Katalog BPS : 1101002.3510050
STATISTIK DAERAH KECAMATAN MUNCAR 2014 No. Publikasi : 35100.1433 Katalog BPS : 1101002.3510050 Ukuran Buku Jumlah Halaman Pembuat Naskah Penyunting Gambar Kulit Gambar Penerbit : 18,2 cm x 25,7 cm : vi + 19 Halaman : Koordinator Statistik Kecamatan Muncar Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi : Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya
Kata Sambutan Publikasi Statistik Kecamatan Muncar 2014 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi untuk yang ketiga kalinya. Pada publikasi ini disajikan data dan juga informasi beserta penjabaran mengenai perekonomian Kabupaten Banyuwangi untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi Kecamatan Muncar. Publikasi Statistik Kecamatan Muncar 2014 diterbitkan guna melengkapi publikasi yang telah terbit secara rutin setiap tahun. Publikasi Statistik Kecamatan lebih menekankan pada analisis, seperti angka pertumbuhan penduduk dan lainlain. Melalui publikasi ini, diharapkan dapat membantu pengguna dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan di Kecamatan Muncar. Diharapkan publikasi ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan akan data statistik, baik untuk instansi/dinas pemerintah, swasta, akademis maupun masyarakat luas. Oleh karena itu kami harapakan kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi penerbitan yang lebih sempurna untuk yang akan datang. Banyuwangi, November 2014 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Ir. Mohammad Amin, M.M NIP. 19661109 199212 1 001
Daftar Isi 1. GEOGRAFI 1 6. KESEHATAN 12 2. PEMERINTAHAN 3 7. PERTANIAN 15 3. PENDUDUK 4 8. INDUSTRI 18 4. TENAGA KERJA 7 9. PERDAGANGAN 19 5. PENDIDIKAN 9
GEOGRAFI 1 ecara geografis Kecamatan Muncar merupakan kecamatan yang S terletak disebelah Selatan dari wilayah Kabupaten Banyuwangi. Kecamatan Muncar merupakan bagian dari 24 Kecamatan yang ada didalam wilayah Kabupaten Banyuwangi. Kecamatan Muncar berbatasan dengan beberapa wilayah diantaranya : Utara : Kecamatan Rogojampi dan Kecamatan Songgon Selatan : Kecamatan Kecamatan Tegaldlimo dan Cluing- Barat : Kecamatan Srono Timur : Selat Bali Topografi Daratan Wilayah ini, menurut data dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Banyuwangi, mempunyai kemiringan santara 0-3 persen, sehingga termasuk dalam kategori landau. Dengan ketinggian yang berkisar antara 15-50 m diatas permukaan laut, Desa dengan ratarata ketinggian wilayah tertinggi di Kecamatan Muncar adalah desa Tapanrejo yaitu 50 meter diatas permukaan laut, sedangkan pada ratarata ketinggian terendah adalah Desa Kumendung, Sumbersewu, Kedungringin, Wringinputih yaitu 15 m dpl. Kec. Cluring Peta Kecamatan Muncar Kec. Srono Kec. Tegaldlimo Ketinggian Wilayah Di Kecamatan Muncar Kec. Rogojampi Selat Bali Sumber Data : Kantor Kecamatan Muncar Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 1
