SAHAM. By: Evada El Ummah Khoiro, M.AB.

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. suatu Negara dapat dilihat dan diukur melalui berbagai cara, salah satunya dengan

BAB II URAIAN TEORITIS

II. LANDASAN TEORI. badan perseroan terhadap suatu perusahaan.wujud saham adalah selembar kertas

ANALISIS STRUKTUR MODAL. By: Evada El Ummah Khoiro, S.AB., M.AB

TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Pasar Modal Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang

BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas

menyebabkan harga saham tinggi (Dharmastuti, 2004:17-18). sebagaimana yang diharapkan oleh pemegang saham.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Teori Pesinyalan ( Signalling Theory ) Teori pesinyalan menunjukkan adanya asimetri informasi antara

BAB II LANDASAN TEORI. kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan yang memerlukan dana dalam jumlah

BAB 2. Tinjauan Teoritis dan Perumusan Hipotesis

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang menerbitkan saham. Kismono (2001 : 416) menyatakan:

PENGANTAR BISNIS CHAPTER 19 PASAR MODAL (SECURITIES MARKET)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Berkembangnya suatu perusahaan tergantung pada kinerja keuangan yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian PBV, DER, EPS, dan ROA Pengertian PBV (Price Book Value)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah gedung, perkantoran, mall, hotel,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. banyak diminati masyarakat saat ini. Menerbitkan saham merupakan salah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Horne dan Wachowicz (1997:135), rasio likuiditas membandingkan

DIVIDEN POLICY. Laba Sebelum Pajak. Laba Setelah Pajak. Pajak. Deviden. Laba yg tersedia bagi Pemegang Saham Biasa. Laba Setelah.

Pasar Modal EKO 3 A. PENDAHULUAN B. PRODUK PASAR MODAL PASAR MODAL. materi78.co.nr

BAB 1I TINJAUAN PUSTAKA

ANALIS PENGARUH VARIABEL-VARIABEL FUNDAMENTAL YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI TAHUN

BAB 1 PENDAHULUAN. Pasar modal Indonesia mengalami perkembangan yang pesat dari periode ke

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. bagi keuntungan masa depan, dengan demikian maka pengertian investasi dapat

BAB I PENDAHULUAN UKDW. dan penerimaan devisa. Di Negara yang sedang berkembang usaha yang

INVESTASI SAHAM DAN PENILAIAN SAHAM BIASA

BAB 1 PENDAHULUAN. kesulitan keuangan (financial distress) yang kemungkinan dapat menyebabkan

BAB II LANDASAN TEORI. secara global. Salah satu jenis investasi adalah investasi saham. Investasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. industri ini akan memilki prospek yang baik. Dengan pertimbangan tersebut,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. lancarnya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di era globalisasi pada saat ini pertumbuhan perekonomian berkembang pesat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pasar modal Indonesia saat ini telah mengalami perkembangan yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1) Ni Luh Putu Ari Cintya Devi dan Luh Komang Sudjarni (2012)

ANALISIS FUNDAMENTAL SEBAGAI DASAR PENENTUAN DALAM MEMILIH SAHAM PADA PT. GUDANG GARAM, TBK

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Pengertian Pasar Modal. diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam melakukan analisis laporan keuangan, sebenarnya pintu yang paling

PENGANTAR MANAJEMEN KEUANGAN By: Evada El Ummah Khoiro, M.AB

BAB I PENDAHULUAN. Berbagai macam kegiatan untuk melakukan investasi di Indonesia

0BAB I PENDAHULUAN. di pasar modal, ada kegiatan terpenting yang perlu dilakukan, yaitu

II. TINJAUAN PUSTAKA. Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, baik sumber

BAB I PENDAHULUAN. dalam menjalankan kegiatan operasionalnya akan membutuhkan struktur. modal yang kuat untuk meningkatkan laba agar tetap mampu

S A H A M. Pertemuan 3

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS

BAB II TINJUAN PUSTAKA. lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. antara pembeli dan penjual dengan resiko untung atau rugi.

