kuningankab.bps.go.id

dokumen-dokumen yang mirip

STATISTIK DAERAH KECAMATAN JAPARA kuningankab.bps.go.id


STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR DIKIT.

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR MANJUNTO

kaurkab.bps.go.id Statistik Daerah Kecamatan Padang Guci Hilir 2016 Halaman i

KATALOG BPS : kuningankab.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO


STATISTIK DAERAH KECAMATAN LEMBEH UTARA



STATISTIK DAERAH KECAMATAN SEKUPANG


STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PAHANDUT 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014

pekanbarukota.bps.go.id

STATISTIK DAERAH. Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG. Katalog BPS nomor :

Katalog BPS : STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG

STATISTIK DAERAH KECAMATAN JEKAN RAYA 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUMEDANG SELATAN 2016


Katalog BPS : BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PALANGKA RAYA

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUKAJADI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN RAJA AMPAT.

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PASAWAHAN 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUKIT BATU 2013





STATISTIK DAERAH KECAMATAN BENGKONG

Katalog BPS :

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SAGULUNG

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

Statistik Daerah. Kecamatan Barus Utara. Katalog BPS :

Katalog BPS :

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA




Statistik Daerah Kabupaten Bintan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUNGURAN BARAT 2015



STATISTIK KECAMATAN MUARA SAHUNG 2016


STATISTIK DAERAH KECAMATAN ANDIR 2015


STATISTIK DAERAH KECAMATAN GALANG

Katalog : Statistik Daerah Kecamatan Weliman belukab.bps.go.id BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BELU

NO KATALOG :

Statistik Daerah. Kecamatan Andam Dewi. Katalog BPS : Sopo Godang Raja U

Kecamatan Bojongloa Kaler

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BULANG

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAY JEPARA TAHUN 2015

KATALOG BPS:

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATU AMPAR 2015

Katalog BPS :

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BONDOWOSO 2015

Katalog : STATISTIK DAERAH KECAMATAN BOTIN LEOBELE DALAM ANGKA


Statistik Daerah. Kecamatan Sarudik. Katalog BPS :

KATALOG BPS BADANPUSATSTATISTIK KABUPATENACEHSELATAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LOBALAIN 2016

Katalog BPS :


Katalog BPS :

Katalog : pareparekota.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BANTARAN 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BINAKAL 2015

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LENGKONG 2016


Statistik Daerah. Kecamatan Lumut. Katalog BPS :


KATALOG BPS :

kaurkab.bps.go.id Statistik Daerah Kecamatan Padang Guci Hulu 2016 Halaman i

KECAMATAN GARUM

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PEGANDON 2016

Kata Sambutan Untuk mewujudkan visi Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua, BPS terus melakukan inovasi dan

SAMBUTAN. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-nya kepada kita sekalian.

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pesawaran merupakan kabupaten baru yang dibentuk berdasarkan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LUMBANG 2015

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian


Kecamatan Selat Nasik

Katalog :


S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012



Transkripsi:

STATISTIK DAERAH KECAMATAN NUSAHERANG 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN NUSAHERANG 2015 ISBN : 978-602-0964-62-1 No.Publikasi : 32080.1538 Katalog BPS : 1101002.3208021 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : v + 19 halaman Naskah : Koordinator Statistik Kecamatan Nusaherang Gambar Kulit : Koordinator Statistik Kecamatan Nusaherang Diterbitkan Oleh : Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan Dicetak Oleh : Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

Kata Sambutan Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi dan kabupaten/kota. Penyusunan publikasi Statistik Daerah ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan perstatistikan serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua. Penerbitan publikasi Statistik Daerah dimaksudkan untuk melengkapi ragam publikasi statistik yang telah tersedia di daerah seperti Daerah Dalam Angka (DDA) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi daerah. Buku ini menyajikan indikatorindikator terpilih yang menggambarkan tentang kondisi daerah dalam bentuk tampilan uraian deskriptif sederhana. Saya berharap, publikasi Statistik Daerah ini mampu memberikan informasi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta membantu para pengguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya. Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita. Kuningan, November 2015 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan, Ono Margiono, S. Si, M.M Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang iii

Kata Pengantar Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Nusaherang yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan. Selain untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun, Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 ini bertujuan untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Nusaherang. Sehingga berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Nusaherang ini diharapkan bisa menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan di Kecamatan Nusaherang selanjutnya. Proses penyusuanan dan analisis data dilakukan seakurat dan sesederhana mungkin agar lebih mudah difahami, namun unutuk mencapai kesempurnaan masih perlu banyak perbaikan dan masukan. Sehingga kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak sangat kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan berikutnya. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik bagi semua pihak yang berkepentingan, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas. Nusaherang, November 2015 Koordinator Statistik Kecamatan Nusaherang Siti Maulidiyah Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang iv

DAFTAR ISI Geografi dan Iklim 1 Pemerintahan 4 Penduduk 6 Pendidikan 10 Kesehatan 13 Agama 15 Pembangunan Manusia 16 Pertanian 17 Transportasi dan Komunikasi 18 Keuangan dan Harga 19 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang v

Wilayah Kecamatan Nusaherang terdiri dari 8 desa Ketinggian tempat berkisar 605-700 mdpl Kecamatan Nusaherang merupakan kecamatan hasil pemekaran dari kecamatan yang sudah ada. Pada tanggal 12 Januari 2001, Kecamatan Nusaherang resmi dimekarkan dari Kecamatan Kadugede. Secara geografis, Kecamatan Nusaherang terletak di bagian barat daya Kabupaten Kuningan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Ciniru di sebelah selatan. Sedangkan di sebelah barat berbaasan dengan Kecamatan Darma dan berbatasan dengan Kecamatan Kadugede di sebelah utara serta timur. Luas wilayah Kecamatan Nusaherang adalah 18,25 km 2 atau sekitar sekitar 1,63% dari total luas wilayah Kabupaten Kuningan ( ±1.117,95 km 2 ). Luas wilayah tersebut terbagi menjadi 8 desa yaitu Desa Haurkuning (±5,68 km 2 ), Desa Kertayuga ( ±2,9 km 2 ), Desa Windusari ( ±2,1 km 2 ), Desa Nusaherang ( 1,4 km 2 ), Desa Kertawirama ( ±1,44 km 2 ), Desa Cikadu ( ±1,8 km 2 ), Desa Jambar ( ±2,6 km 2 ) dan Desa Ciasih ( ±0,33 km 2 ). Peta Kecamatan Nusaherang Persentase Luas Desa terhadap Luas Wilayah Kecamatan Nusaherang 9,86% 7,89% 7,67% 14,25% 1,81% 11,51% 31,12% 15,89% Tahukah Anda?? Desa yang paling luas di Kecamatan Nusaherang adalah Desa Haurkuning, dengan luas ± 5,68 km 2 sekitar 31,12% dari luas wilayah Kecamatan Nusaherang. Haurkuning Kertayuga Windusari Nusaherang Kertawirama Cikadu Jambar Ciasih Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 1

Wilayah Kecamatan Nusaherang terdiri dari 8 desa Ketinggian tempat berkisar 605-700 mdpl Statistik Geografis dan Astronomis Kecamatan Nusaherang Uraian Satuan 2013 (1) (2) (3) Luas km² 18,25 Ketinggian m dpl 524-726 Desa Dataran Desa 1 Desa Berbukit Desa 7 Lintang 6 0 59 36-7 0 01 48 Bujur 108 0 25 03-108 0 26 48 Sumber : BPS, Kec. Nusaherang Dalam Angka Tahun 2015 Secara astronomis Kecamatan Nusaherang terletak antara 6 0 59 36-7 0 01 48 Lintang Selatan dan 108 0 25 03-108 0 26 48 Bujur Timur. Ketinggian ratarata Kecamatan Nusaherang diukur dari permukaan air laut (DPL) berkisar antara 524-726 m. Karakteristik lahan di Kecamatan Nusaherang secara umum hampir serupa dengan Kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Kuningan pada umumnya, yaitu berbukit-bukit dengan ketinggian minimum 524 m dpl. Hampir sebagian permukaan tanahnya memiliki tingkat kemiringan yang cukup curam. Ketinggian tempat didefinisikan sebagai ketinggian suatu tempat yang diukur dari permukaan air laut. Ketinggian tempat mempengaruhi perubahan suhu udara. Semakin tinggi suatu tempat, maka akan semakin rendah suhu udaranya atau udaranya semakin dingin. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah daerahnya maka akan semakin tingggi suhu udaranya atau udaranya semakin panas. Oleh karena itu dapat disimpulkan ketinggian suatu tempat berpengaruh terhadap suhu suatu wilayah. Dengan demikian, hampir sebagian besar Kecamatan Nusaherang bersuhu dingin karena berada pada dataran tinggi, yaitu di kaki Gunung Ciremai. Ketinggian tempat menentukan intensitas sinar matahari yang diterima oleh tanaman di daerah tersebut. Semakin tinggi suatu tempat maka intensitas sinar matahari semakin berkurang. Karena suhu dan intensitas sinar matahari sangat berpengaruh,maka perbedaan ketinggian tempat akan berpengaruh terhadap jenis tanaman apa yang sesuai untuk suatu tempat. Berdasarkan ketinggian tempat, Kecamatan Nusaherang termasuk dalam zone II (600-1300 mdpl) termasuk kategori sedang. Zone tersebut cocok untuk tanaman perkebunan seperti kopi, tembakau, teh dan sayuran. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 2

Wilayah Kecamatan Nusaherang terdiri dari 8 desa Ketinggian tempat berkisar 605-700 mdpl Jumlah Hujan (hari) dan Curah Hujan (mm) di Kecamatan Nusaherang tahun 2014 600 500 400 300 200 100 0 20 21 Keberadaan Kecamatan Nusaherang yang terletak pada ketinggian lebih dari 500 meter diatas permukaan laut sangat berpotensi memperoleh curah hujan yang banyak. Selama tahun 2014, curah hujan rata-rata di Kecamatan Nusaherang sebanyak 208,63 dengan 13 hari hujan. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember yang mencapai 495 mm dengan 23 hari hujan, sedangkan kemarau terjadi pada bulan September. 22 23 4 9 Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Curah Hujan (mm) 10 3 0 6 13 Jumlah Hujan (Hari) 23 25 20 15 10 Tahukah Anda?? Curah hujan tertinggi di Kecamatan Nusaherang pada tahun 2014 terjadi pada bulan Desember yang mencapai 495 mm. 5 0 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 3