1 GEOGRAFI Pembagian Wilayah Di Kecamatan Muncar Sumber Data : Kantor Kecamatan Muncar Nama Dan Panjang Sungai Di Kecamatan Muncar Kecamatan Muncar memiliki luas wilayah sebesar 76,9 km 2. Dengan luas wilayah 15,24 km 2 atau 19,82 persen dari seluruh wilayah Kecamatan Muncar Desa Wringinputih menjadi desa yang memiliki wilayah terluas di Kecamatan Muncar, sedangkan Desa dengan wilayah terkecil ialah Desa Kedungringin dengan luas wilayah 4,74 km 2 atau 6,16 persen. Kecamatan Muncar ini dilalui beberapa sungai. Sungai-sungai itu ialah Sungai Bianu dengan panjang 27,7 Km yang merupakan sungai terpanjang yang melalui Kecamatan Muncar, Sungai Bomo dengan panjang 12 Km, Sungai Lumbun dengan panjang 9,97 Km. Sumber Data : Dinas Pengairan 2 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PEMERINTAHAN 2 K ecamatan dipimpin seorang Camat yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota/Bupati melalui Sekretaris Kota Administrasi / Kabupaten Administrasi. Sedangkan desa dipimpin seorang Kepala Desa yang dipilih langsung oleh penduduk desa Secara administratif Kecamatan Muncar terbagi menjadi 10 desa. Selama periode 2011-2013, jumlah desa tidak ada perubahan. Ditingkat pemerintahan desa masih terdapat pembagian wilayah lagi yaitu dusun, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT). Kecamatan Muncar terdiri dari 28 dusun, 198 rukun warga dan 770 rukun tetangga. Desa Kedungrejo merupakan desa dengan jumlah dusun terbanyak, yaitu 5 dusun, Desa Tembokrejo merupakan desa dengan jumlah pembagian dusun, RW dan RT terbesar yaitu 62 RW dan 167 RT. Wilayah Administrasi Statistik Permerintahan Di Kecamatan Muncar 2011 2012 2013 Desa 10 10 10 Dusun 28 28 28 Rukun Warga 195 195 198 Rukun Tetangga 753 753 770 Banyaknya Dusun, RW dan RT Tahun 2014 Sumber Data : Kantor Kecamatan Muncar Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 3
3 PENDUDUK Indikator Kependudukan Di Kecamatan Muncar Indikator Kependudukan Jumlah Penduduk Luas Wilayah Kepadatan Penduduk (orang/km2) Sex Rasio (L/P) % % Penduduk Menurut Kelompok Usia Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Perbandingan Jumlah Penduduk Sumber : BPS Kab.Banyuwangi 2011 2012 2013 129.641 129.737 130.270 76,9 76,9 76,9 1.686 1.687 1694 102 101 101,53 0-14 thn 25,05 24,3 23,85 15-64 thn 67,89 68,59 68,95 >65 thn 7,06 7,11 7,20 B erdasarkan konsep BPS yang dimaksud dengan Penduduk Indonesia mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dalam wilayah geografis Indonesia, baik bertempat tinggal tetap maupun yang bertempat tinggal tidak tetap (seperti tuna wisma, pengungsi, awak kapal berbendera Indonesia, masyarakat terpencil/terasing, dan penghuni perahu/rumah apung). Anggota korps diplomatik beserta keluarganya, meskipun menetap di wilayah geografis Indonesia, tidak dicakup sebagai penduduk. Proyeksi hasil Sensus Penduduk tahun 2010 memperkirakan jumlah penduduk Kecamatan Muncar pada tahun 2013 sekitar 130.270 jiwa dengan penduduk laki-laki sejumlah 65.628 jiwa dan penduduk perempuan 64.642 jiwa. Dalam tiga tahun terakhir terjadi penambahan pertumbuahan penduduk di Kecamatan Muncar, ini dapat dilihat dari laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2012 sebesar 0.0007 persen dari tahun 2011, atau mengalami pertambahan penduduk sejumlah 96 jiwa dari tahun 2011, sedangkan laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2013 ialah 0.004 persen dari tahun 2012 atau bertambah sejumlah 533 jiwa. 4 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PENDUDUK 3 Rasio jenis kelamin adalah perbandingan antara jumlah penduduk pria dan jumlah