BAB V KESIMPULAN DAN SARAN V.1. Kesimpulan Setelah melakukan serangkaian proses penelitian, pengolahan data hingga analisis data, peneliti dapat menarik kesimpulan dari data yang diperoleh. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan tayangan Reportase Investigasi TRANS TV terhadap persepsi penonton tentang informasi pemilihan produk makanan. Maka dari itu berbagai kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan perolehan data, antara lain: Teori yang digunakan adalah kultivasi (cultivation theory). Teori yang dikemukakan oleh George Gerbner tersebut, pada mulanya merupakan penelitian untuk menjelaskan dampak menyaksikan tayangan kekerasan terhadap persepsi masyarakat. Dengan menerapkan teori kultivasi dengan pembahasan yang berbeda, tetap memberikan hasil yang serupa seperti yang dijabarkan dalam teori kultivasi, yang menyatakan bahwa khalayak menerima terpaan media sebagai realitas sosial yang sama dengan kehidupan nyata. Teori kultivasi percaya bahwa media televisi bertanggung jawab dalam membentuk, bahkan mendoktrin konsepsi penontonnya mengenai realitas sosial yang ada di sekelilingnya. Hal ini terbukti berdasarkan hasil analisa data yang 206
207 diperoleh peneliti, yaitu ketika terpaan program berita Reportase Investigasi TRANS TV semakin tinggi, artinya semakin sering seorang individu menonton program berita tersebut, maka terpaan yang diterima akan meningkatkan pula persepsi penonton menjadi positif, sesuai dengan isi berita yang disampaikan melalui program acara tersebut. Terdapat pengaruh antara terpaan program acara Reportase Investigasi TRANS TV terhadap persepsi penonton tentang informasi pemilihan produk makanan. Hal ini berdasarkan bahwa, semakin tinggi terpaan program acara Reportase Investigasi TRANS TV yang diterima oleh responden, maka persepsi penonton akan berdampak positif terhadap terpaan media tersebut. Sebab semakin banyak terpaan yang diterima, maka akan mempengaruhi pada persepsi penonton tentang informasi berita yang disampaikan. Begitu pula, apabila terpaan program acara Reportase Investigasi TRANS TV semakin rendah, maka terpaan yang diterima responden sedikit sehingga tidak dapat mempengaruhi persepsi penonton tentang isi berita investigasi Reportase Investigasi TRANS TV. Dilihat dari tabulasi silang antara usia responden dengan persepsi, maka dapat disimpulkan bahwa responden dengan kisaran usia 37-43 tahun memiliki persepsi positif terhadap program acara Reportase Investigasi TRANS TV. Berdasarkan observasi peneliti, ditemukan bahwa mayoritas responden menggunakan isi berita dari program berita investigasi tersebut
208 untuk memenuhi kebutuhan kognisi mereka mengenai pemilihan produk makanan bagi keluarganya. Hal ini terkait dengan peran aktif seseorang dalam memilih kategori yang sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, ibu rumah tangga di Surabaya menggunakan media televisi dan menonton program acara Reportase Investigasi TRANS TV sehingga menimbulkan proses yang aktif dalam memberikan penafsiran akan pesan yang disampaikan. Dilihat dari tabulasi silang antara pendidikan responden dengan persepsi, maka dapat diketahui responden dengan tingkat pendidikan terakhir SMA/ SMK dan yang sederajat memiliki persepsi positif terhadap program acara Reportase Investigasi TRANS TV. Responden ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan tersebut, menunjukkan penilaian bahwa program berita investigasi tersebut penting untuk mengetahui segala bentuk tindakan kejahatan publik yang dilakukan oleh berbagai oknum dalam produksi pengolahan produk makanan. Dilihat dari tabulasi silang antara status ekonomi responden dengan persepsi, maka dapat diketahui bahwa responden dengan status ekonomi menengah ke atas yakni dengan penghasilan Rp.2.200.000-5.000.000 memiliki persepsi positif terhadap terpaan yang diterima oleh program acara Reportase Investigasi TRANS TV. Artinya bahwa, ibu rumah tangga dengan penghasilan tersebut memiliki kecenderungan untuk memiliki peran aktif dalam menggunakan isi berita yang disampaikan
209 melalui program berita investigasi tersebut, sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi responden mengenai pemilihan produk makanan. Berkaitan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan tayangan Reportase Investigasi TRANS TV terhadap persepsi ibu rumah tangga di Surabaya mengenai informasi pemilihan produk makanan, maka berdasarkan tabulasi silang terpaan media dengan persepsi, didapatkan hasil bahwa persepsi penonton berdampak positif pada penonton berat dan penonton ringan. Namun jumlah responden yang tergolong sebagai heavy viewer memiliki nilai lebih besar, sehingga responden menerima terpaan media paling tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa terpaan media dengan persepsi berdampak positif terhadap isi informasi berita yang disampaikan kepada penontonnya. V.2. Saran Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan, maka peneliti akan memberikan beberapa saran yang terkait dengan penelitian sejenis. Semoga saran yang disampaikan dapat membantu dan memberikan manfaat bagi peneliti selanjutnya. Berikut adalah beberapa saran yang mengacu pada penentuan yang telah dilakukan: Teori yang digunakan adalah teori kultivasi. Namun dalam menyususn kuesioner dalam penelitian ini, penulis
210 mengalami kesulitan ketika membagi heavy viewer dengan light viewer. Hal ini mengacu pada teori kultivasi yang tidak memberikan spesifikasi mengenai tipe penonton lebih lanjut. Teori tersebut hanya menjelaskan bahwa penonton berat adalah individu yang menonton lebih dari empat jam sehari, dan penonton ringan kurang dari dua jam sehari. Oleh karena itu, tidak adanya keterangan bahwa pembagian tersebut juga diberlakukan untuk mengukur persepsi masyarakat mengenai program televisi tertentu. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan bahwa dalam mengukur penonton berat (heavy viewer) dan penonton ringan (light viewer) berdasarkan terpaan media, sebaiknya dipertimbangkan faktor-faktor lainnya. Seperti dalam penelitian ini, aspek atensi hanya diukur dengan bagaimana seseorang memberikan perhatiannya dengan memindah channel atau tidak, sehingga hasil yang didapatkan kurang konsisten dalam mengkategorikan lebih spesifik kategori-kategori yang dibutuhkan. Jumlah pernyataan yang ada di dalam kuesioner dibuat berdasarkan pada segmentasi program berita Reportase Investigasi TRANS TV, sehingga tidak dapat dibuat berdasarkan keputusan peneliti. Misalnya pernyataan pokok pada aspek bentuk fisik produk dan kandungan produk didapatkan oleh peneliti dari segmentasi program Reportase Investigasi. Oleh sebab itu, pengukuran kelayakan dalam pemilihan produk makanan sangat terbatas pada segmentasi dari program acara Reportase Investigasi TRANS TV. Sebaiknya pernyataan-pernyataan
211 tersebut juga dilayangkan berdasarkan pengetahuan dan informasi yang lebih tajam mengenai pemilihan produk makanan, misalnya dari standart produk makanan yang baik menurut ahli gizi ataupun dari teknologi pertanian. Peneliti memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, karena penelitian ini dapat diteliti dalam kajian persepsi dengan faktor-faktor lainnya diluar variabel terpaan media pada aspek frekuensi, durasi, dan atensi.
DAFTAR PUSTAKA Buku Alex, Sobur. (2003). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia Ardianto, E., & Erdinaya, L.K. (2005). Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media Ardianto, Elvinaro. (2007). Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media Arikunto, Suharsimi. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Bharata, Satya. (2011). Mesin Pencuci Otak: Menggugat Siaran Televisi Indonesia. Yogyakarta: Mata Padi Pressindo Bryant, J., & Thompson S. (2002). Fundamentals of Media Effects. McGraw-Hill Bryant, J., & Zillman D. (2002). Media Effects: Advances in Theory and Research. New Jersey: LEA Publisher Bungin, Burhan. (2005). Metodologi Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya (Edisi Pertama). Jakarta: Prenada Media 212
213 Darmadi, B., Margantoro Y.B., & Oetomo Budi S.D. (2006). Mahir Jurnalistik. Amora Books DeVito, Joseph. (2004). Komunikasi Antar Manusia (Edisi Ke-5). Professional Books Dominick, Joseph R. (2002). The Dynamic Mass Communication: Media In The Digital Age (7 th Ed). New York: The Mc Graw-Hill Companies Effendy, Onong Uchjana. (1993). Televisi Siaran, Teori dan Praktek. Bandung: CV. Mandar Maju. (2002). Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Evra, Judith Van. (1990). Television and Child Development. Jersey & London: Lawrance Erlbaum Associates Publisher Hawkins R.P., & Pingree S. (1990). Television Influence on Social Reality. Washington DC: US Government Printing Office Kasali, Rhenald. (2005). Membidik Pasar Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama Kriyantono, Rachmat. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group Martono, Nanang. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajagrafindo
214 McQuail, Dennis. (2000). Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga. (2005). Mass Communication Theory (5 th Sage Publications Ltd Ed). London: McQuail, Dennis & Windahl, Sven. (1993). Communication Models: For The Study of Mass Communication (2 nd Ed). New York: Longman Inc Morissan, M.A. (2010). Teori Komunikasi Massa. Bogor: PT. Ghalia Indonesia Muhadjir, N. (1994). Metode Penelitian Kualitatif (Edisi Ke-3). Yogyakarta: Rekaserasian Mulyana, Deddy. (2001). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Nawawi, Hadari. (1995). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press Nurudin. (2009). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Rajawali Pers Purwanto. (2007). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Rakhmat, Jalaluddin. (2000). Psikologi Komunikasi. (Ed. Rev). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
215. (2001). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Riduwan. (2004). Metode dan Teknik Menyusun Thesis (Cetakan Kedua). Bandung: Alfabeta Severin, Werner J., & James W. Tankard. (2001). Communication Theories; Origin, Methods, and Uses in the Mass Media (5 th Ed). University of Texas at Austin: Addison Wesley Longman Inc Singarimbun M., & Effendi S. (2006). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Penerbit Pustaka LP3ES Indonesia Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta Sumadiria, Haris. (2005). Jurnalistik Indonesia Menulis Berita dan Feature. Bandung: Simbiosa Rekatama Media Sunyoto, Danang. (2007). Analisis Regresi dan Korelasi Bivariat. Yogyakarta: Amara Books Tubbs, L.S & Moss, S. (2003). Human Communication Principles and Contexts. New York: McGraw Hill Windahl, S., Signitizer B., & Jean T. Olson. (1992). Using Communication Theory: An Introduction to Planned Communication. London: Sage Publications
216 Koran Online Research, A.N.M. (2011). Memahami Kebiasaan Konsumsi Media Perempuan. AGB Nielsen Newsletter Jurnal Ilmiah Hadi, Ido Prijana. (2007). Jurnal Ilmiah Cultivation Theory: Sebuah Perspektif Teoritik dalam Analisis Televisi. ISSN 1978-385X Vol. 1 No.1 Salam, Ivan I. (2012). Jurnal Ilmiah Hubungan antara Terpaan Drama Korea di Televisi dengan Gaya Hidup Penonton. Universitas Padjadjaran Vol. 1 No. 1 Situs Target Audiens Program Reportase Investigasi TRANS TV. (2010, Februari). AGB Nielsen Newsletter [on-line]. Diakses pada tanggal 20 Februari 2014 dari http://www.nielsen.com When It Comes To How Indonesians Consuming Media, TV Is Still Far In The Lead. AGB Nielsen Newsletter [on-line]. Diakses pada tanggal 12 April 2014 dari http://www.nielsen.com Gunawan, Stephani. (2008). Hubungan Terpaan Program Reportase Investigasi TRANS TV dengan Pengetahuan Pemirsa Surabaya
217 Tentang Tindak Kriminalitas. Online Catalog Petra Christian University [on-line]. Diakses pada tanggal 21 Juli 2014 dari http://digilib.petra.ac.id/docs/komunikasi.jurnal/197663kom.hmlt Program/ News & Light Info/ Reportase Investigasi (2005, 31 Desember). TRANSTV [on-line]. Diakses pada tanggal 24 Agustus 2014 dari http://www.transtv.co.id/index.php/programs/view/8/300#.veug_uf2s0 Wawancara Indriani, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 13.00 WIB. 12 November 2014. Indriani, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 11.00 WIB. 24 November 2014. Indriani, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 10.00 WIB. 5 Desember 2014. Sianiwati, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 15.00 WIB. 14 November 2014. Sianiwati, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 15.00 WIB. 27 November 2014. Sianiwati, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 11.00 WIB. 4 Desember 2014.
218 Sianiwati, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 11.00 WIB. 6 Desember 2014. Felina, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 10.00 WIB. 18 November 2014. Felina, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 12.00 WIB. 1 Desember 2014. Felina, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 12.00 WIB. 4 Desember 2014. Felina, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 17.00 WIB. 7 Desember 2014. Lilian Lie, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 12.00 WIB. 18 November 2014. Perumahan Pecindilan VI, Surabaya Pusat. Lilian Lie, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 15.00 WIB. 6 Desember 2014. Perumahan Pecindilan VI, Surabaya Pusat. Adine, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 14.00 WIB. 19 November 2014. Adine, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 16.00 WIB. 30 November 2014. Adine, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 17.00 WIB. 3 Desember 2014.
219 Adine, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 10.00 WIB. 7 Desember 2014. Resmita, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 16.00 WIB. 21 November 2014. Perumahan Rungkut, Surabaya Timur. Resmita, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 14.00 WIB. 30 November 2014. Perumahan Rungkut, Surabaya Timur. Resmita, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 14.00 WIB. 4 Desember 2014. Perumahan Rungkut, Surabaya Timur. Resmita, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 13.00 WIB. 6 Desember 2014. Perumahan Rungkut, Surabaya Timur. Resmita, Ibu Rumah Tangga, Pukul. 16.00 WIB. 7 Desember 2014. Perumahan Rungkut, Surabaya Timur.