Gambar 1 Tampilan alat

dokumen-dokumen yang mirip
RANCANG BANGUN SENSOR PARKIR MOBIL PADA GARASI BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA 2560

BAB III ANALISA RANGKAIAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA RANGKAIAN KONTROL PANEL

Sistem Pengaman Rumah Dengan Sensor Pir. Berbasis Mikrokontroler ATmega : Ayudilah Triwahida Npm : : H. Imam Purwanto, S.Kom., MM.

BAB III PERANCANGAN ALAT. Dalam perancangan dan realisasi alat pengontrol lampu ini diharapkan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB II DASAR TEORI. Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat opensource,

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA TEKNOLOGI SMART LAMP SEBAGAI INOVASI LAMPU RUANGAN MULTI-FUNGSI DENGAN TEKNOLOGI REMOTE CONTROL

MOTOR DRIVER. Gambar 1 Bagian-bagian Robot

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR 1 Transistor Sebagai Saklar 2 (Lampu taman otomatis)

ABSTRAK. i Universitas Kristen Maranatha

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT

Bidang Information Technology and Communication 336 PERANCANGAN DAN REALISASI AUTOMATIC TIME SWITCH BERBASIS REAL TIME CLOCK DS1307 UNTUK SAKLAR LAMPU

BAB IV PERANCANGAN. Gambar 4. 1 Blok Diagram Alarm Rumah.

ROBOT LINE FOLLOWER ANALOG

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

BLOK DIAGRAM DAN GAMBAR RANGKAIAN

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK. elektronika dan sensor sebagai alat pendukung untuk membuat sebuah remote control

SISTEM ROBOT PENGIKUT GARIS DAN PEMADAM API BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51. Budi Rahmani, Djoko Dwijo Riyadi ABSTRAK

REMOTE CONTROL INFRARED DENGAN KODE KEAMANAN YANG BEROTASI. Disusun Oleh : Nama : Yoshua Wibawa Chahyadi Nrp : ABSTRAK

MEMBUAT ALAT BANTU MALAS?

DISPENSER OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR DAN GAYA PEGAS PADA GELAS BERBASIS ATMEGA8535. Dhony Kurniadi

Jurnal Coding Sistem Komputer Untan Volume 05, No.2 (2017), hal ISSN : X

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK. perlu lagi menekan saklar untuk menyalakan lampu, sensor cahaya akan bernilai 1

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

2 - anakuntukmengetahuidanmelihats ecaralangsungbinatangbinatangbukanhanyabinatang masihbanyakterdapat di alam liar tetapijugabinatang hampirpunah. Te

Perancangan Sistem Switching 16 Lampu Secara Nirkabel Menggunakan Remote Control

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

Dioda-dioda jenis lain

BAB III PERANCANGAN SISTEM. perancangan mekanik alat dan modul elektronik sedangkan perancangan perangkat

Sistem Pengaman Parkir dengan Visualisasi Jarak Menggunakan Sensor PING dan LCD

BAB III PERANCANGAN ALAT

Aplikasi Optocoupler dalam Sistem Pengaturan Kecepatan Sepeda Listrik

BAB III PERANCANGAN ALAT

Rancang Bangun Sistem Keamanan pada Akses Pintu Masuk Ruang Brankas secara Digital. Frequency Identification) Disusun oleh :

BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA RANGKAIAN

MOUSETRAP BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SENSOR PIR

melibatkan mesin atau perangkat elektronik, sehingga pekerjaan manusia dapat dikerjakan dengan mudah tanpa harus membuang tenaga dan mempersingkat wak

TUGAS KELOMPOK 03 INTERAKSI MANUSA DAN KOMPUTER OBSERVASI SISTEM REMOTE CONTROL TV

Dalam pengukuran dan perhitungannya logika 1 bernilai 4,59 volt. dan logika 0 bernilai 0 volt. Masing-masing logika telah berada pada output

DELTA LOW COST LINE FOLLOWER

PEMODELAN SISTEM AUDIO SECARA WIRELESS TRANSMITTER MENGGUNAKAN LASER POINTER

61 semua siklus akan bekerja secara berurutan. Bila diantara ke -6 saklar diatur secara manual maka hanya saklar yang terhubung ground saja yang akan

JOBSHEET SENSOR CAHAYA (PHOTOTRANSISTOR, PHOTODIODA, LDR)

PEMANFAATAN KAMERA WIRELESS SEBAGAI PEMANTAU KEADAAN PADA ANTICRASH ULTRASONIC ROBOT

KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA

Gambar 4.1. Penampang Alat.

BAB I PENDAHULUAN. luasnya suatu wilayah (misalnya gedung atau pabrik) yang peralatan-peralatan

BAB III RANCANGAN ALAT DAN PROGRAM

DETEKTOR JARAK DENGAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB III LANDASAN TEORI. elektronika yaitu LDR. LDR sendiri adalah jenis resistor yang nilainya berubah seiring

TRANCEIVER INFRA MERAH TERMODULASI UNTUK PENGENDALIAN ALAT-ALAT LISTRIK

Mekatronika Modul 1 Transistor sebagai saklar (Saklar Elektronik)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

PENGATUR INTENSITAS LAMPU PHILIPS MASTER LED SECARA NIRKABEL

USER MANUAL ALARM ANTI MALING MATA PELAJARAN : ELEKTRONIKA PENGENDALI DAN OTOMASI

PERANCANGAN SISTEM PEMANTAU RUANGAN UNTUK KEAMANAN BARANG BERHARGA SECARA WIRELESS

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN RANGKAIAN

PENGENDALIAN ALAT-ALAT LISTRIK DENGAN SINYAL AUDIO MEMANFAATKAN JALA-JALA LISTRIK

PENGUKUR KECEPATAN GERAK BENDA MENGGUNAKAN SENSOR PHOTOTRANSISTOR BERBASIS MIKROKONTROLER Atmega 8535

DASAR PENGUKURAN LISTRIK

BAB III PERANCANGAN SISTEM

KENDALI KERAN OTOMATIS PADA TOILET PRIA DENGAN SENSOR PIR ( PASSIVE INFRARED )

yaitu, rangkaian pemancar ultrasonik, rangkaian detektor, dan rangkaian kendali

BAB III PERANCANGAN ALAT

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2013 sampai dengan Maret 2014,

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 PERANCANGAN PEMBUATAN ALAT SENSOR SINYAL BUNYI POLISI TIDUR

BAB III ANALISA DAN CARA KERJA RANGKAIAN

AUDIO/VIDEO SELECTOR 5 CHANNEL DENGAN MIKROKONTROLER AT89C2051

MANAJEMEN ENERGI PADA SISTEM PENDINGINAN RUANG KULIAH MELALUI METODE PENCACAHAN KEHADIRAN & SUHU RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51

BAB III LANDASAN TEORI

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB III PERANCANGAN ALAT

Oleh : Pembimbing : Rachmad Setiawan, ST.,MT. NIP

Prototipe Alat Pengontrol Lampu Rumah Berbasis Android Dan Arduino UNO

Gambar Lampu kepala

BAB II LANDASAN TEORI

Dalam kondisi normal receiver yang sudah aktif akan mendeteksi sinyal dari transmitter. Karena ada transmisi sinyal dari transmitter maka output dari

I. Tujuan Praktikum. Mampu menganalisa rangkaian sederhana transistor bipolar.

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM. pengukuran terhadap parameter-parameter dari setiap komponen per blok maupun

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Juni 2014 sampai dengan Desember 2014.

Jenis-jenis Komponen Elektronika, Fungsi dan Simbolnya

BAB III SISTEM KERJA RANGKAIAN

ini merupakan nilai asli yang didapat oleh mikrokontroler tanpa perkalian

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

KUNCI OTOMATIS KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA BERBASIS MIKROKONTROLER MENGGUNAKAN RFID

RANCANG BANGUN SISTIM PARKIR MOBIL BERBASIS MIKROKONTROLER

RANCANG BANGUN ROBOT PENGANTAR SURAT MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S51

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR 1 Sensor Cahaya dan Transistor NPN Serta Aplikasinya dalam Teknologi Otomatisasi

SISTEM RADAR JARAK PARKIR KENDARAAN BERMOTOR BERBASIS GELOMBANG ULTRASONIK

Sistem Keamanan Rumah Multi-Sensor Terintegrasi Berbasis PC

3.2. Tempat Penelitian Penelitian dan pengujian alat dilakukan di lokasi permainan game PT. EMI (Elektronik Megaindo) Plaza Medan Fair.

Transkripsi:

SENSOR PARIKIR INFRAMERAH Iswan Apriyanto (12111060) Program Studi Teknik Informatika STMIK El Rahma Yogyakarta Jl. Sisingamangaraja No. 76 Karangkajen Yogyakarta Email : iswanapriyanto@yahoo.com.id ABSTRACT Parking sensor is either component on car s. A new Launching car s was occurring of parking sensor. Different by the old car s, they average s not available of parking sensor. Infrared parking sensor designed system adoption of television remote wich using infrared. Infrared light bounded objek will rebound and processed to be sound as sign on this infrared parking sensor. Survey show that this device s afford to obliged driver s to drive their car s, regres or will parking posisition so we not hitten objek on back car s. Keyword : Infrared parking sensor PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi pada saat ini telah mengalami kemajuan pesat, berbagai kebutuhan guna mempermudah mobilitas manusia secara besar-besaran di ciptakan, salah satunya mobil. Dengan banyak nya mobil maka semakin susah untuk mendapatkan lahan parkir. Lahan parkir yang sempit sehingga menyulitkan dalam memparkir mobil. Pada mobil yang tidak ada sensor parkir nya terkadang bemper belakang menabrak objek atau benda di belakan mobil. Berawal dari itu maka di buatlah sensor parkir berbasis inframerah. Inframerah di pilih karena mengadopsi system remote televisi yang apabila remote kita arahkan berlawanan dengan posisi televisi dan terhalang sebuah objek atau benda maka remote tetap berfungsi, akan tetapi apabila remote tidak terhalang suatu objek atau benda remote tidak akan berfungsi. Dengan mengadopsi system remote televisi itulah sensor parkir inframerah di buat. Sensor parkir atau disebut juga sensor mundur adalah perangkat elektronik yang dipasang pada bagian belakang kendaraan yang mendeteksi bagian belakang kendaraan sehingga dapat memberikan sinyal atau isyarat kepada pengemudi sebelum menabrak bagian yang tidak terlihat oleh pengemudi ataupun dari cabin kendaraan. Sensor ini merupakan perlengkapan standar mobil mewah. Sensor ditempatkan pada bagian belakang kendaraan, biasanya di bumper belakang. 1.2 Rumusan Masalah Banyaknya mobil yang beredar di pasaran semakin menambah sempit lahan parkir yang ada. Semakin sempitnya lahan parkir membuat semakin sulit dalam memparkir mobil, terkadang mengakibatkan bemper belakang mobil menabrak objek atau benda pada belakang mobil. Berawal dari masalah tersebut, maka di buatlah sensor parkir inframerah sederhana yang mengadopsi cara kerja remote televisi namun tetap berkualitas dan terjangkau untuk semua kalangan. 1.3 Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Sensor parkir inframerah ini di buat menggunakan konsep dasar sistem digital. b. Sensor parkir inframerah ini akan mendeteksi objek atau benda pada belakang mobil sehingga akan memberikan isyarat berupa bunyi kepada pengemudi.

1.4 Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin di capai peneliti adalah membuat sensor parkir inframerah yang relatif murah namun berkualitas dan memberikan manfaat kepada pengguna mobil yang belum ada sensor parkirnya. 1.5 Manfaat Penelitian Mengacu pada keterangan diatas manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut. a. Membuat sensor parkir yang sederhana dengan harga terjangkau. b. Praktis digunakan dan diterapkan di segala jenis kendaraan. c. Bisa difungsikan sebagai sensor depan atau sensor mundur. METODE PENNELITIAN Beberapa penelitian lain yang berkaitan, diantaranya adalah : Deniarifianto (2000), Remote control menggunakan LED ( Light Emitting Dioda ) inframerah yang berfungsi sebagai pengirim ( transmitter ) pola sinar inframerah. LED inframerah adalah sejenis lampu kecil yang memiliki dioda yang akan memancarkan cahaya inframerah apabila diberi arus. Sinyal inframerah yang dikirimkan tidak akan dapat dilihat oleh mata kita, karena sinar inframerah tidak termasuk gelombang elektromagnetik pada spectrum cahaya tampak. Namun sinar tersebut dapat terbaca oleh receiver yang ada pada peralatan elektronik yang menerima sinyal tersebut. Receiver yang digunakan adalah sebuah photodioda infra merah. Jika pola sinyal inframerah yang diterima bersesuaian dengan salah satu instruksi, seperti instruksi menaikkan volume suara pada pesawat televisi, maka volume suara pesawat televisi tersebut akan dinaikkan. Jika pola sinar inframerah yang dibaca tidak dapat dikenali maka pesawat televisi akan mengabaikannya. Hal ini mungkin saja terjadi jika sebuah pesawat remote control untuk peralatan lain yang berada tidak jauh dari pesawat televise tersebut sedang digunakan. Bentuk kode sinyal tersebut untuk masing-masing tombol tergantung kepada perusahaan produsen peralatan elektronika. Rifqy (2009), Sensor passive inframerah merupakan alat elektronik yang mengukur radiasi sinar inframerah dari suatu objek dalam cakupan tertentu. Berbeda dengan sensor biasa yang menggunakan modul transmitter untuk memancarkan gelombang tersebut, sensor passive inframerah hanya terdiri dari 1 modul penerima saja. Sesuai dengan sifatnya yang pasif, sensor ini hanya merespon energi dari pancaran sinar inframerah pasif yang dimilki setiap benda yang terdeteksi. Fajarmarhiyanto (2010), mengemukakan, system inframerah digunakan untuk barcode, Sistem keamanan barcode sangat kuat tidak bisa dimanipulasi dan sangat rahasia. Barcode sangat mudah dan murah digunakan. Serta memiliki kelebihan tertentu yaitu dapat membaca informasi / data dengan kecepatan dan memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Hasil Penelitian Hasil penelitian merupakan tahapan implementasi dimana sebuah alat telah siap untuk diterapkan pada keadaan yang sebenarnya. Hasil alat yang sesuai dengan rancangannya, maka akan menghasilkan alat yang sesuai dengan kebutuhan pemakai. a. Tampilan Alat Bentuk rancangan sensor parkir inframerah dapat di lihat pada gambar 5.1. Pada rancangan alat ini terdapat 3 blok utama yaitu bagian transmitter, receiver, dan output.

Gambar 1 Tampilan alat 3.2 Pembahasan Alat Sensor parkir inframerah ini mempunyai 3 blok utama yaitu transmitter, receiver, dan output. Pada bab ini akan di bahas mengenai fungsi dari masing masing blok. a. Blok Diagram Alat Transmitter Receiver Output Gambar 2 Blok diagram alat Cara kerja alat, bagian transmitter ( LED inframerah ) bekerja, LED inframerah akan memancarkan cahaya yang kasat mata. Cahaya tersebut apabila terkena objek akan memantul, dan pantulan cahaya tersebut akan di terima bagian receiver ( photodioda). Kemudian bagian receiver ini akan mengirim sinyal ke bagian output, dan di olah oleh bagian output menjadi bunyi yang di keluarkan oleh buzzer serta menyalakan LED indikator. 1) Transmitter Bagian blok ini terdiri dan 4 buah LED inframerah dan 4 buah resistor. LED inframerah berfungsi untuk memancarkan cahaya inframerah yang nantinya akan di terima oleh receiver. Resistor berfungsi untuk membatasi arus yang mengalir pada LED inframerah. Gambar 3 Bagian transmitter Pada saat transmitter ( LED inframerah ) bekerja akan mengeluarkan cahaya, tetapi mata kita tidak dapat melihat cahaya tersebut. Untuk melihat cahaya infra merah kita dapat memanfaatkan kamera handphone. Cahaya inframerah dapat di lihat pada gambar 5.4

Gambar 4 Cahaya inframerah 2) Receiver Bagian blok ini terdiri dari 1 buah photodioda yang berfungsi sebagai receiver ( sensor ) dan 1 buah resistor yang berfungsi untuk membatasi arus yang mengalir pada photodioda. Cahya inframerah yang di terima receiver nantinya akan di olah sebagai trigger tegangan untuk mengaktifkan bagian output ( transistor ). Gambar 5 Bagian receiver Prinsip kerja rangkaian receiver : Pada saat LED inframerah memancarkan cahaya dan terhalang objek sehingga cahaya tersebut di terima photodioda, maka resistansi photodioda akan mengecil dan arus akan mengalir ke basis transistor pada bagian output

Gambar 6 Prinsip kerja rangkaian receiver 3) Output Bagian blok ini terdiri dari 2 buah resistor, 1 buah transistor, 1 buah LED, dan 1 buah buzzer. R1 berfungsi untuk membatasi arus yang mengalir pada diodal LED, R2 berfungsi untuk mebatasi arus yang mengalir pada basis transistor. Transistor berfungsi sebagai saklar untuk mengaktifkan dioda LED dan buzzer. Dioda LED dan buzzer berfungsi sebagai indikator output. Gambar 7 Bagian output Prinsip kerja rangkaian : Pada saat basis transistor mendapat trigger tegangan maka transistor akan bekerja, LED & buzzer akan menyala & bunyi. Transistor yang di pakai dalam rangkaian ini adalah transistor NPN. Sesuai dengan prinsip kerja transistor NPN pada saat basis mendapat tegangan maka transistor akan bekerja. Prinsip kerja transistor sebagai switch atau saklar dan transistor yang digunakan misalkan HFE transistor sebesar 100. Ketika Ib ( arus basis ) = 0 dan Vbe ( tegangan basis-emitor ) = 0 maka transistor dalam kondisi cut-off atau kolektor dan emitor dari transistor tidak tersambung dapat dianalogikan sebagai saklar terbuka. Kondisi cut-off terjadi selama Ib = 0 dan Vbe = 0, tetapi walaupun arus yang masuk pada basis transistor lebih besar dari 0 ( 1 ma ) transistor tetap dalam keadaan cut-off selama Vbe ( tegangan basis-emitor ) kurang dari 0.7 Volt. Transistor akan bekerja dengan memberikan arus basis lebih besar dari 1mA dan tegangan Vbe juga harus lebih besar dari 0.7 Volt.

Gambar 8 Prinsip kerja transistor NPN