penduduk wanita pada suatu daerah dan pada waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk pria per 100 wanita. Rasio jenis kelamin Kecamatan Muncar yaitu 101,53, besarnya rasio yang berada diatas 100 menunjukkan jumlah penduduk laki-laki di kecamatan ini lebih banyak dari penduduk perempuan. Jika dilihat pada maasing-masing desa, ada 5 desa yang mempunyai rasio diatas 100, ada 5 desa juga yang mempunyai rasio dibawah 100. Angka kepadatan penduduk menunjukan rata-rata jumlah penduduk tiap 1 kilometer persegi. Semakin besar angka kepadatan penduduk menunjukan bahwa semakin padat penduduk yang mendiami wilayah tersebut. Adapun kepadataan penduduk di Kecamatan Muncar ialah 1.694 jiwa/km 2, artinya bahwa secara rata-rata tiap 1 kilometer persegi wilayah di Kecamatan Muncar didiami oleh 1.694 penduduk. Jika dilihat pada masing-masing desa, Desa Tembokrejo memiliki kepadatan penduduk tertinggi, yaitu 5.292 jiwa/km 2, sedangkan terendah ialah Desa Tapanrejo yaitu 732 jiwa/km 2. Rasio Jenis Kelamin Kecamatan Muncar Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Kepadatan Penduduk Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 5
3 PENDUDUK Distribusi Penduduk menurut Wilayah Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Piramida Penduduk Kecamatan Muncar Seperti halnya luas wilayah dari masing-masing desa yang bervariasi, distribusi penduduk pada desa-desa di Kecamatan Muncar juga bervariasi. Hal ini dapat dilihat pada pie chart disamping yang menunjukkan sebagian penduduk Kecamatan Muncar bermukim di Desa Kedungrejo yaitu berjumlah 21,10 persen dari total Penduduk Kecamatan Muncar. Sedangkan total penduduk Desa Tambakrejo hanya 4,46 persen dari total Penduduk Kecamatan Muncar. Kecamatan Muncar masuk kategori penduduk usia muda. Dimana dari keseluruhan penduduk Kecamatan Muncar yang berjumlah 130.270 jiwa, prosentase usia antara 0-14 tahun sebesar 23,85 persen, usia 15-64 tahun sebesar 68,95 persen dan usia 65+ tahun sebesar 7,20 persen. Sumber : BPS Kab.Banyuwangi 6 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
TENAGA KERJA 4 J umlah penduduk yang bekerja di kecamatan Muncar pada tahun 2013 adalah 62.786 jiwa, atau dengan kata lain penduduk Kecamatan Muncar yang bekerja pada tahun 2013 adalah 63,29 persen dari seluruh jumlah penduduk yang berusia 15 tahun keatas. Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja terbanyak di Kecamatan Muncar yaitu pertanian mencapai 22,65 persen atau 14.221 jiwa. Sektor kedua yang juga menyerap banyak tenaga kerja yaitu perikanan sebanyak 20,25 persen atau 12.714 jiwa dikarenakan posisi kecamatan Muncar yang berada di daerah dekat pantai. Setelah pertanian. Sedangkan sektor pertambangan hanya menyerap 0,11 persen dari jumlah tenaga kerja yang ada. Dari berbagai subsektor disektor pertanian, pertanian tanaman padi dan palawija menyerap tenaga kerja paling besar yaitu sebesar 48,48 persen seluruh tenaga kerja disektor pertanian dan perikanan 43,34 persen dari seluruh tenaga kerja di sector pertanian. Tenaga Kerja Menurut Sektor Pekerjaan Tenaga Kerja Sektor Pertanian Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 7
