BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Produktivitas karyawan pada sektor ritel yang tidak tergabung dengan serikat pekerja, pada skala nilai 1 sampai dengan 4, mencapai skor ratarata 3,504, sedangkan karyawan yang tergabung dalam suatu serikat pekerja mencapai skor rata-rata 3,514. 2. Produktivitas karyawan pada sektor ritel yang tergabung dengan serikat pekerja dan yang tidak bergabung dengan serikat pekerja tersebut, berdasarkan uji beda T sample bebas, disimpulkan bahwa tidak berbeda secara signifikan (not significantly different). 3. Terdapat pengaruh instrumentalitas serikat pekerja terhadap produktivitas karyawan pada sektor ritel secara positif dan signifikan. Korelasi antara instrumentalitas serikat pekerja dengan produktivitas menunjukkan korelasi yang sangat lemah yaitu sebesar 0,271. Variabel instrumentalitas serikat pekerja mempengaruhi variabel produktivitas sebesar 6,5%, sisanya sebesar 93,5% ditentukan oleh faktor lain selain instrumentalitas serikat pekerja yang tidak dikaji dalam penelitian ini. 180
181 6.2 Saran Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh maka saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: 1. Bagi Serikat Pekerja, sebagai organisasi formal yang mewakili para pekerja, maka Serikat Pekerja perlu melakukan upaya-upaya untuk: a. meningkatkan nilai positif serikat pekerja dimata para anggotanya, yaitu: Nilai positif yang berada diatas nilai skor rata-rata yang perlu dipertahankan antara lain adalah keyakinan bahwa serikat pekerja mampu memperjuangkan upah, kondisi kerja, keamanan kerja, mampu memperjuangkan perlindungan dari kesewenangan manajemen, dapat memperjuangkan promosi dan dapat memperjuangkan peraturan kerja yang lebih baik. Nilai positif yang berada dibawah nilai skor rata-rata yang perlu ditingkatkan antara lain adalah keyakinan bahwa serikat pekerja mampu sebagai wakil pekerja dalam PKB, mampu mewakili dalam penyelesaian perselisihan industrial, sebagai sarana menciptakan hubungan industrial yang berkeadilan, sebagai sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya, sebagai koordinator mogok kerja sesuai UU dan mampu memperjuangkan kepemilikan saham perusahaan bagi anggota SP.
182 a. Perlu meningkatkan nilai positif di mata manajemen, dengan mendorong peningkatan kinerja para anggotanya, melalui penyampaian informasi tentang preferensi semua pekerja, sehingga memungkinkan perusahaan untuk memilih campuran yang lebih baik antara kondisi kerja, aturan kerja dan tingkat upah. Hal ini tentunya dapat menghasilkan tenaga kerja yang lebih puas, kooperatif dan produktif. b. Perlu meningkatkan nilai positif pada dimensi instrumentalitas khusus agar dapat lebih meningkatkan produktivitas para anggotanya, yaitu terkait meningkatkan keyakinan karyawan bahwa serikat pekerja dapat memperjuangkan upah, kondisi kerja, keamanan kerja, perlindungan dari kesewenangan manajemen, promosi serta peraturan kerja yang lebih baik. 2. Bagi Pekerja, saran yang dapat disampaikan pekerja / karyawan adalah: a. perlu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan produktivitas, yaitu: Nilai positif yang berada diatas nilai skor rata-rata yang perlu dipertahankan antara lain adalah upaya untuk meningkatkan kualitas kerja, perhatian terhadap kualitas produk yang dihasilkan, upaya meningkatkan hasil kerja sesuai dengan waktu yang ada, upaya mencapai target yang ditetapkan perusahaan, upaya untuk melakukan perbaikan terus menerus, tanggung jawab dalam penyelesaian pekerjaan, kecintaan terhadap pekerjaan, upaya mencapai harapan masa depan dan mempunyai kontribusi positif terhadap lingkungan kerja serta memiliki kekuatan untuk mewujudkan potensi yang ada.
