BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

LAMPIRAN A ALAT-ALAT PERCOBAAN. Timbangan Digital Cawan Petri Beaker Glass. Spatula Pipet Tetes Oven Penyimpanan Bahan

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN BATERAI ION LITIUM DENGAN PENAMBAHAN ABU LAYANG (FLY ASH) BATUBARA DALAM LAPISAN KATODA

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Laporan Tugas Akhir Pembuatan Membran Polimer Elektrolit Nanokomposit untuk Aplikasi Baterai Ion- Litium BAB III METODOLOGI

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

LAPORAN TUGAS AKHIR. PEMANFAATAN PASIR BESI UNTUK BAHAN PEMBUATAN LITHIUM FERRO PHOSPHATE (LiFePO4) SEBAGAI MATERIAL KATODA.

PENGARUH TEMPERATUR KALSINASI PADA PEMBENTUKAN LITHIUM IRON PHOSPHATE (LFP) DENGAN METODE SOLID STATE

PENGARUH WAKTU MILLING LiFePO 4 TERHADAP PERFORMA BATERAI LITHIUM

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODOLOGI III.1

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

LAPORAN TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN BATERAI LITHIUM ION DENGAN MENGGUNAKAN ANODA CAMPURAN LITHIUM TITANAT (Li 4 Ti 5 O 12 ) - GRAFIT

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

PENGARUH LUAS ELEKTRODA TERHADAP KARAKTERISTIK

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

LAPORAN TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN BATERAI LITHIUM ION DENGAN MENGGUNAKAN ANODA CAMPURAN TITANIUM DIOKSIDA (TiO2) - GRAFIT.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

UJI PENGARUH LUAS ELEKTRODA TERHADAP KARAKTERISTIK BATERAI LiFePO 4

BAB II DASAR TEORI. Universitas Sumatera Utara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dielektrik.gambar 2.1 merupakan gambar sederhana struktur kapasitor. Bahan-bahan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

COATING SODIUM CARBONATE PADA ANODA REDUCED GRAPHENE OXIDE (rgo) UNTUK BATERAI LITHIUM-ION

10/22/2015 BATERAI BATERAI BATERAI

BAB III METODELOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Ketersediaan energi yang berkelanjutan merupakan salah satu isu yang cukup

SKRIPSI NURCITRA REHULINA BR GINTING

Pengaruh Konsentrasi Karbon terhadap Performa Elektrokimia Katoda Lifepo 4 untuk Aplikasi Baterai Lithium Ion Tipe Aqueous Electrolyte

BATAN B.61 SINTESA BAHAN STRUKTUR NANO LIMN2O4 SEBAGAI ELEKTRODA BATEREI PADAT ISI ULANG. Drs. Wagiyo H., MT BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL 2012

PEMBUATAN MATERIAL ANODA LITHIUM TITANATE (Li 4 Ti 5 O 12 ) DAN STUDI PENGARUH KETEBALAN ELEKTRODA TERHADAP PERFORMA ELEKTROKIMIA BATERAI ION LITHIUM

BAHAN BAKAR KIMIA. Ramadoni Syahputra

BAB III METODOLOGI PELAKSANAAN

TECHNOLOGY LITHIUM BATTERY. Dr.Ir. Bambang Prihandoko,M.T.

BAB I PENDAHULUAN. Di zaman sekarang, manusia sangat bergantung pada kebutuhan listrik

STUDI PENGARUH KETEBALAN LEMBAR KATHODA LiFePO 4 PADA PERFORMA BATERAI SEKUNDER ION LITHIUM

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.2 DATA HASIL ARANG TEMPURUNG KELAPA SETELAH DILAKUKAN AKTIVASI

PEMBUATAN BATERAI LITHIUM MEGGUNAKAN BAHAN AKTIF NATURAL GRAPHITE

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PENGARUH TEMPERATUR SINTERING KARBON AKTIF BERBASIS TEMPURUNG KEMIRI TERHADAP SIFAT LISTRIK ANODA BATERAI LITIUM