Wilayah Administratif di Kecamatan Nusaherang terdiri dari 8 desa,, 35 dusun, 33 RW dan 131 RT Jumlah Wilayah Administrasi dan Satuan Wilayah Setempat di Kecamatan Nusaherang Uraian 2012 2013 2014 (1) (2) (3) (4) Desa 8 8 8 Dusun 35 35 35 RW 34 33 34 RT 126 131 131 Jumlah Aparat Pemerintahan Desa di Kecamatan Nusaherang Uraian 2012 2013 2014 (1) (2) (3) (4) Kepala Desa 8 8 8 Sekdes 7 7 8 Kaur 32 32 32 Kadus 35 35 35 Kecamatan adalah wilayah administratif di Indonesia dibawah kabupaten atau kota. Kecamatan terdiri atas desa-desa atau kelurahan-kelurahan. Pemerintah kecamatan dipimpin oleh camat dengan dibantu oleh perangkat kecamatan. Camat merupakan pegawai negeri sipil dan bertanggung jawab kepada Bupati atau Walikota. Secara definitif, kecamatan Nusaherang terdiri dari 8 Desa, yang didukung oleh satuan lingkungan setempat sebanyak 35 Dusun, 34 Rukun Warga (RW), dan 131 Rukun Tetangga (RT). Desa Ciasih merupakan desa terbaru dengan komposisi desa terkecil. Wilayah administratif di Kecamatan Nusaherang seluruhnya masih berstatus desa. Dengan demikian urusan pemerintahan di level terbawah dipegang oleh kepala desa beserta aparat desanya, baik yang berstatus PNS maupun yang non PNS. Aparat desa yang telah berstatus PNS sebanyak 7 orang yang semuanya bertugas sebagai Sekretaris Desa (Sekdes). Sekdes yang telah berstatus PNS ini tersebar di 7 desa. Jumlah pegawai/aparat pemerintah desa di Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 sebanyak 83 orang. Terdiridari 8 orang Kepala Desa, 8 orang Sekretaris Desa, 32 orang Kepala Urusan, dan 35 orang Kepala Dusun. Tahukah Anda?? Sebelum tahun 2004, wilayah administrasi Kecamatan Nusaherang hanya terdiri dari 7 desa. Pada tahun 2004, desa Ciasih dimekarkan dari desa Kertawirama. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 4

Wilayah Administratif di Kecamatan Nusaherang terdiri dari 8 desa,, 35 dusun, 34 RW dan 131 RT Ditinjau dari jenis kelamin, jumlah aparat desa di Kecamatan Nusaherang didominasi oleh laki-laki. Sementara aparat perempuan hanya terdapat 7 orang, yaitu bertugas sebagai Kepala Desa sebanyak 1 orang, Sekretaris Desa sebanyak 2 orang, 1 orang sebagai kepala dusun dan sebanyak 3 orang kepala urusan. Pada tahun 2014, jumlah aparat yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan kecamatan Nusaherang adalah sebanyak 24 orang, yang terdiri dari 12 aparat Golongan II, 10 aparat Golongan III dan 2 aparat Golongan IV. Tahukah Anda?? Dari 82 Aparat desa yang bertugas di Kecamatan Nusaherang, hanya terdapat 7 perempuan. 35 30 25 20 15 10 5 0 Jenis Kelamin Aparat Desa 7 6 1 2 3 Kades Sekdes Kaur Kadus Laki-laki Persentase PNS di Lingkungan Pemerintah Kecamatan Nusaherang Gol III; 41,67 Gol IV; 8,33 29 Perempuan 34 Gol II; 50,00 1 Sumber : BPS, Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 5

Rata rata Kepadatan Penduduk Kecamatan Nusaherang adalah 1.123 jiwa per Km 2 Piramida Penduduk Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 10,29 8,43 8,38 8,86 9,16 3,53 3,97 3,91 4,75 5,36 5,38 6,30 6,83 7,63 7,22 70 + 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 0-4 Sumber : BPS, Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 Dilihat dari piramida penduduk diatas, dapat diketahui bahwa Kecamatan Nusaherang didominasi oleh penduduk muda usia 15-19 tahun, dari total penduduk Kecamatan Nusaherang pada tahun 2014. Jika dibandingkan dengan kelompok umur 20-70+ tahun, maka perubahan arah perkembangan penduduk dengan kelompok 2,83 3,49 3,79 3,96 4,90 5,13 6,71 6,60 8,00 8,23 9,08 9,93 8,55 9,45 9,34 15,00 10,00 5,00 0,00 5,00 10,00 15,00 umur 0-19 tahun jumlahnya cukup besar. Dominasi kelompok usia 5-19 tahun tersebut adalah kelompok anak usia sekolah dari mulai tingkat TK sampai dengan SLTA. Kemungkinan anak usia sekolah untuk tingkat pendidikan Perguruan Tinggi (20-24 tahun) melanjutkan pendidikannya atau bekerja di luar kabupaten Kuningan. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 6

Rata rata Kepadatan Penduduk Kecamatan Nusaherang adalah 1.123 jiwa per Km 2 Berdasarkan data hasil registrasi penduduk, jumlah penduduk di Kecamatan Nusaherang pada tahun 2014 tercatat sebanyak 20.501 jiwa. Terdiri dari 10.382 penduduk laki-laki dan 10.119 penduduk perempuan. Kepadatan penduduk Kecamatan Nusaherang sebesar 1.123 jiwa/km 2. Kepadatan penduduk tertinggi terdapat di desa Ciasih yang setiap Km 2 mencapai 2.273 jiwa, sedangkan tingkat kepadatan penduduk terendah terdapat di desa Kertayuga yang hanya didiami oleh sekitar 352 jiwa setiap Km 2 nya. Secara umum, pada tahun 2014 jumlah penduduk laki-laki di Kecamatan Nusaherang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan dengan sex ratio sebesar 102,60 persen. Indikator tersebut menunjukan bahwa setiap 100 penduduk perempuan terdapat 102 penduduk laki-laki. Gambaran sex ratio di masing-masing desa pun memiliki sex ratio diatas 100, kecuali tiga desa yaitu Desa Kertayuga (99,61%), Desa Nusaherang (96,30%) dan Desa Haurkuning (98,55%). Kepadatan penduduk di Kecamatan Nusaherang, Tahun 2014 Desa Kecamatan Nusaherang Kepadatan Penduduk Per Km 2 1.123 Haurkuning 794 Kertayuga 352 Windusari 527 Nusaherang 1.971 Kertawirama 1.706 Cikadu 2.124 Jambar 1.567 Ciasih 2.273 Sumber :Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 Tahukah Anda?? Sex ratio untuk penduduk Kecamatan Nusaherang diatas 100, hal ini berarti penduduk Kecamatan Nusaherang lebih didominasi oleh penduduk lakilaki. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 7

Rata rata Kepadatan Penduduk Kecamatan Nusaherang adalah 1.123 jiwa per Km 2 Persentase Distribusi Penduduk Kecamatan Nusaherang Menurut Desa Tahun 2014 19,88 3,66 21,99 4,99 Haurkuning Kertayuga Windusari Nusaherang Untuk distribusi penduduk yang tersebar di delapan desa di Kecamatan Nusaherang, dapat dilihat bahwa 21,99% penduduk berdomisili di Desa Haurkuning. Ini merupakan persentase terbesar di Kecamatan Nusaherang. Sedangkan untuk persentase terkecil, 3,66% penduduk berdomisili di Desa Ciasih. Persentase domisili penduduk berbanding lurus dengan persentase luas wilayah desa. Kertawirama 5,39 18,65 Cikadu Setiap tahun penduduk mengalami 13,46 pertambahan yang cukup signifikan. Hal ini Jambar 11,98 dikarenakan beberapa faktor yang Ciasih mempengaruhinya, salah satunya factor mobilitas penduduk. Dengan Angka Kelahiran Kasar sebesar 9,22 dan Angka Kematian Indikator Mobilitas Penduduk Kasar sebesar 7,02. Dengan demikian Kecamatan Nusaherang pertambahan penduduk akibat mutasi lahir Uraian 2013 2014 mati 2013 sebesar 2,20 yang berarti dari rata-rata 1.000 penduduk lahir 2 bayi. Angka Kelahiran Kasar 12,91 9,22 12,91 Dilihat dari angka migrasi penduduk, di Angka Kematian Kasar 7,50 7,02 tahun 7,50 2014 tercatat sebanyak 97 penduduk datang dan 154 penduduk pindah. Migrasi ini Angka Migrasi -61-57 sebagian besar dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa serta pedagang yang memang Datang 107 97 memiliki 107 mobilitas yang tinggi. Pindah 168 154 168 Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2013-2014 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 8

Rata rata Kepadatan Penduduk Kecamatan Nusaherang adalah 1.123 jiwa per Km 2 Sebanyak 13.575 penduduk Kecamatan Nusaherang termasuk ke dalam penduduk usia produktif, atau sebanyak 66,22% dari total jumlah penduduk Kecamatan Nusaherang. Dari usia produktif dan bukan produktif didapat Angka Beban Ketergantungan (Dependency Ratio) sebesar 51,02. Hal ini menunjukkan bahwa untuk setiap 100 penduduk usia produktif harus menanggung beban sebanyak 51 penduduk usia bukan produktif. Secara umum, penduduk Kecamatan Nusaherang bekerja di sektor pertanian, baik sebagai petani maupun sebagai buruh tani. Dari rekapitulasi profil desa Kecamatan Nusaherang diperoleh data penduduk usia produktif berdasarkan matapencahariannya yang digambarkan dalam diagram batang di bawah ini. Tahukah Anda?? Angka Beban ketergantungan adalah angka yang menunjukkan penduduk usia non produktif dibanding usia produktif dikali jumlah penduduk. Persentase Penduduk Kecamatan Nusaherang Menurut Produktivitas Usia Usia Produk tif 66,22 Usia Bukan Produk tif 33,78 Penduduk Kecamatan Nusaherang Menurut Matapencaharian tahun 2014 2.500 2.000 1.500 1.000 500 0 2.260 Petani 473 822 185 199 Buruh Tani Buruh PNS Pengrajin/jasa 1345 Pedagang 91 52 Pensiunan TKI/TKW Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 9

