Transformasi pada objek

dokumen-dokumen yang mirip
BAB VI HASIL RANCANGAN. wadah untuk menyimpan serta mendokumentasikan alat-alat permainan, musik,

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V. KONSEP PERANCANGAN

Fasilitas Utama. Ruang Perawatan Wajah Ruang Perawatan Tubuh Ruang Perawatan Tangan

BAB V KONSEP 5.1 Konsep Dasar

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB IV KONSEP. 4.1 Ide Awal

Development Designfor Tanjung Batu Harbour towards Sea Tolls Concept

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

TUJUAN JENIS KEGIATAN. Latar Belakang Pemilihan OBJEK

PENGENALAN OBJEK. SIDANG TUGAS AKHIR SEKOLAH TINGGI MODE SURABAYA Tema HAUTE COUTURE Cherry Candsevia Difarissa

BAB VI HASIL RANCANGAN. dengan ruang-ruang produksi kerajinan rakyat khas Malang yang fungsi

TEMA DAN KONSEP. PUSAT MODE DAN DESAIN Tema : Dinamis KONSEP RUANG KONSEP TAPAK LOKASI OBJEK RANCANG

BAB V KONSEP PERANCANGAN PASAR. event FESTIVAL. dll. seni pertunjukan

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Hasil perancangan dari kawasan wisata Pantai Dalegan di Kabupaten Gresik

BAB V KONSEP. V. 1. Konsep Dasar. Dalam merancang Gelanggang Olahraga ini berdasarkan dari konsep

BAB VI HASIL RANCANGAN. Hasil rancangan adalah output dari semua proses dalam bab sebelumnya

BAB VI HASIL RANCANGAN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Perubahan Konsep Tapak pada Hasil Rancangan. bab sebelumnya didasarkan pada sebuah tema arsitektur organik yang menerapkan

BAB VI HASIL RANCANGAN. terdapat pada Bab IV dan Bab V yaitu, manusia sebagai pelaku, Stadion Raya

BAB V KONSEP. V. 1. Konsep Dasar. Dalam merancang Gelanggang Olahraga di Kemanggisan ini bertitik

BAB V KONSEP 5.1 Konsep Tata Ruang Luar Gambar 5.1 Skema Site Plan

by NURI DZIHN P_ Sinkronisasi mentor: Ir. I G N Antaryama, PhD

BAB VI HASIL PERANCANGAN. konsep Combined Metaphore Reyog dan wawasan keislaman akan menghasilkan

BAB VI HASIL PERANCANGAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. a. Aksesibilitas d. View g. Vegetasi

BAB V KONSEP PERANCANGAN

4 BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB V KONSEP. Gambar 5. 1 Konsep Dasar. Sumber: dokumentasi pribadi, 2015

Kondisi eksisting bangunan lama Pasar Tanjung, sudah banyak mengalami. kerusakan. Tatanan ruang pada pasar juga kurang tertata rapi dan tidak teratur

Bab IV Analisa Perancangan

BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Kembali Citra Muslim Fashion Center di Kota Malang ini

Komentar, Kritik dan Saran dari Diskusi Sidang Tugas Akhir (13 Juli 2011)

BAB VI PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB 6 HASIL RANCANGAN. pemikiran mengenai sirkulasi angin kawasan serta pemaksimalan lahan sebagai

BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Pusat Seni Tradisi Sunda di Ciamis Jawa Barat menggunakan

BAGIAN 3 HASIL RANCANGAN DAN PEMBUKTIANNYA

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Perancangan Galeri Budaya Pendalungan yang mengintregasikan antara

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB VI HASIL PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

MUSEUM TRANSPORTASI DARAT DI BATU

BAB VI HASIL RANCANGAN. ini merupakan hasil pengambilan keputusan dari hasil analisa dan konsep pada bab

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Bab V Konsep Perancangan

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Penerapan Tema dasar Arsitektur Islam yang berwawasan lingkungan pada

Fire Extinguisher. Samisse Hydrant Hydrant

AKADEMI SEPAKBOLA INDONESIA KONSEP EKSTERIOR

BAB VI KONSEP PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Dalegan di Gresik ini adalah difraksi (kelenturan). Konsep tersebut berawal dari

BAB VI HASIL RANCANGAN. Perancangan Pusat Rekreasi Peragaan IPTEK ini terletak di Batu,karena

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Perancangan Batu convention and exhibition center merupakan salah satu

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Pelabuhan Teluk Bayur

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. V. 1 Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan. mengenai isu krisis energi dan pemanasan global.

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB V KONSEP DAN PROGRAM DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB VI HASIL PERANCANGAN


BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SHOPPING CENTER DI YOGYAKARTA

BAB 6 HASIL RANCANGAN. Konsep dasar rancangan yang mempunyai beberapa fungsi antara lain: 1.

BAB VI HASIL RANCANGAN

BAGIAN DESKRIPSI HASIL RANCANGAN

5. HASIL RANCANGAN. Gambar 47 Perspektif Mata Burung

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN

BAB V KONSEP PERANCANGAN UMUM

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Konsep tersebut berawal dari tema utama yaitu Analogy pergerakan air laut, dimana tema

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB V KONSEP. perencanaan Rumah Susun Sederhana di Jakarta Barat ini adalah. Konsep Fungsional Rusun terdiri dari : unit hunian dan unit penunjang.

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Perancangan Gumul Techno Park di Kediri ini menggunakan konsep

BAB VI HASIL RANCANGAN. Hasil Rancangan menggunakan konsep Serenity in Fluidity yang dijelaskan

BAB V KONSEP PERANCANGAN. menggunakan dinding yang sifatnya masif.

BAB V KONSEP. a. Memberikan ruang terbuka hijau yang cukup besar untuk dijadikan area publik.

BAB V KONSEP. V.1 Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan

BAB VI KONSEP RANCANGAN

DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR DIAGRAM...

BAB V HASIL RANCANGAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN

Bab 6. Hasil Perancangan. bertemakan historicism ini mengambil dari nilai kandungan dalam surat Yunus

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TEMPAT ISTIRAHAT KM 166 DI JALAN TOL CIKOPO-PALIMANAN

BAB VI HASIL RANCANGAN

BAB V KONSEP. dasar perencanaan Asrama Mahasiswa Binus University ini adalah. mempertahankan identitas Binus University sebagai kampus Teknologi.

BAB V KONSEP DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BAB 5 HASIL RANCANGAN

BAB VI HASIL RANCANGAN. Dalam perancangan museum ini menggunakan dasar pemikiran dari alur

BAB VI HASIL RANCANGAN. Redesain terminal Arjosari Malang ini memiliki batasan-batasan

BAB VI KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN PINTAR DI KOTA SOLO DENGAN METAFORA ARSITEKTUR

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. adalah High-Tech Of Wood. Konsep High-Tech Of Wood ini memiliki pengertian

Lapas Kelas I A Kedungpane

BAB V PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PASAR

BAB V LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR STASIUN KERETA API TAMBUN BEKASI

BAB VI HASIL RANCANGAN

BAB VI PENERAPAN KONSEP PADA RANCANGAN. memproduksi, memamerkan dan mengadakan kegiatan atau pelayanan yang

Transkripsi:

PROFIL UKURAN LAHAN KEBUTUHAN RUANG KONSEP PELETAKAN MASSA wadah kegiatan komersil dan kegiatan wisata edukasi untuk meningkatkan apresiasi konsumen terhadap hasil karya produsen. Pemilik : Swasta - APTA (Asosiasi Pengusaha Tanggulangin) Sasaran : Wisata Keluarga - wisatawan dalam negeri dan luar negeri serta masyarakat sekitar. Daya Tampung : 350 orang Lokasi : Zona Rawan Bencana Lumpur, Kawasan Industri, Desa Kludan, Tanggulangin, Sidoarjo - Luas : 6586 m 2 No Ruang Luas (m2) 1 Museum 824,6 2 Workshop 1378,3 3 Area Rekreasi 1174,6 4 Area Pengelola 508,2 5 Service 532 6 Hall 463,4 TOTAL 4881,1 Garis utama Titik Letak Massa Garis subordinat B Menarik garis melintang dan satu garis sejajar dengan mengikuti bentuk tapak Garis subordinat A Titik Pusat Pergerakan massa Menduplikat garis bentukan lahan sebagai acuan bentuk massa Masuk Tol Sidoarjo GOR Delta Sidoarjo Alun-Alun Sidoarjo 6,5 km TEMA Harapan berkembang dari keterpurukan Kuncup Merekah Kerajinan kulit = bunga Menarik perhatian Transformasi pada objek Sirkulasi dibedakan : sirkulasi pejalan kaki sirkulasi kendaraan Tembok Drop Off IN OUT Publik Semi Publik Privat Jarak Pintu masuk dgn putar balik min 30 mm Pintu masuk II 2,5 km Memamerkan keindahan diri Perubahan secara bertahap Permainan fasad yang mencerminkan karakter kulit Bentuk bangunan yang berasal dari olahan bentuk yang berubah bertahap Memperjelas zonasi ruang luar dengan memperhatikan kondisi sekitar Rel Kereta Api Parkir pengelola Parkir motor Pusat Semburan Lumpur LAPINDO Bergerak dari satu titik pusat Pergerakan olahan bentuk, pergerakan sirkulasi, dan penataan ruang berasal dari satu titik pusat View tanpa halangan Parkir bus dan mobil Masjid barrier Plasa

KONSEP BENTUK KONSEP RUANG Garis orientasi sebagai awal pergerakan Bermula dari satu bentukan bidang yang diletakkan pada salah satu garis orientasi pada lahan. Kemudian bidang tersebut diputar searah jarum jam Titik pusat Ruang luar di tengah bangunan LANTAI 3 Museum R.Baca R. Pertemuan pengrajin Sirkulasi Bergerak dari ataupun menuju pada satu titik pusat. Titik pusat berupa ruang luar menerus ke atas sebagai penyatu tiap lantai EDUKASI puncak awal Kemudian bidang tersebut diberi ketinggian dengan urutan : Awal meninggi puncak menurun LANTAI 2 R.Pamer R. Workshop R. Perbelanjaan LANTAI 1 Kantor Pengelola Lobby Pasio cafetaria taman APRESISASI REKREASI PENGELOLA Bidang tersebut diputar dengan memperbesar dimensi dan sudut perputaran. Kemudian berlanjut dengan memperkecil dimensi dan sudut perputaran secara bertahap. Ruang Fleksibel Terdapat ruang-ruang yang berfungsi ganda untuk memenuhi kebutuhan untuk event-event tertentu (event bazzar) RUANG RUANG LUAR / LOBBY RUANG STAND BAZZAR KONSEP INTERIOR Menggunakan warna alam untuk menampilkan karakter kulit. Warnawarna yang dipakai diantaranya : Pada ruang pameran, dinding yang dipakai adalah dinding polos dengan pencahyaan lampu berwarnaputih. Bagian depan di coak untuk dijadikan drop off Bidang paling atas pada bagian ujung ditekan ke bawah sehingga membentuk kemiringan

KONSEP TAMPANG KONSEP STRUKTUR Struktur terbagi menjadi dua : struktur selubung dan struktur ruang. Struktur selubung berupa struktur space frame berbahan baja sebagai penyangga kulit bnagunan. Struktur ruang berupa kolom penopang lantai terbagi menjadi 3 sistem dengan pusat berupa kolom yang membentuk ruang pasio bangunan. Memakai baja hollow Kolom sistem I (ukuran 40cmx40cm) Kolom sistem II (ukuran 50cmx50cm ) Kolom sistem III (ukuran 30cmx30cm) Bentukan pasio (pusat bangunan) Struktur pasio (penyangga selubung) Bukaan Plat Lantai TEKSTUR Motif menyeru pai garisgaris kulit. TEKSTUR Dinding bangunan menampilkan tekstur licin dengan garis tali air sebagai perulangan AKSEN Elemen penyeimbang sebagai aksen dengan memakai warna yang kontras. Memiliki fungsi sebagai penanda drop off dan saluran talang air hujan BUKAAN Kusen mengikuti alur struktur selubung dengan menjorok pada bagian dalam Metal cladding Fasad bangunan menampilkan karakter kulit yakni bertekstur dan seperti lembaran. Tekstur muncul dari bentukan geometri menyerupai garis-garis kulit. Tekstur juga dimunculkan dengan pemilihan material selubung dengan material yang bersifat licin, yakni kaca dan metal clading yang dipakai sebagai aksen pada dinding selubung Rangka space fram,e. (atap dan dinding menyatu) STRUKTUR RUANG Transformasi tekstur kulit yang dipakai pada atap bangunan STRUKTUR SELUBUNG Referensi Struktur Selubung

PUSAT KERAJINAN KULIT SIDOARJO KONSEP UTILITAS SISTEM AIR KOTOR AIR BERSIH shaft SISTEM PEMATUSAN FIRE PROTECTION Air bersih berasal dari PDAM yang ditampung di dalam tandon kemudian dipompa menuju keran air. Arah penyaluran air hujan Lokasi tandon + r.pompa Kolam penampungan Lokasi septic tank berdekatan dengan ruang genset. Air kotor disalurkan menuju septic tank. Air buangan disalurkan menuju saluran air kota. Saluran air kotor Ruang keamanan Ruang pompa Sistem pematusan pada atap berupa talang yang berada pada titik terendah atap. Kemudian air hujan yang ditampung di dalam kolam disalurkan pada saluran air kotor yang disalurkan menuju saluran pembuangan air kota Menggunakan eskalator dan Lift sebagai untuk transportasi vertikal. Jenis lift dipilih Lft dengan material selubung kaca untuk menambah kesan ringan di dalam ruangan Saluran air kota Sistem fire protection terdiri dari fire extanguisher di tiap lantai 4 buah dengan tangga darurat tiap lantai 2 buah. Tangga Darurat Saluran air kota SISTEM TRANSPORTASI SISTEM KEAMANAN Sistem keamanan melalui kamera CCTV yang dikontrol dari satu tempat,ruang keamanan. Kamera CCTV berada di sudut ruang terutama pada ruang museum, ruang workshop, ruang perbelanjaan, dan ruang pamer Septic Tank SISTEM HVAC Menggunakan sistem AC multi split pada ruang-ruang tertutup dengan penempatan indoor dengan jenis wall mounted. 2 outdoor 2 outdoor 2 outdoor Referensi Glass Lift Lantai 1 Lantai 2 Lantai 3

PUSAT KERAJINAN KULIT SIDOARJO SERIAL VISION

PERSPEKTIF