Katalog BPS : 1101002.3510030 https://radityacepek28.wordpress.com/wisata-banyuwangi/pantai -bedul/ https://lukssudjiwo.wor dpress.com/pariwisata/bedul-banyuwangi/ sumber : http://www.yukpiknik.com/destinasi/wisata-alas-purwo/attachment/kawasan-hutan-mangrove-bedul/
https://radityacepek28.wordpress.com/wisata-banyuwangi/pantai -bedul/ https://lukssudjiwo.wor dpress.com/pariwisata/bedul-banyuwangi/ sumber : http://www.yukpiknik.com/destinasi/wisata-alas-purwo/attachment/kawasan-hutan-mangrove-bedul/
STATISTIK DAERAH KECAMATAN PURWOHARJO 2015 No. Publikasi : 35100.1532 Katalog BPS : 1101002.3510030 Ukuran Buku Jumlah Halaman : 18,2 cm x 25,7 cm : v + 16 Halaman Pembuat Naskah : Koordinator Statistik Kecamatan Purwoharjo Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Penyunting : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Gambar Kulit Muka : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Gambar : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Penerbit : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya.
Kata Pengantar Publikasi Statistik Kecamatan Purwoharjo 2015 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi untuk yang ketiga kalinya. Pada publikasi ini disajikan data dan juga informasi beserta penjabaran mengenai perekonomian Kabupaten Banyuwangi untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi Kecamatan Purwoharjo. Publikasi Statistik Kecamatan Purwoharjo 2015 diterbitkan guna melengkapi publikasi yang telah terbit secara rutin setiap tahun. Publikasi Statistik Kecamatan lebih menekankan pada analisis, seperti angka pengangguran, angkatan kerja, pertumbuhan ekonomi, inflasi,dan lain-lain. Melalui publikasi ini, diharapkan dapat membantu pengguna dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan di Kecamatan Purwoharjo. Diharapkan publikasi ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan akan data statistik, baik untuk instansi/dinas pemerintah, swasta, akademis maupun masyarakat luas. Oleh karena itu kami harapakan kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi penerbitan yang lebih sempurna untuk yang akan datang. Banyuwangi, Oktober 2015 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Ir. Mohammad Amin, M.M NIP. 19661109 199212 1 001
Daftar Isi 1. GEOGRAFIS 1 6. KESEHATAN 10 2. PEMERINTAH 3 7. PERTANIAN 13 3. PENDUDUK 4 8. INDUSTRI 15 4. TENAGA KERJA 6 9. PERDAGANGAN 16 5. PENDIDIKAN 8
GEOGRAFI 1 ecara geografis kecamatan Purwoharjo merupakan kecamatan yang berada di kawasan selatan tepatnya 45 km dari pusat Pemerintahan wilayah Kabupaten Banyuwangi. Terdiri dari dataran rendah yang sebagian besar berada di sepanjang Pantai Selatan.Di sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Cluring, disebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Samudra Indonesia, disebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Tegaldlimo dan disebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Bangorejo. Letak geografis Kecamatan Purwoharjo berada di wilayah dataran rendah di Kabupaten Banyuwangi, hal ini dapat dilihat dari ketinggian wilayah Kecamatan Purwoharjo yang berada di ketinggian antara 20 73 m dari permukaan air laut. Desa Bulurejo adalah wilayah yang memiliki ketinggian tertinggi sedangkan desa yang berada di wilayah terendah adalah Desa Grajagan dengan ketinggian ratarata 20 meter dari permukaan laut yang menunjukkan bahwa daerah desa Grajagan adalah daerah Pantai. Peta Kecamatan Purwoharjo Letak Ketinggian Tanah Wilayah Di Kecamatan Purwoharjo (m.pdl) Sumber Data : Kantor Camat Purwoharjo Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 1
1 GEOGRAFI Luas Wilayah Desa di Kecamatan Purwoharjo Sumber Data : Kantor Kecamatan Purwoharjo Nama Dan Panjang Sungai Di Kecamatan Purwoharjo Kecamatan Purwoharjo terbagi dalam delapan desa, yaitu Desa Grajagan, Desa Sumberasri, Desa Glagahagung, Desa Karetan, Desa Sidorejo, Desa Purwoharjo, Desa Bulurejo, dan Desa Kradenan. Luas wilayah kecamatan Purwoharjo adalah 78,37 Km 2. Berdasarkan diagram disamping, diketahui bahwa desa yang memiliki wilayah terluas adalah Desa Sumberasri dengan luas wilayah sebesar 18,66 Km 2, Desa Bulurejo dengan luas wilayah sebesar 12,01 Km 2, Desa Glagahagung dengan luas wilayah 11,53 Km 2, Desa Grajagan dengan luas 8,67 Km 2, Desa Purwoharjo dengan luas wilayah Km 2, Desa Kradenan 8,41 Km 2, Desa Sidorejo dengan luas wilayah 8,05 Km 2, dan Desa yang memiliki luas paling kecil adalah Desa Karetan yang memiliki luas 2,29 Km 2. Kecamatan Purwoharjo dilewati 1 sungai yaitu Sungai Kalisetail dengan panjang 6,3 km. Sungai inilah yang menjadi sumber pengairan bagi para petani disekitar Kecamatan Purwoharjo. Sumber Data : Kantor Camat Purwoharjo 2 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
PEMERINTAHAN 2 ecamatan dipimpin seorang Camat yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota/Bupati melalui Sekretaris Kota Administrasi / Kabupaten Administrasi. Sedangkan desa dipimpin seorang Kepala Desa yang dipilih langsung oleh penduduk desa. Secara administratif Kecamatan Purwoharjo terbagi menjadi 8 desa. Selama periode 2012-2014, jumlah desa tidak ada perubahan. Ditingkat pemerintahan desa masih terdapat pembagian wilayah lagi yaitu dusun, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT). Kecamatan Purwoharjo terdiri dari 29 dusun, 97 rukun warga dan 529 rukun tetangga. Desa Grajagan merupakan desa dengan jumlah RT dan RW terbayak, yaitu 5 dusun, 117 RT dan 22 RW, jumlah dusun, RT dan RW terbanyak selanjutnya adalah desa Bulurejo, yaitu 3 dusun, 77 RT dan 20 RW, dan disusul lagi oleh desa Karetan dengan 5 dusun, 73 RT dan 13 RW, sedangkan desa Sidorejo merupakan desa dengan jumlah pembagian dusun, RT dan RW terkecil yaitu 2 dusun, dan 5 RW. Desa dengan jumlah RT terkecil, adalah desa Sidorejo sebanyak 35 RT. Statistik Permerintahan Di Kecamatan Purwoharjo Wilayah Administrasi 2012 2013 2014 Desa 8 8 8 Dusun 29 29 29 Rukun Warga 97 97 97 Rukun Tetangga 529 529 529 Sumber Data : Kantor Kecamatan Purwoharjo Banyaknya Dusun, RW dan RT Per Desa Tahun 2014 Sumber Data : Kantor Kecamatan Purwoharjo Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 3
3 PENDUDUK Indikator Kependudukan Kecamatan Purwoharjo Uraian 2012 2013 2014 Jumlah Penduduk 65.628 65,793 66.036 Kepadatan Penduduk (org/km2) 837 840 843 Sex Rasio (L/P) % 99,72 99,39 99,45 % Penduduk Menurut Kelom pok Usia 0-14 thn 22,89 22,69 22,37 15-64 thn 67,82 67,89 68,09 >65 thn 9, 29 9,41 9,54 Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Perbandingan Jumlah Penduduk Laki-laki Dan Perempuan erdasarkan konsep BPS yang dimaksud dengan Penduduk Indonesia mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) tinggal dalam wilayah geografis Indonesia, baik bertempat tinggal tetap maupun tidak tetap (seperti tuna wisma, pengungsi, awak kapal berbendera Indonesia, masyarakat terpencil / terasing, dan penghuni perahu / rumah apung). Anggota korps diplomatik beserta keluarganya, meskipun menetap diwilayah geografis Indonesia, tidak dicakup sebagai penduduk. Proyeksi hasil Sensus Penduduk tahun 2014 memperkirakan jumlah penduduk Kecamatan Purwoharjo pada tahun 2014 sekitar yaitu 66.036 jiwa dengan penduduk laki-laki sejumlah 33.927 jiwa atau 49,86 persen dari penduduk Kecamatan Purwoharjo dan penduduk perempuan 33.109 jiwa atau 50,14 persen. Pada tahun 2014 mengalami pertambahan penduduk sejumlah 243 jiwa dari tahun 2013. Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Rasio jenis kelamin merupakan perbandingan antara jumlah penduduk pria dan jumlah penduduk wanita pada suatu daerah dan pada waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk pria per 100 wanita. Rasio jenis kelamin Kecamatan Purwoharjo yaitu 99,45 persen besarnya rasio yang di bawah 100 4 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
PENDUDUK 3 menunjukkan jumlah penduduk perempuan di kecamatan ini lebih banyak dari penduduk laki-laki. Jika dilihat pada masing-masing kelurahan, hanya Kelurahan Bulurejo, Glagahagung, Sumberasih, dan Grajagan yang masing-masing 110,55; 100,06; 101,74; 100,04. Desa yang memiliki rasio terendah ialah desa Karetan dengan rasio 95,12 persen. Angka kepadatan penduduk menunjukan rata-rata jumlah penduduk tiap 1 kilometer persegi. Semakin besar angka kepadatan penduduk menunjukan bahwa semakin padat penduduk yang mendiami wilayah tersebut. Adapun angka kepadataan penduduk di Kecamatan Purwoharjo ialah 843 jiwa/km 2, artinya bahwa secara rata-rata tiap 1 kilometer persegi wilayah di Kecamatan Purwoharjo didiami oleh 843 penduduk. Jika dilihat pada masing-masing kelurahan, desa yang memiliki kepadatan tertinggi yaitu desa Grajagan sebanyak 1.655 jiwa/km2, Karetan sebanyak 1293 jiwa/km2. Desa yang memiliki kepadatan terendah yaitu desa Sumberasih sebanyak 341 jiwa/km2. Desa Glagahagung sebanyak 624 jiwa/km2. Desa lainnya yaitu desa Bulurejo sebanyak 693 jiwa/km2, Purwoharjo sebanyak 1.114 jiwa/km2. Sidorejo 874 jiwa/km2. Rasio Jenis Kelamin Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Kepadatan Penduduk Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 5
4 TENAGA KERJA TENAGA KERJA Tenaga Kerja Kecamatan Purwoharjo Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Tenaga Kerja Sektor Pertanian umlah penduduk yang bekerja di kecamatan Purwoharjo tahun 2014 adalah 32.935 jiwa. Dengan kata lain jumlah penduduk Kecamatan Purwoharjo yang bekerja pada tahun 2014 adalah 64,24 persen dari seluruh jumlah penduduk yang berusia 15 tahun keatas. Pertanian merupakan sektor pekerjaan yang menyerap jumlah tenaga kerja paling besar pada tahun 2014, dengan prosentase penduduk yang bekerja pada sektor ini mencapai 65,78 persen atau sekitar 21.666 jiwa. Sektor lain yang menyerap tenaga kerja cukup besar adalah perdagangan dengan prosentase 14,50 persen atau sekitar 4.775 jiwa, lalu disusul oleh jasa kemasyarakatan dengan jumlah 6,04 persen atau sekitar 1.990 jiwa, jasa pendidikan 3,49 persen atau sebanyak 1.149 jiwa, dan presentease tenaga kerja terendah yaitu pertambangan dan penggalian hanya sebesar 0,13 persen. Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Dari berbagai sektor pertanian, pertanian tanaman padi dan palawija menyerap tenaga kerja paling besar yaitu sebesar 89,00 persen seluruh tenaga kerja disektor pertanian, atau 58,55 persen dan dari seluruh tenaga kerja yang ada di Kecamatan Purwoharjo. Sektor terendah yaitu perkebunan hanya 0,15 persen. 6 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
TENAGA KERJA 4 TENAGA KERJA 4 Jika dilihat dari prosentase tenaga kerja menurut desa Grajagan merupakan desa dengan prosentase tenaga kerja terbanyak di kecamatan Purwoharjo,yaitu 21,30 persen atau sekitar 7.015 orang. Prosentase tenaga kerja terbesar selanjutnya adalah desa Kradenan yaitu 15,20 persen atau sebanyak 5.006 jiwa, Wilayah dengan prosentase tenaga kerja terkecil adalah desa Karetan dengan 4,50 persen atau sekitar 1.483 orang dari seluruh tenaga kerja yang ada di kecamatan Purwoharjo. Prosentase tenaga kerja dari jumlah penduduk berusia 15 tahun keatas berbeda-beda disetiap desa. Desa Grajagan memiliki tenaga kerja sebanyak 7.015 jiwa, Sumberasri sebanyak 3.174 jiwa, desa Glagahagung memiliki tenaga kerja sebanyak 3.614 jiwa, desa Bulurejo memiliki sebanyak 4.185 jiwa, desa Purwoharjo sebanyak 4.878 jiwa, desa Sidorejo sebanyak 3.579 jiwa, desa Kradenan sebanyak 5.006 jiwa, desa Karetan sebanyak 1.483 jiwa dan dengan prosentase terendah. Desa dengan jumlah jiwa yang tidak bekerja berada didesa Grajagan dengan sebanyak 3.904 jiwa dan desa terendah adalah Karetan sebanyak 825 jiwa. Prosentase Tenaga Kerja Menurut Desa Tahun 2014 Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Prosentase Tenaga Kerja Per Desa di Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 7
5 PENDIDIKAN Jumlah Sekolah, Murid dan Guru Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Jenjang Sekolah Murid Guru SD 40 5684 428 SMP 14 2725 220 SMA 4 1956 109 Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Rasio-rasio Pendidikan Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Jenjang Guru / Murid / Murid / Sekolah Sekolah Guru SD 11 142 13 SMP 16 195 12 SMA 27 489 18 Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi alam upaya menunjang pendidikan, Kecamatan Purwoharjo memiliki sekolah-sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) baik dengan status negeri maupun swasta. Jumlah sekolah untuk SD sederajat (SD dan SD ibtidaiyah negeri / swasta), SMP sederajat (SMP dan SMP tsanawiah negeri / swasta) dan SMA sederajat (SMA dan SMK) pada tahun 2014 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 40 unit, 14 unit dan 4 unit, dengan jumlah murid sebanyak 5.684 siswa (SD), 2.725 siswa (SMP), 1.956 siswa (SMA). Sedang jumlah guru yang mengajar adalah 428 orang (SD), 220 orang (SMP) dan 109 orang (SMA). Perbandingan antara jumlah murid pada suatu jenjang sekolah dengan jumlah sekolah yang bersangkutan dapat menunjukkan rata-rata daya tampung persekolah yang masing-masing jenjang pendidikan cukup bervariasi. Dapat dilihat rasio murid terhadap jumlah sekolah untuk jenjang SD, SMP, SMA masing-masing sebesar 142, 195 dan 489 orang persekolah. Beban kerja guru dalam mengajar pun berbeda untuk tiap tingkatan, semakin tinggi nilai rasio semakin berkurang tingkat pengawasan perhatian guru terhadap murid, sehingga mutu pengajaran cenderung semakin rendah. 8 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
PENDIDIKAN 5 Kesadaran akan pentingnya pendidikan sudah mulai disadari oleh masyarakat pada umumnya, ini dapat dilihat dari besarnya angka partisipasi sekolah, angka ini juga dapat menunjukkan besarnya peluang untuk mengakses pendidikan secara umum. Untuk mengetahui besarnya partisipasi dapat diketahui dari (APK) Angka Partisipasi Kasar yang merupakan rasio jumlah siswa, berapapun usianya, yang sedang sekolah ditingkat pendidikan tertentu terhadap jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikan tertentu. Untuk tahun 2014 angka partisipasi sekolah untuk tingkat SD, SMP dan SMA masing-masing adalah 183,81 persen, 168,40 persen dan 126,06 persen. Jenjang SD, SMP, SMA memiliki besar APK diatas 100 persen hal ini menunjukkan partisipasi sekolah untuk tingkat SD, SMP dan SMA banyak siswa yang usianya diluar rentang usia sekolah. Rentang usia SD ialah 7-12 tahun, SMP 13-15 tahun dan SMA 16-18 tahun atau APK diatas 100 menunjukkan bahwa ada penduduk yang sekolah melebihi usia yang seharusnya sekolah dijenjang tersebut. Selain itu dapat juga disebabkan adanya murid berasal dari luar Kecamatan Purwoharjo. APK SD, SMP, dan SMA Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 (%) Sumber : BPS Kab. Banyuw angi Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 9
6 KESEHATAN Banyaknya Fasilita s Ke sehatan Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Fasilitas Kesehatan Rumah Sakit / Rumah Bersalin Puskesmas Pustu Klinik Praktek Dokter Praktek Bidan Posyandu Apotek Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Jumlah 2 4 2 17 15 91 3 Banyaknya Tenaga Kesehatan Kecamatan Purwoharjo 2014 Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi 1 esehatan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kesehatan sangatlah penting. Di Kecamatan Purwoharjo, walaupun rumah sakit hanya tersedia 1 unit tetapi berbagai fasilitas kesehatan lain seperti puskesmas, posyandu, praktek dokter dan lainnya telah tersedia. Pada tahun 2014 Jumlah fasilitas kesehatan yang terdapat di Kecamatan Purwoharjo adalah Puskesmas sebanyak 2 unit yang dibantu dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) sejumlah 4 unit, Klinik sejumlah 2 unit, Posyandu sejumlah 91 unit yang tersebar di 8 desa di kecamatan Purwoharjo. Selain fasilitas tersebut diatas, juga terdapat 17 lokasi praktek dokter dan 15 praktek bidan. Tenaga kesehatan yang bertempat tinggal di Kecamatan Purwoharjo baik tenaga medis maupun tenaga non medis. Tenaga medis yang terdapat di Kecamatan Purwoharjo yaitu Dokter sebanyak 14 o- rang, Dokter gigi 4 orang, Bidan sebanyak 26 orang. Untuk tenaga non medis yang terdapat di Kecamatan Purwoharjo ada dukun bayi sebanya 20 orang, tusuk jarum sebanyak 1 orang, tukan pijat sebanyak 16 orang, dan tenaga kesehatan lainnya sebanyak 27 orang. 10 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
KESEHATAN 6 Perbandingan jumlah tenaga kesehatan dibanding jumlah jiwa di Kecamatan Purwoharjo, satu tenaga kesehatan menangani 610-611 orang. Apabila dirinci menurut tingkatannya, maka satu tenaga dokter menangani sekitar 4717 orang dari seluruh penduduk Kecamatan Purwoharjo. Dari tingginya angka perbandingan tersebut, dapat dilihat bahwa jumlah tenaga kesehatan di Kecamatan Purwoharjo masih belum mencukupi. Jika dilihat jumlah tenaga kesehatan yang ada dimasing-masing desa, desa Sidorejo memilki tenaga kesehatan yang paling banyak yaitu sebanyak 20 orang. Selanjutnya desa Sumberasih sebanya 19 orang tenaga kesehatan, desa Kradenan 16 orang tenaga kesehatan, Purwoharjo 13 orang tenaga kesehatan, desa Bulurejo, desa Grajagan dan desa Glagahagung memiliki tenaga kesehatan yang masing-masing terdapat 11 orang tenaga kese-hatan, dan desa yang memiliki tenaga kesehatan terendah yaitu desa Karetan, hanya memiliki 7 tenaga kesehatan. Jumlah pasangan subur di kecamatan Purwoharjo sebanyak 14.279 jiwa, yang memakai IUD 1.610 jiwa, 7 orang memakai MOP, dan 347 memakai Banyaknya Tenaga Kesehatan Menurut Desa di Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Sumber : BPS Kab. Ban yuwangi Peserta KB Aktif dan Alat Kontrasepsi yang Digunakan Tahun 2014 Jenis Alat Kontrasepsi IUD MOP MOW Implant Suntik Pil Kondom Jumlah PUS Sumber : BPS Kab. Ban yuwangi 2014 1.610 7 347 596 5.472 2.132 115 14.279 Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 11
6 KESEHATAN Prosentase Peserta KB Aktif Menurut Alat Kontra sepsi Tahun 2014 Sumber : BPS Kab. Ban yuwangi Banyaknya Peserta KB Aktif Menurut Desa Tahun 2014 Sumber : BPS Kab. Ban yuwangi MOW, yang memakai implant sebanyak 596 jiwa, yang memakai suntik sebanyak 5.472 jiwa, meminum pil sebanyak 2.132 jiwa, dan yang memakai kondom terdapat 115 jiwa. Alat kontrasepsi terendah yang di pakai pasangan usia subur yaitu alat MOP, hanya 0,07 persen saja yang memakai alat tersebut. Alat kontrasepsi terendah kedua yaitu MOW hanya 3,38 persen yang memakai, sebagian besar pasangan usia subur memakai alat kontrasepsi pil dan suntik yang masing-masing sebanyak 20,74 persen dan 53,23 persen. Pada tahun 2014, banyak pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi. Desa yang menggunakan alat kontrasepsi terbanyak yaitu desa Grajagan sebesar 2.164 jiwa, desa terbanyak kedua yaitu desa Kredenan yaitu sebanyak 1.597, desa selanjutnya yaitu desa Bulurejo sebanyak 1.527 jiwa, desa Purwoharjo memilki 1.436 jiwa pasangan usia subur yang memakai alat kontrasepsi, desa Sidorejo sebanyak 1.105 jiwa, desa Glagahagung sebanyak jiwa. Desa terendah yang memakai alat kontrasepsi yaitu desa Karetan yaitu sebanyak 484 jiwa, desa terendah kedua yaitu desa Sumberasih yaitu sebanyak 903 jiwa. 12 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
PERTANIAN 7 alah satu pendukung berjalannya roda perekonomian di Kecamatan Purwoharjo ialah pertanian. Tahun 2014 luas panen tanaman pangan sebesar 9.767 Ha. Komoditas tanaman pangan dengan luas panen terbesar selama tahun 2014 adalah Kedelai, yaitu sebesar 6.066 Ha. Komoditas dengan luas panen yang cukup besar setelah Kedelai ialah tanaman Padi sawah yaitu 3.172 Ha. Komoditas pertanian yang terendah yaitu Jagung seluas 529 Ha. Padi memberikan kontribusi terbesar di Kecamatan Purwoharjo, sekitar 23.676 ton yaitu sebesar 60,35 persen dari seluruh komiditi pertanian, sedangkan tanaman yang memberi kontribusi terbanyak setelah padi ialah kedelai dengan produksi sekitar 29,98 persen atau 11.762 ton dari tanaman pangan yang di hasilkan. Selain itu, tanaman pangan lain yang memberi kontribusi terendah yaitu jagung hanya sebesar 3.793 atau 9,67 persen dari seluruh komoditi pangan. Statistik Tanaman Pangan Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Uraian Jumlah Padi Sawah Luas Panen (ha) 3.172 Produksi (ton) 23.676 Jagung Luas Panen (ha) 529 Produksi (ton) 3.793 Kedelai Luas Panen (ha) 6.066 Produksi (ton) 11.762 Sumber : Mantri Pertanian Kec. Purwoharjo Kontribusi Produksi Tanaman Pangan Tahun 2014 (%) Kontribusi produktivitas (ton/ha) pada tahun 2014 menurut desa untuk tanaman padi sawah yang tertinggi di tempati oleh desa Karetan sebesar 7,64 ton/ha, desa selanjutnya yaitu Bulurejo sebesar 7,55 ton/ha. Untuk komoditas Sumber : Mantri Pertanian Kec. Purwoharjo Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 13
7 PERTANIAN Produktivitas Tanaman Pangan Menurut Desa Tahun 2014 Sumber : Mantri Pertanian Kec. Purwoharjo Populasi Ternak Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Uraian Jumlah Ternak Besar Sa pi Perah 184 Sa pi Potong 2.997 Ke rbau 43 Kuda 5 Ternak Kecil Ka mbing 4.656 Domba 3.087 Ba bi 232 Unggas Ayam Kampung 88.059 Ayam Petel or 61.233 Ayam Pedaging 7.500 Itik 506 Sumber : Mantri Pertanian Kec. Purwoharjo tanaman jagung, produktivitas tertinggi berada didesa Grajagan yaitu sebesar 7,25 ton/ha dan desa kedua yaitu desa Sumberasih sebesar 7,05 ton/ha. Desa lainnya tidak memilki produktivitas jagung. Untuk tanaman kedelai, desa tertinggi yaitu desa Grajagan sebesar 7,92 ton/ha selanjutnya desa Sumberasih sebesar 2,02 ton/ha. Desa terendah dalam produksi tanaman padi yaitu desa Sidorejo sebesar 7,37 ton/ha, dan desa Karetan ialah desa terendah dalam tanaman kedelai yaitu sebesar 1,81 ton/ha. Selain sektor tanaman pangan, pertanian di Kecamatan Purwoharjo juga meliputi sektor peternakan. Ternak di Kecamatan Purwoharjo terbagi dalam 3 jenis yaitu ternak besar, ternak kecil, serta unggas. Populasi terbesar dari ternak besar yaitu ternak sapi perah sebanyak 2.997 ekor, sedangkan jumlah ternak yang kecil yaitu kuda yang jumlahnya hanya 5 ekor. Populas dalam ternak kecil yaitu kambing sebanyak 4.656 ekor, jumlah populasi ternak kecil yang terendah yaitu babi sebanyak 232 ekor. Sedangkan dari ternak unggas yang populasinya terbanyak yaitu ayam kampung yang jumlahnya mencapai hingga 88.059 ekor di tahun 2014, jumlah populasi ternak unggas terendah yaitu itik sebanyak 506 ekor. 14 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
INDUSTRI 8 eberadaan perusahaan industri mempengaruhi kehidupan perekonomian masyarakat kecamatan Purwoharjo. Ini dikarenakan industri dapat menyerap tenaga kerja dan sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat. Pada tahun 2014 tercatat data perusahaan industri kecil/rumah tangga sebanyak 380 lokasi dengan usaha terbanyak di Desa Kradenan yaitu sebanyak 101 lokasi, usaha terbanyak didesa selanjutnya adalah desa Glagahagung 100 lokasi, desa Grajagan 24 lokasi dan Karetan memiliki jumlah Industri kecil/rumah tangga terkecil jumlah 48 lokasi usaha. Sedangkan jumlah usaha terkecil adalah desa Sumberasih yaitu 14 lokasi. Jenis usaha terbanyak adalah industri barang galian tetapi bukan logam yaitu sejumlah 158 usaha atau 40,93 persen. Industri terbanyak selanjutnya ialah makanan dan minuman yaitu 113 usaha atau 29,27 persen, industri terendah yaitu industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki yaitu sejumlah 1 lokasi atau sebesar 0,26 persen, industri terendah selanjutnya yaitu Barang dari logam keculi mesin dan peralatannya yaitu 4 lokasi. Jumlah Industri Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 Desa Jumlah Industri Grajagan 24 Sumberasih 14 Glagahagung 100 Karetan 48 Bulurejo 17 Purwoharjo 47 Sidorejo 29 Kradenan 101 Sumber : Kantor Camat Purwoharjo Kontribusi Industri Kecamatan Purwoharjo Sumber : Kantor Camat Purwoharjo Statistik Daerah Kecamatan PurwoharjoTahun 2015 15
9 PERDAGANGAN Sarana Perdagangan Kecamatan Purwoharjo Tahun 2014 SARANA PERDAGANGAN Permanen Semi Permanen Tanpa Bangunan Mini Market Toko Peracangan Hotel Warung Makan Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi Distribusi Sarana Perdagangan dan Akomoda si Kecamatan Purwoharjo Sumber : BPS Kab.Ban yuwangi JUMLAH 1 6 4 7 244 1 152 alah satu pusat perekonomian bagi suatu daerah adalah pasar. Sehingga keberadaannya sangatlah penting tidak hanya sebagai pendorong roda perekonomian tapi juga untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat sekitar. Kecamatan Purwoharjo sebagai pusat ekonomi memiliki 7 pasar tradisional, baik dengan bangunan permanen, maupun bangunan semi permanen. Selain itu, terdapat 7 mini market dan toko/warung kelontong sejumlah 244 unit yang sangat membantu mencukupi kebutuhan masyarakat yang berdomisili jauh dari pasar. Untuk mendukung pariwisata yang ada di Kabupaten Purwoharjo, diperlukan akomodasi untuk itu, contohnya dengan adanya hotel sejumlah 1 unit, serta warung makan dengan jumlah 152 unit. Jika melihat ketersediaan akan sarana perdagangan dan akomodasi per kelurahan, maka kelurahan dengan sarana terbanyak ialah kelurahan Purwoharjo dengan jumlah 103 unit, dan desa kedua terbesar yaitu desa Grajagan dengan jumlah 102 unit, desa selanjutanya yaitu desa Bulurejo 46 unit, sedangkan desa yang memiliki sarana perdagangan dan akomodasi terendah yaitu desa Sidorejo dengan jumlah 22 unit, desa terendah lainnya yaitu desa Karetan 27 unit. 16 Statistik Daerah Kecamatan Purwoharjo Tahun 2015
https://lukssudjiwo.wor dpress.com/pariwisata/bedul-banyuwangi/ https://radityacepek28.wordpress.com/wisata-banyuwangi/pantai - bedul/ sumber : http://www.yukpiknik.com/destinasi/wisata-alas-purwo/attachment/kawasan-hutan-mangrove-bedul/ BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANYUWANGI Jl. KH. Agus Salim No 87 Bany uwangi 68425 Telp.(033 3)421774 Faks.(0333)413904; Website: bany uwangikab.bps.go.id; Email : bps3510@bps.go.id