Dari 10.000 penduduuk Kecamatan Nusaherang 10 tahun keatas hanya 35 penduduk yang buta huruf. Angka Melek Huruf (AMH) Kec. Nusaherang dan Kab. Kuningan Tahun 2010-2014 100 99,5 99 98,5 98 97,5 97 96,5 Sumber : Suseda Kab. Kuningan, 2010-2014 Rata Lama Sekolah (RLS) Kec. Nusaherang dan Kab. Kuningan Tahun 2010-2014 9 8,9 8,8 8,7 8,6 8,5 8,4 8,3 8,2 99,42 99,42 99,42 97,74 97,76 98,1 99,65 2010 2012 2013 2014 Kec. Nusaherang 8,48 8,81 8,64 8,94 Kab. Kuningan 2010 2012 2013 2014 Kab. Kuningan 8,97 8,67 8,78 Sumber : Suseda Kab. Kuningan, 2010-2014 9 98,51 Salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan adalah pendidikan. Beberapa indikator yang dapat dijadikan ukuran keberhasilan pada bidang pendidikan diantara nya Angka Melek Huruf (AMH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan dan sebarannya serta rasio antara jumlah sekolah, kelas dan guru dengan jumlah murid. Angka Melek Huruf (AMH) menunjukkan kemampuan baca tulis penduduk. Pada tahun 2014, nilai AMH di Kecamatan Nusaherang sebesar 99,65 yang berarti dari 10.000 penduduk usia 10 tahun ke atas hanya 35 orang yang buta huruf. AMH sulit menembus angka 100 karena ada penduduk usia lanjut yang memang tidak bisa dan tidak mau belajar baca tulis. Namun Kec. Nusaherang demikian, nilai AMH Kecamatan Nusaherang masih berada diatas nilai AMH Kabupaten Kuningan. Pada tahun 2014, Rata Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk Kecamatan Nusaherang adalah 9,00. Angka tersebut menunjukkan bahwa rata-rata penduduk sudah dapat menyelesaikan pendidikan Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 10

Dari 10.000 penduduuk Kecamatan Nusaherang 10 tahun keatas hanya 35 penduduk yang buta huruf. selama 9 tahun atau setara kelas 2 SMP. Indikator lain yang menjadi skala ukur keberhasilan pendidikan adalah ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan. Tersedianya fasilitas pendidikan pun menjadi salah satu indikator dalam pencapaian program wajib belajar Sembilan tahun. Di Kecamatan Nusaherang telah berdiri fasilitas pendidikan baik negeri maupun swasta mulai dari tingkat pra sekolah sampai dengan sekolah menengah pertama atau yang sederajat. Pada tahun ajaran 2013/2014 jumlah fasilitas pendidikan yang terdapat di Kecamatan Nusaherang terdiri dari 6 Taman Kanak-kanak, 1 Raudhatul Athfal, 15 Sekolah Dasar (SD) negeri, 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta. Di Kecamatan Nusaherang belum terdapat sekolah menengah umum maupun kejuruan, sehingga untuk mengikuti jenjang pendidikan tersebut maka penduduk harus ke Kecamatan Kadugede, Darma, Cigugur dan atau Kuningan. Jumlah Fasilitas Pendidikan Di Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 Statistik pendidikan Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 Tahun Tahun Rincian 2012/2013 2013/2014 Jumlah Murid 15 10 5 0 TK 223 219 SD / Sederajat 1.921 1.918 SMP / Sederajat 451 451 Jumlah 2.595 2.588 Jumlah Guru 7 15 TK 25 25 SD / Sederajat 181 181 SMP / Sederajat 49 48 Jumlah 255 255 Sumber : Kecamatan Dalam Angka 2015 2 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 11

Dari 10.000 penduduuk Kecamatan Nusaherang 10 tahun keatas hanya 35 penduduk yang buta huruf. Rasio Murid dan Guru Fasilitas Pada tahun ajaran 2013/2014, angka Pendidikan Kecamatan Nusaherang rasio jumlah murid terhadap jumlah guru adalah 8,76 untuk TK, artinya 1 guru memegang 9 murid. Untuk SD, angka 6,16 rasionya 10,60 artinya 1 guru memegang 11 8 7,7 11,41 12,1 10,24 9,87 10,55 10,46 7,72 7,23 6,63 2010 2011 2012 7,37 9,1 murid. Untuk SMP/Mts, 1 guru memegang 9 ps.g nk ab.b 10,6 8,42 ga 9,27 2013 SMP in SD 9,61 2014 MTs Sumber : Kecamatan Dalam Angka 2015 Salah satu yang menjadi Tahukah Anda?? Nilai AMH Kecamatan Nusaherang sebesar 99,65, yang berarti bahwa dari setiap 10.000 penduduk 10 tahun keatas hanya 35 penduduk yang ku n TK 10,61 o. murid. id 22,18 buta huruf. indikator prasarana pendidikan adalah rasio guru dan murid. Semakin kecil nilai rasionya, maka kualitasnya akan semakin bagus, karena perhatian guru akan lebih terfokus pada murid yang jumlahnya lebih sedikit, sehingga diharapkan kuialitas muridpun meningkat. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 12

