Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta 1)

dokumen-dokumen yang mirip
UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1, Maret 2016

HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN ORANG TUA DAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

Witan Faestri, Agustina Sri Purnami Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. *Korespondensi:

Esa Gunarti Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1, Maret 2015

Ardika Agus Tirani Program Studi Pendidikan Matemtika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N 1 JETIS

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2, Juli 2016

PENGARUH MINAT DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP. Tri Astuti Arigiyati

Dedy Kintaka Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN HITUNG, KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

HUBUNGAN SELF EFFICACY, MOTIVASI, DAN PROKRASTINASI AKADEMIK DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP SE-KECAMATAN KRATON YOGYAKARTA

HUBUNGAN ANTARA SIKAP, GAYA BELAJAR, DAN KEMAMPUAN NUMERIK DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP SEKECAMATAN JETIS BANTUL

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. & ABSTRACT

UNON: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1, Maret 2014

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN MATEMATIKA MINAT BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS. Eddi Artanti Puji Lestari L.A

Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2, Juli 2015

PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KARTASURA JURNAL PUBLIKASI

PENGARUH SIKAP SISWA PADA MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI PERSAMAAN KUADRAT

PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI SISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA, LINGKUNGAN, DAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETRAMPILAN MENGAJAR GURU DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Matematika

PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF MATEMATIKA

Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3 no.2, Juni

Abstract

HUBUNGAN ANTARA LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP N 4 SEWON BANTUL TAHUN AJARAN 2016 / 2017

Deril Gusa Ananta Wijaya* & Isis Rachmadi** ABSTRACT

HUBUNGAN KETERAMPILAN HITUNG, PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN GURU MENGAJAR, CARA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR JURNAL. Oleh YOCIE CALLISTA PUTRI BAHARUDDIN RISYAK SYAIFUDDIN LATIF

PENGARUH KREATIVITAS DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

PENGARUH BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR JURNAL. Oleh

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN SISWA, LINGKUNGAN SOSIAL DAN INTENSITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 01 LIWA

PENGARUH INTENSITAS PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

Oleh : Tri Astuti Arigiyati Prodi Pendidikan Matematika FKIP UST

HASIL BELAJAR AKUNTANSI DALAM PERSEPSI CARA MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMK BATIK 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG SARANA BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN INTENSITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 10 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2013/2014 ABSTRACT

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DAN MINAT DENGAN PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PEMESINAN

kata kunci: hasil belajar, kemandirian belajar, sikap belajar.

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 MAGELANG

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY Maret, 2015

JURNAL TAMAN VOKASI VOL. 4 NO. 2 DESEMBER

HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN KOMUNIKASI GURU-SISWA DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PRESTASI BELAJAR

ISSN Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI) Volume 3, Nomor 1, Maret 2014

PENGARUH MINAT BELAJAR DAN EMOTIONAL QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA N 4 BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014

AHMAD MUJAHID K

HUBUNGAN ANTARA CARA BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA. (Artikel Skripsi) Oleh Imam Basuki

PENGARUH TINGKAT PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA

EFEKTIVITAS STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII

PENGARUH DISIPLIN DAN FASILITAS SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA N 10 SIJUNJUNG

Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Profesionalitas Guru Ekonomi dan Keberadaan... (Ana Setyowati & Bambang Ismanto)

PENGARUH MINAT MEMBACA DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BAHASA INDONESIA SISWA KELAS ATAS SD NEGERI 1 MUNGGUNG KARANGDOWO KLATEN TAHUN

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN SIKAP DISIPLIN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF

PENGARUH MOTIVASI, KEMANDIRIAN, DAN FASILITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK

PENGARUH KEMANDIRIAN DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR METEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 RONGKOP

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN SISWA, KECERDASAN EMOSI DAN KREATIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA

Jurnal Taman Vokasi Vol. 1. No

STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN TGT DAN NHT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 YOGYAKARTA

ISSN Anggit Grahito Wicaksono Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Slamet Riyadi Surakarta

PENGARUH KEDISIPLINAN SISWA DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK PIRI 1 YOGYAKARTA

NASKAH PUBLIKASI MOTIVASI MASUK PG-PAUD BERHUBUNGAN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PG-PAUD FKIP UMS

HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL. Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM

HUBUNGAN KECERDASAN DAN HASIL BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA

KORELASI ANTARA PEMANFAATAN FASILITAS PRAKTIK DAN MINAT SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMK MUHAMMADIYAH SURUH KABUPATEN SEMARANG ABSTRACT

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA JURNAL. Oleh FIRMANSYAH SULTAN DJASMI M. THOHA BS.

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN F ASILITAS PEMBELAJARAN DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (PLH)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. belajar PKn siswa kelas VIII SMP Negeri se- Kecamatan Playen tahun ajaran

BAB III METODE PENELITIAN

Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Menulis Siswa Kelas X. Oleh

PENGARUH FREKUENSI DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS ATAS DI SDN KEDUNGWADUK 1 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MENJAHIT PADA SISWA SMPN 2 MOJOGEDENG KABUPATEN KARANGANYAR

ARTIKEL ILMIAH PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 KOTA JAMBI

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG BAHAN AJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI (JURNAL) Oleh : RENI NOVIANTI

BAB III METODE PENELITIAN Cabang Sukajadi Pekanbaru dan waktu penelitian ini direncanakan selama 3

ARTIKEL PUBLIKASI PENGARUH MOTIVASI DAN KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DI SD MUHAMMADIYAH

HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN DAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII TKR

PENGARUH MOTIVASI PRAKTIK DAN KELAYAKAN FASILITAS BENGKEL PEMESINAN TERHADAP PRESTASI PRAKTIK PEMBUBUTAN

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA (EFFECT ON STUDENT MOTIVATION TO LEARN MATHEMATICS ACHIEVEMENT OF STUDENT)

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Sri Aji Gularko * & Tarto Sentono ** ABSTRACT. Keywords: Learning Achievement, Disciplinary of Learning, Interests.

Muhamad Irfan Fauzi Program Studi PGSD/Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta

ARTIKEL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR KELOMPOK DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X DAN XI DI SMA NEGERI 10 MAKASSAR

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR SEJARAH DENGAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH SISWA SMA SANTO MIKAEL SLEMAN YOGYAKARTA

HUBUNGAN ANTARA APRESIASI SISWA TENTANG TATA TERTIB SEKOLAH DENGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 2 KUTOWINANGUN

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1, Maret 2016

ISSN Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI) Volume 3, Nomor 1, Maret 2014

PENGARUH PERAN ORANG TUA DAN SARANA BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA JURNAL. Oleh VRISCA DYAH KURNIATI FITRIA AKHYAR SUGIMAN

HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGI DAN PROFESIONAL GURU DENGAN KEPUASAN SISWA KELAS X SMK NASIONAL BERBAH JURUSAN TEKNIK PEMESINAN TAHUN AJARAN 2016/2017

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN SIKAP BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 4 PACITAN TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI

HUBUNGAN METODE MENGAJAR GURU DAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR

HAYATI

HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA N 3 SIJUNJUNG TAHUN AJARAN 2012 / 2013 KABUPATEN SIJUNJUNG

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENJELASKAN DAN BERTANYA GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA JURNAL. Oleh

Transkripsi:

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika UNION Vol 3 No 1, Maret 2015 HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN SISWA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG CARA MENGAJAR GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KECAMATAN WONOSARI GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2013/2014 Sukaryanti 1) dan Benedictus Kusmanto 2) 1),2) Program Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta 1) sukaryanti@yahoo.com Abstract: The purpose of this study was to determine: (1) the tendency of students discipline and the tendency of students' perception about the ways teacher teach with the tendency of students mathematic learning achievement, (2) the correlation between students discipline and students' perception about the ways teacher teach with students mathematic learning achievement collectively together or independently. The population of this study was the eighth grade students of SMP Negeri at Wonosari district in Gunungkidul, with the sample was 60 students of SMP Negeri 2 Wonosari and 64 students of SMP Negeri 3 Wonosari, with total sample was 124 students. The sampling technique used was cluster random sampling technique. The Data Analysis is using multiple correlation and multiple regression of two variables. Based on the research results, the students discipline, students perception on the way teacher teach, and students mathematic learning achievement tend to in a high category. From the calculation of multiple correlation test,. = 0,517 with the significance 0.000 < 0.05 and. = 0.505 with the significance level 0.000 < 0.05 it means that there was a positive and significant correlation between the students discipline and perceptions on the ways teacher to students learning mathematics achievement. Keywords: discipline, perception, achievement, mathematics. PENDAHULUAN Pendidikan sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan investasi yang berharga bagi masa depan suatu bangsa. Oleh karena itu, dunia pendidikan seharusnya dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas sehingga dapat mendukung tercapainya pembangunan nasional. Hasil pendidikan dikatakan berkualitas apabila pendidikan yang dilaksanakan dapat memberi kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan pada lulusan yang berguna untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau mencari kerja. Dunia pendidikan tidak terlepas dengan mata pelajaran matematika. Menurut Zainal Aqib dan Elham Rohmanto (2007:133) matematika menumbuh kembangkan kemampuan bernalar, yaitu berfikir sistematis, logis dan kritis dalam mengomunikasikan gagasan dalam pemecahan masalah. Oleh karena itu, mata pelajaran 69

Hubungan Antara Kedisiplinan (Sukaryanti dan Benedictus Kusmanto) matematika penting untuk dipelajari supaya dalam kehidupan sehari-hari siswa tidak mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah. Dalam memahami mengenai matematika diperlukan adanya belajar. Belajar merupakan salah satu bentuk perilaku yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Melalui belajar manusia dibantu untuk menyesuaikan diri dengan lingkunganya. Menurut Slameto (2010:2) belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. Salah satu faktor yang memepengaruhi keberhasilan siswa di sekolah adalah memiliki kedisiplinan siswa yang baik. Sekolah merupakan lembaga formal sebagai wadah untuk kegiatan belajar mengajar dan mencetak generasi yang unggul. Maman Rachman (1999) dalam Tu u (2004:32) yang dikutip oleh Budiman menyatakan disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hati. Rendahnya prestasi belajar matematika siswa dikarenakan kurangnya kedisiplinan siswa dalam belajar. Sehingga diduga kedisiplinan siswa ada hubungannya dengan prestasi belajar matematika yang diperoleh. Semakin tinggi kedisiplinan siswa maka semakin tinggi pula prestasi belajar matematika yang diperoleh, begitu juga sebaliknya jika kedisiplinan siswa rendah maka prestasi belajar matematika yang diperoleh juga rendah. Jadi kedisiplinan siswa berhubungan dengan prestasi belajar matematika siswa. Selain kedisiplinan siswa, hal yang berhubungan dengan prestasi belajar matematika adalah persepsi siswa tentang cara mengajar guru. Menurut Slameto (2010:102) persepsi adalah proses yang menyangkut masuknya pesan atau informasi kedalam otak manusia. Persepsi ini menyangkut segala hal yang yang tidak terpisahkan dengan respon alat indra. Persepsi siswa yang sudah tertanam pada diri siswa tentang cara mengajar guru tersebut bisa berakibat pada prestasi belajar matematika. Persepsi yang positif dapat menjadi sebuah motivasi yang kuat bagi siswa untuk belajar, sekaligus menumbuhkan rasa senang dan ingin tahu untuk belajar matematika. Apabila persepsi siswa tentang cara mengajar guru baik maka dalam belajar matematika siswa akan lebih bersemangat begitu juga sebaliknya jika persepsi siswa tentang cara mengajar guru kurang baik maka siswa akan merasa enggan untuk belajar matematika. 70

