1 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA [ P i c k t h e d a t e ]
2 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA PENGANTAR Alhamdulillah, puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya sehingga kita masih dapat menjalankan aktivitas kita sehari-hari sebagai suatu insan yang berpikir dan berkarya. Segala sesuatu yang besar berawal dari satu hal yang kecil. Cita-cita IKAHIMATIKA Indonesia yang sangat besar pun berawal dari ide-ide sederhana dan hasil karya setiap anggotanya. Untuk itu demi mewujudkan cita-cita tersebut diperlukan upaya serta usaha dari setiap anggotanya sehingga dari buah pikir yang sederhana dapat menciptakan suatu ideide besar yang mana akan mengantarkan kita menuju cita-cita bersama. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut rumusanrumusan dalam buku kecil bertajuk Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA ini lah diharapkan dapat memberikan pedoman bagi kita semua, khususnya para pengurus dalam menjalankan kepengurusan di IKAHIMATIKA INDONESIA. Hingga nantinya terwujud IKAHIMATIKA yang mempunyai sustainable leadership, sebuah kepemimpinan ideal yang berkelanjutan, yang tentunya akan mendekatkan kita menuju cita-cita IKAHIMATIKA INDONESIA. Teman-teman seperjuangan yang kami hormati, tentunya kita semua menginginkan IKAHIMATIKA menjadi
3 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA organisasi yang semakin mampu berperan aktif dan mewadahi kita semua. Untuk itu marilah kita sama-sama luruskan niat, rapatkan barisan dengan hati yang lapang serta optimisme yang tinggi kita bangun organisasi yang kita cintai ini menjadi organisasi yang kokoh, tangguh dan dapat mewujudkan citacita kita bersama. Semoga silaturrahim kita tetap terjaga. YOGYAKARTA, 8 MEI 2012 Pengurus Pusat IKAHIMATIKA INDONESIA 2010/2012 MIFTAH RIZKAMUNA
4 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... 1 PENGANTAR... 2 DAFTAR ISI.... 4 SEKILAS IKAHIMATIKA INDONESIA... 5 KONSTITUSI IKAHIMATIKA INDONESIA... 8 KEPENGURUSAN IKAHIMATIKA INDONESIA... 9 ALUR KADERISASI IKAHIMATIKA INDONESIA... 20 KE-RUMAH TANGGA-AN IKAHIMATIKA INDONESIA... 22 PENUTUP... xiii
5 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA SEKILAS IKAHIMATIKA INDONESIA Ikatan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia atau yang disingkat dengan IKAHIMATIKA INDONESIA merupakan salah satu organisasi yang merupakan asosiasi profesi mahasiswa berskala nasional yang yang ada di Indonesia. Tentunya asosiasi profesi yang berlandaskan keilmuan dan keprofesian di bidang matematika. Dan perlu diketahui juga bahwa IKAHIMATIKA merupakan satu-satunya organisasi yang mewadahi semua mahasiswa matematika se-indonesia sesuai dengan AD/ART yang bersifat ilmiah, professional dan independen. Sejarah Singkat IKAHIMATIKA IKAHIMATIKA berawal dari niat baik rekan-rekan mahasiswa pendidikan matematika yang memiliki tujuan bersama yaitu sebagai wadah silaturrahim himpunanhimpunan mahasiswa pendidikan matematika di Indonesia. Sehingga pada tahun 1989 dibentuk organisasi dengan nama IKAHIMAPTIKA (Ikatan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika) Indonesia. Kemudian, seiring berjalan waktu dan semakin bertambahnya anggota serta munculnya organisasi mahasiswa matematika non kependidikan yang ikut aktif dalam kegiatankegiatan di IKAHIMAPTIKA, maka pada tahun 1998 di Bandung, nama IKAHIMAPTIKA diuabah menjadi IKAHIMATIKA (Ikatan