PENGARUH CURRENT RATIO

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dalam portofolio sering disebut dengan return. Return merupakan hasil yang

sejarah perusahaan. untuk melanjutkan operasi Teknik-Teknik Analisis Laporan Keuangan teknik yang lazim dipakai yaitu:

BAB I PENDAHULUAN. Saham adalah salah satu instrumen investasi yang dapat memberikan return UKDW

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi maka akan semakin meningkat pula upaya berbagai perusahaan untuk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PASAR MODAL. Tujuan Pembelajaran. Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang. Perihal Pasar Modal Pasar Uang Tingkat bunga Relatif rendah Relatif tinggi

BAB I PENDAHULUAN. yang cukup pesat khususnya pada perusahaan go public. Hal ini ditandai

BIAYA MODAL (COST OF CAPITAL)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pasar modal (capital market) adalah suatu pasar dimana dana-dana jangka

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Darmadji dan Fakhrudin (2006) Saham dapat didefenisikan

BAB II LANDASAN TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. akses informasi (Widoatmodjo, 1996: 31). Semakin cepat dan semakin banyak

BAB I PENDAHULUAN. ekspansi bisnis dengan berbagai cara agar investor mendapatkan keuntungan yang

BAB 1 PENDAHULUAN. pengambilan keputusan investasi di pasar modal juga semakin kuat.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian tentang pengaruh dividen per share (DPS), earning per share

BAB II LANDASAN TEORI. lembar saham biasa (Kieso dkk, 2007:379). berbagai aspek, salah satunya adalah Earnings Per Share (Nachrowi

BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal dipandang sebagai salah satu sarana yang sangat efektif untuk

BAB I PENDAHULUAN. negara tentunya memerlukan dana, salah satu altenatif yang dapat digunakan

BAB II LANDASAN PUSTAKA. antara pihak yang membutuhkan modal dengan pihak yang memiliki modal.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II URAIAN TEORITIS. Rahayu (2006) melakukan penelitian dengan judul Reaksi Pasar Terhadap

Transkripsi:

SAHAM By: Evada El Ummah Khoiro, M.AB.

Definisi Saham Tanda bukti kepemilikan dana/ modal pada suatu perusahaan Tercantum nilai nominal, nama perusahaan, serta hak & kewajiban pemegangnya

Keuntungan common stock > preferred stock, tetapi diikuti dg risk yg lebih tinggi Common Stock (saham biasa) Berhak mengikuti RUPS & menentukan kebijakan Berhak mengikuti RUPSLB Berhak menentukan membeli right issue Berhak deviden pada akhir tahun Preferred Stock (saham istimewa) Memperoleh pendapatan tetap (deviden) tiap 3 bulanan

Blue Chip- Stock Saham perusahaan yg dikenal secara nasional Memiliki sejarah laba, pertumbuhan, & manajemen berkualitas, contoh: LQ45 Jenis Saham Biasa Growth Stock Defensive Stock Diharapkan memberikan pertumbuhan laba yg lebih tinggi dr saham lain, karena punya PER tinggi. Saham yg cenderung lebih stabil di masa resesi Con: saham perusahaan yg dibutuhkan masy., spt gula, beras, minyak, dll

Cyclical Stock Saham yg nilainya naik saat ekonomi baik, & cepat menurun saat ekonomi memburuk Contoh: saham pabrik mobil & real estate cont... Seasonal stock Saham yg kenaikannya meningkat secara musiman Con: saham pabrik mainan saat natal Speculative Stock Saham yang memiliki spekulasi tinggi Tingkat pengembalian rendah/negatif Con: saham pengeboran minyak

DEVIDEN TUNAI Deviden: pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlahnya tergantung keuntungan perusahaan Dibayarkan dalam bentuk tunai dan dikenai pajak pada tahun pengeluarannya DEVIDEN PROPERTI Distribusi keuntungan perusahaan dalam bentuk properti / barang DEVIDEN LIKUIDASI Distribusi kekayaan perusahaan kpd pemegang saham saat perusahaan dilikuidasi

Adalah Rata Rata pengembalian investasi dari investasi yang ditanamkan Menghitung Rate of Return (Tingkat pengembalian) (%) Rate of Return = Deviden per lembar saham Harga Pasar

Pembahasan antara RUPS & RUPSLB No. RUPS RUPSLB 1. Pembayaran deviden akhir tahun 2. Kebijakan ekspansi perusahaan 3. Kebijakan penambahan dana (obligasi / pinjam bank) Pergantian direksi & manajer tiba-tiba Penerbitan right issue Keterlibatan manajemen dlm pelanggaran hukum sehingga nilai saham turun 4. Kebijakan menambah hutang misal karena akan inovasi produk Demonstrasi besarbesaran oleh buruh & belum terselesaikan

