ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI

dokumen-dokumen yang mirip
ETIKA DAN FILSAFAT KOMUNIKASI

BAB II KAJIAN TEORI 2.1. Komunikasi Pengertian Komunikasi

ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL

Modul ke: Public Speaking. Ruang Lingkup Public Speaking. Fakultas ILMU KOMUNIKASI. Sujanti, M.Ikom. Program Studi Hubungan Masyarakat

BAB II KAJIAN TEORITIS. (interpersonal communication). Diambil dari terjemahan kata interpersonal, yang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB V METODE-METODE KEILMUAN

SOSIOLOGI KOMUNIKASI

BAB I PENDAHULUAN. A. Pengertian Logika. B. Tujuan Penulisan

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Komunikasi Intra Personal. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Public Relation

Etika dan Filsafat. Komunikasi

BAB I PENDAHULUAN. hingga sang manusia menutup mata untuk yang terakhir kalinya. Kebutuhan

BAB II KAJIAN TEORI. yang terlibat di dalamnya saling mempengaruhi (Sugiyo, 2005). Komunikasi antar

PSIKOLOGI UMUM. Lidyasari, M.Pd. Pertemuan 1

Komunikasi. Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30).

PSIKOLOGI UMUM. Pertemuan 1

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Komunikasi

BAB IV ANALISIS DATA.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

PERIKLANAN KOMUNIKASI PERSUASIF

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Komunikasi Intra Personal. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Public Relation

Jenny Ratna Suminar Fakultas Ilmu Komunikasi

ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA

Berasal dari bahasa latin karena merupakan akar dari segala bahasa

ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI

FILSAFAT MANUSIA. Intelek dan kehendak manusia. Masyhar Zainuddin. Modul ke: Fakultas Fakultas. Program Studi Pendidikan Psikologi

FILSAFAT ILMU DAN PENDAHULUAN. Dr. H. SyahrialSyarbaini, MA. Modul ke: 01Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN DI AS

Filsafat Ilmu dan Logika

PENGANTAR LOGIKA INFORMATIKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Materi Minggu 1. Komunikasi

A. LOGIKA DALAM FILSAFAT ILMU

PROFESSIONAL IMAGE. Modul ke: Fakultas FIKOM. Program Studi Public Relations.

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. pemikiran si peneliti karena menentukan penetapan variabel. Berdasarkan Kamus Besar

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

BAB II KAJIAN PUSTAKA. 1. Pengertian Matematika di Sekolah Dasar. termasuk salah satu disiplin ilmu yang memiliki kajian sangat luas.

FILSAFAT ILMU DAN CABANG FILSAFAT. H. SyahrialSyarbaini, MA. Modul ke: 02Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

Ilmu Alamiah Dasar. Oleh : Dini Rohmawati

KBBI, Effendy James A. F. Stoner Prof. Drs. H. A. W. Widjaya

BAB I PENDAHULUAN. harus disiarkan kepada seluruh umat manusia. Nabi Muhammad SAW pernah

PUBLIC SPEAKING : SENI MENJADI PEMBICARA YANG OKE MENURUT PARADIGMA ILMU KOMUNIKASI

KONSEP DASAR DAN HAKIKAT PENELITIAN

Ruang Lingkup Penelitian Ilmiah

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Komunikasi Inter Personal. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Public Relation

BAB I PENDAHULUAN. dengan kelompok maupun suatu kelompok dengan kelompok lainnya.

BAB II LANDASAN TEORI

KOMUNIKASI EFEKTIF EFEK KOGNISI EFEK KONASI UMPAN BALIK

UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA. (PTK Pembelajaran Matematika Kelas VII Semester II SMP Negeri 2

HAKIKAT MANUSIA DAN PENGEMBANGANNYA. Imam Gunawan

Modul ke: Materi Penutup. Fakultas PSIKOLOGI. Cathrin, M.Phil. Program Studi Psikologi

MANUSIA, NILAI DAN MORAL

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan memegang peranan yang penting dalam mempersiapkan

PSIKOLOGI KOMUNIKASI. Ruang Lingkup Psikologi. Komunikasi. Oni Tarsani, S.Sos.I., M.Ikom. Komunikasi. Modul ke: Fakultas Ilmu

Pancasila sebagai Sistem Filsafat

SARANA BERPIKIR ILMIAH ILLIA SELDON MAGFIROH KULIAH IX METODE ILMIAH PROGRAM STUDI AGRIBISNIS, UNIVERSITAS JEMBER 2017

BAB I PENDAHULUAN. dengan kehidupan masyarakat dan cenderung pada pendidikan afektif. Sedangkan

KOMUNIKASI DAN BERFIKIR KRITIS

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Anak usia dini merupakan manusia yang memiliki karakteristik yang

ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI

BAB I PENDAHULUAN. mencapai hal tersebut, salah satu usaha yang dilakukan adalah mendidik anak

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. Pendidikan bagi anak usia dini adalah pemberian upaya untuk menstimulasi,

FILSAFAT UNTUK PSIKOLOGI

HAKIKAT DAN MAKNA NILAI

BAB I PENDAHULUAN. Paradigma dunia pendidikan sekarang ini adalah memunculkan kelebihan

Fitri Rahmawati, MP. Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana Fakultas Teknik UNY.