BATERAI BATERAI ION LITHIUM

BAB I PENDAHULUAN. meningkat. Peran listrik dalam kehidupan manusia sangatlah penting karena

EFEK DUAL DOPING Mg + DAN Al - TERHADAP ANODA Li4Ti5O12 MENGGUNAKAN REAKSI SOLID STATE DAN HIDROTERMAL

PENAMBAHAN TIO 2 DALAM PEMBUATAN LEMBARAN POLIMER ELEKTROLIT BERPENGARUH TERHADAP KONDUKTIVITAS DAN KINERJA BATERAI LITHIUM

Hasil Penelitian dan Pembahasan

Sel Volta KIM 2 A. PENDAHULUAN B. SEL VOLTA ELEKTROKIMIA. materi78.co.nr

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Diagram konsumsi energi final per jenis (Sumber: Outlook energi Indonesia, 2013)

BAB I PENDAHULUAN. digunakan, dari mulai jam, perangkat portabel hingga mobil listrik yang mulai

2014 PEMBUATAN BILAYER ANODE - ELEKTROLIT CSZ DENGAN METODE ELECTROPHORETIC DEPOSITION

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Energi merupakan hal yang sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Padilah Muslim, 2014

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia. Hal ini berarti meningkat pula kebutuhan manusia termasuk dari

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAHAN BAKAR KIMIA (Continued) Ramadoni Syahputra

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN BATERAI SENG UDARA MENGGUNAKAN FOTO POLYMER TETRAHYDROFURFURYL ACRYLATE (THFA)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi Literatur. Pemotongan Sampel. Degreasing dengan larutan Acetone

BAB I PENDAHULUAN. terjadinya perubahan metalurgi yaitu pada struktur mikro, sehingga. ketahanan terhadap laju korosi dari hasil pengelasan tersebut.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini bahan bakar fosil telah digunakan di hampir seluruh aktivitas

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

DAN STUDI PENGARUH KETEBALAN ELEKTRODA TERHADAP PERFORMA ELEKTROKIMIA BATERAI ION LITHIUM. Ti 5 O 12

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI. Gas HHO merupakan hasil dari pemecahan air murni ( H 2 O (l) ) dengan proses

METODE PENELITIAN. Efek medan magnet pada air sadah. Konsep sistem AMT yang efektif

STUDI SIFAT ELEKTROKIMIA SEL BATERAI SEKUNDER POUCHCELL LITHIUM ION LIFEPO4/GRAPHITE APLIKASI DAYA TINGGI

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 4 HASL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. teknologi elektronika. Alternatif yang menarik datang dari fuel cell, yang

BAB I PENDAHULUAN I.1

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Sel Volta (Bagian I) dan elektroda Cu yang dicelupkan ke dalam larutan CuSO 4

APLIKASI REAKSI REDOKS DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI Oleh : Wiwik Suhartiningsih Kelas : X-4

HASIL DAN PEMBAHASAN. Struktur Karbon Hasil Karbonisasi Hidrotermal (HTC)

Elektrokimia. Tim Kimia FTP

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Elektroda Cu (katoda): o 2. o 2

BAB II PEMBAHASAN. II.1. Electrorefining

Pengaruh Konsentrasi Lisin Pada Pembentukan Fe 2 O 3 Hasil Proses Sintesis Hidrotermal Sebagai Anoda Baterai Ion Lithium

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA SEL VOLTA SEDERHANA

Redoks dan Elektrokimia Tim Kimia FTP

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini dilakukan pembuatan keramik komposit CSZ-Ni dengan

Transkripsi:

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Energi tidak akan lepas dari kehidupan manusia. Penyimpanan energi telah dan akan terus menjadi salah satu yang paling penting dalam teknologi karena konsumsi energi terus meningkat. Salah satu alasan meningkatrnya konsumsi energi adalah karena meningkatnya penggunaan perangkat elektronik portabel.konsumsi energi yang semakin meningkat menyebabkan sumber energi semakin menipis.oleh karena itu perlu adanya sumber energi alternatif. Salah satu upaya sumber energi alternatif adalah dengan caramengembangkan baterai. Baterai sebagai penyimpanan energi merupakan pendukung utama dalam aplikasi energi baru dan terbarukan yang saat ini sedang dikembangkan di Indonesia.Diantara banyak jenis baterai isi ulang, baterai ion lithium dinilai sebagai pilihan solusi terbaik untuk sumber energi alternatif karena baterai ion lithium memiliki kapasitas yang tinggi (150 275 mah/g), ramah lingkungan dan memiliki lifecycle panjang (500-1000 siklus) (Armand, 2008), tidak ada memory effect sehingga kapasitas baterai relatif konstan/tetap, kapasitas listrik dan tegangannya besar, sehingga memiliki kebebasan yang lebih luas untuk pemilihan material yang lebih ramah lingkungan sebagai material pembentuknya (Linden, 2002). Baterai ion lithium terdiri dari empat komponen utama yaitu katoda, anoda, seperator dan elektrolit.pada proses pemakaian listrik (discharge) elektron dari anoda mengalir ke katoda melalui luar sistem rangkaian sedangkan ion lithium yang berada pada sistem (di dalam baterai) lepas dari anoda karena kekurangan elektron dan berpindah menuju katoda melalui elektrolit. Pada proses pengisian (charge), elektron dari katoda mengalir menuju anoda sedangkan ion lithium dalam sistem berpindah dari katoda menuju anoda melalui elektrolit dan separator yang terletak di antara anoda dan katoda berfungsi untuk mencegah agar tidak terjadi hubungan singkat dan kontak antara katoda dan anoda.

Pada komponen katoda material aktif, material katoda yang pertama digunakan pada baterai ion lithium adalah LiCoO 2. Kemudian muncul materialmaterial katoda lain seperti LiNiO 2, LiMnO 4, LiNi 1/3 Co 1/3 Mn 1/3 O 2, dan LiFePO 4. LiFePO 4 baru-baru ini secara ekstensif dipelajari sebagai material katoda untuk baterai ion lithium karena kapasitas teoritis tinggi (170 mah/g), stabil,murah karena bahan dasarnya (besi) melimpah di alam, tidak memiliki memory effect dan ramah lingkungan. (Padhi dkk, 1997).Namun material ini memiliki kekurangan yaitu konduktivitas elektronik dan koefisien difusi ion lithiumnya yang rendah dan juga memiliki konduktivitas listrik yang rendah (10-9 Scm -1 ) (Anies, 2011). Material katoda harus memiliki kapasitas spesifik yang tinggi dan harus bersifat ionik konduktif dan elektronik konduktif. Hal ini berkaitan dengan peristiwa menerima dan melepas elektron pada proses elektrokimia, sehingga diperlukan material katoda dengan konduktivitas listrik yang tinggi. Konduktivitas listrik yang tinggi merupakan salah satu indikator bahwa material yang digunakan memenuhi persyaratan sebagai bahan baterai (Triwibowo, 2011). Untuk menghasilkan baterai dengan kapasitas tinggi, salah satu kriteria yang harus dimiliki lembaran katoda yaitu laminate merekat sempurna pada lembaran (tidak mudah rontok). Hal ini sangat berkaitan dengan suhu dan waktu pencampuran pada pembuatan slurry katoda LiFePO 4 serta suhu pengeringan pada lembaran katoda yang dihasilkan. Dimana suhu dan waktu pencampuran yang baik akan menghasilkan slurry yang memiliki kehomogenitas tinggi sehingga lembaran yang dihasilkan akan optimal. Dan dengan suhu pengeringan yang baik maka lembaran akan merekat sempurna dan tidak mudah terlepas dari alumunium foil nya sehingga kapasitas yang akan dihasilkan tinggi. Penelitian ini membuat baterai coincell dengan bahan LiFePO4 : Super P : PVDF dengan komposisi 85 : 10 : 5 dan ketebalancoating 150 μm dengan variasi suhu dan waktu pencampuran pada saat pembuatan slurry serta variasi suhu pengeringan untuk melihat morfologi dari lembar katoda LiFePO 4 dan pengaruh kapasitas discharge pada baterai ion lithium.untuk itu penelitian ini diberi judul Pengaruh Variasi Waktu dan Suhu Pencampuran serta Suhu Pengeringan pada Lembar Katoda LiFePO 4 terhadap Kapasitas Baterai Ion Lithium.

