BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA RANGKAIAN 4.1 Tujuan Tujuan dari pengujian alat pada tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kinerja sistem yang telah dibuat dan untuk mengetahui penyebab - penyebab ketidak sempurnaan alat serta menganalisa untuk perbaikan selanjutnya. Dari pengujian ini akan didapatkan data - data maupun bukti - bukti bahwa sistem yang telah dibuat dapat bekerja dengan baik. Berdasarkan data - data dan bukti - bukti tersebut akan dapat dilakukan analisa terhadap proses kerja yang nantinya dapat digunakan untuk menarik kesimpulan dari apa yang telah disajikan dalam tugas akhir ini. 4.2 Pengujian Alat Pengujian yang dilakukan pada tugas akhir ini meliputi : A. Pengujian Trafo B. Pengujian Rangkaian Timer C. Pengujian Rangkaian Transmitter D. Pengujian Rangkaian receiver E. Pengujian Sirene F. Pengujian PW Power Supply 4.3 Pengujian Setiap Blok Sebelum melaksanakan pendataan pada rangkaian terlebih dahulu memeriksa hubungan pada rangkaian. Langkah selanjutnya adalah menentukan test point untuk pengujian pada rangkaian yang akan didata. Adapun proses pengujian yang dilakukan adalah sebagai berikut :
4.3.1 Pengujian transformator ( trafo ) Pengujian transformator ( trafo ) dilakukan dengan masukan tegangan input sebesar 220V AC tegangan melalui transformator step down dengan keluaran AC 12 V, AC 20 V dan CT sebagai 0 (grond). Dalam pengujian akan dilakukan pengecekan tegangan output. Berikut tertera ditabel 4.1 Tabel 4.1 Tabel hasil Tegangan keluaran Trafo NO Tegangan input Tegangan Keluaran trafo 1 220 V AC 12 V AC 2 220 V AC 12 V AC 3 220 V AC 20 V AC Hasil dan analisa : Pada pengujian ini di dapatkan 1 voltase yang berbeda, pengujian pada trafo hal ini dilakukan untuk mendapatkan keluaran tegangan pada trafo yang dibutuhkan..
4.3.2 Pengujian Rangkaian Timer Pengujian rangkaian timer dilakukan dengan menghidupkan Rangkaian tersebut lihat table 4.2 di bawah ini. Table 4.2 tabel hasil pengujian timer NO Pengujian Posisi On Waktu / Delay 1 1 10 detik 2 2 12 detik Dari hasil yang diketahui dari pengujian di atas didapatkan dua waktu delay dengan perbedaan dua detik. Maka rangkaian timer bekerja dengan baik.
4.3.3 Pengujian Rangkaian Transmitter Pengujian rangkaian transmitter dilakukan dengan cara mengukur jarak/ pengiriman dapat di lihat pada table 4.3 di bawah ini. Tabel 4.3 Tabel pengujian Transmitter Jarak antara pengirim dan penerima inrared Hasil yang di baca sensor penerima 30 cm Berhasil terbaca 150 cm Berhasil terbaca 300 cm Berhasil terbaca 600 cm Berhasil terbaca 700 cm Berhasil terbaca 725 cm Tidak terbaca 750 cm Tidak terbaca Dari hasil pengujian rangkaian transmitter pada table diatas di dapatkan hasil yang benar, dari jarak 30/700 cm sensor masih dapat terbaca, tetapi di jarak 725/750 cm sensor sudah tidak terbaca karena jarak maksimal dari sensor tersebut hanya membaca sampai jarak 700 cm saja.
4.3.4 Pengujian Rangkaian Receiver Pengujian rangkaian receiver dilakukan dengan cara mengukur jarak penerimaan dapat di lihat pada table 4.4 di bawah ini. Table 4.4 Tabel pengujian Receiver Jarak antara penerima dan pengiriman inrared Hasil yang di baca sensor penerima 30 cm Berhasil terbaca 150 cm Berhasil terbaca 300 cm Berhasil terbaca 600 cm Berhasil terbaca Dari hasil pengujian rangkaian receiver pada table diatas didapatkan hasil yang benar dari jarak 30 cm sampai dengan jarak 600 cm sensor masih dapat terbaca dengan baik.
4.3.5 Pengujian Sirene Pengujian sirene dilakukan dengan cara memberikan suplly power sebesar 12 V DC dan menggunakan rangkaian pengaman rumah dapat di lihat pada table 4.5 di bawah ini. Table 4.5 Tabel pengujian Sirene NO Pengujian Posisi On Sirene 1 1 dengan teg 12V DC Berhasil/ berbunyi 2 2 dengan rangk. Pengaman rumah bila terbaca/terdeteksi Berhasil/berbunyi Dari hasil pengujian sirene pada table di atas didapatkan hasil yang benar pada saat pengujian pertama dengan menggunakan tegangan 12V DC sirene berbunyi, dan saat pengujian ke dua dengan rangkaian pengaman rumah bila terbaca/terdeteksi sirene pun berbunyi.
4.3.6 Pengujian PW (Power Suplly) Pengujian PW (power suplly) dilakukan dengan memberikan input power 12 V DC dapat di lihat pada table 4.6 di bawah ini. Table 4.6 Tabel pengujian PW (power supply) NO Pengujian Posisi On Voltase output 1 1 12 V DC 2 2 12V DC Dari hasil pengujian PW (Power Supply) pada table diatas di dapatkan hasil yang benar. Pada saat pengujian pertama di dapatkan voltase output sebesar 12V DC, lalu pada pengujian kedua pun sama dengan dengan pengujian pertama di dapatkan voltase sebesar 12V DC.