Pontianak, 28 Juli 2008

dokumen-dokumen yang mirip
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB IV VISI DAN MISI DAERAH 4.1 VISI KABUPATEN BENGKULU TENGAH

BUPATI PACITAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PACITAN NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG

Sungai Raya, 25 Maret 2008

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan I - 1

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LUMAJANG

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT DALAM SIDANG PARIPURNA DPRD TENTANG PENETAPAN RANCANGAN PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PROVINSI

BAB IV VISI DAN MISI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG TAHUN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

BAPPEDA KAB. LAMONGAN

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB IV ANALISIS ISU ISU STRATEGIS

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Jawa Tengah Untuk Pembangunan Jawa Tengah Tahun

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

RKPD Kabupaten Sintang Tahun 2013

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI

DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

LEMBARAN DAERAH KOTA TANGERANG. Nomor 1 Tahun 2009

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA PEMBUKAAN SOSIALISASI PERKUATAN DAN PENGEMBANGAN WAWASAN KEBANGSAAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB II PERENCANAAN KINERJA

Yth. Sdr. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas; Yth. Sdr. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan

Visi Mewujudkan Kabupaten Klaten yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing. Misi ke 1 :

TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN DAERAH

PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG PERATURAN DAERAH KOTA PANGKALPINANG NOMOR 08 TAHUN 2007 TENTANG

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Visi, Misi, Tujuan Dan Sasaran

2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

TAUFIQ GUNAWANSYAH, S.IP. WAKIL BUPATI KABUPATEN SUMEDANG. DR. H. DON MURDONO, SH., M.Si. BUPATI KABUPATEN SUMEDANG

LAMPIRAN : PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEBUMEN NOMOR 17 TAHUN 2010 TANGGAL 9 DESEMBER 2010 BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan. Latar Belakang

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

MATRIK TAHAPAN RPJP KABUPATEN SEMARANG TAHUN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN. Visi Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2013-

SAMBUTAN MENTERI DALAM NEGERI PADA ACARA RAPAT KOORDINASI TEKNIS PEMBANGUNAN TAHUN 2017 Makassar, 28 Februari 2017 Yth. Menteri Perencanaan

BAB IV VISI DAN MISI DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA SEMARANG

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PEMERINTAH KABUPATEN SITUBONDO

RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUNINGAN NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN KUNINGAN TAHUN

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Medan Tahun BAB 1 PENDAHULUAN

VISI DAN MISI CALON BUPATI DAN CALON WAKIL BUPATI PEMALANG PERIODE

Bab-5 Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA PERTEMUAN DENGAN PESERTA STUDI LAPANGAN DIKLATPIM II LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA ANGKATAN 22 A

Tabel 5.1 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Kab. Minahasa Selatan MISI TUJUAN SASARAN

BAB V VISI DAN MISI RPJMD KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH

Rencana Strategis

~ 1 ~ BUPATI BONDOWOSO PERATURAN DAERAH KABUPATEN BONDOWOSO NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH. hasil yang diharapkan dari program dan kegiatan selama periode tertentu.

KATA PENGANTAR. Salam Sejahtera,

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN YANG TERTUANG DALAM RPJMD Pemalang, 4 Oktober 2017

VISI DAN MISI H. ARSYADJULIANDI RACHMAN H. SUYATNO

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. suatu kebijakan dan tercapainya kebijakan tersebut. Impelementasi juga

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG PERATURAN DAERAH KOTA PANGKALPINANG NOMOR 8 TAHUN 2009 TENTANG

VISI MISI KABUPATEN KUDUS TAHUN

BAB I PENDAHULUAN I Latar Belakang

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB III VISI, MISI, DAN ARAH PEMBANGUNAN DAERAH

Assalamualaikum Wr. Wb.

NOMOR : 08 Tahun 2015 TANGGAL : 22 Juni 2015 TENTANG : RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KOTA BOGOR TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA DIES NATALIS KE-49 UNTAN PONTIANAK

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Terwujudnya Kota Mojokerto sebagai Service City yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera dan Bermoral.

