WALIKOTA PROBOLINGGO

dokumen-dokumen yang mirip
WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA PROBOLINGGO

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 45 Tahun : 2016

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA

BERITA DAERAH KOTA DEPOK NOMOR 8 TAHUN 2016 WALIKOTA DEPOK. PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA DEPOK NOMOR 8 TAHUN 2016

BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 02 TAHUN 2010 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUKAMARA

Walikota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 67 TAHUN 2009 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BERAU BUPATI BERAU,

PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI MAROS NOMOR 13 TAHUN TENTANG

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BULUNGAN.

WALIKOTA PROBOLINGGO

PROVINSI JAWA TIMUR WALIKOTA PROBOLINGGO

PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 22 TAHUN 2010 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TANGERANG

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2014 TENTANG

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU

- 1 - PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 68 TAHUN 2012 TENTANG

GUBERNUR PROVINSI PAPUA

WALIKOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG PERATURAN WALIKOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR 23 TAHUN 2018 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 5 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG. PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL Dl LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG

MEMUTUSKAN: 1. Ketentuan pasal 1 ditambah satu angka setelah angka 22 yaitu angka 23, sehingga pasal 1 berbunyi sebagai berikut: Pasal 1

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 9 TAHUN 2017

GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 7 TAHUN 2014

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

BUPATI KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI KUTAI BARAT NOMOR 10 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

SALINAN. Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 6,nomor 5494);

GUBERNUR PROVINSI PAPUA

KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA

BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

WALIKOTA PROBOLINGGO

I. MODEL PAKAIAN DINAS DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI A. PAKAIAN DINAS HARIAN 1. PDH PRIA WARNA KHAKI. i j. e m

PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 67 TAHUN 2009 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BERAU BUPATI BERAU,

BUPATI BOGOR PERATURAN BUPATI BOGOR NOMOR 6 TAHUN TENTANG PAKAIAN DINAS HARIAN BATIK DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH

KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

PERATURAN KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PAKAIAN DINAS DI LINGKUNGAN ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

NOMOR : 12 TAHUN 2010

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

MODEL, BENTUK, PENGGUNAAN, UKURAN, ATRIBUT, DAN KELENGKAPAN PAKAIAN DINAS PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

BERITA NEGARA. ARSIP NASIONAL. Pakaian Dinas. Pegawai. Pencabutan.

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PAKAIAN DINAS KEPALA DAERAH, WAKIL KEPALA DAERAH DAN KEPALA DESA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 60 TAHUN 2007 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO

BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 30 TAHUN 2017 TENTANG

2017, No Nomor 177, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4925); 2. Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2010 tentang Badan Nasio

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT

WALIKOTA PROBOLINGGO

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG

- 1 - BUPATI KOLAKA TIMUR PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERATURAN BUPATI KOLAKA TIMUR NOMOR TAHUN 2014 TENTANG

BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 9 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PULAU MOROTAI NOMOR : 1 TAHUN 2010 T E N T A N G LAMBANG DAERAH KABUPATEN PULAU MOROTAI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI KEDIRI NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 54 TAHUN 2007

BUPATI LEBAK PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR 41 TAHUN 2015 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO

WALIKOTA PROBOLINGGO

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR : 25 TAHUN 2005 SERI : E PERATURAN BUPATI MAJALENGKA NOMOR : 25 TAHUN 2005 TENTANG

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

PROVINSI BANTEN PERATURAN WALIKOTA TANGERANG SELATAN

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BUPATI MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT PERATURAN BUPATI MAJENE NOMOR 49 TAHUN 2017 TENTANG

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2008 TENTANG

Transkripsi:

WALIKOTA PROBOLINGGO SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG PAKAIAN BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO WALIKOTA PROBOLINGGO Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan kebanggaan bersama terhadap BATIK yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia dan menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri, menumbuhkan rasa cinta Indonesia, memberikan ciri khas daerah, memberikan motivasi dan kebanggaan bagi masyarakat Kota Probolinggo, dengan ini akan ditetapkan pakaian batik khas Kota Probolinggo; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a konsideran ini, perlu ditetapkan pakaian batik khas Kota Probolinggo dalam Peraturan Walikota Probolinggo. Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4130) ; 2. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389) ; 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4844) ;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2001 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 100, Tambahan Lembaran Negara, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4124); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737) ; 7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741) ; 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2009 tentang perubahan Pertama Atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2009 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah; 9. Peraturan Daerah Kota Probolinggo Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Daerah Kota Probolinggo (Lembaran Daerah Kota Probolinggo Tahun 2008 Nomor 2) ; 10. Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 46 Tahun 2006 tentang Pakaian Dinas Pegawai dan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO TENTANG PAKAIAN BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Walikota ini, yang dimaksud dengan : a. Pakaian batik khas adalah pakaian daerah bermotif batik yang mempunyai ciri-ciri khusus dan menggambarkan keberadaan serta kebanggaan suatu daerah;

b. Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu; c. Motif adalah hasil karya cipta dari pemikiran seseorang atau lebih yang diakui secara umum dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku; d. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya; e. Kekhasan adalah kekhususan yang tidak dimiliki oleh yang lain; f. Orisinilitas adalah keaslian; g. Artistik adalah mempunyai nilai seni; h. Kreatif adalah memiliki daya cipta; BAB II MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 2 (1) Maksud dibuatnya Pakaian Batik Khas Kota Probolinggo adalah memberikan ciri-ciri khusus dan menggambarkan keberadaan serta kebanggaan daerah; (2) Tujuan dibuatnya Pakaian Batik Khas Kota Probolinggo adalah untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Kota Probolinggo dalam upaya meningkatkan dan memperkenalkan potensi wisata, budaya maupun potensi alam yang lain. BAB III JENIS, MOTIF DAN ARTI PAKAIAN BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO Pasal 3 (1) Motif Pakaian Batik Khas Kota Probolinggo terdapat 3 (tiga) macam, terdiri dari: a. MORAL (Model Ramah Lingkungan) 1 b. MORAL (Model Ramah Lingkungan) 2 c. Manggurin, anggur merah, panen anggur (2) Deskripsi motif Pakaian Batik Khas Kota Probolinggo sebagaimana tersebut pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. MORAL (Model Ramah Lingkungan) 1: 1. Pembangunan yang hijau dan ramah lingkungan digambarkan

penghijauan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH); 2. Hasil bumi, digambarkan dengan anggur dan mangga sebagai maskot Kota Probolinggo; 3. Kerajinan diwakili dengan gambar topeng (mewakili kerajinan lain) yang kini mulai dirintis untuk dibudayakan pada generasi muda; 4. Kota pantai, kota yang sejak dulu digunakan nelayan/penduduk Kota Probolinggo sebagai salah satu sumber mata pencaharian, dan juga terkenal dengan adanya kali banger yakni sungai yang membelah tengah kota sebagai tempat berlabuhnya perahu nelayan dan sarana transportasi air yang menghubungkan pelabuhan dan pasar. b. MORAL (Model Ramah Lingkungan) 2 1. Pembangunan yang hijau dan ramah lingkungan digambarkan penghijauan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH); 2. Hasil bumi, digambarkan dengan anggur dan mangga sebagai maskot Kota Probolinggo; 3. Kerajinan diwakili dengan gambar topeng (mewakili kerajinan lain) yang kini mulai dirintis untuk dibudayakan pada generasi muda; 4. Kota pantai, kota yang sejak dulu digunakan nelayan/penduduk Kota Probolinggo sebagai salah satu sumber mata pencaharian, dan juga terkenal dengan adanya kali banger yakni sungai yang membelah tengah kota sebagai tempat berlabuhnya perahu nelayan dan sarana transportasi air yang menghubungkan pelabuhan dan pasar. c. Manggurin, anggur merah, panen anggur 1. Manggurin, penggabungan bentuk-bentuk lingkaran matahari, lingkaran anggur, sulur-sulur, daun-daun dan angin. Mangga arum manis meyerupai kupu-kupu yang sedang terbang, buah anggur yang daunnya disusun simetris membentuk bunga-bunga mekar mewangi. Matahari yang bersinar putih memancar ke segala penjuru berbaur dengan angin yang berhembus di atas ladang yang hijau dan subur. 2. Anggur Merah, buah anggur merah yang menonjolkan batangbatangnya yang melingkar membingkai buah anggur merah, hal ini mengartikan anggur merah sebagai wujud dari buah keberhasilan serta usaha keras tanpa lelah menuju keberhasilan yang perlu dijaga, dipelihara, dipupuk, dan dipertahankan serta terus ditingkatkan.

3. Panen Anggur, motif lingkaran-lingkaran anggur pada sebuah bulatan keranjang pada kanan kirinya yang berserakan butir butir anggur dengan berbagai ukuran mengartikan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan kenikmatan luar biasa kepada penduduk Kota Probolinggo. (3) Bentuk Pakaian Batik Khas Kota Probolinggo: a. Wanita - Kemeja dengan krah berdiri - Berjilbab warna sepadan, non muslim menyesuaikan - Bawahan berwarna gelap b. Pria - Kemeja dengan krah berdiri - Kopiah hitam polos - Bawahan berwarna gelap BAB IV DASAR PENETAPAN PAKAIAN BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO Pasal 4 Batik khas Kota Probolinggo ditetapkan atas dasar orisinilitas, artistik, kreatif, dan mencirikan kekhasan Kota Probolinggo. BAB V PENGGUNAAN PAKAIAN BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO Pasal 5 Pakaian Batik Khas Kota Probolinggo dapat digunakan: (1) Sebagai salah satu seragam/pakaian dinas pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo; (2) Sebagai busana/pakaian dalam kegiatan-kegiatan resmi perayaan baik nasional maupun perayaan bersifat lokal kedaerahan. BAB VI PENUTUP Pasal 6 Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan ini sepanjang mengenai pelaksanaannya diatur lebih lanjut oleh Walikota sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 7 Peraturan Walikota ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dalam Berita Daerah Kota Probolinggo. Ditetapkan di Probolinggo Pada tanggal 2 Desember 2009 WALIKOTA PROBOLINGGO Ttd, H. M. BUCHORI Diundangkan di Probolinggo pada tanggal 2 Desember 2009 SEKRETARIS DAERAH KOTA PROBOLINGGO, Ttd, Drs. H. JOHNY HARYANTO, M.Si Pembina Utama Muda NIP. 19570425 198410 1 001 BERITA DAERAH KOTA PROBOLINGGO TAHUN 2009 NOMOR 35 Sesuai dengan aslinya, KEPALA BAGIAN HUKUM Ttd BAMBANG SULISTYONO, SH. M.Si Pembina Tk I NIP. 19561101 198509 1 001

LAMPIRAN I PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR : 35 Tahun 2009 TANGGAL : 2 Desember 2009 MODEL PAKAIAN BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO A. MODEL PAKAIAN BATIK UNTUK PRIA

B. MODEL PAKAIAN BATIK UNTUK WANITA WALIKOTA PROBOLINGGO Ttd, H. M. BUCHORI

LAMPIRAN I I PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR : 35 Tahun 2009 TANGGAL : 2 Desember 2009 MOTIF BATIK KHAS KOTA PROBOLINGGO A. Moral 1 (Model Ramah Lingkungan)

B. Moral 2 (Model Ramah Lingkungan)

C. Manggurin, anggur merah, panen anggur WALIKOTA PROBOLINGGO Ttd, H. M. BUCHORI