Anthony Dio Martin 1
2 Free E-Book Character Building for Youth Astaga! Kini kita jadi makin terbiasa mendengar berita seputar kriminalitas kaum remaja. Ada kawanan remaja yang membunuh temannya gara-gara hanya 150 ribu rupiah. Ada remaja yang membunuh mantan pacarnya. Ada remaja yang membunuh bayi yang dilahirkannya, lantas membakar mayat bayinya. Ada juga remaja yang membunuh satu keluarga karena dendamnya. Dan ada pula yang membunuh orang tua kandungnya! Itulah sebabnya dari dulu sebenarnya telah diperkenalkan Itulah sebabnya dari dulu sebenarnya telah diperkenalkan pendidikan budi pekerti. Tapi, karena kurikulum yang begitu padat, tampaknya budi pekerti hanya pendidikan tambahan saja. Untungnya beberapa sekolah masih memperkenalkan budi pendidikan pekerti melalui pendidikan budi kerohanian pekerti. ataupun character Tapi, building. Kini, karena sekolah dan kurikulum rumah punya tanggung jawab untuk membangun generasi masa depan yang bukan cuma pintar, tapi juga berkarakter. yang begitu padat, tampaknya budi pekerti hanya pendidikan tambahan saja. Untungnya beberapa sekolah masih memperkenalkan budi pekerti melalui pendidikan kerohanian ataupun character building. Kini, sekolah dan rumah punya tanggung jawab untuk membangun generasi masa depan yang bukan cuma pintar, tapi juga berkarakter.
Anthony Dio Martin 3 Seorang guru di Australia pernah berkata, Kami tidak terlalu khawatir jika anak-anak sekolah dasar kami tidak pandai Matematika kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri. Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu? Karena yang terjadi di negara kita justru sebaliknya. Inilah jawabannya:
4 Free E-Book Character Building for Youth 1. Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri. 2. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb. 3. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Moral dan Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.
Memang ada pelajaran berharga apa dibalik MENGANTRI? Anthony Dio Martin 5 1. Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal. 2. Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang. 3. Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting. 4. Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain. 5. Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi
6 Free E-Book Character Building for Youth kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri). 6. Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian. 7. Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya. 8. Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang. 9. Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan. 10. Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain. 11. Anak belajar bekerjasama dengan orang-orang yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil. 12. Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain. dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya.
Apa yang Membuat Kita Prihatin soal Remaja Sekarang? Anthony Dio Martin 7 Dimulai dari Fenomena Remaja Berlimpah Namun Gersang : (1) Remaja Mall. Nongkrong di mall, kadang masih pakai seragam sekolah. (2) Remaja Gadget. Pakai HP terbaru dan benda2 teknologi terbaru. (3) Remaja Narsis & Eksis. Tampil di media social. Eh, follow temen gw ya. Orangnya oke punya (4) Remaja Adrenalin. Nyerempet bahaya (prank): ngerjain orang tapi keterlaluan, karena kurang kerjaan! Trek-trekan misalnya Namun yang paling bikin prihatin.kriminalitas Remaja Meningkat! (Remaja: usia sekitar 13 sd 18 tahun)
