukuran berupa kuantitatif (angka) Hasilnya bersifat deskriptif

Pengukuran Psikologi Syarat-Syarat Pengukuran Objek yang diukur Instrumen Prosedur

CONTOH PENGUKURAN Berat Badan Minat Skala Kg, lbs Kuder, SDS Instrumen Timbangan Prosedur Berdiri di atas timbangan Seperangkat pernyataan Meminta subjek untuk mengisi pernyataan

Pengukuran Psikologi Bentuk Pengukuran Fisik : pengukuran pada hal2 yang bersifat fisik, misal tinggi, berat, kecepatan. Sifatnya universal. Nonfisik/psikofisik: pengukuran pada hal2 yang bersifat psikologis, Misal: harga diri, kecemasan, kebahagiaan.

Pengukuran Psikologi Istilah Tes : suatu pengukuran yg objektif & standar terhadap sampel perilaku (Anastasi) Skala :instrumen pengukuran untuk mengidentifikasi konstrak/ atribut psikologis. Angket : suatu set pertanyaan yang membahas suatu topik (Chaplin) Inventori : suatu alat untuk menaksir dan menilai suatu tingkah laku, minat, dll (Chaplin)

SKALA PSIKOLOGI Skala Psikologi adalah instrumen pengukuran untuk mengidentifikasi konstrak psikologis sering disebut tes, namun dalam skala psikologis digunakan sebagai istilah untuk atribut afektif, sedang tes digunakan untuk atribut kognitif

CONTOH ITEM Saya mampu merencanakan karir saya STS TS N S SS

Jenis Tes (Cronbach, 1970) Maximal Performance Validitas hasil tergantung kesiapan testee Stimulus terstruktur Repon: benar/ salah Typical Performance Validitas hasil tergantung kejujuran testee Stimulus tidak terstruktur/jelas Respon tidak ada benar/salah

Klasifikasi Tes Tes Kognitif Abilitas Potensial Abilitas Aktual (prestasi) Abilitas Potensial Umum (IQ) Abilitas Potensial Khusus (Bakat) Non-Kognitif (aspek afektif & kepribadian) Sumber: Azwar, 2002

Nominal vs Kontinum no Nominal Kontinum 1 Gejala yang bervariasi menurut jenis. Bersifat katagorik dan golongan (jenis kelamin, suku) 2 Penghitungan: banyaknya subjek Gejala yang bervariasi menurut tingkatan tertentu (kecerdasan, harga diri) Kuantitas dan kualitas 3 Nominal Ordinal, interval, rasio

Skala Pengukuran Kriteria Nominal Ordinal Interval Rasio Ciri Kategori, penggolongan Tingkatan, urutan, tidak diketahui jaraknya Tingkatan, jaraknya sama Tingkatan, jaraknya sama Nilai Tidak ada nilai Tidak ada nol mutlak Tidak ada nol mutlak ada nol mutlak contoh SSE, suku Jabatan, juara Suhu, IQ Berat, tinggi Kaya: 1 1,2,3 34C 10 kg 1, 67 m Miskin: 0 Pengukuran mode median Mean, SD Mean, SD

Skala VS Angket Dimensi Skala Angket Sifat Data Subjektif Faktual Arah pertanyaan Tidak langsung langsung Kesadaran pd tujuan pengukuran Tidak sadar sadar penilaian Prosedur penskalaan klasifikasi Jumlah kontrak yg diungkap Satu konstrak Banyak konstrak reliabilitas Perlu diuji Tidak perlu diuji validitas Kejelasan konsep Kejelasan tujuan Jenis data Interval ordinal

Tahapan Penyusunan Skala Psikologi Konstrak Psikologi Penskalaan Operasional atribut Jenis skala Blue Print Penulisan aitem Analisis & Seleksi Aitem Uji Coba Reliabitas & Validitas Format Final

KESUKARAN DALAM PENGUKURAN PSIKOLOGI Konsep bersifat laten Aitem tidak mengukur secara komprehensif Tergantung pada kondisi psikologis dan lingkungan sekitar