Di Kecamatan Nusaherang wanita usia suburnya lebih banyak menggunakan alat KB suntik Angka Harapan Hidup Kecamatan Nusaherang Tahun 2010-2014 2014 2013 2012 2010 69,69 69 69,5 70 70,5 71 71,5 Kab. Kuningan 69,77 70,03 69,9 70,81 70,76 71,07 70,94 Kec. Nusaherang Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka Tahun 2015 Salah satu indikator pembentuk nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah umur yang panjang dan sehat. Kondisi ini direpresentasikan dengan Angka Harapan Hidup (AHH). Pada tahun 2014, nilai AHH Kecamatan Nusaherang meningkat 0,13 point dari 69,9 pada tahun 2013 menjadi 70,03 atau sekitar 0,19%. Besaran angka ini mengartikan bahwa pada tahun 2014 secara rata-rata penduduk Kecamatan Nusaherang dapat hidup hingga mencapai usia sekitar 70 tahun. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa taraf kesehatan masyarakat Kecamatan Nusaherang cukup baik. Statistik Kesehatan Di Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 Fasilitas Jumlah Puskesmas 1 Puskesmas Pembantu 1 Praktek Dokter 1 Praktek Bidan 9 Poskesdes 6 Batra 15 Toko Obat 1 Kelompok JKPM/Dana Sehat 4 Apotek 1 Posyandu a. Pratama - b. Madya 7 c. Purnama 20 d. Mandiri 4 Tenaga Medis Dokter Umum 2 Bidan 9 Dukun Bayi 0 Nakes lainnya 4 Kader Aktif Posyandu 171 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 13

Di Kecamatan Nusaherang wanita usia suburnya lebih banyak menggunakan alat KB suntik Jumlah Peserta KB Aktif berdasarkan alat KB di Kecamatan Nusaherang 218 1.795 246 Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka Tahun 2015 Keberadaan fasilitas kesehatan di Kecamatan Nusaherang terdiri dari 1 unit puskesmas, 1 unit puskesmas pembantu (Pustu), juga terdapat posyandu dan poskesdes di tiap-tiap desa. Sebagai rujukan untuk berobat jalan di Kecamatan Nusaherang, fasilitas kesehatan tertinggi adalah puskesmas. Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau dengan biaya berobat yang relatif murah. 38 5 222 377 2.000 1.800 1.600 1.400 1.200 1.000 800 600 400 200 0 Secara umum, wanita usia subur di Kecamatan Nusaherang lebih banyak menggunakan alat KB suntik, hal ini disebabkan karena relatif mudah dan murah dan dengan resiko yang sangat kecil. Biasanya untuk melakukan suntik KB mereka mendatangi bidan atau ke Puskesmas. Tahukah Anda?? Di Kecamatan Nusaherang wanita usia subur lebih banyak menggunakan alat KB Jenis Suntik. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 14

Di Kecamatan Nusaherang rata-rata di setiap desa, sholat Jumat terpusat di masjid desa Sebagian besar penduduk Kecamatan Nusaherang beragama Islam. Dari Jumlah Penduduk sebanyak 19.539 jiwa, hanya terdapat 6 penduduk yang beragama diluar Islam yang semuanya berdomisili di Desa Haurkuning. Untuk menunjang kegiatan peribadatan penduduk Kecamatan Nusaherang, hampir di setiap desa terdapat fasilitas peribadatan berupa masjid, musholla, dan langgar/surau. Terutama untuk fasilitas berupa langgar/surau dapat dipastikan berjumlah lebih dari satu di tiaptiap desa. Masyarakat Kecamatan Nusaherang merupakan masyarakat yang agamis/religius. Hal ini terlihat dari adanya pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Keberadaan lembaga keagamaan semisal DKM, juga merupakan salah satu usaha untuk mewujudkan masyarakat yang agamis, selain tentu saja ditunjang oleh tersedianya berbagai fasilitas peribadatan. Jumlah Sarana Peribadatan di Kecamatan Nusaherang 30 25 20 15 10 5 0 8 4 1 2 1 8 8 6 1 1 1 2 1 2 17 24 Masjid Langgar Mushola Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka Tahun 2015 Tahukah Anda?? Rata-rata disetiap desa sholat jumat terpusat dimasjid desa. 2 6 2 4 1 1 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 15

IPM Kecamtan Nusaherang tahun 2014 sebesar 73,43 naik dari 73,20 pada tahun 2013 Indikator Pembangunan Manusia Kecamatan Nusaherang Tahun 2013-2014 Uraian 2013 2014 [1] [2] [3] Angka Harapan Hidup (tahun) Nilai 69,90 70,03 Indeks 74,83 75,05 Angka Melek Huruf (persen) Nilai 99,42 99,65 Indeks 99,42 99,65 Rata-rata Lama Sekolah (tahun) Nilai 8,97 9,00 Indeks 59,82 60,00 Indeks Pendidikan 86,22 86,43 Kemampuan Daya Beli Nilai 553,4 554,5 Indeks 58,56 58,82 IPM 73,20 73,43 Angka IPM Kecamatan Nusaherang& Kabupaten Kuningan Tahun 2010-2014 74 73,5 73 72,5 72 71,5 72,48 72,61 72,83 72,89 Sumber : Suseda 2010-2014 73,2 73,36 73,43 73,7 2010 2012 2013 2014 Kab. Kuningan Program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat dievaluasi dengan melihat perkembangan Indeks Pemba ngunan Manusia (IPM). Dimana capaian pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.digambarkan dalam angka, indeks dan persentase. Angka IPM Kecamatan Nusaherang pada Tahun 2014 mencapai 73,43 dimana terjadi peningkatan sebesar 0,23 poin dari setahun sebelumnya yaitu sebesar 73,20. Angka ini masih berada dibawah angka IPM Kabupaten Kuningan Tahun 2014 yang mencapai 73,70. Tetapi jika dibandingkan dengan angka IPM Kabupaten Kuningan Tahun 2013 yang sebesar 72,83, maka angka IPM Kecamatan Nusaherang mengalami peningkatan sebesar 0,6 point. Peningkatan angka IPM kecamatan lebih rendah dari peningkatan IPM Kec. Nusaherang Kabupaten. Hal ini tidak berarti pemba ngunan manusia di Kecamatan Nusaherang lebih lambat dari kabupaten, tetapi karena di wilayah Kecamatan Nusaherang banyak pendatang dari luar kabupaten yang umumnya hanya menjadi beban pembangunan sehingga peningkatan IPM menjadi kecil. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 16

Komoditas pertanian di Kecamatan Nusaherang : padi sawah, jagung, ubi jalar, tanaman sayuran dan tanaman palawija Secara umum posisi dan topografi Kabupaten Kuningan merupakan daerah potensi pengembangan sektor pertanian, begitu pun dengan Kecamatan Nusaherang yang berpotensi di bidang pertanian dimana sebagian besar wilayahnya merupakan areal pertanian dimana hasil utamanya berupa tanaman padi dan ubi kayu Tahun 2014 luas lahan sawah di Kecamatan Nusaherang sebesar 513 Ha terdiri atas lahan sawah irigasi teknis 31 Ha, lahan sawah irigasi setengah teknis 368 Ha, lahan sawah irigasi sederhana 97 Ha dan lahan sawah tadah hujan 17 ha. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa secara umum lahan sawah di Kecamatan Nusaherang dapat ditanami sepanjang tahun. Jenis komoditi pertanian yang terus dikembangkan di Kecamatan Nusaherang diantaranya adalah Padi Sawah, jagung, ubi kayu, tanaman sayuran dan beberapa tanaman palawija yang mudah tumbuh. Pada tahun 2014, di Kecamatan Nusaherang populasi hewan ternak dan hewan unggas meningkat dibanding tahun sebelumnya. Potensi ternak domba tersebar merata di seluruh desa di Kecamatan Nusaherang. Klasifikasi Lahan Sawah di Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 18,91 Irigasi Teknis Irigasi Sederhana 3,316,04 71,73 Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 Produktivitas Tanaman Pangan di Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 145 Ubi Kayu 44,76 Jagung 145,71 Irigasi 1/2 Teknis Tadah Hujan Ganyong 62,69 Padi Sawah Sumber : Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015 50 0 150 100 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 17

Sebagian besar jalan yang menghubungkan kantor desa dan kecamtan di Nusaherang sudah di hotmik Perhatian Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap kondisi dan kualitas jalan sebagai urat nadi perekonomian cukup besar. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan dan perbaikan jalan yang tiap tahun terus mengalami peningkatan. Di Kecamatan Nusaherang sendiri hampir sebagian besar jalan yang menghubungkan kantor desa dengan kantor kecamatan sudah berupa jalan hotmix dengan kualitas bagus. Dengan Luas wilayah 18,25 Km 2 orbitrasi kantor desa/kelurahan dengan kantor kecamatan relatif kecil dengan akses yang cukup mudah dan dapat ditempuh hanya dalam hitungan menit. Jarak terjauh sekitar 5,5 km sementara jarak terdekat hanya 1 km. Perkembangan teknologi komunikasi seluler telah merambah Kabupaten Kuningan dan juga Kecamatan Nusaherang. Imbasnya beberapa tahun belakangan teknologi telekomunikasi konvensional (telepon kabel) mengalami penurunan yang cukup tajam. Jumlah pengguna jasa telepon kabel di Kecamatan Nusaherang dari tahun ke tahun terus berkurang. Hal ini terlihat dari semakin berkurangnya jumlah warung telekomunikasi bahkan hampir tidak ada pelanggan telepon kabel kecuali pelanggan lama seperti perkantoran. Orbitrasi kantor desa dikecamatan Nusaherang dengan kantor Kabupaten Kuningan Kertayuga 8 Windusari 9 Nusaherang 7 Haurkuning 12 10 8 6 8 10 Ciasih 4 2 0 11 Jambar 10,2 Kertawirama 8 Cikadu Orbitrasi kantor desa dengan kantor Kecamatan di Kecamatan Nusaherang Kertayug a 5,5 Windusa ri Nusaher ang 3 1 Haurkuni ng 6 5 4 3 2 3 2 1 0 3,3 Kertawir ama 2 Ciasih Cikadu Jambar 5,5 Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 18

