PROPOSAL KELOMPOK TERNAK

dokumen-dokumen yang mirip
PROPOSAL KELOMPOK TERNAK KAMBING KARANG TARUNA ABYSMA

I. PENDAHULUAN. kontribusi positif terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto Indonesia.

Ternak Sapi Potong, Untungnya Penuhi Kantong

RENCANA KERJA TAHUNAN BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG TAHUN 2018

I. PENDAHULUAN. Pembangunan pertanian, pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan

KELOMPOK TANI TERNAK BERIUK MAJU

I. PENDAHULUAN. Undang No 22 tahun 1999 tentang Kewewenangan Untuk Menggali Potensi

PENDAHULUAN. Latar Belakang. subsektor peternakan. Suatu negara dapat dikatakan sistem

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Rahmat Sulaeman, 2015

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN. Barat yang terletak diantara 107º30 107º40 Bujur Timur dan 6º25 6º45

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Jogonayan merupakan salah satu desa dari 16 desa yang ada di Kecamatan

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Lampung Selatan adalah salah satu dari 14 kabupaten/kota yang terdapat di Provinsi

I. PENDAHULUAN. Pembangunan sub sektor peternakan merupakan bagian dari pembangunan

I. PENDAHULUAN. Sumber :

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

Proposal Masa Depan CONTOH PROPOSAL USAHA. Tanpa Usaha Keras, Ide itu HAMPA «Inspirasi Oh Inspirasi Dialog Terbuka Tersimpan Tanda Tanya»

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. untuk penggemukan dan pembibitan sapi potong. Tahun 2003 Pusat Pembibitan dan

I. PENDAHULUAN. Jumlah penduduk selalu bertambah dari tahun ke tahun, hal tersebut terus

Renstra BKP5K Tahun

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Lingkungan Eksternal Penggemukan Sapi. diprediksi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN. A. Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Wilayah Magelang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

GUBERNUR SULAWESI TENGAH

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

ANALISIS POTENSI KERBAU KALANG DI KECAMATAN MUARA WIS, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR

RINGKASAN EKSEKUTIF DASLINA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 1977 TENTANG USAHA PETERNAKAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SABU RAIJUA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENERTIBAN TERNAK DALAM WILAYAH KABUPATEN SABU RAIJUA

KEPUTUSAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR : 201/KPTS-II/1998. Tentang

PENDAHULUAN. Keberhasilan usaha ternak sapi bergantung pada tiga unsur yaitu bibit, pakan, dan

BAB II TINJAUAN LOKASI PENELITIAN. Desa Alam Panjang adalah nama suatu wilayah di Kecamatan Rumbio Jaya

KEADAAN UMUM LOKASI. Tabel 7. Banyaknya Desa/Kelurahan, RW, RT, dan KK di Kabupaten Jepara Tahun Desa/ Kelurahan

I. PENDAHULUAN. 1 Sapi 0,334 0, Kerbau 0,014 0, Kambing 0,025 0, ,9 4 Babi 0,188 0, Ayam ras 3,050 3, ,7 7

STRATEGI USAHA PENGEMBANGAN PETERNAKAN YANG BERKESINAMBUNGAN

V. GAMBARAN UMUM PENELITIAN. 5.1 Karakteristik Wilayah dan Sosial Ekonomi Masyarakat Letak dan Kondisi Geografis Lokasi Penelitian

POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN TERNAK SAPI DI LAHAN PERKEBUNAN SUMATERA SELATAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Bangun Rejo merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di

K A T A P E N G A N T A R

KELOMPOK TERNAK MANDIRI

I. PENDAHULUAN. Biro Pusat Statistik (1997) dan Biro Analisis dan Pengembangan. Statistik (1999) menunjukkan bahwa Standar Nasional kebutuhan protein

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada

I. PENDAHULUAN. Sumber : BPS (2009)

GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI

OLEH DR. Drh. RAIHANAH, M.Si. KEPALA DINAS KESEHATAN HEWAN DAN PETERNAKAN ACEH DISAMPAIKAN PADA :