Pendahuluan Alam Pikiran Manusia. Ilmu Alamiah Dasar

A. DASAR-DASAR KOMUNIKASI BISNIS BAB I

BAB I. PENDAHULUAN. Universitas Indonesia. Estetika sebagai..., Wahyu Akomadin, FIB UI,2009

Account Management. KULIAH 8 Konsep Komunikasi Yang Efektif Dan Interpersonal Skill. BERLIANI ARDHA, SE, M.Si

PENGERTIAN DAN SEJARAH PSIKOLOGI

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

DASAR-DASAR ILMU PENGERTIAN ILMU KARAKTERISTIK ILMU Ernest van den Haag JENIS JENIS ILMU

SARANA BERPIKIR ILMIAH

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Annisa Shara,2013

Filsafat Ilmu dan Logika

SEJARAH DESAIN. Bentuk Dan Isi Modul 8. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

FILSAFAT OLAHRAGA. By : FAIDILLAH KURNIAWAN

BAB I PENDAHULUAN. berbangsa dan bernegara. Hal ini terdapat dalam Undang-Undang Nomor 20

BAB I PENDAHULUAN. formal yang mumi, matematika adalah sains yang memanipulasi simbol,

II. TINJAUAN PUSTAKA. Media pembelajaran didefinisikan oleh Heinich (dalam Daryanto, 2010: 4) kata

DASAR-DASAR LOGIKA. Ruang Lingkup Logika. Sujanti, M.Ikom. Modul ke: Fakultas ILMU KOMUNIKASI. Program Studi Hubungan Masyarakat

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

Human Relations. Memahami Konsep Dasar Komunikasi dalam Human Relations. Amin Shabana. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

STRATEGI PESAN DALAM PERENCANAAN KOMUNIKASI P E R E N C A N A A N P E S A N D A N M E D I A M O D U L 4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 1

Afid Burhanuddin STKIP Pacitan

Modul 3 OBYEK DAN METODE PENELITIAN PSIKOLOGI AGAMA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. sebagai interaksi antara dirinya dan lingkungannya. Keseluruhan proses

EPISTIMOLOGI, ONTOLOGI, DAN AKSIOLOGI PENGETAHUAN FILSAFAT

FILSAFAT ILMU DAN PENGERTIAN LOGIKA. Dr. H. SyahrialSyarbaini, MA. Psikologi Modul ke: 12Fakultas PSIKOLOGI.

Transkripsi:

ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI Modul ke: Pokok Bahasan : Manusia Sebagai Pelaku Komunikasi Fakultas Fakultas Ilmu Komunikasi Yogi Prima Muda, S.Pd, M.Ikom Program Studi (Marcomm) www.mercubuana.ac.id

Pengertian Manusia Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia manusia berarti makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Paham-paham Mengenai Manusia Menurut Drijarkara dalam filsafat ada beberapa aliran atau paham mengenai manusia, antara lain paham materialisme (paham kebendaan atau materi), paham idealisme (paham yang berpusat pada pola pikir manusia), dan paham eksistensialisme (cara manusia berada di dunia).

MANUSIA SEBAGAI PELAKU KOMUNIKASI Menurut Aristoteles [384-322SM], manusia punya tiga jiwa [anima], yakni: 1. Anima avegatativa/ roh vegetatif ' tumbuhtumbuhan ' fungsinya makan, tumbuh dan berkembang biak. 2. Anima sensitiva ' binatang punya perasaan, naluri dan nafsu ' mampu mengamati, bergerak dan bertindak. 3. Anima intelektiva ' roh intelek yang dimiliki manusia ' berpikir dan berkehendak. ' punya kesadaran.

Ciri Manusia Ciri manusia menurut Aristoteles adalah memiliki totalitas, yakni persatuan roh dan jasad. Roh/anima adalah penyebab hidup, bukan penyebab kesadaran, sedangkan yang menyebabkan kesadaran adalah "aku"/rohani. "aku" adalah juga yang merasa, sedangkan pusat panca indera ada di otak, dan memiliki perangsang masing-masing yang disebut "adequatus".

