BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. keras, form program yang sesuai, query yang digunakan, pemrograman dan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Perangkat keras yang digunakan untuk merancang sistem ini adalah: Processor : Intel Pentium IV 2,13 GHz

Oleh: Astrid Darmawan Pembimbing: Selvia Lorena Br. Ginting, M.T Wendi Zarman, M.Si

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI_DAN_EVALUASI. diimplementasikan dalam bentuk kode-kode pemrograman perangkat lunak.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. dan pengujian merupakan langkah yang dilakukan setelah melakukan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III ANALISA PEMBAHASAN MASALAH

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB 4 APLIKASI DAN IMPLEMENTASI. Untuk implementasi basis data pada PD Rudy Motors dibutuhkan spesifikasi

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. menunjukkan aplikasi persewaan buku yang telah berjalan dan dapat

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB V PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM. perangkat lunak secara manual maupun otomatis untuk menguji apakah

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. informasi telah digunakan oleh pengguna. Sebelum benar-benar bisa digunakan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Pendahuluan. 1.2 Latar Belakang Masalah

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Tahap implementasi sistem adalah tahap penerapan dari hasil analisis dan

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. Berikut ini adalah spesifikasi Hardware dan Software yang dibutuhkan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

@UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. yang harus dipenuhi untuk menguji coba user interface serta

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN. collaborative filtering ini digambarkan pada gambar 3.1

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Tahap implementasi sistem adalah tahap penerapan dari hasil analisis dan

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. Tahapan implementasi merupakan kelanjutan dari kegiatan rancangan

4 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian dalam hal ini adalah Abstraksi dari karya ilmiah dan skripsi pada

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB V PENGUJIAN SISTEM DAN IMPLEMENTASI. komponen sistem yang diimplementasikan dan mengetahui kelemahan dari

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI. dan perangkat lunak adalah sebagai berikut.

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Untuk menjalankan program aplikasi

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

4. BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. maka dapat dinyatakan bahwa sistem berjalan pada arsitektur desktop aplikasi

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM


BAB IV HASIL DAN UJICOBA

UKDW BAB I PENDAHULUAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. pada sistem, uraian instalasi pada Aplikasi inventory barang Toko R&R Berikut

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

Transkripsi:

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan diuraikan mengenai pelaksanaan terhadap hasil perancangan yang telah diperoleh sebelumnya. Hasil perancangan pada tahap perancangan akan diimplemetasikan menjadi koding (program) atau aplikasi yang siap untuk digunakan. 4.1 Implementasi Implementasi aplikasi data mining meliputi lingkungan implementasi perangkat keras, perangkat lunak dan implementasi terhadap antarmuka. Implementasi dilakukan dengan mentransformasikan fungsionalitas program ke dalam kode-kode program. Pada tahap implementasi, yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian program yang dihasilkan dengan perancangan yang telah dilakukan sekaligus memperhatikan lingkungan pengembangan aplikasi seperti bahasa pemrograman yang dipakai untuk menghasilkan program yang sesuai dengan perancangan yang telah dibuat dan tentunya sesuai dengan spesifikasi kebutuhan. 4.1.1 Lingkungan Implementasi Berikut akan dijelaskan lingkungan implemenatasi terhadap perangkat lunak yang dibangun. Implementasi terdiri dari dua lingkungan, yaitu lingkungan implementasi perangkat keras dan lingkungan implementasi perangkat lunak. Spesifikasi yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4.1 58

59 Tabel 4.1 Lingkungan Implementasi Lingkungan Perangkat Keras Prosesor Intel Dual Core T2130 @ 1.86GHz RAM 2GB Harddisk 250GB Monitor LCD Resolusi 1280 x 800 Input Mouse dan Keyboard Lingkungan Perangkat Lunak Sistem Operasi Microsoft Windows 7 Aplikasi Sistem Antarmuka Visual Basic 6.0 Pengolahan Database Microsoft Access 4.1.2 Implementasi Antarmuka Pada tampilan ini dilakukan penerapan hasil perancangan antarmuka ke dalam sistem yang dibangun dengan menggunakan perangkat lunak yang telah dipaparkan pada subbab lingkungan implementasi. 1. Form Login Form ini merupakan tampilan antarmuka yang muncul pertama kali. Form ini merupakan kunci untuk menggunakan aplikasi data mining ini. Jika login berhasil, maka akan masuk ke form selanjutnya yaitu Form Utama dan jika gagal login, maka pengguna diperintahkan untuk login ulang. Gambar 4.1 Hasil Implementasi Antarmuka Form Login