4 TENAGA KERJA Prosentase Tenaga Kerja Menurut Desa Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Komposisi Tenaga Kerja Per Desa Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Jika dilihat dari distribusi jumlah tenaga kerja yang, sebagian besar berada di Desa Tembokrejo dan Desa Kedungrejo masing-masing sejumlah 12.880 dan 11.749 tenaga kerja atau 20,51 persen dan 18,71 persen dari seluruh tenaga kerja di Kecamatan ini. Sedangkan jumlah tenaga kerja di Desa Tambakrejo hanya sejumlah 3.314 orang atau 5,28 persen, merupakan jumlah terendah dari seluruh tenaga kerja yang ada di Kecamatan Muncar. Prosentase tenaga kerja dari jumlah penduduk yang berusia 15 tahun keatas disetiap desa tidaklah sama. Desa Kumendung memiliki tenaga kerja sebanyak 3.749 orang atau sebesar 77,43 persen dari seluruh penduduk berusia 15 tahun keatas dari desa tersebut. Desa kedua yang memiliki prosentase tenaga kerja yang tinggi terhadap jumlah penduduknya adalah Desa Sumbersewu yaitu sebesar 76,40 persen atau sebanyak 3.829 orang. Sedangkan desa dengan prosentase tenaga kerja yang lebih rendah adalah Desa Tapanrejo dan Desa Kedungrejo dengan prosentase masing-masing sebesar 57,57 persen, dan 57,02 persen dari jumlah penduduk berusia 15 tahun keatas dari masing-masing desa tersebut. 8 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PENDIDIKAN 5 D alam upaya menunjang pendidikan, Kecamatan Muncar memiliki sekolah-sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) baik dengan status negeri maupun swasta. Jumlah sekolah untuk SD sederajat (SD negeri / swasta dan SD ibtidaiyah negeri / swasta), SMP sederajat (SMP negeri / swasta dan SMP tsanawiyah negeri / swasta) dan SMA sederajat (SMA negeri / swasta, dan SMK) pada tahun 2013 sebanyak 62 unit, 21 unit dan 11 unit, dengan jumlah murid sebanyak 13.244 siswa (SD), 6.613 siswa (SMP), 3.691 siswa (SMA). Sedang jumlah guru yang mengajar adalah 770 orang (SD), 423 orang (SMP) dan 257 orang (SMA). Perbandingan antara jumlah murid pada suatu jenjang sekolah dengan jumlah sekolah yang bersangkutan dapat menunjukkan rata-rata daya tampung per sekolah yang mana pada masing-masing jenjang pendidikan cukup bervariasi. Dapat dilihat rasio murid terhadap jumlah sekolah untuk jenjang SD, SMP dan SMA masingmasing sebesar 214, 315, dan 336 orang per sekolah. Beban kerja guru dalam mengajar pun berbeda untuk tiap tingkatan, semakin tinggi nilai rasio semakin berkurang tingkat pengawasan Jumlah Sekolah, Murid dan Guru Jenjang Sekolah Murid Guru SD 62 13.244 770 SMP 21 6.613 423 SMA 11 3.691 257 Sumber : Dinas Pendidikan Jenjang Rasio-Rasio Pendidikan Di Kecamatan Muncar 2013 Guru/ Sekolah Sumber : Dinas Pendidikan Murid/ Sekolah Murid/ Guru SD 12 214 17 SMP 20 315 16 SMA 23 336 14 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 9
5 PENDIDIKAN APK SD, SMP, dan SMA Kecamatan Muncar Tahun 2013 (%) Sumber : Dinas Pendidikan dan perhatian guru terhadap murid, sehingga mutu pengajaran cenderung semakin rendah. Rasio murid-guru untuk tiap tingkatan di Kecamatan Muncar cukup rendah yaitu 17, 16 dan 14 murid per guru. Kesadaran akan pentingnya pendidikan sudah mulai disadari oleh masyarakat pada umumnya, ini dapat dilihat dari besarnya angka partisipasi sekolah, angka ini juga dapat menunjukkan besarnya peluang untuk mengakses pendidikan