3 Aliran Besar Tentang Manusia 1. Materialisme, yaitu aliran yang melihat manusia ada pada fisiknya. Keberadaan fisik dengan demikian merupakan unsur pokok dari kemanusia. 2. Idealisme, keberadaan manusia adalah pada ide. Seperti orang yang belum pernah melihat kapal selam tapi ia akan mengerti akan kapal selam bila diberi penjelasan dan gambaran tentang kapal selam. 3. Eksistensialisme, melihat manusia pada eksistensinya, yakni sejauh mana keberadaannya diakui oleh masyarakat sekitarnya.

Pendekatan Konsepsi Manusia 1. Homo Volens: Manusia berkeinginan 2. Homo Sapiens: Manusia berpikir 3. Homo Mechanicus: Manusia Mesin 4. Homo Mechanicus: Manusia bermain

Ethos Komunikator Sejak zaman Yunani Purba tatkala komunikasi masih berkisar pada komunikasi lisan yang waktu itu dinamakan retorika ditekankan kepada para komunikator yang dalam retorika disebut orator atau rhetor agar mereka melengkapi diri dengan ethos (sumber kepercayaan), pathos (imbauan emosional), dan logos (imbauan logis).komponen-kompanen ethos adalah competence (kemampuan), integrity (kejujuran), dan good will (tenggang rasa). Sedangkan faktor-faktor pendukung ethos adalah persiapan, kesungguhan, ketulusan, kepercayaan, ketenangan, keramahan, dan kesederhanaan.

Komunikator Humanistik Komunikator humanistik adalah diri seseorang yang unik dan otonom, dengan proses mental mencari informasi secara aktif, yang sadar akan dirinya dan keterlibatannya dengan masyarakat, memiliki kebebasan memilih dan bertanggung jawab terhadap prilaku yang diakibatkan. Teori humanistik bertujuan menggambarkan teori perilaku manusia yang sederhana dan berdiri sendiri.

TEKNOLOGI KOMUNIKASI Straubhaard/LaRose dalam buku Media Now tahun 2002 mengatakan bahwa perkembangan teknologi terhadap bidang komunikasi ditandai dengan terbentuknya Masyarakat Informasi [information society]. Masyarakat informasi adalah suatu masyarakat dimana produksi, pemrosesan, distribusi dan konsumsi informasi menjadi aktivitas yang utama. Sebelum terbentuknya masyarakat informasi, secara sosiologis masyarakat terlebih dahulu mengalami fase masyarakat pra-agriculture, masyarakat agriculture, masyarakat industri, baru masyarakat informasi.

Fase Terbentuknya Masyarakat Informasi 1. Pada fase pertama, kegiatan manusia adalah bercocok tanam dan berburu dengan perlengkapan seadanya dan dilakukan tanpa pola [nomaden]. 2. Fase kedua, agriculture, kegiatan utama masyarakat adalah bertani serta bagaimana memasar hasil bumi tersebut untuk ditukar dengan kebutuhan lainnya. 3. Fase ketiga, masyarakat industri, ditandai dengan penemuan mesin sehingga produksi bisa dilakukan dengan jumlah massif. Tenaga kerja lebih banyak tersedot dalam sektor pabrik.

KOMUNIKASI DALAM PRESPEKTIF ONTOLOGY Ontology : Disebut Teori hakikat karena mengkaji secara mendalam objek objek pengetahuan sampai pada hakikatnya Objek Ilmu komunikasi Usaha : Menggambarkan unsur kesengajaan, adanya motif komunikasi Penyampaian Pesan : Menggambarkan proses dan menjadikan pesan sebagai kunci. Antar Manusia : Interaksi sosial yang terjadi antara manusia

Kajian Hakikat Komunikasi (Onong U. Efendy : Stephen Littlejohn) Komunikasi sebagai Proses Proses Psikologis (Decoding, Encoding) Proses Mekanistis (Primer, Sekunder, Linier, Sirukler) Manusia sebagai Pelaku Komunkasi Anima vegetativa, anima sensitiva, anima intelektiva Ethos, Phatos dan Logos Pikiran sebagai Isi Pesan Komunikasi Intesitas (Sensitivo rasional, metarasional) Sistematika (Deduktif, enduktif, Probvlem solving, kausatif, kreatif, filsafati)

Manusia sebagai Pelaku Komunikasi (Onong U. Efendy) Manusia memiliki anima intelektiva (Berfikir dan Berkehandak) selain anima Sensitiva (Naluri, nafsu, mengamati bergerak dan bertindak) dan anima vegetativa (makan, tumbuh dan berkembang biak). Manusia merupakan keterpaduan yang menyeluruh antara roh, jiwa dan jasmani.