PROPOSAL PEMBERDAYAAN LAYANAN PENGEMBANGAN PUSAT TIK SMK DI SMK NEGERI 2 KOLAKA

V. PROFIL PETERNAK SAPI DESA SRIGADING. responden memberikan gambaran secara umum tentang keadaan dan latar

BAB I PENDAHULUAN. peran pertanian bukan hanya menghasilkan produk-produk domestik. Sebagian

I. PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara yang mayoritasnya bermatapencarian sebagai petani.

V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

SAHABAT BRILLIANT PROGRAM KEMANDIRIAN EKONOMI KREATIF SEKTOR PETERNAKAN DAN PERTANIAN TERPADU BIDANG USAHA

I. PENDAHULUAN. sapi yang meningkat ini tidak diimbangi oleh peningkatan produksi daging sapi

I. PENDAHULUAN. sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

Lampiran 1. Kuisioner Penelitian Desa : Kelompok : I. IDENTITAS RESPONDEN 1. Nama : Umur :...tahun 3. Alamat Tempat Tinggal :......

PROPOSAL BANTUAN PENGEMBANGAN LAYANAN PUSAT TIK SMK

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN KOORDINASI PENYULUHAN

I. PENDAHULUAN. Tabel 1. Luas tanam, produksi, dan produktivitas tanaman padi dan jagung per Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan, Tahun 2008.

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI MALUKU UTARA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

I. PENDAHULUAN. Tabel 1. Data Perkembangan Koperasi tahun Jumlah

Johanis A. Jermias; Vinni D. Tome dan Tri A. Y. Foenay. ABSTRAK

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

OLEH : BUDI SANTOSO, STP. MMA. KA UPT BBP BARONGAN KAB. BANTUL UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN BERAS TIDAK LEPAS DARI BENIH PADI

PROPOSAL USAHA BUDIDAYA IKAN LELE OLEH KELOMPOK: MINA TANI NUSANTARA

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA PENERIMAAN KUNJUNGAN KERJA KOMISI D DPRD KABUPATEN KEDIRI

REKOMENDASI IZIN USAHA PETERNAKAN

IV. KEADAAN UMUM KABUPATEN SLEMAN. Berdasarkan kondisi geografisnya wilayah Kabupaten Sleman terbentang

PADA MITRA KABUPATEN BOGOR. Oleh: F I T R I A L

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)

PROPOSAL PEMBANGUNAN GUDANG SRG BESERTA FASILITAS PENDUKUNGNYA DALAM RANGKA PERCEPATAN IMPLEMENTASI SISTEM RESI GUDANG DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BERAU

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEMBERDAYAAN PETERNAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PROPOSAL TURNAMEN TERENTANG MUDA KARANG TARUNA REGENERATION CUP

PROPOSAL PEMBAGUNAN BEKALI HIDUPMU DENGAN KETERAMPILAN

POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI DI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEMBERDAYAAN PETERNAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

BAB VI KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN RUMAHTANGGA PETANI PESERTA PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERTANIAN (P3TIP)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 1977 TENTANG USAHA PETERNAKAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

I. PENDAHULUAN. yang keduanya tidak bisa dilepaskan, bahkan yang saling melengkapi.

I. PENDAHULUAN. keanekaragaman hayati yang sangat besar (mega biodiversity) berupa sumber

Transkripsi:

PROPOSAL KELOMPOK TERNAK Mifssa Jaya Tahun 2012 MJ Sukatani,Pacet,Cianjur Kelompok Ternak Maju dan bekerja cerdas menuai kesuksesan Menuju masa depan yang cerah Alamat : Jl.Panagan Kp. Barukupa Rt 04/03Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur 43253 Jawa Barat

MJ Sukatani,Pacet,Cianjur Kelompok Ternak KELOMPOK TERNAK MIFSSA JAYA Alamat : Jl.Panagan Kp. Barukupa Rt 04/03Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur 43253 Jawa Barat Nomor Perihal Lampiran : 03/ KTMJ/II/2012 : Permohonan Bantuan Dana : 1 (satu Berkas) Kepada Yth Bapak Gubernur Jawa Barat Di Bandung Assamu alaikum Wr.Wb Salam silaturahmi kami sampaikan semoga bapak senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT dan sukses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami para kader pemuda mempunyai keinginan untuk change agent dimasyarakat memberi tauladan dengan berkarya positip bergerak dalam bidang ternak Domba untuk bisa menjadi warga yang mandiri. Kami kelompok ternak mifssa jaya mengharapkan dengan kewenangan dan rasa empati bapak Gubernur untuk bisa memberi bantuan moril maupun materil dalam upaya mengembangkan ternak tersebut, sebagai bahan pertimbangan bapak selanjutnya kami lampirkan data-data yang diperlukan.

Demikian surat permohonan ini kami sampaikan, atas segala perhatiannya kami ucapkan terima kasih, semoga bapak dapat mengobulkannya. Amin. Sukatani, 27 April 2012 Kelompok Ternak Mifssa Jaya Ketua Sekretaris Ayi Suryana S.Pd.i Iwan Setiawan S.E Mengetahui Camat Pacet Kepala Desa Sukatani Paramedik Veteriner Kec. Pacet Drs, H. Nunung Rahmat SH, MSI NIP: 19600915198603101 Asmil Rudi S.Si Suryanah, A.Md NIP : 197602062006042

I. LATARBELAKANG Pemerintah terendah yang berada dalam sistim undang undang Republuk Indonesia adalah desa. Dalam sistem undang undang nomor 22 tahun 1989 tentang pemerintah desa khususnya diatur bahwa sebutan desa dapat diganti dengan istilah lain yang dikenal dalam sebuah tatanan kemasyarakatan di daerah bersangkutan misalnya Nagari, Kampung dan sebagainya untuk wilayah Cianjur istilah desa diganti dengan nama Desa. Sebagai sebuah lembaga yang langsung bersentuhan dan berhadapan dengan masyarakat, maka Desa menjadi ujung tombak pembangunan, oleh karena itu dibutuhkan suatu integrialitas, sinergisitas dan kontinuitas pembangunan desa yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang bersangkutan. Sektor-sektor yang pada umumnya masih dirasakan sangat kurang oleh masyarakat Sukatani antara lain sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi produtif dan sektor sarana prasarana perhubungan khususnya sarana jalan dan jembatan, demikian pula halnya dengan kondisi yang dihadapi oleh desa sukatani kecamatan pacet kabupaten Cianjur. Jika dilihat dari geografisnya,desa Sukatani kec. Pacet kab. Cianjur dikelilingi oleh daerah perkebunan, yang mana dalam jenisnya ladang yang ada adalah sawah tadah hujan pekon dengan jumlah penduduk ±.3325 jiwa pada tahun 2007 dan mempunyai luas wilayah ± 248.56 hektar ini sebagian wilayahnya adalah pertanian. Desa Sukatani secara geografis memiliki beberapa potensi belum tergarap seperti pemeliharaan domba belum lagi jenis ternak yang lain seperti sapi dan kerbau. Beberapa potensi khususnya antara lain adalah keberadaan lahan perkebunan yang cukup luas, lahan perladangan dan tanah tegalan yang masih menghampar luas serta bahan baku makanan ternak yang cukup banyak (seperti areal untuk menggembalakan ternak dan melimpahnya makanan untuk ternak).

Sehubungan dengan keunggulan dan potansi tersebut, kelompok ternak mifssa Jaya berkeinginan untuk meningkatkan taraf hidup dengan mencari bidang atau sumber penghasilan alternatif sehingga taraf hidup dan pendapatan anggota dapat meningkat kegiatan tesebut adalah pemeliharaan domba. Perawatan domba tidak memerlukan perawatan yang neko- neko, usaha ini sudah banyak digeluti oleh petani bahkan sudah ada puluhan tahun namun belum ada yang menjadikan usaha ini sebagai penghasilan pokok, jadi petani dalam pengelolaannya masih menggunakan sistem tradisionil, inipun bagi mereka sudah sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Supaya dapat memberikan hasil yang maksimal dan bisa menjadi investasi di masa depan maka tata cara tradisional yang selama ini mereka terapkan harus diubah ke arah yang lebih professional lagi, upaya pengembangan tersebut harus dilakukan melalui pendekatan kemitraan dengan lembaga kemasyarakatan yang memiliki kemampuan di bidang pemeliharaan domba dan lembaga penyedian dana yang dapat memberikan bantuan dana. II.Visi dan MISI - Visi Menciptakan peternak yang professional dan unggul - Misi Menghasilkan Output warga belajar /Anggota yang mandiri Tumbuhnya jiwa kewirausahaan untuk mencapai kemandirian III.Maksud Dan Tujuan. - Maksud Dalam Rangka untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat kelompok ternak Mifssa jaya kab. Cianjur Propinsi Jawa Barat bermaksud mengajukan permohonan bantuan Ternak domba kepada Bapak sebagai usaha peningkatan ekonomi kerakyatan dan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat.

- Tujuan 1. Sebagai Usaha tambahan yang dikelola sungguh-sungguh diharapkan mampu menambah pendapatan petani. 2. Mendidik patani untuk wirausaha ternak domba 3. Sebagai wahana petani dalam bersilaturahmi yang dapat mempererat persaudaraan antar anggota masyarakat. 4. Mengurangi angka pengangguran dan Urbanisasi. 5. Menambah pengetahuan, Kemandirian dan meningkatkan pendapatan petani. IV.Sasaran Yang Ingin Di Capai 1. Pemanfaatan lahan yang belum produktif menjadi produktif 2. Peningkatan pendapatan Petani tradisional 3. Pengenaan sistem peternakan terpadu dalam hal domba 4. Membuka lapangan pekerjaan 5. Tersedianya sumber protein Hewani 6. Tersedianya pupuk kandang yang melimpah Berdasarkan sasaran di atas maka usaha pemeliharaan domba harus dikelola secara Profesional. Pengenalan peternakan terpadu dalam hal kambing Dalam hal ini petani tinggal memperluas pengetahuan dari pakar kambing yang nantinya didatangkan untuk memberikan penyuluhan dan terjun langsung ke lapangan (Learning By doing). Membuka lapangan pekerjaan Dengan terlaksananya program ini diharapkan ikut membantu program pemerintah dengan penyediaan lapangan pekerjaaan, dan mengurangi pengangguran. Tersedianya sumber protein Hewani Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan gizi petani dengan tersedianya sumber protein Hewani yang ada sehingga kebutuhan akan protein hewani bisa tercukupi, yang nantinya akan menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dari tingkat petani yang

akan berimbas dengan kualitas sumber daya manusia. Perkandangan Untuk ternak domba oleh para petani dibuatkan kandang khusus yaitu kandang yang dibuat dengan panggung, karena domba bisa dikatakan hampir tidak pernah keluar kandang, jika tidak dibuatkan kandang yang panggung maka kandang akan menjadi lembab, becek, kotor dan menimbulkan penyakit. Dengan jarak antara tanah dengan lantai kandang setinggi 75 Cm -100 cm dan bentuk atap kandang yang miring ini diharapkan agar sistem sirkulasi udara dapat berlangsung secara kontinyu dan cepat. Untuk ukuran kandang yang ideal tiap 1 (Satu) meter persegi diisi 1 (Satu) ekor domba. Usahakan agar kandang domba dapat terkena sinar matahari langsung sehingga bibit penyakit yang akan berkembang bisa di minimalisir sekecil mungkin. Dukungan Masyarakat Sekitar Dengan adanya peternakan domba masyarakat merasa senang karena membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan memanfaatkan sumber makanan ternak yang melimpah. Usaha usaha kelompok 1. Yang Sudah Dijalankan Pertanian (Cocok Tanam sayuran) 2. Yang akan dijalankan ternak domba

VI. PENUTUP Demikian Proposal permohonan ini dibuat dan diajukan semoga dapat berkenan mengabulkan permohonan kami, sehingga benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani desa kami. Sukatani, 27 April 2012 Kelompok Ternak Mifssa Jaya Ketua Sekretaris Ayi Suryana S.Pd.i Iwan Setiawan S.E Mengetahui Camat Pacet Kepala Desa Sukatani Paramedik Veteriner Kec. Pacet Drs, H. Nunung Rahmat SH, MSI NIP: 19600915198603101 Asmil Rudi S.Si Suryanah, A.Md NIP : 197602062006042

