Prosiding Manajemen ISSN:

dokumen-dokumen yang mirip
Prosiding Manajemen ISSN:

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

Analisis Peramalan Penjualan Produk Dodol Coklat Menggunakan Metode Adjusted Exponential Smoothing (Studi Kasus pada Pabrik Dodol Asli 99 Garit)

FORECASTING UNIT PENJUALAN MOTOR HONDA PADA PT. HONDA DUNIA MOTORINDO DI DAERAH CIPUTAT PERIODE JUNI 2013

BAB III METODE PENELITIAN. untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah. adalah penelitian secara deskriptif dan komparatif.

Prosiding Manajemen ISSN:

PERAMALAN PERSEDIAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE DAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING

PENERAPAN METODE MOVING AVERAGE DAN EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK PERAMALAN PENJUALAN TOPPING EXTRA CHEESE : DWI SEPTIANI NPM :

EMA302 Manajemen Operasional

ABSTRAK Universitas Kristen Maranatha

PREDIKSI JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINIER

ABSTRACT. Universitas Kristen Maranatha

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PRODUK KECAP PADA PERUSAHAAN KECAP MANALAGI DENPASAR BALI.

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN TERHADAP PRODUK OBAT, VITAMIN, DAN VAKSIN PADA PT. ROMINDO PRIMAVETCOM

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN KANTOR PERCETAKAN DAN PERDAGANGAN UMUM CV AGUNG BEKASI TIMUR

PERAMALAN PENJUALAN TIKET PESAWAT PADA CV. VIDO JAYA TOUR DAN TRAVEL

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha

METODE KUANTITATIF, MENGGUNAKAN BERBAGAI MODEL MATEMATIS YANG MENGGUNAKAN DATA HISTORIES DAN ATAU VARIABLE-VARIABEL KAUSAL UNTUK MERAMALKAN

PERAMALAN PENJUALAN OBAT MENGGUNAKAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING PADA TOKO OBAT BINTANG GEURUGOK

Abstract. Keywords : fluctuating demand, aggregate planning, strategy. Universitas Kristen Maranatha

Penerapan Metode Smoothing Untuk Peramalan Penghasilan Retribusi Toko

Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya Program Studi Teknik Otomasi, Jurusan Teknik Kelistrikan Kapal, Politeknik Perkapalan Negeri

Jurnal Aksara Komputer Terapan Politeknik Caltex Riau Vol. 4, No. 2, Tahun

PREDIKSI JUMLAH PENERIMAAN SISWA SMK SWASTA TAHUN AJARAN 2011/2012

PENGGUNAAN METODE SMOOTHING EKSPONENSIAL DALAM MERAMAL PERGERAKAN INFLASI KOTA PALU

BAB 2 LANDASAN TEORI

Aplikasi Sistem Informasi Forecasting pada PD. Maha Jaya. Teknik Informatika 1 Teknik Industri 2 Universitas Kristen Petra Surabaya

PERAMALAN (FORECASTING)

BAB 3 METODE PENELITIAN. Dalam skripsi yang penulis lakukan ini menggunakan analisa forecasting dari

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA PT. CENTRAL KARYA SENTOSA

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Seiring dengan meningkatknya pangsa pasar, permintaan konsumen juga menjadi

BAB 2 LANDASAN TEORI

PERAMALAN PASOKAN BAHAN BAKU DAN PENJUALAN SIR 20 DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VII UNIT PADANG PELAWI KEC. SUKARAJA KAB. SELUMA

PERAMALAN PRODUKSI PRODUK BATEEQ MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE DAN EXPONENTIAL SMOOTHING PADA PT. EFRATA RETAILINDO SUKOHARJO

PERAMALAN (FORECASTING) #2

UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS EKONOMI. Bekasi 2013

PERAMALAN PRODUKSI PRODUK BATEEQ MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE DAN EXPONENTIAL SMOOTHING PADA PT. EFRATA RETAILINDO SUKOHARJO

BAB III PERAMALAN 3.1 Landasan Teori Peramalan

Pembahasan Materi #7

ANALISIS PERAMALAN VOLUME PENJUALAN UD. AMER DENGAN METODE SMOOTHING NAMA : MUHAMMAD IQBAL NPM : KELAS : 3EA01 JURUSAN : MANAJEMEN

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN DAN KAITANNYA DALAM PERAMALAN LABA PADA PD. RAMATEX. Nama : Desty Trisnayannis NPM :

Prosiding Manajemen ISSN:

PERAMALAN (Forecast) (ii)

MEMPELAJARI PERAMALAN PERMINTAAN KONSUMEN PADA PRODUK TAS MC DONALD KIDS DI PT HUDA RACHMA GRUPINDO

BAB III PERAMALAN. Praktikum Sistem Produksi ATA 2014/2015

PERAMALAN PENENTUAN JUMLAH PERMINTAAN KONSUMEN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PRODUK BORDIR PADA KOTA TASIKMALAYA

Peramalan Deret Waktu Menggunakan S-Curve dan Quadratic Trend Model

SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Estimasi, Pemilihan Model dan Peramalan Hubungan Deret Waktu

PERAMALAN JUMLAH SISWA/I SEKOLAH MENENGAH ATAS SWASTA MENGGUNAKAN ENAM METODE FORECASTING

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PAKAIAN PADA TOKO KARTINI BUSANA. Nama : SUCI MUTIARA NPM : Kelas : 3 EA 14

PRESENTASI SIDANG PENULISAN ILMIAH

JURNAL MATEMATIKA MANTIK Edisi: Oktober Vol. 02 No. 01 ISSN: E-ISSN:

Peramalan Permintaan Produk Perak Menggunakan Metode Simple Moving Average Dan Exponential Smoothing

BAB 2 LANDASAN TEORI

APLIKASI PERAMALAN PENGADAAN BARANG DENGAN METODE TREND PROJECTION DAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (STUDI KASUS DI TOKO PIONIR JAYA)

BAB IV METODE PENELITIAN

ABSTRACT. Keywords: productions, plans, strategy. viii. Universitas Kristen Maranatha

Riza Umami *), Achmad Syaichu **)

USULAN PERAMALAN PRODUKSI PADA PRODUK BS-PRC DENGAN METODE TIME SERIES (Studi Kasus pada PT. PARDIC JAYA CHEMICAL) Oyi Aura Zakina*), Susatyo N.P.W.

PERENCANAAN PERSEDIAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FORECASTING DAN EOQ PADA PT. COSMO MAKMUR INDONESIA

JURNAL ANALISIS METODE SINGLE MOVING AVERAGE DAN EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM PERAMALAN PERMINTAAN SENAPAN ANGIN (STUDI KASUS : UD.

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

KEANDALAN PERAMALAN. Disajikan oleh: Bernardus Budi Hartono. Teknik Informatika [Gasal ] FTI - Universitas Stikubank Semarang

ANALISA PENGGUNAAN METODE PERAMALAN PADA PERUSAHAAN RETAIL SISTEM TRADISIONAL MARKET

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN KEMEJA PADA TOKO G & N DI BEKASI

BAB 3 PRAKIRAAAN dan PERAMALAN PRODUKSI. Dalam Manajemen Operasional, mengapa perlu ada peramalan produksi?

TEKNIK PERAMALAN KUANTITATIF (TEKNIK STATISTIK) Astrid Lestari Tungadi, S.Kom., M.TI.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

SISTEM PERAMALAN PERSEDIAAN UNIT MOBIL MITSUBISHI PADA PT. SARDANA INDAH BERLIAN MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING

Peramalan Memprediksi peristiwa masa depan Biasanya memerlukan kebiasaan selama jangka waktu tertentu metode kualitatif

BAB I PENDAHULUAN. Berikut ini adalah data permintaan produk CJM tipe PU STD periode Januari 2015 sampai Desember 2015.

ANALISIS DAN PERAMALAN PRODUKSI TANAMAN TEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE INDEKS MUSIM

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN SERAGAM PADA KONVEKSI JEDRICO

ANALISIS PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA KOPERASI NIAGA ABADI RIDHOTULLAH *)

Inti Sariani Jianta Djie. PT Anugerah Ajita Sukses Bersama Jln. Semanan Raya No.27, Daan Mogot Km.16, Kalideres, Jakarta Barat

PERAMALAN PRODUKSI SARUNG TENUN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMULUSAN DATA

Penentapan Perencanaan Produksi guna Menentukan Besaran Produksi yang Tepat pada PT Goodyear Indonesia Tbk

Evelina Padang, Gim Tarigan, Ujian Sinulingga

SISTEM PERAMALAN PENJUALAN PRODUK USAHA KECIL MENENGAH BERDASARKAN POLA DATA RIWAYAT PENJUALAN

BAB I PENDAHULUAN. sektor perindustrian semakin ketat.perusahaan-perusahaan beroperasi dan

Hasil Peramalan dengan Menggunakan Software Minitab

ABSTRACT. viii. Universitas Kristen Maranatha

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMBELIAN DAN PENJUALAN ( STUDI KASUS : UD. KUDA MAS LUMAJANG)

PENERAPAN LEAST SQUARE METHOD UNTUK PERAMALAN PENJUALAN DI HIJABSTORY BANDUNG

SALES FORECASTING UNTUK PENGENDALIAN PERSEDIAAN

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN DAN PERSEDIAAN BARANG PADA PT. WIJAYA TUNGGAL ABADI

ANALISA PERAMALAN PENJUALAN PULSA TELKOMSEL PADA JASA TELEKOMUNIKASI SERVER CV. AKBAR PULSA

PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN METODE MOVING AVERAGE DAN EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK PERAMALAN JUMLAH PENGUNJUNG HOTEL MERPATI

HASIL DAN ANALISIS DATA. Berikut ini adalah data penjualan besi Wiremesh selama 4 tahun berturutturut.

PENGEMBANGAN SISTEM PERAMALAN PENJUALAN GALON MENGGUNAKAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING

PENENTUAN METODE PERAMALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN TINGKAT KEBUTUHAN PERSEDIAAN PENGAMAN PADA PRODUK KARET REMAH SIR 20

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan produksi pada

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perekonomian dewasa ini semakin menuju pasar global, hal ini

APLIKASI SISTEM INFERENSI FUZZY METODE MAMDANI UNTUK PERENCANAAN JUMLAH PRODUKSI PAKAIAN DI CV CIPTA SARANA MANDIRI

Transkripsi:

Prosiding Manajemen ISSN: 2460-8419 Analisis Peramalan Penjualan Produk Bandana Multifungsi dengan Menggunakan Metode Exponential Smoothing pada Perusahaan PT.Cemerlang Kencana Bandana Analysis of product sales forecasting Bandana Multifungsi By Using Exponential Smoothing Method in Company PT. Cemerlang Kencana Bandana Erik Bahari Rizki Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Jl. Tamansari No.1 Bandung 40116 Email: rizkierikbahari@yahoo.com Abstract. In Indonesia there is no other manufacturer that produces multifunctional bandana other than PT. Cemerlang Kencana Bandana. This makes the multifunctional bandana made in the company much favored by consumers, because in Indonesia there is no competitor with the same product manufacture with good quality and affordable price. However, PT. Cemerlang Kencana Bandana has not implemented a sales forecasting system for the following months. Sales forecasting is very important to do, because to know the estimated sales of multifunctional bandana products in the coming months. The purpose of this study is to help companies know forecasting sales of multifunctional bandana products in the production of PT. Shining Kencana Bandana in the months to come. Forecasting is done using Adjusted Exponential Smoothing method and to determine the smallest error rate using Mean Absolute Deviation and Mean Absolute Percent Error. The purpose of using the error rate Mean Absolute Deviation and Mean Absolute Percent Error is to choose the smallest error rate that will be taken as a reference or multifunctional bandana forecast to be sold in the coming months. This type of research done by observation and interview, after obtaining data on the sales of the company, then analysis using method Adjusted Exponential Smoothing. After the author of the analysis and forecasting obtain the best results for the next month with Adjusted Exponential Smoothing method α = 9 and β = 1 with the results of forecasting at 8,047.21 pcs with an error rate of 2,633.20 Mean Absolute Deviation and Mean Absolute Percent of 16.59%. Keywords: Forecasting, Adjusted Exponential Smoothing. Abstrak. Di Indonesia belum ada produsen lain yang memproduksi bandana multifungsi selain PT. Cemerlang Kencana Bandana. Hal ini yang membuat produk bandana multifungsi buatan perusahaan tersebut banyak digemari oleh konsumen, karena di Indonesia tidak ada pesaing dengan pembuatan produk yang sama dengan kualitas bagus dan harga terjangkau. Akan tetapi PT. Cemerlang Kencana Bandana belum menerapkan system peramalan penjualan untuk bulan bulan selanjutnya. Peramalan penjualan sangat penting dilakukan, karena untuk mengetahui perkiraan penjualan produk bandana multifungsi di bulan yang akan datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu perusahaan mengetahui peramalan penjualan produk bandana multifungsi yang di produksi PT. Cemerlang Kencana Bandana di bulan yang akan datang. Peramalan yang dilakukan dengan menggunakan metode Adjusted Exponential Smoothing dan untuk mengetahui tingkat kesalahan terkecil menggunakan Mean Absolute Deviation dan Mean Absolute Percent Error. Tujuan menggunakan tingkat kesalahan Mean Absolute Deviation dan Mean Absolute Percent Error ini adalah untuk memilih tingkat kesalahan terkecil yang akan di ambil sebagai acuan atau perkiraan bandana multifungsi yang akan terjual pada bulan yang akan datang. Jenis penelitian yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara, setelah memperoleh data penjualan pada perusahaan tersebut, kemudian dilakukan analisis menggunakan metode Adjusted Exponential Smoothing. Setelah penulis analisis lalu memperoleh hasil peramalan terbaik untuk bulan selanjutnya dengan metode Adjusted Exponential Smoothing α = 9 dan β = 1 dengan hasil peramalan sebesar 8,047.21 pcs dengan tingkat kesalahan Mean Absolute Deviation sebesar 2,633.20 dan Mean Absolute Percent sebesar 16.59%. Kata Kunci: Peramalan, Adjusted Exponential Smoothing. A. Pendahuluan Sektor industri merupakan salah satu motor penggerak utama pertumbuhan perekonomian suatu negara. Pembangunan industri akan memberikan dampak besar berupa meningkatnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendorong terciptanya teknologi yang tepat guna, memperkuat daya guna masyarakat dalam proses pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas lahan 1090

Analisis Peramalan Penjualan Produk Bandana Multifungsi 1091 tenaga kerja dan kesempatan berusaha serta dapat memperkuat stabilitas nasional. Pertumbuhan pada sektor industri tersebut didukung oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat, dan meningkatnya investasi di sektor industri secara sangat signifikan sehingga menyebabkan tetap terjaganya kinerja sektor industri hingga saat ini. Menyadari pentingnya sektor industri dalam perkembangan perekonomian di Indonesia, salah satu penghasil sektor industri di Kota Bandung, Jawa Barat yaitu perusahaan PT. Cemerlang Kencana Bandana. Produk yang dihasilkan PT. Cemerlang Kencana Bandana ialah bandana multifungsi, yang di beri nama merek CK Bandana, yang berarti Cemerlang Kencana Bandana. Bandana multifungsi merupakan kain tanpa sambungan yang berbentuk tabung dengan atas dan bawahnya terbuka. Bandana multifungsi ini bukan hanya digunakan saat berkendara motor maupun sepeda saja, tetapi digunakan untuk kegiatan outdoor seperti traveling, hiking dan kegiatan lainnya untuk melindungi bagian leher dan kepala dari panas terik matahari maupun saat cuaca dingin. Disamping kegunaannya yang multifungsi, kualitas bahan kainnya pun bagus serta desain desain motif yang unik sehingga membuat konsumen tertarik untuk memilikinya. Akan tetapi penjualan produk CK Bandana multifungsi ini dari periode ke periode setiap tahunnya tidak fluktuatif atau tidak stabil cenderung menurun. Dengan kondisi seperti ini, PT. Cemerlang Kencana Bandana harus dapat memprediksi penjualan produk CK Bandana Multifungsi pada periode dan tahun yang akan datang, agar PT. Cemerlang Kencana Bandana mendapat gambaran perkiraan berapa pieces produk CK Bandana terjual periode berikutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peramalan penjualan bandana multifungsi dengan menggunakan metode exponential smoothing pada perusahaan PT. Cemerlang Kencana Bandana pada bulan berikutnya. B. Landasan Teori Menurut Heizer dan Render (2005:4) manajemen operasi adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. Menurut Richard L. Daft (2006:216) manajemen operasional adalah bidang manajemen yang mengkhususkan pada produksi barang, serta menggunakan alat alat dan teknik teknik khusus untuk memecahkan masalah masalah produksi. Menurut Stevenson (2009:4) manajemen operasional adalah sistem manajemen atau serangkaian proses dalam pembuatan produk atau penyediaan jasa. Menurut Pasetya dan Lukiastuti (2009:43) Peramalan merupakan suatu usaha untuk meramalkan keadaan dimasa yang akan datang melalui pengujian keadaan di masa lalu. Peramalan membantu untuk mengurangi beberapa ketidakpastian, sehingga memperbolehkan mereka untuk mengembangkan rencana yang lebih berarti. Peramalan (forecasting) adalah pernyataan mengenai nilai yang akan datang dari variabel seperti permintaan. Artinya, peramalan yaitu prediksi mengenai masa depan. Prediksi yang lebih baik dapat menjadi keputusan dengan lebih banyak informasi. Beberapa peramalan merupakan jangka panjang, sehingga mencakup beberapa tahun atau bahkan lebih. Menurut Murahartawaty (2009:41) peramalan adalah penggunaan data masa lalu dari sebuah variabel atau kumpulan variabel untuk mengestimasi nilainya di masa yang akan datang. Asumsi dasar dalam penerapan teknik teknik peramalan adalah jika kita dapat memprediksi apa yang terjadi di masa depan maka kita dapat mengubah kebiasaan kita saat ini menjadi lebih baik dan akan jauh lebih berbeda di masa yang akan datang. Hal ini disebabkan kinerja di masa lalu akan terus berulang setidaknya dalam masa mendatang yang relatif dekat. Metode Adjusted Exponential Smoothing adalah penghalusan eksponensial yang Manajemen, Gelombang 2, Tahun Akademik 2016-2017

1092 Erik Bahari Rizki disesuaikan dengan penghalusan eksponensial sederhana dengan penambahan suatu faktor penyesuaian kecenderungan atau trend. Menurut Heizer dan Render (2015:119) kecenderungan atau trend adalah pergerakan data secara bertahap keatas atau kebawah selama bertahun tahun. Perubahan dalam pendapatan, disribusi umur, atau pandangan budaya. C. Hasil Penelitian dan Pembahasan Hasil Peramalan Penjualan CK Bandana Peramalan penjualan CK Bandana menggunakan metode exponential smoothing dengan α = 9 dan β = 1. Hasil peramalan ditunjukan dalam Tabel 1 sebagai berikut: Month Tabel 1. Perhitungan dan Hasil Peramalan Penjualan CK Bandana Actual Demand Smoothed Forecast Average Smoothed Trend Adjusted Exponential Smoothing Absolute Error Absolute Error^2 Absolute % Error MEI 2016 20850 JUNI 24272 20850.00-20,850.00 3,422.00 11,710,084.00 14.10% JULI 16772 23929.80 307.98 24,237.78 7,465.78 55,737,871.01 44.51% AGUSTUS 23146 17518.58 (363.94) 17,154.64 5,991.36 35,896,421.01 25.89% SEPTEMBER 22669 22546.86 175.28 22,722.15 53.15 2,824.52 0.23% OKTOBER 15132 22674.31 170.50 22,844.81 7,7.81 59,487,497.64 50.97% NOVEMBER 404 15903.28 (523.65) 15,379.63 2,975.63 8,854,358.31 23.99% DESEMBER 10890 701.56 (791.46) 11,910.10 1,020.10 1,040,608.64 9.37% JANUARI 2017 10810 10992.01 (883.27) 10,108.74 701.26 491,764.81 6.49% FEBRUARI 10753 10739.87 (820.16) 9,919.72 833.28 694,359.34 7.75% MARET 9057 10669.67 (745.16) 9,924.51 867.51 752,575.08 9.58% APRIL 8876 9143.75 (823.24) 8,320.51 555.49 308,564.49 6.26% MEI 8820.45 (773.24) 8,047.21 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil peramalan penjualan CK Bandana pada bulan Mei 2017 sebesar 8,047.21 pcs dengan ramalan rata rata yang dihaluskan (Smoothed Forecast Average) sebesar 8820.45, trend yang dihaluskan (Smoothed Trend) sebesar (-773.24) dan kesalahan mutlak (Absolute Error) terbesar terjadi pada bulan Oktober 2016 sebesar 50.97% serta yang terkecil terjadi pada bulan September 2016 sebesar 0.23%. Perhitungan secara matematis peramalan penjualan CK Bandana pada Bulan Mei 2017 dengan metode Adjusted Exponential Smoothing α = 0,9 dan β = 0.1, yaitu: Ft = α (At-1) + (1 α) (Ft-1 + Tt-1) Tt = β (Ft Ft-1) + (1 β) (Tt-1) FITt = Ft + Tt Ft = α (At-1) + (1 α) (Ft-1 + Tt-1) Ft = 0.9 (8876) + (1 0.9) (9143.75 + (- 823.24)) = 0.9 (8876) + (0.1) (8,320.51) = 8820.45 Tt = β (Ft Ft-1) + (1 β) (Tt-1) Tt = 0.1 (8820.45 9143.75) + (1 0.1) (- 823.24) = 0.1 (- 323.299) + (- 740.916) = - 773.24 FITt = Ft + Tt = 8820.45 + (- 773.24) = 8,047.21 Volume 3, No.2, Tahun 2017

Analisis Peramalan Penjualan Produk Bandana Multifungsi 1093 Keterangan: Ft = Peramalan (forecast) yang baru. Ft-1 = Peramalan (forecast) yang lalu. At-1 = Permintaan aktual (actual demand) pada periode lalu. Tt = Trend dengan eksponensial yang dihaluskan dari periode lalu. α = Konstanta penghalusan yang nilainya 0 sampai 1. β = Konstanta penghalusan untuk trend yang nilainya 0 sampai 1. FITt = Hasil peramalan baru periode selanjutnya. Dari hasil perhitungan pada Tabel 1 dapat diperoleh grafik peramalan penjualan produk CK bandana sebagai berikut: Actual Forecast 30000 25000 20000 15000 10000 5000 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Gambar 1. Grafik Peramalan Penjualan CK Bandana Berdasarkan hasil grafik di atas Forecast penjualan CK Bandana pada bulan Juni 2016 ke bulan Juli 2016 mengalami peningkatan kecil, lalu dari bulan Juli 2016 ke bulan Agustus 2016 mengalami penurunan cukup besar, bulan Agustus 2016 ke bulan Oktober 2016 mengalami peningkatan cukup besar, bulan Oktober 2016, bulan November 2016, bulan Desember 2016, bulan Januari 2017 mengalami penurunan yang sangat signifikan, bulan Januari 2017 ke bulan Maret 2017 mengalami peningkatan kecil, bulan Maret 2017 ke bulan April 2017 mengalami penurunan kecil pada penjualan CK Bandana. Menghitung tingkat kesalahan peramalan yang tepat, sebagai berikut: Mean Absolute Deviation (MAD) Menurut Heizer dan Render (2015:6) Mean Absolute Deviation (MAD) merupakan kesalahan peramalan keseluruhan untuk sebuah model. Nilai ini dihitung dengan mengambil jumlah nilai absolut dari setiap kesalahan peramalan dibagi dengan jumlah periode. Tabel 2. Perhitungan Tingkat Kesalahan Mean Absolute Deviation (MAD) Perbandingan MAD Alpha Beta 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0.1 5,277.66 4,264.77 3,549.88 3,066.28 2,803.92 2,711.43 2,650.14 2,646.34 2,633.20 0.2 5,043.78 3,889.42 3,183.39 2,889.05 2,804.18 2,775.34 2,743.24 2,722.09 2,716.35 0.3 4,813.11 3,534.13 3,022.07 3,001.59 2,966.17 2,930.50 2,844.35 2,769.44 2,850.61 0.4 4,586.30 3,381.56 3,165.66 3,105.66 3,103.45 3,005.94 2,882.38 2,902.81 2,991.76 Manajemen, Gelombang 2, Tahun Akademik 2016-2017

1094 Erik Bahari Rizki 0.5 4,363.91 3,257.41 3,264.13 3,251.59 3,175.27 3,020.82 2,971. 3,278.67 3,641.30 0.6 4,146.44 3,304.77 3,321.56 3,343.15 3,195.13 3,061.15 3,078.35 3,100.93 3,230.40 0.7 3,934.32 3,419.47 3,440.55 3,388.89 3,175.42 3,102.72 3,171.77 3,195.75 3,438.51 0.8 3,788.10 3,509.78 3,536.38 3,397.08 3,177.41 3,194.46 3,256.36 3,278.67 3,641.30 0.9 3,715.96 3,577.01 3,598.16 3,375.38 3,196.50 3,336.30 3,336.37 3,442.70 3,839.83 Hasil MIN 2,633.20 Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Adjusted Exponential Smoothing dengan menggunakan alpha 0,1 hingga alpha 0,9 dan beta 0,1 hingga 0,9 terdapat error terkecil yaitu hasil Mean Absolute Deviation (MAD) terkecil adalah 2,663.20 terdapat pada alpha 0,9 dan beta 0.1. Dengan perhitungan secara matematis yaitu: (Absolute Error) MAD = n Keterangan: N = Jumlah periode (bulan) MAD = 3,422.00 + 7,465.78 + 5,991.36 + 53.15 + 7,7.81 + 2,975.63 + 1,020.10+ 701.26 + 833.28 + 867.51 + 555.49 MAD = 31,598.37 = 2,633.20 Mean Absolute Percent Error (MAPE) Menurut Heizer dan Render (2015:9) Mean Absolute Percent Error (MAPE) dihitung sebagai rata rata diferensiasi absolut antara nilai yang diramal dan aktual, dinyatakan sebagai persentase nilai aktual. Tabel 3. Perhitungan Tingkat Kesalahan Mean Absolute Percent Error (MAPE) Perbandingan MAPE Alpha Beta 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 0.1 44.52% 33.98% 26.59% 21.60% 18.90% 17.83% 17.07% 16.88% 16.59% 0.2 42.04% 30.05% 22.85% 19.89% 18.92% 18.39% 17.81% 17.43% 17.09% 0.3 39.61% 26.35% 21.38% 21.16% 20.55% 19.84% 18.66% 17.70% 18.01% 0.4 37.22% 24.92% 22.99% 22.27% 21.83% 20.43% 18.83% 18.74% 18.97% 0.5 34.88% 23.82% 24.11% 23.67% 22.40% 20.38% 19.40% 21.16% 22.92% 0.6 32.60% 24.52% 24.78% 24.49% 22.42% 20.50% 20.20% 20.18% 20.37% 0.7 30.38% 25.81% 25.95% 24.82% 22.02% 20.59% 20.89% 20.74% 21.70% 0.8 28.90% 26.84% 26.85% 24.74% 21.77% 21.26% 21.51% 21.16% 22.92% 0.9 28.26% 27.61% 27.39% 24.34% 21.66% 22.51% 22.% 22.19% 24.04% Hasil MIN 16.59% Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Adjusted Exponential Smoothing dengan menggunakan alpha 0,1 hingga alpha 0,9 dan beta 0,1 hingga 0,9 terdapat error terkecil yaitu hasil Mean Absolute Percent Error (MAPE) terkecil adalah 16.59% terdapat pada alpha 0,9 dan beta 0,1. Dengan perhitungan secara matematis yaitu: MAPE = Absolute Percent Error n Volume 3, No.2, Tahun 2017

Analisis Peramalan Penjualan Produk Bandana Multifungsi 1095 Keterangan: N = Jumlah periode (bulan) 14.10% + 44.51%+ 25.89% + 0.23% + 50.97% + 23.99% + 9.37% + 6.49% + 7.75% + 9.58% + 6.26% MAPE = MAPE = 199.13% = 16.59% D. Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah penulis lakukan, maka dapat di ambil kesimpulan sebagai fokus dari pembahasan dalam penelitian pada PT. Cemerlang Kencana Bandana. 1. Perusahaan PT. Cemerlang Kencana Bandana tidak memperkirakan berapa pcs bandana multifungsi laku terjual setiap bulannya, akan tetapi perusahaan terus menambah produksi bulanannya meskipun produksian bandana multifungsi pada bulan lalu masih tersedia. Tujuannya agar perusahaan bisa terus menjadi pemimpin pasar di bidang produk bandana multifungsi meskipun seandainya ada pesaing di Indonesia pun produk buatan PT. Cemerlang Kencana Bandana ini tetap menjadi pilihan utama para konsumen karena sudah terbukti kualitas, motif dan harga yang menarik minat konsumen. Dengan fokusnya PT. Cemerlang Kencana Bandana untuk terus menjadi pemimpin pasar di bidang produk bandana multifungsi, akan tetapi perusahaan harus memperhatikan pula perkiraan penjualan produk di bulan bulan yang akan datang. Tujuannya untuk mengetahui atau sebagai gambaran seberapa besar perkiraan permintaan terhadap produk bandana multifungsi pada bulan selanjutnya atau bulan yang akan datang. 2. Setelah penulis melakukan analisis peramalan penjualan terhadap produk bandana multifungsi pada bulan Mei 2017, PT. Cemerlang Kencana Bandana sangat tepat menggunakan peramalan dengan metode adjusted exponential smoothing dengan α = 9 dan β = 1. Dengan menggunakan metode tersebut, memperoleh tingkat kesalahan terkecil MAD (Mean Absolute Deviation) sebesar 2,663.20 dan Mean Absolute Percent Error (MAPE) sebesar 16.59% dengan peramalan penjualan produk bandana multifungsi pada bulan Mei 2017 sebesar 8,047.21 pcs. E. Saran 1. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, penulis memberi saran serta masukan kepada perusahaan PT. Cemerlang Kencana Bandana bahwa sistem peramalan sangat diperlukan bagi perusahaan, karena dengan menggunakan sistem peramalan membantu perusahaan untuk mengetahui gambaran perkiraan berapa banyak Bandana Multifungsi yang akan terjual pada bulan selanjutnya. Dengan mengetahui gambaran perkiraan penjualan tersebut, maka perusahaan dapat mengetahui pula gambaran perkiraan keuntungan dari penjualan produk bandana multifungsi tersebut. 2. Hanya saja suatu peramalan tidak akan 100% akurat, peramalan hanya membantu perusahaan untuk mengurangi ketidakpastian, peramalan juga bisa memprediksi apakah produk bandana multifungsi tersebut dapat mencapai sesuai dengan target perusahaan atau tidak. Manajemen, Gelombang 2, Tahun Akademik 2016-2017

1096 Erik Bahari Rizki Daftar Pustaka Daft, Richard L, 2010. Era Baru Manajemen, Edisi Sembilan. Buku kedua. Jakarta: Salemba Empat. Heizer, Jay & Render, Barry. 2015. Manajemen Operasi: Keberlangsungan dan Rantai Pasokan. Edisi Sebelas. Diterjemahkan oleh: Hirson Kurnia, Ratna Saraswati, David Wijaya. Jakarta: Salemba Empat. Murahartawaty. 2009. Peramalan. Sekolah Tinggi Teknologi Telkom. Prasetya, Hery & Fitri Lukiastuti. 2009. Manajemen Operasi. Cetakan Pertama. Jakarta: PT. Buku Kita Jakarta Wiliiam J. Stevenson. 2009. Management Operation. Prentice Hall. UK Volume 3, No.2, Tahun 2017