Lomba Desain Trade Centre

dokumen-dokumen yang mirip
RESIDENTIAL SINAR MAS LAND YOUNG ARCHITECT COMPETITION 2017 KERANGKA ACUAN KERJA SAYEMBARA GAGASAN DESAIN ARSITEKTUR

SINAR MAS LAND YOUNG ARCHITECT

SINAR MAS LAND YOUNG ARCHITECT

BANGUNAN FUNGSI HUNIAN ATAU PERDAGANGAN RAMAH LINGKUNGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

KERANGKA ACUAN KEGIATAN/KAK (TERM OF REFERENCE/TOR)

SINAR MAS LAND YOUNG ARCHITECT COMPETITION 2015

BAB V KONSEP. Gambar 5.1: Kesimpulan Analisa Pencapaian Pejalan Kaki

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

SEKOLAH MENENGAH TUNANETRA BANDUNG

Lomba Desain Rumah Kokoh

Diselenggarakan Oleh: 1

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

DAFTAR ISI BAB I. LINGKUP SAYEMBARA. 2. A. Latar Belakang... 2 B. Masterplan Kampus ST Inten 2 BAB II. MAKSUD DAN TUJUAN.. 2

BAB VI HASIL RANCANGAN. Redesain terminal Arjosari Malang ini memiliki batasan-batasan

Kondisi eksisting bangunan lama Pasar Tanjung, sudah banyak mengalami. kerusakan. Tatanan ruang pada pasar juga kurang tertata rapi dan tidak teratur

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS TEKNIK SENAT MAHASISWA EXPO ENGINEERING

BAB V KONSEP PERANCANGAN PASAR. event FESTIVAL. dll. seni pertunjukan

BAB 4 KONSEP PERANCANGAN

PERANCANGAN KAWASAN PERMUKIMAN MELALUI PENDEKATAN SUSTAINABLE URBAN DRAINAGE SYSTEMS DI SRENGSENG JAKARTA BARAT LAPORAN TUGAS AKHIR.

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN. dalam perancangan yaitu dengan menggunakan konsep perancangan yang mengacu

TOR SAYEMBARA KANTOR PORTABEL IAI DIY

KERANGKA ACUAN SAYEMBARA DESAIN PAPAN NAMA DAN PARKIR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LANCANG KUNING

BAB V KONSEP. perencanaan Rumah Susun Sederhana di Jakarta Barat ini adalah. Konsep Fungsional Rusun terdiri dari : unit hunian dan unit penunjang.

AR 40Z0 Laporan Tugas Akhir Rusunami Kelurahan Lebak Siliwangi Bandung BAB 5 HASIL PERANCANGAN

BAB VI HASIL PERANCANGAN. apartemen sewa untuk keluarga baru yang merupakan output dari proses analisis

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Konsep dasar rancangan yang mempunyai beberapa fungsi antara lain: 1.

BAB VI HASIL RANCANGAN. ini merupakan hasil pengambilan keputusan dari hasil analisa dan konsep pada bab

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB 5 KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. dengan lingkungannya yang baru.

TERM OF REFERENCE LOMBA GAMBAR TEKNIK

DESAIN RENOVASI RUANG LUAR AREA PLAZA INDONESIA

Pencapaian pejalan kaki dalam hal ini khususnya para penumpang kendaraan ang

BAB V KONSEP. mengasah keterampilan yaitu mengambil dari prinsip-prinsip Eko Arsitektur,

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. a. Aksesibilitas d. View g. Vegetasi

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN CATATAN DOSEN PEMBIMBING HALAMAN PENGANTAR PERNYATAAN ABSTRAK DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL

TOR LOMBA DESAIN BANGUNAN DAN TATA LETAK INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA)

BAB VI HASIL RANCANGAN. tema Sustainable Architecture yang menerapkan tiga prinsip yaitu Environmental,

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. V.1 Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan

Sayembara Mahasiswa Regional Jateng & DIY Ide Desain Bangunan Unik Aplikasi dari NusaBoard & NusaPlank

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Konsep perancangan yang digunakan dalam perancangan kembali pasar

TOR ARCH FEST 2010 TRANSPORTABLE CHILDREN PLAYHOUSE

PETUNJUK TEKNIS LOMBA WEB PROGRAMMING TINGKAT NASIONAL 2017 MENJAGA NILAI BUDAYA DALAM PESATNYA PERKEMBANGAN DUNIA TEKNOLOGI INFORMASI

DAFTAR ISI. A. PENDAHULUAN 1. Gambaran Umum Ibukota Rumbia. 2. Gagasan pembangunan Kawasan MTQ.

BAB IV ANALISA PERENCANAAN

BAB III METODE PERANCANGAN. daksa yang dapat menerima segala umur dan kelas sosial, memudahkan

b. Kebutuhan ruang Rumah Pengrajin Alat Tenun

BAB VI KLASIFIKASI KONSEP DAN APLIKASI RANCANGAN. dirancang berangkat dari permasalahan kualitas ruang pendidikan yang semakin

BAB 6 HASIL PERANCANGAN. di Trawas Mojokerto ini adalah lokalitas dan sinergi. Konsep diambil dari tema Re-

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. dengan sesama mahasiswa. tinggal sementara yang aman dan nyaman. keberlanjutan sumber daya alam.

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

SINAR MAS LAND YOUNG ARCHITECT COMPETITION 2015

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V. KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. Total keseluruhan luas parkir yang diperlukan adalah 714 m 2, dengan 510 m 2 untuk

DIGITAL WORKING SPACE

BAB V. KONSEP PERANCANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Kembali Citra Muslim Fashion Center di Kota Malang ini

Pasar Modern BSD City The Concept

PASAR MODERN DI BEKASI TA-115

Sayembara Design Pasar Desa Sumberejo Demak

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN

TIPOLOGI SEKOLAH NEGERI di Wilayah DKI JAKARTA

Jenis dan besaran ruang dalam bangunan ini sebagai berikut :

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Pusat Rekreasi Peragaan IPTEK ini terletak di Batu,karena

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Perancangan Shopping Center ini terletak di Buring kecamatan

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB VI HASIL PERANCANGAN. terdapat pada konsep perancangan Bab V yaitu, sesuai dengan tema Behaviour

BAB VI KONSEP RANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN V. KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:

BAB VI KONSEP PERANCANGAN

PAMERAN KARYA MAHASISWA ARSITEKTUR 2016 ACTION

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

RUMAH SUSUN DAN PASAR DI JAKARTA BARAT

Kantor Pusat UGM merupakan pusat perkantoran dan administrasi di wilayah kampus

BAB III METODE PERANCANGAN Ruang Lingkup Penelitian Untuk Rancangan. Penelitian tentang upaya Perancangan Kembali Pasar Karangploso

BAB V KONSEP DASAR DAN PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB VI HASIL PERANCANGAN

BAB III DATA DAN ANALISA

BAB VI HASIL RANCANGAN. wadah untuk menyimpan serta mendokumentasikan alat-alat permainan, musik,

PENGEMBANGAN BENTENG

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Perancangan Batu convention and exhibition center merupakan salah satu

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN REST AREA TOL SEMARANG BATANG. Tabel 5.1. Besaran Program Ruang

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. lingkungan maupun keadaan lingkungan saat ini menjadi penting untuk

KETENTUAN PRASARANA DAN SARANA MINIMAL

BAB II: TINJAUAN PUSTAKA

Gedung Kantor LKPP BAB I PENDAHULUAN

BAB III : DATA DAN ANALISA

BANGUNAN FUNGSI HUNIAN ATAU PERDAGANGAN RAMAH LINGKUNGAN

TERM OF REFERENCE LOMBA GAMBAR TEKNIK

FORMULIR PENDAFTARAN DATA DIRI TIM PESERTA

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Perubahan Konsep Tapak pada Hasil Rancangan. bab sebelumnya didasarkan pada sebuah tema arsitektur organik yang menerapkan

BAB V KONSEP DAN PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. disesuaikan dengan tema bangunan yaitu sebuah fasilitas hunian yang

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya. aktivitas sehari-hari. mengurangi kerusakan lingkungan.

