PERMAINAN ULAR TANGGA DAPAT MENGEMBANGKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI III KARANGANYAR KABUPATEN SRAGEN

dokumen-dokumen yang mirip
PERMAINAN GEOMETRI DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SEDERHANA PADA ANAK KELOMPOK A RA AL ISLAM KADIPIRO SAMBIREJO SRAGEN TAHUN AJARAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

NASKAH PUBLIKASI SUMARSI A53H111003

BAB III METODE PENELITIAN

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK MELALUI GERAK DAN LAGU DI TK AISYIYAH CABANG KARTASURA KELOMPOK B TAHUN AJARAN 2013/2014

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada program studi PG-PAUD

NASKAH PUBLIKASI SKRIPSI. Untuk Memenuhi Sebagian PerSyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Anak Usia Dini ALIMATUL FADLIYAH

2014/2015. Disusun oleh : A

KOLASE DAPAT MENINGKATKAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK KREBET KECAMATAN MASARAN KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI ILMIAH

UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B TK DHARMA WANITA 2 PATIHAN SIDOHARJO SRAGEN TAHUN 2013 / 2014

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI MEDIA KARTU KATA PADA ANAK KELOMPOK B TK TELADAN PPI SRAGEN TAHUN AJARAN 2014 / 2015

PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE PAIRED STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

ARTIKEL PENELITIAN. Oleh : W I N A R S I H NPM : P

NURKHAYATI A

JURNAL PUBLIKASI ILMIAH. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Anak Usia Dini

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi PG PAUD FKIP UNP KEDIRI.

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Program Studi PG-PAUD

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S- 1 Pendidikan Anak Usia Dini. Oleh : WAHYUNI A53H111012

SRI LESTARI A53B111014

NASKAH PUBLIKASI MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE PADA KELOMPOK B TK DAWUNGAN I MASARAN SRAGEN

PENINGKATAN KEMANDIRIAN ANAK MELALUI BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK WONOREJO KECAMATAN KALIJAMBE KABUPATEN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN DENGAN PERMAINAN CETAK ANGKA PLAY DOUGH PADA ANAK

Disusun oleh : WINDITA FITRI ILHAMI A

Artikel Penelitian. Disusun oleh MAHMUDAH NPM:

NURAINI RAHARJANTI A53B111047

Artikel Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Jurusan PG-PAUD.

UPAYA PENINGKATAN KECAKAPAN HIDUP MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TKIT TARUNA TELADAN DELANGGU TAHUN AJARAN 2012/ 2013

UPAYA MENGEMBANGKAN KREATIFITAS ANAK MELALUI BERMAIN BALOK DI TK. PGRI 1 KANDANGSAPI, JENAR, SRAGEN TAHUN 2014 / 2015 NASKAH PUBLIKASI

BAB 1 PENDAHULUAN. dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk. pada jalur formal, nonformal, dan informal.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN ALAT PERAGA BATANG NAPIER. Nur Waqi ah

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

IMPROVING NUMERACY ACTIVITY THROUGH THE NUMBERS ON PLAYING CARDS CHILDREN GROUP A RA DARUL ULUM REJOTANGAN DISTRICT DISTRICT REJOTANGAN TULUNGAGUNG

Naskah Publikasi. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1 10 DENGAN MENGGUNAKAN KARTU ANGKA. Endah Retnowati

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AWAL ANAK MELALUI PERMAINAN KARTU GAMBAR DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI PEMBINA AGAM

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan adalah merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah

Disusun Oleh: N U R Y A T I NIM : A53B090052

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN PLASTISIN PADA ANAK PLAYGROUP DI PAUD NUR ROHMAH PLUPUH SRAGEN TAHUN AJARAN 2013/2014

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN CONGKLAK PADA ANAK KELOMPOK A

ARTIKEL SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Jurusan PG-PAUD OLEH :

NASKAH PUBLIKASI. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

ARTIKEL PENELITIAN OLEH : MARLINDA SEPTIANGGRAENI NPM : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

BOWLING TAHUN. Guna Sarjana S-1

VARIASI PENGATURAN TEMPAT DUDUK SISWA DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV DI SD NEGERI 1 SAWAHAN

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI BERMAIN GEOMETRI PADA ANAK KELOMPOK A RA MASYITHOH 2 SINE KECAMATAN SRAGEN KEBUPATEN SRAGEN TAHUN PELAJARAN

BAB III METODE PENELITIAN. kata-kata atau pernyataan-pernyataan (yang diperoleh melalui wawancara,

BAB I PENDAHULUAN. seluruh aspek kepribadian anak. Pendidikan anak usia dini/tk memberi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Anak Usia Dini.

SKRIPSI. Oleh: MASRUROH NPM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

MENGENALKAN HURUF MELALUI LONCAT ABJAD PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN PERMAINAN PANGGUNG BONEKA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK KREATIF ZAID BIN TSABIT NGLEGOK BLITAR

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang Masalah. Pendidikan anak usia dini (PAUD) formal yaitu Taman Kanak-kanak

KEDUNGJERUK MOJOGEDANG KARANGANYAR TAHUN 2012 NASKAH PUBLIKASI

BAB III METODE PENELITIAN

PENINGKATAN KOMUNIKASI DALAM BELAJAR MELALUI BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH DUWET 2 KEC. NGAWEN KAB. KLATEN 2012/2013 NASKAH PUBLIKASI

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi PG-PAUD

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN AFEKSI SOSIAL EMOSIONAL MELALUI STRATEGI SALING TUKAR ALAT MAINAN PADA ANAK KELOMPOK A. TK AISYIYAH DEMANGAN SAMBI BOYOLALI

NASKAH PUBLIKASI MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK KELOMPOK A TK PERTIWI SUMBER TRUCUK KLATEN

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh: ESTI UTAMI A PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

NASKAH PUBLIKASI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUATGARIS TEGAK, DATAR, MIRING, LENGKUNG DENGAN MENGGUNTING MELALUI

PENERAPAN BERMAIN KARTU BILANGAN DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI 5 PENDEM SUMBERLAWANG

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TENTANG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini

BAB III METODE PENELITIAN

NASKAH ARTIKEL PUBLIKASI. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Diajukan Oleh: Eliana Rahmawati

PENERAPAN AKTIVITAS RITMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK ANAK KELOMPOK A TK IT AISYIYAH LABAN KEC. MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2013/2014

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 PAUD

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi PGPAUD. Oleh :

ARTIKEL SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Program Studi PG PAUD OLEH :

Diajukan Oleh: Lestari A

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS MELALUI METODE PROYEK PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH 01 SROYO, JATEN, KARANGANYAR

Naskah Publikasi. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar SITI MAFTUKHA NIM.

NASKAH PUBLIKASI UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE PADA KELOMPOK B TK PERTIWI 1

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. jasmani dan rohani anak di lingkungan keluarga sebelum memasuki. pendidikan dasar. Anak yang dalam pandangan pendidikan modern

BAB I PENDAHULUAN. buruknya masa depan bangsa. Jika sejak usia dini anak dibekali dengan

BAB I PENDAHULUAN. dalam perwujudan diri individu terutama bagi pembangunan bangsa dan Negara.

SKIRPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi PG-PAUD OLEH :

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SAINS PADA KELOMPOK A DI TK AISYIYAH REKSONITEN SURAKARTA

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA KELOMPOK B TK PERTIWI MACANAN KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN 2012/2013

ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD)

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI BERCERITA DENGAN HAND PUPPET PADA KELOMPOK B DI TK CEMPAKA MUSUK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

BAB III METODE PENELITIAN

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK MELALUI KEGIATAN MONTASE PADA KELOMPOK B TK PERTIWI NGARAN II POLANHARJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Disusun oleh : ALIS QOMARIYATUN A

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Dengan Menggunakan Media Gambar di Kelas V SDN 05 Biau

ARTIKEL SKRIPSI. Diajukan Guna Memenuhi salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Jurusan PG PAUD FKIP UN PGRI Kediri OLEH:

PRIYANTI A53C NASKAH PUBLIKASI

NASKAH PUBLIKASI SKRIPSI

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. bangsa. Oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan bagi anak-anak usia

I. PENDAHULUAN. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun (NAEYC, 1992). Anak usia

NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Anak Usia Dini. Disusun Oleh:

BAB III METODE PENELITIAN. memperbaiki layanan kependidikan yang harus diselenggarakan dalam

SKRIPSI. DiajukanUntukMemenuhi Sebagian Syarat Guna MemperolehGelarSarjanaPendidikan (S.Pd) PadaProgram Studi PG-PAUD

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh : DINA NURHAYATI A

Transkripsi:

PERMAINAN ULAR TANGGA DAPAT MENGEMBANGKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI III KARANGANYAR KABUPATEN SRAGEN NASKAH PUBLIKASI Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Anak Usia Dini Disusun Oleh: PURBO WINARNI A53HIII006 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2014

ABSTRAK PERMAINAN ULAR TANGGA DAPAT MENGEMBANGKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI III KARANGANYAR KABUPATEN SRAGEN Purbo Winarni, A53HIII006, Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan Sragen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta,2014,8 halaman Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kecerdasan logika matematika anak melalui permainan ular tangga. Dengan jenis penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subyek penelitian ini adalah anak didik kelompok B di TK Pertiwi III Karanganyar, kecamatan Sambung macan, kabupaten Sragen Tahun 2014/2015. Penelitian ini bersifat kolaboratif, antara peneliti, guru kelas, dan Kepala sekolah. Metode pengumpulan data melalui observasi dan catatan lapangan. Tehnik analisis data pada peneitian ini dilakukan secara analisis deskriptif kualitatif dengan dua siklus, yang setiap siklusnya dilakukan dua kali pertemuan dengan anak didik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan kecerdasan logika matematika pada anak yakni sebelum tindakan 31, 75%, Siklus I pertemuan I mencapai 40,65%, siklus I pertemuan II mencapai 59,9%, dan pada siklus II pertemuan I mencapai 70,45%, siklus II pertemuan II mencapai 92,3%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Upaya Mengembangkan Kecerdasan Logika Matematika Anak Dapat Ditingkatkan Melalui Permainan Ular tangga. Kata Kunci: Kecerdasan Logika Matematika, Permainan Ular Tangga.

PENDAHULUAN Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi. Kebanyakan anak-anak Indonesia dalam memulai proses masuk ke lembaga pendidikan, mengabaikan pendidikan anak usia dini, padahal untuk membiasakan diri dan mengembangkan pola pikir anak pendidikan sejak usia dini mutlak diperlukan. Sudah bukan informasi baru lagi, mengenai 5 tahun pertama anak adalah usia emas baginya untuk menyerap informasi sebanyak-banyaknya. Berdasarkan pengetahuan ini pun makin banyak didengungkan mengenai pentingnya pendidikan usia dini. Perlu orang tua ketahui juga bahwa anak memiliki berbagai kemampuan tersebut tentunya sudah dapat dibentuk sejak dini. Pendidikan bagi anak usia dini adalah pemberian upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan ketrampilan anak. Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitik beratkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), intelektual, kecerdasan. Menurut teori kecerdasan majemuk, setiap anak unik, Setiap anak memiliki kecerdasan masing-masing dalam dirinya, Dalam hal ini menunjukkan bahwa semua anak pada hakikatnya cerdas, perbedaan kecerdasan tersebut terletak pada tingkatan kecerdasan masing-masing anak, 1

banyak faktor yang menentukan perbedaan tersebut salah satunya yaitu rangsangan yang diberikan pada anak saat masih berusia dini. Salah satu kecerdasan yang berpengaruh penting dalam kehidupan anak yaitu kecerdasan logika matematika, kecerdasan logika matematika sudah lama di unggulkan dan di akui sejak lama, banyak tes psikometrik memberikan ruang yang luas untuk kecerdasan ini, dan menjadi salah satu indikator terkuat dalam menilai anak didik yakni bisa dikatakan cerdas dan tidak cerdas, setiap pendidik PAUD mutlak menstimulasi kecerdasan logika matematika karena keberhasilan stimulasi tersebut akan memberikan dampak yang sangat luas dalam perkembangan anak karena hampir semua aktifitas kehidupan dan berkarier tidak lepas dari kecerdasan ini. Matematika bagi anak usia dini merupakan pola bimbingan dalam menanamkan konsep-konsep dan rancang bangun berpikir yang bersumber pada kemampuan berpikir konkret. Oleh karena itu kemampuan ini oleh para ahli digolongkan pada perkembangan kecerdasan logika matematika bagi anak usia dini karena kecerdasan ini berkenaan pula dengan kegiatan hitung-menghitung sederhana yang dapat dimanfaatkan dalam memecahkan masalah-masalah sederhana yang dihadapi dilingkunannya. Proses pengembangan kecerdasan logika matematika sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal anak,baik lingkungan keluarga, masyarakat dan lingkungan lembaga PAUD itu sendiri, Paud yang merupakan salah satu lembaga tempat anak dibimbing diharapkan dapat memberikan peran yang baik terhadap peningkatan kecerdasan logika matematika bagi anak usia dini. Melihat pentingnya kecerdasan logika matematika bagi anak paud,maka sebagai guru paud harus bisa kreatif dalam menyajikan pembelajaran yang berlangsung di TK, salah satu metode yang bisa digunakan yaitu dengan metode permainan, salah satu permainan yang bisa di pergunakan untuk meningkatkan kecerdasan logika matematika yaitu permainan ular tangga. 2

Ular tangga adalah permainan papan untuk anak-anak yang dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Papan permainan dibagi dalam kotak-kotak kecil dan di beberapa kotak digambar sejumlah tangga atau ular yang menghubungkannya dengan kotak lain. Tidak ada papan permainan standar dalam ular tangga - setiap orang dapat menciptakan papan mereka sendiri dengan jumlah kotak, ular dan tangga yang berlainan.penggunaan media permainan ular tangga sebagai media pembalajaran dapat digunakan sebagai salah satu alternative untuk mengembangkan kemampuan mengenal konsep bilangan. Guru dapat menggunakan media permainan ular tangga yang direkomendasikan dalam pembelajaran metematika di TK yang merupakan permainan yang disukai anak anak karena cara memainkannya yang sangat mudah dan menarik. Secara umum bahwa media permainan ular tangga dapat diberikan untuk anak usia 5-6tahun dalam rangka menstimulasi berbagai bidang pengembangan seperti kognitif, bahasa dan sosial. Keterampilan berbahasa yang dapat distimulasi melalui permainan ini misalnya kosakata naik turun, maju mundur, ke atas ke bawah, dan lain sebagainya.keterampilan sosial yang dilatih dalam permainan ini di antaranya kemauan mengikuti dan mematuhi aturan permainan, bermain secara bergiliran. Keterampilan kognitif matematika yang terstimulasi yaitu menyebutkan urutan bilangan, mengenal lambang bilangan dan konsep bilangan. Faktanya pembelajaran di TK Pertiwi III Karanganyar masih menggunakan metode klasikal, dimana anak secara tidak sadar dipaksa untuk belajar berhitung, menghafal, mengenal konsep huruf secara abstrak, yang bisa menyebabkan anak mengalami trauma belajar, khususnya belajar matematika, dengan pengalaman permainan ular tangga secara menyenangkan, diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran matematika kelak. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif menurut Strauss dan Corbin (1997:11-13), yang dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan - penemuan yang tidak dapat dicapai (diperoleh) dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara-cara lain dari 3

kuantifikasi (pengukuran). Alasan menggunakan pendekatan kualitatif adalah pengalaman para peneliti dimana metode ini dapat digunakan untuk menemukan dan memahami apa yang tersembunyi dibalik fenomena yang kadang kala merupakan sesuatu yang sulit untuk difahami Pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan uraian yang mendalam tentang ucapan, tulisan, dan atau perilaku yang dapat diamati dari suatu individu, kelompok, masyarakat, atau organisasi tertentu dalam suatu setting konteks tertentu yang dikaji dari sudut pandang yang utuh, komprehensif, dan holistis. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang sifatnya umum terhadap kenyataan sosial dari perspektif partisipan. Pemahaman tersebut tidak ditentukan terlebih dahulu, tetapi didapat setelah melakukan analisis terhadap kenyataan sosial yang menjadi fokus penelitian. Berdasarkan analisis tersebut kemudian ditarik kesimpulan berupa pemahaman umum yang sifatnya abstrak tentang kenyataan-kenyataan. Penelitian kualitatif ini bersifat deskriptif. Artinya data yang dianalisis dari gejala-gejala yang diamati, yang tidak harus selalu berbentuk angka atau koefisien antar variabel. Dan terkadang pada penelitian kualitatif, memungkinkan adanya data kuantitatif. Akan tetapi, pada penelitian kualitatif, pengumpulan dan pengolahan data umumnya bersifat pengamatan awal hingga akhir.penelitian ini dilaksanakan di TK Pertiwi III Karanganyar, kecamatan Sambung macan, kabupaten Sragen tahun 2014-2015 pada awal semester I. Subyek penerima tindakan pada penelitian ini adalah peserta didik kelompok B yang berjumlah 20 anak, Subyek pemberi tindakan adalah peneliti yang berkolaborasi dengan guru kelas ( teman sejawat). Penelitian ini menggunakan prosedur PTK menurut Arikunto (Suyadi,2012:18), PTK adalah gabungan pengertian dari kata penelitian, tindakan dan kelas. Penelitian adalah kegiatan mengamati suatu objek, dengan menggunakan kaidah metodologi tertentu untuk mendapatkan data yang bermanfaat bagi peneliti dan orang lain demi kepentingan bersama. Selanjutnya tindakan suatu perlakuan yang sengaja diterapkan kepada objek dengan tujuan tertentu yang dalam penerapannya dirangkai menjadi beberapa periode atau siklus. Dan kelas adalah tempat dimana sekelompok siswa belajar bersama dari seorang guru yang sama dalam periode yang sama. 4

Prosedur penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana dalam setiap siklus dilaksanakan empat kegiatan pokok, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dalam perencanaan peneliti menentukan segala sesuatu yang harus tersedia serta cara menyediakannya untuk mendukung keberhasilan proses tindakan. Disamping itu melalui perencanaan peneliti dapat menentukan instrumen penelitian atau alat pengumpul data serta tehnik analisisnya. Pelaksanaan tindakan dilakukan dengan melaksanakan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya, dilakukan dalam bentuk siklus atau putaran. Observasi tindakan dengan menggunakan berbagai instrumen observasi. Observasi dilakukan untuk mengetahui kemampuan matematika anak dan pembelajaran guru pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Refleksi dilakukan untuk melihat berbagai kekurangan yang dilaksanakan peneliti selama penelitian berlangsung. Dari hasil refleksi, peneliti dapat mencatat berbagai kekurangan yang perlu diperlu diperbaiki sehingga dapat dijadikan dasar dalam penyusunan tindakan selanjutnya. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil pengamatan sebelum dilakukan penelitian, peneliti menemukan bahwa dalam satu kelas tidak ada seorang anak pun yang mendapatkan nilai 4 (Berkembang Sangat Pesat) saat dilaksanakan pembelajaran pengenalan angka, tingkat keberhasilan sebelum dilakukan penelitian 31,75%. Perkembangan yang dimiliki anak dalam hal kecerdasan logika matematika masih kurang, hal ini disebabkan karena banyak yang tidak memperhatikan penjelasan dari Guru, anak bercanda dengan teman sebangkunya, ngobrol sendiri, bosan dengan metode pembelajaran. Dari data kemampuan anak yang mencapai 50% tidak ada, hal ini membuktikan tingkat kemampuan kecerdasan logika matematika anak di TK Pertiwi III Karanganyar Sragen tahun ajaran 2014/2015 dinyatakan masih rendah dan perlu sekali dilakukan tindak lanjut, agar kecerdasan logika matematika dapat berkembang secara optimal. 5

Pada perencanaan tindakan siklus I peneliti berdiskusi dengan guru kelas kelompok B, terutama tentang hal-hal yang akan dilaksanakan pada kegiatan pelaksanaan tindakan pada siklus I. Proses pembelajaran siklus I pertemuan pertama dan kedua mengacu pada Rencana Kegiatan Harian (RKH). Pelaksanaan tindakan pada siklus I peneliti mencoba menerapkan permainan ular tangga dalam menyampaikan materi pembelajaran. Meskipun dengan cara ini mengalami peningkatan namun ada beberapa evaluasi yang perlu diperbaiki. Hasil observasi pembelajaran guru yaitu proses pembelajaran guru pada umumnya baik, namun guru kurang jelas dalam memberikan penjelasan, guru kurang fokus pada semua anak, guru kurang memberikan motivasi pada anak. Sehingga prosentase ketuntasan kemampuan matematika anak belum mencapai target yang diharapkan walaupun sudah mengalami peningkatan. Hasil penelitian Siklus I kecerdasan logika matematika anak pada Siklus I pertemuan I 40,65%, Sementara hasil penelitian pada Siklus I pertemuan II yaitu 59,9 %, dari hasil pencapaian yang di dapat ternyata masih kurang dari target yang direncanakan maka peneliti melakukan perbaikan pada Siklus II. Rencana tindakan pada Siklus II disusun berdasarkan refleksi pada Siklus I. Pada tahap ini peneliti dan guru kelas kembali berdiskusi untuk melaksanakan tindakan kegiatan selanjutnya agar hasil yang dicapai sesuai dengan hasil yang diharapkan. Dengan adanya tindakan Siklus II anak cenderung lebih aktif dan bersemangat, Pada Siklus II pertemuan I hasil yang diperoleh 70,35% sementara pada Siklus II pertemuan II yaitu 92,3%. Dari hasil yang didapat dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan ular tangga dapat mengembangkan kecerdasan logka matematika anak dinilai berhasil. B. Pembahasan Dari hasil tindakan pra siklus pencapaian yang di dapat yaitu 31,75%, dari skor itu merupakan pemicu semangat peneliti untuk mengembangkan kecerdasan logika matematika anak di TK Pertiwi III Karanganyar, kecamatan Sambungmacan, kabupaten Sragen. Penyebab nilai rendah yang diperoleh anak yaitu anak tidak memperhatikan penjelasan dari guru, anak bicara sendiri dengan 6

teman sebangku saat pembelajaran berlangsung, serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik hati anak. Salah satu upaya yang digunakan peneliti untuk mengembangkan kecerdasan logika matematika anak yaitu dengan permainan ular tangga, pada Siklus I pertemuan I pencapaian skor yang diperoleh yaitu 40,65% sedikit meningkat dari sebelum dikenai tindakan, namun masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, banyak kendala yang dihadapi peneliti dalam pelaksanaan siklus I pertemuan I, kendalanya antara lain peserta didik banyak yang berebut pion ular tangga, anak masih pasif mengikuti permainan, dan anak belum memahami aturan permainan, sehingga terjadi kericuhan. Pada pertemuan siklus I pertemuan II hasil yang diperoleh yaitu 59,9%, meningkat sebesar 19,25% dari pelaksanan siklus sebelumnya. banyak revisi yang mesti di perbaiki dalam siklus ini salah satunya yaitu memperbesar papan ular tangga, menggantinya dengan papan yang baru yang lebih menarik perhatian peserta didik sehingga memudahkan dalam permainan. Siklus II pertemuan I pencapaian yang diperoleh yaitu 70,45% pemahakan anak terhadap lambang bilangan mulai terlihat, anak dengan mudah mampu mengurutkan angka 1-6 sesuai perolehan dadu dengan lancar, dalam siklus II pertemuan I ini peserta didik terlihat aktif dalam permainan, banyak anak telah memahami aturan permainan, salah satu hal yang penting yaitu guru memberi reward bintang 4 bagi anak yang memperoleh skor tertinggi. Siklus terakhir yang dilakukan yaitu siklus II pertemuan II, pencapaian yang di peroleh sebesar 92,3 %, pencapaian yang sangat pesat yang menunjukkan keberhasilan peneliti dalam melakukan penelitian ini. Pada Siklus II pertemuan I guru memberikan reward pada peserta didik yang mendapatkan nilai tertinggi, hal ini memacu semangat peserta didik untuk terus bermain permainan ular tangga, saat jam istirahat, maupun saat dirumah, dari sinilah pencapaian indikator anak dapat tercapai secara optimal karena anak merasa senang dan bahagia dalam proses permainan yang secara tidak sadar merupakan proses pembelajaran. 7

KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan dalam dua siklus dengan menerapkan pembelajaran bagi anak kelompok B TK Pertiwi III Karanganyar, kecamatan Sambung macan Kabupaten Sragen dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang dirumuskan terbukti kebenarannya, artinya bahwa melalui permainan ular tangga dapat mengembangkan kecerdasan logika matematika anak kelompok B TK Pertiwi III Karanganyar, kecamatan Sambung macan, kabupaten Sragen tahun ajaran 2014-2015. Bedaskan pembahasan pada bab-bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan yaitu dengan permainan ular tangga dapat mengembangkan kecerdasan logika matematika anak di TK Pertiwi III Karanganyar Kabupaten Sragen. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan persentase kecerdasan logika matematika dari pra siklus 31,75%, siklus I pertemuan I 40,65%, Siklus I pertemuan II 59,9%,dan kembali meningkat pada siklus II pertemuan I 70,45%,dan hasil akhir dari pencapaian siklus II pertemuan II 92,3%. 8

DAFTAR PUSTAKA Arikunto,Suharsimi.2002.Metodologi Penelitian.Jakarta:Rineka cipta Arikunto, Suharsimi.2010.Prosedur Penelitian:Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta:Rineka cipta Darsinah,2011.Perkembangan Kognitif.Surakarta:Qinant. Astuti Wili,2011.Bermain dan teknik permainan.surakarta:qinant.cosby 9