Kegunaan proposal PENULISAN PROPOSAL KOMPETITIF Prof. Titania Tjandrawati Nugroho, Ph. D. Disajikan pada Pelatihan Penulisan Proposal di LPPM Univ Riau, 17-19 Maret 2015 Memastikan pentingnya, inovatifnya, atau diperlukannya penelitian tsb. Membantu perencanaan. Mengarahkan penelitian. Menunjukkan kompetensi peneliti. Mendapatkan dana penelitian Perhatikan batasan lembaga pemberi dana pelajari panduan Misi & Tujuan Program. Kesesuaian bidang kajian dengan misi dan tujuan program, serta ruang lingkup. Kesesuaian kualifikasi peneliti. Masa penelitian dan besar dana. Kriteria seleksi. Pemantapan Ide/ Pemilihan Masalah Penelusuran literatur mendalam Brain storming Networking Partisipasi seminar, diskusi, observasi lapangan Seleksi masalah: Keahlian peneliti team work Fasilitas pendukung jajaki penggunaan alat di tempat lain Keunikan lokal KERANGKA BERPIKIR Konsep dasar membantu penulisan latar belakang & rumusan masalah Membantu memilih metode analisis Menentukan cara penafsiran temuan secara objektif Menerangkan hubungan yang mungkin ada antar variabel Langkah teknis kerangka berpikir: Menjelaskan alur pikir penelitian: Apa, mengapa, bagaimana menjawab masalah Menjelaskan pola hubungan antar variabel yang diteliti Asumsi atau anggapan dasar, & batasan Merumuskan hipotesis atau tujuan Peta jalan. 1
Peta jalan juga dapat disajikan sebagai tabel Penelitian hingga 2014 2014-2016 2016-2020 Sasaran akhir Hipotesis Lanjutan Hipotesis Jawaban sementara Tak selalu harus ada (eksploratif/diskriptif) Eksperimental: harus ada sebagai acuan langkah. (Contoh). Membantu menentukan data yang diperlukan untuk membuktikannya Dasar hipotesis: Rangkuman simpulan penelitian terdahulu Tinjauan pustaka Penelitian sendiri Tersirat dalam perumusan masalah atau latar belakang Diskripsi hubungan penelitian korelasional Perbedaan pada penelitian komparatif Mulai menulis Mulai dengan bagian yang paling mudah Pengendapan Revisi setiap bagian Pendapat pakar, rekan keterkaitan antara Judul Sistematika proposal Latar Belakang Masalah Perumusan Masalah Tujuan Luaran Kegunaan Tinjauan Pustaka Metodologi Jadwal Biodata ketua & anggota Biodata peneliti Biaya Lampiran: Curiculum vitae Gambar teknis/desain 2
Singkat Spesifik Jelas Max 20 kata Sub-judul Judul penelitian Menggambarkan kegunaan atau produk penelitian Contoh kasus Judul yg kurang baik: Pengaruh Obat X terhadap Kadar Kolesterol LDL Pada Tikus Putih Diabetes Usul Perbaikan: Penggunaan Obat X Sebagai Penurun Kadar Kolesterol LDL Pada Tikus Putih Diabetes Atau Dosis Efektif Obat X Sebagai Penurun Kadar Kolesterol LDL Pada Tikus Putih Diabetes Bagian terpenting proposal adalah Latar Belakang & Perumusan Masalah Kajian pustaka mendalam? Sudahkah menyusun kerangka berpikir yang logis? Hipotesis untuk mengarahkan penelitian? LATAR BELAKANG/PENDAHULUAN Apa yang jadi fokus Uraikan secara singkat proses identifikasi masalah. Argumentasi pentingnya penelitian Kegunaan komersial atau scientific. Data penelitian awal yg mendukung pentingnya penelitian. Langsung pada inti masalah. Perumusan masalah : dapat merupakan bagian terpisah Hipotesis dapat tersirat pada latar belakang, atau terpisah Penulisan Latar Belakang Pentingnya masalah kimia/kesehatan/industri, dukung dengan angka spesifik & rujukan!! Lubang pada pengetahuan yang ada, yg akan terjawabkan dengan penelitian usulan Hati2: Jangan nyatakan lubang yg tak akan terjawab dgn penelitian usulan Hindari pernyataan umum : Indonesia kaya bla bla. Dampak positif dari capaian yg dituju Penggalan perumusan masalah proposal Jenis pisang di Indonesia beragam. Komposisi dan sifat amilase dan maltase dapat berbeda pada jenis pisang yang berbeda. Komposisi dan sifat berbeda ini dapat mempengaruhi ph optimum, temperatur optimum dan sifat katalitik sistem enzim bubur pisang Masalah dibatasi pada penggunaan jenis pisang lokal yang mudah diperoleh dalam jumlah besar di pasar Indonesia, khususnya Riau 3
