SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

dokumen-dokumen yang mirip
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

Pengantar Komputer. Sistem Komputer. Salhazan Nasution, S.Kom

BAB VI AUDIT PEMROSESAN DATA ELEKTRONIK (PDE)

MENGENAL PERANGKAT KOMPUTER

Kontrak Kuliah. Desain Sistem. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

PSI-SESI 4. Sistem Informasi Berbasis Komputer (bag.2)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tujuan tertentu melalui tiga tahapan, yaitu input, proses, dan output. yang berfungsi dengan tujuan yang sama.

SISTEM KOMPUTER. Oleh : Bambang Sriwijaya

Perangkat Keras (Hardware) Komputer dan Fungsinya. Didiek Prasetya M.sn

Pengantar Sistem Komputer

BAB I TINJAUAN UMUM SISTEM OPERASI

KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI

PENGENALAN TEKNOLOGI KOMPUTER

TIK Ole Ol h: Oktapiyanti

KONSEP DASAR. 1.Konsep Sistem 2.Konsep Informasi. 4.STI untuk pengambilan keputusan

Electronic Data Processing

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma

dalam teknologi informasi dan komunikasi Siswa dapat menunjukkan PENGENALAN KOMPUTER

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, setiap badan usaha

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2014

Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Komputer beserta Fungsinya

OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI

PERANGKAT KERAS KOMPUTER

BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang

BAB I PENDAHULUAN. semakin pesat berkembangnya terutama mengenai sistem informasinya. Ini

Oleh : Aris Triyanto ( ) Edy Riswanto ( ) Adhi Nugroho ( )

BAB II LANDASAN TEORI. Definisi sistem menurut [Jog05] adalah sebagai berikut:

ANALISIS PERBEDAAN KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SECARA MANUAL DAN SECARA KOMPUTER PADA PT. TIGARAKSA SATRIA, Tbk DI SURABAYA SKRIPSI

1. Mana di bawah ini yang bukan termasuk dalam kelompok pengendalian umum:

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Kata komputer berasal dari bahasa latin yatu computare yang artinya menghitung, dalam bahasa

KOMPONEN DAN AKTIVITAS SISTEM INFORMASI

Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer (Computer-Based Management Information System) Slamet Lestari

Komputer memiliki dua komponen utama. Yang pertama adalah hardware (perangkat keras) yang tersusun atas komponen elektronik dan mekanik.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

Struktur dan Fungsi Komputer

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) diambil dari

Perangkat Keras Komputer dan Perangkat Input Output

SISTEM LAYANAN PERBANKAN LEWAT TELEPON DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSEDUR AUDIT PADA BANK X

Teknologi Komputer. Komang Anom Budi Utama, SKom

MATERI : Minggu 2 SISTEM KOMPUTER

SISTEM INFORMASI I. KONSEP DASAR A. KONSEP DASAR SISTEM

BAB 2 LANDASAN TEORI

APLIKASI KOMPUTER- Perangkat Lunak Komputer

PENGENALAN KOMPUTER. PENGABDIAN MASYARAKAT Lokasi : The Learning Farm Perkebunan Teh Maleber Kp. Maleber, Ciherang Pacet, Cianjur, Jawa Barat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab 1 : Terminologi Analisa Sistem Informasi

BAB III LANDASAN TEORI

Modul Pengantar Aplikasi Komputer (PAK 240) Prodi S1 P.Akuntansi UNY Pengampu : Annisa Ratna Sari, S.Pd PENGENALAN KOMPUTER

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi di jaman

BAB I PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini, hampir semua perusahaan sangat membutuhkan

No Gambar Alat Nama Alat Fungsi

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI I. Modul ke: 11FEB. Definisi dan Konsep Basis Data AFRIZON, SE, M.Si, AK. Fakultas. Program Studi AKUNTANSI

Perancangan (Desain) Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Univesitas Gunadarma PTA 2015/2016