Manusia sebagai Pelaku Komunikasi Ethos : Harus memiliki sumber kepercayaan ; Kredibilitas yang berwujud kompentensi, kejujuran dan tenggang rasa Logos : Harus menujukan imbauan logis ; ajakan yang argumentataif dan diterima secara nalar Phatos : Harus menyampaikan imbauan emosional ; ajakan yang menyentuh perasaan dan kesadaran emosi

Motif Komunikasi Penentu Pesan : Komunikasi merupakan realisasi konsep kebahagiaan (harapan ideal) dari manusia. Penentu Peran : komunikasi memposisikan manusia untuk berperan sebagai komunkator atau komunikan

Penentuan Peran dalam Motif Komunikasi Pesan Pesan Komunikator Komunikan Komunikator/ Komunikan-2 Komunikator/ Komunikan-2 Umpan balik Pesan

Komunikasi sebagai proses Prepektif Psikologis : Walter Lippman menyebut isi pesan itu picture in our head, sedangkan Walter Hagemann menamkannya proses mengemas dan membungkus pikiran dengan bahasa untuk kemudian dibongkar ; sesuatu yang terjadi pada diri komunikator dan komunikan

Komunikasi dalam Prespektif Psikologis Decoding : Bagaimana seorang komunikan membuka bahasa dan simbol menjadi pikiran ; proses dalam komunikan Encoding : Bagaimana seorang komunikator mengemas dan membungkus pikiran dengan bahasa/simbol ; proses dalam komunikator

Komunikasi sebagai proses Prespektif Mekanistis : Proses yang berlangsung ketika komunikator melemparkan pesan dengan lisan maupun tulisan kemudian ditangkap oleh komunikan melalui indera

Komunikasi dalam Prespektif Mekanistis Primer : Proses penyampaian pikiran dari komuniktor kepada komunikan melalui lambang secara langsung Sekunder : proses penyampaian pikiran dari komunikator kepada komunikan melalui alat bantu setelah melalui lambang

Komunikasi dalam Prespektif Mekanistis Liniar : Proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan sebagai terminal ; garis lurus Sirkular : Proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan yang menghasilkan feedback atau umpan balik

Pikiran sebagai Isi Pesan Komunikasi Pesan Komunikasi terdiri dari dua aspek : Isi pesan dan Lambang Isi pesan komunikasi terutama adalah pikiran, adakalanya perasaan berkontribusi sebagai pengaruh Pikiran sebagai isi pesan komunikasi tergantung pada Intensitas berfikir dan sistematika berfikir

Intensitas Berfikir dalam Komunikasi Sensitivo rasional : Manusia berpikir mengenai suatu realita dengan dilandasi pengalaman sebagai rekaman penginderaan. Berkomunikasi secara horizontal yang berkisar pada persoalan tahu dan mengetahui Metarasional : Berpikir dengan proses refleksi dan perenungan secara akumulatif bersifat kuantitataif dan kulaitatif

Sistematika Berfikir dalam Komunikasi Deduktif : Berpikir dengan cara menarik kesimpulan dari suatu pandangan yang umum, general dan universal Induktif : Berfikir dengan menarik kesimpulan umum dari berbagai kejadian, data dan fakta yang khusus Problem Solving : Berpikir untuk mencoba menguasi suatu situasi dengan memecahkan persoalan melaui identifikasi masalah, alternatif solusi dst.

Sistematika Berfikir dalam Komunikasi Kausatif : Berpikir dengan membentuk peristiwa mendatang dan prestasi daripada menunggu nasib yang menimpa : Menyiapkan antisipasi Kreatif : Tingkatan berpikir yang tinggi ; Kesanggupan manuisa untuk menciptakan ide baru yang bermanfaat Filsafati : Perenungan dengan meragukan segala sesuatu, mengajukan pertanyaan, menghubungkan gagasan satu dengan lainnya, menanyakan mengapa, mencari jawabnnya dan kemudian menguji kembali jawabannya.

Motif Komunikasi Penentu Pesan : penentu apakah sesuatu dapat disebut pesan ataut tidak, trergantung kepada motif. Penentu Peran : Manusia bertindak sebagai komunikator, komunikan bahkan medium komunikasi

Komunikasi Sebagai Ilmu Obyek Material : Tindakan manusia dalam konteks sosial, mengkaji penyampaian pesan antar manusia Obyek Formal : Adalah proses komunikasi itu sendiri

Prespektif Komunikasi dalamtema Ontological Aksional Non Aksional Pandangan bahwa orang menciptakan makna, mereka memiliki tujuan ; Orang mengambil keputusan yang dirancang untuk mencapai tujuan Bahwa perilaku pada dasarnya ditentukan oleh dan responsif terhadap tekanan tekanan yang lalu

Terima Kasih Yogi Prima Muda, S.Pd, M.Ikom