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika UNION Vol 3 No 1, Maret 2015 Hal tersebut dapat mengakibatkan hasil yang mereka peroleh pun tidak maksimal. Sehingga diduga bahwa persepsi siswa tentang cara mengajar guru berhubungan dengan prestasi belajar matematika yang siswa peroleh. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan siswa dan persepsi siswa tentang cara mengajar guru dengan prestasi belajar matematika kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014? Sedangkan secara korelasional secara minor (1) Adakah hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan siswa dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014? (2) Adakah hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang cara mengajar guru dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014? TINJAUAN PUSTAKA Kedisiplinan berasal dari kata dasar disiplin yang mendapat awalan ke- dan akhiran -an. Dalam Depdiknas (2012:333) disiplin mempunyai arti ketaatan dan kepatuhan kepada aturan,tata tertib dan sebagainya. Menurut Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (2011:453) menyatakan disiplin tak lain ialah peraturan tata-tertib, yang dilakukan dengan tegas dan keras. Menurut Dimyati & Mudjiono (2009:22) menyatakan siswa adalah subjek yang terlibat dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan siswa adalah seseorang yang terlibat dalam kegiatan belajar mengajar dalam menaati peraturan tata tertib di sekolah. Menurut Kamus Besar bahasa Indonesia (2012:1061) persepsi adalah tanggapan (penerimaan dari suatu proses seseorang mengetahuai beberapa hal melalui pengindraan. Menurut Desmita (2012:118) persepsi adalah suatu proses penggunaan pengetahuan yang dimiliki untuk memperoleh dan menginterprestasikan stimulus (rangsangan) yang diterima oleh sistem alat indra manusia. Menurut Syaiful B Djamarah (2011:202) persepsi adalah proses yang menyangkut masuknya pesan atau informasi kedalam otak manusia. 71

Hubungan Antara Kedisiplinan (Sukaryanti dan Benedictus Kusmanto) Menurut Slameto (2010:92) mengajar adalah membimbing siswa agar mengalami proses belajar. Oemar Hamalik (2009 : 50) mengemukakan bahwa mengajar atau mendidik itu adalah memberikan bimbingan kepada murid. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian persepsi siswa tentang cara mengajar guru adalah merupakan tanggapan siswa mengenai cara guru memberikan bimbingan atau mendidik siswa dalam menjelaskan pelajaran supaya siswa paham dan dapat mencapai tujuan dari pembelajaran. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex post facto. Moh. Nazir (2005:73) penelitian ex post facto adalah penyelidikan secara empiris yang sistematik, dimana peneliti tidak mempunyai kontrol langsung terhadap variabel-variabel bebas (independent variables) karena manifestasi fenomena telah terjadi atau karena fenomena sukar dimanipulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2014. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket untuk memperoleh data kedisiplinan siswa dan data persepsi siswa tentang cara mengajar guru. Teknik tes dilakukanya untuk memperoleh data prestasi belajar matematika yang dilakukan pada proses belajar mengajar. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan tes prestasi belajar matematika untuk mendapatkan data prestasi belajar. Data kedisiplinan siswa diperoleh dengan instrumen berupa angket yang terdiri dari 25 butir pernyataan dengan 13 pernyataan positif dan 12 pernyataan negarif. Data persepsi siswa tentang cara mengajar guru diperoleh dengan instrumen berupa angket yang terdiri dari 25 pernyataan dengan 15 pernyataan negatif. Skala jawaban menggunakan skala Likers dengan 4 alternatif jawaban. Sedangkan data prestasi belajar menggunakan instrumen tes prestasi belajar yang terdiri dari 25 butir soal yang berbentuk soal obyektif dengan 4 opsi. Teknik analisis data dalam penelitian ini perhitungan statistik dilakukan dengan menggunkan bantuan SPSS (Statistic Product and Service Solution) 17. Analisis data yang pertama adalah analisis diskriptif, dalam penelitian ini analisis deskriptif digunakan untuk mendeskriptifkan dari masing-masing variabel penelitian yaitu tentang 72