BAB 2 LANDASAN TEORI. arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya,

BAB II LANDASAN TEORI. mengenai istilah-istilah yang digunakan dalam menyusun laporan skripsi, yaitu

BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar dan definisi-definisi yang berkaitan dengan perangkat lunak yang

BAB II LANDASAN TEORI. 2.1 Konsep Dasar Sistem, Informasi Dan Akuntansi

KONSEP DASAR 1. Konsep Sistem 2. Konsep Informasi 3. Komponen yang membentuk STI 4. STI untuk pengambilan keputusan

BAB 5 SIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN

BAB II LANDASAN TEORI. Berikut ini adalah pengertian dari perangkat lunak : Menurut Jogiyanto H.M (1992 : 420), perangkat lunak adalah program yang

(Survey di Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Sekilas Tentang Komputer dan Microsoft word Rauf Fauzan S.Kom

Topik ini akan mengulas tentang:

MACAM-MACAM INPUT DAN OUTPUT KOMPUTER DAN 4 BAGIAN CPU

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

SISTEM INFORMASI. Chairul Furqon

KONSEP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MUTIA ISMAIL. Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

DESAIN SISTEM AKUNTANSI TERINCI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Volume II No. 1, Februari 2017 ISSN

Aplikasi Komputer. Pengenalan Komputer. M. Arif Budiyanto, S.Kom, M.Hum. Modul ke: Fakultas Fasilkom. Program Studi Teknik Infromatika

BAB II LANDASAN TEORI. Antrian sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KAS PADA BAGIAN KEUANGAN DI STMIK JAKARTA STI&K. Ani Rachmaniar. Abstrak

File : kumpulan record yang menyatakan sekumpulan entitas dengan aspek-aspek tertentu yang umum dan terorganisasi

MODUL II SISTEM WINDOWS XP DAN SISTEM KEAMANAN KOMPUTER

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

Mengelola Sistem Informasi Manajemen

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Perkembangan teknologi informasi yang demikian cepatnya telah memasuki

Bab I Pengantar Algorithma & Pemrograman

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

LAMPIRAN 1. CONTOH INFORMASI DATA TAHUNAN DEBIT SUNGAI (Sumber : Hidrology Year Book 1995 Jilid I)

Kontrak Kuliah. Perancangan Sistem Secara Umum. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB II BAHAN RUJUKAN

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIMPAN PINJAM KOPERASI BANK SUMSEL BABEL

PERTEMUAN 2 APLIKASI KOMPUTER. Sistem Operasi. Rangga Rinaldi, S.Kom, MM. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

ELEMEN DASAR SISTEM KOMPUTER

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

Definisi Komputer. Sistem Komputer

MACAM - MACAM PERANGKAT KERAS PADA KOMPUTER (HARDWARE) Wendy Andriyan

BAB II LANDASAN TEORI

Pada masa lalu Teknologi Informasi yang digunakan berupa goresan/gambar, arsip, telegraf, dan lain lain. Pada masa kini Teknologi Informasi yang

disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah,

INPUT DEVICE. Disusun Oleh: Dwi Aryanthi

Tugas Individu Pengelolaan Instalasi Komputer Di Susun

Transkripsi:

SlSTEfd INFORMASI AKUNTANSI B E R B A S ~ S ELEKTRONIK DATA PROSESING oleh lindrawat1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI oleh : LINDRAWATI* A B S T R A K S I : Sistem Injormasi Akuntansi sangat dibutuhkan dalam dunk usaha khususnya pada pihak-pihak pengambil keputusan seperti manajer. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem dimana dapat menghasilkan data-data yang tepat, benar, dapat diandalkan dan &pat waktu. Hal ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pelaksanaan sistem informasi secara manual dan secara komputerisasi atau dikenal dengan istilah sistem Elektronik Data Prosesing (EDP). Sistem ini mempunyai banyak kelebihan dan keung~qulan dibandingkan sistem manual, namun tentunya bukan berarti tidak terdapat kelemahannya. Namun dengan melihat kelebihan-kelebihan yang dimilikinya maka dapat dikatakan bahwa secara keselumhan sistem EDP ini bisa dikatakan lebih baik bila dibandingkan dengan sistem informasi secara manual seperti timbulnya ejkiensi biuya atas tenuga ketja dan waktu serta &pat mengurangi tingkat kesalahan yang tetjadi. PENDAHULUAN Dalam dunia usaha dibutuhkan informasi yang cepat dan tepat sebagai dasar dalarn pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Informasi ini sangat mutlak diperlukan khususnya dalam melakukan proses akuntansi yaitu dalarn menyusun laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi. Data-data yang ada sangat bervariasi dan terus menerus berubah secara cepat. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu sistem yang tepat sehingga dapat menangani data-data tersebut dan rnenghasilkan suatu informasi yang benar, handal dan tepat waktu. Pada umumnya, proses-proses akuntansi yang dilakukan masih menggunakan cara manual. Sebenarnya, dengan cara manual ini informasi sudah dapat dihasilkan, namun ha1 ini akan menimbulkan beberapa kelemahan seperti : - Tidak tepat waktu atau memerlukan waktu yang cukup lama dalam prosesnya Kadang timbul kesalahan baik dalam perhitungan maupun penulisannya. Hal ini merupakan kesalahan manusia (human error) Timbul ketergantungan pada karyawan yang bertugas pada proses akuntansi tersebut Laporan keuangan yang kadang tidak rapi seperti terjadi kesalahan dalam menulis atau tulisan yang jelek dan sulit dibaca Oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat bantu sebagai pengolah data yang tepat dan cepat agar menghasilkan suatu informasi yang tepat dan cepat pula. Alat bantu yang sering dipakai oleh perusahaan-perusahaan tersebut adalah komputer beserta software yang mendukung yaitu program-program aplikasi dan program-program yang dibuat khusus oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan masing-masing yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. * Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Unika Widya Mandala Surabaya

J U R N A L W I D Y A M A N A J E M E N 8 A K U N T A N S I, Yol. I No. 1 A p r i l 2 0 0 1 : 2 7-3 4 Pelaksanaan informasi secara komputerisasi tersebut tidak asal jadi, melainkan harus memenuhi beberapa syarat tertentu seperti : Suatu sistem yang dikomputerisasi haruslah mempunyai sistem manual yang sudah baik dan teratur sehingga dapat dengan mudah dikomputerisasi. Dengan adanya sistem manual yang baik tentunya sudah dapat diketahui kendala-kendala apa saja yang akan terjadi dan ha1 ini akan dapat diantisipasi. Oleh karena itu proses pemindahan sistem dari manual ke komputer tidak akan menimbulkan suatu masalah lagi, melainkan hanya cara kerjanya saja yang berubah yaitu dari manual ke komputer. - Program yang baik, yaitu suatu program yang benar-benar dapat mewakili sistem tersebut secara keseluruhan, juga mengantisipasi kendala-kendala yang mungkin terjadi. Disini sebelum program tersebut dilaksanakan hams sudah diuji coba terlebih dahulu selama beberapa bulan (trial and error) untuk menguji kehandalan program tersebut. Selain itu program haruslah bersifat user-friendly yaitu mudah digunakan dan mudah dikuasai oleh personil yang bertugas. Lingkunga~ yang memadai seperti tersedianya komputer yang baik yang nantinya akan mendukung pelaksanaan program yang akan dipakai. Selain itu juga dibutuhkan personil yang cakap dalam komputer, dalam ha1 ini tidaklah perlu seseorang yang benar-benar ahli dalam komputer melainkan setidaknya mengetahui tentang cara pemakaian program tersebut. Disini perusahaan akan lebih baik bila melakukan training tentang pemakaian program terhadap personil yang nantinya akan melaksanakan program tersebut PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Definisi Sistem Informasi Akuntansi (Wing, 1994:9) adalah :" Sistem Informasi Akuntansi adalah komponen organisasi yang dirancang untuk mengolah data keuangan menjadi informasi atau laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Data dapat diolah menjadi informasi dengan cara manual maupun dengan bantuan komputer " Dari definisi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa Sistem Informasi Akuntansi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dan dengan bantuan komputer. Namun pada umumnya penggunaan istilah Sistem Informasi Akuntansi lebih merujuk pada Sistem Informasi Akuntansi yang berbasis komputer atau lebih dikenal dengan nama Sistem Elektronik Data Prosesing (Electronic Data Procesing). Dengan penggunaan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer maka akan terjadi beberapa perubahan dalam sistem perusahaan Uogiyanto,1988:50) antara lain : 1. Perubahan terhadap struktur organisasi Pada perusahaan besar, penerapan komputer akan menimbulkan suatu departemen baru yaitu departemen komputer atau departemen pengolahan data elektronik. Penerapan komputer juga dapat membawa perubahan dari struktur organisasi desentralisasi menjadi sentralisasi. Dengan komputer dan alat-alat komunikasi, maka dapat dilakukan pengiriman data dari satu tempat ke tempat yang lainnya, sehingga data dapat dipusatkan di satu tempat untuk diolah Fakultas Ekonomi Uoiversitas Katolik lidya Mandala Surabaya