Target PBB tahun 2014 di Kecamatan Nusaherang untuk wajib pajak rumah tangga/perorangan terpenuhi 100% 70,000 60,000 50,000 40,000 30,000 20,000 10,000-140.000 120.000 100.000 80.000 60.000 40.000 20.000 Target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Di Kec. Nusaherang Tahun 2014 (dalam ribuan) 0 Haurkuning Kertayuga Rata-rata Harga Tanaman Perkebunan Di Kec. Nusaherang Tahun 2014 1.29216.333 Target Windusari 136.333 Nusaherang Realisasi Kertawirama Cikadu Jambar Ciasih Salah satu hal penting terkait masalah keuangan di tingkatan kecamatan adalah mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Target penerimaan PBB di Kecamatan Nusaherang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Target PBB Tahun 2014 sebesar Rp. 274.573.751 untuk wajib pajak rumah tangga/perorangan yang sudah terpenuhi seratus persen dan tanpa tunggakan. Hal ini menandakan kesadaran membayar pajak masyarakat Kecamatan Nusaherang cukup tinggi. Wilayah Kecamatan Nusaherang cukup potensi di subsektor tanaman perkebunan. Oleh karena itu, dijadikan sampel Survey Harga Perdesaan untuk 101.666 78.750 37.416 13.166 Subsektor Tanaman Perkebunan. Komoditi subsektor tanaman perkebunan antara lain Kelapa, Kopi, Cengkeh, Lada, Kapulaga dan Gula Aren. Pada tahun 2014, rata-rata harga yang diterima petani di subsektor tanaman perkebunan mengalam kenaikan. Statistik Daerah Kecamatan Nusaherang 2015 19

TABEL LAMPIRAN

Tabel 1. Luas Wilayah,Jumlah Penduduk, Kepadatan Penduduk,dan Sex Ratio Menurut Desadi Kecamatan Nusaherang Tahun 2014 D e s a Luas (km 2 ) Penduduk Kepadatan (org/km 2 ) Sex Ratio L P (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 Haurkuning 5,68 2 238 2 271 794 98,55 2 Kertayuga 2,9 510 512 352 99,61 3 Windusari 2,1 577 529 527 109,07 4 Nusaherang 1,4 1 354 1 406 1 971 96,30 5 Kertawirama 1,44 1 255 1 201 1 706 104,50 6 Cikadu 1,8 1 985 1 838 2 124 107,99 7 Jambar 2,6 2 067 2 008 1 567 102,94 8 Ciasih 0,33 396 354 2 273 111,86 Jumlah 18,25 10 382 10 119 1 123 102,60 Sumber :Kecamatan Nusaherang Dalam Angka 2015

Tabel 2 Jarak dari Kantor Desa ke Ibukota Kecamatan dan Ibukota Kabupaten di Kecamatan Nusaherang, 2014 D e s a Jarak dari Kantor Desa ke Ibukota Kecamatan (km) Jarak dari Kantor Desa ke Ibukota Kabupaten (km) (1) (2) (3) 1 Haurkuning 2,0 8,0 2 Kertayuga 3,0 8,0 3 Windusari 5,5 9,0 4 Nusaherang 1,0 7,0 5 Kertawirama 3,3 10,2 6 Cikadu 2,0 8,0 7 Jambar 5,5 11,0 8 Ciasih 3,0 10,0 Sumber : Kecamatan/BPS, Podes 2011

Tabel 3 Banyaknya RT, RW, dan Dusun Menurut Desa di Kecamatan Nusaherang, 2014 D e s a Banyaknya R T R W DUSUN (1) (2) (3) (4) 1 Haurkuning 28 5 5 2 Kertayuga 10 3 3 3 Windusari 8 3 3 4 Nusaherang 22 5 5 5 Kertawirama 13 5 5 6 Cikadu 27 6 7 7 Jambar 19 5 5 8 Ciasih 4 2 2 Jumlah 131 34 35 Sumber : Seksi Pemerintahan Kecamatan Nusaherang

Tabel 4 Banyaknya Perangkat Desa Berdasarkan Jenis Jabatan dan Jenis Kelamin Menurut Desa di Kecamatan Nusaherang, 2014 Jenis Jabatan D e s a Kepala Desa Sekretaris Desa Ka. Ur Ka. Dus L P L P L P L P (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 Haurkuning 1 0 1 0 5 0 5 0 2 Kertayuga 1 0 1 0 3 1 3 0 3 Windusari 1 0 1 0 3 0 3 0 4 Nusaherang 1 0 0 1 3 0 5 0 5 Kertawirama 1 0 1 0 3 0 5 0 6 Cikadu 0 1 1 0 3 2 7 0 7 Jambar 1 0 1 0 5 0 5 0 8 Ciasih 1 0 0 1 4 0 1 1 Jumlah 7 1 6 2 29 3 34 1 Sumber : Seksi Pemerintahan Kecamatan Nusaherang

Tabel 5 Banyaknya Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Kecamatan Nusaherang, 2014 Penduduk (orang) Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah (1) (2) (3) (4) 0-4 970 927 1 897 5-9 981 897 1 878 10-14 888 848 1 736 15-19 1 031 1 041 2 072 20-24 943 853 1 796 25-29 854 731 1 585 30-34 831 772 1 603 35-39 685 691 1 376 40-44 697 637 1 334 45-49 533 544 1 077 50-54 509 542 1 051 55-59 411 481 892 60-64 393 396 789 65-69 362 402 764 70 + 294 357 651 Jumlah 10 382 10 119 20 501

DATA MENCERDASKAN BANGSA B A D A N P U S A T S T A T I S T I K K A B U P A T E N K U N I N G A N J l. R. E. M a r t a d i n a t a N O. 6 6 K u n i n g a n T e l p / F a x : 0 2 3 2 8 7 1 6 6 2 E m a i l : b p s 3 2 0 8 @ b p s. g o. i d W e b s i t e : h t t p : / / k u n i n g a n k a b. b p s. g o. i d