TALI, SIMPUL DAN IKATAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG KUMIHIMO

SPESIFIKASI TEKNIS TENDA SERBAGUNA TYPE-1 Nomor : Kain filament polyester 100% double side coated.

BAB I PERUM PENDAHULUAN

V. POLA DAN TEHNIK PEMBELAHAN

GERAKAN PRAMUKA Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu Daerah Jawa Timur Jl. Menanggal I No. 19 Perum PENI Gayungan Surabaya

DINDING DINDING BATU BUATAN

BAB XI KUDA-KUDA DAN ATAP

1. Tuliskan kalimat yang sesuai dengan gambar! 2. Apakah manfaat makan buah dan sayur bagi kesehatan tubuh?

TATA LAKSANA PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu. Penelitian ini dilakukan di daerah Minggir, Sleman, Yogyakarta dan di

PEMBALUTAN DAN PEMBIDAIAN. Disampaikan Oleh; Ns, Mei Fitria K, S.Kep

Geometri Ketupat. Arum Kusumawardhani. Makna Ketupat. teringat dengan penganan yang terbuat dari beras yang dimasak dengan

PROSEDUR MOBILISASI DAN PEMASANGAN PIPA AIR MINUM SUPLEMEN MODUL SPAM PERPIPAAN BERBASIS MASYARAKAT DENGAN POLA KKN TEMATIK

PRODUK BAHAN AJAR JOBSHEET PEMBELAJARAN PRAKTIK KERJA BETON OLEH: DR. V. LILIK HARIYANTO

Karamba jaring apung (KJA) kayu untuk pembesaran ikan kerapu di laut

BAB III HANDLING TERNAK RIMINANSIA

MODUL 12 WESEL 1. PENGANTAR

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH KEPULAUAN BANGKA BELITUNG BIRO SARANA DAN PRASARANA. Pengadaan Tutup Kepala TA. 2015

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

3 METODOLOGI PENELITIAN

Buku Petunjuk Pemakaian Pengeriting Rambut Berpelindung Ion

PEMANFAATAN LIMBAH SEDOTAN AQUA GELAS UNTUK PENINGKATAN KETRAMPILAN BAGI ANAK PANTI ASUHAN REKSO PUTRO YOGYAKARTA

BAB III METODE PENELITIAN. Alat yang digunakan untuk penelitian material komposit ini adalah:

Buku Petunjuk Pemakaian Pengering Rambut Ion Negatif

Disaster Management. Transkrip Minggu 4: Tindakan Pertolongan Pertama dan Penyelamatan Korban Bencana

Sambungan dan Hubungan Konstruksi Kayu

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2014 sampai dengan bulan Juli 2014

Oleh : Mukhtar, A.Pi, M.Si

METODE PENELITIAN. 1. Sampel tanah yang digunakan berupa tanah lempung yang berasal dari. daerah Karang Anyar Lampung Selatan

Cara cepat untuk membuat terarium padang pasir yang sempurna

DAFTAR GAMBAR Halaman

PETUNJUK TEKNIS PERKEMAHAN LOMBA PENGGALANG KKM MTSN 1 TANGSEL TAHUN 2016

BAB IV PENGAMATAN PEKERJAAN SIPIL LAPANGAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Manusia menciptakan alat-alat tersebut karena menyadari

PEDOMAN PEMBANGUNAN PRASARANA SEDERHANA TAMBATAN PERAHU DI PERDESAAN

Sambung Pucuk Pada Tanaman Durian

Di unduh dari : Bukupaket.com

BAB 1 STRUKTUR DAN KONSTRUKSI

SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Mata Pelajaran : Prakarya dan KWU Kompetensi Keahlian : AP/TB/MM/KK/UPW

embankment (preloading) Drainasi vertikal Sand blanket 0,5 1 M

BAB III TAHAP EKSPERIMEN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

PANDUAN PEMASANGAN KAMAR MANDI

UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Fisika

II. PENGAWETAN IKAN DENGAN PENGGARAMAN & PENGERINGAN DINI SURILAYANI

Panduan Keselamatan dan Pengoperasian

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 Fisika

PEKERJAAN PERAKITAN JEMBATAN RANGKA BAJA

Soal Ujian Tengah Semester Kelas VIII

KEGIATAN BELAJAR I MEMBUAT KONSTRUKSI KUDA-KUDA KAYU

MATERI PESTA SIAGA KWARTIR CABANG GERAKAN PRAMUKA KEBUMEN TAHUN 2018

Benda B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu, maka kecepatan benda A dan B