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS ELEKTRONIK DATA PROSESING oleh L I N D R A W A T I 2. Perubahan terhadap simpanan data Pada sistem manual data dicatat di jurnal dan buku besar serta buku besar pembantu. Pada sistem komputer, data disimpan di file dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin seperti disk magnetik 3. Perubahan pemrosesan volume data besar yang rutin 4. Perubahan terhadap ketersediaan informasi Komputer dapat menyediakan informasi pada saat yang dibutuhkan 5. Perubahan dalam pengendalian intern Dengan diterapkannya komputer maka pengendalian intern juga akan mengalami perubahan terutama pada pengendalian akuntansi 6. Perubahan penelusuran akuntansi Penelusuran akuntansi tetap masih ada, tetapi banyak elemen-elemennya yang berubah. Secara manual, penelusuran akuntansi mempunyai jalur dari laporan-laporan yang dihasilkan ke catatan-catatan dan dokumen-dokumen dasar sebagai bukti transaksi. Pada sistem komputer, penelusuran akuntan menembus sistem komputer Selain perubahan yang terjadi, terdapat pula beberapa keuntungan dari penggunaan komputer, antara lain : 1. Kecepatan dari penggunaan komputer lebih tinggi dibanding manual 2. Data yang dihasilkan menjadi lebih akurat 3. Komputer dapat mengerjakan tugas-tugas yang bersifat rutin atau berulang-ulang tanpa merasa bosan ataupun lelah Namun harus diingat pula bahwa penggunaan komputer tidak selamanya menguntungkan, dimana adakalanya timbul masalah-masalah seperti : Keluaran yang dihasilkan akan buruk bila inputldata yang dimasukkan juga buruk Output/keluaran akan buruk bila program yang diterapkan juga buruk Hilangnya kreativitas Hilangnya fleksibilitas Hilangnya abes atas penyimpanan - Ketergantungan yang sangat tinggi terhadap komputer sehingga bila timbul masalah atas komputer, misal data hilang karena terserang virus atau listrik mati mendadak maka akan menimbulkan kemacetan atas pekerjaan dan informasi Pada Sistem Informasi Akuntansi terdapat tujuh komponen pokok yaitu manusia, komputer dan mesin otomatisasi, program komputer, database, sistem pengkodean, dokumen dan laporan (Wing,1994:30). Berbagai komponen ini hams saling bekerjasama dan bertukar serta mengolah data sehingga menghasilkan informasi bagi pemakainya. Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya I 29