Transkripsi:

Lomba Desain Trade Centre Peran Lokalitas dari segi sosial maupun budaya pada sektor industri perdagangan. A. Latar Belakang Perdagangan atau perniagaan adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa atau keduanya yang berdasarkan kesepakatan bersama bukan pemaksaan. Pada masa awal sebelum uang ditemukan, tukar menukar barang dinamakan barter yaitu menukar barang dengan barang. Pada masa modern perdagangan dilakukan dengan penukaran uang. Setiap barang dinilai dengan sejumlah uang. Pembeli akan menukar barang atau jasa dengan sejumlah uang yang diinginkan penjual. Dalam perdagangan ada orang yang membuat yang disebut produsen. Kegiatannya bernama produksi. Jadi, produksi adalah kegiatan membuat suatu barang. Ada juga yang disebut distribusi. Distrib usi adalah kegiatan mengantar barang dari produsen ke konsumen. Konsumen adalah orang yang membeli barang. Konsumsi adalah kegiatan menggunakan barang dari hasil produksi. Trade Center merupakan sebuah pusat bisnis perdagangan yang menyediakan fasilitas perdagangan dan jasa dengan menyatukan agen bisnis yang terlibat dalam perdagangan dan diharapkan dapat memicu perkembangan ekonomi di daerah pelayanannya. Sedangkan fungsi utamanya adalah menyediakan layanan infomasi, promosi dan transaksi yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan. Berangkat dari penjelasan di atas, kami Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo mengambil kesempatan mengadakan Lomba tingkat nasional dalam mendesain Trade Centre. Sehingganya kegiatan Lomba tingkat nasional ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk dunia pendidikian dalam pemanfaatan keilmuannya dan juga untuk kemajuan dari industri perdagangan di Indonesia B. Maksud dan Tujuan Lomba ini dimaksudkan untuk menggali kreatifitas-kreatifitas para desainer nasional dalam memanfaatkan bidang keilmuannya sehingga dapat membantu dalam pembangunan nasional. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah : Meningkatkan kreatifitas para desainer nasional Memberikan suatu penghargaan kepada para desainer nasioanal

Meningkatkan Sektor Industri Nasional Meningkatkan Sektor Perekonomian Nasional C. Hasil Yang Diharapkan Lomba ini diharapkan dapat memunculkan ide-ide kreatif yang bersumber dari lokalitas Provinsi-provinsi yang ada di Indonesia baik dari segi budayanya dan sosialnya, sehingga hasil dari kreatifitas desain tersebut dapat membantu Pemerintah dalam pembangunan. D. Daerah Perancangan Bentuk Lahan Luas lahan 2,9 Hektar Model lahan silahkan di lihat di Google Earth - Download file lokasi di {HYPERLINK "http://www.expo-engineering.ung.ac.id"} - Input ke dalam google Earth file lokasi tersebut yang telah di download sebelumnya dari {HYPERLINK "http://www.expo-engineering.ung.ac.id"} E. Target Perancangan Visi Trade Centre dibayangkan menjadi pusat perdagangan. Trade Centre akan menjadi pusat dari semua kegiatan perniagaan. Ini adalah tempat dimana hal-hal berikut ini terjadi: a) Penjual dapat melakukan perniagaan secara efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga, maupun biaya. b) Lokasi-lokasi itemnya strategis dan mempunyai kemampuan pelayanan meliputi seluruh wilayah kota.. c) Mempunyai masa bangunan yang tertata serta kompleks untuk memudahkan pelanggan dalam mencari kebutuhsn. d) Pengelolaan manajemen pasar yang transparan dan profesional. e) Satuan pengamanan pasar yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan bisa melakukan koordinasi dan kerjasama dengan para penyewa/pedagang dan pelanggan. f) Sampah tidak bertebaran di sembarang tempat. g) Tercipta ketertiban di dalam pasar.