183 Nilai positif yang berada dibawah nilai skor rata-rata yang perlu ditingkatkan antara lain adalah keyakinan bahwa pekerjaan sesuai dengan kualitas yang ditentukan, upaya mendapatkan hasil yang terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan, upaya meningkatkan hasil kerja, upaya menyelesaikan pekerjaan sebelum batas waktu yang telah ditentukan, upaya melaksanakan pekerjaan dengan segera, kerja lembur diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja, tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan, kepercayaan pada diri sendiri, kemampuan mengatasi persoalan serta kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah-ubah. b. Pada perusahaan yang telah mengembangkan praktek-praktek pengelolaan SDM yang baik, maka karyawan dapat lebih memilih keputusan untuk tidak bergabung dalam suatu serikat pekerja. 3. Bagi Manajemen, maka manajemen perlu: a. melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan nilai positif manajemen dimata para karyawan, yaitu: Nilai positif yang berada diatas nilai skor rata-rata yang perlu dipertahankan antara lain adalah manajemen telah memberikan kondisi kerja, mampu menciptakan hubungan industrial yang berkeadilan, mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis, telah memberikan upah yang baik serta
184 Manajemen telah memberikan kesempatan promosi yang baik. Nilai positif yang berada dibawah nilai skor rata-rata yang perlu ditingkatkan antara lain adalah manajemen mampu mendengar/mengakomodasi aspirasi para pekerja, mampu menyelesaian perselisihan kerja dengan baik, telah memberikan keamanan kerja yang baik, tidak otoriter serta telah memberikan peraturan kerja yang baik. b. Bagi perusahaan yang karyawannya belum bergabung dengan serikat pekerja, maka manajemen perlu menjaga dan mengembangkan praktek-praktek pengelolaan SDM yang baik. c. Bagi perusahaan yang karyawannya telah bergabung dengan serikat pekerja, maka manajemen perlu menjaga dan mengembangkan praktek-praktek pengelolaan SDM yang baik serta perlu peningkatan kerjasama dengan serikat pekerja untuk mencapai peningkatan kinerja perusahaan. 4. Bagi kepentingan Akademik, meskipun hasil penelitian ini memperoleh kesimpulan hubungan yang sangat lemah antara serikat pekerja dengan produktivitas, namun mendukung teori bahwa serikat pekerja memiliki pengaruh positif terhadap produktivitas. 5. Bagi Penelitian Selanjutnya, beberapa saran untuk penelitian lebih lanjut, sebagai berikut:
185 a. Sasaran penelitian perlu menjangkau semua bagian perusahaan sehingga respondennya perlu ditambah, hal ini dimaksudkan agar hasil penelitian lebih akurat. b. Untuk lebih dapat mengeneralisasi temuan, metode pengumpulan data perlu diganti dengan metode probability sampling, misalnya stratified random sampling. c. Penelitian ini terbatas pada perbedaan produktivitas karyawan yang tergabung dan yang tidak tergabung dengan serikat pekerja pada sektor ritel, serta pengaruh instrumentalitas serikat pekerja terhadap produktivitas, berdasarkan keterbatasan tersebut maka: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut (further study) yang lebih komprehensif dengan melibatkan beberapa variabel lain yang dapat mempengaruhi produktivitas karyawan seperti motivasi karyawan, pendidikan dan pelatihan, sistem reward and punishment, budaya perusahaan atau bahkan budaya masyarakat setempat. Pada aspek serikat pekerja, penelitian selanjutnya dapat lebih menambah fokus penelitian tidak hanya pada persepsi karyawan yang tergabung dengan serikat pekerja, namun juga pandangan manajemen terhadap serikat pekerja, serta serikat pekerja itu sendiri sebagai entitas/organisasi formal. Pada aspek pengaruh serikat pekerja, penelitian selanjutnya dapat lebih menambah fokus penelitian tidak hanya pada
186 pengaruh serikat pekerja terhadap produktivitas, namun juga pengaruhnya terhadap kenaikan kompensasi, keamanan karyawan, kualitas interaksi dengan manajamen dan sebagainya. Kajian pada sektor-sektor lain perlu dilakukan sehingga dapat lebih merepresentasikan pekerja di Indonesia, misalnya sektor konstruksi, manufaktur, pertambangan, pertanian, jasa dan lain-lain.