JURNAL WIDYA MANAJEMEN & ARUNTANSI, Yol. I No. 1 April 2001 : 2 7-34 Penjelasan masing-masing komponen tersebut sebagai berikut : 1. Manusia Pada Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer, peranan komputer dan alat pendukungnya sangatlah penting. Namun hams diingat bahwa meskipun perusahaan sudah dijalankan secara komputerisasi, tenaga manusia tetaplah diperlukan, antara lain : Operator bertugas mengelola data dari penyiapan data hingga pemasukan data ke sistem kornputer Pustakawan bertugas menyimpan data-data dan program-program komputer secara terpisah dari ruang komputer. Pustakawan juga bertanggungjawab atas peminjaman data dan program pada orang-orang yang berhak Manajer adalah pemakai akhir sistem informasi. Manajer membutuhkan informasi sesuai dengan yang diperlukannya berdasar data-data yang ada dan telah diproses oleh program komputer Administrator database bertugas atas tersedianya data-data yang dibutuhkan oleh manajer dan keserasian serta keterpaduan dalam suatu sistem informasi Programmer bertanggung jawab atas program-program komputer yang digunakan oleh perusahaan. la harus dapat menterjemahkan sistem yang digunakan oleh perusahaan kedalam bahasa pemrograrnan sehingga menghasilkan program yang benar-benar mewakili sistem 2. Komputer dan mesin otomatisasi Komputer adaiah perangkat keras yang berfungsi mengubah input menjadi output yang berupa informasi dengan memproses data. Dalam suatu komputer terdiri atas lima komponen utama yaitu : Perangkat masukan (input unit) Perangkat ini digunakan untuk menerima masukan atau input baik berupa program maupun data. Contoh : keyboard, mouse, joystick, scanner, barcode reader, voice recognition, trackball, digitizer, light pen Prosesor (processor) Prosesor merupakan otak komputer karena ia adalah perangkat utama yang berfungsi melakukan pengolahan data Perangkat keluaran (Output unit) Perangkat ini digunakan untuk mengeluarkan hasil pemrosesan yang dilakukan oleh prosesor dan merubahnya kedalam bentuk yang dapat dimengerti oleh manusia. Contoh : monitor, printer, speaker Perangkat penylmpanan (storage unit) Perangkat ini berguna untuk menyimpan data-data dan program. Contoh : disket, harddisk, CD Row Perangkat tambahan (peripheral device) Perangkat ini berguna untuk menambah kegunaan komputer. Contoh : penggunaan jaringan komputer Fakultas Ekouomi Universitas Ratolik Widya Mandala Surabaya

SISTEM INFORMASl AKUNTANSl BERBASIS ELEKTRONIK DATA PBOSESllE oleh LINDRAWATI Selain komputer masih diperlukan mesin otomatisasi lain seperti mesin fotocopy, mesin absensi, faksimili, pesawat telepon dan peralatan lainnya 3. Program Komputer Program komputer merupakan perangkat lunak yang diperlukan untuk pelaksanaan komputer. Perangkat keras komputer tidak akan dapat berfungsi apabila tidak ada program komputer. Teknologi yang ada pada perangkat keras akan berfungsi bila diberikan instruksi-instruksi khusus kepadanya. Instruksi-instruksi inilah yang disebut dengan perangkat lunak Berdasarkan kegunaannya, program komputer dapat digolongkan kedalam tiga jenis yaitu : Sistem operasi yaitu berisi perintah dasar untuk mengendalikan dan mengkoordinasi kegiatan sistem komputer yaitu mulai dari komputer dihidupkan sampai dimatikan. Contoh : DOS, Windows NT Unix Bahasa komputer yaitu bahasa yang digunakan untuk membuat program komputer dimana bahasa tersebut digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin supaya dapat dimengerti oleh komputer. Contoh : Basic, Cobol, Fortran, Pascal Program Aplikasi adalah program yang siap digunakan untuk mengolah data menjadi informasi. Program aplikasi ini sering disebut dengan program komputer yang sudah siap pakai. Contoh : lotus, WS, MS Word, Excel, Amipro 4. Database Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan disimpan di perangkat keras komputer dan digunakan oleh perangkat lunak dengan jalan memanipulasi data yang ada sehingga menghasilkan suatu informasi. Pada pendekatan tradisional, data-data yang ada dikumpulkan dalam file-file yang berdiri sendiri dan tidak berhubungan satu dengan lainnya. Biasanya tiap-tiap file dirancang untuk aplikasi tertentu, misal : aplikasi penjualan maka diperlukan data-data penjualan, aplikasi personalia diperlukan data-data karyawan. Hal ini akan menimbulkan beberapa kelemahan antara lain : Terjadi duplikasi data karena tiap aplikasi membentuk file data sendiri, misal : aplikasi personalia dan aplikasi penggajian sama-sama membutuhkan data kary awan Tidak terjadi hubungan data karena masing-masing aplikasi yang ada berdiri sendiri-sendiri Pada pendekatan database kedua kelemahan diatas dapat dikurangi dengan cara datadata yang ada dikumpulkan secara bersama-sama secara umum sehingga dapat digunakan bersarna-sama untuk semua aplikasi yang ada. Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya 31

