SIKENCUR. Menata Birokrasi Bebas Korupsi. Edisi Revisi

dokumen-dokumen yang mirip
Dr. Cris Kuntadi, CPA, CA, Ak. Kepala Pusdiklat BPK RI Anggota Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta

AndaiKita Haldep_AndaiKita.indd 1 6/22/2017 9:22:58 AM

-2- d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keu

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Serba Otomatis Membuat Laporan Tugas Akhir dan Skripsi di Word 2013

PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI

Menyelami. Makna Bacaan. Shalat. Edisi Panduan

Dr. Yansen T.P., M.Si

CAPAIAN PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI PADA PROGRAM PENGUATAN PENGAWASAN

KOMUNIKASI CERDAS. Panduan Berkomunikasi di Dunia Kerja (NEW EDITION)

Beat The Market Haldep. Beat the Market.indd 1 6/21/ :39:09 AM

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DEPUTI BIDANG INVESTIGASI TAHUN

RENCANA AKSI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM TAHUN 2014 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

Membentuk. Akhlak Anak. Cara Mendidik Akhlak Anak Menurut Islam. Roidah

2 Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesi

Practical Problem Solving

Suplemen Rencana Strategis

Mendesain 3 Dimensi Secara Cepat dengan AutoCAD 2008

(3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta. Secara Komer sial di pidana dengan pidana penjara

CAPAIAN PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI PADA PROGRAM PENGUATAN PENGAWASAN

TENTANG KERJASAMA DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI

3. Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau

Dipersembahkan. Pada Tanggal

BELAJAR MUDAH MEMAHAMI HIKMAH

Excel Rekening Tagihan

The Power. Digital Marketing

Langkah Mudah Belajar Struktur Data Menggunakan C/C++

INPRES NO. 10 TAHUN 2016 AKSI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI TAHUN 2016 DAN TAHUN 2017

Dadit Herdikiagung - Inspektur II Inspektorat Jenderal Kementerian Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PERCEPATAN PELAKSANAAN PROYEK STRATEGIS NASIONAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PENINGKATAN AKUNTABILITAS KINERJA dan KEUANGAN INSTANSI PEMERINTAH

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 192 TAHUN 2014 TENTANG BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 192 TAHUN 2014 TENTANG BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

dan/atau huruf g untuk Peng gunaan Secara Komer sial di pidana dengan

Pemberantasan Korupsi : Antara Asset Recovery dan Kurungan Bd Badan. Adnan Topan Husodo Wakil Koordinator ICW Hotel Santika, 30 November 2010

Komisi Pemberantasan Korupsi. Peranan KPK Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Penanganan Politik Uang oleh Bawaslu Melalui Sentra Gakkumdu

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 192 TAHUN 2014 TENTANG BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

CREDIT UNION. KOPERASI How to Grow and Sustain

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG PRAKTIK AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SEKILAS TENTANG BPK PERWAKILAN PROVINSI JAWA TIMUR

SEKILAS TENTANG BPK PERWAKILAN PROVINSI JAWA TIMUR

TIDAK SEKEDAR TEORI TETAPI SEBUAH SOLUSI MENEKAN KORUPSI

Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, CFrA.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN TENTANG PRAKTIK AKUNTAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

3. Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau

2016, No Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851); 2. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002

Membuat Aplikasi Penjualan dengan Macro Excel

Dalam Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009, sanksi bagi pelaku kejahatan narkoba adalah sebagai berikut :

IMPLEMENTASI SPIP BALITBANG KEMENTERIAN KEHUTANAN

BAB I PENDAHULUAN. khususya di tingkat Pemerintah Daerah. Korupsi sebenarnya termasuk salah

KEBIJAKAN PENGAWASAN INSPEKTORAT JENDERAL KEMDIKBUD TAHUN 2012

WHISTLE BLOWING SYSTEM (WBS)

2017, No Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009

Membuat Aplikasi Point of Sale dengan Laravel dan AJAX

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Akuntan Publik adalah seseorang yang telah memperoleh izin untu

Website Canggih dan Praktis dengan Blogspot

MANUSIA MILITAN. Programming Your Mind for Success

Jiwa yang sukses adalah jiwa yang selalu siap menghadapi semua hal yang akan menghadangnya di dalam belantara kehidupannya.

PROFIL BPK PERWAKILAN ACEH

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2016 TENTANG PERCEPATAN PELAKSANAAN PROYEK STRATEGIS NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PENGAWASAN. A. Menurunnya Temuan Pemeriksaan Kasus Berindikasi Tindak Pidana Korupsi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Metode Penelitian Kualitatif METODE PENELITIAN KUALITATIF

RISET SUMBER DAYA MANUSIA. Cara Praktis Mengukur Stres, Kepuasan Kerja, Komitmen, Loyalitas, Motivasi Kerja dan Aspek-Aspek Kerja Karyawan Lainnya

Buku 37 i i KARIAGEKUN 37.indd 1 4/28/2017 2:52:30 PM _KARIAGE K37(TU)_T indd 1 02/05/ :18:42

-2- Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik

BAB I PENDAHULUAN. dan telah menjadi kebutuhan secara global. Salah satu upaya yang dilakukan

Pertama-tama, perkenanlah saya menyampaikan permohonan maaf dari Menteri Luar Negeri yang berhalangan hadir pada pertemuan ini.

WALIKOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERATURAN WALIKOTA PONTIANAK NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2000 TENTANG RAHASIA DAGANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA

Mengenal Pemrograman PHP7 Database untuk Pemula

Buku ini adalah persembahan saya untuk Kampus Bisnis Umar Usman, Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha. Kampus dari umat, untuk umat, dan oleh umat yang

BAB I PENDAHULUAN. salah satu contoh kecurangan tersebut adalah tindakan perbuatan korupsi yang

BERITA NEGARA. No.787, 2011 KEMENTERIAN LUAR NEGERI. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Penyelenggaraan.

ASEAN JOURNEY. 14 Hari Eksplorasi ASEAN Singapura Malaysia Thailand

I. PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Penyelenggaraan organisasi pemerintahan haruslah selaras dengan tujuan

RINGKASAN PUTUSAN. Darmawan, M.M Perkara Nomor 13/PUU-VIII/2010: Muhammad Chozin Amirullah, S.Pi., MAIA Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI), dkk

AutoCAD. untuk. Desain dan Finishing Rancang Bangun 3D

BAB I PENDAHULUAN. benar-benar telah menjadi budaya pada berbagai level masyarakat sehingga

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MATERI KPK. Indonesia Kita. Pemberantasan Korupsi. Gratifikasi

UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2000 TENTANG RAHASIA DAGANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB I PENDAHULUAN. transparan dan akuntabel, menteri/pimpinan lembaga, gubernur dan

2017, No Berencana Nasional tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Lingkungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berenc

Transkripsi:

i SIKENCUR Menata Birokrasi Bebas Korupsi Edisi Revisi

ii SIKENCUR (SISTEM KENDALI KECURANGAN) MENATA BIROKRASI BEBAS KORUPSI Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000 (seratus juta rupiah). (2) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). (3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (4) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).

iii SIKENCUR (Sistem Kendali Kecurangan) Menata Birokrasi Bebas Korupsi Edisi Revisi Dr. Cris Kuntadi, SE, MM, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, CIPSAS, CFrA, Ak Penerbit PT Elex Media Komputindo

iv SIKENCUR (SISTEM KENDALI KECURANGAN) MENATA BIROKRASI BEBAS KORUPSI SIKENCUR (SISTEM KENDALI KECURANGAN) (Menata Birokrasi Bebas Korupsi) (Edisi Revisi) Ditulis oleh: Dr. Cris Kuntadi, SE, MM, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, CIPSAS, CFrA, Ak 2017 Dr. Cris Kuntadi, SE, MM, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, CIPSAS, CFrA, Ak Hak Cipta dilindungi Undang-Undang Diterbitkan pertama kali oleh: Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia Jakarta Anggota IKAPI, Jakarta 717060848 ISBN: 978-602-04-2124-7 Cetakan pertama: November 2015 Cetakan kedua: Januari 2016 Cetakan ketiga: Mei 2016 Cetakan keempat: November 2016 Cetakan kelima: Mai 2017 (Edisi Revisi) Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan, sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia, Jakarta Isi di luar tanggung jawab Percetakan

Untuk Ibunda Sukiyati dan Bapak Tulus Pribadi Adjisuseno (Alm) serta Simbok Marsidah dan Bapak Soekarno (Alm). Juga untuk istri tercinta Siti Munfaridah, S.Sos, serta kelima putra kami Muhammad Alfatih Robbany, Ahmad Zufar Ghozy, Muhammad Izudin Irfan, Zulfikar Ahmad Kuntadi, dan Muhammad Ahda Kuntadi.

Sekjen BPK, Hendar Ristiawan melaunching piloting implementasi Sistem Kendali Kecurangan di Pusdiklat BPK pada 2014 didampingi Kaditama Revbang BPK, Daeng M. Nazier dan Kepala Pusdiklat BPK, Cris Kuntadi (penulis) Acara Peluncuran Buku Sikencur tanggal 2 November 2015 (Dari kiri kanan) GM Elex Media Komputindo-Al. Arisubagijo, Menteri Perhubungan-Ignasius Jonan, Ketua BPK RI-Harry Azhar Azis, Penulis (Inspektur Jenderal Kemenhub)-Cris Kuntadi, Kepala BPKP-Ardan Adiperdana, Presiden IIA Indonesia-Hari Setianto

Daftar Isi Kata Pengantar... Testimoni Buku Sikencur... vii xi Bab 1. Apa Itu Sikencur?... 1 Bab 2. Mendefinisikan Kecurangan... 11 Bab 3. Jenis-Jenis Kecurangan... 19 Bab 4. Dampak dan Cakupan Kecurangan... 37 Bab 5. Fungsi Sikencur... 81 Bab 6. Delapan Elemen Sikencur... 89 Bab 7. Penerapan Perangkat Sikencur... 97 Bab 8. Perlindungan terhadap Pelapor (Whistle Blower)... 107 Bab 9. Sosialisasi Budaya Anti-Kecurangan... 121 Bab 10. Implementasi Sikencur di BPK RI... 127 Bab 11. Implementasi Sikencur di KEMENHUB... 183 Bab 12. EPILOG: Sikencur dan Kebijakan Nasional Penanganan Korupsi... 217 Daftar Pustaka... 247 Biodata Penulis... 251

xxxii SIKENCUR (SISTEM KENDALI KECURANGAN) MENATA BIROKRASI BEBAS KORUPSI Buku Sikencur diterima oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 10 November 2015

1 APA ITU SIKENCUR? Sikencur merupakan akronim dari Sistem Kendali Kecurangan. Cara penggunaan istilah atau fraseologi ini belum dikenal dalam masyarakat pada umumnya karena istilah ini memang sangat khas. Selama ini istilah tersebut digunakan di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penerapan Sikencur telah dilakukan sejak tahun 2012, walaupun saat itu masih berupa piloting project dan hanya pada satuan kerja Pusat Pelatihan dan Pendidikan (Pusdiklat) BPK RI dan perwakilan BPK Jawa Barat. Istilah Sistem Kendali Kecurangan (Sikencur) atau fraud control system diadaptasi dari sistem yang telah berjalan di negara-negara lain yang biasanya menggunakan istilah-istilah Fraud Control Plan, Australian National Audit Office Fraud Control Strategies, dan lain-lain. Tujuan penerapan Sikencur ialah menyediakan instrumen yang efektif dan cara penanganan yang sistematis dalam pencegahan korupsi. Telah kita ketahui bahwa korupsi di Indonesia telah menjadi wabah yang berjangkit begitu cepat dan dilakukan secara sistematis,

2 SIKENCUR (SISTEM KENDALI KECURANGAN) MENATA BIROKRASI BEBAS KORUPSI karena itu pencegahan dan penanganannya pun harus dilakukan secara sistematis. Sejak dulu orang berdebat mana yang lebih penting, menyeret para koruptor dan memenjarakan mereka atau melakukan pencegahan korupsi dengan melakukan perubahan sistem melalui pendekatan komprehensif dalam jangka panjang. Sikencur menyediakan instrumen untuk kedua tindakan tersebut. Dasarnya ialah kesepakatan United Nation Convention Against Corruption (UNCAC) di Meksiko pada Desember 2003. Dalam artikel, lima kesepakatan tersebut dinyatakan bahwa pencegahan korupsi harus dilakukan seiring dengan upaya represif dalam pemberantasan korupsi. Pemerintah Indonesia lewat UU Nomor 7 Tahun 2006 telah meratifikasi UNCAC. Dengan demikian Indonesia telah menjadi bagian dari jaringan kerja dunia dalam pemberantasan korupsi. Sikencur memiliki fungsi strategis dalam kerja yang berskala global tersebut. Bahkan, Sikencur mempunyai jangkauan lebih luas lagi karena tidak hanya berurusan dengan perkara korupsi melainkan juga seluruh aspek yang terkait dengan upaya pengendalian internal sebuah organisasi sehingga tercipta budaya perusahaan (corporate culture) yang bersih dan transparan. Sikencur menyadarkan publik bahwa korupsi sebenarnya hanya salah satu cabang saja dari pohon besar bernama kecurangan (fraud). Karena itu agenda pemberantasan korupsi seperti yang akhirakhir ini banyak dikampanyekan tidak akan mencapai

APA ITU SIKENCUR? 3 hasil maksimal jika pohon besarnya yang bernama fraud itu tetap dibiarkan tumbuh. Sikencur merupakan rangkaian program kegiatan yang secara komprehensif dirancang dan dilaksanakan oleh pimpinan dan manajemen sebuah perusahaan/instansi untuk mencegah, mendeteksi, dan menindak tindak kecurangan. Program ini juga bisa membuktikan kecurangan, dari yang kecil hingga yang besar, baik itu menyangkut waktu, perjalanan dinas, sampai dengan pengadaan barang dan jasa. Hal ini dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan SPI (sistem pengendalian intern). Jadi, Sikencur merupakan bagian dan SPI itu sendiri, dengan dua tujuan potensial: (i) menjaga integritas personal dan institusi bersangkutan; (ii) melindungi dan mengamankan keuangan internal. Dalam pengalaman BPK, penerapan perangkat Sikencur terbukti berhasil mengurangi risiko kecurangan. Keberhasilan tersebut disebabkan oleh hal-hal yang telah dilakukan BPK, antara lain: (i) menyusun pedoman implementasi Sikencur; (ii) mengkaji pengendalian kecurangan dalam bentuk focus group discussion (FGD) dengan beberapa entitas peme - rintahan (Direktorat Penelitian dan Pengembangan/Ditlitbang); (iii) mengadakan studi banding desain dan implementasi Sikencur; (iv) menyelenggarakan training fraud awa reness bagi pemeriksa; (v) menerapkan beberapa praktik kendali kecurangan di Pusdiklat (perjalanan dinas, pema ketan PBJ, e-procurement). Sikencur merupakan istilah baru dalam dunia ekonomi, bisnis, maupun politik Indonesia. Diluncurkan pada

4 SIKENCUR (SISTEM KENDALI KECURANGAN) MENATA BIROKRASI BEBAS KORUPSI tanggal 19 Juli 2012, itu pun baru berupa piloting project, setelah terlebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai di lingkungan Pusdiklat Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK. Keputusan penting yang dikeluarkan pada saat peluncuran itu di antaranya penerapan Sikencur akan terus dijajagi dan dievaluasi di setiap entitas pengelola keuangan negara seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana korupsi. Sikencur akan terus diberdayakan karena efektif memberikan informasi awal mengenai potensi adanya kecurangan atau korupsi agar dapat diantisipasi dan ditindaklanjuti untuk mencegah kerugian keuangan negara. Hal itu berangkat dari pemikiran bahwa opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK tidak serta merta dapat menegaskan bahwa instansi tersebut bersih dari tindak pidana korupsi. Sebelum program Sikencur ini ada, program kepedulian terhadap kecurangan (fraud awareness program) pada Pusdiklat BPK secara spesifik belum tersusun secara formal. Fungsi tersebut (Fraud Awareness Program) dilaksanakan oleh Pimpinan Pusdiklat BPK yang merupakan bagian integral dari tugas pokok dan fungsinya. Program Kepedulian terhadap Kecurangan (Fraud Awareness Program) di lingkungan Pusdiklat BPK dipelopori oleh Kapusdiklat BPK setelah melakukan studi banding tentang Fraud Control Plan ke ANAO (Australian National Audit Office) di Australia beserta beberapa pejabat dari instansi

APA ITU SIKENCUR? 5 pemerintah yang salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah memerangi korupsi, yaitu DPR, KPK, dan Kejaksaan Agung. Para pejabat yang melakukan studi banding itu di harapkan dapat menjadi pionir yang akan mampu mengimplementasikan fraud control plan yang telah dipelajarinya di lembaga mereka masing-masing. Komitmen para peserta studi banding setelah memahami konsep-konsep fraud control plan di ANAO adalah modal awal yang harus terus dikembangkan agar implementasi Sikencur dapat mencapai sasaran. Agar fraud awareness program atau kepedulian terhadap kecurangan itu terus berjalan, maka harus ada komitmen dari pimpinan instansi terkait sarana yang dibutuhkan harus dipersiapkan, kemudian ada langkah implementasi yang konkret, serta lingkungan pengendalian yang rentangnya terkontrol. Sekarang tibalah kita pada pertanyaan penting. Mengapa memilih nama kencur? Jawabannya sangat seder hana, karena kencur dikenal sebagai tanaman yang bisa mencegah dan mengobati aneka penyakit. Tanaman kencur juga sangat mudah ditanam di permukaan tanah yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah. Cukup dengan sedikit sinar matahari saja tanaman kencur ini dapat tumbuh dengan mudah. Jadi pemilihan nama itu tentu terkait dengan tujuannya yakni mencegah dan mengobati aneka praktik kecurangan di sebuah perusahaan/instansi pemerintah mau-