Yuni Permata Sari*, Rini**, Rasmiwetti*** No. Hp:

dokumen-dokumen yang mirip
Hairudin, Herdini, Roza Linda Irulhairudin No. Hp :

THE DEVELOPMENT OF THE STUDENT ACTIVITIES WORKSHEETS BASED ON CONSTRUCTIVISM ON THE SOLUBILITY AND CONSTANT SOLUBILITY PRODUCT

Chemistry Study Program The Faculty of Teachers Training and Education University of Riau

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN KIMIA SMA POKOK BAHASAN KOLOID

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERORIENTASI SETS PADA MATERI POKOK ZAT ADITIF MAKANAN

ANALISIS MATERI AJAR IPA KIMIA SMP/MTs BERDASARKAN KURIKULUM 2013

THE DEVELOPMENT OF STUDENTS ACTIVITY PAPER BASED ON THE PROBLEM SOLVING AT SENIOR HIGH SCHOOL IN CHEMISTRY LESSON SUBJECT THERMOCHEMICAL

J. Ind. Soc. Integ. Chem., 2014, Volume 6, Nomor 2

E-journal Prodi Edisi 1

DEVELOPMENT OF PHYSICS-ORIENTED LEARNING DEVICE INQUIRY APPROACH ON THERMODYNAMIC MATERIALS OF CLASS XI SMA BASED ON CURRICULUM 2013

DEVELOPMENT OF MODULUS TWIST EXPERIMENT EQUIPMENT AS A MEDIA HIGH SCHOOL PHYSICS LEARNING

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

THE PRACTICALITY TEST OF MAGNETIC EXPERIMENTAL DEVICES FOR PHYSICS LEARNING OF JUNIOR HIGH SCHOOL

DEVELOPMENT OF ONLINE-LEARNING PLAN BASED ON LEARNING MANAGEMENT SYSTEM ON MATERIAL MOMENTUM AND IMPULSE CLASS XI SENIOR HIGH SCHOOL

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERORIENTASI PENGEMBANGAN KECERDASAN MAJEMUK SISWA PADA KONSEP SEL KELAS XI SMA

ARTIKEL ILMIAH PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN NOTEPAD++ PADA MATERI PROTOZOA UNTUK KELAS X SMA

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER OLEH MAHASISWA CALON GURU FISIKA

STUDENT ACADEMIC SKILLS THROUGH PROJECT BASED LEARNING IN CLASS XI SENIOR HIGH SCHOOL BABUSSALAM

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS REALISTIK PADA MATERI BARISAN DAN DERET DI KELAS X SMA TAMANSISWA PADANG

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Oleh:

PENGEMBANGAN HANDOUT FISIKA DASAR BERBASIS KONSTRUKTIVITAS PADA MATERI DINAMIKA

DEVELOPMENT OF THE LEARNING MEDIA CHEMISTRY USING BY PREZI ON SUBJECT OF THE ATOMIC STRUCTURE

Arwinda Probowati 1, Amy Tenzer 2, dan Siti Imroatul Maslikah 3 Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Malang

PENILAIAN BERBASIS KELAS UNTUK PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI SMP

PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM YANG DILENGKAPI GAMBAR PADA MATERI PROTISTA UNTUK SISWA KELAS X SMA

PENGEMBANGAN KIT ALTERNATIF CAHAYA DAN OPTIK SEBAGAI MEDIA EKSPERIMEN SAINS DI RUMAH BAGI SISWA SLTP

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, SOCIETY (SETS) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA BAB ALAT OPTIK DI SMA

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERORIENTASI PROBLEM SOLVING DENGAN STRATEGI MIND MAPPING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI SMA

DEVELOPMENT OF STUDENT ACTIVITY SHEET BASED CONCEPT HIERARCHY ON REACTION RATE SUBJECT CHEMISTRY LESSON OF SMA

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT POKOK BAHASAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK UNTUK KELAS X SMAN 10 MALANG

DESKRIPSI KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SMA NEGERI 9 PONTIANAK MELALUI METODE PRAKTIKUM PADA MATERI KSP

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA POKOK BAHASAN BESARAN DAN SATUAN DI SMA

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PENYAJIAN DATA STATISTIK UNTUK KELAS X SMA N 3 PADANG. Oleh

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERKARAKTER PADA MATERI POKOK PESAWAT SEDERHANA KELAS VIII SMP

UNESA Journal of Chemical Education Vol.6, No.3 pp , September 2017

THE DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA BASED POWTOON ON THE SUBJECT OF HYDROCARBON AT SECOND GRADE SENIOR HIGH SCHOOL

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI HIMPUNAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP/MTs

2 Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Universitas Pasir Pengaraian

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERORIENTASI SOFT SKILLS PADA MATERI POKOK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT KELAS X DI MAN MOJOKERTO

THE DEVELOPMENT MODULE OF PRACTICAL CHEMISTRY BASED PROBLEM BASED LEARNING (PBL) ON THE SUBJECT OF ACID BASES FOR CLASS XI SENIOR HIGH SCHOOL LEVELS

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA SISWA UNTUK MENGASES KETERAMPILAN PROSES DALAM PRAKTIKUM SENYAWA POLAR DAN NON POLAR KELAS X SMA

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KARAKTER SISWA SMP UNTUK MATA PELAJARAN IPA FISIKA

Agung Setiabudi et al., Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika...

PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM IPA PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN UNTUK SMP E-JURNAL

Kata Kunci: mobile learning berbasis android, hasil belajar ranah kognitif, minat belajar

PENGEMBANGAN KIT PRAKTIKUM DAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI LAJU REAKSI UNTUK SISWA SMA

ARTIKEL ILMIAH OLEH: FITRIA DWITA A1C411031

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII SMP/MTs

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS REALISTIK UNTUK MATERI PECAHAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V MIN KORONG GADANG KECAMATAN KURANJI.

BAB III METODE PENELITIAN. Development). Penelitian ini berjudul Pengembangan LKPD IPA tema

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL SETTING KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY

Jurnal EduFisika Vol. 02 No. 01, Juli 2017 E-ISSN:

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS DISCOVERY LEARNING

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI MATRIKS SISWA KELAS XI MIA SMAN 6 KOTA JAMBI

Key Words: LKS, brain based learning, aljabar operation.

PENGEMBANGAN RPP DAN LKPD MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH PADA MATERI PRISMA DAN LIMAS KELAS VIII SMP

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LECTORA INSPIRE PADA POKOK BAHASAN STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK KELAS X SMA/MA

*Keperluan korespondensi, HP: ,

PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN LEMBAR KERJA SISWA MODEL PEMBELAJARAN CORE DENGAN TEKNIK MIND MAPPING

Jurnal Pendidikan IPA Indonesia

Bab I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan untuk mengkaji keefektifan

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI GEOMETRI UNTUK SISWA KELAS X DI SMA PGRI 1 PADANG ABSTRACT

PENGEMBANGAN MODUL MATERI HIMPUNAN BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP/MTs ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI EKSPONEN DAN LOGARITMA UNTUK SISWA KELAS X SMA KARTIKA 1-5 PADANG

Kata kunci: bahan ajar berbasis masalah, PCK, kemampuan pemecahan masalah

ARTIKEL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI AGUSTUS, Euis Sugiarti : Mahasiswa FKIP Universitas Jambi Page 1

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH UNTUK MATERI PROGRAM LINEAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKN 6 PADANG ABSTRACT

ANALYSIS OF STANDARD PROCESS IMPLEMENTATION AT LEARNING SCIENCES BASED ON CURRICULUM 2013 IN CLASS VIII AT SMP NEGERI PEKANBARU

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS REALISTIK PADA MATERI SEGI EMPAT

PENGEMBANGAN HANDOUT FISIKA BERBASIS CULTURAL PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP. Abstract

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI KAIDAH PENCACAHAN UNTUK SISWA KELAS XI MIA SMAN 7 PADANG

Hasil Uji Validitas Buku Siswa Berbasis Inkuiri pada Pembelajaran IPA untuk Siswa Kelas VIII SMP

PENERAPAN MODEL PROBLEM POSING DENGAN METODE TUGAS TERSTRUKTUR DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA JURNAL. Oleh. Rr. Laksmi Wulandari NIM

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERISISTEM EKSKRESI UNTUK SMA

THE DEVELOPMENT OF NON-EXPERIMENTAL STUDENT WORKSHEET IN NEWTONIAN GRAVITY

DESIGN AND VALIDATION EXPERIMENT DEVICE CALORIMETER GAS AS PHYSICAL MEDIA LEARNING SENIOR HIGH SCHOOL

PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR 1 BERBASIS GUIDED INQUIRY

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PENDEKATAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI SISTEM KOORDINASI MANUSIA UNTUK SMA ABSTRACT

BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan produk tertentu, dan menguji keektifan produk. Penelitian ini

PENERAPAN MODEL GRUP INVESTIGASI BERVISI SETS DI SEKOLAH DASAR

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK SISWA SMA KELAS X

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. diuji kelayakannya dahulu sebelum diberikan kepada peserta didik.

Journal of Science Education And Practice p-issn X Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017 e-issn

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESAWAT SEDERHANA

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA.

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI PROTISTA UNTUK SISWA SMA/MAKELAS X ARTIKEL ILMIAH FIRMANA JUTIN NIM.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS INSTRUCTIONAL GAME PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA. Ahmad Fauzi Hendratmoko, Albertus Djoko Lesmono, Yushardi

Pengembangan Modul Elektronik Berbasis 3D Pageflip Professional

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP 1 BAYANG UTARA ABSTRACT

PENGEMBANGAN MODUL PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK SISWA KELAS VII SMP. Oleh ABSTRACT

PENGEMBANGAN LKS IPA TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PERNAFASAN KELAS VIII SMP N 6 TAMBUSAI

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH PADA MATERI SEGI EMPAT KELAS VII MTs PONDOK PESANTREN DR M NATSIR ALAHAN PANJANG Oleh

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS MASALAH PADA MATERI BENTUK ALJABAR UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIJUNJUNG JURNAL

PENGEMBANGAN LKPD IPA MATERI TEKANAN ZAT BERPENDEKATAN AUTHENTIC INQUIRY LEARNING

Seminar Nasional Pendidikan Sains II UKSW

Transkripsi:

1 PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK DENGAN PENDEKATAN SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) PADA POKOK BAHASAN HIDROLISIS GARAM KELAS XI SMA Yuni Permata Sari*, Rini**, Rasmiwetti*** Email: yunipermata11@gmail.com No. Hp: 081370387355 Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Abstrak: Abstract : The student activities sheet based on Science, Environment, Technology and Society (SETS) for chemistry grade XI senior high school in hidrolize of salt materials has been developed. Method of this research is Research and Development (R & D). The instruments of this research are questioners which are given to the validators. There are three validators, one of validators is lecturer in chemistry university of riau and two validators are teachers of Babussalam senior high school, Pekanbaru. The result of this research shows the validity of student participant exercise sheet is 90,65 %, and category of validity is very high. Based on the result analysis can be concluded that the learning device consist of student activities sheet based on Science, Environment, Technology and Society (SETS) for chemistry grade XI senior high school in hidrolize of salt materials has been valid and proper. Keywords: Student participant exercise sheet, learning process envisioned Science, Environment, Technology and Society (SETS), R&D, hidrolize of salt

2 PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK DENGAN PENDEKATAN SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) PADA POKOK BAHASAN HIDROLISIS GARAM KELAS XI SMA Yuni Permata Sari*, Rini**, Rasmiwetti*** Email: yunipermata11@gmail.com No. Hp: 081370387355 Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Abstrak : Telah dilakukan penelitian pengembangan lembar kegiatan peserta didik dengan pendekatan science, environment, technology and society (sets) pada pokok bahasan hidrolisis garam kelas XI SMA. Subjek penelitian adalah lembar kegiatan peserta didik dengan pendekatan science, environment, technology and society (sets). Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R & D). Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan. Instrumen pengumpulan data adalah angket validasi yang diberikan kepada tiga orang validator, 1 orang dosen kimia Universitas Riau dan 2 orang guru SMA Babussalam Pekanbaru. Penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi lembar kegiatan peserta didik (LKPD) sebesar 90,65 % dengan kategori validasi sangat tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa lembar kegiatan peserta didik dengan pendekatan science, environment, technology and society (sets) pada pokok bahasan hidrolisis garam kelas XI SMA dinyatakan valid.. Kata kunci : Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD), Pendekatan Science, Environment, Technology And Society (SETS), R&D, Hidrolisis Garam

3 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dan efektif dalam meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia. Pendidikan mampu menghasilkan peserta didik yang cerdas dan berkualitas, yaitu peserta didik yang mampu menghadapi problema kehidupan dengan baik. Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh perubahan dan pembaharuan dalam segala komponen pendidikan. Adapun komponen yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan meliputi: kurikulum, sarana dan prasarana, bahan ajar, guru, siswa, dan model pembelajaran yang tepat dalam proses pendidikan disekolah. Semua komponen tersebut saling terkait dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang diinginkan (Djamarah, 2002). Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, menjadikan informasi penting dalam menunjang proses kehidupan termasuk pendidikan. Untuk mendukung proses pembelajaran, guru perlu merancang suatu pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga pendidikan diselenggarakan secara interaktif, kreatif, kritis, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa siswa. Salah satu cara yang digunakan untuk membuat siswa berpikir kritis dan kreatif yaitu menggunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai, pembelajaran dengan pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS). Ahmad Binadja (2011) menyatakan bahwa pendekatan SETS merupakan pembelajaran yang mengaitkan proses belajar dengan kehidupan sehari-hari. Adanya keterkaitan pembelajaran dengan kehidupan membuat siswa akan lebih berminat dan menimbulkan kesan bagus bagi para siswa sehingga meningkatkan keaktifan peserta didik. Pembelajaran berdasarkan pendekatan SETS berpengaruh positif terhadap hubungan antara siswa dengan dunia nyata, mendorong siswa untuk lebih kreatif dan berfikir kritis dalam memberikan solusi pada suatu pokok permasalahan di lingkungan sekitar. Pengembangan sumber daya manusia berkualitas menuntut komitmen, namun salah satu masalah yang terdapat dalam pendidikan di Indonesia adalah masih terbatasnya bahan ajar atau perangkat pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik dalam memperkaya pengalaman, membangun pengetahuan, keaktifan peserta didik dan mengembangkan kreativitas yang pada dasarnya dimiliki oleh setiap orang. Keterbatasan perangkat pembelajaran tentunya akan berpengaruh pada kualitas pembelajaran, khususnya kimia. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia, guru perlu memberikan kesempatan yang luas kepada peserta didik untuk menggali kemampuannya dalam mempelajari kimia, namun tetap dalam bimbingan guru. Pengamatan penulis dilapangan, beberapa guru SMA masih kesulitan menemukan LKPD yang kreatif terutama dalam materi hidrolisis garam. Umumnya siswa juga merasa materi hidrolisis garam cukup sulit dengan adanya konsep yang harus dipahami dan rumus rumus yang cukup sulit. Untuk itu dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dan hubungannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menarik perhatian peserta didik. Penggunaan LKPD dalam pembelajaran dapat mendorong peserta didik untuk mengolah sendiri bahan yang dipelajari bersama dengan temannya dalam suatu bentuk diskusi kelompok. LKPD juga dapat memberikan kesempatan penuh kepada peserta didik untuk mengungkapkan

4 kemampuan dan keterampilan untuk berbuat sendiri dalam mengembangkan proses berpikirnya melalui mencari, menemukan dan menalar. Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan, maka penulis tertarik melakukan penelitian pengembangan LKPD agar memperkaya pengalaman sehingga menjadikan pembelajaran lebih menarik yaitu Pengembangan LKPD dengan Pendekatan SETS Pada Pokok Bahasan Hidrolisis Garam Kelas XI SMA. Hubungan antara unsur-unsur SETS ditunjukkan seperti Gambar.1 perputaran diagram SETS berikut. Gambar.1 Perputaran Diagram SETS METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Kimia. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2015 sampai dengan Oktober 2015 tahun akademis 2014/2015 selama 5 bulan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R & D). Penelitian Research and Development (R & D) adalah metode penelitian untuk mengembangkan produk atau menyempurnakan produk. Tahapan-tahapan penelitian digambarkan seperti Gambar 2. Potensi dan Masalah Pengumpulan data Desain produk Revisi Desain Uji coba produk Gambar 2. Langkah langkah Metode Research and Development (Sugiyono, 2010)