60 2. Form Utama Form ini merupakan tampilan antarmuka yang muncul setelah form login. Antarmuka Form Utama ini mempunyai bagian-bagian yaitu, menyediakan fasilitas kepada pengguna untuk memilih memprediksi satu orang (form orang) atau satu database mahasiswa (form keseluruhan), kemudian menyediakan pilihan untuk mengolah training data atau testing data dan menampilkan hasil prediksi masa studi mahasiswa. Hasil implementasi antarmuka form utama dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Gambar 4.2 Hasil Implementasi Antarmuka Form Utama 3. Form Perorangan Form ini merupakan tampilan antamuka untuk memprediksi satu mahasiswa. Cara kerja form ini yaitu, pengguna terlebih dahulu memilih penggunaan tabel

61 database, lalu memilih option banyaknya semester untuk digunakan menghitung Indeks Prestasi (IP), lalu masukkan NIM mahasiswa tersebut dan klik button Cari sehingga nilai Indeks Prestasi (IP) mahasiswa tersebut akan muncul secara otomatis. Setelah itu, masukkan nilai k yang kita inginkan dan klik button Hitung Jarak lalu hasil perhitungannya akan tampil dimasingmasing listbox, seperti gambar di bawah ini: Gambar 4.3 Hasil Implementasi Antarmuka Form Perorangan 4. Form Update Training Data dan Testing Data Form ini berguna untuk memperbaharui data, menambah data, menyimpan data dan menghapus training data dan testing data.

62 Gambar 4.4 Hasil Implementasi Antarmuka Form Training Data Gambar 4.5 Hasil Implementasi Antarmuka Form Testing Data

63 5. Form Kelompok (1 Database) Form ini merupakan tampilan antarmuka untuk mengklasifikasi atau memprediksi satu database mahasiswa. Cara kerja form ini yaitu, pengguna terlebih dahulu memilih option banyaknya semester untuk digunakan menghitung Indeks Prestasi (IP), lalu pilih tabel database mahasiswa tersebut dan masukan nilai k yang kita inginkan dan klik button Hitung Jarak lalu hasil perhitungannya akan tampil dimasing-masing listbox, seperti gambar di bawah ini: Gambar 4.6 Hasil Implementasi Antarmuka Form Kelompok 4.2 Pengujian 4.2.1 Pengujian Sistem Pengujian sistem merupakan pengujian terhadap aplikasi yang dibuat, apakah aplikasi data mining ini berhasil atau tidak untuk memprediksi masa studi mahasiswa. Pengujian terdiri dari 2 proses yaitu:

64 1. Pengujian 1 database mahasiswa (keseluruhan) dengan menggunakan data training yang berjumlah 30 data. 2. Pengujian 1 database mahasiswa (keseluruhan) dengan menggunakan data training yang berjumlah 61 data. Masing-masing proses pengujian tersebut menggunakan Indeks Prestasi (IP) dua semester (semester 1 dan 2), empat semester (semester 1-4) dan enam semester (semester 1-6) dengan menggunakan nilai k yang berbeda. Nilai k yang digunakan yaitu kelipatan 5 sampai 30 untuk training data berjumlah 61 data dan nilai k yang digunakan untuk training data berjumlah 30 adalah kelipatan 5 sampai 15. Hasil predeksi 1 database akan dibandingkan dengan data asli dan dicari kecocokannya secara otomatis oleh program. Pengujian ini juga berguna untuk mengetahui apakah nilai k yang digunakan adalah nilai k yang terbaik dengan hasil tingkat keberhasilannya tinggi atau tidak untuk memprediksi kelulusan mahasiswa pada sistem aplikasi data mining ini. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pada sistem ini maka digunakan rumus di bawah ini [7]: Tingkat Keberhasilan = hasil pengujian bernilai benar (kecocokan) banyaknya data sampel x 100% Rumus diatas memperhitungkan kecocokan data antara data sesungguhnya dengan data hasil prediksi yang dihasilkan oleh aplikasi data mining ini. 4.2.1.1 Pengujian 1 Database (Training Data = 30Data) Pengujian ini menggunakan training data yang berjumlah 30 data dan nilai k yang digunakan adalah k=5, k=10 dan k=15. 1. Nilai k Menggunakan Nilai IP Dua Semester Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan nilai IP disemester satu dan dua dengan tujuan dapat mengetahui nilai k yang terbaik dan persentase tingkat keberhasilannya.

65 Pada Tabel 4.2 di bawah ini menunjukan beberapa hasil pengujian sistem aplikasi data mining dengan mengubah-ubah nilai k. Untuk melihat hasil pengujian secara lengkap dapat dilihat di lampiran hasil pengujian. Tabel 4.2 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Dua Semester Hasil Prediksi k=5 k=10 k=15 66.66% 81.66% 73.33% Dari data Tabel 4.2 terlihat bahwa nilai k yang terbaik untuk memprediksi masa studi mahasiswa menggunakan Indeks Prestasi (IP) semester satu dan dua dengan menggunakan training data yang berjumlah 30 data adalah nilai k=10 dengan tingkat keberhasilan 81.66%. Gambar 4.7 Cuplikan pada Pengujian Data Menggunakan Nilai k=5

PersentaseTingkat Keberhasilan (%) 66 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k 100 80 60 40 20 0 k=5 k=10 k=15 Nilai k yang digunakan Tingkat Keberhasilan Gambar 4.8 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Dua Semester Pada Gambar 4.8 menunjukkan persentase tingkat keberhasilan ada di nilai k=10 dan nilai k tersebut merupakan nilai k yang terbaik diantara nilai k yang lain untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan menggunakan IP semester satu dan dua. 2. Pengujian Nilai k dalam Empat Semester Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan nilai IP disemester satu sampai empat dengan tujuan dapat mengetahui nilai k yang terbaik dan persentase tingkat keberhasilannya. Pada Tabel 4.3 di bawah ini menunjukan beberapa hasil pengujian sistem aplikasi data mining dengan mengubah-ubah nilai k. Untuk melihat hasil pengujian secara lengkap dapat dilihat di lampiran hasil pengujian. Tabel 4.3 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Empat Semester Hasil Prediksi k=5 k=10 k=15 71.66% 76.66% 73.33% Dari data Tabel 4.3 terlihat bahwa nilai k yang terbaik untuk memprediksi masa studi mahasiswa menggunakan Indeks Prestasi (IP) semester satu samapai

PersentaseTingkat Keberhasilan (%) 67 empat dengan menggunakan data training yang berjumlah 30 data adalah nilai k=10 dengan tingkat keberhasilan 76.66%. Gambar 4.9 Cuplikan Pada Pengujian Menggunakan Nilai k=5 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k 78 76 74 72 70 68 k=5 k=10 k=15 Nilai k yang digunakan Tingkat Keberhasilan Gambar 4.10 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Empat Semester

68 Pada Gambar 4.10 menunjukkan persentase tingkat keberhasilan ada di nilai k=10 dan nilai k tersebut merupakan nilai k yang terbaik diantara nilai k yang lain untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan menggunakan IP semester satu sampai empat. Hasil persentase tingkat keberhasilan tidak linier karena dipengaruhi oleh nilai k. 3. Pengujian Nilai K Dalam Enam Semester Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan nilai IP dari semester satu sampai enam dengan tujuan dapat mengetahui nilai k yang terbaik dan tingkat keberhasilan jika mengklasifikasi masa studi mahasiswa. Pada Tabel 4.4 di bawah ini menunjukan beberapa hasil pengujian sistem aplikasi data mining dengan mengubah-ubah nilai k. Untuk melihat hasil pengujian secara lengkap dapat dilihat di lampiran hasil pengujian. Tabel 4.4 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Enam Semester Hasil Prediksi k=5 k=10 k=15 76.66% 81.66% 80% Dari data Tabel 4.4 terlihat bahwa nilai K yang terbaik untuk memprediksi masa studi mahasiswa menggunakan Indeks Prestasi (IP) semester satu dan dua dengan menggunakan data training yang berjumlah 30 data adalah nilai k=10 dengan tingkat keberhasilan 81.66%.

PersentaseTingkat Keberhasilan (%) 69 Gambar 4.11 Cuplikan Pada Pengujian Menggunakan Nilai k=5 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k 84 82 80 78 76 74 k=5 k=10 k=15 Nilai k yang digunakan Tingkat Keberhasilan Gambar 4.12 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan nilai IP Enam Semester Pada Gambar 4.12 menunjukkan persentase tingkat keberhasilan ada di nilai k=10 dan nilai k tersebut merupakan nilai k yang terbaik diantara nilai k yang lain untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan menggunakan IP semester satu sampai enam.

Persentasi Tingkat Keberhasilan (%) 70 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k 100 50 0 2 Semester 4 Semester 6 Semester Nilai IP yang digunakan k=5 k=10 k=15 Gambar 4.13 Testing dengan 1 Database mahasiswa (training data = 30 data) Dari hasil Gambar 4.13 grafik diatas dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Untuk dua semester yaitu nilai k yang terbaik untuk digunakan memprediksi studi mahasiswa adalah nilai k=10 dengan tingkat keberhasilan 81.66%. 2. Untuk empat semester yaitu nilai k yang terbaik untuk digunakan memprediksi studi mahasiswa adalah nilai k=10 dengan tingkat keberhasilan 76.66%. 3. Untuk enam semester yaitu nilai k=10 merupakan nilai k yang terbaik untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan tingkat keberhasilan 81.66%. 4. Masing-masing nilai k terbaik di atas hanya berlaku untuk training data yang berjumlah 30 data dan testing data-nya 60 data. 4.2.1.2 Pengujian 1 Database (Training Data = 61 Data) Pengujian untuk 1 database ini menggunakan training data yang berjumlah 61 data dan testing data-nya berjumlah 60 data. Dalam pengujian ini, untuk menghitung kecocokan digunakan secara otomatis oleh program sehingga menghasilkan persentase tingkat keberhasilan.

71 1. Pengujian Nilai k dalam Dua Semester Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan nilai IP dari semester satu sampai dua dengan tujuan dapat mengetahui nilai k yang terbaik dan tingkat keberhasilan yang tinggi untuk memprediksi masa studi mahasiswa. Pada Tabel 4.5 di bawah ini menunjukkan hasil pengujian aplikasi data mining dengan mengubah-ubah parameter nilai k. Untuk melihat hasil pengujian secara lengkap dapat dilihat di lampiran hasil pengujian. Tabel 4.5 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Dua Semester Hasil Prediksi k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 71.66% 80% 75% 75% 78.33% 78.33% Gambar 4.14 Cuplikan Pada Pengujian Menggunakan Nilai k=5

Persentase Tingkat Keberhasilan (%) 72 82 80 78 76 74 72 70 68 66 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 Nilai k yang digunakan Tingkat Keberhasilan Gambar 4.15 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Dua Semester Pada Gambar 4.15 menunjukkan persentase tingkat keberhasilan ada di nilai k=10, nilai k tersebut merupakan nilai k yang terbaik diantara nilai k yang lain untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan menggunakan IP semester satu dan dua. Hasil persentase tingkat keberhasilan tidak linier karena dipengaruhi oleh nilai k. 2. Pengujian Nilai k dalam Empat Semester Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan nilai IP dari semester satu sampai empat dengan tujuan dapat mengetahui nilai k yang terbaik dan tingkat keberhasilan yang tinggi untuk memprediksi masa studi mahasiswa. Pada Tabel 4.6 di bawah ini menunjukkan hasil pengujian aplikasi data mining dengan mengubah-ubah nilai k. Untuk melihat hasil pengujian secara lengkap dapat dilihat di lampiran hasil pengujian. Tabel 4.6 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Empat Semester Hasil Prediksi k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 71.66% 73.33% 73.33% 75% 75% 78.33%

Persentase Tingkat Keberhasilan(%) 73 Gambar 4.16 Cuplikan Pada Pengujian Nilai k=5 80 78 76 74 72 70 68 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 Nilai k yang digunakan Tingkat Keberhasilan Gambar 4.17 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Empat Semester Pada Gambar 4.17 menunjukkan persentase tingkat keberhasilan yang tinggi ada di nilai k=30, nilai k tersebut merupakan nilai k yang terbaik diantara nilai k

74 yang lain untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan menggunakan IP semester satu sampai semester empat. 3. Pengujian Nilai k dalam Enam Semester Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan nilai IP dari semester satu sampai enam dengan tujuan dapat mengetahui nilai k yang terbaik dan tingkat keberhasilan yang tinggi untuk memprediksi masa studi mahasiswa. Pada Tabel 4.7 di bawah ini menunjukkan hasil pengujian aplikasi data mining dengan mengubah-ubah nilai k. Untuk melihat hasil pengujian secara lengkap dapat dilihat di lampiran hasil pengujian. Tabel 4.7 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Enam Semester Hasil Prediksi k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 78.33% 83.33% 83.33% 85% 83.33% 85% Gambar 4.18 Cuplikan Pada Pengujian Menggunakan Nilai k=5

PersentaseTingkat Keberhasilan (%) Persentase Tingkat Keberhasilan(%) 75 86 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k 84 82 80 78 Tingkat Keberhasilan 76 74 k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 Nilai k yang digunakan Gambar 4.19 Hasil Pengujian Nilai k Menggunakan Nilai IP Enam Semester Pada Gambar 4.19 menunjukkan persentase tingkat keberhasilan yang tinggi ada di nilai k=20 dan k=30, nilai k tersebut merupakan nilai k yang terbaik diantara nilai k yang lain untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa dengan menggunakan IP semester satu sampai semester enam. Hasil tingkat keberhasilan dipengaruhi oleh nilai k yang bervariasi. 90 85 Hasil Pengujian Tingkat Keberhasilan 1 Database Berdasarkan Variasi Nilai k 80 75 70 65 60 2 Semester 4 Semester 6 Semester Nilai IP yang digunakan k=5 k=10 k=15 k=20 k=25 k=30 Gambar 4.20 Testing dengan 1 Database Mahasiswa (training data = 61 data)

76 Dari hasil Gambar 4.20 hasil grafik dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Untuk dua semester yaitu nilai k yang terbaik untuk memprediksi masa studi mahasiswa adalah nilai k=10 dengan tingkat keberhasilan 80%. 2. Untuk empat semester, nilai k yang terbaik untuk memprediksi masa studi mahasiswa adalah nilai k=30 dengan tingkat keberhasilan 78.33%. 3. Untuk enam semester, nilai k yang terbaik untuk memprediksi masa studi mahasiswa adalah nilai k=20 dan k=30 dengan tingkat keberhasilan 85%. 4. Masing-masing nilai k terbaik di atas hanya berlaku untuk training data yang berjumlah 61 data dan testing data-nya 60 data. Pada percobaan satu dan dua di atas dapat dilihat bahwa dengan mengubah nilai k akan menghasilkan prediksi kelulusan yang bervariasi. Jadi, ukuran nilai k yang besar untuk digunakan memprediksi masa studi mahasiswa belum tentu menjadi nilai k yang terbaik dengan tingkat keberhasilan yang tinggi begitupun juga sebaliknya. Nilai k yang terbaik dipengaruhi oleh jumlah data yang digunakan.