ELEKTRONIK WARUNG KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN

dokumen-dokumen yang mirip
2017, No Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 83, Tambahan L

Elektronik Warung Gotong Royong KUBE PKH

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12,

PEDOMAN TEKNIS PENANGANAN FAKIR MISKIN DI WILAYAH PESISIR, PULAU-PULAU KECIL DAN PERBATASAN ANTAR NEGARA MELALUI ELEKTRONIK WARUNG GOTONG ROYONG

2016, No Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967); 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pe

BAB II E-WARONG KUBE JASA PKH SEJAHTERA WIROBRAJAN KOTA YOGYAKARTA. II ini akan menjelaskan mengenai objek penelitian yaitu e-warong Kube Jasa

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2017 TENTANG REHABILITASI SOSIAL RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DAN SARANA PRASARANA LINGKUNGAN

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

FGD Ansipasi Penerapan Kebijakan Rastra menjadi Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 63 TAHUN 2017 TENTANG PENYALURAN BANTUAN SOSIAL SECARA NON TUNAI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 63 TAHUN 2017 TENTANG PENYALURAN BANTUAN SOSIAL SECARA NON TUNAI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2017, No BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan: 1. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang,

2017, No Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Le

2018, No Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967); 3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang P

Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017: Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai

BUPATI SLEMAN PERATURAN BUPATI SLEMAN NOMOR 14 TAHUN 2013 TENTANG

- 1 - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA

BUPATI KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 5 TAHUN 2018 TENTANG

Pemberdayaan masyarakat desa melalui padat karya

MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 176 TAHUN 2011 TENTANG

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT)

Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

A. Registrasi dan/atau Pembukaan Rekening Penerima Bantuan Sosial

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR: 11 TAHUN 2006 TENTANG

- 1 - Format nota kesepahaman untuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan institusi berbadan hukum Indonesia.

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 17 Tahun : 2015

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG MEKANISME PENGGUNAAN DATA TERPADU PROGRAM PENANGANAN FAKIR MISKIN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARANGANYAR,

PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 29 TAHUN 2007 TENTANG PENGUATAN PEMODALAN KOPERASI, USAHA MIKRO DAN KECIL POLA BERGULIR

PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2012 TENTANG

Materi Sosialisasi. Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) 2018

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

WALIKOTA YOGYAKARTA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 21 TAHUN 2014

BAB I PENDAHULUAN. keterbatasan ketersediaan infrastruktur yang. transportasi, jalan, penerangan dan sekolah

a. Rumah Tangga Sasaran (RTS) diberikan bantuan keuangan dalam bentuk Bantuan Keuangan yang bersifat khusus kepada Kabupaten

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN KEUANGAN. Subsidi Beras. Masyarakat. Pendapatan Rendah.

2. Kelompok Masyarakat adalah kelompok sasaran penerima bantuan warga binaan sosial Dinas Sosial Kabupaten Karawang;

NASKAH PERJANJIAN HIBAH DAERAH (NPHD) TENTANG PEMBERIAN HIBAH DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN PURWOREJO TAHUN ANGGARAN 2015

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DESA JATILOR KECAMATAN GODONG PERATURAN KEPALA DESA JATILOR NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN KEUANGAN KEPADA PEMERINTAH DESA BERKEMBANG TAHUN 2011

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 28 TAHUN 2010 TENTANG

MEMBANGUN KELUARGA PRODUKTIF

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar & Program Indonesia Sehat Untuk Membangun Keluarga Produktif

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tam

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8A TAHUN 2012 TENTANG

2018, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 201

BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 40 TAHUN 2017 TENTANG

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan : 1. Pengumpulan sumbangan masyarakat adalah penghimpunan dan/atau

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 66/M-DAG/PER/12/2009 TENTANG PELAKSANAAN SKEMA SUBSIDI RESI GUDANG

BUPATI LOMBOK UTARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN BUPATI LOMBOK UTARA NOMOR 9A TAHUN 2017 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 04 TAHUN 2015 TENTANG BANTUAN LANGSUNG BERUPA UANG TUNAI BAGI KORBAN BENCANA

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 37 TAHUN 2010

Oleh : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah

PERATURAN DEPUTI BIDANG PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH. NOMOR : 07 / Per / Dep.2 / XII /2016

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 94/PMK.02/2014 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGUMPULAN DAN PENGGUNAAN

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BLORA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 2 TAHUN 2017

S A L I N A N PERATURAN BUPATI PROBOLINGGO NOMOR : 28 TAHUN 2015 TENTANG PETUNJUK TEKNIS KREDIT MODAL KERJA USAHA MIKRO DI KABUPATEN PROBOLINGGO

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI JEMBER PERATURAN BUPATI JEMBER NOMOR 03 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN DESA SIMPANG NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.40/Menhut-II/2014