secara umum. Untuk mengetahui besarnya partisipasi dapat diketahui dari Angka Partisipasi Kasar (APK) yang merupakan rasio jumlah siswa, berapapun usianya, yang sedang sekolah ditingkat pendidikan tertentu terhadap jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikan tertentu. Untuk tahun 2013 angka partisipasi sekolah untuk tingkat SD, SMP dan SMA masing-masing adalah 105,8 persen, 103,2 persen dan 58,4 persen. Jenjang SD dan SMP memiliki besar APK diatas 100 persen yang menunjukkan bahwa ada penduduk yang sekolah walaupun usianya belum mencukupi dan atau melebihi usia yang seharusnya sekolah dikedua jenjang tersebut. Sedangkan partisipasi sekolah jenjang SMA hanya 58,4 persen, hal ini 10 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PENDIDIKAN 5 menunjukkan partisipasi sekolah untuk tingkat SMA masih rendah, selain itu angka ini juga menunjukkan daya serap penduduk untuk tingkat SMA masih rendah. Rendahnya APK pada jenjang ini dapat disebabkan adanya siswa pada kelompok usia tersebut yang tidak melanjutkan pendidikannya, atau dikarenakan adanya siswa pada kelompok usia tersebut mengenyam pendidikan pada jenjang tersebut di luar Kecamatan Muncar. Pada tahun 2013 ini terjadi kenaikan angka partisipasi sekolah disemua jenjang pendidikan di Kecamatan Muncar. Naiknya angka ini menunjukkan partisipasi pendidikan yang semakin meningkat. Kenaikan yang cukup besar terjadi pada jenjang pendidikan SMP yang mencapai 7,2 persen. Naiknya angka ini dapat disebabkan dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu dapat juga disebabkan semakin banyaknya penduduk yang lebih memilih untuk bersekolah tanpa keluar dari wilayah Kecamatan Muncar. APK SD, SMP, dan SMA Kecamatan Muncar Tahun 2012-2013 Sumber : Dinas Pendidikan Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 11
6 KESEHATAN Fasilitas Kesehatan Kecamatan Muncar 2013 Fasilitas kesehatan Rumah sakit & Rumah sakit Bersalin Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Jumlah Puskesmas 6 Pustu 9 Polindes 3 Poskesdes 9 Posyandu 189 4 K esehatan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kesehatan sangatlah penting. Di Kecamatan Muncar, tersedia berbagai fasilitas kesehatan lain seperti Rumah sakit, puskesmas, posyandu, Pustu, Polindes dan lainnya telah tersedia. Pada tahun 2013 Jumlah fasilitas kesehatan yang terdapat di Kecamatan Muncar adalah Rumah Sakit sebanyak 4 unit, Puskesmas sebanyak 6 unit yang dibantu dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) sejumlah 9 unit, Polindes sejumlah 3 unit, Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) sejumlah 9 unit dan Posyandu sejumlah 189 unit yang tersebar di 10 desa di kecamatan Muncar. Tenaga kesehatan yang bertempat tinggal di Kecamatan Muncarbaik tenaga medis maupun tenaga non medis. Tenaga medis yang terdapat di Kecamatan Muncar yaitu Dokter sebanyak 15 orang, Dokter gigi 2 orang, Bidan sebanyak 36 orang. Untuk tenaga non medis yang terdapat di Kecamatan Muncar adalah Dukun bayi sejumlah 29 orang. 12 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
KESEHATAN 6 Perbandingan jumlah tenaga kesehatan dibanding jumlah jiwa di Kecamatan Muncar, satu tenaga kesehatan menangani sekitar 986-987 orang. Apabila dirinci menurut tingkatannya, maka satu tenaga dokter menangani 8.685 penduduk Kecamatan Muncar. Dari tingginya angka perbandingan tersebut, dapat dilihat bahwa jumlah tenaga kesehatan di Kecamatan Muncar masih belum mencukupi. Jika dilihat jumlah tenaga kesehatan yang ada dimasing-masing desa, Desa Sumbersewu merupakan wilayah dengan jumlah tenaga kesehatan terbanyak yaitu sejumlah 21 orang tenaga kesehatan. Sedangkan desa dengan jumlah tenaga kesehatan terkecil adalah desa Tambakrejo sejumlah 4 orang tenaga kesehatan. Banyaknya Tenaga Kesehatan Kacamatan Muncar 2013 Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Tenaga Kesehatan Menurut Desa Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 13
6 KESEHATAN Peserta KB Aktif dan Alat Kontrasepsi yang Digunakan Tahun 2011-2013 Jenis Alat Kontrasepsi 2011 2012 2013 IUD 1.603 1.852 1.934 PIL 5.588 5.647 5.728 MOW 857 859 820 MOP 20 13 13 Suntik 10.865 10.938 10.769 Implan 2.230 2.559 2.696 Kondom 253 321 268 Jumlah PUS 29.061 30.271 30.516 Sumber Data : Dinas KB Prosentase Peserta KB Aktif Menurut Desa Tahun 2013 Sumber Data : Dinas KB Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Kecamatan Muncar pada tahun 2013 sejumlah 30.516 pasangan, angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2012 sebanyak 245 pasangan atau 0,81 persen. Diantaranya, terdapat sekitar 22.228 PUS yang menjadi peserta KB aktif atau sekitar 72,84 persen. Jumlah peserta KB aktif juga mengalami kenaikan dari tahun 2012 sebanyak 39 pasangan, atau meningkat 12,15 persen. Alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan pasangan peserta KB aktif adalah suntik, dengan jumlah pengguna mencapai 10.769 pasangan atau 48,45 persen dari seluruh pengguna KB aktif. Pengguna alat kontrasepsi ini mengalami pengurangan sebesar 169 pasangan dari tahun 2012. Jika dilihat prosentase per desa dari seluruh peserta KB aktif kecamatan Muncar peserta terbanyak berada di desa Tembokrejo yaitu sebesar 21,57 persen atau sebanyak 4.795 pasangan. 14 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PERTANIAN 7 alah satu factor pendukung berjalannya roda perekonomian di S Kecamatan Muncar adalah sector pertanianyang menjadi sumber mata pencaharian utama sebagai petani yang menyerap tenaga kerja lebih dari 50 persen dari penduduk bekerjanya. Pada tahun 2013, luas panen tanaman pangan sebesar 9.073 hektar, atau naik sebesar 6,97 persen dari tahun sebelumnya, naiknya luas panen ini dialami oleh komoditi padi sawah. Dari 3 jenis komoditi tanaman pangan yang diusahakan di Kecamatan Muncar, komoditas tanaman pangan dengan luas panen terbesar selama tahun 2013 adalah padi sawah, yaitu sebesar 4.508 Ha atau merupakan 49,69 persen dari seluruh luas panen. Sedangkan luas panen terkecil ialah jagung yang hanya 10,03 persen dari seluruh luas panen. Seperti halnya luas panen yang naik, hasil produksi seluruh tanaman pangan mencapai 46.904 ton pada tahun 2013, mengalami peningkatan sebesar 24,25 persen dari tahun sebelumnya. Dari seluruh komoditas, tanaman jagung dan kedelai yang mengalami penurunan jumlah produksi yang masing mencapai 19,08 persen dan 6,28 persen dari tahun sebelumnya. Padi Jagung Kedelai Statistik Tanaman Pangan Kecamatan Muncar Tahun 2011-2013 Uraian Sumber : Mantri Pertanian Kec. Muncar Kontribusi Produksi Tanaman Pangan Kecamatan Muncar Tahun 2013 Sumber : Mantri Pertanian Kec. Muncar 2011 2012 2013 Luas Panen (Ha) 3.666 3.166 4.508 Produksi (Ton) 24.768 21.944 33.066 Luas Panen (Ha) 687 1.146 910 Produksi (Ton) 4.291 7.620 6.166 Luas Panen (Ha) 3.778 4.170 3.655 Produksi (Ton) 6.817 8.186 7.672 Komoditas Produksi Padi Sawah 70,50% Jagung 13,15% Kedelai 16,36% Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 15
7 PERTANIAN Produktivitas Tanaman Pangan Tahun 2011-2013 Sumber : Mantri Pertanian Kecamatan Muncar Produksi Perikanan Laut Menurut Jenis Ikan di Kecamatan Muncar Tahun 2011-2013 (Kg) Jenis Ikan Laut 2011 2012 2.013 Layang 2.268.370 2.013.177 2.284.110 Kembung 94.127 201.338 211.742 Udang Lainnya 60.034 262.069 222.907 Tongkol 1.106.027 1.617.584 1.643.244 Lemuru/Sempenit 1.651.381 2.839.271 2.743.198 Tuna 18.717 10.427 298.304 Cakalang 101.947 88.589 74.082 Tengiri 5.212 8.040 7.263 Kakap 42.679 88.992 83.671 Kerapu 16.258 16.744 19.765 Cumi-Cumi 158.167 310.038 311.990 Kepiting 46.006 61.540 639.474 Kerang-Kerangan 53.374 244.953 252.753 Ubur-Ubur 9.320.000 187.500 165.332 Lain-Lain 1.584.416 3.508.743 4.103.645 Sumber : Kantor PPI Muncar Produktivitas tanaman pangan di Kecamatan Muncar terjadi kenaikan dari tahun 2011-2013 pada semua tanaman pangan di Kecamatan Muncar. Tertinggi ditempati tanaman padi, dan produktivitas terendah ialah kedelai. Selain sektor tanaman pangan, pertanian di Kecamatan Muncar juga meliputi sektor perikanan terutama perikanan laut. Kecamatan Muncar merupakan penghasil ikan terbesar di Jawa Timur. Produksi ikan pada tahun 2013 adalah 13.061,480 ton, produksi ini mengalami kenaikan produksi dari tahun 2012 sebesar 1.602.475 ton atau sebesar 13,98 persen. Ikan yang paling banyak ditangkap diperairan ini adalah ikan lemuru, dimana produksi ikan ini pada tahun 2013 mencapai 2.743,198 ton. Selain lemuru, terdapat beberapa jenis ikan lain yang banyak ditangkap oleh nelayan Muncar, diantaranya ikan layang, tongkol, tuna, cakalang, ubur-ubur dan berbagai jenis ikan lainnya. Selama tahun 2013 rata-rata hasil tangkapan 1.088,457 ton per bulan. 16 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PERTANIAN 7 Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, produksi perikanan laut Kecamatan muncar terus mengalami penurunan. Pada tahun 2009 produksi perikanan laut Kecamatan Muncar dapat mencapai 32.782,997 ton. Penurunan yang cukup drastis terjadi pada tahun 2010, dimana terjadi penurunan produksi sebesar 32,75 persen dari produksi tahun 2009 sebesar 32.782,997 ton menjadi 22.046,289 ton ditahun 2010. Sedangkan pada tahun 2013 terjadi kenaikan sebesar 13,98 persen atau naik sebanyak 1.602,475 ton produksi tahun 2011 yaitu 16.526,715 ton menjadi 11.459,005 ton ditahun 2012. Tingginya produksi perikanan diperairan Kecamatan Muncar mendorong mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan, dalam tiga tahun terakhir terjadi kenaikan jumlah nelayan di Kecamatan Muncar. Pada tahun 2012 jumlah nelayan berkurang sejumlah 63 orang. Pada Tahun 2013 terjadi penambahan jumlah nelayan sejumlah 1.013. Selain itu, juga terjadi penambahan jumlah armada kapal sebanyak 7 unit, Produksi Perikanan Laut Kecamatan Muncar Tahun 2009-2013 Sumber : Kantor PPI Muncar Banyaknya Nelayan, Armada dan Alat Penangkapan Ikan Kecamatan Muncar Tahun 2011-2013 Uraian 2011 2012 2.013 Nelayan (orang) 13.186 13.123 14.136 Jumlah Armada (unit) Alat Penangkap Ikan ( unit ) 1.874 1.866 1.873 2.130 2.128 2.128 Sumber : Kantor PPI Muncar Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 17
