SAHAM By: Evada El Ummah Khoiro, M.AB.
Definisi Saham Tanda bukti kepemilikan dana/ modal pada suatu perusahaan Tercantum nilai nominal, nama perusahaan, serta hak & kewajiban pemegangnya
Keuntungan common stock > preferred stock, tetapi diikuti dg risk yg lebih tinggi Common Stock (saham biasa) Berhak mengikuti RUPS & menentukan kebijakan Berhak mengikuti RUPSLB Berhak menentukan membeli right issue Berhak deviden pada akhir tahun Preferred Stock (saham istimewa) Memperoleh pendapatan tetap (deviden) tiap 3 bulanan
Blue Chip- Stock Saham perusahaan yg dikenal secara nasional Memiliki sejarah laba, pertumbuhan, & manajemen berkualitas, contoh: LQ45 Jenis Saham Biasa Growth Stock Defensive Stock Diharapkan memberikan pertumbuhan laba yg lebih tinggi dr saham lain, karena punya PER tinggi. Saham yg cenderung lebih stabil di masa resesi Con: saham perusahaan yg dibutuhkan masy., spt gula, beras, minyak, dll
Cyclical Stock Saham yg nilainya naik saat ekonomi baik, & cepat menurun saat ekonomi memburuk Contoh: saham pabrik mobil & real estate cont... Seasonal stock Saham yg kenaikannya meningkat secara musiman Con: saham pabrik mainan saat natal Speculative Stock Saham yang memiliki spekulasi tinggi Tingkat pengembalian rendah/negatif Con: saham pengeboran minyak
DEVIDEN TUNAI Deviden: pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Jumlahnya tergantung keuntungan perusahaan Dibayarkan dalam bentuk tunai dan dikenai pajak pada tahun pengeluarannya DEVIDEN PROPERTI Distribusi keuntungan perusahaan dalam bentuk properti / barang DEVIDEN LIKUIDASI Distribusi kekayaan perusahaan kpd pemegang saham saat perusahaan dilikuidasi
Adalah Rata Rata pengembalian investasi dari investasi yang ditanamkan Menghitung Rate of Return (Tingkat pengembalian) (%) Rate of Return = Deviden per lembar saham Harga Pasar
Pembahasan antara RUPS & RUPSLB No. RUPS RUPSLB 1. Pembayaran deviden akhir tahun 2. Kebijakan ekspansi perusahaan 3. Kebijakan penambahan dana (obligasi / pinjam bank) Pergantian direksi & manajer tiba-tiba Penerbitan right issue Keterlibatan manajemen dlm pelanggaran hukum sehingga nilai saham turun 4. Kebijakan menambah hutang misal karena akan inovasi produk Demonstrasi besarbesaran oleh buruh & belum terselesaikan
Keuntungan memiliki Saham Memperoleh deviden pada akhir tahun Punya hak suara bagi pemegang Common Stock Capital Gain: keuntungan saat penjualan saham
Rumus Capital Gain: (Rp) Pu Pu-1 CG = ----------------- Pu-1 Keterangan CG: Capital Gain Pu: Harga Saham akhir periode Pu-1: Harga Saham akhir periode sebelumnya Penyebab naikturun saham Kondisi Mikro & Makro ekonomi Ekspansi perusahaan Pergantian direksi tiba-tiba Direksi terlibat tindak pidana dll
Kebutuhan dana jumlah besar & pihak bank tidak mampu memberi pinjaman karena tingginya resiko Alasan Perusahaan Jual Saham Publikasi kinerja perusahaan secara lebih sistematis Ingin harga saham terus naik & diminati konsumen & berefek kuat pada kepercayaan diri manajemen Memperkecil resiko yg timbul, karena resiko diselesaikan dengan pembagian deviden
Perbandingan SAHAM Vs Obligasi
EMITEN Perusahaan yg jual saham di pasar modal Pelaku Pasar Modal UNDERWRITER Perusahaan yg menjamin perusahaan yg jual saham BROKER/ PIALANG Perantara pembeli dg penjual sekuritas Mengenakan komisi Terdaftar dulu di bursa ybs
Prospek usaha/bisnis yg menjanjikan Penilaian Investor dalam suatu SAHAM Kinerja keuangan & non-keuangan yg bagus Penyajian laporan keuangan jelas/ disclosure (diungkapkan dg jelas & terbuka) Sisi keuntungan yg terus meningkat
RIGHT ISSUE Adalah kebijakan manajemen mencari tambahan dana dg menjual saham terbatas, khusus untuk pemeang saham lama. STOCK SPLITS Memecah saham / peningkatan jumlah saham beredar dg mengurangi nilai nominal saham. Tdp 2 saham dg nominal setengah dr nilai nominal awal Tujuan: memberikan sinyal bahwa perusahaan dlm kondisi sehat. Karena tidak mungkin perusahaan men-stock-splits jika dlm kondisi Fall Stock.
Menghitung Keuntungan yg diharapkan dari saham (%) Menghitung Nilai Buku per lembar saham (Rp) D1 P1 - Po r = ------ + --------- Po Po Te Nbp = ------ Jbs Keterangan: r : Keuntungan yg diharapkan D1 : Deviden tahun 1 Po : Harga Beli P1 : Harga Jual Keterangan: Nbp Te Jsb : Nilai buku perlembar saham : Total Ekuitas : Jumlah saham yang beredar
Earning Per Share (EPS) adalah Pendapatan perlembar saham/ bentuk keuntungan tiap lembar saham yg dimiliki. (Rp) Price Earning Ratio (PER) Adalah perbandingan antara harga pasar perlembar saham dengan EPS. Untuk melihat apakah suatu saham over value (mahal) atau under rate (murah). Dalam benttuk kali (x) EAT EPS = ------ Jsb MPS PER = ------ EPS Keterangan: EPS EAT Jsb Keterangan: PER : Earning per Share : Earning After tax : Jumlah saham yang beredar : Price Earning Ratio MPS : Market Price PerShare / Harga Pasar Saham EPS : Earning per Share
PER 10,5 kali berarti harga pasar perlembar saham mencapai 10,5x dari EPS PER yg tinggi menunjukkan prospek tumbuh perusahaan yg tinggi (kalau terlalu tinggi tdk baik karena mungkin harga saham tdk akan naik lagi dan kemungkinan memperoleh capital gain akan lebih kecil) PER yang rendah menunjukkan prospek tumbuh yang rendah
21
22
Contoh kasus PT Tigaraksa : EAT = Rp. 30.474 juta nilai modal saham = Rp. 87.475 juta, harga nominalnya = Rp. 1000/lembar saham. jumlah saham yang beredar = 87.475.000 lembar (Rp. 87.475 juta/ Rp 1000). EPS = Rp. 30.474 juta/ 87.475.000 = Rp. 348 Harga saham PT Tigaraksa satria misalnya adalah Rp. 3000 PER = Rp. 3000/ Rp. 348 = 8,62 kali 23
THANK YOU Good luck on the final test!!! =))