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN LEMARI PENDINGIN (REFRIGERATOR) DOMO

Materi Rock Climbing C. ASPEK YANG PERLU DIPERHATIKAN. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam etika panjat tebing adalah sebagai berikut :

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB XIV INSTALASI PIPA PVC

Cara Mencangkok Pohon Mangga

Setiawan Sudarno CEO dicucilaundry

PANDUAN PEMBELIAN KVARTAL. Gorden dan sistem penggantung gorden KOMPONEN

PROSES PENGAWETAN KAYU. 1. Persiapan Kayu untuk Diawetkan

BANDUNG AEROMODELING

BAB V PELAKSANAAN PEKERJAAN BEKISTING, PEMBESIAN DAN PENGECORAN

Bahan Baku Peralatan dan Proses Pembuatan Gerabah II Oleh: Drs. I Made Mertanadi, M.Si., Dosen PS Kriya Seni

4 KEADAAN UMUM UKM. Pulau Pasaran SKALA 1:

Materi Tali Temali. Pendahuluan

KONSTRUKSI PONDASI Pondasi Dangkal Pasangan Batu bata/batu kali

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. ABSTRAK... v. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... xiii. DAFTAR GAMBAR... xiv. A. Latar Belakang Masalah...

PASCA PANEN BAWANG MERAH

BAB X PINTU DAN JENDELA

CARA PENANGKAPAN IKAN HIAS YA NG RA MA H LINGKUNGA N

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

A. Pendahuluan. Dalam cabang ilmu fisika kita mengenal MEKANIKA. Mekanika ini dibagi dalam 3 cabang ilmu yaitu :

Ergonomic Assessment Pada Home Industri (Studi Kasus Industri Tempe)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Membuat Tekstil Dengan Teknik Rekalatar

Pertanyaan berhubungan dengan gambar di bawah ini serta pilihan yang ada.

KONSTRUKSI DINDING BAMBU PLASTER Oleh Andry Widyowijatnoko Mustakim Departemen Arsitektur Institut Teknologi Bandung

5 Permainan Motorik Halus

PRODUK BAHAN AJAR JOBSHEET PEMBELAJARAN PRAKTIK KERJA BATU II OLEH : DR. V. LILIK HARIYANTO NIM:

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2015 sampai April 2015

3. Bagaimana cara mengukur karbon tersimpan?

Produksi rumput laut kotoni (Eucheuma cottonii) Bagian 2: Metode long-line

DINAS PERHUBUNGAN DAN KOMINFO

M-5 PENENTUAN PANJANG GELOMBANG CAHAYA TAMPAK

Bahasa Indonesia BLENDER MODEL NO : MJYL-C051.

Panduan Praktis Perbaikan Kerusakan Rumah Pasca Gempa Bumi

Meningkatkan Nilai Tambah Bawang Merah Oleh: Farid R. Abadi

S A H A B A T. Alamat. Sekolah : Tuntutan-tuntutan Paraf Pembina Tgl. Diuji. UMUM 1. Berumur 10 tahun dan/atau duduk di kelas 5 SD

BAB V TEKNIK PENATAAN DISPLAY INOVASI BUSANA ETNIK

CARA MENGUKUR MATA JARING Oleh : Mukhtar, A.Pi, M.Si

BAB 1. Pendahuluan. Negara Indonesia selain terkenal dengan Negara kepulauan, juga terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan hutan.