5 Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian dengan melakukan validasi perangkat pembelajaran kepada 3 (tiga) orang validator yang terdiri dari validator I yaitu dosen Program Studi Pendidikan Kimia, validator II dan validator III yaitu guru SMA Babussalam. Hasil penelitian dari validator akan menjadi data yang diolah oleh peneliti sehingga didapatkan hasil analisis data. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif, yakni dengan cara menghitung presentase nilai validasi. Tingkat kelayakan produk hasil penelitian pengembangan di identikkan dengan presentasi skor. Semakin besar presentasi skor hasil analisis data maka semakin baik tingkat kelayakan produk hasil penelitian pengembangan. Kriteria tingkat kelayakan analisis presentase produk hasil pengembangan perangkat disajikan dalam tabel.1 Tabel 1. Skor Penilaian Angket No Kategori Skor 1 2 3 4 Sangat Sesuai Sesuai Kurang Sesuai Tidak Sesuai 4 3 2 1 (Sugiyono, 2010) Menentukan kategori rata-rata indikator berdasarkan Tabel 1. karena validasi menggunakan skala Likert yang terdiri dari empat kelas maka penentuan nilai interval kelas untuk kategori rata-rata indikator adalah seperti tabel 2. kategori validitas dengan rumus interval kelas : Keterangan : Range : selisih skor tertinggi dan terendah ( 4-1=3 ); Ci : Interval kelas; K : jumlah kelas yang di inginkan (4 kelas). Tabel 2. Kategori Validitas Skor Rata-Rata Persentase Kategori 3,25 < 4 2,50 < 3,25 1,75 < 2,50 1,00 < 1,75 81,25% < 100% 62,5% < 81,25% 43,75% < 62,5% 25% < 43,75% Sangat Tinggi Tinggi Rendah Sangat Rendah (Sugiyono, 2010)

6 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian Pengembangan Lembar Peserta Didik Siswa (LKPD) pada mata pelajaran kimia pokok bahasan hidrolisis garam kelas XI SMA menggunakan metode Research and Development(R&D). Langkah-langkah metode Research and Development (R&D) adalah menemukan potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validitas desain, dan revisi desain, uji produk. Penelitian dilakukan sampai tahap revisi desain, karena tujuan dari pengembangan LKPD baru sebatas mengembangkan dan menghasilkan suatu LKPD dengan pendekatan SETS pada materi hirolisis garam yang layak dan valid untuk diimplementasikan dikelas XI SMA. Pelaksanaan validasi LKPD diadakan lagi perbaikan sesuai dengan saran yang diberikan oleh masing-masing validator, sehingga menghasilkan LKPD dengan menggunakan pendekatan SETS yang valid untuk digunakan di sekolah-sekolah menengah atas. Berdasarkan kriteria penilaian LKPD, ada 5 aspek penilaian dalam LKPD dengan pendekatan SETS pada pokok bahasan hidrolisis garam di kelas XI SMA yaitu : aspek kelayakan isi, kebahasaan, sajian, aspek penilaian komponen SETS, dan kegrafisan. Penilaian secara umum setelah validator memberikan skor pada tiap aspek, yang berguna untuk mengetahui nilai validitas LKPD secara keseluruhan. Hasil penilaian dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3. Rekapitulasi Penilaian Semua Aspek NO Komponen Penilaian Skor Validasi Validasi I Kategori Validasi II Kategori 1. Kelayakan Isi 3,37 ST 3,66 ST 2. Kebahasaan 3,42 ST 3,75 ST 3. LKPD dapat digunakan oleh 3,42 ST 3,50 ST seluruh siswa dengan baik 4. Komponen SETS 3,33 ST 3,55 ST 5. Kegrafisan 3,58 ST 3,67 ST Skor rata-rata 3,42 ST 3,62 ST Persentase 85,5% 90,65% keterangan : ST : Sangat Tinggi Berdasarkan semua aspek penilaian komponen LKPD dengan kategori sangat tinggi, dapat dinyatakan bahwa LKPD dengan pendekatan SETS pada materi hidrolisis garam kelas XI SMA sudah valid dengan skor validitas total yaitu validasi ke dua adalah 3,62 dengan persentase 90,65% dengan kategori sangat tinggi.