8 INDUSTRI Desa Sumber : PODES 2014 Jumlah Industri Kecamatan Muncar Kontribusi Industri Kecamatan Muncar Jumlah Industri Sumberberas 58 Wringinputih 35 Kedungringin 53 Tambakrejo 34 Tapanrejo 7 Blambangan 156 Kedungrejo 85 Tembokrejo 277 Sumbersewu 1.018 Kumendung 828 K eberadaan perusahaan industri pengolahan mempengaruhi kehidupan perekonomian masyarakat Kecamatan Muncar. Ini dikarenakan industri dapat menyerap tenaga kerja dan sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat Dari hasil pendataan potensi desa pada tahun 2014 tercatat data perusahaan industri kecil/rumah tangga sebanyak 2.551 lokasi dengan usaha terbanyak di Desa Sumbersewu yaitu sebanyak 1.018 lokasi. Desa yang memiliki industri paling sedikit adalah desa Tapanrejo sejumlah 7 lokasi usaha. Jenis usaha terbanyak adalah industri anyaman sejumlah 2.266 usaha atau 88,83 persen dari seluruh industri yang ada. Industri makanan dan minuman memiliki kontribusi sebesar 4,7 persen dan industri genteng dan batu bata sejumlah 98 lokasi atau 3,84 persen. Industri yang memiliki kontribusi terkecil yaitu industri dari logam sebesar 0,08 persen atau hanya 2 lokasi. Sumber : PODES 2014 18 Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014
PERDAGANGAN 9 alah satu pusat perekonomian bagi S suatu daerah adalah pasar. Sehingga keberadaannya sangatlah penting tidak hanya sebagai pendorong roda perekonomian tapi juga untuk memenuhi kebuutuhan bahan pokok bagi masyarakat sekitar. Kecamatan Muncar memiliki 22 pasar tradisional, baik dengan bangunan permanen, semi permanen maupun tanpa bangunan. Selain itu, terdapat 11 minimarket dan took peracangan sejumlah 1.724 unit yang sangat membantu mencukupi kebutuhan masyarakat yang berdomisili jauh dari pasar. Untuk sarana akomodasi, terdapat warung atau kedai makanan sejumlah 352 unit. Jika melihat ketersediaan akan sarana perdagangan dan akomodasi per desa, maka desa dengan sarana terbanyak adalah Desa Kedungrejo dengan jumlah sarana perdagangan dan akomodasi 622 unit, atau 622 persen dan yang kedua adalah Desa Tembokrejo sejumlah 488 unit atau 23,14 persen dari sarana yang ada di Kecamatan Muncar, dan Sedangkan jumlah sarana terkecil berada di Desa Tambakrejo yaitu 40 unit, atau hanya 1,90 persen. Sarana Perdagangan dan Akomodasi Kecamatan Muncar Sarana Perdagangan Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Distribusi Sarana Perdagangan dan Akomodasi Kecamatan Muncar jumlah Pasar Permanen 4 Pasar Semi Permanen 6 Pasar Tanpa Bangunan 12 Mini Market 11 Toko Peracangan 1724 Hotel 0 Penginapan 0 Restourant 0 Warung / Kedai Makan 352 Sumber : BPS Kab.Banyuwangi Statistik Daerah Kecamatan Muncar Tahun 2014 19
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANYUWANGI Jl. KH. Agus Salim No 87 Banyuwangi 68425 Telp.(0333)421774 Faks.(0333)413904; Website: banyuwangikab.bps.go.id; Email : bps3510@bps.go.id