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA WORKSHOP DAU & DAK DAERAH PERBATASAN. Pontianak, 26 Juni 2008

SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA ACARA RAPAT KOORDINASI PENANGANAN GANGGUAN USAHA PERKEBUNAN SERTA PENGENDALIAN KEBAKARAN KEBUN DAN LAHAN Hari

SAMBUTAN BUPATI KOTAWARINGIN TIMUR

5.3. VISI JANGKA MENENGAH KOTA PADANG

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA NOMOR 8 TAHUN 2009 TENTANG

Transkripsi:

1 SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PADA SIDANG PARIPURNA DPRD PROVINSI KALIMANTAN BARAT DALAM RANGKA PENYAMPAIAN PENDAPAT AKHIR FRAKSI DI DPRD KALBAR TENTANG NASKAH RANCANGAN PERDA RPJP DAERAH TAHUN 2008-2028 DAN RPJM DAERAH TAHUN 2008-2013 Yang saya hormati : Pontianak, 28 Juli 2008 - Barat; - Rekan-rekan Muspida Provinsi Kalimantan Barat; - Saudara-saudara Kepala Kantor Wilayah, Dinas/Instansi/Pimpinan BUMN dan BUMD di Lingkungan Pemerintah Provisi Kalimantan Barat serta para hadirin yang berbahagia. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Sebagai umat beragama, marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan karunia-nya kepada kita, sehingga pada hari ini kita semua dapat bertemu dalam keadaan sehat wal afiat. Mengawali sambutan ini, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak baik dari unsur eksekutif, legislatif melalui Pansus DPRD serta para pemangku kepentingan yang telah bekerja keras membahas dan menyusun RPJPD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2008-2028 dan RPJMD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2008-2013.

2 RPJPD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2008-2028 merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah periode 20 (dua puluh) tahun terhitung sejak tahun 2008 sampai dengan tahun 2028 yang mengacu pada RPJP Nasional dan selanjutnya RPJPD ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan RPJPD Kabupaten dan Kota serta RPJMD Provinsi Kalimantan Barat. RPJPD ini disusun dengan tujuan untuk memberikan arah sekaligus menjadi acuan bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha di dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan daerah sesuai dengan visi Kalimantan Barat untuk 20 tahun kedepan yang kita sepakati bersama, yaltu Terwujudnya Kalimantan Barat yang Bersatu, Maju dan Agamis. Bersatu merupakan inti dari kebersamaan, di mana setiap orang di samping memahami hak dan tanggungjawabnya juga memahami hak dan tanggung jawab orang lain. Dengan demikian, meskipun latar belakang kehidupan masyarakat sangat heterogen mereka tetap dapat hidup bersama dalam suasana yang harmonis, sinergis dan saling pengertian. Oleh karena itu, pembangunan haruslah pula merupakan upaya memperkokoh persatuan. Daerah yang maju juga ditandai oleh adanya peran serta rakyat secara nyata dan efektif dalam segala aspek kehidupan, baik ekonomi, sosial, politik, maupun keamanan. Persatuan dan kemajuan suatu daerah tidak hanya dicerminkan oleh perkembangan ekonomi semata, tetapi mencakup aspek yang lebih luas. Persatuan dan kemajuan juga tercermin dalam keseluruhan aspek kehidupan, dalam kelembagaan, pranata-pranata, dan nilai-nilai yang mendasari kehidupan politik dan sosial. Agamis adalah untuk mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, yang bertujuan membentuk manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mematuhi aturan hukum, memelihara kerukunan internal dan antar umat beragama, melaksanakan interaksi antarbudaya, mengembangkan modal sosial, menerapkan nilai-nilai luhur budaya daerah dan budaya bangsa, serta memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dalam rangka memantapkan landasan spiritual, moral, dan etika pembangunan.

3 Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, maka misi yang harus dilakukan adalah sebagai berikut, yaitu: 1. Mewujudkan budaya politik yang demokratis dan toleran. 2. Mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan. 3. Mewujudkan supremasi hukum dan prinsip-prinsip good govermance. 4. Mewujudkan masyarakat yang aman, damai dan bersatu. 5. Mewujudkan infrastruktur yang memadai. 6. Mewujudkan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, berkeadilan berkesinambungan. 7. Mewujudkan perekonomian yang maju. 8. Mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif dan inovatif. 9. Mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, bermoral, beretika dan berbudaya. Untuk melaksanakan visi dan misi tersebut, perlu ditetapkan tahapan 5 tahunan dan skala prioritas. Adapun tahapan yang ditetapkan adalah sebagai berikut: 1. Tahap pertama (2008-2013) 2. Tahap kedua (2013-2018) 3. Tahap ketiga (2018-2023) 4. Tahap keempat ( 2023-2028) Tahapan dan skala prioritas yang ditetapkan mencerminkan urgensi permasalahan yang hendak diselesaikan, tanpa mengabaikan permasalahan lainnya. Oleh karena itu skala prioritas dalam setiap tahapan berbeda-beda, namun tetap berkesinambungan dan periode ke periode berikutnya mulai dari penataan pembangunan, peningkatan, pemeliharaan dan pemantapan serta penyelarasan.

4 Memperhatikan kondisi riil yang ada serta mengacu kepada RPJP Provinsi Kalimantan Barat tahun 2008-2028, maka visi untuk 5 tahun ke depan adalah Mewujudkan Masyarakat Kalimantan Barat yang Beriman, Sehat, Cerdas, Aman, Berbudaya dan Sejahtera sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan ditetapkannya Peraturan Daerah tentang RPJMD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2008-2013, maka visi tersebut bukan merupakan visi saya sendiri, tapi merupakan visi kita bersama dalam rangka mengatasi prrsoalan-persoalan yang dihadapi oleh Provinsi Kalimantan Barat, yaitu masalah kemiskinan, tingginya angka pengangguran, rendahnya kualitas sumber daya manusia, minimnya infrastruktur, realisasi investasi yang masih rendah serta terbatasnya dana pembangunan. Untuk mewujudkan visi tersebut, telah dirumuskan misi dan strategi serta program prioritas, yaitu ; peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, peningkatan kemampuan dan ketrampilan masyarakat, peningkatan kemampuan pembiayaan pembangunan daerah, peningkatan kualitas Aparatur, peningkatan pembangunan wilayah pedalaman, perbatasan, pesisir dan kepulauan termasuk perdesaan dan perkotaan serta terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, aman dan damai. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah mengarahkan sasaran pembangunan kepada upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program peningkatan pelayanan kesehatan seperti kegiatan revitalisasi posyandu dan puskesmas, peningkatan pelayanan dan penerapan jaminan kesehatan kepada masyarakat miskin, peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga medis dan paramedis, peningkatan gizi masyarakat dan lain sebagainya.

5 Untuk mengatasi masalah kemiskinan, sasaran pembangunan diarahkan pada upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola lapangan pekerjaan serta meningkatnya produktivitas usaha yang efisien dan efektif, peningkatan kemampuan pembiayaan pembangunan dengan mendorong masuknya investor dalam dan luar negeri, peningkatan kemampuan aparatur dalam memberikan pelayanan publik, peningkatan pembangunan wilayah pedalaman, perbatasan, pesisir dan kepulauan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, aman dan damai. Upaya peningkatan kecerdasan Sumber Daya Manusia dilakukan melalui kegiatan percepatan pelaksanaan wajib belajar dari sembilan tahun menuju dua belas tahun, peningkatan kualitas dan kuantitas guru, peningkatan kapasitas sarana dan prasarana lembaga pendidikan seperti pengembangan sekolah terpadu dan unggulan, pengembangan paket kewajiban belajar A dan B, dan lain sebagainya. Saudara Ketua dan para anggota DPRD Provinsi Kaliman tan Persoalan ketersediaan infrastruktur menjadi salah satu penyebab kurangnya minat investor menanamkan modalnya di Kalimantan Barat. Oleh karena itu, salah satu program prioritas yang akan kita kedepankan dalam pembangunan 5 (lima) tahun kedepan adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar dengan menggunakan pola sinkronisasi dan sinergitas baik program maupun pembiayaan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota. Kegiatan yang direncanakan dalam rangka sinkronisasi dan sinergitas baik program maupun pembiayaan di bidang infrastruktur antara lain seperti; percepatan penyelesaian jalan Trans Kalimantan poros selatan, tengah dan utara. Pengembangan akses jalan pada kawasan ekonomi produktif khususnya di wilayah pedalaman, perbatasan, pesisir dan kepulauan. Pengembangan sumber daya air melalui konservasi, pengelolaan wilayah sungai serta peningkatan dan rehabilitasi daerah irigasi atau daerah rawa. Pengembangan perumahan dan permukiman. Pembangunan pelabuhan internasional dan peningkatan pelabuhan udara. Peningkatan sarana dan prasarana transportasi, komunikasi serta pengembangan energi listrik di daerah terisolir.

6 Kebijakan pembangunan yang didukung oleh instrumen perencanaan yang mengacu pada potensi daerah menjadi salah satu faktor yang berperan dalam mendorong kemajuan tersebut. Pembangunan daerah relatif mampu menggerakkan komponenkomponen ekonomi untuk saling bersinergi dalam menggerakkan kegiatan perekonomian. Melalui usaha dan kerja keras kita bersama, diharapkan 5 (lima) tahun ke depan pada tahun 2013 pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat di targetkan mencapai angka 7,28 % dan pendapatan perkapita mencapai Rp.16,81 juta. Saya yakin dengan kerja keras kita bersama target tersebut dapat tercapai. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya menghimbau kepada kita semua untuk membangun komitmen bersama dalam penyusunan program dan kegiatan agar lebih serius, lebih fokus dan lebih bersemangat demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Kalimantan Barat. Sekian dan terima kasih. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.