8 Free E-Book Character Building for Youth Berbagai Catatan Kriminalitas Sadis Oleh Remaja: 1. Remaja 14 Tahun Pembunuh seorang Bapak dan anaknya di Bojong Gede, karena dibayar 6jt. 2. Th 2012 Pembunuhan geger Dwi Komalasari (16th) di Lampung: Seorang Remaja 16 th membunuh temannya, merampas barangnya serta menyimpan dalam karung lantas menguburnya. 3. M (16 tahun), tewas dikeroyok mantan pacarnya di depan Terogong Residence, Cilandak, Jakarta Selatan. Sewaktu dikejar, M terjatuh dari motor saat bersama pacarnya menghindari kejaran mantan pacar M. Lantas, mereka pun dikeroyok. 4. Andri (16) siswa kelas 1 SMA Putra Nusa Cengkareng tewas ditusuk oleh JNI (17), karena sudah lama dendam dengan korban yang selalu mencelanya. Andri, kakak kelas tersangka saat bersekolah di SMP 39 Cengkareng, selalu mengolok-olok cara jalan JNI yang sedikit pincang. 5. Remaja (14 tahun) di Temnggal, Kebumen membunuh temannya yang sering mengejeknya. Windi Astuti (14th) dibunuh di Pantai Menganti dan mayatnya ditemukan oleh nelayan 6. Remaja (17th) di Riau membunuh polisi, akhirnya ditangkap dalam kondisi tidak bernyawa karena sewaktu ditangkap melwan dengan sebilah pisau
8 Penyebab Yang Perlu Diwaspadai! Orang Tua yang sering menggunakan kekerasan tanpa alasan! Guru yang menggunakan kekerasan verbal, tidak berempati dan tidak memotivasi Kurikulum sekolah yang orientasi akademis melulu Televisi dengan tontonan sintron yang banyak mengumbar kebencian Peer pressure lingkungan sekaligus keinginan untuk diterima Materialistik dan konsumtif untuk membesarkan anak Family time & family communication yang makin terbatas Pendidikan alternative untuk mental dan psikologis yang tidak mendapatkan tempat Anthony Dio Martin 9
10 Free E-Book Character Building for Youth Apa itu Character Building? Mirip pendidikan budi pekerti Gerakan pendidikan untuk membentuk etika, tanggungjawab, dan kepedulian remaja dengan cara pemberian contoh dan pengajaran sikap yang dapat diterima secara universal.
Apa sih yang Penting dalam Character Building untuk Remaja? Anthony Dio Martin 11 1992: Josephson, sebuah LSM yang bergerak dibidang etika berkumpul di Aspen Colorado, AS sehingga terbentuklah The Aspen Declaration on Character Education, ini deklarasi untuk membangun karakter para remaja! Hasilnya ada 6 pilar karakter penting!
12 Free E-Book Character Building for Youth Pilar 1: Trustworthiness (Dapat dipercaya) Pilar 2: Responsibility (Bertanggung jawab) Pilar 3: Respect (Menghormati ) Biru (darah biru) Nggak mencuri dan nipu, lakukan apa yang dijanjiin mau dilakukan, berani untuk melakukan yang baik & benar. Hijau (seperti merawat tanaman) Ngelakuin apa yg mesti dilakuin, self disiplin, self control, mikirin sebelum melakukan sesuatu. Kuning Emas (spt emas) Terapin hukum emas, hargai perbedaan (toleransi), nggak menyakiti atau melukai orang lain, bahasa nggak kasar, mengelola kemarahan, penghinaan dan ketidaksetujuan.
Anthony Dio Martin 13 Pilar 4: Fairness (Sportif, Adil) Pilar 5: Caring (Perhatian, Peduli) Pilar 6: Citizenship (Cinta Tanah Air; menjadi warga yang baik) Orange (seperti membagi jeruk yang adil) Ikut aturan, gantian, nggak mengambil keuntungan dari orang lain, berusaha untuk win-win, perlakukan orang dengan adil Merah (seperti hati) Punya empati, menujukkan rasa peduli & belas kasihan, memaafkan, memberi uluran tangan ungu (hadiah purple heart untuk mereka yang mati untuk bangsa) Bangga sebagai bangsa, melakukan untuk komunitas, mengikuti aturan dan tata tertib, melindungi lingkungan
14 Free E-Book Character Building for Youth Apa Tips Penting Membangun Character Building untuk Remaja? Ingat 5 (Lima) E yaitu:explanation (Penjelasan) Jelasin dasar tindakan untuk dapat mendorong siswa/peserta didik memahami dan menerima prinsip-prinsip moral yang ditetapkan. Example (kasih contoh) Setiap pihak di lingkungan sekolah harus menerapkan semua nilai dasar yang dibangun untuk dapat menjadi contoh bagi siswa/peserta didik. Experience (pengalaman) Sekolah sebagai lingkungan yang terstruktur harus dapat digunakan siswa/peserta didik mempelajari apa yang harus dan tidak boleh dilakukan. Environment (lingkungan) Iklim sekolah, cara melaksanakan aktifitas dan hubungan antar individu di sekolah harus dapat mendukung pelaksanaan nilai moral dalam kelas. Exhortation (mengingatkan) Terus menerus mengingatkan siswa/peserta didik untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang ditetapkan agar dapat memperbaiki perilaku mereka.