PEDOMAN UMUM BANTUAN SOSIAL BERAS SEJAHTERA

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 43 TAHUN TAHUN 2011 TENTANG OPERASI PASAR MURAH KEBUTUHAN POKOK MASYARAKAT

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA,

BUPATI HULU SUNGAI TENGAH

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PENDIDIKAN BAGI MAHASISWA MISKIN UNTUK PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM SWASTA (PTKIS) TAHUN 2015

SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 81 TAHUN 2012

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lemba

SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 45 TAHUN 2013

BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 13 TAHUN 2017 TENTANG

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8A TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 40 TAHUN 2011 TENTANG

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM (PTAI) TAHUN ANGGARAN 2014

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KEUANGAN. Dana Subsidi Benih. Prosedur Penggunaan.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTANIAN. Kredit Usaha. Pembibitan Sapi. Pelaksanaan. Pencabutan.

Transkripsi:

ELEKTRONIK WARUNG KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DIREKTORAT PENANGANAN FAKIR MISKIN PESISIR PULAU- PULAU KECIL DAN PERBATASAN ANTAR NEGARA

Arahan Presiden Rapat Terbatas Tentang Keuangan Inklusif 26 April 2016 1 Segera dirumuskan strategi nasional keuangan inklusif. Perpres tentang layanan keuangan digital agar disiapkan dengan baik. 2 Setiap bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara non-tunai dan menggunakan sistem perbankan untuk kemudahan mengontrol, memantau, dan mengurangi penyimpangan. Penggunaan sistem perbankan dengan memanfaatkan keuangan digital dimaksudkan untuk memperluas inklusi keuangan 3 Penggunaan beragam kartu dalam menyalurkan dana bansos agar dapat diintegrasikan dalam satu kartu 3

Arahan Menteri Sosial Sesuai dengan Arahan Presiden 1 Semua program penanganan Kemiskinan perlu di sinergikan agar out-come-nya memberikan dampak luas, efisien dan efektif. 2 3 Pendamping dan masyarakat yang didampingi perlu diberdayakan, dan menjadi pelaku dari sistem keuangan inklusif, dalam rangka mempercepat meningkatan kesejahteraan mereka. Proses penanganan KUBE harus holistik, mulai dari pembentukan, pengorganisasian, sampai pada pemasaran hasil usahanya. 4

Sinergitas dan komplementaritas program untuk Keluarga Miskin Sasaran 16,2 Juta Keluarga Miskin

Bantuan Sosial dan Subsidi Program Keluarga Harapan (PKH) Program Indonesia Pintar (PIP) R RASTRA Jaminan Kesehatan Nasional Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) Jenis Bantuan Tunai Tunai Beras Asuransi Mekanisme Saat ini sosial Tunai Tunai melalui PT Pos LKD Berbasis Bank (Pilot) Rekening bank reguler Diantar langsung ke penerima - Tunai Melalui PT Pos LKD (Pilot)

Prinsip Bantuan Sosial Non-Tunai 1 2 Semua penerima bantuan akan memiliki rekening tabungan bank Semua bantuan sosial (tunai dan e-voucher) akan masuk ke dalam rekening tersebut 4 Pencairan bantuan dilakukan melalui agen/outlet 3 Pencairan bantuan oleh penerima manfaat dilakukan dengan menggunakan teknologi moda transaksi yang tersedia 7

LANDASAN KEBIJAKAN Undang-Undang RI Nomor 13 Tahun 2011, tentang Penanganan Fakir Miskin; Peraturan Pemerintah No 63 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Upaya Penanganan Fakir Miskin Melalui Pendekatan Wilayah; Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2017, tentang Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 20 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Sosial; Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK No.254/PMK.05/2015, tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga PMK Nomor 228/PMK.05/2016 tentang Perubahan Atas PMK No.254/PMK.05/2015, tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016 Tentang bantuan Pengembangan Sarana Usaha Melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E- Warong KUBE-PKH). Permensos No. 8 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016 Tentang bantuan Pengembangan Sarana Usaha Melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warong KUBE- PKH

Peraturan Mensos RI Nomor 25 Tahun 2016 Tentang bantuan Pengembangan Sarana Usaha Melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warong KUBE-PKH).

Apa itu E-Warong Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama-Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut e-warong KUBE-PKH adalah sarana usaha yang didirikan oleh KUBE di bidang jasa sebagai sarana pencairan bantuan sosial berupa bahan pangan pokok dan/atau uang tunai secara elektronik, kebutuhan usaha, serta pemasaran hasil produksi anggota KUBE Dari pengertian tersebut di atas e-warong KUBE-PKH melayani 4 (empat) hal yaitu: (1) Pelayanan jasa pencairan bantuan sosial non-tunai berupa bahan pangan pokok secara elektronik; (2) penyediaan kebutuhan-kebutuhan pokok warga masyarakat lingkungan sekitarnya; (3) Pemasaran hasil produksi penerima bantuan dan (4) Penarikan dana tunai.

Tujuan E-Warong. Memastikan bahwa bantuan yang diterima masyarakat tepat sasaran; Meningkatkan kapasitas penerima manfaat untuk mengembangkan kemampuan berusaha Menyediakan sarana pelayanan transaksi keuangan secara elektronik untuk pencairan Bantuan Sosial Mengenalkan transaksi pelayanan perbankan kepada penerima manfaat seperti menabung, penggunaan kartu elektonik untuk transaksi pembayaran dan tarik tunai Sebagai tempat menampung dan memasarkan hasil produksi masyarakat sekitar terutama penerima manfaat Menyediakan bahan pangan pokok sehari-hari dengan harga terjangkau bagi penerima manfaat (penerima PKH, BPNT).

Sasaran Penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),terdiri dari: penerima bantuan sosial peserta program keluarga harapan, penerima bantuan pangan nontunai, penerima bantuan subsidi gas elpiji, Penerima Program Indonesia Pintar. Masyarakat bukan penerima kartu KKS, terdiri dari: Penerima bantuan UEP Anggota kelompok KUBE Masyarakat sekitar

Pembentukan E-Warong. Proses pembentukan KUBE Jasa: Diawali dengan penentuan lokasi, (desa, Kecamatan pada setiap kabupaten) Validasi terhadap peserta PKH yang produktif untuk mendapatkan 10 sepuluh) orang Bimbingan teknis kepada yang tervalidasi Fasilitasi musyawarah membentuk kelompok dan kepengurusannya (ketua merangkap anggota 1 orang; sekretaris merangkap anggota 1 orang; bendahara merangkap anggota 1 orang dan anggota) Pengurus yang terpilih melaporkan ke Dinas Sosial Kabupten dengan surat pengantar dari Kepala Desa Setempat. Dinas Sosial kabupaten menetapkan kepengurusan KUBE

Lanjutan Struktur organisasi (dibuatkan bagan struktur saja) Ketua merangkap anggota sebanyak 1 orang Sekretaris merangkap anggota sebanyak 1 orang Bendahara merangkap anggota sebanyak 1 orang Anggota sebanyak 7 orang Penyelia sebanyak 1 orang Keanggotan KUBE Peserta PKH, memiliki kartu keluarga sejahtera Memiliki identitas diri, dan berdomisili tetap Usia 18 s/d 60 tahun dan telah menikah dan sehat produktif untuk melakukan akvitas usaha Memiliki minat berusaha dan keterampilan Keanggotaan KUBE Jasa berakhir, apabila : Telah meninggal dunia Mengundurkan diri Pindah tempat tinggal ke kecamatan lain Melakukan tindak pidana

Tempat E-Warong Tempat untuk mendirikan e-warong KUBE PKH harus bertempat di rumah salah satu pengurus KUBE Jasa atau tempat lain berdasarkan kesepakatan anggota KUBE Jasa. Pemilik rumah/tempat lain yang menjadi lokasi e- warong harus menandatangani surat pernyataan dengan bermaterai cukup mengenai kesediaan penggunaan rumah untuk digunakan sebagai tempat e- Warong KUBE PKH. Surat pernyataan (format terlampir) memuat:» kesediaan rumah untuk digunakan sebagai tempat e-warong KUBE PKH paling singkat 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan.» tidak menuntut biaya sewa dan/atau biaya lainnya atas penggunaan rumah sebagai tempat e-warong KUBE PKH.

Contoh SURAT PERNYATAAN Saya yang bertandatangan di bawah ini: Nama :.. Umur :.. Jenis Kelamin :.. Alamat Rumah : Menyatakan: Bersedia meminjamkan secara sukarela tanah atau teras dari rumah saya menjadi tempat kegiatan Elektonik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan yang akan dikelola oleh Kelompok Usaha Bersama bidang jasa sebanyak 10 orang sebagai upaya penanganan dan pemberdayaan fakir miskin secara berkelanjutan. Selama peminjaman ini atau masih berjalannya kegiatan Elektonik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan, saya tidak menerima biaya sewa atau sejenisnya Mendukung kegiatan Eloktronik Warung Gotong Royong Demikian surat pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar dan sehat walaifiat, tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Jakarta.. Juli 2017 Yang membuat Pernyataan Materai 6000 Kepala Desa (.) Mengetahui Pendamping.

Kriteria E-Warong Lokasi terkoneksi jaringan internet dan jaringan listrik; Melayani 500 (lima ratus) sampai dengan 1000 (seribu) penerima manfaat yang berasal dari anggota KUBE peserta PKH, dan penerima beras untuk rakyat sejahtera yang berasal dari 1 (satu) kecamatan atau lebih, dalam 1 (satu) kabupaten Menggunakan rumah pengurus atau anggota KUBE Jasa Pengurus atau anggota yang rumahnya menjadi tempat usaha e- Warong KUBE-PKH tidak meminta sewa dan juga menandatangani surat pernyataan dengan bermaterai cukup atas kesediaan penggunaan rumah untuk e-warong KUBE-PKH Melaksanakan transaksi bantuan sosial nontunai. Aksesibilitas jalan yang memadai

Mekanisme Kepala Dinas Sosial Kabupaten mengusulkan permohonan e-warong KUBE-PKH kepada Menteri Sosial dengan dilengkapi data nama dan alamat penerima bantuan pengembangan sarana usaha dan tembusan disampaikan kepada kepala dinas sosial provinsi (format proposal terlampir) Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Cq. Direktorat Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Pulau-pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara melakukan verifikasi terhadap usulan permohonan dari dinas sosial kabupaten Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Cq. Direktorat Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Pulau-pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara menetapkan lokasi dan penerima bantuan e-warong KUBE-PKH yang telah lolos hasil verifikasi. Hasil penetapan lokasi dan penerima bantuan e-warong KUBE-PKH disampaikan kepada dinas sosial kabupaten dengan tembusan Dinas Sosial Provinsi. Dinas Sosial Kabupaten menyampikan hasil penetapan lokasi kepada KUBE Jasa untuk membentuk e-warong KUBE PKH. KUBE Jasa yang telah ditetapkan untuk dibentuk e-warong KUBE PKH mengajukan proposal permohonan BPSU dan bantuan KUBE kepada Menteri c.q Direktorat Penanganan fakir Miskin Perkotaan dan Direktorat Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Pulau-Pulau Kecil dan Perbatasan Negara melalui dinas sosial kabupaten. Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin melakukan verifikasi atas keberadaan KUBE Jasa dan e- Warong KUBE PKH. Hasil verifikasi setelah memenuhi persyarataan sebagai KUBE Jasa dan e-warong KUBE PKH ditetapkan sebagai penerima BPSU dan bantuan KUBE. KUBE Jasa yang telah menerima BPSU dan bantuan melakukan pembentukan e-warong KUBE PKH dan pelaksanaan kegiatan e-warong KUBE PKH.

Lanjutan Dalam hal pembentukan e-warong KUBE PKH dilakukan koordinasi dengan Instansi terkait, meliputi: Perum Bulog/Distibutor dalam penyediaan bahan pangan pokok HIMBARA dalam penyediaan layanan transaksi keuangan secara elektronik Koperasi dalam rangka penguatan kapasitas e-warong KUBE PKH yang meliputi SDM dan kelembagaan Setelah e-warong KUBE-PKH dan penerima bantuan sudah ditetapkan, maka dilanjutkan dengan penyaluran dana bantuan stimulant e-warong KUBE PKH yang meliputi Bantuan Sosial KUBE Jasa senilai Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) berupa modal usaha dan modal kerja. Pemanfaatan bantuan permodalaan ini 25% (dua puluh lima persen) pembelian bahan pangan pokok dan 75% (tujuh puluh lima persen) modal kerja mendukung usaha sesuai dengan kebutuhan prioritas seperti pembelian: listrik dengan kapasitas sebesar 900 Wat, timbangan barang, mesin pengemas hampa udara, lemari pendingin, dan/atau alat pengangkut barang. Dalam hal sisa dari pembelian modal kerja atau belum digunakan untuk pembelian modal kerja, harus dimanfaatkan untuk modal usaha.

Lanjutan Bantuan Pengembangan Sarana Usaha sebesar Rp. Rp.10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk rehabilitasi ruangan, pengadaan lemari etalase, dan rak tempat barang. Pembelian barang tersebut faktur pembelian barang atau bukti lainnya yang sah. Bantuan stimulant yang telah diterima tidak digunakan untuk pembelian alat tulis kantor, honorarium pengurus, transport, dan kegiatan politik. Cara penyaluran bantuan dengan dilakukan dengan cash transfer melalui rekening KUBE Jasa.

Pengembangan Sarana Usaha Melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warong KUBE-PKH) sebagai Sarana Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai dan Bantuan Sosial Non Tunai 1. Kementerian Sosial 2. Kemeterian Teknis Lainnya 3. Perbankan (Himbara) 4. Perum Bulog/Distributor Pangan 5. Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten 6. Bappeda Kabupaten 7. Dinas Teknis Lainnya 8. Camat 9. Kepala Desa/Lurah 10. Kelompok Usaha Bersama di Bidang Jasa 11. Penyelia/Pendamping