Keuntungan memiliki Saham Memperoleh deviden pada akhir tahun Punya hak suara bagi pemegang Common Stock Capital Gain: keuntungan saat penjualan saham

Rumus Capital Gain: (Rp) Pu Pu-1 CG = ----------------- Pu-1 Keterangan CG: Capital Gain Pu: Harga Saham akhir periode Pu-1: Harga Saham akhir periode sebelumnya Penyebab naikturun saham Kondisi Mikro & Makro ekonomi Ekspansi perusahaan Pergantian direksi tiba-tiba Direksi terlibat tindak pidana dll

Kebutuhan dana jumlah besar & pihak bank tidak mampu memberi pinjaman karena tingginya resiko Alasan Perusahaan Jual Saham Publikasi kinerja perusahaan secara lebih sistematis Ingin harga saham terus naik & diminati konsumen & berefek kuat pada kepercayaan diri manajemen Memperkecil resiko yg timbul, karena resiko diselesaikan dengan pembagian deviden

Perbandingan SAHAM Vs Obligasi

EMITEN Perusahaan yg jual saham di pasar modal Pelaku Pasar Modal UNDERWRITER Perusahaan yg menjamin perusahaan yg jual saham BROKER/ PIALANG Perantara pembeli dg penjual sekuritas Mengenakan komisi Terdaftar dulu di bursa ybs

Prospek usaha/bisnis yg menjanjikan Penilaian Investor dalam suatu SAHAM Kinerja keuangan & non-keuangan yg bagus Penyajian laporan keuangan jelas/ disclosure (diungkapkan dg jelas & terbuka) Sisi keuntungan yg terus meningkat

RIGHT ISSUE Adalah kebijakan manajemen mencari tambahan dana dg menjual saham terbatas, khusus untuk pemeang saham lama. STOCK SPLITS Memecah saham / peningkatan jumlah saham beredar dg mengurangi nilai nominal saham. Tdp 2 saham dg nominal setengah dr nilai nominal awal Tujuan: memberikan sinyal bahwa perusahaan dlm kondisi sehat. Karena tidak mungkin perusahaan men-stock-splits jika dlm kondisi Fall Stock.

Menghitung Keuntungan yg diharapkan dari saham (%) Menghitung Nilai Buku per lembar saham (Rp) D1 P1 - Po r = ------ + --------- Po Po Te Nbp = ------ Jbs Keterangan: r : Keuntungan yg diharapkan D1 : Deviden tahun 1 Po : Harga Beli P1 : Harga Jual Keterangan: Nbp Te Jsb : Nilai buku perlembar saham : Total Ekuitas : Jumlah saham yang beredar

Earning Per Share (EPS) adalah Pendapatan perlembar saham/ bentuk keuntungan tiap lembar saham yg dimiliki. (Rp) Price Earning Ratio (PER) Adalah perbandingan antara harga pasar perlembar saham dengan EPS. Untuk melihat apakah suatu saham over value (mahal) atau under rate (murah). Dalam benttuk kali (x) EAT EPS = ------ Jsb MPS PER = ------ EPS Keterangan: EPS EAT Jsb Keterangan: PER : Earning per Share : Earning After tax : Jumlah saham yang beredar : Price Earning Ratio MPS : Market Price PerShare / Harga Pasar Saham EPS : Earning per Share

PER 10,5 kali berarti harga pasar perlembar saham mencapai 10,5x dari EPS PER yg tinggi menunjukkan prospek tumbuh perusahaan yg tinggi (kalau terlalu tinggi tdk baik karena mungkin harga saham tdk akan naik lagi dan kemungkinan memperoleh capital gain akan lebih kecil) PER yang rendah menunjukkan prospek tumbuh yang rendah

21

22

Contoh kasus PT Tigaraksa : EAT = Rp. 30.474 juta nilai modal saham = Rp. 87.475 juta, harga nominalnya = Rp. 1000/lembar saham. jumlah saham yang beredar = 87.475.000 lembar (Rp. 87.475 juta/ Rp 1000). EPS = Rp. 30.474 juta/ 87.475.000 = Rp. 348 Harga saham PT Tigaraksa satria misalnya adalah Rp. 3000 PER = Rp. 3000/ Rp. 348 = 8,62 kali 23

THANK YOU Good luck on the final test!!! =))