DESAIN FRAMEWORK MULTIMEDIA QUEUEING SYSTEM BERBASIS ANDROID ANTRIAN PASIEN PUSKESMAS

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

PENGENALAN ANDROID AHMAD ZAINUDIN. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

PEMBUATAN APLIKASI STUDENT ACCESS SISTEM ABSENSI MAHASISWA DAN INFORMASI DAFTAR NILAI MAHASISWA PADA SISTEM OPERASI ANDROID Angga Tri Hendratno Univer

APLIKASI ANTRIAN NASABAH BANK MENGGUNAKAN TEKS DAN SUARA BERBASIS JARINGAN WIRELESS LOCAL AREA NETWORK (WLAN) ABSTRAK

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Rancang Bangun Aplikasi Location-Based Service Pencarian Lokasi Wisata Di Kota Semarang Berbasis Android

ANALISIS SISTEM ANTRIAN PADA LOKET PENDAFTARAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.MOEWARDI SURAKARTA

AMQS V4.0. Apa itu AMQS V4.0?

KUMPULAN APLIKASI JAVA J2ME

Konsep dan Perancangan Smart Ticket. Joni Maulindar STMIK Duta Bangsa Surakarta

Presentasi / Demo Produk. Mesin Antrian Multimedia

APLIKASI PEMETAAN JALAN WISATA PANTAI PULAU BATAM DENGAN LAYANAN LOCATION BASED SERVICE BERBASIS ANDROID. Abstrak

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

pelanggan (Customer) dan dapat membantu dalam pencatatan data secara akurat. 2. Parameter Evaluasi Untuk tidak memperluas area pembahasan pada penulis

Joshua Evan Susanto NRP : ABSTRAK

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

RANCANG BANGUN SISTEM PRINT OUT NOMOR ANTRIAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S51

Perancangan Sistem Informasi Antrian Pendaftaran Pembayaran Uang Kuliah Berbasis Foto Wajah Di Kantor Biro Keuangan Universitas Advent Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. mutlak. IM berbeda dengan dari cara penggunaannya, IM bisa dikelompokkan

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) PENYEDIA LAYANAN KESEHATAN BERBASIS ANDROID (Studi Kasus Kota Bandar Lampung)

BAB II KAJIAN PUSTAKA. yang mencakup sistem operasi, middleware, dan aplikasi. Android menyediakan

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KASIR (SIKASIR) BERBASIS MOBILE

Sistem Informasi Antrian Konsumen Berbasis Desktop Pada PT Wom Finance Kemayoran Jakarta

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

AMQS V.50. Apa itu AMQS V5.0?

ABSTRAK. i Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 Pengenalan Aplikasi Perangkat Bergerak

PCQue Multimedia. Apa itu PCQue Multimedia?

PERTEMUAN KE 1 Pengenalan Aplikasi Mobile. Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mengetahui tentang aplikasi mobile.

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Salah satu layanan yang mampu dilakukan oleh ponsel saat ini adalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

SISTEM INFORMASI PEMESANAN PAKAIAN DISTRO DENGAN APLIKASI ANDROID

RANCANG BANGUN SISTEM PEMBELIAN TIKET KERETA API MENGGUNAKAN BARCODE BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51. Laporan Tugas Akhir

ANALISIS SISTEM ANTRIAN PELAYANAN NASABAH BANK X KANTOR WILAYAH SEMARANG

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini, perkembangan dunia teknologi sudah sangat pesat.

APLIKASI INFORMASI PARIWISATA DI KABUPATEN CIAMIS BERBASIS MOBILE PHONE

AMQS Touch Screen V4.0

SIMULASI FLEXSIM UNTUK OPTIMASI SISTEM ANTRIAN POLI UMUM RAWAT JALAN RUMAH SAKIT X

BAB 1 PENDAHULUAN. GPS (Global Positioning System) merupakan sistem satelit navigasi dan penentuan posisi.

