PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UJI NDT ULTRASONIC TEST DENGAN METODE MICROCONTROLLER

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

RANCANG BANGUN SPESIMEN UNTUK KEBUTUHAN ULTRASONIC TEST BERUPA SAMBUNGAN LAS BENTUK T JOINT PIPA BAJA. *

PENGARUH BENTUK KAMPUH DAN JENIS ELEKTRODA PADA PENGELASAN SMAW TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL BAJA ST 37 SKRIPSI

I. PENDAHULUAN. Dalam dunia industri saat ini tidak lepas dari suatu konsruksi bangunan baja

TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN PENGUKUR MASSA MENGGUNAKAN LOADCELL BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51

LAPORAN RESMI UJI ULTRASONIK (Ultrasonic Test)

Komputerisasi Alat Ukur V-R Meter untuk Karakterisasi Sensor Gas Terkalibrasi NI DAQ BNC-2110

DETEKSI CACAT PADA MATERIAL BAJA MENGGUNAKAN ULTRASONIK NON-DESTRUCTIVE TESTING DENGAN METODE CONTINUOUS WAVELET TRANSFORM

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Frekuensi identik dengan banyaknya jumlah gelombang per satu perioda waktu.

RANCANG BANGUN AMMETER DC TIPE NON-DESTRUCTIVE BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535 DENGAN SENSOR EFEK HALL ACS712

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada tahun 2000-an berkembang isu didunia internasional akan dampak

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Juni 2014 sampai dengan Desember 2014.

BAB III PERANCANGAN DAN SISTEM

Pengukuran Ketebalan serta Posisi Cacat pada Sampel Carbon Steel dan Stainless Steel dengan Metode Ultrasonic Testing.

JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) 1-6 1

KOREKSI PEMBACAAN ULTRASONIC PULSE VELOCITY (UPV) TERHADAP KESALAHAN AKIBAT KETIDAKSTABILAN POSISI TRANDUCER

PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN LOGAM TERHADAP KEKERASAN PADA BAHAN ALUMINIUM BEKAS

RANCANG BANGUN ALAT UKUR SUHU DAN KADAR ALKOHOL MENGGUNAKAN SENSOR LM35 DAN SENSOR MQ-3

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dwi Harjono, 2014 Universitas Pendidikan Indonesia Repository.upi.edu Perpustakaan.upi.

PROTOTIPE RADAR SEBAGAI PENDETEKSI OBJEK

Ultrasonic Level Transmitter Berbasis Mikrokontroler ATmega8

RANCANG BANGUN PENGENDALIAN MOTOR PENGGERAK MOBIL LISTRIK DESIGN AND BUILD CONTROLLER MOTOR DRIVER ELECTRIC CAR

BAB I PENDAHULUAN. Mikrokontroler merupakan pengontrol mikro atau disebut juga Single Chip

PENGARUH TEKANAN INJEKSI PADA PENGECORAN CETAK TEKANAN TINGGI TERHADAP KEKERASAN MATERIAL ADC 12

BAB II KWH-METER ELEKTRONIK

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Perancangan Monitoring ph dan Kelembaban dalam Live Cell Chamber

Gambar 3.1 Susunan perangkat keras sistem steel ball magnetic levitation

BAB III METODE PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM. kelembaban di dalam rumah kaca (greenhouse), dengan memonitor perubahan suhu

ADC (Analog to Digital Converter)

I. PENDAHULUAN. berperan dalam proses manufaktur komponen yang dilas, yaitu design,

TUGAS AKHIR BIDANG TEKNIK PRODUKSI PEMESINAN PROSES PRODUKSI DAN ESTIMASI BIAYA PEMBUATAN MESIN ROLL

BAB II RESISTANCE TEMPERATURE DETECTOR. besaran suatu temperatur/suhu dengan menggunakan elemen sensitif dari kawat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1 Universitas Indonesia

BAB III PERANCANGAN. Pada bab ini akan menjelaskan perancangan alat yang akan penulis buat.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Permasalahan

UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

PENERAPAN SINYAL ULTRASONIK PADA SISTEM PENGENDALIAN ROBOT MOBIL PUBLIKASI ILMIAH

Implementasi Sensor Ultrasonik Untuk Mengukur Panjang Gelombang Suara Berbasis Mikrokontroler

POSITRON, Vol. VI, No. 1 (2016), Hal ISSN :

BAB III PERANCANGAN SISTEM

mengembangkan sebuah proyek akhir dengan judul Pengukur Ketinggian Level Cairan Pada Kolam Berbasis Mikrokontroller Atmega8.

PERANCANGAN DAN REALISASI ANTENNA CONTROL UNIT BERUPA PHASE SHIFTER DIGITAL UNTUK ANTENA PHASED ARRAY 4X4 PADA FREKUENSI S-BAND UNTUK RADAR 3D

RANCANG BANGUN SISTEM SIMULASI PENDINGIN MESIN SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATmega128L TUGAS AKHIR

DAFTAR ISTILAH. : perangkat keras sistem : perangkat lunak sistem. xiii

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi data telah menjadi layanan utama pada sistem telekomunikasi.

OLEH : AKBAR RIANIRI BAKRI DOSEN PEMBIMBING : Wing Hendroprasetyo Akbar Putra,S.T.,M.Eng

SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8

1. MENGAPA PENGETAHUAN BAHAN DIPERLUKAN. Tergantung dari penugasan yang diterima, tapi seorang sarjana teknik industri

PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN TERHADAP SIFAT MEKANIK PADA PROSES PENGELASAN SMAW

ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR

PENERAPAN SINYAL ULTRASONIK PADA SISTEM PENGENDALIAN ROBOT MOBIL

III. METODE PENELITIAN. Penelitian, perancangan, dan pembuatan tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai November

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. proses pengelasan. Pada proses pengelasan terdapat berbagai jenis

Materi 1: Pengantar Sistem Kontrol

BAB I SISTEM KONTROL TNA 1

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Tahun Akademik 2016/2017

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

2015 RANCANG BANGUN MESIN BOR PCB DENGAN PENGATURAN POSISI 3D BERBASIS MIKROKONTROLER DAN VISUAL PROGRAMING

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

SEBAGAI SENSOR CAHAYA DAN SENSOR SUHU PADA MODEL SISTEM PENGERING OTOMATIS PRODUK PERTANIAN BERBASIS ATMEGA8535

BAB II DASAR TEORI. Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat opensource,

Pengaruh Variasi Arus dan Tebal Plat pada Las Titik terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Sambungan Las Baja Karbon Rendah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. kondisi iklim yang merugikan bagi pertumbuhan tanaman. Greenhouse atau yang

Beberapa istilah dalam ADC

BAB IV HASIL DAN PEMBAHSAN. blok rangkaian penyusun sistem, antara laian pengujian Power supply,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Rancang Bangun Intrumentasi Pengukur Kecepatan Arus Air Berdasarkan Sistem Kerja Baling-Baling

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Prototipe Lift Barang 4 Lantai menggunakan Kendali PLC

BAB III PROSEDUR PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

UJI PERFORMANSI PADA SISTEM KONTROL LEVEL AIR DENGAN VARIASI BEBAN MENGGUNAKAN KONTROLER PID

OTOMATISASI SISTEM TOMOGRAFI RESISTANSI LISTRIK

PERENCANAAN ELEMEN MESIN RESUME JURNAL BERKAITAN DENGAN POROS

RANCANG BANGUN MANOMETER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8. Dedi Supriadi D

ISBN:

Gambar 5.16 Amplitudo gelombang pada beton dengan lebar cacat 10 cm Gambar 5.17 Grafik lebar cacat vs rata-rata amplitudo Gambar 5.

BAB III PERANCANGAN. Mikrokontroler ATMEGA Telepon Selular User. Gambar 3.1 Diagram Blok Sistem

BAB III DESKRIPSI MASALAH

I. PENDAHULUAN. Kebutuhan energi listrik terus meningkat seiring dengan perkembangan pola hidup

RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR SUHU MENGGUNAKAN SENSOR LM35 DAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO

PERANCANGAN SISTEM KENDALI MERIAM MENGGUNAKAN DRIVER MOTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM CATU DAYA OTOMATIS MENGGUNAKAN SOLAR CELL PADA ROBOT BERODA PENGIKUT GARIS

Pemeriksaan secara visual dengan mata, kadang kadang memakai kaca pembesar. 2.

III. METODE PENELITIAN. Teknik Elektro Universitas Lampung dilaksanakan mulai bulan Desember 2011

BAB I PENDAHULUAN. T u g a s A k h i r

SILABUS MATA KULIAH. Pengalaman Pembelajaran. 1. Mengkaji dan menelaah

FORMULIR Satuan Acara Pengajaran

IMPLEMENTASI SISTEM PENDETEKSI AIR KERUH MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER DENGAN SENSOR LIGHT DEPENDENT RESISTOR ( LDR)

Transkripsi:

INFOMATEK Volume 19 Nomor 2 Desember 2017 PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UJI NDT ULTRASONIC TEST DENGAN METODE MICROCONTROLLER Jojo Sumarjo *), Aa Santosa, Riko Purbowo Jurusan Teknik Mesin Universitas Singaperbangsa Karawang Abstrak: Alat ukur NDT merupakan suatu alat ukur tanpa merusak dari komponen yang diuji. Telah dibuat suatu alat ukur NDT jenis Ultasonic dengan menggunakan 2 motor penggerak dengan daya motor dan11,4 Watt 19,5 Watt dan menggunakan sensor yang diatur secara Microcontroller. Sensor tersebut mendeteksi keberadaan cacat logam dengan dua Probe. Pantulan dari probe tersebut akan membuat suatu grafik yang menjelaskan kedalaman dari cacat yang terjadi pada logam. Microcontroller menggunakan ATMEGA 8. Alat NDT tersebut dilakukan kalibrasi dengan alat ukur yang sudah standar dengan menggunakan dua buah material yaitu baja dan tembaga. Dari hasil kalibrasi didapat hasil untuk material baja pada alat ukur yang dibuat dengan material baja kecepatan rambatnya 3,13 sedangkan untuk tembaga 2,39. Sedangkan untuk alat ukur standar kecepatan rambat baja 0,89 dan untuk tembaga 0,59. Perhitungan secara metoda Transversal untuk kecepatan rambat baja 3,13 dan tembaga 2,39. Kata kunci: NDT Ultrasonic, microcontroller, material I. PENDAHULUAN 1 Inspeksi terhadap struktur material logam seperti baja sangat penting untuk mengetahui kondisi material dan melakukan tindakan preventif sebelum terjadinya kegagalan fungsi peralatan pada saat digunakan. Penurunan fungsi terjadi akibat keretakan, korosi, penyambungan, kelelahan penggunaan material dalam kurun waktu yang lama. Pengujian material dengan metode Non Destructive Test (NDT) adalah pengujian material tanpa menyebabkan kerusakan pada material, pengujian ini bertujuan untuk *) jojosumarjo@gmail.com mendeteksi dan menentukan lokasi, ukuran dan karakteristik cacat (American Society for Non Destructive Testing [1]). Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi propagasi sinyal ultrasonic di dalam material. Menurut teori propagasi akustik, faktor utama yang mempengaruhi parameter pemantulan sinyal ultrasonic antara lain [1] : 1. Frekuensi dan bandwidth sinyal 2. ultrasonic 3. Jarak inspeksi yang dilalui 4. Posisi dan ukuran cacat 5. Propertis dari material.

Infomatek Volume 19 Nomor 2 Desember 2017 : 49-56 Suatu alat NDT dengan metode Ultrasonic yang lebih sederhana dan simple tetapi mempunyai tingkat akurasi yang baik dengan menggunakan Microcontroller. Sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umumnya dapat menyimpan program di dalamnya. Microcontroller umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Microcontroller AVR Atmega 8 merupakan salah satu jenis microcontroller yang di dalamnya terdapat berbagai macam fungsi. AVR Atmega 8 adalah microcontroller CMOS 8-bit berarsitektur AVR RISC yang memiliki 8 Kbyte in-system Programmable Flashyang digabungkan dengan LCD sebagai bentuk tampilan dari cacat yang dideteksi (Bartholommev [2]). Delphi suatu bahasa pemrograman (development language) yang digunakan untuk merancang suatu aplikasi program (Ryder [3]). Non Destructive Test merupakan metode pengujian logam tanpa merusak, pengujian ini banyak dilakukan pada komponen atau bagian yang sedang digunakan sekalipun tanpa harus ada logam atau material sebagai sampel atau benda kerja. Di dalam inspeksi NDT harus mengetahui macam-macam cacat logam yang terjadi akibat dari proses pengerjaan misalnya: rolling/ forging, penuangan, pengelasan sehingga dapat memudahkan pemilihan peralatan yang tepat untuk mendeteksi cacatcacat tersebut (Classroom Training Handbook [4]). Logam merupakan unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat kuat, liat, keras, penghantar listrik dan panas, dan umumnya mempunyai titik cair yang tinggi. Logam banyak digunakan dalam berbagai industri manufaktur seperti proses pembuatan komponen mesin, dalam industri konstruksi seperti jembatan, pressure vessel dan heat exchanger. Logam digunakan karena mempunyai beberapa sifat yang bisa dimanfaatkan yaitu sifat mekanik, sifat teknologi, sifat fisik dan sifat kimia (William [5]). II. METODOLOGI PENELITIAN 2.1 Alat dan bahan yang digunakan a. Satu set komputer dengan program Delphi b. Microcontroller c. Probe atau sensor ultrasonic d. Motor Steper 2 buah e. LCD f. Material sebagai sampel yang akan dilakukan pengujian g. Rangka, sebagai dudukan alat uji 2.2 Perancangan Alat Uji a. Skema Alat Uji Non Destructive Test Ultrasonic. 50

Perancangan dan Pembuatan Alat Uji NDT Ultrasonic Test dengan Metode Microcontroller Gambar 1 Skema Alat Uji Non Destructive Test Ultrasonic (NDT) b. Skema Alat Uji Non Destructive Test Ultrasonic Gambar 2 Diagram Alir Pembuatan Alat Ukur NDT Ultrasonic 51

Infomatek Volume 19 Nomor 2 Desember 2017 : 49-56 c. Perancangan Sistem Ultrasonic dan mekanikal NDT ultrasonic Gambar 3 Perancangan Alat Uji Non Destructive Test Ultrasonic III. Hasil dan Pembahasan 3.1 Prosedur Pengujian 1. Alat Ukur Standar a. Pasang benda kerja pada dudukan mesin b. Pasang sensor ultrasonic pada bagian mesin yang sudah disiapkan c. Nyalakan komputer dan buka program dari alat uji NDT ultrasonic d. Gerakan sensor ultrasonic ke arah bagian benda kerja yang akan diuji. e. Pada layar komputer akan muncak grafik dari cacat yang terdeteksi oleh sensor tersebut. f. Simpat data hasil Pengujian 3.2 Hasil Pengukuran Data di bawah ini merupakan hasil pengukuran pada alat uji NDT Ultrasonic pada dua material yang berbeda. Gambar 4 Grafik hasil pengujian dengan alat NDT yang dibuat dengan material baja 52

Perancangan dan Pembuatan Alat Uji NDT Ultrasonic Test dengan Metode Microcontroller Gambar 5 Grafik hasil pengujian dengan alat NDT yang standar dengan material baja Gambar 6 Grafik hasil pengujian dengan alat NDT yang dibuat dengan material tembaga 53

Infomatek Volume 19 Nomor 2 Desember 2017 : 49-56 Gambar 7 Grafik hasil pengujian dengan alat NDT yang standar dengan material tembaga NO 1 2 3 4 PARAMETER Panjang Gelombang Jarak s Kemampuan Deteksi Pengukuran Tebal bahan d Tabel 1 Hasil perbandingan alat standar dan alat yang dibuat ALAT UKUR STANDAR ALAT UKUR YANG DIBUAT SELISIH % BAJA TEMBAGA BAJA TEMBAGA BAJA TEMBAGA 0,00168 0,00143 0,147 0,125 14,50% 12% 22932 15030 111720 30060 89% 15% 0,00084 0,000715 0,0735 0,0625 88% 15% 39 30 38,75 20 7% 6% 54

Perancangan dan Pembuatan Alat Uji NDT Ultrasonic Test dengan Metode Microcontroller IV. KESIMPULAN Alat ukur merupakan satu instrumen yang berfungsi untuk melihat suatu parameter hasil pengukuran. Alat ukur NDT merupakan salah satu bentuk alat ukur yang sering digunakan untuk melihat atau mengukur cacat logam atau material dengan tanpa merusak. Salah b. Kecepatan rambat untuk tembaga 2,39 3. Alat ukur yang standar a. Kecepatan rambat untuk baja 0,89 b. Kecepatan rambat untuk tembaga 0,59 satu alat ukur NDT yang sering digunakan untuk mengukur cacat logam adalah jenis Ultrasonic. Proses pembuatan alat ini menggunakan Microcontroller. Alat ukur yang dibuat mampu mengukur dengan ketebalan material 3 sampe 20 mm dan digerakan oleh 2 motor dengan daya motor 11,4 watt dan 19,5 Watt. Setelah alat tersebut selesai dibuat maka dilakukan pengujian dan kalibrasi, dari hasil kalibrasi yang dilakukan dengan menggunakan dua buah material yang berbeda yaitu tembaga dan baja didapat hasil sebagai berikut: 1. Perhitungan dengan metode Transversal a. Kecepatan rambat untuk baja 3,13 b. Kecepatan rambat untuk tembaga 2,39 c. Panjang gelombang untuk baja 0,89 mm d. Panjang gelombang untuk tembaga 0,68 mm 2. Alat ukur NDT yang dibuat a. Kecepatan rambat untuk baja 3,13 DAFTAR PUSTAKA [1] American Society for Non Destructive Testing. (2002). Non Destructive Testing Inspector s Handbook. USA: American Society for Non Destructive Testing. [2] Bartholommev, Davis. (1963). Electrical Measurements and Instrumentation. Boston: Allyn and Baccon, Inc. [3] Ryder, John D. (1964). Electronic Fundamentals and Applications 3rd Edition. Englewood Clffe, NJ: Prentice-Hall, Inc. [4] International Atomic Energy Agency, Vienna. (1999). Non Destructive 55

Infomatek Volume 19 Nomor 2 Desember 2017 : 49-56 Testing: A Guidebook for Industrial Management and Quality Control Personnel. Austria. IAEA. And Engineering An Introduction Eighth Edition. America : John Wiley & Sons, Inc. [5] William, D, Calister, Jr dan David, G, Rethwisch. (2009). Materials Science 56