Sejarah dan Aliran Psikologi

dokumen-dokumen yang mirip
Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

PSIKOLOGI UMUM 1. Pertemuan III: Pengaruh Ilmu Fisiologi/Faal Terhadap Perkembangan Ilmu Psikologi

Psikologi Kepribadian I Psikologi Konstitusi dan Personologi

SENSASI SENSAS dan PERSEPSI PERSE 4/2/

Pengantar Psikologi Umum I

KONSTRUKSI ALAT UKUR & PENYUSUNAN SKALA PSIKOLOGI

Sistem Koordinasi Neuron dan Impuls

Sejarah dan Aliran Psikologi

Fungsi. Sistem saraf sebagai sistem koordinasi mempunyai 3 (tiga) fungsi utama yaitu: Pusat pengendali tanggapan, Alat komunikasi dengan dunia luar.

Psikologi Faal. Minggu Pertama

BAB III SISTEM KOORDINASI (SARAF)

LAPORAN PRAKTIKUM. Indera Rasa Kulit

HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR BAGAN BAB I : KONSEP DASAR PSIKOLOGI FAAL 1

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

SISTEM SARAF & INDRA PADA MANUSIA

Skizofrenia. 1. Apa itu Skizofrenia? 2. Siapa yang lebih rentan terhadap Skizofrenia?

PERSEPSI BENTUK. Persepsi Modul 1. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

Mata Kuliah Persepsi Bentuk

SADAR Berkaitan dengan fungsi pikiran dimana seseorang/individu menyadari pengalaman-pengalaman mentalnya seperti persepsi, emosi, berpikir, dll.

Akar Biologi dalam Ilmu Psikologi. Dra. Rahayu Ginintasasi,M.Si

BAB I PENDAHULUAN. membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani agar anak. diselenggarakan pada jalur formal, nonformal maupun informal.

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

SEL SARAF MENURUT BENTUK DAN FUNGSI

Sistem Saraf pada Manusia

LEMBAR PENGESAHAN Laporan lengkap praktikum Fisiologi Hewan dengan judul Sistem Saraf Pusat Sebagai Pengendali Gerak Refleks yang disusun oleh: Nama :

A. Bagian-Bagian Otak

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KONSEP DASAR PSIKIATRI (ILMU KESEHATAN JIWA) JIWA JIWA. Perkembangan Ilmu Kesehatan Jiwa

SENSASI PENDENGARAN Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Umum I yang dibina oleh Ibu Dyah Sulistyorini, M, Psi. Oleh

Sistem Saraf Tepi (perifer)

Sensasi dan Persepsi

SISTEM SARAF MANUSIA

Definisi Bell s palsy

Observasi dan Wawancara

Psikologi Fungsionalisme

Psikologi Industri & Organisasi

Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Volume 2 : Hal , Desember 2015 PELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR GERAK. Komang Ayu Tri Widhiyanti, S.Or., M.Fis.

PengantarPsikologiKepribadian OLEH : DRA. RAHAYU GININTASASI, M.SI

01FDSK. Persepsi Bentuk. Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si.

BAB IX. Hubungan Antara Proses Penginderaan dan Persepsi

Materi 10: Peran Syaraf terhadap Perkembangan Motorik. Sistem syaraf merupakan sistem yang paling rapi dan paling kompleks. Syaraf

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB VII. Fungsi Indera Pengecap

RISIKO PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA IBU HAMIL BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH

PENGUKURAN FISIOLOGI. Mohamad Sugiarmin

BAB IX SISTEM KOORDINASI SISTEM SYARAF SISTEM ENDOKRIN

1. Bagian sel saraf yang membungkus akson dan berfungsi sebagai isolator adalah

Sejarah dan Aliran Psikologi

Peningkatan atau penurunan kemampuan pemecahan masalah dan kreativitas

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Mengatur Berat Badan. Mengatur Berat Badan

PENDAHULUAN (MATERI) Pengertian Psikologi Pendakatan dalam Psikologi: Sub disiplin Psikologi Bidang terapan Psikologi

Sistem Saraf. Sumsum. Sumsum Lanjutan

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 3. Sistem Koordinasi dan Alat InderaLatihan Soal 3.2

Perkembangan Bicara & Bahasa. Smith & Neisworth

Modul ke: Pedologi. Pengantar. Fakultas Psikologi. Yenny, M.Psi., Psikolog. Program Studi Psikologi.

TUMBANG PRENATAL, NEONATAL, BAYI COLTI SISTIARANI

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

PERSEPSI BENTUK. Persepsi, Lanjutan Modul 2. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

Pengantar Biopsikologi

MEMAHAMI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG ANAK

Pengantar Psikologi Fungsi-Fungsi Psikis. Dosen Meistra Budiasa, S.Ikom, MA

Modul ke: Pedologi. Skizofrenia. Fakultas PSIKOLOGI. Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Program Studi Psikologi.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. ke dalam jiwa sehingga tidak ada keraguan terhadapnya.

Modul ke: Anatomi Sistem Saraf. Fakultas PSIKOLOGI. Ellen Prima, S.Psi., M.A. Program Studi PSIKOLOGI

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. Depresi adalah suatu gangguan suasana perasaan (mood) yang

SISTEM SARAF OTONOM KELAS IIID FORMU14SI 014

SETYO WAHYU WIBOWO, dr. Mkes Seminar Tuna Daksa, tinjauan fisiologis dan pendekatan therapiaccupressure, KlinikUPI,Nov 2009

SYSTEMA NERVOSUM (Sistem saraf)

HAMBATAN PERHATIAN, KONSENTRASI, PERSEPSI, DAN MOTORIK. Mohamad Sugiarmin

Proses pendengaran terjadi mengikuti alur sebagai berikut: gelombang suara

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 1981 TENTANG

ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

SISTEM MUSKULOSKELETAL PADA MANUS. Regita Tanara / B1

FISIOLOGI INDERA PENGECAP

BAB V PEMBAHASAN. menunjukkan penurunan bila dibandingkan dengan rata-rata tingkat

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN IX (SEMBILAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM SARAF

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Istilah obsesi menunjuk pada suatu idea yang mendesak ke dalam pikiran.

SILABUS MATA KULIAH 1. Standar kompetensi 2. Kompetensi dasar 3. Deskripsi mata ajar 4. Kegiatan Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dapatkan dari Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), setiap tahunnya diperkirakan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BERBAGAI RANGSANGAN PADA SEDIAAN OTOT SARAF ABSTRAK

ILMU KESEHATAN JILID 1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang

Pengantar Psikodiagnostik

Ellen Prima, S.Psi., M.A.

BAB I PENDAHULUAN. fisik yang berbeda-beda, sifat yang berbeda-beda dan tingkah laku yang

KESADARAN Rah a ay a u G i G n i in i ta t s a a s s a i s

Psikologi Konseling Pendekatan Terapi Realitas (Reality Therapy)

Lampiran 1 Meningkatkan Refleks Menelan melalui Latihan Vokal pada klien Stroke Non Hemoragik a. Latar belakang

Reseptor taktil terdapat di beberapa ujung saraf bebas yang dapat ditemukan di dalam kulit dan di dalam banyak jaringan lain serta dapat mendeteksi

BAB I PENDAHULUAN. remote control, komputer, lift, escalator dan peralatan canggih lainnya

FISIOLOGI SISTEM SARAF PADA KATAK

TIPOLOGI DAN PSIKOLOGI KONSTITUSI

Otak melakukan Integrasi (penggabungan), rekognisi, reorganisasi & interpretasi informasi sensoris yg lebih kompleks Makna

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA. Kedaruratan psikiatri adalah sub bagian dari psikiatri yang. mengalami gangguan alam pikiran, perasaan, atau perilaku yang

Transkripsi:

Modul ke: Sejarah dan Aliran Psikologi Psikologi bagian dari Ilmu Faal Fakultas PSIKOLOGI Rizka Putri Utami, M.Psi Program Studi PSIKOLOGI www.mercubuana.ac.id

Ilmu Faal Faal: Ilmu yang mempelajari tentang fungsi dan kerja alat-alat dalam tubuh Penerapan psikologi faal, merupakan gabungan dari penerapan ilmu psikologi dan ilmu faal. Ilmu psikologi faal adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan fungsi kerja organ-organ tubuh manusia.

Sir Charles Bell (1774-1842) Dikenal sebagai ahli bedah, ahli anatomi, dan ilmu faal. Ia terkenal dengan penemuan-penemuannya tentang susunan syaraf. Bell juga membagi 2 macam syaraf, yaitu: 1. syaraf sensoris yang berfungsi menghantarkan impulsimpuls yang diperoleh dari reseptor (jaringan penerima rangsang) ke susunan syaraf pusat. 2. syaraf motoris yang berfungsi menghantarkan impulsimpuls yang berasal dari susunan syaraf pusat ke efektor (jaringan-jaringan penggerak pada otot-otot atau kelenjar-kelenjar).

Penemuan-penemuan lain oleh Bell adalah indra keenam atau yang sekarang dikenal dengan nama kinestesia. Yaitu indra yang mengetahui gerak tubuh dan posisi tubuh yang reseptor-reseptornya terdapat di dalam otot-otot, persambungan tulang-tulang (joints) dan dalam labirin.

Ia juga memelopori studi tentang indra pengecap dan penyelidikannya tentang cochlea (bagian dalam telinga) membuktikan bahwa tendapat syaraf-syaraf yang disusun untuk berespons terhadap gelombang suara dari yang bernada rendah sampai tinggi

Francois Margendie (1783-1855) Magendie menyatakan bahwa terdapat juga saraf majemuk, yaitu saraf yang berisi saraf sensoris dan saraf motoris sekaligus Hukum satu arah dalam susunan syaraf (the law of forward direction): Hukum itu mengatakan bahwa konduksi dalam syaraf secara normal hanya berjalan searah, jadi tidak bolak-balik. Hukum ini kemudian didasarkan dari konsep tentang aksi refleks

Marshall Hall (1790 1857) Terkenal dengan penelitian penelitiannya tentang refleks. Hall menyatakan bahwa refleks hanya tergantung pada saraf tulang punggung ( saraf spinal cord ) dan tidak dipengaruhi otak. Hall membedakan 4 macam gerakan tubuh : Gerakan yang dikehendaki (voluntary movement) Gerakan pernafasan (respiratory movement). Gerakan yang tidak di kehendaki (involuntary movement). Gerakan refleks

Konsep dari Hall dapat diterima oleh dunia ilmu pengetahuan, karena dengan konsepnya tersebut dapat dipisahkan antara psikologi di satu pihat dan ilmu faal di lain pihak. Refleks-refleks dipelajari di ilmu faal, sedangkan gerakan-gerakan yang disadari dipelajari oleh ilmu baru yang kelak akan tumbuh, yaitu psiklogi.

Johannes Peter Muller (1801-1858) Terkenal dengan hukum energi spesifik nya. Pada setiap indra hanya satu jenis penginderaan, tidak tergantung dari jenis rangsangnya. J.P.Muller juga mengatakan bahwa ada dua macam reseptor yang berbeda: 1. Reseptor Krause yang khusus meneruskan impuls dingin. 2. Reseptor Rufini yang khusus untuk kesan panas.

Menurut energi spesifik, jika Reseptor Krause yang terkena rangsang, tidak peduli dingin atau panas maka kesan dinginlah yang akan diperoleh, sedangkan jika reseptor rufini yang terkena rangsang maka rasa panaslah yang akan muncul

Paul Broca (1824 1880) Terkenal dengan penemuannya yaitu pusat pusat bicara di otak yang di beri nama Pusat Broca. Broca melakukan otopsi pada pasien Aphasia (tidak bisa bicara) yang telah meninggal dan menemukan adanya kelainan di suatu tempat di otak yaitu di Frontal Convultion (benjolan benjolan bagian depan) yang ketiga pada Cerebral Hemisphere (benjolan belahan otak) sebelah kiri. Lokasi ini kemudian di namakan Pusat Broca.

Aphasia tidak sama dengan bisu. Orang bisu biasanya tidak dapat mendengar, sehingga tidak dapat bicara. Aphasia tidak menderita gangguan apapun pada alat pendengarannya maupun alat bicaranya.

G.T.Fritsch (1838 1891) E. Hitzig (1838 1907) Menemukan bahwa pada Cortex Cerebri ( kulit otak ) terdapat pembagian wilayah. 1. Gyrus Centralis Posteriros yang merupakan area sensoris 2. Gyrus Centralis Anteriror yang merupakan area motoris. Kedua wilayah itu dipisahkan oleh sebuah lekukan yang memanjang yang di sebut Selcus Centralis Rolandi.

Penemuan ini merupakan pengembangan dari penemuan Bell Magendie, karena dengan demikian jalannya saraf motorik dan saraf senrosik setelah Columna Vertebralis diketahui, yaitu impuls impuls sensoris di teruskan ke Gyrus centralis Posterior diotak, sedangkan impuls impuls motoris datang dari daerah Gyrus Centralis Anterior.

Gustav Theodore Fechner (1801-1887) digolongkan ke dalam psycho physician (dokter jiwa). Dalam kecintaannya kepada filsafat, seni dan sastra Fechner tidak memperhatikan gejalagejala badaniah saja melainkan juga memperhatikan gejala-gejala kejiwaan. Fechner cenderung untuk menggunakan hukum-hukum fisika karena dasar pendidikannya adalah kedokteran dan fisika. Hipotesa Identitas: jiwa identik dengan badan.