Simple Multimedia Queue System (SMQS) V3.2

BAB III LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan membahas mengenai dasar teori yang berhubungan dengan penelitian yang penulis lakukan.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

WORKING PAPER JUDUL ANALISIS & PERANCANGAN APLIKASI MEMBACA BUKU CEPAT BERBASIS ANDROID DENGAN TEKNOLOGI OCR. Diusulkan oleh:

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Yasa (2015), mahasiswa STMIK AKAKOM YOGYAKARTA jurusan Teknik

PENERAPAN QUEUEING THEORY SISTEM ANTRIAN CUCIAN MOBIL CAR WASH AUTO BRIDAL 75 PADANG BERBASIS WEB

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Teknologi perangkat mobile smartphone saat ini cukup pesat

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

APLIKASI SISTEM PENDIDIKAN JARAK JAUH BERBASIS WEB

ABSTRAK. Kata kunci: sistem antrian, multi-channel single phase, M/M/s. viii. Universitas Kristen Maranatha

APLIKASI LOCATION BASED SERVICE UNTUK SISTEM PEMESANAN TAKSI ONLINE PADA PLATFORM ANDROID

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

bahasa pemrograman, yaitu language software, yang dapat berbentuk assembler, compiler maupun interpreter. Jadi language software merupakan

Belajar mikrokontroler Arduino untuk tingkat Pemula.

BAB 2 LANDASAN TEORI. Android adalah sistem operasi berbasisi java yang berjalan pada kernel 2.6 Linux.

Mengenal dan Bermain dengan Android

Aplikasi mobile berbasis android untuk Administrasi Pemeriksaan Poliklinik Rawat Jalan di RSUD Kota Salatiga

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Rancang Bangun Sistem Layanan Antrian Rumah Sakit Berbasis Java

ANALISIS SISTEM ANTRIAN BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) WILAYAH SEMARANG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Wireless Simple Multimedia Queue System (WSMQS)

PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PEMANTAUAN BERBASIS ESP DALAM SISTEM NURSE CALL

Mobile Programming. Rendra Gustriansyah, S.T., M.Kom., MCP

PENGEMBANGAN FRAMEWORK SISTEM INFORMASI ANTRIAN PADA STUDENT SERVICE CENTER BINUS UNIVERSITY

Kata Kunci : Sistem Informasi, Android, Barcode, Desktop, Database

APLIKASI MOBILE HIJAB BERBASIS ANDROID HYBRID

ABSTRAK. Kata kunci: sistem antrian, jumlah teller optimum. vii. Universitas Kristen Maranatha

SISTEM PENYIMPANAN DIGITAL BERBASIS ANDROID PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.

PERANCANGAN APLIKASI PEMESANAN TIKET PESAWAT BERBASIS ANDROID NASKAH PUBLIKASI

MEMBUAT MIDLET TUTORIAL DAN KAMUS INSTRUKSI MIKROKONTROLER AT89S51 UNTUK HANDPHONE MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN JAVA J2ME. Tugas Akhir

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. atau tata cara memperoleh rute pariwisata di Provinsi Jawa Barat yang sedang

Pelatihan. Depok Air Unlimited Network

QUIZ PENGETAHUAN UMUM UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

ANALISIS MODEL WAKTU ANTAR KEDATANGAN DAN WAKTU PELAYANAN PADA BAGIAN PENDAFTARAN INSTALASI RAWAT JALAN RSUP Dr. KARIADI SEMARANG

PROGRAM APLIKASI MENU PEMESANAN BESERTA TRACK AND RECORD DATA PENGUNJUNG BERBASIS ANDROID PADA WARUNG STEAK & SHAKE

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB II KAJIAN PUSTAKA. bimbingan kepada dosen pembimbing tugas akhir, kartu konsultasi digunakan

RANCANG BANGUN MOBILE GIS (GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM) PENCARIAN LOKASI ATM BNI DI SEMARANG PADA MEDIA PONSEL BERBASIS ANDROID

Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

APLIKASI ANTRIAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA KELUARAN. Naskah Publikasi