PROFIL PETERNAKAN MIFSSA JAYA DESA SUKATANI KEC. PACET KAB. CIANJUR TAHUN 2012 I. Nama Kelompok : Mifssa Jaya Alamat : Pacet a. Jalan : Panagan Indah b. Desa / Kelurahan : Sukatani c. Kecamatan : Pacet d. Kabupaten : Cianjur e. Kode Pos : 43235 f. Telepon/Hp : 081912581072 g. Email : Surya_Mifssa@yahoo.co.id/ h. No. Rekening : BRI KCP CIPANAS No. Rek 3453-01-026723-53-5 Mifssa Jaya IV. Status Tanah : Per-orangan VIII. Fasilitas : a. Luas seluruh tanah : 200 m2 b. Luas tanah yang dibangun : 150 m2 Sukatani, 27 April 2012 Ketua Ayi Suryana S.Pd.i

1. IDENTITAS Nama Kelompok Alamat DATA BASE KELOMPOK TERNAK MIFSSA JAYA : Ternak Mifssa Jaya : Jln. Panagan Indah Kp. Barukupa Atas Ds. Sukatani, Pacet, Cianjur 43253 Pembina : Ayi Nurdin S.Hi Penasehat : Ende Supriadi S.Pd.i Pengarah : Dedi Jumana Penanggung Jawab : Ridwan Hidayatullah Ketua : Ayi Suryana S.pd.i Sekretaris : Iwan Setiawan S.E Bendahara : Dedi Mulyana Anggota : 1. Ayom Mukarom 2. Ceceng Muhaemin 3. Dadan Damaludin 4. Amit Enggal 6. Badrudin 7. Mamay 8. Ai Rahmawati 9. Nanang 10. Egi Saputra

DATA KEPEMILIKAN TERNAK DOMBA KELOMPOK MIFSSA JAYA No Nama Pemilik Betina Jantan Jumlah 1 Ayi Suryana 1 5 6 2 Ceceng Muhaemin 2 2 4 3 Dadan Damaludin 2 1 3 4 Amit Enggal 2 0 2 5 Badrudin 3 1 4 6 Mamay 4 0 4 7 Ai Rahmawati 3 2 5 8 Nanang 3 0 3 9 Egi Saputra 5 3 8 10 Ayom Mukarom 2 1 3 Jumlah 27 15 42

DATA KEBUTUHAN TERNAK MIFSSA JAYA Tahun 2012 No Jenis ternak Volume Harga satuan Jumlah 1 Kambing Indukan 15 Rp. 1.000.000 Rp. 15.000.000,- 2 Kambing jantan 8 Rp. 1.500.000 Rp. 12.000.000,- 3 Kambing bakalan jantan 9 Rp. 8.00.000 Rp. 7.200.000,- 4 Kambing bakalan betina 10 Rp. 7.00.000 Rp. 7.000.000,- 5 Kambng bunting 6 Rp. 1.500.000 Rp. 9.000.000,- 6 Kambing Muda betina 10 Rp. 500.000 Rp. 5.000.000,- Jumlah Total Rp. 54.700.000,- Data kebutuhan pra- Produksi dan produksi ternak Mifssa Jaya No Jenis ternak Volume Harga satuan Jumlah 1 Renovasi kandang - - Rp. 5.000.000,- 2 Vitamin 250 Rp. 3.000 Rp. 750.000,- 3 Administrasi - - Rp. 1.200.000,- 4 Transfortasi - - Rp. 500.000,- 5 Pakan tambahan 600 Kg Rp. 4.000 Rp. 2.400.000,- 6 Fasilitas kesekretariatan komputer 2 Rp. 2.500.000 Rp. 5.000.000,- 7 ATK Rp. 500.000 Rp. 500.000,- Jumlah Total Rp. 15.350.000,- Rekavitulasi Jumlah kebutuahan ternak Rp. 54.700.000,- Jumlah Kebutuhan Produksi Rp. 15.350.000,- Jumlah Total Rp. 70.050.000,- Terbilang : Tujuh Puluh Juta lima Puluh Ribu Rupiah