Karena badan identik dengan jiwa, maka kenaikan kekuatan rangsang yang diterima oeh alat-alat indera pada badan akan menimbulkan kenaikan atau perubahan penginderaan yang seimbang. Dengan demikian kita dapat mengukur perubahan atau kenaikan pengindran dengan mengukur kekuatan rangsang.

Herman Ludwig Ferdinand Von Helmholtz (1821-1894) Penelitiannya mengenai psikologi selalu berdasarkan teori. Psikologi harus dapat diterangkan dengan ilmu fisika, karena psikologi merupakan bagian dari ilmu faal dan ilmu faal merupakan ilmu alam. Penganut empirisme Meneliti indera penglihatan

Pengertian persepsi menurut Helmholtz: a. Perception, identik dengan penginderaan yaitu yang sepenuhnya tergantung pada stimulus, tidak dipengaruhi oleh pengalaman. b. Anschaung atau wahrnemung, pengamatan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor kesadaran dan ketidaksadaran. c. Vorstellung yaitu pengamatan yang terjadi tanpa adanya persepsi. Jadi sama dengan khayalan, kenangan atau ide.

Sir Francis Galton (1822-1911) Sso yang menemukan teknik psikometri, yaitu teknik untuk mengukur taraf intelegensi sso Alat psikotes yang diciptakan didasarkan pada pengukuran penginderaan. Meneliti ttg pengnderaan, asosiasi, ingatan, imaginasi, kemampuan dan bakat-bakat. Membuka laboratorium tesnya di London, 1882

Sumbangan lain dalam metodologi psikologi Penggunaan kuisioner untuk pertama kalinya. Menemukan tes asosiasi kata Dalam statistik, menemukan teknik korelasi, hukum penyebaran normal. Mengemukakan bahwa ciri-ciri psikologis dapat diturunkan.

Emil Krapelin ( 1856 1926 ) Krapelin berpendapat bahwa penyakit kejiwaan bukanlah terletak pada jiwa seseorang, melainkan di sebabkan oleh faktor ketubuhan lainnya seperti : kelainan pada otak, atau faktor faktor bawaan, kelainan metabolisme Ia juga juga terkenal sebagai tokoh yang pertama kali menggunakan metode psikologi dalam pemeriksaan psikiatri. Menggunakan tes psikologi untuk mengetahui adanya kelainan-kelainan kejiwaan. Salah satu tes yang diciptakannya dikenal dengan nama Tes Kraepelin

Kraepelin terkenal karena penggolongannya mengenai penyakit kejiwaan yang disebut psikosis. Ia membagi psikosis dalam dua (2) golongan utama, yaitu dementia praecox dan psikosis manic depresif Sumbangannya yang lain adalah kepeloporannya dalam psikofarmakologi. Ia orang pertama yang mempelajari secara eksperimnetal pengaruh-pengaruh obatobatan, alkohol, nikotin, dll thd tingkah laku manusia.

Ernst Kretschmer (1888-1964) Mengemukakan teori tipologi bawaan, ada hubungan antara bentuk tubuh manusia dan karakternya. Penderita skizophrenia bertubuh kurus tinggi, penderita manis depresiv bertubuh gemuk, epilepsi bertubuh atletis. Karya lainnya: fisiologi ttg pembawaan dan perkembangan, psikopatologi pada anak dan remaja

Orang normal dapat digolongkan ke dalam beberapa tipe karakter sesuai dengan bentuk tubuhnya: tipe Skizotism, tertutup, berkarakter terpecah dsb, umumnya orang yang berubuh asthenis atau leptosom. Tipe Siklotim, orang yang mudah berubah-ubah perasaannya dan emosinya, umumnya bertubuh piknis Tipe viskus, bertemperamen lambat, hati-hati, umumnya berbentuk tubuh atletis. Orang orang yang tidak termasuk salah satu golongan di atas, umumnya bertubuh displastis

Perbedaan psikolog dan psikiater Mempelajari perilaku pada umumnya Teknik yang dipakai: interview, wawancara, konsultasi, konseling, psikoterapi. Lebih banyak berhubungan dengan orang normal Di indonesia, belum diijinkan untuk memberi obat jenjang pendidikan s1, kedokteran, mengambil spesialis ilmu kesehatan jiwa. mengobati orangorang yang sakit, mengalami gangguan jiwa, psikosis, dan penyalahgunaan narkoba. Teknik yang paling utama aalah pengobatanmedis

Terima Kasih Rizka Putri Utami, M.Psi rizkaputriutami@yahoo.com 08563531486