Anthony Dio Martin 15
16 Free E-Book Character Building for Youth Anthony Dio Martin, SPsi, MBA adalah seorang praktisi bisnis, trainer, speaker, ahli psikologi dan juga personal coach, yang oleh media dijuluki The Best EQ Trainer Indonesia. Beliau adalah penulis dari 12 buku bestseller serta lebih dari 20 CD Audio bertema Kecerdasan Emosional, Kepemimpinan, Bisnis serta Pengembangan Diri, seperti: Emotional Quality Management (2003), Manajemen Intrapreneurship: Pemburu dan Petani (2005) serta Smart Emotion 1 & 2 (2006&2007), Pelampung Hati (2008), Toxic Employee (2009), 21 Most Powerful Sales Sotries & Cartoon (2010), 101,5 Kisah Inspirasional Kecerdasan Emosional untuk Kaum Muda (2011), Up Your Life & Up Your Success (2011), Emotional Quality Management edisi Revisi (2011), Kalender Abadi 366 Emotional Intelligence (2012), Mental Detox (2012), dan Toxic Leader (2014). Tulisan-tulisan lepas atau artikel beliau secara rutin juga dapat dinikmati dalam rubrik Motivasi di harian Bisnis Indonesia, majalah Inspirasi serta majalah Excellent Business. Selain itu, Anthony Dio Martin juga narasumber ahli dalam program radio inspirasional Smart Emotion di jaringan radio SmartFM yang disiarkan ke seluruh nusantara dan juga pernah menjadi pemandu acara televisi, Emotional Inspiration, Excellent Book di TV Excellent. Saat ini, posisi Anthony Dio Martin adalah sebagai direktur lembaga training, PT.Solusi Daya Manusia Excellency (HR Excellency) yang berpusat di Jakarta serta Managing Director MiniWorkshopSeries (MWS) untuk Indonesia, serta Country Director Six Seconds International di Indonesia. Latar belakang pendidikan: S-1 Psikologi dari Universitas Gadjah Mada. Lantas, Anthony Dio Martin melanjutkan studi Pendidikan S-2 pada program MBA bidang Human Resources Management dengan fokus pada Strategic Leadership di Vancouver, Kanada diikuti pendidikan master untuk Certified Professional Recruiter dan Psychological Assessor (CPR) dari Institute Professional Management, Vancouver, Kanada. Memiliki sertifikasi hypnoterapist internasional serta Master Trainer dari MWS International. Beliau juga International Licensed Trainer dalam bidang Neuro Lingustic Program (NLP) serta Six Seconds Certified EQ Trainer. Selain itu, beliau juga International Certified Firewalking Instructor dari Swedia serta International Certified Sales Trainer Certified yang diakreditasi dari Inggris. Beliau telah berbicara di berbagai negara yakni Malaysia, Singapore, Jepang serta China serta menjadi satu-satunya pembicara yang mewakili Indonesia dalam forum World EQ Conference EQ Nexus 2013 yang diselenggarakan di Harvard University, Boston, USA. Jalin relasi dengan Anthony Dio Martin melalui FB: www.anthonydiomartin.com/go/facebook atau twitter: atau kunjungi websitenya di: www.anthonydiomartin.com. Untuk informasi seminar dan trainingnya silakan hubungi: 021-3518505 atau 021-3862521 atau email: info@hrexcellency.com www.hrexcellency.com