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

JURNAL KHATULISTIWA INFORMATIKA, VOL. 1 NO. 1 DESEMBER 2013 PERANCANGAN APLIKASI PEMESANAN MENU MAKANAN DAN MINUMAN BERBASIS ANDROID

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang

BENTUK PETRI NET DAN MODEL ALJABAR MAX PLUS PADA SISTEM PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT AL HUDA GENTENG, BANYUWANGI

PEMBUATAN APLIKASI PENGETAHUAN SEPEDA BERBASIS ANDROID

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

Transkripsi:

Techno.COM, Vol. 14, No. 3, Agustus 2015: 206-211 DESAIN FRAMEWORK MULTIMEDIA QUEUEING SYSTEM BERBASIS ANDROID ANTRIAN PASIEN PUSKESMAS Erika Devi Udayanti 1, Fajar Agung Nugroho 2 1 Program Studi Sistem Informasi Universitas Dian Nuswantoro, Semarang 2 Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro, Semarang E-mail : erikadevi@dsn.dinus.ac.id 1, fajar.nugroho@dsn.dinus.ac.id 2 Abstrak Saat ini antrian di puskesmas masih dilakukan dengan metode konvensional, yaitu dengan menumpuk kartu registrasi. Metode seperti ini memungkinkan kartu menjadi terselip. Selain itu, penumpukan kartu yang tidak benar dapat mengakibatkan urutan menjadi tidak sesuai dengan urutan yang seharusnya. Pasien yang datang lebih ahir dimungkinkan untuk dapat dilayani lebih awal dari pasien yang sudah lama menunggu. Penelitian ini mengusulkan multimedia queueing system berbasis android untuk layanan antrian pasien puskesmas. Sistem ini mencatat antrian di dalam database server, sehingga tidak ada kartu yang terselip ataupun salah tumpuk. Lebih lanjut lagi, penelitian ini akan mengangkat kecanggihan mesin android sebagai input device. Sedangkan untuk output devicenya, menggunakan portable bluetooth printer dan layar LCD. Setiap pasien yang datang dapat mencetak tiket antrian dengan menyentuh tombol pada layar mesin android. Mesin android tersebut kemudian akan mencetak tiket melaui printer portable yang disediakan dan mengirim nomor antrian ke database server. Selain itu, mesin android ini juga memotret wajah pasien yang masuk, dan file foto akan dikirim beserta nomor antrian ke server. Pada saat giliran pasien tiba, layar LCD akan menampilkan nomor antrian pasien beserta fotonya. Metode ini diharapkan mampu menyelesaikan problem kartu registrasi terselip, dan juga membantu pasien yang buta huruf/angka. Kata Kunci: puskesmas, sistem antrian, android Abstract Currently queues at puskesmas was carried out by conventional methods, i.e. by stacking registration card. This method allows the card to be miss oriented. Other than that, stacking the cards improperly can result in the order does not correspond to the order that came over. Patient is possible to be served earlier than patients who had long been waiting before. This study proposed a multimedia queuing system android based. The queuing system is recorded in the database server, so that no cards were tucked or wrong pile. Furthermore, this research will elevate the sophistication of android engine as the input device. As for the device's output, using a portable bluetooth printer and LCD as display. Every patient who comes to print the ticket queue by touching a button on the screen of android engine. The machine will then print which are provided through a portable printer and send the queue number to the database server. In addition, the machine is also photographed patient's face. The next step then, photo files will be sent with a queue number to the server. At the time of the patient's turn comes, the LCD screen will display the number of patients queuing along with his/her picture. This method is expected to complete the registration card tucked problems, and also help patients who are letterless Keywords: puskesmas, queueing system, android 206

