PROSES ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

dokumen-dokumen yang mirip
MODEL KONSEPTUAL KESEHATAN KOMUNITAS

: Evi Karota Bukit, SKp, MNS NIP : : Kep. Jiwa & Kep. Komunitas. Topik : Keperawatan Komunitas : Kunjungan Rumah

PW226 KEPERAWATAN KOMUNITAS I

BUKU PEDOMAN PRAKTIK KEPERAWATAN KOMUNITAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

Key word: family centered nursing, community as partner, Tannahill s models, child with eating disorders ABSTRAK

BUKU PEDOMAN KERJA MAHASISWA MATA AJAR KEPERAWATAN KOMUNITAS II TAHUN AKADEMIK

: Evi Karota Bukit, SKp, MNS NIP : : Kep. Jiwa & Kep. Komunitas. : Asuhan Keperawatan Jiwa - Komunitas

BUKU PANDUAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN KELUARGA

PERINGATAN HARI GIZI NASIONAL KE JANUARI 2017 TEMA : PENINGKATAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH NUSANTARA MENUJU MASYARAKAT HIDUP SEHAT

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH KESIAPAN MENINGKATKAN MENJADI ORANG TUA KARYA ILMIAH AKHIR NERS. Disusun Oleh:

3. Tanda (S) adalah data subjektif & objektif yang diperoleh dari keluarga secara langsung atau tidak yang mendukung masalah dan penyebab.

BAB II TINJAUAN TEORI

PENGUATAN YANKES DI DTPK MELALUI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA

PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Promosi Kesehatan

SEJARAH KEPERAWATAN KOMUNITAS & KONSEP MODEL KEPERAWATAN KOMUNITAS

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

PELATIHAN KADER POSYANDU LANSIA MENGGUNAKAN TEKNIK PEER GROUP DISCUSSION DALAM PEMBERIAN DUKUNGAN KELUARGA LANSIA DM

KONTRAK PERKULIAHAN. Hari Pertemuan/Jam : Rabu/ WIB Tempat Pertemuan : Ruang kuliah program B (Ruang F)

Gambaran Sanitasi Lingkungan Wilayah Pesisir Danau Limboto di Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo Tahun 2013

STRUKTUR ORGANISASI KEMENTERIAN KESEHATAN

BAB I PENDAHULUAN. penyebarannya semakin meluas. DBD disebabkan oleh virus Dengue dan

BAB I PENDAHULUAN. Tuberkulosis paru (TB paru) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh

Kontrak Pembelajaran (Pedoman Pembelajaran Mahasiswa)

RENCANA KERJA (POA) ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

`MAKALAH MATA KULIAH HOME CARE SEJARAH DAN TREND SERTA ISU HOME CARE

BAB I PENDAHULUAN. yang hidup dalam lingkungan yang sehat. Lingkungan yang diharapkan adalah yang

PENDIDIKAN KESEHATAN

PERCEPATAN PENCAPAIAN SASARAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA SEHAT 2017

SILABUS MATA KULIAH INDIKATOR MATERI POKOK PENGALAMAN BELAJAR

KONSEP KEPERWATAN KOMUNITAS

PENGENDALIAN KASUS TUBERKULOSIS MELALUI KELOMPOK KADER PEDULI TB (KKP-TB)

PENILAIAN KINERJA PERAWAT DAN STAF KLINIS LAINNYA

BAB 1 PENDAHULUAN. Di dalam bab ini akan dibahas tentang latar belakang penelitian, masalah

AKADEMI KESEHATAN RUSTIDA

PRAKTIK KEPERAWATAN KESEHATAN KOMUNITAS

1. Pendahuluan. 1.1 Latar belakang

kelompok 2 : M.Taufik Nugraha Nurul Fitriani Sumy Kustinah

Disampaikan Oleh: R. Siti Maryam, MKep, Ns.Sp.Kep.Kom 17 Feb 2014

IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) PHBS KELOMPOK SANTRI POSKESTREN

PENGKAJIAN KOM KO UN U I N TA T S A yoyok bekti prasetyo

2. Proporsi Perbandingan 2 nilai kuantitatif yang pembilangnya merupakan bagian dari penyebut. Contoh: Proporsi 12/(12+20)= 0,375

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan deklarasi Johannesburg yang dituangkan dalam Milleniun

Berapa penghasilan rata-rata keluarga perbulan? a. < Rp b. Rp Rp c. > Rp

HOME CARE/HOSPITAL HOME CARE M.HADARANI, S.KEP.NS.MPH

LAPORAN KOMUDA BLOK 19 SURVEI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 GAMBARAN RESPONDEN PENELITIAN. responden sebanyak 46 perawat di Puskesmas. Data

Metodologi Asuhan Keperawatan

BAB I PENDAHULUAN. yaitu program pemberantasan penyakit menular, salah satunya adalah program

BAB 28 PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Masa usia sekolah disebut

SEJ S A EJ R A AH A PROS PR E OS S E KEPER

By. Rahmad Gurusinga,S.Kep,Ns.,M.Kep.-

DIAGNOSA DAN RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

PENURUNAN ANGKA KESAKITAN DAN KEMATIAN MELALUI PENERAPAN PHBS

BAB. I Pendahuluan A. Latar Belakang

PENGUKURAN FREKUENSI PENYAKIT

REVIEW INDIKATOR RENSTRA DINAS KESEHATAN KOTA BOGOR

BAB 1 PENDAHULUAN. produktivitas kerja guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Orang bijak

BAB I PENDAHULUAN. yang menyebabkan meningkatnya penderita gangguan jiwa. Gangguan jiwa adalah gangguan dalam cara berpikir (cognitive),

BAB I PENDAHULUAN. menghambat pembangunan karena mereka tidak produktif. terhadap diri sendiri, tumbuh, berkembang, memiliki aktualisasi diri,

PENILAIAN RISIKO PPMK-DEPKES

GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT KOTA BOGOR

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL KEPUTUSASAAN DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

BAB 1 PENDAHULUAN. menyelenggarakan program pembangunan nasional secara berkelanjutan, untuk jenjang tingkat pertama (Menkes, 2004).

BAB I PENDAHULUAN. Menurut WHO (World Health Organization) dalam Buletin. penyebab utama kematian pada balita adalah diare (post neonatal) 14%,

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SITUBONDO

M ENULAR DAN GIZI BU RU K

PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN:

SISTEM PELAYANAN KESEHATAN & SISTEM RUJUKAN. Dr. TRI NISWATI UTAMI, M.KES

URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS KESEHATAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MADIUN

Dinas Kesehatan balita 4 Program Perencanaan Penanggulangan

Mahasiswa Program Spesialis Keperawatan Komunitas Fakultas Ilmu Keperawatan Komunitas Universitas Indonesia.

LINGKUP ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. By. Irma Nurianti, SKM, M.Kes

Monitoring & Evaluation Dasar. Oleh Erwien Temasmico Djayoesman M&E Coordinator - AIPJ

FORMAT RENCANA KERJA (POA) ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

INDONESIA NATIONAL NURSES ASSOCIATIONS COMPETENCIES FRAMEWORK

PRINSIP PENGEMBANGAN KARIR BIDAN

STRUKTUR ORGANISASI KEMENTERIAN KESEHATAN

BAB I PENDAHULUAN. posisi penting dan strategi terutama dalam penurunan AKI dan AKB. Bidan memberikan pelayanan kebidanan berkesinambungan dan

BAB I PENDAHULUAN. dipelihara dan ditingkatkan. Hendrik L. Bloom dalam Notoadmojo (2007)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kesehatan lingkungan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat,

BAB I PENDAHULUAN. kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan masyarakat yang optimal dapat

TARGET INDIKATOR SATUAN MENINGKATKAN 1. INDIKATOR SASARAN CAPAIAN MISI TUJUAN SASARAN NO

BAB I PENDAHULUAN. Data Profil Kesehatan Puskesmas Getasan tahun 2014, menunjukkan bahwa terdapat 84 temuan kasus diare.

STRATEGI DALAM PENDEKATAN PROMOSI KESEHATAN

GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 27 TAHUN 2004 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN KABUPATEN / KOTA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kesehatan adalah hak asasi manusia dan sekaligus investasi untuk

BAB 1 PENDAHULUAN. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever

RENCANA KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANJAR TAHUN 2017

BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2013

Transkripsi:

PROSES ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS Rosiana Eva Rayanti, S.Kep., MSN Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, 21 Juni 2016

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2016 PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA

Indonesia Sehat, 2015 2019, Fokus pelayanan kesehatan 1. Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. 2. Menurunkan prevalensi balita pendek (stunting). 3. Menanggulangi penyakit menular HIV-AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria. 4. Menanggulangi penyakit tidak menular Hipertensi, Diabetes, Obesitas, Kanker, dan 5. Gangguan Jiwa

Lingkup Kep. Komunitas Population-based Fokus pada pengkajian, pengembangan kebijakan, & asuransi Community as partner Priotitas pada primary prevention Promosi kesehatan untuk meningkatkan kesehatan yg optimal Active outreach

Lingkup Kep. Komunitas Fokus pada kebutuhan populasi seutuhnya Penggunaan sumber daya yg ada untung menopang keberlangsungan program / promosi kesehatan perubahan pd masy. Kolaborasi multidisiplin

PROSES ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS Ciri khas profesi keperawatan Sebuah framework untuk berfikir kritis Bertujuan untuk mendiagnosa dan mengatasi respon yang diberikan manusia terhadap aktual ataupun pontensial permasalahan kesehatan yang di hadapinya

PROSES ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS 1. Kerangka kerja yang terorganisasi sebagai panduan praktik 2. Metode pemecahan masalah 3. Sistematik langkah yang berurutan 4. Berorentasi pada TUJUAN Kriteria hasil 5. Dinamis selalu berubah & fleksibel 6. Memanfaatkan proses berpikir kritis

KEUNGGULAN DARI PROSES ASKEP Klien adalah partisipan aktif Fokus pada keperawatan yang berkesinambungan Memfasilitasi komunikasi efektif antar perawat-tenaga kesehatan lain KOMUNITAS Merumuskan rencana keperawatan yang jelas dan efisien Memberikan kepuasan pribadi mencapai tujuan yg ditetapkan Pengembangan profesionalisme evaluasi efektivitas intervensi yg di lakukan

5 TAHAPAN DI PROSES ASKEP

PENGKAJIAN DATA PRIMER DATA SEKUNDER

WINDSHIELD SURVEYS 8 sub system pengkajian

WINDSHIELD SURVEYS A. Inti Komunitas 1. Sejarah dan Perkembangan 2. Demografi (usia, gender, ras) Data statistik (incidence rate, prevalence rate, mortality rate, & case fatality rate) 3. Keragaman Etnis 4. Nilai-nilai kepercayaan

WINDSHIELD SURVEYS B. 8 Subsistem 1. Lingkungan fisik observasi vital signs system-system 2. Kesehatan dan pelayanan sosial 1. Fasilitas kesehatan di dalam lokasi 2. Fasilitas kesehatn di luar lokasi

WINDSHIELD SURVEYS 3. Ekonomi jenis pekerjaan, pendapatan tiap KK, industry, sumber pengahasilan daerah, jmlh penganguran 4.Keamanan & transportasi: Keamanan = pemadam kebakaran, kantor polisi, layanan kebersihan air, pembuangan limbah, kualitas udara Transportasi = kepemilikan Umum/pribadi, kondisi jalan, terminal/ airport/pelabuhan.

WINDSHIELD SURVEYS 5. Politik & sistem pemerintahan 6. Komunikasi surat kabar, majalah, penggunaan media komunikasi, jenis tontonan 7. Pendidikan SD, SMP, SMA, Univ, perpustakaan, kegiatan diluar sekolah, perawatan di sekolah/uks 8. Rekreasi taman kota, jenis rekreasi warga, tempat dan fasilitas rekreasi

WINDSHIELD SURVEYS 3. Presepsi: 1. Warga masyarakat FGD / Musyawarah Umum Masyarakat Rukun Warga (PRA MUMRW) 2. Perawat Keduanya mengkaji kelebihan dan permasalah dari komunitas berdasarkan sudut pandang masing-masing.

Analisis & Dx Keperawatan Komonitas Kategorisasi karakteristik demografi (jenis keluarga, usia, gender, ras dan etnis), karakteristik geografi (batasan wilayah, besar dan luas wilayah, kondisi jalan, dan tempat/ fasilitas umum), karakteristik sosio-economi (jenis pekerjaan dan pendapatan, klasifikasi pendidikan, kepemilikan rumah) dan layanan kesehatan (RS, klinik kesehatan, RSJ). Ringkasan charts/ graph pie

Analisis & Dx Keperawatan Komonitas Bandingkan Identifikasi kesenjangan dlm data yg ada, tidak konsisten, tidak dicantumkan/ tidak lengkap. Bandingkan data dengan kondisi ideal Tarik kesimpulan kelebihan dan kekurangan / permasalahan kesehatan

DIAGNOSA KEPERWATAN PES (problem, etiologi, symptoms) dengan menggunakan rumusan diagnosa NANDA

PRIORITAS DIAGNOSA KEPERWATAN 1. Magnitude M 2. Scope - S 3. Trend - T 4. Urgency - U 5. Feasibility - F 6. Support Sp 7. Others Os No 1 2 3 4 5 Masalah Kesehatan Kriteria Prioritas M Sc T U F Sp Os Skor Peningkatan angka kejadian ISPA dan DHF 7 6 8 6 8 10-45* Ketidakmampuan 6 6 9 6 7 9-43 Ibu menyiapakan makanan pada balita Sanitasi ligkungan 5 8 5 9 10 6-43 Tidak adanya sarana transportasi yg memadai 7 8 5 5 4 5-34 Diare pada balita 1 1 1 1 6 3-13

