Management Analysis Journal

dokumen-dokumen yang mirip
KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI MEDIASI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, BRAND IMAGE, DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN

ANALISIS PENGARUH LABEL HALAL,CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

PENGARUH CELEBRITY ENDORSER DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI CITRA MEREK PADA KOSMETIK WARDAH DI KOTA SEMARANG

PENGARUH KUALITAS PRODUK, WORD OF MOUTH, DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR BEKAS HONDA BEAT PADA DEALER YAN MOTOR KOTA SOLOK

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN MELALUI KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI MAXX COFFEE YOGYAKARTA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU KW (IMITASI) DI PASAR KLITHIKAN YOGYAKARTA

II. LANDASAN TEORI. Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika, dalam Kotler, dan Keller ( 2009: 6):

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

PENGARUH DEAD ENDORSER PADA KEPRIBADIAN MEREK PADA IKLAN KUKU BIMA ENER G DI TELEVISI (Survei pada Konsumen Kuku Bima Ener G di Purworejo)

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

PENERAPAN GREEN MARKETING MELALUI DESAIN PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP BRAND IMAGE DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN ABSTRAK

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif verifikatif yang

Management Analysis Journal

PENGARUH KESADARAN MEREK, ASOSIASI MEREK, CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA SPORT DI CV

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN. (Studi Pada: Bengkel Mandiri Tekhnik Klaten)

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan antar pasar industri perawatan pribadi dan kosmetik semakin

BAB I PENDAHULUAN. mengeksploitasi sepenuhnya asset yang dimiliki untuk memaksimalkan strategi demi

ABSTRACT. Keywords: Green Product Quality, Green Corporate Image, Green Customer Satisfaction, Green Customer Loyalty. Universitas Kristen Maranatha

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI

ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Surve pada Cafe Kedai Mat Moen di Boyolali)

PENGARUH LOKASI, HARGA, DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MELAKUKAN PEMBELIAN DI SWALAYAN SINAR BARU WONOGIRI NASKAH PUBLIKASI

ANALISIS PENGARUH KETEPATAN WAKTU, HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP TINGKAT KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA PERUSAHAAN PERCETAKAN CV.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Objek dan Subjek Penelitian

PENGARUH PERLUASAN MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SAMPO DOVE DI SEMARANG

PENGARUH CELEBRITY ENDORSER DAN BRAND IMAGE PADA PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan analisis jalur (path

Kata kunci: citra merek, kualitas produk, dan keputusan pembelian

Economic Education Analysis Journal

PENGARUH CELEBRITY ENDORSER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR MEREK HONDA VARIO

DIPONEGORO JOURNAL OF SOCIAL AND POLITICAL Tahun 2017, Hal 1-6

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan oleh penulis pada bulan April sampai dengan september 2015.

ANALISIS PENGARUH DESAIN, KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE SAMSUNG. (Studi Pada Mahasiswa FEB UMS)

PENGARUH VISIBILITY, CREDIBILITY, ATTRACTION, DAN POWER CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE WARDAH COSMETICS

Management Analysis Journal

BAB IV HASIL ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB 1 PENDAHULUAN. aktivitas masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan tak lepas dari

PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN. Diah Yulisetiarini Fakultas Ekonomi Universitas Jember

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Berkembangnya perdagangan bebas menimbulkan persaingan

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini akan menjelaskan mengenai objek dan subjek penelitian, jenis data

PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PERSEPSI IKLAN DAN BRAND AWARENESS TERHADAP BRAND ATTITUDE PADA LIPSTICK MEREK WARDAH NPM : : MIFTAHUL ROHMAH

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional

PENGARUH KUALITAS PRODUK YAMAHA N-MAX TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DIMEDIASI INTERNATIONAL BRAND IMAGE

KUALITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BEDAK WARDAH

Disusun oleh : NABILAH B

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Selebriti endorser memiliki pengaruh positif terhadap citra merek Honda

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA BUS ROSALIA INDAH

DAFTAR PUSTAKA. Ali Hasan, Marketing Dan Kasus-Kasus Pilihan, CAPS, Yogyakarta, 2013

BAB III METODE PENELITIAN

ABTRACT. Key Words: Advertising, Brand Attention, Supplement

PENGARUH STRATEGI BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN

2007, h Murti Sumarni, Manajemen Pemasaran Bank, Yogyakarta: Liberty,

ABSTRAK. Kata kunci : customer engagement,word of mouth, brand loyalty. Universitas Kristen Maranatha

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. 4.1 Karakteristik Responden Penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuesioner

Grace Mandasari Suharyono Sunarti Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang

PERAN KEPERCAYAAN MEREK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI ANTARA KARAKTERISTIK MEREK DENGAN LOYALITAS MEREK PRODUK CINDERAMATA DAGADU DJOKDJA

PENGARUH TINGKAT ATTRACTIVENESS CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE

PENGARUH CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN JASA MELALUI VARIABEL INTERVENING KEPERCAYAAN MEREK ( Studi Kasus Pada JNE Cabang Semarang)

BAB III METODE PENELITIAN. objektif, valid, dan reliabel tentang suatu hal (variabel tertentu). Subjek adalah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat

BAB V KESIMPULAN. Dalam Bab V akan dijelaskan mengenai kesimpulan hasil penelitian dan analisis

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KONSUMEN TRAVEL JOGLOSEMAR (Studi kasus pada Para Pengguna Jasa Travel Joglosemar Yogyakarta)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Fevri Setya Nugroho D2D ABSTRACT

PENGARUH KUALITAS PRODUK CITRA MEREK DAN LOYALITAS MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN POND S DI GIANT HYPERMARKET SURABAYA

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA, DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA HOTEL SYARIAH SOLO

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG

BAB III METODE PENELITIAN

PENGARUH SERVICE MARKETING MIX

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN LOKASI LAY OUT BARANG DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PASAR SWALAYAN LUWES BOYOLALI

BAB III METODE PENELITIAN. Objek dalam penelitian ini adalah Naavagreen skin care. Subjek penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

PENGARUH IKLAN TELEVISI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK MEREK WARDAH (Studi Kasus Pada Mahasiswi Universitas Gunadarma Kalimalang).

PENGARUH FAKTOR KEPERCAYAAN, KEAMANAN DAN PERSEPSI PADA RESIKO TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SHOPIE MARTIN MELALUI SISTEM ONLINE DI SURAKARTA

Alumni Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP - Unibraw. Dosen Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP Unibraw Jl. Veteran Malang 65145

BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Survei kepada Konsumen Kendaraan Merek Toyota di Univeritas Brawijaya Malang)

BAB IV HASIL ANALISIS DAN DATA. A. Gambaran Umum Obyek dan Subyek Penelitian

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN EKUITAS MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN. Adi Santoso 1. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

BAB III METODE PENELITIAN. menjadi objek dalam penelitian ini adalah para pengguna fresh care di Kota

BAB III. Metode Penelitian

ANALISIS PENGARUH MEDIA IKLAN TELEVISI TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI MINUMAN FANTA KEMASAN PADA MASYARAKAT PURWOREJO

PENGARUH KREDIBILITAS CELEBRITY ENDORSER TERHADAP PURCHASE INTENTION YANG DIMEDIASI OLEH BRAND IMAGE. (Studi pada Konsumen Wardah di Purworejo)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Objek/Subjek Penelitian

PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TAS ELIZABETH (Study Pada Mahasiswi Administrasi Bisnis Angkatan 2013 Telkom University)

BAB I PENDAHULUAN. pelanggannya. Di dalam kondisi persaingan usaha yang semakin ketat ini, konsumen untuk mengkonsumsi produk mereka (Lasty, 2014).

Liya Monalisa Anis Suharyono Sunarti Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang

Transkripsi:

Management Analysis Journal 4 (2) (2015) Management Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/maj Alfiyah Nuraini,Ida Maftukhah Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima April 2015 Disetujui Mei 2015 Dipublikasikan Juni 2015 Keywords: Celebrity Endorser; Product Quality; Brand Image; Purchase Decision. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung celebrity endorser, kualitas produk, dan citra merek sebagai variabel intervening terhadap keputusan pembelian. Populasi penelitian adalah pengguna kosmetik Wardah di kota Semarang. Jumlah sampel 116 responden dengan asidental sampling. Data diperoleh dengan kuesioner. Variabel penelitian celebrity endorser (X1), kualitas produk (X2), citra merek (Z), dan keputusan pembelian. Analisis data dengan deskriptif persentif persentase dan path analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel celebrity endorser (X1) dan kualitas produk (X2) berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian. Variabel celebrity endorser (X1) dan kualitas produk (X2) berpengaruh tidak langsung terhadap keputusan pembelian. Hasil dari Uji path analysis menunjukkan bahwa celebrity endorser (X1) berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui citra merek, dan kualitas produk (X2) berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui citra merek, sehingga dapat dikatakan bahwa citra merek memediasi pengaruh celebrity endorser dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Abstract The purpose of this study was to determine the effect of direct and indirect celebrity endorser, product quality and brand image as an intervening variable on purchase decisions. The population of research are users Wardah cosmetics in the city of Semarang. Total sample of 116 respondents with asidental sampling. Data obtained by questionnaire. Celebrity endorser study variables (X1), product quality (X2), brand image (Z), and purchasing decisions. Data were analyzed by descriptive persentif percentage and path analysis. The results showed that the variables celebrity endorser (X1) and product quality (X2) directly influence the purchase decision. Variable celebrity endorser (X1) and product quality (X2) indirect effect on purchasing decisions. Test results from path analysis showed that the celebrity endorser (X1) influence on purchase decisions through brand image and product quality (X2) effect on purchase decisions through brand image, so that it can be said that the brand image mediates the influence of celebrity endorser and product quality on purchasing decisions. 2015 Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung C6 Lantai 1 FE Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229 E-mail: alfiyahnuraini11@yahoo.com, idaf123@yahoo.com ISSN 2252-6552 171

PENDAHULUAN Kebutuhan manusia merupakan suatu keadaan akan sebagian dari pemuasan dasar yang dirasakan atau disadari. Kosmetik merupakan produk yang unik karena selain memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan mendasar wanita akan kecantikan, seringkali menjadi sarana bagi konsumen untuk memperjelas identitas dirinya secara sosial dimata masyarakat, seiring perkembangan jaman kosmetik seolah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian kaum wanita. Produk kosmetik sesungguhnya memiliki resiko pemakaian yang perlu diperhatikan mengingat kandungan bahanbahan kimia tidak selalu memberi efek yang sama untuk setiap konsumen, (Ferrinadewi,2005:). Kosmetik saat ini telah menjadi kebutuhan manusia yang tidak bisa dianggap sebelah mata lagi, jika disadari bahwa baik wanita maupun pria setiap hari tidak bisa lepas dari yang namanya kosmetik, seperti lotion untuk kulit, powder, sabun, deodorant dan masih banyak lagi yang lainnya, dan sekarang semakin terasa bahwa kebutuhan adanya kosmetik yang beraneka bentuk dengan ragam warna dan keunikan kemasan serta keunggulan dalam memberikan fungsi bagi konsumen, menuntut industri kosmetik untuk semakin terpicu mengembangkan teknologi yang tidak saja mencakup peruntukannya dari kosmetik itu sendiri namun juga kepraktisan dalam penggunaannya. Sebagai contoh keberadaan sabun cair dalam kemasan yang unik, dan praktis dibawa atau dari segi formulasinya seperti lotion, tabir surya telah ada kandungan pelembabnya sehingga bagi pengguna terasa praktis dan hal ini akan menjadi alternatif bagi masyarakat yang senang bepergian. (Media Indonesia, Rabu 4 Juni:2008:19) Menurut Sumarwan (2004) pembelian produk dan jasa serta pemilihan merek, para selebriti bisa memiliki pengaruh kuat kepada konsumen. Selebriti bisa menjadi alat pemasaran suatu produk yang sangat penting, daya tariknya yang luar biasa dan memiliki penggemar yang banyak bisa menjadi hal yang tidak dimiliki orang lain. Selebriti memiliki inner beauty, kharisma dan kredibilitas. Shimp (2003) berpendapat bahwa celebrity endorser adalah menggunakan artis sebagai bintang iklan di media-media, mulai dari media cetak, media sosial, maupun media telivisi. Selain itu selebriti digunakan karena atribut kesohorannya termasuk ketampanan, keberanian, talenta, keanggunan, kekuatan, dan daya tarik fisiknya yang sering mewakili daya tarik yang diinginkan oleh merek yang mereka iklankan. Faktor lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian adalah kualitas produk, Menurut Kotler dan Amstrong (2008), kualitas produk merupakan karakteristik produk atau jasa yang bergabung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, yang dinyatakan atau diimplementasikan. Pembeli akan membeli produk kalau merasa cocok, karena itu produk harus disesuaikan dengan keinginan ataupun kebutuhan pembeli agar pemasaran produk berhasil (Yuriansyah, A, L, 2012). Kualitas produk terbukti dapat mempengaruhi citra merek dan keputusan pembelian, semakin baik kualitas produk maka citra merek dan keputusan pembelian akan meningkat, (Nurchoidah, 2013). Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi keputusan pembelian adalah citra merek (brand image). Menurut Kotler dan Amstrong (2001), brand image merupakan seperangkat keyakinan konsumen mengenai merek tertentu. Menurut Kotler dan Amstrong (2008) merek merepresentasikan persepsi dan perasaan konsumen atas sebuah produk dan kinerjanya semua hal tentang arti produk atau jasa kepada konsumen. Merek sebenarnya adalah cerminan dari janji yang diucapkan oleh produsen terhadap konsumen atas kualitas produk yang akan mereka hasilkan, merek terbukti dapat mempengaruhi keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen, (Iryanita, 2014). Keputusan pembelian konsumen tidak hanya di pengaruhi oleh celebrity endorser dan kualitas produk saja, dalam penelitian ini keputusan pembelian juga di pengaruhi oleh citra merek sebagai variabel mediasi (Permana, M, V, 2013). Citra merek menandakan tingkat kualitas tertentu suatu produk sehingga pembeli 172

yang puas dapat memilih dengan mudah memilih produk kembali (Kotler, 2009). Dalam pembentukan citra merek, dalam penelitian ini di pengaruhi oleh celebrity endorser dan kualitas produk, hal ini di dasari pada perbedaan pendapat mengenai hasil penelitian terdahulu yang di lakukan oleh Evelina (2012) dimana penelitiannya menyimpulkan bahwa citra merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Sedangkan Ari (2013) menyimpulkan bahwa citra merek tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dari kedua penelitian tersebut,terdapat perbedaan hasil penelitian,berdasarkan perbedaan ini peneliti ingin menguji kembali pengaruh brand image pada proses keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh celebrity endorser dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian melalui citra merek sebagai variabel intervening. Berdasarkan uraian diatas dapat disusun hipotesis penelitian sebagai berikut : H1: Customer experience berpengaruh langsung terhadap Customer satisfaction. H2: Customer value berpengaruh langsung terhadap Customer satisfaction. H3: Customer satisfaction berpengaruh langsung terhadap Customer loyalty. H4: Customer experience berpengaruh langsung terhadap Customer loyalty. H5: Customer value berpengaruh langsung terhadap Customer loyalty H6: Customer experience berpengaruh terhadap Customer loyalt ymelalui Customer satisfaction. H7: Customer value berpengaruh terhadap Customer loyalty melalui Customer satisfaction. Berdasarkan uraian di atas maka kerangka pikir teoritis yang dikembangkan dari penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1.1 Celebrity Endorser (X1) Indikator: Visibility, Credibility, Attraction, Power Royan (2004:14) Kualitas Produk (X2) Indikator: Kinerja, Kehandalan, Kesesuaian dengan spesifikasi Tjiptono (2008:25) Citra Merek (Z) 1. Kekuatan 2. Keunikan 3. Kesukaan (Keller, 2008:56) Keputusan Pembelian (Y) 1. Pemilihan produk 2. Pemilihan merek 3. Pemilihan waktu 4. Pemilihan metode pembayaran Kotler dan Amstrong, (2008:146) Gambar 1. Kerangka Pikir Teoritis METODE PENELITIAN Populasi dalam penelitian ini yaitu pengguna kosmetik Wardah di Kota Semarang dengan sampel sebanyak 116 responden berdasarkan rumus Iterasi menggunakan accidental sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian (Y) dengan indikator pemilihan produk, pemilihan merek, pemilihan waktu, dan pemilihan metode pembayaran.. Variabel celebrity endorser(x1) dengan indikator visibility, credibility, attraction dan power. Variabel kualitas produk (X2) dengan indikator kinerja, keandalan, dan kesesuaian dengan spesifikasi. Variabel citra merek (Z) dengan indikator kekuatan, keunikan, dan 173

kesukaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan path analysis. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Hasil uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Pengujian valid dengan membandingkan nilai r hitung (untuk r hitung tiap butir dapat dilihat pada tampilan Output Crnbach Alpha pada kolom Corrected Item- Total Correlation) dengan r tabel (0,361) jika nilai r hitung lebih besar dari r tabel, maka butir pertanyaan dinyatakan valid. Hasil uji validitas kuesioner penelitian dijelaskan pada tabel berikut: Tabel 1. Hasil Uji Validitas Customer experience (X1), Customer value (X2), Customer satisfaction (Z) Dan Customer loyalty (Y) Variabel Kode r Item xy r tabel Keterangan Celebrity Endorser Kualitas Produk Citra Merek X1.1 0,444 0,361 VALID X1.2 0,064 0,361 TIDAK VALID X1.3 0,455 0,361 VALID X1.4 0,702 0,361 VALID X1.5 0,412 0,361 VALID X1.6 0,694 0,361 VALID X1.7 0,522 0,361 VALID X1.8 0,560 0,361 VALID X1.9 0,662 0,361 VALID X1.10 0,497 0,361 VALID X1.11 0,668 0,361 VALID X1.12 0,174 0,361 TIDAK VALID X2.13 0,413 0,361 VALID X2.14 0,411 0,361 VALID X2.15 0,740 0,361 VALID X2.16 0,515 0,361 VALID X2.17 0,786 0,361 VALID X2.18 0,789 0,361 VALID X2.19 0,766 0,361 VALID X2.20 0,430 0,361 VALID X2.21 0,164 0,361 TIDAK VALID Z.22 0,272 0,361 TIDAK VALID Z.23 0,604 0,361 VALID Z.24 0,433 0,361 VALID Z.25 0,555 0,361 VALID Z.26 0,506 0,361 VALID Z.27 0,409 0,361 VALID Z.28 0,514 0,361 VALID Z.29 0,561 0,361 VALID Z.30 0,602 0,361 VALID Y.31 0,361 VALID Y.32 0,361 VALID 174

Keputusan Pembelian Sumber : data yang diolah, 2015 Y.33 0,361 VALID Y.34 0,361 VALID Y.35 0,361 VALID Y.36 0,361 VALID Y.37 0,361 VALID Y.38 0,361 VALID Y.39 0,361 VALID Y.40 0,361 VALID Y.41 0,361 VALID Y.42 0,361 VALID Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa instrument penelitian pada setiap item pernyataan variabel X1, X2, Z dan Y adalah valid, pernyataan yang tidak valid terdapat pada X1.2, X1.12, X2.21, dan Z.22, pernyataan yang tidak valid dihilangkan karna telah di wakili oleh pernyataan lain. Uji Reliabilitas Pengujian reliabilitas dilakukan untuk menilai konsistensi jawaban responden. Suatu variabel dikatakan reliabel jika nilai Cronbach Alpha > 0,70. Hasil uji validitas instrumen penelitian dijelaskan pada tabel berikut: Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Customer experience (X1), Customer value (X2), Customer satisfaction (Z) Dan Customer loyalty (Y) No Variabel Cronbach Alpha Cronbach Alpha Kesimpulan yang di syaratkan 1 Celebrity Endorser 0,836 >0,70 Reliabel 2 Kualitas Produk 0,844 >0,70 Reliabel 3 Citra Merek 0,748 >0,70 Reliabel 4 Keputusan Pembelian 0,863 >0,70 Reliabel Sumber : data yang diolah, 2015 Berdasarkan hasil pengujian dapat dijelaskan bahwa bahwa nilai Cronbach s Alpha >0,70 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua instrumen tersebut reliabel. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Asumsi Klasik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji heterokedastisitas, dan uji multikolinieritas. Berdasarkan ketiga uji asumsi klasik diperoleh hasil bahwa kedua model persamaan memenuhi asumsi dasar dalam analisis regresi. Hasil Analisis Jalur (Path Analysis) Hasil analisis jalur dalam penelitian ini disajikan dalam tabel 3 dibawah ini. Tabel 3. Nilai Koefisien Jalur Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Variabel Celebrity Endorser (X1), Kualitas Produk (X2), dan Citra Merek (Z), terhadap Keputusan Pembelian (Y) No Variabel t Hitung Sig Hitung 1. Celebrity Endorser Pengaruh Citra Merek Keputusan Pembelian 3,127 0,002 Langsung 0,304 0,261 3,276 0,001 Tidak Langsung 0,037 Total 0,304 0,298 175

2. Kualitas Produk 3. Citra Merek Sumber : Data Primer diolah, 2015 4,434 0,000 Langsung 0,178 0,373 1,918 0,058 Tidak Langsung 0,023 Total 0,304 0,396 1,510 0,004 Langsung 0,124 Tidak Langsung Total 0,124 Berdasarkan tabel 3, variabel celebrity endorser memiliki nilai t hitung 3,276, dan sig hitung (0,001) < 0,05. Ini berarti hipotesis pertama (H1) yang berbunyi celebirity endorser berpengaruh langsung terhadap citra merek diterima. Hasil tersebut sejalan dengan penelitian Sabdosih (2013:14) yang menyatakan bahwa celebrity endorser berpengaruh terhadap citra merek. Celebrity endorser mempengaruhi citra merek dengan visibility (popularitas) bintang iklan Wardah yaitu dengan memilih bintang iklan yang terkenal dan mempunyai reputasi yang baik, karena bintang iklan yang terkenal dan memiliki reputasi yang baik dapat mempengaruhi perserrpsi terhadap citra merek kosmetik Wardah. Berdasarkan tabel 3, variabel kualitas produk memiliki nilai t hitung 1,918 dan sig hitung (0,058) > 0,05. Ini berarti hipotesis kedua (H2) yang berbunyi kualitas produk berpengaruh langsung terhadap citra merek ditolak. Hasil ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Noerchoidah (2013:9) yang menyatakan bahwa kualitas produk mempengaruhi brand image. Berdasarkan tabel 3, variabel citra merek memiliki t hitung sebesar 1,510, dan sig hitung (0,004) < 0,05. Ini berarti hipotesis ke tiga (H3) yang berbunyi citra merek berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian diterima. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Evelina (2012) yang menyatakan bahwa cirra merek berpengaruh positif terhadpa keputusan pembelian. Hal ini membuktikan bahwa konsumen dalam melakukan suatu pembelian selalu memperhatikan citra merek. Citra merek mempengaruhi keptuusan pembelian dengan kekuatan merek atau kelebihan yang dimiliki oleh produk, keunikan produk seperti tampilan produk, dan kesukaan, seperti merek yang mudah diingat. Berdasarkan Tabel 3, variabel celebrity endorser memiliki t hitung sebesar hitung sebesar 3127, dan sig hitung (0.002) < 0.05. Ini berarti hipotesis ke pertama (H4) yang berbunyi Celebrity endorser berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian diterima. Hasil penelitian membuktikan bahwa celebrity endorser berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian. Hal tersebut berarti bahwa celebrity endorser yang digunakan dalam iklan kosmetik Wardah mampu mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dengan cara memberikan berbagai informasi, dan penanaman persepsi yang baik dalam iklan. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Parengkuan (2014:9) yang menyatakan celebrity endorser berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan tabel 3, variabel kualitas produk memiliki nilai t hitung sebesar 4,434 dan sig hitung (0.000) < 0.05. Ini berarti hipotesis kedua (H5) yang berbunyi : kualitas produk berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian diterima. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas produk berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian yang dilakukan pada konsumen kosmetik Wardah di Kota Semarang memperlihatkan banyak responden yang menyatakan kualitas produk kosmetik Wardah merupakan kosmetik yang berkualitas, dapat diandalkan, aman digunakan dan dapat mengatasi semua masalah kulit. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nurchoidah, (2013) diperoleh kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai pengaruh total variabel Celebrity endorser terhadap keputusan pembelian melaui citra merek adalah sebesar 0,298 dengan nilai pengaruh langsung variabel Celebrity endorser 176

terhadap keputusan pembelian sebesar 0,261. Karena pengaruh total Celebrity endorser terhadap keputusan pembelian melaui citra merek lebih besar daripada pengaruh langsungnya (0,298>0.261), maka Hipotesis 6 (H6) yang menyatakan celebrity endorser berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui citra merek sebagai variabel intervening diterima. Nilai pengaruh total variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian melaui citra merek adalah sebesar 0,396, dengan nilai pengaruh langsung variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian sebesar 0,373. Karena pengaruh total kualitas produk terhadap keputusan pembelian melalui citra merek lebih besar daripada pengaruh langsungnya (0,396>0,396), maka Hipotesis 7 (H7) yang menyatakan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui citra merek sebagai variabel intervening, diterima. Berikut ini gambar analisis jalur untuk membuktikan efek mediasi citra merek (Z) pada pengaruh celebrity endorser (X1) dan keputusan pembelian(y): Celebrity Endorser (X1) 0,914 0,304 e2 0,261 Citra Merek (Z) 0,124 Keputusan Pembelian (Y) e1 0,178 0,373 0,816 Kualitas Produk (X2) Gambar2 Model Full Analisis Jalur Pengaruh Celebrity Endorser (X 1 ) Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Melalui Citra Merek (Z) Sebagai Variabel Intervening 177

SIMPULAN DAN SARAN Terbukti bahwa celebrity endorser secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek kosmetik Wardah. Artinya semakin tinggi penggunaan celebrity endorser berakibat semakin tinggi citra merek kosmetik Wardah. Terbukti bahwa kualitas produk secara langsung tidak berpengaruh terhadap citra merek kosmetik Wardah. Artinya semakin tinggi kualitas produk kosmetik Wardah tidak berakibat pada citra merek kosmetik Wardah. Terbukti bahwa secara langsung citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Ini berarti setiap kenaikan citra merek Wardah berpengaruh terhadap tingginya keputusan pembelian. Terbukti bahwa celebrity endorser secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah. Artinya semakin tinggi penggunaan celebrity endorser dalam iklan Wardah berakibat semakin tinggi keputusan pembelian kosmetik Wardah. Terbukti bahwa kualitas produk secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah. Artinya semakin tinggi kualitas produk Wardah berakibat semakin tinggi keputusan pembelian kosmetik Wardah Terbukti bahwa secara tidak langsung citra merek memberikan pengaruh dalam hubungan antara celebrity endorser dengan keputusan pembelian. Terbukti bahwa secara tidak langsung citra merek memberikan pengaruh dalam hubungannya antara kualitas produk dengan keputusan pembelian. Implementasi manajerial dari hasil penelitian ini hendaknya pada celebrity endorser (selebriti pendukung) yang dipakai dalam iklan Wardah hendaknya Wardah mampu meningkatkan penggunaan selebriti yang memiliki visibility (popularitas selebriti) yang tinggi, yang disukai oleh banyak konsumen agar dapat menarik konsumen untuk membentuk citra yang baik di benak konsumen terhadap produk dan melakukan keputusan pembelian, seperti penggunaan selebriti yang sedang popular saat ini. Pada kualitas produk Wardah, hendaknya Wardah mampu meningkatkan keandalan peoduk kosmetik Wardah, seperti keamanan kosmetik Wardah jika digunakan, dan keandalan kosmetik dalam mengatasi masalah kulit. Pihak Wardah diharapkan mampu memberikan jaminan pengembalian produk jika kosmetik Wardah terbukti kurang handal. Pada citra merek, hendaknya Wardah mampu meningkatkan keunikan merek Wardah dibandingkan dengan merek lain seperti variasi produk yang lebih lengkap, dan kegunaan produk dalam mengatasi masalah kulit. DAFTAR PUSTAKA Ferrindewi,Erna.2005.Atribut Produk yang Dipertimbangkan dalam Pembelian Kosmetik dan Pengaruhnya pada Kepuasan Konsumen di Surabaya. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol.7 No. 2 September. Ghozali, imam. 2011. Apliksi analisi multivariate dengan program IBM spss19.semarang:undip Kotler, Philip & Amstrong.2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran.Edisi 12.Jilid 1. Alih Bahasa : Bob Sabran.Jakarta:Erlangga Noerchoidah.2013. Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Iklan Terhadap Brand Image dan Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek Kawasaki.Jurnal WIGA Vol. 3 No.1. Maret 2013 ISSN NO 2088-0944 Parengkuan, dkk.2014.analisis Pengaruh Brand Image dan Celebrity Endorsment terhadap Keputusan Pembelian Produk Shampo Head and Shoulders.Jurnal EMBA Vol.2 No.3 September 2014, Hal. 1792-1802 Permana, M. V. 2013. Peningkatan Kepuasan Pelanggan melalui Kualitas Produk dan Kualitas Layanan. Jurnal Dinamika Manajemen. 4 (2). Shimp, Terence A, 2003. Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terjemahan oleh Revyani Sjahrial dan Dyah Anikasari Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta: Erlangga Sumarwan, Ujang. 2004. Perilaku Konsumen. Bogor : Ghalia Indah. Tjiptono, Fandi. 2008. Strategi pemasaran. Yogyakarta: Andi. Royan, Frans. M. 2004. Marketing Selebrities, Selebritis dalam Iklan dan Strategi Selebritis Memasarkan Diri Sendiri.Jakarta:Elek Media komputindo kelompok Gramedia. Yuriansyah, A. L. 2012. Persepsi Tentang Kualitas Pelayanan, Nilai Produk Dan Fasilitas 178

Terhadap Kepuasan Pelanggan. Management Analysis Journal. 2 (1)..Zakiya Sabdosih. 2013. Pengaruh Variabel Celebrity Endorser Terhadap Citra Merek L oreal (Studi Produk L oreal Paris Total Repair di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya). Jurnal ilmiah mahasiswa FEB 2013. 179