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika UNION Vol 3 No 1, Maret 2015 kedisiplinan siswa, persepsi siswa tentang cara mengajar guru dan prestasi belajar matematika. Setelah itu uji yang digunakan adalah uji analisi prasayarat. Dalam uji analisi prasyarat digunakan uji normalitas sebaran, uji linieritas hubungan dan uji multikolinieritas. Pengujian hipotesi digunakan yaitu hipotesis mayor menggunakan regersi linier berganda untuk mengetahui hubungan secara linier antara dua atau lebih variabel independent dengan variabel dependen dan hipotesis minor menggunakan analisi parsial untuk menentukan hubungan masing-masing variabel tersebut secara murni, dengan mengendalikan variabel lain. HASIL PENELITIAN Tabel 1. Hasil Deskipsi data No Variabel Rerata Ideal Rerata yang dicapai Kategori 1. Kedisiplinan Siswa 55 71,18 Tinggi 2. Persepsi siswa tentang cara mengajar guru 57,5 71,89 Tinggi 3. Prestasi belajar matematika 12 16,91 Tinggi Tabel 2 : Rangkuman Uji Normalitas Sebaran No Variabel Skor KS-Z Sig. Keterangan 1. Kedisiplinan Siswa 1,134 0,153 0,153 > 0,05 Normal 2. Persepsi siswa tentang cara mengajar guru 0,839 0,482 0,482 > 0,05 Normal 3. Prestasi belajar matematika 0,925 0,359 0,359 > 0,05 Normal Tabel 3 : Rangkuman Hasil Uji Linieritas Variabel dk F hit F tabel (5%) Kriteria Kedisiplinan Siswa dan Prestasi df 1 = 28; belajar matematika df 2 = 94 1,029 1,57 F hit < F tab Linier Persepsi siswa tentang cara df 1 = 29; mengajar guru dan Prestasi belajar matematika df 2 = 93 1,212 1,57 F hit < F tab Linier Hasil analisi dijabarkan sebagai berikut dengan keterangan X 1 (Kedisiplinan Siswa), X 2 (Persepsi Siswa Tentang Cara Mengajar guru) dan Y (Prestasi Belajar Matematika). Hasil analisi deskriptif dapat dilihat pada tabel 1. 73

Hubungan Antara Kedisiplinan (Sukaryanti dan Benedictus Kusmanto) Berdasarkan kategori yang telah ditetapkan, diperoleh hasil kecenderungan kedisiplinan siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul termasuk dalam kategori tinggi, kecenderungan persepsi siswa tentang cara mengajar guru termasuk dalam kategori tinggi dan kecenderungan prestasi belajar matematika siswa termasuk dalam kategori tinggi. Uji prasyarat dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinieritas. Perhitungan statistik uji normalitas sebaran dengan menggunakan uji One-Sampel Kolmogorov-Smirnov Test, dengan perhitungan menggunakan SPSS seperti pada tabel 2. Uji linieritas dengan menggunakan SPSS disajikan pada tabel 3, dan uji multikolinieritas disajikan pada tabel 4 Tabel 4 : Uji Multikolinieritas Collinearity Statistic Tolerance VIF 0,597 1,674 0,597 1,674 Berdasarkan tabel 2, dapat disimpulkan bahwa sebaran data kedisiplinan siswa, persepsi siswa tentang cara mengajar guru dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014 populasi berdistribusi normal karena nilai sign > 0,05. Dari tabel 3 dapat dilihat bahwa hasil perhitungan uji F untuk data diperoleh harga (X 1 ) dengan prestasi belajar matematika (Y) F hitung = 1,029 dan data persepsi siswa tentang cara mengajar guru (X 2 ) dengan prestasi belajar matematika (Y) diperoleh F hitung = 1,212. Karena harga F hitung < F tabel pada taraf signifikasi 5%, maka hubungan antara X 1 dengan Y dan X 2 dengan Y variabel tersebut dinyatakan linier. Dari tabel 4 diperoleh nilai VIF untuk masingmasing variabel bebas kurang dari 10 dan tolerance berada diatas 0,10. Hal ini menunjukkkan tidak adanya korelasi antara sesama variabel bebas dalam model regresi dan dapat disimpulkan tidak terdapat masalah multikolinieritas diantara sesama variabel bebas dalam model regresi yang dibentuk. Dalam penelitian ini, uji regresi linier berganda digunakan untuk mencari persamaan garis regresi dan mengetahui nilai kostanta dan nilai koefisien masing-masing variabel. 74

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika UNION Vol 3 No 1, Maret 2015 Dari hasil perhitungan, diperoleh persamaan garis regresi sebagai berikut: = 0,257X 1 + 0,226X 2 17,590. Untuk menguji hipotesis mayor digunakan korelasi ganda. Dari hasil uji korelasi berganda, nilai koefisien korelasi ganda (R) = 0,812, artinya ada hubungan antara kedisiplinan siswa dan persepsi siswa tentang cara mengajar guru secara bersama-sama dengan prestasi belajar matematika, sedangkan arah hubungan tersebut positif karena nilai R positif. Koefisien determinasi (R 2 ) = 0,659, yang berarti prestasi belajar matematika dapat dijelaskan oleh kedisiplinan siswa dan persepsi siswa tentang cara mengajar guru sebesar 65,9% sedangkan sisanya 34,1% dijelaskan variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model regresi. Untuk menguji hipotesis minor digunakan uji korelasi parsial. Dari hasil uji korelasi parsial yang pertama, nilai korelasi antara kedisiplinan siswa (X 1 ) dengan prestasi belajar matematika (Y) adalah sebesar 0,517, artinya ada hubungan antara kedisiplinan siswa (X 1 ) dengan prestasi belajar matematika, sedangkan arah hubungan tersebut positif, berarti semakin tinggi kedisiplinan siswa maka semakin tinggi prestasi belajar matematika. Nilai p = 0,000 < 0,05 sehingga ada hubungan yang signifikan antara kedisiplinan siswa (X 1 ) dengan prestasi belajar matematika (Y). Berdasarkan hasil uji korelasi parsial yang pertama, maka hipotesis diterima sehingga ada hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan siswa dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014. Dari hasil uji korelasi parsial yang kedua, nilai korelasi antara persepsi siswa tentang cara mengajar guru (X 2 ) dengan prestasi belajar matematika (Y) adalah sebesar 0,505, artinya ada hubungan antara persepsi siswa tentang cara mengajar guru (X 2 ) dengan prestasi belajar matematika, sedangkan arah hubungan tersebut positif, berarti semakin baik persepsi siswa tentang cara mengajar guru maka semakin baik prestasi belajar matematika. Nilai p = 0,000 < 0,05 sehingga ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang cara mengajar guru (X 2 ) dengan prestasi belajar matematika (Y). Bedasarkan hasil uji korelasi parsial yang kedua, maka hipotesis diterima sehingga ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang cara mengajar 75

Hubungan Antara Kedisiplinan (Sukaryanti dan Benedictus Kusmanto) guru dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014. SIMPULAN Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Secara korelasional mayor adalah ada hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan siswa dan persepsi siswa tentang cara mengajar guru dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kecamatan Wonosari Gunungkidul Tahun Ajaran 2013/2014. Hal ini ditunjukkan dengan (R) = 0,812 dan F hitung = 117,034 > F tabel = 3,07. REFRENSI Budiman. 2010. Angket Kedisiplinan Siswa. (online). Tersedia di chemistrybudiman07.blogspot.com. diakses 9 Februari 2014) Depdiknas. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama Desmita. 2012. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung : Remaja Rosdakarya Dimyati & Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa. 2011. Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta : Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Moh. Nazir. 2005. Metode Penelitian. Bogor Selatan : Ghalia Indonesia Oemar Hamalik. 2009. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta Syaiful Bahri Djamarah. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta Zainal Aqib & Elham Rohmanto. 2007. Membangun Profesionalisme Guru dan Pengawas Sekolah. Bandung. CV Yrama Widya 76