h) Pemeliharaan bangunan pasar dapat dilakukan baik oleh pedagang maupun pengelola. i) Pasar yang merupakan tempat berkumpulnya orang orang dari berbagai suku di tanah air untuk berinteraksi dan berekreasi. Tercipta suasana damai dan harmonis di dalam pasar. j) Para penjual memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga agar para pelanggan merasa betah berbelanja dan merasa terpanggil untuk selalu berbelanja di pasar. k) Pemanfaatan pasar untuk berbagai kegiatan transaksi menjadi optimal. l) Sering diselenggarakan kegiatan peluncuran produk produk baru dangan membagikan berbagai hadiah menarik kepada pengunjung. m) Daya tarik pasar tercipta dengan adanya karakteristik dan keunikan bagi pelanggan. Konsep Perancangan 1. Tujuan Desain : - Tujuan desain utama untuk Trade Centre adalah untuk menciptakan pusat perdagangan yang dirancang dengan baik dilihat dari lokalitas budaya dan sosial, sehingganya mampu meningkatkan perekonomian nasional. - Memiliki karakter arsitektur yang berbeda dan pada saat yang sama, terhubung secara baik dengan konteks perkembangan sekitarnya dan rencana induk keseluruhan - Menggabungkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan seperti penggunaan cahaya alami, konsumsi energi yang rendah, konsumsi air yang rendah, tingginya tingkat penggunaan kembali air, tata letak tiap kios-kios/warung-warung penjual, dan gerakan efisien orang serta kendaraan. - Menjadi Bukti Bangunan Masa Depan : Ini akan mungkin untuk pengabelan ulang fasilitas dengan intervensi minimal/renovasi yang diperlukan F. Kriteria Penilaian Kriteria : Kategori Trade Centre Perencanaan dan Perancangan Keterangan : Para Juri akan memberikan pertimbangan terbaik didalam menilai karya pemenang berdasarkan kemampuan peserta didalam menunjukkan elemen-elemen dibawah ini. Pemahaman dan kelengkapan sesuai Petunjuk Teknis Konsep integrase antara komponen kios/warung (blok-blok kios/warung dan fasilitas ruang publik)

(50%) Sirkulasi dan rencana infrastruktur dan konektivitasnya Aspek Keamanan & Kenyamanan Untuk unit kios/warung : desain yang inovatif, tata letak yang efisien dan kenyamanan penjual. Aspek pembangunan dan kelayakan rancangan. Elemenelemen Lintasan Matahari, karakteristik angin dan lain-lain. Orientasi rancangan melalui pendekatan lingkungan (Iklim, berwawasan Kepekaan rancangan tiap kios/warung terharap energy, air, lokalitas udara, dan limbah. (30%) Rancangan ruang terbuka public Ekspresi Menarik bagi calon-calon penjual maupun pengunjung Rancangan Memaksimalkan Potensi Lahan. (20%) Kemampuan didalam menciptakan indentitas : Unik, Orisinil, dan mempertimbangkan kearifan local G. Batasan Dan Permintaan - Kriteria desain 1. Tipologi Desain a) Sebagian besar permukaan tanah harus terbuka dan sangat aktif diakibatkan oleh pergerakan manusia. b) Fasilitas komunal dan ruang sosial harus langsung diakses dari permukaan lahan. c) Kerja dan lingkungan perkantoran akan menempati ruang atas dari bangunan Digital Working Space. d) Layanan dan fungsi Back-of-Househarus benar dan terdapat di dalam gedung dan visibilitas ke jalan-jalan umum harus diminimalkan. e) Tinggi bangunan dan tapak terbatas untuk mempromosikan bangunan yang berdampak rendah terhadap lingkungan. f) Landskap dan shading fisik untuk jalur pejalan Petunjuk Teknisi sangat dianjurkan untuk melindungi orang dari panas tropis dan hujan.

2. Perencanaan Tata Ruang Pola perletakan berbagai prasarana dan sarana yang ada telah mempertimbangkan beberapa pendekatan antara lain : a. Memiliki pengaturan yang baik terhadap pola sirkulasi barang dan pengunjung di dalam pasar dan memiliki tempat parkir kendaraan yang mencukupi. Keluar masuknya kendaraan tidak macet. b. Dari tempat parkir terdapat akses langsung menuju kios di pasar. c. Distribusi pedagang merata atau tidak menumpuk di satu tempat. d. Sistem zoning sangat rapi dan efektif sehingga mempermudah konsumen dalam menemukan jenis barang yang dibutuhkan. e. Penerapan zoning mixed used, menggabungkan peletakan los dan kios dalam satu area, yang saling menunjang. f. Fasilitas bongkar muat (loading unloading) yang mudah dan meringankan material handling g. Jalan keliling pasar, mencerminkan pemerataan distribusi aktifitas perdagangan. h. Memiliki tempat penimbunan sampah sementara (TPS) yang mencukupi. i. Terdapat berbagai fasilitas umum : ATM Centre, Pos Jaga kesehatan, Mushola, toilet, dll. j. Tempat pemotongan ayam yang terpisah dari bangunan utama k. Memiliki bangunan kantor untuk pengelola pasar, keamanan, organisasi pedagang. 3. Arsitektur bangunan Dibutuhkan lahan atau ruang yang besar dengan rencana bangunan sebagai berikut: a. Bangunan pasar yang ideal terdiri dari 1 lantai namun dapat dibuat maksimal 2 (dua) lantai. Diupayakan lantai dasarnya bersifat semi basement sehingga untuk naik tangga ke lantai atas (lantai 2) tidak terasa tinggi. b. Tersedia banyak akses keluar masuk sehingga sirkulasi pembeli/pengunjung menjadi lancar dan semua areal dapat mudah terjangkau.

c. Sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik sehingga dapat meningkatkan kenyamanan bagi para pengunjung dan dapat menghemat energi karena tidak diperlukan penerangan tambahan. 4. Pengaturan Lalu lintas Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bagi para pengunjung pasar maka pengaturan lalu lintas dilakukan sebagai berikut : a. Kendaraan pengunjung harus dapat parkir di dalam area pasar. b. Terdapat jalan yang mengelilingi pasar dan mencukupi untuk keperluan bongkar muat dan memiliki 2 lajur guna menghindari penumpukan/antrian. 5. Kualitas Konstruksi a. Prasarana jalan menggunakan konstruksi rigid b. Konstruksi bangunan menggunakan bahan yang tahan lama dan mudah dalam maintenancenya. c. Lantai pasar keramik d. Rolling door untuk kios dan dinding plester aci dengan finishing cat. e. Drainase dalam menggunakan buis beton sedangkan di luar dengan saluran tertutup. s 6. Air bersih dan Limbah a. Pengadaan air bersih menggunakan sumur dalam dan di tampung di reservoir. b. Memiliki sumur resapan di berbagai tempat sebagai antisipasi terhadap melimpahnya buangan air hujan. c. Pembuangan limbah terdiri dari: - Buangan air kotor dapat disalurkan menuju drainase biasa. - Buangan limbah kotoran oleh karena pertimbangan higienis harus ditampung dalam septic tank, baru kemudian cairannya dialirkan pada resapan. - Pembuatan saluran pembuangan air rembesan dengan desain khusus pada kios/los yang menjual dagangan yang harus selalu segar/basah (ikan dan daging) 7. Sistem Elektrikal Sumber daya listrik menggunakan daya dari PLN, dengan demikian seluruh sistem mengikuti standar (PUTL). Untuk mempermudah pengontrolan saat darurat, dibuat sistem sub sentralisasi fase dan panel utama listrik dimana panel utama

ditempatkan di dekat kantor pengelola. Hal ini dimaksudkan agar daya listrik untuk peralatan perdagangan maupun pencahayaan ruangan dalam kondisi yang memadai. 8. Pencegahan Kebakaran Pencegahan dan perangkat penanggulangan kebakaran dilakukan dengan penyediaan tabung pemadam pada setiap grup kios. Hidran untuk armada pemadam kebakaran harus tersedia di tempat yang mudah dijangkau. 9. Penanggulangan Sampah Pada setiap kelompok mata dagangan disediakan bak penampungan sampah sementara. Petugas kebersihan secara periodik mengumpulkan sampah dari setiap blok untuk diangkut menuju tempat penampungan utama. Dari tempat penampungan utama ini, pengangkutan sampah keluar pasar dilakukan oleh pihak terkait dengan menggunakan truk/container. - Program ruang a. Kantor pengelolah pasar b. Kios dan los pedagang c. Klinik kesehatan d. Unit pengelolahan sampah e. Pos keamanan pasar f. Tempat beribadah g. Kamar mandi/wc h. Ruang promosi i. Mechanical Electrical (ME) j. Kantin k. Ruang terbuka hijau (RTH) l. Pedestrian way m. Terminal n. Kantor pengelola terminal o. Area parkir

