Komposisi : C3H6 = 98 %

dokumen-dokumen yang mirip
: 1004 kg/m3. : 1300 kg/m3. : 0, *(Cp/BM)*(rho/BM)l/3 PERANCANGAN PRODUK. Bahan baku dibagi menjadi dua, yaitu bahan baku utama dan bahan

BAB II PERANCANGAN PRODUK

(Pra (Rancangan PaBnkjMethyCphenykminc. dari andine dan methanofdengan kapasitas ton/tahun BAB II PERANCANGAN PRODUK C7H9N.

BAB II PERANCANGAN PRODUK CH 2 CN. 2-Phenylacetonitrile. : Cairan, berwarna kuning

PERANCANGAN PRODUK 7, T2-5, T3. Panas Penguapan, Kkal/gmol : Sifat Fisis Formaldehyde 100% Berat Molekui, Kg/Kgmol : 30,026

Pra Perancangan Pabrik Kimia Propylene Glycol Kapasitas ton/tahun

BAB II PERANCANGAN PRODUK

Uyp Perancangan Pabrik BenzylAlkohol dari Benzyl klorida dan Natrium karbonat Kapasitas 5000 ton/tahun

BAB II PERANCANGAN PRODUK. : Sebagai bahan baku pembuatan ammonia, plastik,

BAB II PERANCANGAN PRODUK

BAB II PERANCANGAN PRODUK

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Prarancangan Pabrik Alumunium Sulfat dari Asam Sulfat dan Kaolin Kapasitas Ton/Tahun BAB I PENDAHULUAN

Prarancangan Pabrik Etanolamin dengan Proses Non Catalytic Kapasitas ton/tahun Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

BAB II DESKRIPSI PROSES

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

III. SPESIFIKASI BAHAN BAKU DAN PRODUK

BAB II DISKRIPSI PROSES

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Prarancangan Pabrik Isobutil palmitat dari Asam palmitat dan Isobutanol Kapasitas Ton / Tahun BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Prarancangan Pabrik Dimetil Eter Proses Dehidrasi Metanol Dengan Katalis Alumina Kapasitas Ton Per Tahun.

BAB I PENDAHULUAN. Prarancangan Pabrik Dimetil Eter Proses Dehidrasi Metanol dengan Katalis Alumina Kapasitas Ton Per Tahun.

PRARANCANGAN PABRIK ACRYLAMIDE DARI ACRYLONITRILE MELALUI PROSES HIDROLISIS KAPASITAS TON/TAHUN BAB II DESKRIPSI PROSES

BAB II DESKRIPSI PROSES

Laporan Tugas Akhir Prarancangan Pabrik Monochlorobenzene dari Benzene dan Chlorine Kapasitas ton/tahun BAB I PENDAHULUAN

II. DESKRIPSI PROSES

PRARANCANGAN PABRIK DIBUTYL PHTHALATE DARI PHTHALIC ANHYDRIDE DAN N-BUTANOL KAPASITAS TON/TAHUN BAB I PENDAHULUAN

PABRIK PUPUK ZA (AMONIUM SULFAT) DARI AMONIAK DAN ASAM SULFAT DENGAN PROSES NETRALISASI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendirian Pabrik

BAB I PENDAHULUAN PRARENCANA PABRIK ASETON DARI ISOPROPIL ALKOHOL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Prarancangan Pabrik Sodium Silikat Dari Natrium Hidroksida Dan Pasir Silika Kapasitas Ton/Tahun BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. desinfektan, insektisida, fungisida, solven untuk selulosa, ester, resin karet,

Prarancangan Pabrik Isopropanolamin dari Propilen Oksida dan Amonia Kapasitas Ton/Tahun BAB I PENDAHULUAN

PABRIK PROPYLENE GLYCOL DARI PROPYLENE OXIDE DENGAN PROSES HIDRASI PRA RENCANA PABRIK

BAB I PENDAHULUAN. Perancangan Pabrik Mononitrotoluena dari Toluena dan Asam Campuran dengan Proses Kontinyu Kapasitas 25.

Prarancangan Pabrik Propilen Glikol Dengan Proses Hidrasi Menggunakan Katalis Asam, Kapasitas ton/tahun Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. sehingga mengakibatkan konsumsi minyak goreng meningkat. Selain itu konsumen

BAB I PENDAHULUAN. Amar Ma ruf D

1.2 Kapasitas Pabrik Untuk merancang kapasitas produksi pabrik sodium silikat yang direncanakan harus mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu:

BAB I PENDAHULUAN. Prarancangan Pabrik Mononitrotoluen dari Toluen dan Asam Campuran Dengan Proses Kontinyu Kapasitas 55.

BAB II PEMILIHAN DAN URAIAN PROSES

Prarancangan Pabrik Asam Asetat dengan Proses Monsanto Kapasitas Ton Per Tahun BAB I PENDAHULUAN

Prarancangan Pabrik Kloroform dari Sodium hidroksida, Klorin, dan Aseton dengan Kapasitas ton/tahun BAB I PENDAHULUAN

Dalam pemilihan kapasitas rancangan pabrik DME memerlukan beberapa pertimbangan yang harus dilakukan, antara lain:

TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

PRA RENCANA PABRIK PABRIK PROPYLENE GLYCOL DARI PROPYLENE OXIDE DENGAN PROSES HIDRASI

Prarancangan Pabrik Sodium Dodekilbenzena Sulfonat dari Dodekilbenzena dan Oleum 20% Kapasitas Produksi ton/tahun BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pendirian Pabrik

Pabrik Gula dari Nira Siwalan dengan Proses Fosfatasi-Flotasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

<Pra (Rancangan (pabri^ metil'klorida dari <MetanoCdan asam Florida ton/tafiun PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. Kiswari Diah Puspita D

BAB II DISKRIPSI PROSES. 2.1 Spesifikasi Bahan Baku, Bahan Pendukung dan Produk. Isobutanol 0,1% mol

BAB II DESKRIPSI PROSES

PROSES DEHIDROGENASI ISOPROPANOL

BAB I PENDAHULUAN. Prarancangan Pabrik Sodium DodekilBenzena Sulfonat Dari DodekilBenzena Dan Oleum 20% dengan Kapasitas ton/tahun.

disegala bidang memicu meningkatnya pemenuhan kebutuhan hidup bagi pabrikan besar untuk terus mengembangkan produk-produk inofatiftiya demi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TUGAS PERANCANGAN PABRIK METHANOL DARI GAS ALAM DENGAN PROSES LURGI KAPASITAS TON PER TAHUN

VII. TATA LETAK PABRIK

1 Prarancangan Pabrik n-butil Metakrilat dari Asam Metakrilat dan Butanol dengan Proses Esterifikasi Kapasitas ton/tahun Pendahuluan

Prarancangan Pabrik Propilen Glikol dari Proplilen Oksida dan Air dengan Proses Hidrasi Kapasitas Ton / Tahun BAB I PENDAHULUAN

MAKALAH PRAKTIKUM HYSYS LPG RECOVERY PLANT

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PRARANCANGAN PABRIK METIL METAKRILAT DARI ASETON SIANOHIDRIN 1 DAN METANOL KAPASITAS TON/TAHUN BAB I PENDAHULUAN

BAB II DESKRIPSI PROSES. Titik didih (1 atm) : 64,6 o C Spesifik gravity : 0,792 Kemurnian : 99,85% Titik didih (1 atm) : -24,9 o C Kemurnian : 99,5 %

BAB I PENDAHULUAN. Prarancangan Pabrik Perkloroetilen dari Propana dan Klorin Kapasitas ton/tahun BAB I

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

UJI KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BRIKET BIOMASSA JERAMI-BATUBARA DENGAN VARIASI KOMPOSISI

Prarancangan Pabrik Mononitrotoluena dari Toluena dan Asam Campuran Dengan Proses Kontinyu Kapasitas Ton/Tahun BAB I PENDAHULUAN

Prarancangan pabrik isopropil asetat dari asam asetat dan propilen kapasitas ton / tahun

PABRIK BIODIESEL dari RBD (REFINED BLEACHED DEODORIZED) STEARIN DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pendirian Pabrik

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DESKRIPSI PROSES

AMONIUM NITRAT (NH4NO3)

PRARANCANGAN PABRIK DIMETIL ETER DARI METANOL KAPASITAS TON/TAHUN

Prarancangan Pabrik Etilen Glikol dari Etilen Oksida dan Air Kapasitas ton/tahun BAB I PENDAHULUAN

BAB II DESKRIPSI PROSES

BAB I PENDAHULUAN. 1 Prarancangan Pabrik Dietil Eter dari Etanol dengan Proses Dehidrasi Kapasitas Ton/Tahun Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN. adalah produksi asam akrilat berikut esternya. Etil akrilat, jenis ester

JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

CH 3 -O-CH 3. Pabrik Dimethyl Ether (DME) dari Styrofoam bekas dengan Proses Direct Synthesis. Dosen Pembimbing: Dr.Ir. Niniek Fajar Puspita, M.

ISOPROPIL ALKOHOL DENGAN PROSES DEHIDROGENASI

PRARANCANGAN PABRIK DIKLOROBUTANA DARI TETRAHIDROFURAN KAPASITAS TON PER TAHUN

BAB I PENDAHULUAN D

BAB I PENGANTAR A. Latar Belakang

Instrumentasi dan Pengendalian Proses

PABRIK ACETALDEHYDE DARI ACETYLENE DENGAN PROSES HIDRASI PRA RENCANA PABRIK

Prarancangan Pabrik Gipsum dengan Proses Desulfurisasi Gas Buang PLTU dengan Kapasitas Ton/Tahun BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

EXECUTIVE SUMMARY TUGAS PRA PERANCANGAN PABRIK KIMIA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DESKRIPSI PROSES

I. PENDAHULUAN. sangat pesat. Setiap tahunnya berdiri industri-industri baru yang berskala besar.

Transkripsi:

Pra fsancangan Pabrik Diisopropil ether dari iscpr opanol Kapasitas50.coo Ton'rahun 14 BAB II PERANCANGAN PRODUK 2.1. Spesifikasi Produk Diisopropil Ether (DIPE) Rumus Molekul Berat Molekul Titik didih Densitas Suhu kritis Tekanan kritis Kemurnian Wujud : C3H?OC3H7 : 102,17 g/mol : 342.15 K (1 atm) : 725 kg/nr : 500,05 K : 28,79 bar : 99,5 % wt : cair (35 C, 1 atm) Propilen (Produk Samping) Rumus Molelul : QLU Kenampakan : gas, jernih ( STP ) : cair, bening ( 20 atm ; 30 C ) Berat Molekul : 42,08 Titik didih : - 47,8 C (1 atm ) : 49,6 C ( 20 atm ) Titik Beku :-185,5 C ( 1 atm ) Komposisi : C3H6 = 98 % C3H8 = 2 % Kemurnian : 99,98% Abdullah 02.52107S

Pra Rancangan Pabnk Diisopropil etherdari isopropanol Kapasitas50.000 Ton/Tahun 15 2.2. Spesifikasi Bahan 2.2.1. Spesifikasi Bahan Baku Isopropyle Alcohol (IPA) Kenampakan Rumus Molekul Berat Molekul Titik didih Densitas Suhu kritis Tekanan kritis Kemurnian Wujud : cairan tak berwarna : C3H80 : 60,096 g/mol : 355 K (1 atm) : 785 kg/m3 : 508,3 K : 47,643 bar : 99 % C3H«0; 1 % H20 : cair (35 C, 1 atm) 2.2.2. Bahan Pembantu Katalis Zeolite Beta Bahan Utama Bulk Density :Zr02 : 1500kg/m3 Void fraction :0.32 Bentuk : bola Bandar 025210j)S fhecaetn,1

Pra Kan.-iln. '.In P.ll'nk Du-.'N.'ftl I 11in d.ln /../>/,y<,/y i, / ' Kapasitas oo.ooo Ion "rahun 16 2.3. Pengendalian Kualitas 2.3.1. Pengendalian Kualitas Bahan Baku Sebelum dilakukan proses produksi, dilakukan pengujian terhadap kualitas bahan baku yang diperoleh. Pengujian ini dilakukan dengan tujuan agar bahan baku yang digunakan sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Evaluasi yang digunakan yaitu standar yang hampir sama dengan standar Amerika yaitu ASTM 1972. Adapun parameter yang akan diukur adalrh : a. Kemurnian dari bahan baku Isopropyle Alcohol. b. Kandungan di dalam Isopropyle Alcohol. c. Kadar air dan zat pengotor. 2.3.2. Pengendalian Kualitas Produk Pengendalian produksi dilakukan untuk menjaga kualitas produk yang akan dihasilkan, dan ini sudah harus dilakukan sejak dari bahan baku sampai menjadi produk. Selain pengawasan mutu bahan baku, bahan pembantu, produk setengah jadi maupun produk penunjang mutu proses. Semua pengawasan mutu dapat dilakukan analisa oi laboratorium maupun menggunakan alat kontrol. Pengendalian dan pengawasan jalannya operasi dilakukan dengan alat pengendalian yang berpusat di control room, dilakukan dengan cara automatic control yang menggunakan indikator. Apabila terjadi penyimpangan pada indikator dari yang telah ditetapkan atau di-set baik \iuflow rate bahan baku atau produk, level control, maupun temperature control, dapat diketahui dari sinyal atau tanda yang diberikan yaitu nyala lampu, bunyi alarm dan sebagainya. Bila ".«">.

Pra Rancangan Pabnk Diisopropil ether dari isopropanol Kapasitas 50.000 Ton 'Tahun 17 terjadi penyimpangan, maka penyimpangan tersebut harus dikembalikan pada kondisi atau set semula baik secara manual atau otomatis. Beberapa alat kontrol yang dijalankan yaitu, kontrol terhadap kondisi operasi baik tekanan maupun temperatur. Alat contro' yang harus diset pada kondisi tertentu antara lain : Level Control Merupakan alat yang dipasang pada tangki. Jika belum sesuai dengan kondisi yang ditetapkan. maka akan timbul tanda atau isyarat berupa suara dan nyala lampu. Flow Rate Merupakan alat yang dipasang pada aliran bahan baku, aliran masuk dan aliran keluar proses. Temperature Control Merupakan alat yang dipasang di dalam setiap alat proses. Jika belum sesuai dengan kondisi yang ditetapkan, maka akan timbul tande7isyarat berupa suara dan nyala lampu. Jika pengendalian proses dilakukan terhadap kerja pada suatu harga tertentu supaya dihasilkan produk yang memenuhi standar, maka pengendalian mutu dilakukan untuk mengetahui apakah bahan baku dan produk telah sesuai dengan spesifikasi. Setelah perencanaan produksi disusun dan proses produksi dijalankan perlu adanya pengawasan dan pengendalian produksi agar proses berjalan dengan baik. Abdullah 0252107S Bandar 025210j)S

Pra Rancangan Pabrik Diisopropil ether dari isopropanol Kapasitas 50.000 Ton'Tahun 18 Kegiatan proses produksi diharapkan menghasilkan produk yang mutunya sesuai dengan standard dan jumlah produksi yang sesuai dengan rencana serta waktu yang tepat sesuai jadwal. Penyimpangan kualitas terjadi karena mutu bahan baku tidak baik, kesalahan operasi dan kerusakan alat. Penyimpangan dapat diketahui dari hasil monitor atau analisa pada bagian Laboratorium Pemeriksaan. Pengendalian kualitas (Quality Control) padapabrik Diisopropil Ether ini meliputi: a. Pengendalian Kualitas Bahan Baku Pengendalian kualitas dari bahan baku dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kualitas bahan baku yang digunakan, apakah sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan untuk proses. Apabila setelah dianalisa ternyata tidak sesuai, maka ada kemungkinan besar bahan baku tersebut akan dikembalikan kepada supplier. b. Pengendalian Kualitas Bahan Pembantu Bahan-bahan pembantu untuk proses pembuatan Diisopropil Ether di pabrik ini juga perlu dianalisa untuk mengetahui sifat-sifat fisisnya, apakah sudah sesuai dengan spesifikasi dari masing-masing bahan untuk membantu kelancaran proses. c. Pengendalian Kualitas Produk Pengendalian kualitas produkdilakukan terhadap produksi Diisopropil Ether. d. Pengendalian Kualitas Produk pada Waktu Pemindahan (dari satu tempat ke tempat lain).

Pra Rancangan Pabrik Diisopropil ether dari isopropanol Kapasitas 50.000 Ton/Tahun 19 Pengendalian kualitas yang dimaksud disini adalah pengawasan produk terutama Diisopropil Ether dan propylen pada saat akan dipindahkan dari tangki penyimpanan sementara (day tank) ke tangki penyimpanan tetap (storage tank), dari storage tank ke mobil truk dan ke kapal. 2.3.3. Pengendalian Kuantitas Penyimpangan kuantitas terjadi karena kesalahan operator, kerusakan mesin, keterlambatan pengadaan bahan baku, perbaikan alat terlalu lama dan Iainlain. Penyimpangan tersebut perlu diidentifikasi penyebabnya dan diadakan evaluasi. Selanjutnya diadakan perencanaan kembali sesuai dengan kondisi yang ada.