JURNAL WIDYA MANAJEMEN & AKUNTANSI, Vol. I No. 1 April 2001 : 27-34 5. Sistem Pengkodean Kode digunakan untuk tujuan mengklasifikasikan data, memasukkan data ke dalam komputer dan mengarnbil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya. Kode dapat dibuat dari kumpulan angka, huruf maupun karakter-karakter khusus. Dalam merancang suatu kode harus diperhatikan beberapa ha1 (Jogiyanto, 1988:302) antara lain : Harus mudah diingat Harus unik untuk masing-masing item yang diwakilinya Harus fleksibel sehingga memunglankan perubahan-perubahan atau penarnbahan item baru Harus efisien sehingga mudah diingat dan efisien bila disimpan Harus konsisten Hams distandardisasi untuk seluruh tingkatan dan departemen dalam organisasi Spasi harus dihindarkan karena dapat menyebabkan kesalahan dalam penggunaannya Hindari karakter yang mirip Panjang kode harus sama 6. Dokumentasi Sistem informasi yang baik akan menghasilkan suatu dokumentasi yang baik pula. Dokumentasi meliputi skema, tabel, formulir dan dokumen lainnya Pada Sistem Informasi Akuntansi, dokumen yang harus ada (Wing,1994:38) yaitu : - Dokumentasi prosedural yang menguraikan berbagai prosedur dan standar yang menyangkut pelaksanaan sistem informasi Dokumentasi Sistem yaitu dokumentasi yang menjelaskan semua ha1 yang berhubungan langsung dengan sistem pemrosesan data Dokumentasi program yaitu menguraikan kegunaan program, cara mengubah program, pemeliharaan dan pembuatan program komputer Dokumentasi operasi berisi cara menjalankan program dan menghentikan program, data apa saja yang diperlukan dan informasi apa saja yang dihasilkan - Dokumentasi data yang berfungsi menjelaskan semua data yang ada didalam data base 7. Laporan Laporan merupakan outputlkeluaran dari suatu sistem informasi. Keluaran yang merupakan laporan formal biasan~a ditampilkan dalam media kertas. Laporan formal merupakan laporan yang paling dominin dalam Sistem Informasi Akuntansi 1.. Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya 32

SlSTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS ELEKTRONIK DATA PROSESING oleh L I N D R A W A T I PENGAWASAN DALAM LINGKUNGAN KOMPUTER Pada Sistem Informasi yang baik harus mempunyai suatu pengendalian, ha1 ini bertujuan untuk menghindari kesalahan, kecurangan maupun penyelewengan yang mungkin terjadi. Pada perusahaan yang sudah menggunakan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer hams menetapkan dua jenis pengawasan (Wing, 1994: 102) antara lain : 1. Pengawasan Aplikasi / Pengawasan Transaksi Pengawasan Aplikasi adalah pengawasan yang dirancang untuk menjamin bahwa semua transaksi yang terjadi sudah mendapat otorisasi dan sudah dicatat, diklasifikasi, diproses dan dilaporkan dengan benar. Pengawasan Aplikasi meliputi tiga jenis pengawasan yaitu : - Pengawasan masukan bertujuan untuk meyakinkan bahwa semua data transaksi telah lengkap dan bebas dari kesalahan sebelum dilakukan proses pengolahan. Selain itu juga menjamin bahwa data yang ada sesegera mungkin diproses Pengawasan proses dilakukan pada saat data sudah diinputkan dan diproses oleh komputer. Tujuan dari pengawasan ini yaitu : a. Data yang diolah sudah teliti dan lengkap b. File dan program yang digunakan untuk proses data sudah benar c. Semua data, catatan dan transaksi lainnya dapat ditelusuri dengan mudah Pengawasan keluaran dilakukan untuk mernastikan bahwa keluaran yang dihasilkan oleh sistem sudah lengkap, benar dan didistribusikan ke pemakai yang berhak Pengawasan Umum Pengawasan umum adalah pengawasan terhadap berbagai prosedur, aktivitas dan aktiva yang tidak secara langsung tercakup dalam pengawasan aplikasi. Pengawasan umum meliputi : Praktik manajemen yang sehat meliputi perencanaan, penganggaran, pemilihan karyawan dan pengawasan atas karyawan Pengawasan operasional bertujuan meningkatkan efisiensi pekerjaan tiap karyawan Pengawasan organisasional bertujuan memberi pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk tiap bagian perusahaan Pengawasan dokumentasi dimana dokumen harus disimpan dengan baik Pengawasan otorisasi meliputi otorisasi umum dan otorisasi khusus Pengawasan aktiva meliputi pencatatan di buku pembantu, penggunaan dokumen, perhitungan fisik dan penilaian kembali aktiva - Pengamanan aktiva yaitu membatasi orang-orang tertentu yang dapat menggunakannya, misalnya penggunaan data tertentu hanya dapat diakses oleh orang-orang yang berhak saja maka digunakan kata sandi Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya 33

JURNAL W I D P A MANAJEMEN & AKUNTANSI, Vol. I No. 1 April 2001 : 27-34 PENUTUP Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer atau lebih sering disebut dengan Sistem Elektronik Data Prosesing (EDP) sangatlah penting untuk dilaksanakan pada masa kini dimana kemajuan teknologi dan persaingan yang ada sangat tinggi. Sistem informasi berbasis komputer yang benar-benar dapat mewakili sistem yang ada pada perusahaan akan memberikan banyak keuntungan-keuntungan dibanding kendala-kendala yang ada, diantaranya kecepatan proses, integrasi data, keakuratan data dan laporan yang tepat waktu. Oleh karena itu harus didukung pula oleh komponenkomponen lainnya seperti peralatan yang memadai, personil-personil yang paham atas sistem tersebut dan usaha dari perusahaan secara terus menerus untuk mencapai kesempurnaan pemakaian sistem tersebut dengan cara trial and error serta mengikuti perkembangan kondisi perusahaan dan lingkungan yang ada DAFTAR PUSTAKA Jogiyanto H.M., Sistem Informusi Auntansi berbasis komputer, buku satu Konsep Dasar dan Komponen, edisi pertama, BPFE Yogyakarta, 1988. Wilkinson, Joseph W & Marianus Sinaga, Sistem Akuntansi dun Informasi, jilid satu, edisi kedua, Penerbit Erlangga, 1990 Wing Wahyu Winarno, Sistem lnformasi Akuntansi, edisi pertama, Bagian ~eherbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta, 1994 Wittry, Eugene J., Managing Information Systems, An integrated approach, Society of Manufacturing Engineers Publications Development Department, 1987. 34 Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya