PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

dokumen-dokumen yang mirip
Pengatur Suhu Ruangan Otomatis Berbasis Mikrokontroler ARM Cortex M0 NUMICRO NUC140VE3CN

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA APLIKASI TRYOUT UJIAN NASIONAL UNTUK SISWA KELAS III SLTP MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8.0 BIDANG KEGIATAN :

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL: ALARM PINTU KAMAR BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51 BIDANG KEGIATAN: PKM-KARSA CIPTA.

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL:

USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA JUDUL :

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM ALAT KENDALI TIRAI OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR CAHAYA BIDANG KEGIATAN : PKM ARTIKEL ILMIAH

USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL: APLIKASI PENGOLAHAN DATA KARYAWAN UNTUK HRD PADA PT.MEDCO ENERGI MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM ALAT KENDALI LAMPU RUMAH DENGAN SMARTPHONE BERBASIS ANDROID BIDANG KEGIATAN: PKM ARTIKEL ILMIAH

BAB III PERANCANGAN. Pada bab ini akan menjelaskan perancangan alat yang akan penulis buat.

BAB III PERANCANGAN SISTEM

II. TINJAUAN PUSTAKA. Mikrokontroler ATmega8535 merupakan salah satu jenis mikrokontroler keluarga AVR

BAB II LANDASAN TEORI. pada itu dapat juga dijadikan sebagai bahan acuan didalam merencanakan suatu system.

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM PERACANGAN PORTAL OTOMATIS PADA JALUR BUSWAY BIDANG KEGIATAN : PKM-GT DIUSULKAN OLEH :

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA ENHANCED INTELIGENT PUZZLE (ENIZLE) SEBAGAI MEDIA PERMAINAN EDUKATIF BAGI PENYANDANG TUNA NETRA

Pengaturan suhu dan kelembaban dilakukan dengan memasang satu buah sensor SHT11, kipas dan hairdryer dengan program bahasa C berbasis mikrokontroler A

BAB II. PENJELASAN MENGENAI System-on-a-Chip (SoC) C8051F Pengenalan Mikrokontroler

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA SISTEM KENDALI SUHU DAN KELEMBABAN UDARA OTOMATIS UNTUK TANAMAN ANGGREK PADA GREEN HOUSE. Bidang Kegiatan: PKM AI

APLIKASI LEARNING BOARD MODULE NUVOTON NUC140 UNTUK PENGUKURAN SUHU DAN KELEMBABAN MENGGUNAKAN SENSOR HTU21D

BAB II DASAR TEORI. open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk. memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM MEMAKSIMALKAN PENGALOKASIAN TEMPAT SAMPAH DENGAN JARAK TERTENTU UNTUK MEMBUDAYAKAN LINGKUNGAN BERSIH

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini telah dimulai sejak bulan Juli 2009

Percobaan 2 I. Judul Percobaan Sistem Kendali Digital Berbasis Mikrokontroler

BAB III DESKRIPSI MASALAH

ADC ( Analog To Digital Converter Converter konversi analog ke digital ADC (Analog To Digital Convertion) Analog To Digital Converter (ADC)

TAKARIR. Akumulator Register yang digunakan untuk menyimpan semua proses aritmatika

BAB II DASAR TEORI. open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk. software arduino memiliki bahasa pemrograman C.

BAB II LANDASAN TEORI

USULAN PROGRAM KRETIVITAS MAHASISWA

USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

BAB III TEORI PENUNJANG. Microcontroller adalah sebuah sistem fungsional dalam sebuah chip. Di

PROCEEDING. sepeti program untuk mengaktifkan dan PENERAPAN AUTOMATIC BUILDING SYSTEM DI PPNS. menonaktifkan AC, program untuk counter

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Eksperimen

BAB II DASAR TEORI. mikrokontroler yang berbasis chip ATmega328P. Arduino Uno. memiliki 14 digital pin input / output (atau biasa ditulis I/O, dimana

BAB I PENDAHULUAN. untuk pembangkitan energi listrik. Upaya-upaya eksplorasi untuk. mengatasi krisis energi listrik yang sedang melanda negara kita.

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN DAN SISTEM

BAB III DESKRIPSI DAN PERANCANGAN SISTEM

APLIKASI TEKNOLOGI GSM/GPRS PADA SISTEM DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 ABSTRAK

INSTRUMENTASI INDUSTRI (NEKA421)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA. kondisi cuaca pada suatu daerah. Banyak hal yang sangat bergantung pada kondisi

BAB III PERANCANGAN SISTEM. sebuah alat pemroses data yang sama, ruang kerja yang sama sehingga

BAB II KONSEP DASAR SISTEM MONITORING TEKANAN BAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PENDETEKSI KEJERNIHAN AIR DENGAN MENGGUNAKAN INDIKATOR LED DAN LCD

RANCANGAN SISTEM PARKIR TERPADU BERBASIS SENSOR INFRA MERAH DAN MIKROKONTROLER ATMega8535

Jurnal Elektro ELTEK Vol. 3, No. 1, April 2012 ISSN:

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dwi Harjono, 2014 Universitas Pendidikan Indonesia Repository.upi.edu Perpustakaan.upi.

BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1. Untai Hard Clipping Aktif

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Ethanol

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang telah membuat Data Logger Autoclave, prinsip kerja alat ini adalah pada

Gambar 3. 1 Diagram blok system digital

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

APLIKASI SENSOR UGN3505 SEBAGAI PENDETEKSI MEDAN MAGNET

BAB II LANDASAN TEORI. ATMega 8535 adalah mikrokontroller kelas AVR (Alf and Vegard s Risc

Sistem Minimum Mikrokontroler. TTH2D3 Mikroprosesor

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Dasar

MIKROKONTROLER Yoyo Somantri dan Egi Jul Kurnia

BAB III PERENCANAAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT

SISTEM OTOMATISASI PENGENDALI LAMPU BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Rancangan Sistem Autofeeder Ikan pada Aquarium Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Elektronika Lanjut. Sensor Digital. Elektronika Lanjut Missa Lamsani Hal 1

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat dewasa ini,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

RANCANG BANGUN ROBOT PENGIKUT GARIS DAN PENDETEKSI HALANG RINTANG BERBASIS MIKROKONTROLER AVR SKRIPSI

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Bab ini akan membahas tentang perancangan sistem yang digunakan dari alat

MICROCONTROLER AVR AT MEGA 8535

BAB II LANDASAN TEORI. Model Markov Tersembunyi atau lebih dikenal sebagai Hidden Markov

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Permasalahan

BAB II KONSEP DASAR PERANCANGAN

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... LEMBAR PERSETUJUAN... PERNYATAAN KEASLIAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... vii DAFTAR ISI...

Nama : Zulham.Saptahadi Nim : Kelas : 08 Tk 04

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN P EMBIMBING... HALAMAN PENGESAHAN P ENGUJI... HALAMAN PERSEMBAHAN... HALAMAN MOTTO... KATA PENGANTAR...

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB III PERANCANGAN. Mikrokontroler ATMEGA Telepon Selular User. Gambar 3.1 Diagram Blok Sistem

Sistem Mikrokontroler FE UDINUS

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN ALAT

RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN ARUS BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535

BAB II LANDASAN TEORI. dalamnya terkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Jawaban Ujian Tengah Semester EL3096 Sistem Mikroprosesor & Lab

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Atmel AVR adalah jenis mikrokontroler yang paling sering dipakai dalam

MICROCONTROLER AVR AT MEGA 8535

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

Analog to Digital Convertion Menggunakan Arduino Uno Minsys

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8

Transkripsi:

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM PENGATURAN SUHU RUANGAN OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ARM CORTEX M0 NUMICRO NUC140VE3CN BIDANG KEGIATAN: PKM-T Diusulkan oleh: Abdul Karim 10415170 Ikhsan Nugroho 10415108 Agustian Pardede 10415129 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER JAKARTA (STI&K) 2016

LEMBAR PENGESAHAN 1. Judul Kegiatan : Pengaturan Suhu Ruangan Otomatis 2. Bidang Kegiatan : PKM-T 3. Bidang Ilmu 4. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Abdul Karim Berbasis Mikrokontroler Arm Cortex M0 Numicro NUC140VE3CN : ( ) Kesehatan ( ) Pertanian ( ) MIPA (X) Teknologi b. NPM : 10415170 c. Program Studi : Sistem Informasi d. Universitas/Institusi/Politeknik : STMIK Jakarta STI&K e. Alamat Rumah : JL.TN.KUSIR 2 No.69 Kebayoran Lama Selatan f. No. Telephone : 082123738899 5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 (dua) orang 6. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar : Hariyanto,S.Kom.,MMSI b. NIP : 98.1.019 c. Alamat Rumah dan No. Tel/.HP : Jl. BRI No. 17 Kebayoran Baru Jakarta Selatan Menyetujui Ketua Program Studi Sistem Informasi Jakarta, 21 Oktober 2016 Ketua Pelaksana Kegiatan (Dr. Pipit Arnesia) NIP. - Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan (Abdul Karim) NPM. 10415170 Dosen Pendamping (Aqwam Rosadi Kardian,SKom.,MM) NIP. 98.1.007 (Edi Pranoto, SE., MM) NIP. - ii

RINGKASAN Suatu alat pengendalian otomatis sangat banyak digunakan dalam dunia industri, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, peran penggunaan pengendalian otomatis menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan pengendalian otomatis erat sekali hubungannya dengan effisiensi waktu, tenaga kerja, hemat energi, ramah lingkungan dan kualitas produk yang tinggi. Seiring dengan perkembangan teknologi yang meningkat maka teknologi yang digunakan dalam penelitian pun semakin canggih. Pengukuran, pemantauan dan tampilan nilai suatu suhu adalah bagian yang sering kali dibutuhkan pada suatu alat elektronika, yang biasanya digunakan dalam industri. Alat pengontrol suhu juga merupakan salah satu yang paling penting dalam dunia kesehatan, industri makanan, industri elektronika, pertanian, peternakan dan perumahan. Penulis berusaha membuat model alat pengendali yang diharapkan dapat membantu penggunaan pada pengaturan suhu ruangan. Seperti halnya dalam mengontrol suhu merupakan salah satu pengaturan penting untuk membangun sebuah alat secara otomatis untuk mengendalikan suhu ruangan dan memantau, serta memberikan informasi secara berkelanjutan. iii

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii RINGKASAN... iii DAFTAR ISI... iv DAFTAR GAMBAR... v DAFTAR TABEL... vi BAB 1 PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Tujuan Penulisan... 2 1.3 Manfaat Penulisan... 2 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA... 3 2.1 Mikrokontroler ATmega 328... 3 2.2 ARM NuMicro NUC140... 4 2.3 Sensor Suhu LM35... 5 2.4 ADC (Analog to Digital Converter)... 5 2.5 Relay... 6 2.6 LCD (Liquid Crystal Display)... 7 BAB 3 METODE PELAKSANAAN... 8 3.1 Analisa... 8 3.2 Diagram Blok Rangkaian... 8 3.3 Prinsip Kerja Rangkaian... 9 3.4 Diagram Alur Program... 11 BAB 4 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN... 12 4.1 Rincian Biaya... 12 4.2. Jadwal Kegiatan... 12 DAFTAR PUSTAKA... 13 DAFTAR RIWAYAT HIDUP iv

DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Board NuMicro NUC140... 5 Gambar 2. Sensor Suhu LM35... 5 Gambar 3. Relay... 6 Gambar 4. LCD Dot Matrix 128x64... 7 Gambar 5. Diagram Blok Rangkaian... 9 Gambar 6. Rangkaian Keseluruhan... 10 Gambar 7. Diagram Alur Program... 11 v

DAFTAR TABEL Tabel Biaya yang dikeluarkan... 12 Tabel Jadwal Kegiatan... 12 vi

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada dunia industri yang modern ini, banyak sekali peralatan industri yang dalam pengembangan teknologinya diarahkan pada penciptaan suatu alat pengendali yang sempurna, yang secara terpadu ditunjang oleh pengembangan teknologi modern dengan mengeksploitasi semua kemampuan dan pengetahuan yang ada untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada untuk dapat mengembangkan teknologi teknologi modern yang hasilnya dapat diterapkan di industri industri yang ada di Indonesia. Suatu alat pengendalian otomatis ini sangat banyak digunakan dalam dunia industri, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, peran penggunaan pengendalian otomatis menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan pengendalian otomatis erat sekali hubungannya dengan effisiensi waktu, tenaga kerja, hemat energi, ramah lingkungan dan kualitas produk yang tinggi. Seiring dengan perkembangan teknologi yang meningkat maka teknologi yang digunakan dalam penelitian pun semakin canggih. Penulis berusaha membuat model alat pengendali yang diharapkan dapat membantu penggunaan pada pengaturan suhu ruangan. Seperti halnya dalam mengontrol suhu merupakan salah satu pengaturan penting untuk membangun sebuah alat secara otomatis untuk mengendalikan suhu ruangan dan memantau, serta memberikan informasi secara berkelanjutan. Pengukuran, pemantauan dan tampilan nilai suatu suhu adalah bagian yang sering kali dibutuhkan pada suatu alat elektronika, yang biasanya digunakan dalam industri. Alat pengontrol suhu juga merupakan salah satu yang paling penting dalam dunia kesehatan, industri makanan, industri elektronika, pertanian, peternakan dan perumahan. Berdasarkan uraian yang sudah dijabarkan diatas, penulis berfikir untuk membuat suatu alat pengaturan suhu ruangan otomatis berbasis mikrokontroler ARM CORTEX M0 NUMICRO NUC140VE3CN.

2 1.2 Tujuan Penulisan Penulisan ini ditujukan untuk menghasilkan sistem pengukuran, pemantauan dan tampilan nilai suatu suhu yang berfungsi untuk mengontrol dan memberikan informasi secara berkelanjutan berdasarkan suhu ruangan. Sistem yang dihasilkan dapat digunakan sehingga diharapkan dapat bermanfaat dalam dunia kesehatan, industri makanan, industri elektronika, pertanian, peternakan dan perumahan. 1.3 Manfaat Penulisan Adapun manfaat yang dapat diambil dari karya tulis ini adalah : 1. Mengurangi suhu yang berlebih dalam suatu ruangan atau peralatan industri. 2. Dapat terciptanya sistem suhu yang terotomatisasi. 3. Perancangan Alat yang di buat dapat mengatur suhu ruangan agar tetap nyaman.

3 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Mikrokontroler ATmega 328 Mikrokontroler adalah sebuah sistem microprocesor di mana di dalamnya sudah terdapat CPU, ROM, RAM, I/O, Clock dan peralatan internal lainnya yang sudah saling terhubung dan terorganisasi (teralamati) dengan baik oleh pabrik pembuatnya dan di kemas dalam satu chip yang siap pakai. Sehingga kita tinggal memprogram isi ROM sesuai aturan penggunaan oleh pabrik yang membuatnya ATmega 328 adalah mikrokontroler buatan Atmel Corporation yang mempunyai arsitektur RISC (Reduce Instruction Set Computer) yang dimana setiap proses eksekusi data lebih cepat dari pada arsitektur CISC (Completed Instruction Set Computer). Mikrokontroler ATmega 328 memiliki arsitektur Harvard, dimana memori untuk kode program dan memori untuk data dipisahkan sehingga dapat memaksimalkan kerja dan parallelism. Instruksi instruksi dalam memori program dieksekusi dalam satu alur tunggal, dimana pada saat satu instruksi dikerjakan instruksi berikutnya sudah diambil dari memori program. Konsep inilah yang memungkinkan instruksi instruksi dapat dieksekusi dalam setiap satu siklus clock. Register 32 x 8-bit serbaguna digunakan untuk mendukung operasi pada ALU (Arithmatic Logic Unit) yang dapat dilakukan dalam satu skilus. 6 dari register serbaguna ini dapat digunakan sebagai 3 buah register pointer 16-bit pada mode pengalamatan tak langsung untuk mengambil data pada ruang memori data. Ketiga register pointer 16-bit ini disebut dengan register X (gabungan R26 dan R27), register Y (gabungan R28 dan R29), dan register Z (gabungan R30 dan R31). Hampir semua instruksi AVR memiliki format 16- bit. Setiap alamat memori program terdiri dari instruksi 16-bit atau 32-bit. Selain register serbaguna diatas, terdapat register lain yang terpetakan dengan teknik memory mapped I/O selebar 64 byte. Beberapa register ini digunakan untuk fungsi khusus antara lain sebagai register Control Timer / Counter,

4 Interupsi, ADC, USART, 17 SPI, EEPROM, dan fungsi I/O lainnya. Register register ini menempati memori pada alamat 0x20h 0x5Fh. 2.2 ARM NuMicro NUC140 NuMicro NUC140 adalah ARM Cortex mikrokontroler dengan M0. Cortex M0 adalah prosesor ARM terbaru dengan kinerja 32bit dengan biaya setara dengan mikrokontroler 8 bit. ARM CortexM0 mempunyai peripheral-peripheral yang terintegrasi dengan prosesor. Peripheral-peripheral tersebut merupakan bagian dari desain ARM CortexM0. Karena itu, peripheralperipheral tersebut terdapat di semua mikroprosesor yang berbasis ARM CortexM0, walaupun di buat oleh manifaktur yang berbeda. Selain itu, peripheral-peripheral yang terdapat di ARM CortexM0 yang lain, sehingga semua prosesor di keluarga ARM CortexM0 kompatibel satu sama lain. Kompatibilitas Set Intruksi Nuvoton NUC140 ARM CortexM0. Set intruksi yang di gunakan oleh ARM CortexM0 di namakan set intruksi Thumb. Set intruksi ARM CortexM0 adalah subset dari set intruksi ARM CortexM0 yang lain, sehingga program yang di kompile untuk ARM CortexM0 kompatibel dengan prosesor ARM CortexM0 yang lain. Selain itu ARM CortexM0 juga kompatibel dengan set intruksi prosesor ARM dari seri klasik dan CortexA (ARM Cortex Application Prosessor). NuMicro seri NUC1xx memiliki inti ARM CortexM0 yang tertanam dengan kecepatan hingga 50 MHZ, di lengkapi dengan memori flash untuk program 32KB/64KB/128KB, SRAM sebesar 4KB/8KB/16KB dan memori flash loader untuk ISP (In System Programming) sebesar 4KB. Selain itu juga di lengkapi dengan berbagai macam peripheral, seperti GPIO, Timer, Watchdog Timer, RTC, PDMA, UART, SPI/MICROWIRE, I2C, I2S, PWM, LIN, CAN, PS2, USB 2.0FS Device, ADC 12 bit, Komparator Analog, Low Voltage Reset, dan Brown Out Detector.

5 Gambar 1. Board NuMicro NUC140 2.3 Sensor Suhu LM35 Suhu merupakan keadaan tingkat panas atau dingin pada benda, baik benda padat, cair ataupun benda gas. Tingkatan suhu pada suatu ruangan dapat di ukur dengan menggunakan sensor suhu yang terpasang pada ruang tersebut. Besaran suhu tidak bisa langsung di terima oleh komponen elektronik, sehingga perlu perantara pengubah keadaan suhu menjadi besaran elektronik. Gambar 2. Sensor Suhu LM35 2.4 ADC (Analog to Digital Converter) Analog to Digital Converter (ADC) adalah perubahan input analog menjadi kode-kode digital. ADC banyak digunakan sebagai pengatur proses industri, komunikasi digital dan rangkaian pengukuran atau pengujian. Umumnya ADC digunakan sebagai perantara antara sistem komputer dengan

6 sensor yang kebanyakan analog seperti sensor suhu, cahaya, tekanan/berat, suara dan sebagainya. ADC memiliki 2 karakter prinsip, yaitu kecepatan sampling dan resolusi. Kecepatan sampling suatu ADC menyatakan seberapa sering sinyal analog dikonversikan ke bentuk sinyal digital pada selang waktu tertentu. Kecepatan sampling biasanya dinyatakan dalam sample per second (SPS). Resolusi ADC menentukan ketelitian nilai hasil konversi ADC. Sebagai contoh : ADC 8 bit akan memiliki ouput 8 bit data digital, ini berarti sinyal input dapat dinyatakan dalam 255 (2 n 1) nilai diskrit. ADC 12 bit memiliki 12 bit output data digital, ini berarti sinyal input dapat dinyatakan dalam 4096 nilai diskrit. Dari contoh diatas ADC 12 bit akan memberikan ketelitian nilai hasil konversi yang jauh lebih baik daripada ADC 8 bit. Prinsip kerja ADC adalah mengkonversi sinyal analog ke dalam bentuk besaran yang merukapan rasio perbandingan sinyal input dan tegangan referensi. Sebagai contoh, bila tegangan referensi 5 Volt, tegangan input 3 Volt, rasio input terhadap referensi adalah 60%. Jadi jika menggunakan ADC 8 bit dengan skala maksimum 255, akan didapatkan sinyal digital sebesar 60% x 255 = 153 (bentuk desimal) atau 10011001 (bentuk biner). 2.5 Relay Relay merupakan sebuah saklar magnetik yang biasanya menggunakan medan magnet dan sebuah kumparan untuk membuka atau menutup satu atau beberapa kontak saklar pada saat relay dialiri arus. Pada dasarnya relay terdiri dari sebuah lilitan kawat yang terlilit pada suatu inti dari besi yang berubah menjadi medan magnet yang dapat menarik atau menolak pegas sehingga kontak dapat menutup dan membuka. Gambar 3. Relay

7 2.6 LCD (Liquid Crystal Display) LCD adalah salah satu revolusi dibidang elektronika optik yang berfungsi sebagai alat penampil. Prinsip dasar dari menampilkan di layar LCD adalah dengan mengakses titik titik pada layar sesuai alamat memorinya. Modul LCD yang di pakai pada penelitian ini menggunakan LCD Dot Matrix 128x64 pixel. Proses menampilkan pada LCD ini meliputi proses mapping dan proses penulisan data pada modul LCD. Modul LCD yang di pakai terbagi menjadi 2 bagian utama dengan ukuran 64x64 titik dan terbagi lagi menjadi baris (dalam byte) dan kolom. Gambar 4. LCD Dot Matrix 128x64

8 BAB 3 METODE PELAKSANAAN 3.1 Analisa Peneliti melakukan analisa tentang rancangan pengaturan suhu ruangan otomatis melalui sensor suhu LM35 berbasis mikrokontroler ARM Cortex M0 NuMicro NUC140VE3CN. Sistem pengaturan suhu ruangan otomatis secara keseluruhan dikendalikan oleh Mikrokontroler ARM Cortex M0 NuMicro NUC140VE3CN, yang secara penuh mengendalikan dan mendukung pengolahan data digital serta komponen yang terpasang pada rangkaian ini. Alat ini bekerja setelah Mikrokontroler diberi tegangan sebesar 5V. Inti dari rangkaian ini adalah sensor suhu yang berfungsi sebagai masukan lalu akan diproses pada ADC yang ada pada mikrokontroler. Setelah pemrosesan ADC selesai maka akan ditampilkan pada layar LCD sesuai dengan suhu yang teridentifikasi pada ruangan. Apabila suhu ruangan lebih dari 25º C maka kipas 1 akan aktif, begitupun seterusnya untuk kondisi suhu lebih dari 28º C dan 30º C maka kipas 2 dan 3 akan aktif. Secara garis besar proses perancangan dapat dikelompokan menjadi beberapa tahap yaitu : Diagram Blok Rangkaian, Prinsip Kerja Rangkaian dan Diagram Alur Program. 3.2 Diagram Blok Rangkaian Pada bab ini akan dibahas tentang perancangan sebuah alat yang meliputi diagram blok rangkaian dan realisasi rangkaian dengan prinsip kerja dari masing-masing blok rangkaian yang digunakan pada sistem alat pengaturan suhu ruangan otomatis.

9 Gambar 5. Diagram Blok Rangkaian Dari gambar 5, maka dapat diketahui prinsip kerja dari alat pengaturan suhu ruangan otomatis berbasis mikrokontroler nuvoton menggunakan sensor LM35. Pertama sensor suhu membaca suhu ruangan, setelah sensor membaca suhu ruangan, sensor akan memberikan sinyal kepada mikrokontroler nuvoton. Dimana mikrokontroler nuvoton akan memproses sesuai program yang telah dibuat dan sinyal yang diberikan oleh sensor suhu akan di eksekusi, sehingga menghasilkan keluaran berupa informasi suhu ruangan pada lcd dan menyalakan kipas sesuai dengan suhu yang ditentukan. 3.3 Prinsip Kerja Rangkaian Rangkaian ini bekerja berdasarkan adanya input dari sensor suhu yang mendeteksi suhu ruangan, kemudian diproses oleh ADC yang ada pada mikrokontroler ARM Cortex M0 NuMicro NUC140VE3CN sehingga akan menghasilkan suhu ruangan yang telah dikonversi dari masukan analog menjadi data digital yang ditampilkan pada LCD. Berikut ini rangkaian keseluruhan pengaturan suhu ruangan otomatis.

Gambar 6. Rangkaian Keseluruhan 10

11 3.4 Diagram Alur Program Sebelum menyusun suatu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyusun suatu diagram alur atau flowchart yang akan digunakan sebagai acuan dari pemograman pada mikrokontroler nuvoton. Berikut ini adalah diagram alur pengaturan suhu ruangan. Gambar 7. Diagram Alur Program

12 BAB 4 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Rincian Biaya Total biaya yang akan dikeluarkan untuk penyelesaian penelitian adalah sebesar Rp. 3.975.000,- (tiga juta sembilan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah). Perincian biaya diberikan dalam tabel berikut: No JENIS PENGELUARAN TOTAL HARGA 1 Bahan peralatan yang digunakan Rp. 2.500.000 2 Akomodasi Rp. 1.125.000 3 Lain Lain Rp. 350.000 Total Rp. 3.975.000 4.2. Jadwal Kegiatan Jenis Kegiatan Analisa Diagram Blok Rangkaian Prinsip Kerja Rangkaian Diagram Alur Program Implementasi dan Uji Coba Minggu Ke - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

13 DAFTAR PUSTAKA [1] Ardi Winoto, 2010, Mikrokontroler AVR Atmega8/16/32/8535 dan Pemogramannya dengan Bahasa C pada WinAVR, Informatika Bandung [2] http://stufi.ump.ac.id/index.php?id=mikrokontroler-nuvoton-nuc140 [3] Putra,A.E dan Antony,C.A, 2012, Petunjuk Praktikum Nuvoton NUC140 ARM CortexM0, AAERG-ELINS, UGM [4] Fatimah N. H, 2012, Pendeteksi Kebakaran Dengan Menggunakan Sensor Suhu LM35, Universitas Sebelas Maret, Surakarta [5] Hariyanto D, 2009, Teknik Antarmuka ADC, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta [6] Gunawan, Hanafi, 2000, Prinsip Prinsip Elektronik, Erlangga. Jakarta [7] Deddy Susilo, 2010, 48 Jam kupas tuntas Mikrokontroler MCS51 & AVR. Penerbit Andi

14 BIODATA KETUA DAN ANGGOTA A. Identitas Ketua 1 Nama Lengkap Abdul Karim 2 Jenis Kelamin Pria 3 Program Studi Sistem Informasi 4 NIP/NIDN 10415040 5 Tempat dan Tanggal Jakarta, 09 Juli 1997 6 E-mail abdulkariem@gmail.com 7 Nomor Telepone/HP 08967675148 B. Riwayat Pendidikan Nama lstitusi SD SMP SMA NEGERI NEGERI 48 SMKN 30 GROGOL SELATAN JAKARTA JAKARTA Jurusan - - - Tahun Masuk- Lulus 2003/2009 2009/2012 2012/2015 C. Pemakalah Seminar Ilmiab ( Oral Presentation ) No Nama Judul Artikel Ilmiah Waktu dan 1 2 3 Pertemuan Tempat Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudiaan hari temyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenamya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-AI. Jakarta, 21 Oktober 2016 Pengusul (Abdul Karim)

15 A. Identitas Anggota 1 1 Nama Lengkap Ikhsan Nugroho 2 Jenis Kelamin Pria 3 Program Studi Sistem Informasi 4 NIP/NIDN 10415108 5 Tempat dan Tanggal Klaten, 01 Juni 1998 6 E-mail nugrogho iksan@gmail.com 7 Nomor Telepone/HP 08966669515 B. Riwayat Pendidikan Nama lstitusi SD SMP SMA NEGERI NEGERI 240 SMKN 6 GROGOL S E L AT AN JAKARTA JAKARTA Jurusan - - - Tahun Masuk- Lulus 2003/2009 2009/2012 2012/2015 C. Pemakalah Seminar Ilmiab ( Oral Presentation ) No 1 2 3 Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudiaan hari temyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenamya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-AI. Jakarta, 21 Oktober 2016 Pengusul (Ikhsan Nugroho)

16 A. Identitas Anggota 2 1 Nama Lengkap Agustian Pardede 2 Jenis Kelamin Pria 3 Program Studi Sistem Informasi 4 NIP/NIDN 10415129 5 Tempat dan Tanggal Jakarta, 08 September 1997 6 E-mail aguspardeed@gmail.com 7 Nomor Telepone/HP - B. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA NEGERI 154 Nama lstitusi NEGERI SMK PGRI 33 MANGGARAI JAKARTA JAKARTA Jurusan - - - 2003/2009 2009/2012 2012/2015 Tahun Masuk- Lulus C. Pemakalab Seminar Ilmiab ( Oral Presentation ) N o 1 2 3 Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudiaan hari temyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenamya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-AI. Jakarta, 21 Oktober 2016 Pengusul (Agustian Pardede)

17 BIODATA DOSEN PEMBIMBING A. ldentitas Diri 1 Nama Lengkap Edi Pranoto, SE., MM 2 Jenis Kelamin Pria 3 NlP/NIDN - 4 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 24 Januari 1965 5 E-mail edipranoto@jak-stik.ac.id 6 Nomor Telepone/HP 0817-1991-116 B. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Istitusi Nurul Huda Negeri 46 Jakarta Negeri 24 Jakarta Jurusan - - IPA Tahun Masuk-Lulus 1975/1976 1981/19782 1985/1986 C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation ) No Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktudan 1 2 3 D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir ( dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya) No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun 1 2 3 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudiaan hari temyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-AI. Jakarta, 21 Oktober 2016 (Edi Pranoto, SE., MM)