6 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Himpunan Mahasiswa Matematika) Indonesia agar dapat melingkupi semua anggotanya. Namun setelah tahun 1998 ini seakan-akan IKAHIMATIKA tidak tampak lagi di permukaan. Hal ini disebabkan pada era 1998 negara Indonesia sedang terjadi reformasi besar, dimana peristiwa ini melibatkan mahasiswamahasiswa di Indonesia. Kemudian berkat antusias dari anggota-anggota IKAHIMATIKA yang menginginkan kembali aktifnya wadah himpunan mahasiswa matematika seluruh Indonesia ini akhirnya diadakan lah Kongres Nasional di Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang. Sehingga IKAHIMATIKA kembali muncul ke permukaan dengan beberapa perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya hingga sampai pada saat sekarang. Tujuan IKAHIMATIKA IKAHIMATIKA sebagai organisasi yang profesional, ilmiah dan independent memiliki bermacam-macam tujuan. Akan tetapi tujuan-tujuan tersebut mengacu pada keprofesian matematika itu sendiri. Hingga saat ini nama IKAHIMATIKA sudah cukup dikenal di masyarakat, meskipun masih sedikit banyak memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia. Dengan jumlah anggota lebih dari 100 organisasi matematika perguruan tinggi yang ada di Indonesia yang dipimpin seorang sekretaris jendral ( Sekjen ), memiliki tujuan mulia yaitu menggalang organisasi mahasiswa matematika di seluruh Indonesia untuk mengembangkan wawasan maha-
7 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA siswa dan membangun kultur tentang kematematikaan. IKA- HIMATIKA akan terus berupaya dengan loyalitas anggotanya dan program kerja yang disusun untuk memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat Indonesia. Dalam AD/ART secara jelas tertulis bahwa fungsi IKA- HIMATIKA adalah sebagai wadah pemersatu peran Himpunan Mahasiswa Matematika di seluruh Indonesia. Sedangkan peran IKAHIMATIKA adalah: 1. Menyelenggarakan forum pertemuan untuk menelaah, membahas masalah yang dihadapi dalam usaha pengembangan matematika. 2. Mengaplikasikan bidang Matematika sejalan dengan kemajuan ilmu yang ada untuk masyarakat. 3. Menjalin kerjasama yang erat dengan oraganisasi yang sejenis, lembaga-lembaga dan instansi pemerintah maupun swasta. Sehingga dari sini diharapkan IKAHIMATIKA dapat menjadi wadah para calon ilmuwan matematika di masa mendatang.
8 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA KONSTITUSI IKAHIMATIKA INDONESIA AD/ART Konstitusi atau dasar landasan IKAHIMATIKA adalah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKAHIMATIKA INDONESIA, yang mana pada setiap agenda KONGRES Nasional AD/ART ini dibahas dan ditetapkan. Segala sesuatunya tentang IKAHIMATIKA INDONESIA diatur dalam AD/ART ini. GBHK Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) IKAHIMATIKA INDONESIA merupakan pedoman umum yang melandasi program-program kerja IKAHIMATIKA INDONESIA. Sehingga dalam perancangan program-program kerja dalam rangka melaksanakan tugas organisasi harus beracuan pada GBHK ini yang setiap ketika agenda KONGRES Nasional dibahas dan ditetapkan. Untuk mendapatkan AD/ART dan GBHK IKAHIMATIKA INDONESIA terbaru bisa diunduh di www.ikahimatika.com, atau di millist IKAHIMATIKA ikahimatika_indonesia@yahoogroups.com.
9 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA KEPENGURUSAN IKAHIMATIKA INDONESIA Sebagai sebuah organasisasi tentunya IKAHIMATIKA mempunyai struktur organisasi atau kepengurusan dengan tugas dan wewenang masing-masing. Untuk mempermudah koordinasi, IKAHIMATIKA mempunyai 6 wilayah hukum di seluruh Indonesia, yaitu a. Wilayah I : NAD, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, kep Riau. b. Wilayah II : Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Bangka belitung. c. Wilayah III : DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Banten. d. Wilayah IV : DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. e. Wilayah V : Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Kalimantan Selatan,Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah f. Wilayah VI : Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara,Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo. Secara umum dalam AD/ART struktur organisasi IKAHIMATIKA INDONESIA adalah sebagai berikut: 1. Dewan Pembina Organisasi. 2. Badan Pengawas Organisasi. 3. Pengurus Pusat. 4. Pengurus Wilayah. 5. Anggota.
10 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Dewan Pembina Organisasi (DPO) merupakan lembaga yang dibentuk oleh Kongres Nasional yang memiliki tugas, wewenang dan tanggung jawab memberikan petunjuk, bimbingan dan pengarahan kepada Pengurus Pusat, Koordinator Wilayah dan Badan Pengawas Organisasi. DPO IKAHIMATIKA terdiri dari: 1. Mantan Sekretaris Jendral Ikatan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia 2. Ahli dalam bidang Matematika. 3. Unsur Direktorat Pendidikan Tinggi yang mendapat tugas. Badan Pengawas Organisasi (BPO) perwakilan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia yang dipilih dalam Kongres Nasional IKAHIMATIKA Indonesia. Secara umum BPO terdiri dari 3 orang dengan satu orang sebagai koordinator, dan dua orang sebagai anggota, yang memiliki tugas mengawasi jalannya organisasi. Pengurus Pusat IKAHIMATIKA INDONESIA. Pengurus Pusat merupakan badan pengurus tertinggi di IKAHIMATIKA yang dipimpin oleh seorang Sekretraris Jenderal (Sekjend). Pengurus Pusat dipilih oleh dewan formatur saat Kongres Nasional setelah sekjend terpilih. Sekurang-kurangnya Pengurus Pusat terdiri oleh Sekjend beserta pembantu Sekjend yang menangani surat-menyurat dan keuangan, dan kepala divisi-divisi beserta staff-staffnya.
11 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Hingga saat ini IKAHIMATIKA mempunyai 5 (lima) divisi yang masing-masing dipimpin oleh kepala divisi, yaitu: 1. Divisi Kaderisasi dan Internal. 2. Divisi Keilmuan dan Keprofesian. 3. Divisi Informasi, Komunikasi dan Eksternal. 4. Divisi Kewirausahaan. 5. Divisi Pengabdian Masyarakat. Arahan Kerja (Job description) untuk Pengurus Pusat adalah sebagai berikut: 1. Sekretaris Jendral (AD/ART) a. Mengkoordinasikan pelaksanaan amanat Kongres Nasional selama masa bakti. b. Bertindak atas Ikatan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia (bukan atas himpunan asal) dalam mengatur, mengadakan kerjasama dan perjanjian dengan pihak lain demi kepentingan organisasi dan anggota. c. Mengkoordinir pelaksanaan tugas Koordinator Wilayah d. Sebagai penanggung jawab penuh IKAHIMATIKA INDONESIA selama masa bakti kepengurusan. 2. Kesekreatariatan a. Membuat inventarisasi dari IKAHIMATIKA dengan baik. b. Membuat format baku surat keluar dari organisasi IKAHIMATIKA secara baik dan mensosialisasikannya. c. Mendata dan mendokumentasi setiap surat yang masuk dan menindaklanjutinya sesuai dengan isi surat tersebut kepada pihak yang berkaitan.
12 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA d. Memonitor keberadaan kesekretariatan (Perlengkapan IKAHIMATIKA) dan mengambil tindakan yang perlu untuk memprosesnya demi kelancaran organisasi. e. Mendokumentasikan hasil-hasil notulensi dalam bentuk tertulis dan dalam bentuk file. f. Mempelajari ilmu dan keterampilan yang berhubungan dengan fungsi sekretaris. g. Bekerjasama dengan bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATKA Indonesia. h. Menyampaikan progres reportnya tiap bulan kepada sekjend tanpa harus di pinta. i. Bertanggung jawab penuh kepada sekjend. j. Mengembangkan sistem yang efektif dan efisien untuk melaksanakan fungsi sekretaris. 3. Kebendaharaan a. Sebagai pusat penyimpanan kas organisasi. b. Menyusun anggaran organisasi selama satu kepengurusan. c. Membantu membuat keputusan dalam menentukan pengeluaran dana untuk setiap kegiatan atau program kerja dari setiap bidang dan pengurus wilayah. d. Bertanggung jawab untuk mengkoordinir secara berkala dan berkesinambungan iuran wajib yang telah di sepakati bersama. e. Mempelajari ilmu dan keterampilan yang berhubungan dengan fungsi bendahara.
13 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA f. Bekerjasama dengan bidang-bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATIKA Indonesia. g. Menyampaikan progres report dan kinerja setiap bulannya tanpa harus di pinta. Dan mempublikasikannya secara transparan kepada seluruh anggota. h. Bertanggung jawab penuh kepada Sekjend. i. Mengembangkan sistem yang efektif dan efisien untuk melaksanakan fungsi bendahar. 4. Divisi Kaderisasi dan Internal a. Mempererat Hubungan antar anggota. b. Membuat dan mengatur alur kaderisasi IKAHIMATIKA yang sesuai dengan kondisi internal. c. Memantau dan mengawasi pelaksanaan alur kaderisasi. d. Bertanggung jawab penuh kepada Sekjend. e. Menyampaikan progres report dan kinerja setiap bulannya tanpa harus di pinta dan mempublikasikannya ke seluruh anggota. f. Menyampaikan aspirasi dari setiap wilayah kepada pengurus pusat. g. Berkoordinasi dengan divisi kaderisasi dan internal atau sejenisnya yang berada di setiap wilayah. h. Bekerjasama dengan bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATIKA. 5. Divisi Keilmuan dan Keprofesian a. Mencari informasi/bahan yang cocok untuk pengembangan matematika dan menginformasikannya ke seluruh anggota melalui milis dan website
14 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA b. Meningkatkan koordinasi tiap anggota bidang. c. Menyampaikan progres report dan kinerja setiap bulannya tanpa harus di pinta dan mempublikasikannya ke seluruh anggota. d. Bertanggung jawab penuh kepada Sekjend. e. Mempelajari ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang keilmuwan dan keprofesian. f. Membuat sistem yang efektif dan efisien. g. Berkoordinasi dengan divisi keilmuan dan keprofesian atau sejenisnya yang berada di setiap wilayah. h. Bekerjasama dengan bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATIKA. 6. Divisi Informasi, Komunikasi dan Eksternal a. Mensosialisasikan website dan milis kepada seluruh anggota. b. Maintenance milis dan website setiap saat jika perlu. c. Mencari data dan informasi dari setiap anggota yang hendak di sampaikan ke seluruh anggota yang lain d. Melakukan kerjasama dengan organisasi atau instansi lain dalam rangka perluasan jaringan. e. Bertanggung jawab penuh kepada Sekjend. f. Mempelajari ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang jaringan komunikasi dan informasi. g. Menyampaikan progres report dan kinerja setiap bulannya tanpa harus di pinta dan mempublikasikannya ke seluruh anggota. h. Berkoordinasi dengan divisi informasi, komunikasi dan
15 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA eksternal atau sejenisnya yang berada di setiap wilayah. i. Optimalisasi jarkom keseluruh anggota yang ada. j. Bekerjasama dengan bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATIKA. k. Membuat sistem informasi yang efektif dan efisien. 7. Divisi Kewirausahaan a. Mempererat Hubungan antar anggota. b. Bertanggung jawab penuh kepada Sekjend. c. Menyampaikan progres report dan kinerja setiap bulannya tanpa harus di pinta dan mempublikasikannya ke seluruh anggota. d. Membuat terobosan dan pengembangan kewirausahaan. e. Bekerjasama dengan bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATIKA f. Berkoordinasi dengan divisi kewirausahaan atau sejenisnya yang berada di setiap wilayah. g. Membuat sistem yang efektif dan efisien. h. Sebagai satuan usaha dan pencari dana IKAHIMATIKA. 8. Divisi Pengabdian Masyarakat a. Mengembangkan kegiatan yang berhubungan dengan pengabdian kepada masyarakat. b. Membuat dan mengembangkan sistem community development (comdev) IKAHIMATIKA. c. Bertanggung jawab penuh kepada Sekjend. d. Menyampaikan progres report dan kinerja setiap bulannya tanpa harus di pinta dan mempublikasikannya ke seluruh anggota.
16 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA e. Bekerjasama dengan bidang lain dalam rangka mengembangkan organisasi IKAHIMATIKA. f. Berkoordinasi dengan divisi pengabdian masyarakat atau sejenisnya yang berada di setiap wilayah. Sehingga dengan adanya arahan-arahan kerja di atas dapat tercapai target-target sebagai berikut: 1. Sekretaris Jendral (AD/ART) a. Terjalin komunikasi yang baik antara Pengurus Pusat dengan wilayah. b. Terbentuk organisasi yang ideal dan seimbang dalam hal keorganisasian dan keilmuan. 2. Kesekreatariatan a. Terorganisirnya surat-surat administrasi di IKAHIMATIKA Indonesia. b. Pencapaian proker-proker yang di buat sesuai dengan target awal. c. Membantu tugas sekjend dan menggantikan sekjend apabila sekjend berhalangan. 3. Kebendaharaan a. Terorganisir dan seimbangnya anggaran di IKAHIMATIKA Indonesia. b. Terdistribusinya dana yang di peroleh dengan baik. c. Pencapaian proker-proker yang di buat sesuai dengan target awal. 4. Divisi Kaderisasi dan Internal
17 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA a. Terjalinnya komunikasi dan hubungan antar anggota yang optimal. b. Terbentuknya sistem kaderisasi yang ideal. c. Pencapaian proker-proker yang di buat sesuai dengan target awal. 5. Divisi Keilmuan dan Keprofesian a. Tersampaikannya setiap informasi dalam bidang keilmuan dan keprofesian ke seluruh anggota IKAHIMATIKA Indonesia. b. Pencapaian proker-proker yang dibuat sesuai dengan target awal. 6. Divisi Informasi, Komunikasi dan Eksternal a. Tersampaikannya setiap informasi ke seluruh anggota IKAHIMATIKA Indonesia. b. Pencapaian proker-proker yang di buat sesuai dengan target awal. 7. Divisi Kewirausahaan a. Terbentuknya sumber penghasilan IKAHIMATIKA dan pengembangan kewirausahaan anggota. b. Pencapaian proker-proker yang di buat sesuai dengan target awal. 8. Divisi Pengabdian Masyarakat a. Terbentuknya jiwa sosial kemasyarakatan pada setiap anggota IKAHIMATIKA. b. Pencapaian proker-proker yang di buat sesuai dengan target awal.
18 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Pengurus Wilayah IKAHIMATIKA INDONESIA Pengurus Wilayah merupakan badan pengurus tertinggi di setiap wilayah di IKAHIMATIKA yang dipimpin oleh seorang Koordinator Wilayah (Korwil). Korwil dipilih pada saat Musyawarah Wilayah (Muswil). Pengurus wilayah ditentukan oleh dewan formatur yang diketuai oleh koordinator wilayah sesuai dengan kebutuhan wilayah. Koordinator wilayah mempunyai tugas sebagai berikut: 1. Mengkoordinir kegiatan Ikatan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia di wilayahnya. 2. Bertanggung jawab langsung kepada Musyawarah Wilayah. 3. Mengatur dan mengadakan pendanaan di wilayahnya. 4. Memberikan laporan atas pelaksanaan tugasnya kepada Sekretaris Jenderal. Sub Wilayah IKAHIMATIKA INDONESIA Subwilayah IKAHIMATIKA merupakan pembagian daerah koordinasi dari suatu wilayah. Subwilayah berfungsi untuk mempermudah koordinasi setiap anggota yang berada pada subwilayah masing-masing. Subwilayah dipimpin oleh seorang koordinator subwilayah (Korsubwil) yang termasuk dalam pengurus wilayah. Koordinator subwilayah bertugas: 1. Mengkoordinir kegiatan Ikatan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia di subwilayahnya.
19 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA 2. Mengatur dan mengadakan pendanaan di subwilayahnya. 3. Memberikan laporan atas pelaksanaan tugasnya kepada Korwil. Anggota IKAHIMATIKA INDONESIA Anggota IKAHIMATIKA adalah himpunan mahasiswa matematika di seluruh Indonesia yang sudah terdaftar dan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Setiap anggota IKAHIMATIKA mempunyai hak suara dan hak bicara, serta mendapatkan perlakuan yang sama. Setiap himpunan mahasiswa matematika mengirimkan delegasinya untuk aktif di IKAHIMATIKA. Delegasi-delegasi tersebut lah yang berperan penting dalam segala aktifitas himpunan yang berhubungan dengan IKAHIMATIKA. Ianya menjadi sumber informasi tentang IKAHIMATIKA di himpunannya. Delegasi-delegasi tersebut juga merupakan perwakilan setiap himpunan yang mempunyai hak suara dan hak bicara di IKAHIMATIKA. Syarat-syarat menjadi anggota IKAHIMATIKA adalah: a. Menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta keputusan Kongres secara tertulis. b. Mengajukan permohonan secara tertulis kepada Pengurus Pusat atas rekomendasi koordinator wilayah. c. Mendapat persetujuan secara tertulis dari Pengurus Pusat. Kewajiban anggota IKAHIMATIKA: a. Setiap anggota wajib mentaati dan melaksanakan
20 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta segala peraturan lain yang ditetapkan dalam Kongres Nasional. b. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Ikatan Himpunan Mahasiswa Matematika Indonesia. c. Berperan serta secara aktif dalam setiap kegiatan. d. Membayar iuran anggota sebesar Rp. 50.000,00 tiap tahun, teknis pembayarannya diserahkan kepada Pengurus Pusat.
21 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA ALUR KADERISASI IKAHIMATIKA INDONESIA
22 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Penjelasan Alur Kaderisasi 1. Ikahimatika goes to Campus merupakan Pengenalan IKAHIMATIKA secara umum kepada seluruh mahasiswa baru. Saat semester I. Panitia memberikan surat keterangan pernah mengikuti IKAHIMATIKA goes to Campus guna persyaratan mengikuti LKMM PD. 2. LKMM PD Pengenalan IKAHIMATIKA Indonesia Sub Wilayah dan Training ManajemenDiri Peserta mendapatkan sertifikat guna tanda bukti. 3. AKTUALISASI Kegiatan setelah LKMM baik LKMM PD, LKMM D, maupun LKMM TM yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada alumni peserta LKMM untuk mengaplikasikan hasil dari LKMM. Bisa berupa sebuah kegiatan pengabdian masyarakat, atau lainnya. 4. Pengurus IKAHIMATIKA Sub Wilayah, Wilayah, dan Pusat Syarat menjadi pengurus adalah telah mengikuti LKMM yang diadakan. Contoh untuk jadi pengurus pusat maka harus sudah mengikuti LKMM TM dan aktualisasinya. 5. Up Grading Pengurus IKAHIMATIKA Sub Wilayah, Wilayah, atau Pusat merupakan sebuah kegiatan yang diadakan oleh pengurus untuk meningkatkan keakraban antar pengurus. 6. BPO/DPO Jabatan setelah pengurus pusat dan ditentukan saat Kongres.
23 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA KE-RUMAH TANGGA-AN IKAHIMATIKA INDONESIA KESEKRETARIATAN Kesekretariatan IKAHIMATIKA yang meliputi penomoran surat (surat keluar) mempunyai format: (NOMOR SURAT)/(A/B)/IKAHIMATIKA/(JENIS SURAT)/ (BULAN)/(TAHUN) Keterangan: Nomor surat dan tahun ditulis dengan angka latin. Bulan ditulis dalam angka romawi. A untuk surat yang ditujukan ke internal IKAHIMATIKA, B untuk surat yang ditujukan ke eksternal IKAHIMATIKA. Jenis surat: - Surat Keputusan: SK - Surat Peringatan: SP - Surat Keterangan: Ket - Surat Pemberitahuan: Inf - Surat Rekomendasi: Rek Contoh: Surat pemberitahuan untuk korwil pada bulan Mei tahun 2012 ditulis 02/A/IKAHIMATIKA/Inf/V/2012
24 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA Khusus untuk surat keputusan (SK) mempunyai format: (NOMOR SURAT KEPUTUSAN)/SK/IKAHIMATIKA-INDONESIA/ (BULAN DALAM ROMAWI)/(TAHUN) Contoh: Surat keputusan nomor 21 yang dibuat pada bulan April 2011 ditulis 21/SK/IKAHIMATIKA-INDONESIA/IV/2011 Untuk surat yang dikeluarkan tiap divisi mempunyai format sebagai berikut: (NOMOR SURAT)/(A/B)/(DIVISI)/IKAHIMATIKA/(JENIS SURAT)/ (BULAN)/(TAHUN) Keterangan: Divisi Keilmuan dan Keprofesian: ILPRO Divisi Informasi, Komunikasi dan Eksternal: INFOKOM Divisi Kaderisasi dan Internal: KADIN Divisi Pengabdian Masyarakat: PENGMAS Divisi Kewirausahaan: WIRUS Contoh: Surat keterangan dari divisi Kaderisasi dan Internal untuk anggota IKAHIMATIKA pada bulan April tahun 2012 ditulis 02/A/KADIN/IKAHIMATIKA/Ket/IV/2012
25 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA WEBSITE DAN MAILING LIST (MILIST) - Website resmi IKAHIMATIKA adalah: www.ikahimatika.com. - Sedangkan untuk mailing list (milis) resmi IKAHIMATIKA saat ini adalah: ikahimatika_indonesia@yahoogroups.com. Website dan Milist IKAHIMATIKA di atas merupakan pusat media komunikasi dan informasi untuk semua pengurus dan anggota IKAHIMATIKA IINDONESIA.
26 Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA PENUTUP Rekan-rekan himpunan mahasiswa matematika se- Indonesia, Tak ada gading yang tak retak. Begitulah perumpaan penulis dalam menyusun Guide Book IKAHIMATIKA INDONESIA ini yang barangkali terdapat hal yang kurang sesuai dengan apa yang seharusnya dipaparkan. Untuk itu, koreksi dari rekan-rekan sekalian sangatlah penting guna tercapainya sesuatu yang lebih baik di masa mendatang. Buku ini dibuat dengan berlandaskan pada AD/ART IKAHIMATIKA INDONESIA 2010/2012, sehingga apabila ada pembaharuan terkait AD/ART yang membuat adanya perubahan-perubahan, isi buku ini dapat diperbaiki sesuai dengan pembaharuan yang ada. Semoga apa yang dituliskan dalam buku ini bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian yang akan melaksanakan kepengurusan di IKAHIMATIKA INDONESIA. Dahsyat IKAHIMATIKA!!!