Techno.COM, Vol. 14, No. 3, Agustus 2015: 206-211 207 1. PENDAHULUAN Puskesmas merupakan salah satu penyedia jasa layanan kesehatan terdekat bagi masyarakat. Karena setiap kecamatan akan memiliki satu puskesmas. Merujuk pada Keputusan Mentri Kesehatan tentang Pedoman Penyelenggaraan Upaya Keperawatan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas, diketahui bahwa Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah [1]. Layanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas adalah pada strata pertama. Sebagai sarana layanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, puskesmas diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi pasienya dan juga terjangkau bagi masyarakat. Dalam hal pelayanan pasien, saat ini antrian di puskesmas masih dilakukan dengan metode konvensional, yaitu dengan metode tumpukan kartu registrasi. Metode seperti ini memungkinkan kartu menjadi terselip. Selain itu, kesalahan operator dalam penumpukan kartu yang tidak benar dapat mengakibatkan urutan menjadi tidak sesuai dengan urutan yang seharusnya. Pasien yang datang lebih akhir dimungkinkan dapat dilayani lebih awal dari pasien yang sudah lama menunggu. Ini tentu sangat merugikan pasien yang datang lebih awal. Hal ini dapat diminimalisir dengan penerapan computer based system (CBS) yaitu sistem antrian pasien puskesmas yang ditanamkan dalam suatu device. Sistem antrian umumnya dijumpai di dunia perbankan, kasir, pembelian tiket kereta dan lain sebagainya [2]. Sistem tersebut merupakan kolaborasi dari komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak antrian, dengan tampilan monitor komputer (atau LCD monitor / plasma / LCD Projector) yang digantung di dinding. Menampilkan nomor antrian dan nomor loket yang dituju di layar monitor. Menggunakan kartu antrian dengan barcode atau menggunakan mini printer. Dengan fitur dan kompleksitas hardware tersebut, mesin antrian menjadi suatu sistem yang mahal. Di sisi lain, kecanggihan mobile phone hingga saat ini sangat berembang pesat. Sebuah mobile phone terbaru saat ini memiliki fitur setara dengan komputer. Salah satu mobile phone canggih tersebut adalah android mobile phone. Setiap ponsel android pasti memiliki fitur standar seperti kamera, koneksi bluetooth, koneksi wifi, koneksi internet, GPS, dan layar sentuh. Ponsel ini juga dirancang untuk menerima aplikasi dari pihak ke-tiga. Ini berarti dapat dikembangkan banyak aplikasi tambahan pada ponsel android sesuai dengan kebutuhan pengguna [3]. 2. METODE Berikut ini akan dibahas tentang pemahaman mengenai teori antrian, layanan puskesmas, sistem operasi android. 2.1 Teori Antrian Bagi organisasi atau perusahaan, manajemen operasi pelayanan terhadap pelanggan sangat diperlukan, yaitu penanganan antrian pelanggan. Antrian atau queue adalah suatu kondisi dimana terdapat sederatan orang ataupun benda yang menunggu untuk suatu hal. Antrian merupakan studi matematika mengenai sebuah urutan tunggu atau

Techno.COM, Vol. 14, No. 3, Agustus 2015: 206-211 208 (antrian) yang menjelaskan bagaimana sebuah elemen dilayani di posisi antrian paling depan, bagaimana proses menunggu sebuah elemen di tengahtengah antrian, dan bagaimana proses pemasukkan elemen baru kedalam antrian [2]. Antrian terjadi karena adanya kondisi tunggu terhadap satu layanan tertentu. Umumnya orang yang datang pertama akan lebih dulu dilayani, setidaknya pelayanan kepada customer dilakukan sesuai urutan antrian. Barisan orang yang berdiri mengantri untuk dilayani di kasir, teller bank, ataupun bagian pembelian tiket maupun customer yang duduk di ruang tunggu. Metode konvensional dengan melakukan pencatatan pendaftaran atau registrasi pelanggan, tumpukan kartu registrasi bukanlah cara yang efektif untuk menangani antrian pelanggan. Karena memungkinkan terjadi kesalahan dalam penomoran. Terdapat 3 desain sistem antrian yaitu (1) single channel single server, (2) single channel multi server, (3) multi channel single server, (4) multi channel, multi server [4][5]. Berikut masingmasing desain sistem antrian. Gambar 1. single channel single server Gambar 2. single channel multi server Gambar 3. multi channel single server Gambar 4. multi channel, multi server Saat ini, penanganan layanan antrian dilakukan dengan memanfaatkan kemampuan computer based system (CBS) yaitu "queuing system". Sebuah komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak antrian yang selanjutnya menampilkan nomor antrian pada suatu monitor untuk menunjukkan antrian terakhir (current queue) dari layanan yang berjalan. 2.2 Layanan Puskesmas Puskesmas adalah salah satu penyedia jasa layanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Penyelenggaraan Upaya Keperawatan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas [1], diketahui bahwa Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah. Layanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas adalah pada strata pertama sesuai dengan wilayahnya masing- masing. Setiap puskesmas memiliki berbagai jenis sub-unit, seperti puskesmas