a. Kesehatan Lingkungan Potensial terjadinya peningkatan angka kejadian ISPA dan DHF pada warga RW III Kelurahan Bumiayu berhubungan dengan kurangnya kesadaran tentang pengolahan sampah, kebersihan lingkungan, pencegahan penyakit; serta cakupan pelayanan pengolahan sampah yang rendah ditandai dengan : 75% warga di RW III membuang sampah dengan cara dikumpulkan dan dibakar, 15% ditanam dilubang, 1% dibuang disungai, 9% warga membuang sampah dengan diangkut dinas 43% warga di RW III membuang air kotor ditanah, 14% menggunakan SPAL terbuka, 12% diselokan ke sungai, dan 3% dibuang langsung ke sungai, 28% menggunakan SPAL tertutup. 16% keadaan bak mandi masyarakat RW III masih berjentik, dan 17% masih berlumut. 14% warga membersihkan bak mandi selama 2 minggu sekali, dan 12% membersihkan bak mandi > 2 minggu. 33% warga mengeluh menderita ISPA dalam 1 tahun terakhir dan 1% mengeluh DHF 3 % warga mengetahui tentang ISPA dan 4 % mengetahui tentang DHF

PERENCANAAN KEP. KOMUNITAS Perawat dan warga masyarakat bersama-sama merumuskan tujuan yang akan dicapai berdasarkan permasalahan kesehatan yg ditemukan di komunitas tsb Tujuan harus jelas dan terukur. Menentukan program / promosi kesehatan untuk memecahkan permasalahan kesehatan Menyusun kriteria hasil / indikator spesifik, dapat dicapai, realistis, jangka waktu Mengkaji sumber daya (biaya, waktu, SDM, stekholder, teknologi, sasaran), hambatan yang akan dihadapi dan rencana mengatasinya. Tindakan kolaborasi Dokumentasi

Strategi Rencana Keperawatan Komunitas Pendidikan / penyuluhan kesehatan Kemitraan Empowerment (pemberdayaan) Proses kelompok

INTERVENSI KEP. KOMUNITAS Klasifikasi TUJUAN Short term goals, Long term goals, Cognitive goals, Psychomotor goals, dan Affective goals. Penyusunan TUJUAN populationfocused & SMARTS. Specific Measurable Attainable Relevant - Time Bound Sustainable

Contoh 80% kelompok remaja di Dusun Dukuh mampu menguraikan Dampak Kesehatan Akibat Hubungan Seks Pra-Nikah melalui kuisioner pada penyuluhan Bahaya Seks Bebas, 27 Juni 2016 20 dari 40 KK di Dusun Seden memulai usaha berjualan makanan dari labu setelah 3 bulan diberikan demontsrasi Pengolahan Labu sebagai Sumber Usaha.

IMPLEMENTASI KEP. KOMUNITAS ACTION- doing! SAP SATUAN ACARA PEMBELAJARAN Kemungkinan terjadi hal-hal diluar rencana SIKAP PERAWAT

IMPLEMENTASI KEP. KOMUNITAS Prinsip umum perawat komunitas: 1. Inovative 2. Integrated 3. Rasional 4. Mampu dan madiri 5. Ugem Fokus implementasi pada tingkat pencegahan: Primer Sekunder Tersier

EVALUASI KEP. KOMUNITAS Klasifikasi strukut, proses & hasil Membandingkan hasil yang didapat / respon dan prilaku klient terhadap rumusan kriteria hasil. Mengkaji keberlangsungan askep komunitas yang diberikan Memeriksa kinerja pelaksanaan program/ promosi kesehatan Menentukan perubahan yg harus dilakukan untuk membantu klien mencapai tujuan intervensi

EVALUASI KEP. KOMUNITAS Faktor yang mempengaruhi TUJUAN sulit dicapai 1. Database yang tidak lengkap 2. Hasil yang diberikan klient tidak realistis 3. Program/ promosi kesehatan yang diberikan tidak spesifik 4. Waktu yang kurang untuk mencapai kriteria hasil dari kegiatan/intervensi

Daftar pustaka Allender, et al. 2011. Community Health Nursing: Promoting and Protecting the Public s Health, 7th edition. USA: Lippincott Williams & Wilkins. Anderson & Mc Farlane. 2011. Community as Partner: Theory and Practice in Nursing, 6th edition. USA: Lippincott Williams & Wilkins. Kementerian Kesehatan RI. Sekretariat Jenderal Ind Pedoman Umum Program Indonesia. 2016. Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Nies, M.A., McEwen M. 2014. Community/Public Health Nursing. 6th edition. Saunders: Elsevier Inc. Ratnawati, E. Keperawatan Komunitas. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Stanhope M. & Lancaster J. 2013. Foundation of Nursing in the Community:Community-Oriented Practice, 4th edition. Mosby:Elsevier Inc. Widyanto, F.C. 2014. Keperawatan Komunitas dengan Pendekatan Praktis. Yogyakarta: Nuha Medika.