7 Pembahasan Produk yang dikembangkan adalah lembar kegiatan peserta didik (LKPD) dengan pendekatan SETS pada pokok bahasan hidrolisis garam kelas XI SMA. Tahap perancangan produk penelitian di mulai dengan merancang LKPD berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari sumber silabus kurikulum 2011, materi hidrolisis garam dari beberapa buku kimia kelas XI IPA SMA diantaranya erlangga, esis dan pendekatan SETS dari buku maupun jurnal-jurnal terkait. Setelah dirancang kemudian dilakukan pengembangan produk LKPD untuk dilakukan validasi dan pengujian nilai kelayakan sesuai dengan indikator penilaian. Tahap berikutnya, penulis melakukan perbaikan atas saran-saran yang telah dikemukan oleh validator. Hasil validasi yang disajikan pada Tabel 3 merupakan hasil rata-rata validasi yang telah dilakukan oleh tim validator pada tahap pertama dan kedua untuk pengembangan LKPD. Setelah divalidasi, dilakukan diskusi dengan dosen pembimbing untuk menyempurnakan LKPD yang dikembangkan. Kegiatan diskusi dan validasi dilakukan sampai mencapai suatu kesepakatan dimana masing-masing validator sudah mengatakan bahwa LKPD yang dikembangkan sudah termasuk kriteria valid dengan persentasi masing-masing tinggi dan sangat tinggi. Sejalan dengan pendapat Sugiyono (2010) yang mengemukakan bahwa kategori validitas perangkat pembelajaran maupun LKPD valid apabila validitasnya tinggi atau sangat tinggi. Penilaian aspek kelayakan isi pada validasi ke 1, yaitu LKPD mengarahkan siswa membangun konsep didapatkan hasil 2,67 dengan kategori tinggi, karena masih terdapat nilai 2 oleh salah seorang validator. Masukan dari validator yaitu sebaiknya LKPD dibuat dengan pertanyaan yang lebih rinci, hindarkan pertanyaan yang terlalu terbuka sesuai dengan syarat-syarat kontruksi LKPD sehingga pertanyaan LKPD dibuat lebih sederhana agar dapat memotivasi siswa untuk menemukan konsep yang benar. Setelah direvisi hasil validasi ke-2 didapatkan nilainya meningkat dari 2 menjadi 3. Widjayanti(2008) menyatakan bahwa kelayakan isi LKPD sebagai pedoman bagi siswa yang mengarahkan aktivitasnya dan substansi yang harus dipelajari agar tercapai hasil yang diharapkan. Penilaian aspek kebahasaan bertujuan agar bahasa dalam LKPD sesuai dengan tingkat kedewasaan siswa, jelas dan komunikatif. Pada validasi ke-1 yaitu LKPD harus memiliki informasi yang jelas masih terdapat nilai 2 oleh seorang validator. Saran dari validator sebaiknya informasi yang ada pada LKPD harus lebih jelas, menggunakan kalimat yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Setelah diperbaiki dan hasil dari validasi ke-2 nilainya meningkat dari 2 menjadi 3. Penilaian aspek sajian pada validasi terakhir yaitu validasi kedua nilai 3,75 dengan kategori sangat tinggi. Namun penilaian dari salah seorang validator masih ada nilai 2 pada komponen LKPD memiliki sistematika yang runut, sehingga diperbaiki dan didapatkan hasil pada validasi ke-2 nilainya meningkat dari 2 menjadi 3. Validator menyarankan cover LKPD disesuaikan dengan tema, LKPD sebaiknya memiliki sistematika yang runut agar dapat memudahkan siswa dan memotivasi menjawab pertanyaan dalam LKPD. Sungkono (2008) menyatakan cara penyajian dapat memperkuat bahan kajian terkait sehingga menarik perhatian siswa. Penilaian komponen SETS pada validasi ke-1 nilai rata-rata 3,33 dengan kategori sangat tinggi. Namun penilaian salah seorang validator masih ada nilai 2, yaitu pada komponen LKPD memiliki stimulus sehingga siswa semangat belajar dan memahami keempat komponen SETS, sehingga penulis perlu memperbaikinya kembali dan didapatkan hasil pada validasi ke-2 nilainya meningkat dari 2 menjadi 3. Saran dari

8 validator, LKPD harus memilki stimulus sehingga siswa semangat belajar dan memahami keempat komponen SETS. Pembuatan wacana SETS sebaiknya menggunakan kalimat yang sesuai dengan perkembangan anak dan lebih mengena ke lingkungan, teknologi maupun masyarakat. Setelah diperbaiki dan hasil dari validasi ke- 2 nilainya meningkat menjadi 3,50 dengan kategori sangat tinggi. Binajda (2006) menyatakan bahwa semua unsur SETS bisa didapatkan gambaran umum dari peran konsep tersebut dalam unsur-unsur SETS. Penilaian kegrafisan diantaranya gambar, tampilan dan warna pada LKPD pada validasi ke-1 dan validasi ke-2 semua komponen sudah baik dengan kategori sangat tinggi. Widjayanti (2008) menyatakan bahwa LKPD harus memperhatikan syarat teknis yang didalamnya termasuk penampilan, warna dan gambar sehingga tidak menimbulkan kesan jenuh pada siswa. Gambar yang ada dalam LKPD harus lebih variatif dan lebih jelas, sehingga penulis harus lebih detail mencari foto yang jelas dari wacana yang dibuat setiap LKPD. Secara umum penilaian LKPD dengan pendekatan SETS pada materi hidrolisis garam kelas XI SMA semua komponen telah valid dengan kategori sangat tinggi. Saran dan masukan sangat membangun dari tim validator adalah LKPD yang dibuat harus sesuai dengan dengan silabus dan komponen SETS. Perancangan pembuatan LKPD pada awalnya hanya ada satu kali praktikum yaitu penentuan sifat larutan garam yang ada di LKPD ke-1 seperti LKPD pada umumnya. Namun untuk memantapkan konsep, validator menyarankan agar menambah kegiatan praktikum pada LKPD ke-3 yaitu bahasan perhitugan ph larutan garam. Penambahan kegiatan praktikum disesuaikan dengan silabus pembelajaran materi hidrolisis garam. Validator juga menyatakan, penanaman konsep harus lebih dimantapkan agar siswa dapat membangun konsepnya sendiri. Selain itu Ringkasan materi, ejaan maupun istilah diperjelas kembali dan ditulis dengan benar sehingga penulis lebih teliti memeriksa susunan ejaan maupu istilah yang ada pada LKPD agar lebih jelas dan benar. Masukan dari 2 orang validator, yaitu guru SMA Babussalam, produk LKPD yang sudah valid sebaiknya segera diterapkan ke siswa dalam proses pembelajaran. Secara umum kendala-kendala yang ditemui dalam pengembangan LKPD dengan pendekatan SETS pada materi hidrolisis garam adalah sulitnya menemukan wacana SETS pada materi hidrolisis garam. Karena penulis belum terlalu mahir dalam membuat wacana yang mudah dipahami siswa, baik dari segi bahasa maupun tampilan gambar yang menarik. Sehingga penelitian dan pembuatan LKPD membutuhkan waktu yang cukup lama. Usaha usaha yang dilakukan untuk mengatasi kendala adalah diantaranya mencari permasalahan-permasalahan dilingkungan yang ada kaitannya dengan materi hidrolisis garam, mencari sumber-sumber wacana yang relevan di internet dan mendalami pemanfaatan teknologi, kebiasaan masyarakat serta akibatnya terhadap lingkungan. SIMPULAN DAN REKOMENDASI Kesimpulan Berdasarkan analisis data validasi dapat disimpulkan bahwa hasil validasi pengembangan (lembar kegiatan peserta didik) LKPD dinyatakan valid oleh tim validator dengan hasil validasi terakhir yaitu 3,62 atau 90,65% dengan kategori validitas

9 sangat tinggi. Validitas pengembangan LKPD termasuk dalam kategori layak untuk di uji coba di sekolah. Rekomendasi Pengembangan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) dinyatakan berhasil apabila valid dan reliabel. Sedangkan LKPD yang dikembangkan baru melalui tahap validitas untuk menguji kevalidan LKPD. Agar LKPD dapat digunakan secara umum, maka LKPD perlu diuji untuk mengetahui tingkat reliabilitasnya. Penulis mengharapkan agar LKPD yang dikembangkan ini dilanjutkan dengan penelitian selanjutnya yaitu pada tahap uji coba produk agar didapatkan nilai reabilitasnya. DAFTAR PUSTAKA Ahmad,Binadja. 2011. Pedoman Pengembangan Pembelajaran Bervisi dan Berpendekatan SETS. Laboratorium SETS UNNES. Semarang Andi,Prasetowo. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Diva Press. Yogyakarta Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Depdiknas. Jakarta Dimyati dan Mujiono. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta. Jakarta Djamarah. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta. Jakarta Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung Sri Sukma Bariana. 2011. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sain Fisika Berorientasi Model Problem Based Instruction (PBI) Pada Materi Pesawat Sederhana Kelas VIII SMP. Universitas Riau. Pekanbaru Sungkono. 2008. Pengembangan Bahan Ajar. Direktorat Jenderal Pendidikan. Jakarta Surjani. 2010. Dasar-Dasar Sains. Indeks. Jakarta Widjayanti. 2008. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar. Mitra Cendekia Press. Yogyakarta Widyaningtyas. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara. Jakarta Fiengky, 2011. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Kelarutan Dan Hasil Kelarutan Dengan Pendekaan SETS Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Siswa. Jurnal PP Vol.2 No.2