Techno.COM, Vol. 14, No. 3, Agustus 2015: 206-211 209 pembantu, puskesmas keliling, posyandu, pos kesehatan desa maupun pos bersalin desa (polindes). Untuk layanan rawat jalan, pola antrian pasien masih dilakukan dengan metode konvensional, yaitu pasien datang mendaftar dan mengambil kartu dan menumpuk kartu registrasi. Metode seperti ini memungkinkan kartu menjadi terselip. Selain itu, penumpukan kartu yang tidak benar dapat mengakibatkan urutan menjadi tidak sesuai dengan urutan yang seharusnya. Pasien yang datang lebih akhir dimungkinkan untuk dapat dilayani lebih awal dari pasien yang sudah lama menunggu. 2.3 Sistem Operasi Android Sistem operasi melakukan manajemen sumberdaya yang ada pada suatu perangkat keras sehingga user dapat bekerja dengan aplikasi yang diberikan dalam komputer. Salah satu sistem operasi untuk perangkat mobile yang paling banyak digunakan saat ini yaitu sistem operasi Android [6]. Google mengembangkan sistem operasi android mobile berbasis linux yangmana didesain khusus untuk instalasi pada smartphone dan computer tablet [7]. Pengembangan aplikasi pada platform android dilakukan melalui Android SDK. Arsitektur android terdiri dari 5 layer seperti yang ditunjukkan pada gambar 5. Kelima layer tersebut yaitu layer applikasi, layer framework aplikasi, library, android runtime, dan kernel linux [8]. Gambar 5. Arsitektur Android [8] Karena berbasis open source, maka memungkinkan banyak developer untuk melakukan pengembangan sistem sesuai dengan kebutuhan user [3]. Pengembangan aplikasi untuk platform android dibangun dalam bahasa pemrograman java yang merupakan programming language yang cukup populer. Pada dasarnya, biaya pengembangan aplikasi berbasis android adalah bebas biaya (free), hanya saat aplikasi yang sudah dibuat ingin dipublikasikan ke android market maka dikenai biaya [3]. Selain itu sistem operasi android juga kompatibel untuk berbagai mobile phone dibandingkan dengan sistem operasi perangkat mobile lainnya [9]. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Framework multimedia queueing system yang diusulkan mengadopsi desain sistem antrian multi channel single server yaitu dalam satu multimedia queueing system akan diberikan 2 layanan yaitu layanan antrian dokter dan layanan antrian apotek. Desain arsitektur dari multimedia queueing system puskesmas disajikan dalam gambar 6. Framework yang dibangun pada penelitian ini terfokus pada pemanfaatan fitur kamera, bluetooth,

Techno.COM, Vol. 14, No. 3, Agustus 2015: 206-211 210 dan koneksi data yang terdapat pada device android, sehingga jumlah poli yang didesain masih sejumlah satu poli yaitu poli umum. tercetak melalui Ticketing Box yaitu printer portable yang disediakan. Selanjutnya setiap nomor antrian yang berjalan akan dikirim server untuk didistribusikan pada android tablet dokter dan apotek. Selanjutnya sistem akan mengirimkan setiap antrian ke database server pada Mini PC. Gambar 6. Desain Sistem Antrian Puskesmas Framework multimedia queueing system yang diusulkan disajikan dalam gambar 7 dibawah ini. Setiap pasien puskesmas yang datang dapat memilih layanan yang diinginkan, apakah akan ke pelayanan pemeriksaan dokter atau ke apotek. Gambar 8. Proses Capture Pasien yang mengambil no antrian Pada saat giliran pasien tiba, yaitu ketika Caller 1 atau 2 dieksekusi, layar LCD akan menampilkan nomor antrian pasien beserta fotonya. Metode ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah kartu registrasi terselip, dan juga membantu pasien yang buta huruf atau buta angka bahkan tuna rungu yaitu dengan pasien dapat melihat wajahnya di layar LCD ketika gilirannya dipanggil. Gambar 7. Framework Multimedia Queueing system untuk Antrian Puskesmas Multimedia queueing system akan meng-capture gambar dari setiap pasien yang mengambil nomor antrian seperti yang ditunjukkan pada Gambar 8. Kemudian file foto akan dikirim beserta nomor antrian ke server Mini PC. Pasien mengambil antrian sesuai layanan tujuan dengan menyentuh tombol pada layar sentuh android tablet. Kemudian tiket antrian akan 4. KESIMPULAN DAN SARAN Konsep sistem antrian yang dibangun adalah multi channel single server yaitu dalam satu multimedia queueing system akan diberikan 2 layanan yaitu layanan antrian dokter dan layanan antrian apotek. Desain framework multimedia queueing system berbasis android telah diuji coba prototype-nya. Metode konvensional layanan antrian puskesmas digantikan dengan sistem

Techno.COM, Vol. 14, No. 3, Agustus 2015: 206-211 211 antrian berbasis android. Biaya implementasi system antrian ini juga relatif lebih murah dibandingkan dengan perangkat sistem antrian komputer. Cara kerja framework ini cukup sederhana, pasien mengambil nomor antrian sesuai layanan tujuan pada android tablet yang disediakan. System akan menyimpan data antrian dan foto pasien kemudian menampilkannya dalam layar. Dokter dan apotek dapat mengetahui data antrian yang dberjalan, dan manajemen dapat memperoleh informasi periodik mengenai jumlah pasien yang dapat dilayani puskesmas tiap harinya. Metode ini menyelesaikan problem kartu registrasi terselip, dan juga membantu pasien yang buta huruf atau angka bahkan tuna rungu. Hal ini dapat terlaksana karena pasien dapat melihat wajahnya di layar LCD ketika gilirannya dipanggil. Desain framework ini sangat terbuka untuk dilakukan penambahan layanan yang lain, sesuai dengan yang terdapat pada puskesmas yang akan menerapkan framework dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA I Tahun 2010/2011, 2011, pp. 1 7. [3] E. Maasalmi and P. Pitkänen, Comparing Google s Android and Apple s ios Mobile Software Development Environments, 2011. [4] I. A. Wahid, Teori Antrian. pp. 1 13, 2007. [5] L. F. S, Tingkat Pelayanan Teller Dengan Teori Antrian Pada Bank Negara Indonesia ( Persero ) Tbk Kantor Layanan Cinere., 2009. [6] Kang Didno, Macam-macam Sistem Operasi Pada Smartphone, didno76.com, 2013. [Online]. Available: http://www.didno76.com/2013/0 4/macam-macam-sistem-operasipada.html. [7] R. Singh, An Overview of Android Operating System and Its Security Features, Eng. Res. Appl., vol. 4, no. 2, pp. 519 521, 2014. [8] C. Maia, L. Nogueira, and L. Pinho, Evaluating android os for embedded real-time systems, Publ. Proc. 6th Int. Work. Oper. Syst. Platforms Embed. Real- Time Appl. Brussels, Belgium, pp. 63 70, 2010. [9] S. Jais, Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Operasi Android, blog.ugm.ac.id, 2012. [1] KepMenKes RI, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 128/Menkes/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat, 2004. [2] G. H. Halim and S. Teknik, Teori Antrian ( Queueing Theory ), in Makalah II2092 Probabilitas dan Statistik Sem.