APLIKASI PENGGAJIAN VB 6 (VERSI 2) Peminat silakan hubungi : Email : uusrusmawan71@gmail.com Facebook : konsultasivb@ymail.com (Uus Rusmawan) Phone : 0812 8438 1118 Program ini digunakan di setiap perusahaan dengan pola yang berbeda-beda. Asumsi yang digunakan dalam program ini adalah pada sebuah perusahaan. Dengan memahami polanya, anda dapat membuat program penggajian sesuai dengan situasi dan kondisi sistem yang dijadikan objek observasi. Proses awal program penggajian ini dimulai dengan mengolah data pegawai, dalam hal ini kami hanya membuat field di tabel pegawai yang ada kaitannya dengan pembayaran gaji, kami tidak menyertakan field agama, jenis kelamin dan sejenisnya yang tidak ada kaitannya dengan perhitungan gaji, olehkarena itu pembaca dipersilakan untuk menambahkan field lain yang dirasa perlu. Kemudian dilanjutkan dengan mengolah data golongan. Setiap golongan memiliki standar pembayaran tersendiri untuk menentukan berapa tunjangan keluarganya, tunjangan anak, uang makan, uang lembur dan jaminan kesehatannya. Setelah itu dilanjutkan dengan mengolah data jabatan, dimana setiap jabatan memiliki standar pembayaran tersendiri yang berupa gaji pokok dan tunjangan jabatannya. Proses berikutnya adalah mengentri data kehadiran pegawai, data kehadiran inilah yang menjadi sumber data dalam proses perhitungan gaji. Dalam hal ini kami sajika dua model pengolahan data kehadiran. Pola pertama adalah dengan mengentri kehadiran dalam bentuk akumilasi dalam satu bulan. Asumsinya data ini diambil dari absen harian (amano) dimana jumlah kehadiran dalam satu bulan tersebut dientri dalam form berupa berapa hari seorang karyawan masuk kerja dalam sebulan, berapa hari sakit, izin dan alpa. Selain itu dalam form yang sama dientri pula jumlah jam lembur dalam satu bulan. Dan pada kolom terakhir dientri pula berapa jumlah potongannya dalam sebulan. Pola kedua adalah dengan mengentri kahadiran karyawan per hari, jam berapa seorang karyawan masuk kerja dan jam berapa dia pulang. Setelah itu secara otomatis lama jam kerja akan tampil dan berapa jam lama kerja lemburnya di hari tersebut. Tapi model ini dirasakan kurang efektif karena proses entri data memakan waktu yang cukup lama. 1.1 Merancang Database Dan Bentuk Relasi Tabel Langkah awal yang harus dilakukan dalam pembuatan program penggajian ini adalah : 1. Membuat database dengan nama DBGAJI.mbd 2. Membuat tabel pegawai, yang terdiri dari field : NIP Nama Kode jabatan Golongan Status Jumlah anak 1
Catatan : Pembaca dipersilakan untuk menambahkan field yang dianggap perlu, seperti field jenis kelamin, agama, pendidikan, alamat, telepon dan sebagainya. Disini kami hanya membuatkan field yang ada kaitannya dengan kalkulasi keuangannya saja. 3. Membuat tabel jabatan, yang terdiri dari field : Kode jabatan Nama jabatan Gaji pokok Tunjangan jabatan Isi tabel jabatan adalah sebagai berikut : JABATAN KOJAB NMJABATAN GAPOK TJJABATAN ADM ADMINISTRASI 1000000 300000 ANL ANALIS 4000000 800000 BDN BENDAHARA 1000000 300000 CLR CLEANING SERVICE 600000 100000 DKM DOKUMENTASI 800000 300000 DRK DIREKTUR 8000000 2000000 DSR DESIGNER 2500000 700000 KSM KONSUMSI 600000 150000 MNG MANAGER 7000000 1200000 PRL PERALATAN 600000 100000 PRS PERSONALIA 4000000 900000 RSP RESEPSIONIS 750000 250000 SKR SEKRETARIS 1000000 300000 SPR SENIOR PROGRAMER 3000000 600000 YPR YUNIOR PROGRAMER 1200000 400000 4. Membuat tabel golongan, yang terdiri dari field : Golongan Tunjangan suami / istri Tunjangan anak Uang makan Uang lembur Askes Gambar 1.1 Tabel Jabatan 2
Isi tabel golongan adalah sebagai berikut : GOLONGAN GOL TJSUAMIISTRI TJANAK UMAKAN LEMBUR ASKES 1 50000 40000 4000 2000 35000 2 100000 80000 5000 3000 50000 3 150000 120000 5000 4000 75000 4 200000 160000 6000 5000 100000 5 250000 200000 6000 6000 125000 6 300000 240000 7000 7000 150000 Gambar 1.2 Tabel Golongan 5. Membuat tabel master absen, yang terdiri dari field : Bulan Nip Masuk Sakit Izin Alpa Lembur Potongan Catatan : Pembaca dapat membuat manuver sendiri pada field lembur dengan membuat tabel tersendiri dimana datanya dientri dari jam keluar dikurangi jam masuk, maka akan dihasilkan lama kerja. Jika lama kerja lebih dari 8 jam maka lama lemburnya adalah mlama kerja dikurangi 8 jam. Dalam buku ini jumlah jam lembur diasumsikan telah diakumulasikan dalam satu bulan. Selain itu pada field potongan, pembaca juga dapat berinovasi dengan membuat tabel potongan tersendiri dengan rincian sesuai kebutuhan sistem. Misalnya potongan pinjaman koperasi, hutang dan sebagainya. Dalam buku ini jumlah potongan diasumsikan telah diakumulasikan. 6. Membuat tabel gaji. Tabel inilah yang menjadi tabel master transaksi sebagai keseluruhan hasil transaksi atau kalkulasi penggajian berdasarkan jabatan, golongan, dan absensi karyawan. 7. Membuat tabel temporer. Tabel ini hanyalah tabel sementara tempat transaksi absen, lembur dan potongan. Demikianlah ilustrasi awal rancangan database untuk program penggajian ini. Langkah selanjutnya adalah membuat project di VB. 3
Bentuk relasi tabel dalam program penggajian ini terlihat pada gambar di bawah ini : 1.2 Membuat Modul Gambar 1.3 Relasi Tabel Program Penggajian Hal ini dibuat agar melakukan koneksi ke database cukup dengan memanggil nama prosedurnya saja. Lakukanlah langkah di bawah ini : Buka VB Klik menu project Pilih add module Klik open Kemudian ketiklah koding di bawah ini : Public Conn As New ADODB.Connection Public RSGAJI As ADODB.Recordset Public RSGOL As ADODB.Recordset Public RSJabatan As ADODB.Recordset Public RSPegawai As ADODB.Recordset Public RSMASTER As ADODB.Recordset Public RSTEMPORER As ADODB.Recordset Public RSABSEN As ADODB.Recordset Public Sub BukaDB() Set Conn = New ADODB.Connection Set RSGAJI = New ADODB.Recordset Set RSGOL = New ADODB.Recordset Set RSJabatan = New ADODB.Recordset Set RSPegawai = New ADODB.Recordset Set RSMASTER = New ADODB.Recordset Set RSTEMPORER = New ADODB.Recordset Set RSABSEN = New ADODB.Recordset Conn.Open "PROVIDER=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & App.Path & "\DBGaji.mdb" End Sub 4
1.3 Data Pegawai Setelah membuat module, buatlah form untuk mengolah tabel master pegawai dengan bentuk seperti gambar di bawah ini. 1.4 Data Jabatan Gambar 1.4 Form Data Pegawai Kemudian buatlah form untuk mengolah tabel master jabatan dengan bentuk seperti gambar di bawah ini : 5
1.5 Data Golongan Gambar 1.5 Form Data Jabatan Kemudian buatlah form untuk mengolah tabel golongan dengan bentuk seperti gambar di bawah ini: 6
Gambar 1.6 Form Data Golongan 1.6 Entri Data Kehadiran Karyawan Setelah itu buatlah form untuk mengolah tabel master absen dengan bentuk seperti gambar di bawah ini : Gambar 1.7 Form Entri Kehadiran 7
Contoh form entri absen seperti ini diasumsikan datanya diambil dari absen amano yang telah diakumulasikan per karyawan pada bulantertentu, termasuk data lembur dan potongannya. 1.7 Perhitungan Gaji Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, entri absen ini dapat dibuat sesuai kebutuhan sistem, anda dapat saja membuat bentuk form absen dengan bentuk yang berbeda. Setelah itu buatlah sebuah form untuk menghitung gaji karyawan dengan bentuk seperti gambar di bawah ini: 1.8 Pencetakan Slip Gaji Gambar 1.8 Form Perhitungan Gaji Dengan langkah-langkah di atas, sebenarnya proses program penggajian sudah selesai, langkah berikutnya adalah membuat laporan penggajian. Bentuk laporan yang pertama dibuat adalah slip gaji per karyawan. Buatlah form dengan bentuk seperti gambar di bawah ini : Gambar 1.9 Form Cetak Slip Gaji 8
1.9 Pembuatan Laporan Gambar 1.10 Slip Gaji Setelah proses transaksi selesai, langkah selanjutnya adalah membuat laporan dengan menggunakan Crystal report. Di bawah ini terlihat beberapa bentuk laporannya. 1.9.1 Laporan Data Pegawai. 9
Gambar 1.11 Laporan Data Pegawai Laporan ini dipanggil melalui menu dengan koding sebagai berikut : Private Sub MNLAPPEGAWAI_Click() CR.ReportFileName = App.Path & "\Lap PEGAWAI.rpt" CR.WindowState = crptmaximized CR.RetrieveDataFiles CR.Action = 1 End Sub 1.9.2 Laporan Data Golongan 1.9.3 Laporan Data Jabatan. Gambar 1.12 Laporan Data Golongan 10
1.9.4 Laporan Kehadiran Karyawan Gambar 1.13 Laporan Data Jabatan Gambar 1.14 Laporan Data Kehadiran 1.9.5 Laporan Data Lembur 11
1.9.6 Laporan Data Potongan Gambar 1.15 Laporan Data Lembur Gambar 1.16 Laporan Data Potongan 12