Contoh perumusan masalah: Kebutuhan industri akan enzim amilase tahan suhu tinggi cukup besar yaitu 1000 ton/tahun (Jurgen dkk., 2004). Bakteri Thermofilus ciaterus diisolasi dari pemandian air panas ciater (Setiyoso dkk., 2000). Karena bakteri Thermofilus ciaterus bersifat termofilik, maka enzim amilase yang dihasilkannya diduga memiliki temperatur optimum di atas 70 o C. KASUS PERUMUSAN MASALAH Kurang baik: Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan bibit tanaman kopi yang baik sebelum ditanam di lapangan. Salah satunya dengan pemberian beberapa zat pengatur tumbuh. Bibit yang dihasilkan nantinya dapat digunakan baik unutk peremajaan, penyulaman, ataupun perluasan areal yang bisa dilakukan sepanjang waktu. Usul perbaikan perumusan masalah Kemukakan sebagai masalah: Pemilihan zat pengatur tumbuh terbaik, dari tiga merek yang ada. Pemilihan konsentrasi/optimasi penggunaan zat pengatur tumbuh Penulisan Tujuan Tajam, spesifik, terukur keberhasilan capaian. Hindari kata-kata: melihat, mengetahui, pengaruh kurang menggambarkan kegunaan/pencapaian produk Dapat gunakan: Menguraikan, menjajaki, membuktikan, menerapkan, evaluasi, isolasi, karakterisasi, membuat prototip, produksi Contoh Tujuan jangka panjang (5 10 th ke depan) Tujuan jangka pendek (penelitian usulan): Dalam lingkup tujuan jangka panjang Menjawab tercapainya hipotesis Contoh baik: Isolasi, pemurnian dan karakterisasi antibiotik x. Penentuan dosis efektif obat x. 4
KASUS TUJUAN PENELITIAN Kurang baik: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi. Usul Perbaikan: Evaluasi pertumbuhan tanaman kopi pada penambahan tiga jenis zat pengatur tumbuh. Lebih baik lagi bila disebutkan secara spesifik. Oleh karena itu di Latar Belakang perlu disebutkan alasan pemilihan ketiga jenis zat tsb utk diteliti. Membandingkan keefektifan kinerja tiga jenis zat pengatur tumbuh pada pertumbuhan. Optimasi konsentrasi/pola/frekwensi penggunaan zat pengatur tumbuh.. Tujuan yang buruk: Penulisan tujuan Menentukan pengaruh temperatur terhadap kerja enzim Perbaikan:..(diberikan di kelas) Buruk: Menentukan pengaruh ph terhadap pembusukan udang. Perbaikan:..(diberikan di kelas) Lanjutan contoh penulisan tujuan Buruk: (untuk jangka pendek_: Membuat alat pengukur senyawa x dalam bahan cair (jangka panjang) Baik: Panjang: membuat alat analisis x dalam bahan cair dengan material dasar y Tujuan jangka pendek:..slide berikut: Tinjauan Pustaka Pustaka Mutakhir (Semi literatur review) Usahakan pustaka primer: jurnal, monograf, skripsi, paten, thesis,disertasi, prosiding seminar Textbook adalah pustaka sekunder. Mungkin out-dated. Jangan terlalu melebar Apa yang telah dicapai, apa yang menjadi tanda tanya Gambaran penyusunan kerangka dan konsep peneliti Metodologi Bukan sekedar cara kerja Uraian rancangan Bahan dan alat tidak ditulis seperti buku praktikum. Penting: Tehnik sampling Pengumpulan data, pengulangan? Analisis data: statistik, grafik, tabel, diskriptif, gambar, foto. Kontrol dan standard. 5
METODOLOGI Laporan/skripsi: Bukan buku praktikum, tapi cukup informatif Ada bagan rancangan percobaan/uraia n singkat Tehnik sampling Uraikan cara analisis data. Contoh: Komputasi: Program? Statistik: Pengulangan? Uji t? Uji Duncan? Grafik: 2 dimensi, 3 dimensi, log, apa terhadap apa. Bahan Bahan & alat umum tak perlu dirinci karena sudah tersirat dalam cara kerja Bahan hidup: species, sumber, sampling. Senyawa kimia umum tak dirinci, cukup tulis bahan reagent grade,tehnis atau pro-analisis. Mengapa? Senyawa khusus perlu ditulis dgn sumber + no katalog. Contoh: Titania Enzim T Nugroho litikase - Pelatihan Arthrobacter luteus (Cat#. L2524). Alat Contoh deskripsi alat HPLC Alat umum tak perlu ditulis Yang perlu, alat pengukur atau pendokumentasi yang spesifikasinya akan sangat menentukan kepekaan ukuran, atau ketajaman dokumen. HPLC Shimadzu seri UFLC system, kolom Shim Pack C18 ukuran 150 mm x 2,6 mm (Shimadzu, Kyoto, Japan), detektor sinar UV pada 207 dan 288 nm Kurikulum Vitae Penutup Impresif, tapi sesuai keperluan Penulisan proposal adalah proses berkelanjutan, memerlukan waktu, pemikiran cermat & latihan. Jangan menyerah jika gagal Seseorang yang tidak pernah gagal, juga tidak pernah mencoba hal yang baru, dengan demikian, juga tidak akan pernah menghasilkan yang baru (Albert Einstein) 6
7