M A K R A M E (KERAJINAN DENGAN TEKNIK SIMPUL)

Pengembangan Jenis Tenun Polos dan Tenun Kepar ABSTRAK


BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB 9 PESAWAT SEDERHANA. Kamu dapat menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat diselesaikan.

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT JANTUNG HASNA MEDIKA NOMOR TENTANG PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN KEWASPADAAN BENCANA

Transkripsi:

TALI, SIMPUL DAN IKATAN A. Tali Ada beberapa macam tali yang digunakan dalam dunia kepanduan antaraain: 1. Tali Carn Mantel (untuk kegiatan yangberkauitan dengan alam baebas) 2. Tali Serat Nanas (tali jangkar kapal) 3. Tali Nilon (untuk berbagai latihan pionering) Cara merawat tali agar tidak mudah rusak antara lain: 1. Bersihkan tali setelah digunakan dari kerikil, pasir atau bebu yang menempel. Caranya dengan mencuci tali menggunakan air dingin tanpa sabun. 2. Menjemur tali di tempat yang tidak terkena sinar matahari langung/ diangin-anginkan saja 3. Jauhkan tali dari bahan yang merusak seperti air accu dan bahan kimia lain 4. Gulung talidengan gulungan seberhana yang dapat dengan mudah diurai kembali. 5. Saimpan tali dengan menggantungnya di dalam ruangan yang memilii kele mbaban rendah dan sirkulasi udara lancar B. Simpul Simpul adalah bentukan atau ikatan antara tali dengan tali yagn lain. Ada beberapa simpul yang digunakan dalamlatihan pramuka. Masing-masing simpul memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. Beberapa simpul diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Simpul Pangkal Simpul pangkal merupakan simpul yang sering digunakan untuk mengawali atau mengakhiri suatu simpul lain nya.serta untuk mengikatkan tali pada tiang atau kayu.

2. Simpul Jangkar Simpul jangkat berguna untuk membuat tandu darurat dan untuk mengikat ember atau timba 3. Simpul Hidup Simpul hidup berfungsi untuk mengikat suatu benda akan tetapi untuk melepasnya tidak susah biasanya di gunakan untuk mengikat tiang 4. Simpul Mati

Simpul mati biasanya digunakan untuk mengakhiri suatu simpul dan untuk emnyambung dua utas tali yang sama besar dan kering 5. Simpul Bowline (ikatan kepala kuda) Simpul Bowline akan menghasilkan loop (ikatan) yang tidak bisa mengecil ataupun membesar lagi. Kegunannya adalah untuk menambatkan tali pada tiang atau benda. Serta untuk mengikat leher binatang aggar tidak tercekik. 6. Simpul Laso Digunakan untuk membuat jerat binatang atau perangkap untuk menangkap binatang. Biasanya digunakan dalam kegiatan survival.

7. Simpul Anyam Simpul anyam digunakan untuk menyambung dua utas taliyang tidak sama besar dan dalam keadaan kering 8. Simpul anyam berganda Simpul anyam berganda digunakan untuk menyambung dua utas tali yang tidak sama besar dan dalam keadaan basah

9. Simpul anyaman rantai Anyaman rantai digunakan untuk memendekkan tali (merapikan sisa tali). 10. Simpul ujung tali Gunanya agar simpul pintalan pada tali tidak mudah lepas

11. Simpul kemba/ fisherman s knot Gunanyauntuk menyambung dua utas tali yang sama besar dan dalam keadaan basah serta licin 12. Simpul Erat Gunanya untuk memendekkan tali tanpa memotongnya

13. Simpul tambat Simpultambat digunakan sebaai awalan untuk membuat ikatan. Seperti pada ikatan silang dan ikatan palang. 14. Simpul Tarik/Simpul Lepas Yaitu simpul yang digunakan untuk megikatkan taipada tiang dan mudah untuk diplepas kembali tanpa memegang ikatan. Gunanya utuk menuruni jurang, tebing atau turun dari pohon.

15. Simpul Penarik Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar

16. Simpul Tangga Gunanya untuk membuat tangga dengan tali dan tongkat 17. Simpul Prusik Gunanya untuk naik ke atas menggunakan dua utas tali (sebagai ascender) 18. Simpul Delapan Digunakan untuk ujung tali untuk tempat pengait. Serta sebagai simpul untuk diakitkan pada Anchor (pengaman saat bermain di tebing atau jurang)

19. Simpul Kupu-kupu Digunakan untuk memendekkan tali atau menghilangkan bagian tali yang rusak(friksi) tanpa memotongnya. Simpul inisama denfan simpul penarik 20. Simpul pita Digunakan untuk manyambung dua tali yang berbentuk pipih 21. Simpul Luncur

Simpul ini digunakan untuk memasang pasak tenda. Karena simpul ini bisa dikencangkan tetapi tidak bisa mengendur dengan sendirinya. C. IKATAN Ikatan adalah hasilkombinasi antara tali dengan benda sehingga memiliki fungsi tertentu.beberapa ikatan yang paling sering digunakan adalah sebagai berikut. 1. Ikatan Kaki (3,4,5 dan seterusnya) Iaktan kaki ini diaealai dan diakhiri dengan simpul pangkal.untuk mebuatnya sebisa mungkin hanya tersusisa jarak satu jari dariujung tongkat. Gunanya untuk membuat penyangga jemuran, penyangga tiang dan lainnya.

2. Ikatan Palang

Ikatan palang berguna untuk mengencangkan duabuah tongkat vertikal dan horizontal yyang membentuk sudut siku-siku(90 0 ) sehingga kedua tongkat tersebut menjadi rapat dan sulit dilepaskan. Ikatan panglan ini juga diawali dan diakhiri dengan simpul pangkal. 3. Ikatan silang Ikatansilang berguna untuk mengencanhkan dua buah tongkat yang bersilanganetapitidak membentuk siku-siku.ikatan ini diawali dengan simpul tambat dan diakhiri dengan simpul pangkal.

4. Ikatan sambung tongkat(ikatan canggah) Ikatan ini digunakan untuk menyambung tongkat secara vertikal agar lebih panjang. Ada beberapa versiyang bisa digunakan untuk menyambung tongkat. D. PIONERING Pionerng adalah sebuah bentukan dari tongkat dan tali sehingga memiliki daya guna praktis tertentu atau seedar sebagai hiasan atau kreasi. Di antara contoh bentuk pionering beserta komposisinya adalah sebagai berikut: 1. Pionering penyanggah tiang bendera

Digunakan untuk mendirikan bendera di lapangan yang tidak terdapa tiang sama sekali. Komposisinya menggunakan simpul pangkal, ikatan palang, silng dan sambung tongkat. 2. Pionering Tandu Digunakan untuk prosesevakuasi secara darurat. Caranya dengan menggunakan ikatan palang, simpul pangkal dan jangkar. Keterangan: Titik a = simpul pangkal Titik b = ikatan palang

Titik e = simpul jangkar Titik f = silang tali salang berbalik arah Titik g = simpul mati 3. Pionering menara pengintai Digunakan sebagaitempat pegawas/pejada dalam suatu penrkemahan. Biasanya dibuat dengan mengguakan bambu dan pegikatya dari tali serat nanas (howserlead). Car membuatnya denga mengguakan simpul palang, silag, pangkalda simpul tagga.

4. Pionerig kreasi pesawat. Biasaya adalombakhusus untuk kreasipioneriig. Diataraya adlah bentuk pesawat. Komposisi pioneringini egguakna simpul kaki, ikata palang da ikatan tiang. Tali yag digunakan berukuran 167 cm. Togkat yag diguakan sepanjang 50 cm, 100 cm da 150cm. Ukuran tersebut dipatekaagar pioneringyag dibuat bisa rapi tapa ada kelebihan tali dan togkat yang terlalu mencolok.