H. Bentuk Lomba Lomba Gagasan Desain Trade Centre merupakan Lomba Seleksi Ide/Gagasan (Tahap 2). Kemudian presentase dan penilaian akhir sekaligus penentuan juara. I. Materi Lomba Peserta dapat memasukan usulan lebih dari 1 alternatif dengan pendaftaran yang berbeda. Peserta mendapat kebebasan penuh untuk melakukan kajian tersendiri terhadap permasalahan berdasarkan data dan informasi yang tersedia. Peserta diminta mengunggah karya dengan ketentuan terdiri dari 1 (satu) file/softcopy persyaratan administrasidan 12 (Dua Belas) file/softcopypanel karya. 1. Ketentuan Panel Karya : a. 12 (Dua Belas Buah) Panel karya dalam ukuran A2 disusun secara portrait. Peserta harus memperhatikan dan mempertimbangkan jenis dan ukuran Font agar dapat terbaca jika panel A2 diperkecil menjadi ukuran A4 (ketentuan lebih lanjut mengenai jenisdan ukuran fontakan diatur dalam pengaturan Pemenang Lomba yang merupakan satu kesatuan dari Lomba ini). b. Filepanel karya dalam format.jpg/.jpeg; besaran file maksimum 1 MB per file/panel. c. Layout mengikuti format penyajian dan tidak diperkenankan mencantumkan identitas apapun pada panel. Pelanggaran atas ketentuan ini Peserta dikenakan sanksi diskualifikasi. d. Penamaan file per halaman adalah menurut urutan no mor lembar, dimulai dari gambar konsep-konsep,siteplan dst. Contoh : Konsep : Panel_01.jpeg Laporan Perancangan : Panel_02.jpeg Gambar Situasi : Panel_03.jpeg Dan seterusnya.. 2. Ketentuan file persyaratan administrasi : a. Daftar nama anggota kelompok. b. Kartu Indentitas seluruh anggota kelompok. (KTP/Paspor/SIM)

c. Surat keterangan mahasiswa aktif dari kampus d. Seluruh persyaratan administrasi dijadikan 1 file pdf. 3. Daftar Gambar Daftar gambar gambar, skala gambar bebas namun wajib menggunakan skala batang. Ketentuan mengenai format panel karya dan urutannya adalah sebagai berikut: a. 3 (Tiga) Panel Konsepukuran A2 terdiri dari konsep-konsep yang memuat : 1) Konsep secara makro dan Konsep secara mikro dan hal-hal lain yang dianggap penting dan perlu dikemukakan petunjuk teknisan 1 panel 2) Menyajikan konsep massa bangunan, konsep elevasi tapak dan bangunan, akses, zoning diagram, dan tabel rincian perhitungan luasan seluruh 1 panel bangunan. 3) Konsep Material Bahan, Skema Warna. 1 panel b. 9 (sembilan) Panel Prarencanaukuran A2 terdiri dari Gambar-gambar dan atau skematik desaindengan skala sesuai proporsi : 1) Site Plan, gambar yang menunjukan hubungan denah bangunan dan tata 1 panel ruang luar/penghijauan/ ruang terbuka di dalam kawasan tapak 2) Denah Lantai, gambar yang berskala yang memperlihatkan lantai dasar, lantai 2 dengan keterangan level / elevasi lantai (3 tipe rumah dan 1 modifikasi 2 panel tipe pojok) 3) Tampak, gambar yang berskala yang menunjukkan 4 sisi pandangan 2 panel bangunan. (3 tipe rumah dan 1 modifikasi tipe pojok) 4) Potongan, gambar yang berskala yang memperlihatkan potongan bangunan 2 panel secara memanjang dan melintang. (3 tipe rumah dan 1 modifikasi tipe pojok) 5) Perspektif Eksterior, memperlihatkan ruang luar bangunan dari arah entrance tapak dan beberapa arah yang dianggap perlu secara man eye iew, 1 panel bird eye view, dan tampak muka bangunan. Kondisi pencayahaan pada siang dan malam hari pada view yang sama. 6) Perspektif Interior, memperlihatkan ruang dalam bangunan (ruang keluarga, 1 panel kamar tidur utama, kamar tidur anak, dan kamar mandi utama).

4. Format Layout 1) Konsep secara makro dan Konsep secara mikro serta hal-hal lain yang dianggap penting dan perlu dikemukakan petunjuk teknisan 2 panel 2) Laporan Perancangan memperlihatkan Skema Bahan dan Skema Warna. 1 panel J. Susunan Dewan Juri Susunan dewan juri merupakan keterwakilan dari praktisi dan akademisi K. Penyelenggara Lomba Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo L. Penghargaan Lomba Total hadiah sebagai penghargaan kepada para pemenang sebesar Rp. 27.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) Juara 1 : Rp. 15.000.000 + Sertifikat Nasional Juara 2 : Rp. 7.500.000 + Sertifikat Nasional Juara 3 : Rp. 5.000.000 + Sertifikat Nasional M. Jadwal Lomba Pelaksanaan Waktu Registrasi mengisi form pendaftaran lomba desain trade center 6 Oktober 22 November 2017 Batas Pemasukkan Karya Tahap 1 6 Oktober 25 November 2017 Seleksi Karya Tahap 1 20 26 November 2017 Pengumuman Finalis & Pembukaan Registrasi Ulang Finalis Tahap 2 27 November 2017

Registrasi Ulang Finalis Tahap 2 27-30 November 2017 Technical Meeting 7 Desember 2017 Muai lomba Desain Trade Center tingkat Final, Presentasi Hasil & Penjurian Pengumuman Pemenang lomba Desain Trade Center Tingkat Nasional 8 9 Desember 2017 9 Desember 2017 N. Ketentuan Peraturan Peserta 1. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa yang berstatus aktif se-indonesia 2. Setiap tim boleh mengirimkan karya lebih dari 1 (satu) alternative namun dalam pendaftaran yang berbeda 3. Pada tahap nominasi, Dewan Juri akan mengundang beberapa finalis tim untuk melakukan presentasi dihadapkan Tim Dewan Juri yang sudah ditentukan oleh penyelenggara 4. Dari beberapa finalis tersebut, selanjutnya akan dipilih beberapa pemenang 5. Karya dari tiap finalis akan menjadi milik panitia penyelenggara kegiatan 6. Keputusan Panitia Penyelenggara adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat serta tidak diadakan korespondensi terhadap pengumuman pemenang Lomba O. Tata Cara Pendaftaran 1. Registrasi Awal (Tahap 1) Tiap Tim tidak dibebankan biaya pendaftaran 2. Pendaftaran dilakukan melalui website Panitia Expo Engineering {HYPERLINK "http://www.expo-engineering.ung.ac.id"} dengan mengikuti panduan formulir yang disediakan 3. Pengambilan Petunjuk Teknis Lomba dengan cara mengunduh / mendownload juknis lomba dalam bentuk softcopy, pada website kegiatan Expo Engineering {HYPERLINK "http://www.expo-engineering.ung.ac.id"}

4. Batas pengunduhan berkas Lomba dapat dilakukan setiap saat sampai batas waktu pendaftaran dinyatakan ditutup sesuai jadwal pembelajaran atau informasi panitia pelaksana melalui website {HYPERLINK "http://www.expo-engineering.ung.ac.id"}. 5. Setelah diumumkan Finalis Tahap 2, tiap tim diwajibkan melakukan Registrasi Ulang (Tahap 2). 6. Registrasi Ulang (Tahap 2) Tiam tim dikenakan biaya sebesar Rp. 350.000 / Tim. P. Pemasukan Karya Lomba Pemasukkan karya Lomba dilakukan susuai jadwal yang tercantum dalam PETUNJUK TEKNIS ini, melalui situs {HYPERLINK "http://www.expo-engineering.ung.ac.id"} dengan menggunakan protokol yang ada pada situs tersebut. Q. Status Materi & Pemenang Lomba Seluruh materi Lomba menjadi milik panitia penyelenggara dan hak cipta karya milik peserta. Status pemenang selanjutnya akan mengikuti aturan-aturan yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja. R. Penutup Demikian Petunjuk Teknis ini dibuat sebagai acuan kegiatan Lomba & Pameran Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional 2017. Adapun hal-hal y ang kurang jelas atau pertanyaan lain dapat menghubungi Panitia Expo Engineering, di Sekretariat Senat Mahasiwa Jl. Jenderal Sudirman No. 6 Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo, November 2017 Ketua Panitia Lomba Desain Trade Centre Djefriyanto Katili