1.2 Rumusan Masalah Untuk menghasilkan baterai coin cell yang memiliki kapasitas discharge tinggi, maka perumusan masalah pada penelitian ini adalah : 1. Bagaimana morfologi dari lembaran katoda LiFePO 4 yang dihasilkan terhadap kapasitas discharge baterai ion lithium? 2. Bagaimana pengaruh variasi waktu dan suhu pencampuran saat pembuatanslurry pada lembaran katoda LiFePO discharge baterai ion lithium? 3. Bagaimana pengaruh variasi suhu pengeringan pada lembaran katoda LiFePO4 terhadapkapasitas discharge baterai ion lithium? 4 terhadap kapasitas 1.3 Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Pembuatan material katoda merupakan campuran dari LiFePO 4 sebagai material aktif, Super P sebagai zat aditif, PVDF sebagai matriks dan DMAC sebagai pelarut. Perbandingan komposisi antara LiFePO 4 : Super P : PVDF yaitu 85 : 10 : 5 dengan DMAC 20 ml pada saat pembuatan slurry. 2. Membuat slurry dengan variasi waktu pencampuran 3 jam, 5 jam dan 7 jam pada suhu ruangan (29 C) dan variasi suhu pencampuran 29 C, 50 C dan 60 C dengan waktu pencampuran selama 5 jam dan dikeringkan dengan suhu 120 C selama 3 jam. 3. Membuat lembaran katoda LiFePO 4 dengan variasi suhu pengeringan 80 C, 100 C dan 120 C selama 3 jam. 4. Membuat baterai coin cell dengan bahan katoda LiFePO sebagai anoda serta LiPF6 sebagai elektrolit. 5. Pengujian karakteristik serbuk LiFePO4 dengan XRD dan lembaran katoda LiFePO 4 dengan mikroskop optik dan SEM-EDX serta pengujian kapasitas discharge baterai dengan charge/discharge. 4 dan lithium metal

1.4 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk menghasilkan lembaran katoda LiFePO 4 yang akan dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan baterai ion lithium. 2. Untuk mengetahui pengaruh variasi suhu dan waktupencampuran pada pembuatanslurry katoda LiFePO4terhadap kapasitas discharge baterai ion lithium. 3. Untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan pada lembaran katoda LiFePO4 terhadap kapasitas discharge baterai ion lithium. 1.5 Manfaat Penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap: 1. Memberikan informasi ilmiah mengenai cara pembuatan lembaran katoda dengan material aktif LiFePO 4, zat aditif adalah Super P dan PVDF sebagai matriks. 2. Menghasilkan lembaran katoda LiFePO4 yang akan dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan baterai ion lithium.

1.6 Sistematika Penulisan Laporan tugas akhir ini disusun dengan sistematika sebagai berikut: Bab 1 Pendahuluan Bab ini berisi tentang latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah dan sistematika penulisan. Bab 2 TinjauanPustaka Bab ini membahas tentang landasan teori yang menjadi acuan untuk proses pengembilan data, analisa data serta pembahasan. Bab 3 MetodologiPenelitian Bab ini membahas tentang rancangan penelitian, tempat dan waktu penelitian, peralatan dan bahan penelitian, prosedur penelitian serta diagram alir penelitian. Bab 4 Hasil dan PembahasanPenelitian Bab ini membahas tentang data hasil penelitian dan analisa data yang diperoleh dari penelitian. Bab 5 Kesimpulan dan Saran Bab ini menyajikan kesimpulan dari seluruh kegiatan dan hasil penelitian dan berisi saran-saran yang diperlukan untuk pengembangan dan penelitian lebih lanjut. Daftar Pustaka Berisi tentang literatur yang digunakan sebagai referensi dalam penulisan tugas akhir ini.