ROBOTIKA. Pengantar. Oleh: Andik Asmara

dokumen-dokumen yang mirip
Pemodelan Sistem Kontrol Motor DC dengan Temperatur Udara sebagai Pemicu

KLASIFIKASI SENSOR SENSOR ROBOT SENSOR BINER 25/09/2016 KLASIFIKASI SENSOR BERDASARKAN SINYAL OUTPUT

BAB 2 LANDASAN TEORI

ROBOT LINE FOLLOWER ANALOG

Bab 1 Pendahuluan Otomasi Sistem

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

Gambar 1.6. Diagram Blok Sistem Pengaturan Digital

Penggerak Robot. Nuryono S.W. UAD TH22452 ROBOTIKA

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP)

BAB II LANDASAN TEORI

Aktuator digunakan untuk mengerakkan mekanik pada robot. Slides from Braunl and Jussi Suomela

BAB III PERANCANGAN SISTEM

Gambar 1 UVTRON R2868. Gambar 2 Grafik respon UVTRON

DAFTAR ISTILAH. : perangkat keras sistem : perangkat lunak sistem. xiii

BAB IV PROTOTYPE ROBOT TANGGA BERODA. beroda yang dapat menaiki tangga dengan metode pengangkatan beban pada roda

Universitas Medan Area

BAB II DASAR TEORI. Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat opensource,

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

Aplikasi Gerbang Logika untuk Pembuatan Prototipe Penjemur Ikan Otomatis Vivi Oktavia a, Boni P. Lapanporo a*, Andi Ihwan a

BAB III METODOLOGI PENULISAN

TIN310 - Otomasi Sistem Produksi. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c. i d

TEKNIK MESIN STT-MANDALA BANDUNG DASAR ELEKTRONIKA (1)

BAB II DASAR TEORI Mesin bending Megobal

PENGENDALIAN SUDUT PADA PERGERAKAN TELESKOP REFRAKTOR MENGGUNAKAN PERSONAL COMPUTER

ALAT PENGINGAT DAN PEMBATAS KECEPATAN PADA KEDARAAN BERMOTOR

1. Pengenalan Otomasi Sistem

PERTEMUAN #4 SENSOR, AKTUATOR & KOMPONEN KENDALI 6623 TAUFIQUR RACHMAN TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI

Perancangan Robot Pemadam Api Divisi Senior Berkaki

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP)

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

yaitu, rangkaian pemancar ultrasonik, rangkaian detektor, dan rangkaian kendali

BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM. Gambar 4.1 Blok Diagram Sistem. bau gas yang akan mempengaruhi nilai hambatan internal pada sensor gas

TKC306 - Robotika. Eko Didik Widianto. Sistem Komputer - Universitas Diponegoro

TEKNIK MESIN STT-MANDALA BANDUNG PENGENALAN MEKATRONIKA

ROBOT ULAR PENDETEKSI LOGAM BERBASIS MIKROKONTROLER

Mekatronika Modul 10 Sensor / Transducer

USER MANUAL LEGO LINE FOLLOWING MATA DIKLAT : SISTEM OTOMASI DAN PENGENDALIAN ELEKTRONIKA

BAB I SISTEM KONTROL TNA 1

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai November

TKC306 - Robotika. Eko Didik Widianto. Sistem Komputer - Universitas Diponegoro

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 2 LANDASAN TEORI. robotika. Salah satu alasannya adalah arah putaran motor DC, baik searah jarum jam

Module : Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC

BAB III PERANCANGAN SISTEM. perancangan mekanik alat dan modul elektronik sedangkan perancangan perangkat

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP)

BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA RANGKAIAN

BAB 3 PERANCANGAN. Skema sistem lup tertutup dari alat yang dirancang digambarkan pada Gambar 3.1.

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Flow Chart Perancangan dan Pembuatan Alat. Mulai. Tinjauan pustaka

Oleh Marojahan Tampubolon,ST STMIK Potensi Utama

BAB 2 LANDASAN TEORI

Gambar 3.1 Susunan perangkat keras sistem steel ball magnetic levitation

BAB II LANDASAN TEORI

Sensor Proximity Inductive

BAB 2 LANDASAN TEORI. Mikrokontroler AT89S51 hanya memerlukan tambahan 3 kapasitor, 1 resistor dan 1

BAB II DASAR TEORI. open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk. memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai

BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1. Untai Hard Clipping Aktif

PERTEMUAN #3 TEORI DASAR OTOMASI 6623 TAUFIQUR RACHMAN TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER UNIVERSITAS GUNADARMA

BAB III PERENCANAAN DAN REALISASI SISTEM

Arti Pole dan Throw pada Relay

PENGENALAN ROBOTIKA. Keuntungan robot ini adalah pengontrolan posisi yang mudah dan mempunyai struktur yang lebih kokoh.

Elemen Dasar Sistem Otomasi

Jurnal Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana ISSN : PERANCANGAN KONTROL OTOMATIS TEMPERATUR RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51

TKC225 - Robotika PROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Sensor Laboratorium Sistem Embedded & Robotika, Siskom - UNDIP

III. METODE PENELITIAN. Teknik Elektro Universitas Lampung dilaksanakan mulai bulan Desember 2011

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM KENDALI. Kontrol Putaran Motor DC. Dosen Pembimbing Ahmad Fahmi

BAB II LANDASAN TEORI

APLIKASI PLC UNTUK PENGENDALIAN KONVEYOR PADA PENGEPAKAN DAN PENYORTIRAN PRODUK. Oleh : Siswanto Nurhadiyono ABSTRACT

2. TINJAUAN PUSTAKA. oleh tiupan angin, perbedaan densitas air laut atau dapat pula disebabkan oleh

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ROBOT PEMBANTU PENGAWAS RUANGAN

RANCANG-BANGUN PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 MENGGUNAKAN KARTU BER-PASSWORD DAN SENSOR FOTODIODA

BAB III PERANCANGAN SISTEM

Penggunaan sistem Pneumatik antara lain sebagai berikut :

Tugas Sensor Ultrasonik HC-SR04

MOTOR DC BRUSHLESS TIGA FASA-SATU KUTUB

Pengkondisian Sinyal. Rudi Susanto

MOTOR DRIVER. Gambar 1 Bagian-bagian Robot

Analisis Karakteristik Perangkat Keras Pengubah Frekuensi ke Tegangan untuk Pengukuran Kecepatan MASTS

BAB II LANDASAN TEORI. ACS712 dengan menggunakan Arduino Nano serta cara kerjanya.

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM

KOMPONEN DASAR ELEKTRONIKA. Prakarya X

APLIKASI ROBOT PEMADAM API DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR FLAME DETECTOR BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 DAN DIDUKUNG BAHASA PEMROGRAMAN C

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KOMPONEN-KOMPONEN DASAR PENYUSUN ROBOT

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ROBOTIKA TEKNIK KOMPUTER (D3) Sub Pokok Bahasan Dan Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

LIGHT DEPENDENT RESISTANT (LDR) SEBAGAI PENDETEKSI WARNA

DENGAN PENGATURAN SUHU DAN KECEPATAN PENGADUAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III PERENCANAAN PERANGKAT KERAS DAN LUNAK

Sistem Kontrol - 12 Computer Aided Control System. Dimas Firmanda Al Riza

AKTUATOR. Aktuator C(s) Sensor / Tranduser

BAB II DASAR TEORI. open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk. software arduino memiliki bahasa pemrograman C.

BAB I PENDAHULUAN. Inggris, Jepang, Perancis) berlomba-lomba untuk menciptakan robot-robot

Jurnal Einstein 4 (3) (2016): 1-7. Jurnal Einstein. Available online

Transkripsi:

ROBOTIKA Pengantar Oleh: Andik Asmara

ROBOT? "A robot is a mechanical arm, a manipulator designed to perform many different tasks and capable of repeated, variable programming. To perform its assigned tasks, the robot moves parts, objects, tools, and special devices by means of pre programmed motions and points. Moshe Shoham (auth.) A Textbook of Robotics 1 Basic Concepts-Springer US (1984)

SEPERTI APA ROBOT?

KENAPA ROBOT?

PERKEMBANGANNYA?

PERKEMBANGANNYA?

ROBOT VS MANUSIA LINK

KEILMUAN APA YANG MENDUKUNG? By and large, the study of the mechanics and control of manipulators is not a new science, but merely a collection of topics taken from "classical" fields. Mechanical engineering contributes methodologies for the study of machines in static and dynamic situations. Mathematics supplies tools for describing spatial motions and other attributes of manipulators. Control theory provides tools for designing and evaluating algorithms to realize desired motions or force applications. Electricalengineering techniques are brought to bear in the design of sensors and interfaces for industrial robots, and computer science contributes a basis for programming these devices to perform a desired task. John J.Craig Introduction to Robotics Mechanics and Control (2005:3)

AKTUATOR Robotika Andik Asmara

PENGERTIAN Aktuator adalah sebuah peralatan mekanis untuk menggerakkan atau mengontrol sebuah mekanisme atau sistem.

FUNGSI Fungsi aktuator adalah sebagai berikut. Penghasil gerakan Gerakan rotasi dan translasi Mayoritas aktuator > motor based Aktuator dalam simulasi cenderung dibuat linier Aktuator riil cenderung non-linier

JENIS AKTUATOR Jenis tenaga penggerak pada actuator secara umum: Aktuator tenaga elektris, biasanya digunakan solenoid, motor arus searah (Mesin DC Aktuator tenaga hidrolik Aktuator tenaga pneumatic Aktuator lainnya: piezoelectric, magnetic, ultra sound.

AKTUATOR ROBOTIK Aktuator didalam robot digunakan untuk menghasilkan gerakan mekanik.

CONTOH:

JENIS-JENIS AKTUTOR ROBOT Hollerbach, Hunter, Ballantyne: 1992 1. Electromagnetic Motor 2. Hydraulic Actuator 3. Pneumatic Actuator 4. Shape Memory Alloy Actuator 5. Polymeric Actuator (Contractile Polymers) 6. Piezoelectric Actuator 7. Magnetostriction 8. Muscle, Nature s Actuator

ELECTROMAGNETIC MOTOR (EM) Seperti motor sinkron, induksi dan motor DC. Sumber kekuatan terdapat pada kemampuan putaran motor.

KONSTANTA PADA MOTOR

KARAKTERISTIK Kekuatan motor dapat dilihat pada konsumsi arus Konsumsi arus hanya dibatasi dengan suhu pada motor itu sendiri Suhu harus dibawah 180 C, typical 130 C

APLIKASI PADA ROBOT Motor Kendali dengan Gear

Motor Kendali Langsung Lebih mudah untuk dikendalikan dibanding menggunakan gear.

HYDRAULIC ACTUATOR Mengubah dari tekanan pada zat cair menjadi putaran atau gerakan linier. Memiliki gaya yang besar

KARAKTERISTIK

APLIKASI

PNEUMATIC ACTUATOR Keuntungan penggunaan pneumatic Viscosity yang rendah Penggerak menggunakan udara bertekanan Tidak memerlukan pelumasan Bentuk yang kecil Aksi yang cepat dibanding hidrolik

KARAKTERISTIK

APLIKASI

SHAPE MEMORY ALLOY ACTUATOR Akan berubah jika diberikan suhu tertentu.

KARAKTERISTIK

APLIKASI

POLYMERIC ACTUATOR Mengubah dari larutan kimia atau larutan elektrolisasi menjadi energy gerak

KARAKTERISTIK

APLIKASI

PIEZOELECTRIC ACTUATOR Menggunakan picuan tegangan untuk merubah gaya atau tekanan pada kristal

KARAKTERISTIK

APLIKASI

MAGNETOSTRICTION Energi magnet yang digunakan untuk pergerakan mekanik.

KARAKTERISTIK

APLIKASI

MUSCLE, NATURE S ACTUATOR

SENSOR ROBOTIKA Andik Asmara Ref: Václav Hlaváč, Czech Republic

Dimana Lubangnya?

Apakah Robot Akan Mengenai Sesuatu?

Dimana Garisnya?

Dimana Posisi Saya?

Fungsi Sensor Robot Sebagai penghubung anatara robot dengan sekitarnya Robot perlu untuk mendeteksi segala sesuatu yang ada disekitarnya Setiap sensor memiliki prinsip tranduser, yaitu merubah suatu energy kebesaran tertentu Sensor mengukur besaran fisik, tidak menghasilkan besaran sendiri

Kasifikasi dari sensor Proprioceptive (Pengukuran pada diri sendiri) Pengukuran pada sistem internal (dalam diri robot), meliputi battery level, posisi roda, derajat putaran atau poros Exteroceptive (pengukuran diluar diri robot) Mengukur sesuatu yang ada disekitar, benda disekitar.

Klasifikasi dari Sensor Aktif (menghasilkan energy) Contoh: Pasif (hanya menerima energy) Contoh:

Klasisfikasi Sensor Lebih spesifik

Klasisfikasi Sensor Lebih spesifik

Karakteristik Kemampuan Sensor Pengukuran pada alam sebenarnya, rawan terjadi kesalahan. Dasar penilaian kemampuan sensor: Dynamic range: Rasio antara batas atas dan bawah, biasanya dalam desibel. Rentang: Perbedaan antara min dan max. Resolusi: Perbedaan Minimum antara dua nilai. Linearitas: Variasi sinyal output karena fungsi dari sinyal input. Bandwidth atau frekuensi: Kecepatan yang sensor dapat memberikan aliran pembacaan.

Kinerja Sensor Karakteristik yang sangat relevan pada lingkungan dunia nyata, Sensitivitas: Rasio perubahan output dengan perubahan masukan. Cross-Sensitivitas: Sensitivitas terhadap parameter lingkungan yang ortogonal dengan parameter sasaran. Kesalahan / Accuracy: Perbedaan antara output sensor dan nilai sebenarnya. Systematic / deterministik Kesalahan: Disebabkan oleh faktorfaktor yang dapat dimodelkan (dalam teori), misalnya, kalibrasi sensor laser. Kesalahan Acak: misalnya, ketidakstabilan rona kamera, hitam tingkat kebisingan kamera. Reproducibility: Reproducibility hasil sensor.

Perbandingan: Dengan Sensor Manuasia

Sensor Manusia, Nilai Balik pada Otot

Sensor Sentuh Sederhana

Sensor Kemiringan

Sensor Posisi

Kumis

Contoh aplikasi

Bumpers

Contoh Microswitch

Sensor Cahaya

Sensor Suhu

Sensor Proximity

Photocells

Sensor Proximity Induktif

Sensor Proximity Kapasitif

Contoh Penggunaan Kapasitif Sensor

Sensor Posisi

Encoder Motor/Roda

Optical Encoder

Optical Encoder

Optical Encoder

Optical Encoder

Optical Encoder

Kompas

Accelerometer

Gyroscope

GPS (global Positioning System)

Pengukuran GPS

Proximity Sensor Robotika Andik Asmara

Dalam robot, Proximity light sensor Proximity inductive sensor Proximity capacitive sensor

Proximity sensor cahaya Menggunakan photo diode/photo transistor Fotodioda dapat mendeteksi ada tidaknya cahaya, dipasang secara reverse. Pemasangan secara reverse bertujuan untuk mendapatkan resistansi akan turun seiring dengan intensitas cahaya yang masuk.

Aplikasi Sensor garis bekerja dengan memanfaatkan pantulan cahaya yang dipancarkan oleh LED yang ditangkap oleh fotodioda untuk membentuk pulsa logika digital pada keluaran sensor garis. Adanya perbedaan warna yang disensor maka terjadi adanya perbedaan intensitas yang mengakibatkan terjadinya perbedaan logika pada keluaran rangkaian.

Pengkondisian signal OP-Amp Digunakan sebagai pembanding (comparator) Pembanding tegangan merupakan cara sederhana untuk melakukan antarmuka antara dunia analog dan dunia digital. Pembanding mempunyai penguatan yang tinggi keadaan diferensial masukannya, cara yang sama ditemukan pada penguat operasi (opamp). Keadaan level keluaran pembanding tegangan didesain hanya mengeluarakan dua level tegangan keluaran.

Rangkaian Misalnya, apabila pada tegangan masukan + sedikit lebih tinggi dari pada tegangan masukan maka dengan cepat penguat akan mengeluarkan tegangan maksimum positif keluaran, tapi apabila pada tegangan masukan sedikit lebih tinggi dari pada tegangan masukan + maka penguat akan mengeluarkan tegangan maksimum negatif keluaran seperti yang terlihat pada Gambar

Aplikasi di Robot Sensor garis dirancang dengan menggunakan bright LED yang disejajarkan dengan fotodioda dengan arah yang sama dengan sistem pemantulan cahaya. LED diseri dengan resistor 1k ohm agar menyala, fotodioda diseri resistor 100k ohm dan dibandingkan oleh komparator dengan tegangan variable resistor yang digunakan untuk kalibrasi sensor. LED indikator digunakan untuk mengetahui keadaan sensor membaca objek.

Kerja sensor

Inductive Proximity Sensor Menggunakan prinsip eddy current yang banyak dimanfaatkan diindustri. Sensor dapat bekerja dengan baik walaupun dalam keadaan sekitar yang extreme Menggunakan prinsip induktansi, yaitu jarak antara inductor dan materi

Bagaimana eddy current bekerja Kumparan inductor didekatkan pada permukaan inductor Diberikan tegangan ac dengan frekuensi 2Mhz Maka induktansi mulai terjadi

Bagaimana bekerja

Aplikasi

Aplikasi dalam penghitung

Aplikasi pada Power system Dua sensor induktif dapat digunakan untuk memantau kesehatan turbin. Ketika ditempatkan 90 derajat, dapat memantau posisi X dan Y poros seperti berputar Ketika bantalan mulai keluar, gerakan di X dan arah Y mulai meningkat. Hal ini terdeteksi oleh sensor, dan bantalan bisa diganti sebelum kerusakan serius terjad

Vibration Monitoring

Aplikasi lain

Capacitive Sensor Menggunakan kapasitansi tubuh manusia sebagai masukan Teknologi yang dimulai pada tahun 1971, dengan aplikasi NE555 sebagai timer solid state Perpaduan R dan C yang kemudian digunakan mikrokontroler untuk melihat waktu sentuhan Setelah 30 th cukup menggunakan sebuah ic kapasitansi yang sederhana

Jenis Kapasitif sensor Self Capacitance: Mutual- Capacitance: